Pj. Bupati Sukanto Toding Komitmen Dukung Digitalisasi di Kolaka Utara

Jakarta, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menjadi salah satu peserta dalam Rapat Koordinasi Nasional yang membahas “Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah” di Grand Sahid Jaya, Jakarta. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Selasa (3/10/2023).

Tujuan utama rapat ini adalah menjalankan amanat Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) dan mengklarifikasi pasal 8 Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 147 Tahun 2021, yang membahas keanggotaan, tugas, dan mekanisme kerja Satgas P2DD.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pengarah Satgas P2DD, Menko Perekonomian mengundang para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam Rakornas P2DD itu.

Penjabat Bupati Kolaka Utara memberikan sambutan positif terhadap inisiatif pemerintah untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa percepatan dan perluasan digitalisasi daerah adalah langkah yang tepat untuk memajukan pemerintahan daerah.

“Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan visi digitalisasi yang lebih luas dan efektif.” ujar Sukanto Toding

Rakornas diharapkan menjadi forum tertinggi koordinasi untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah di Indonesia. Pemerintah pusat telah menegaskan pentingnya akselerasi digitalisasi transaksi keuangan daerah.

Pemerintah Daerah Kolaka Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya akselerasi digitalisasi daerah demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah pusat akan menjadi prioritas dalam implementasi program-program digital yang inovatif.

“Hasil dari Rakornas P2DD ini akan memberikan landasan yang kuat bagi Kolaka Utara untuk meraih keberhasilan dalam menghadapi tantangan global melalui digitalisasi yang mantap dan terarah,” tandasnya.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam acara Rakornas P2DD menyampaikan arahan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi di kisaran 6-7% melalui penguatan teknologi digital. Hal ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Daerah Kolaka Utara untuk berkontribusi dalam kemajuan ekonomi melalui inovasi digital.

“Salah satu upaya untuk mengejar target tersebut yaitu melalui penguatan teknologi digital. Penguatan teknologi digital menuntut kesiapan di semua lini termasuk Pemerintah Daerah.” ujar Wapres Ma’ruf Amin

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Satgas P2DD, menyampaikan capaian tugas Satgas P2DD dari tahun 2022 hingga semester I tahun 2023. Implementasi kebijakan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), berdasarkan Survei Indeks ETPD semester I tahun 2023, jumlah Pemerintah Daerah yang masuk kategori Digital mencapai 399 Pemda atau 73,6%.

“Pemerintah optimis target tahun ini 75% bisa dicapai,” beber Airlangga  Hartarto. (Kinfo)

 

 

https://www.sultranet.com/kolut-jadi-percontohan-kabupaten-dan-kota-lain-di-sultra-terkait-desa-presisi/

https://www.sultranet.com/pj-bupati-sukanto-toding-dorong-pelaku-usaha-di-kolut-manfaatkan-platform-digital/




Meriahkan HUT Desa Balasari  ke 14, Pj. Bupati Bombana Resmikan Open Cup I

Bombana, SultraNET. | Suasana keceriaan dan semangat berkobar di Desa Balasari, Kecamatan Poleang Barat, saat Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si meresmikan Turnamen Sepak Bola Open Cup I dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Desa Balasari yang ke-14. Acara ini dimulai dengan penendangan bola pertama oleh Pj. Bupati Bombana di lapangan sepak bola desa pada Kamis (5/10/2023).

Ditemani Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Pj. Bupati Burhanuddin menyampaikan rasa bahagianya bisa bersilaturahmi dengan warga Desa Balasari. Selain itu, ia memberikan apresiasi tinggi kepada anak-anak muda desa yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Pj. Bupati tidak hanya meresmikan turnamen sepak bola, tetapi juga memberikan semangat kepada generasi muda Desa Balasari. Dalam sambutannya, ia mengajak mereka untuk terus berjuang dan berkarya demi kemajuan bangsa.

“Kreativitas dan visi pemuda adalah kunci membangun negeri ini. Masa depan Indonesia yang gemilang dapat dimulai dari desa kita sendiri,” ujarnya penuh semangat.

Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si (Kiri) Ditemani Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, (Tengah)
Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si (Kiri) Ditemani Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, (Tengah)

Burhanuddin menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda sebagai langkah awal menuju Indonesia yang memiliki Generasi Emas.

“Mulailah dari desa, bangun desa kita. Kalau kita membangun dari desa, Insya Allah akan terbangun negara kita dan negara kita pasti akan kuat,” katanya sambil memberikan harapan akan masa depan cerah.

Dalam konteks ini, Pj. Bupati menyampaikan berkomitmen Pemerintah Kabupaten untuk terus mendukung segala kebutuhan dan aspirasi generasi muda.

“Generasi muda Balasari memiliki karakteristik yang baik, dan saya yakin mereka akan mampu memberikan kontribusi positif dalam membangun masyarakat,” tegasnya.

Selain merayakan ulang tahun Desa Balasari yang ke-14, H. Burhanuddin juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat. “Pemerintah harus mendengar dan memberikan solusi ketika masyarakat menghadapi masalah. Hari ini, saya datang untuk merayakan kebahagiaan ulang tahun Desa Balasari, dan saya merasa bahagia bersama mereka. Selamat ulang tahun Desa Balasari yang ke-14!” ungkapnya penuh antusias di akhir sambutannya. (DisKomInfo)




Berkunjung ke Matausu, Pj. Bupati Burhanuddin Janji Alokasikan 10 M untuk Jalan

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka penilaian Lomba Posyandu, PHBS, dan Kesling, Pj. Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, dan Tim Penilai, mengunjungi Desa Kolombi Kecamatan Matausu pada Rabu (4/10/2023).

Posyandu, sebagai layanan dasar kesehatan, menjadi fokus utama kunjungan, di mana Pj. Bupati menekankan peran vitalnya dalam mengatasi masalah kesehatan di desa, termasuk gizi buruk, kesehatan ibu dan anak, KB, imunisasi, stunting, dan layanan kesehatan lainnya.

Pj. Bupati Burhanuddin, dalam arahannya, berterima kasih atas dukungan dan inovasi stakeholder serta menyoroti perhatian khusus terhadap jalur transportasi di Kecamatan Matausu. Beliau berjanji akan mengalokasikan anggaran 10 miliar rupiah untuk memperbaiki jalan di Kecamatan Matausu tahun 2024, memudahkan akses masyarakat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos (Tengah)
Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos (Tengah)

“Saya terharu melihat semangat masyarakat yang bekerja keras, merasakan kebahagiaan di tengah kesulitan akses ke Kecamatan Matausu,” ujar H. Burhanuddin. Dengan fokus pada sektor kesehatan dan infrastruktur, Pj. Bupati menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ditempat yang sama, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, menyoroti isu serius stunting dan mendorong kader Posyandu untuk tetap aktif menjalankan tugasnya sepanjang waktu, bukan hanya saat lomba.

“Semangat tim Kader Posyandu, PHBS, dan Kesling diharapkan menghasilkan hasil yang baik, menjadikan Posyandu di daerah kita sebagai teladan dalam pelayanan kesehatan bermutu,” ucapnya. (*)




Pj. Bupati Buton La Ode Mustari : Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak Butuh Perhatian Serius

Buton, SultraNET. | Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si., kembali menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak bukanlah sekadar isu sosial, melainkan menjadi salah satu isu strategis yang memerlukan perhatian serius. Pernyataan ini disampaikannya pada Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak untuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak di Aula SMK 2 Buton, Pasarwajo, Rabu, 4 Oktober 2023.

Dalam arahannya, Pj. Bupati Buton menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis untuk menyebarkan informasi dan pemahaman mengenai urgensi perlindungan hak perempuan dan anak. Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat kekerasan yang masih marak terjadi di tengah masyarakat.

Menurut Pj. Bupati Buton, kekerasan terhadap perempuan dan anak memiliki dampak negatif yang luas, tidak hanya terbatas pada korban langsung, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak dalam lingkup keluarga. Ia menekankan bahwa kekerasan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup dimensi psikologis, seksual, dan penelantaran.

Peserta Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Peserta Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Pj. Bupati Buton mengingatkan bahwa pelaku kekerasan tidak hanya berasal dari luar atau orang yang tidak dikenal, melainkan seringkali berasal dari lingkungan terdekat. Faktor-faktor seperti persepsi yang keliru terhadap kekerasan, budaya, kemiskinan, dan kurangnya perlindungan khusus terhadap perempuan dan anak dapat menjadi pemicu terjadinya kekerasan.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak membawa dampak tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga mencakup masalah keperdataan yang seringkali merugikan mereka,” ujarnya.

Ia menekankan tanggung jawab pemerintah dalam menghormati, melindungi, membela, dan menjamin hak asasi manusia setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, tanpa adanya diskriminasi. Pemerintah diharapkan memberikan layanan pengaduan, rujukan, pendampingan, dan bantuan hukum.

“Satuan tugas penanganan masalah perempuan dan anak memiliki fungsi penting untuk melakukan penjangkauan, identifikasi kondisi, melindungi, dan memberikan pendampingan kepada perempuan dan anak yang mengalami masalah. Mereka juga bertanggung jawab melakukan rujukan dan rekomendasi kepada lembaga layanan perlindungan perempuan dan anak,” tambahnya.

Pj. Bupati Buton berharap agar satuan tugas di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan memiliki loyalitas, integritas, serta komitmen tinggi dalam memberikan perlindungan terbaik untuk perempuan dan anak. Pelatihan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada satgas dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Buton, perwakilan Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Tenggara, dan perwakilan Polres Buton. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 120 orang satgas dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buton. (KInFO)

 

https://www.sultranet.com/kunjungi-desa-wasuemba-pj-bupati-buton-semoga-bisa-menjadi-desa-wisata-terbaik-di-sultra/




Bupati Kolaka Resmi Luncurkan Program Inovatif: BAAS, DASHAT, dan Rumah DataKU

Kolaka, SultraNET. | Dalam upaya serius untuk menangani permasalahan stunting, Tim Kerja Percepatan Penurunan Stunting Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar Launching tiga program inovatif: Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS), Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), dan Rumah DataKU. Acara tersebut berlangsung di Ball Room Hotel Sutan Raja Kolaka pada Rabu (04/10).

Pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting dan Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2022 tentang optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas. Dalam kerangka mewujudkan sumber daya yang sehat, cerdas, dan produktif, serta mencapai tujuan yang berkelanjutan, perlu dilaksanakan secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi lintas sektor dan pemangku kepentingan.

Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, SH.,MH, secara resmi meluncurkan program tersebut. Ia menyampaikan harapannya bahwa Launching ini dapat meningkatkan komitmen dan kerjasama seluruh pihak terkait untuk optimalisasi pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas. Program-program BAAS, Rumah DataKU, dan DASHAT menjadi komponen utama dalam keberhasilan Kampung KB.

Foto Bersama usai pelaksanaan kegiatan
Foto Bersama usai pelaksanaan kegiatan

Ditempat yang sama, Amri, Kepala BKKBN Kolaka, menjelaskan bahwa Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) adalah inovasi strategis untuk mengimplementasikan program pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di lapangan. Di Kampung KB, terdapat BAAS, Rumah Data Kependudukan (Rumah DataKU), dan DASHAT sebagai komponen yang integral.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH.,MH, didampingi oleh Ketua DPRD Kolaka Ir. Syaifullah Halik, dan Kepala BKKBN Kolaka, Amri, S.STP., M.Si. Turut serta pimpinan OPD terkait dan para Camat. Diharapkan, dengan peluncuran ini, Kabupaten Kolaka dapat meraih kemajuan signifikan dalam penanggulangan stunting dan pembangunan keluarga berkualitas. (KinFO)

 

 

 

 

 

https://www.sultranet.com/bupati-kolaka-h-ahmad-safei-silaturahmi-dan-temui-rakyat-di-kecamatan-baula/




Pj. Bupati Apresiasi Institut Teknologi Kelautan Buton atas Kontribusi Besar pada Pembangunan Daerah

Buton, SultraNET. | Kehadiran Institut Teknologi Kelautan (ITK) Buton di Pasarwajo mendapat apresiasi tinggi dari Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari M.Si. ITK Buton yang berlokasi di Jalan Balai Kota No. 1 Pasarwajo, Ibukota Kabupaten Buton, menempati bekas kantor Bupati Buton yang berdampingan dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton.

Pada Kegiatan Perkenalan Kehidupan Kampus (PKK) Mahasiswa Baru ITK Buton Tahun Akademik 2023-2024, Pj. Bupati Buton menyampaikan bahwa majunya suatu daerah dapat diukur dari perputaran ekonomi di dalamnya. Ia memuji kontribusi ITK Buton dalam membuka lapangan kerja dan mengembangkan wilayah sekitarnya.

“Ketika kampus didirikan, pasti di sekitarnya akan tumbuh warung-warung makan, kos-kosan, dan penduduk akan semakin tinggi. Daerah yang tadinya bukan menjadi tujuan akan perlahan-lahan menjadi destinasi,” ujar Pj. Bupati Buton dalam sambutannya. Rabu 4 Oktober 2023.

Pj. Bupati Buton menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan ITK Buton di Pasarwajo, dan Pemerintah Kabupaten Buton berencana menjalin kerjasama dengan institusi tersebut. Dalam pandangan Sekwan DPRD Provinsi Sultra, keberhasilan ITK Buton akan menarik perhatian masyarakat secara nasional.

Rektor ITK Buton, Prof. Ir. H. La Sara M.Si., dalam acara PKK Maba ITK Buton, membuka wawasan baru bagi mahasiswa baru. Sementara itu, H. Ali Mazi S.H, pendiri Yayasan Sultra Raya, menyampaikan bahwa kehadiran ITK Buton adalah langkah awal menuju kemajuan Kabupaten Buton.

Pendiri Yayasan Sultra Raya, H. <yoastmark class=

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, mahasiswa ITK Buton akan diajak untuk tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan soft skill melalui organisasi dan kegiatan lainnya.

Sebagai langkah awal, PKK Maba ITK Buton Tahun 2023-2024 dihadiri oleh 111 mahasiswa baru dengan beragam latar belakang dari Pasarwajo, Wabula, Baubau, Siotapina, Lasalimu, Kendari, dan wilayah lainnya. Mereka akan mengeksplorasi potensi laut dan sumber daya alam Kabupaten Buton dalam perkuliahan dan kegiatan organisasi kampus.

Melalui kuliah umum yang disampaikan oleh Rektor ITK Buton, diharapkan mahasiswa ITK Buton dapat menjadi agen perubahan yang dapat mendukung pembangunan kelautan dan perikanan di Indonesia. Rektor mengajak mahasiswa untuk menjunjung tinggi budaya lokal sambil berinovasi dan berpikir kritis.

Pendiri Yayasan Sultra Raya, H. Ali Mazi S.H, menyemangati mahasiswa untuk merasa bangga sebagai bagian dari ITK Buton, sambil mengingatkan mereka untuk tetap menjunjung tinggi budaya lokal. Ali Mazi berharap ITK Buton dapat menjadi pusat riset dan pengembangan di wilayah Pasarwajo, dengan fokus pada potensi lobster dan pengembangan industri pariwisata berbasis kemaritiman. (KomInFO).

 

 

 

https://www.sultranet.com/pj-bupati-buton-la-ode-mustari-perlindungan-terhadap-perempuan-dan-anak-butuh-perhatian-serius/




Penilaian Lomba di Doule, Pj. Bupati Bombana Tegaskan Fokus Pelayanan Dasar

Bombana, SultraNET | Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Pj. TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, memimpin kunjungan penilaian lomba Posyandu, Kesehatan Lingkungan (Kesling), dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kelurahan Doule Kec. Rumbia, Kabupaten Bombana. Kamis, 4 Oktober 2023

Dalam sambutannya, Pj. Ketua TP PKK menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang berfokus pada pelayanan dasar, terutama kesehatan. Program PKK, kata beliau, dapat bersinergi dengan kebijakan pemerintah melalui Kelompok Dasawisma, efektif untuk pendataan keluarga miskin, program KB, dan pendidikan.

Hj. Fatmawati menyoroti angka kemiskinan ekstrem yang masih tinggi dan penurunan stunting yang perlu perhatian bersama. “Angka-angka tersebut membutuhkan kerja keras dan usaha konkrit. PKK Kabupaten Bombana berkomitmen membantu melalui program berbasis masyarakat,” ujarnya.

Pj. TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos (Menggendong Bayi)
Pj. TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos (Menggendong Bayi)

Lomba ini menjadi wadah bagi Kader PKK untuk edukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan, terutama kesehatan ibu dan anak, hidup bersih dan sehat, serta kepedulian terhadap lingkungan. Pj. Bupati mengajak Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk intervensi lebih lanjut terhadap kelompok yang masih kategori kurang gizi.

Diharapkan, Penilaian Lomba Posyandu, Kesling, dan PHBS ini dapat meningkatkan pelayanan dan kunjungan di Posyandu untuk ibu hamil, anak-anak, dan balita di masa mendatang. (*)




Percepat Digitalisasi di Konut, Bupati H. Rusamin Teken Komitmen Dengan BSKDN Kemendagri

Jakarta, SultraNET. | Bupati Konawe Utara H. Ruksamin menandatangani Pernyataan Komitmen Penerapan Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) dengan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd, di Hotel Orchardz Industri, Jakarta, Rabu (04/10/2023)

Selain Bupati H. Ruksamin, ditempat tersebut 22 Kepala Daerah dari berbagai daerah di Indonesia juga melakukan penandatanganan Puja Indah dengan Kemendagri

Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo mengatakan Aplikasi Puja Indah merupakan salah satu upaya pemerintah Pusat untuk mendorong Daerah agar mampu berinovasi.

“Kegiatan ini salah satu ikhtiar Pemerintah Pusat untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat serta untuk memenuhi instruksi Presiden tentang percepatan Digitalisasi di Daerah,” katanya

Selanjutnya Yusharto mengatakan Aplikasi Puja Indah telah memiliki 13 layanan publik. mulai dari perizinan, kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, pendidikan, komoditas, aspirasi, ketertiban dan ketentraman umum, pekerjaan umum, administrasi pemerintahan, sosial, perhubungan, pariwisata dan empat layanan tematik yaitu e-ternak, e-Pendapatan Daerah, e-bumdes (Badan Usaha Milik Desa), serta e-validasi data kemiskinan dan Layanan Pendapatan Daerah.

“Semoga kita dapat menggunakan secapat mungkin aplikasi yang ada dipuja indah” harapnya

Foto Bersama usai Kegiatan
Foto Bersama usai Kegiatan

Ditempat yang sama, usai melakukan penandatanganan, Bupati Ruksamin mengatakan Pihaknya akan mendukung penuh percepatan Digitalisasi di Bumi Oheo Kabupaten Konawe Utara

“Hari ini baru saja kita melakukan penandatangan Komitmen, kita akan mendukung penuh digitalisasi di Daerah,” tegas Bupati Konut dua periode itu.

Diketahui dalam acara penandatanganan tersebut Bupati didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Konut Asmadin dan Kabag Kerjasama Konut Mustaman. (S).

.




Bantuan PJU PT. Antam di Pomalaa Mulai Dinyalakan

Kolaka, SultraNET. | Sebuah momen bersejarah terjadi di Kelurahan Dawi-dawi, Desa Towua, Kolaka, pada Selasa (03/10), dengan diresmikannya dan penyerahan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi sumbangan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam, Tbk.

Acara switch on dan penandatanganan serah terima PJU dilakukan oleh Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, SH.,MH, bersama dengan perwakilan PT. Antam, Tbk, Bapak Rido Anggoro.

Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi PT. Antam melalui program CSR, yang telah memfasilitasi pemasangan 172 tiang PJU di wilayah Pomalaa. Penerangan jalan ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama pada malam hari.

“Manfaat yang luar biasa ini dapat dirasakan oleh warga Kolaka, khususnya masyarakat Pomalaa,” ujar Bupati.

Foto Bersama usai Serah terima PJU di Pomalaa
Foto Bersama usai Serah terima PJU di Pomalaa

Sementara itu, perwakilan PT. Antam, Tbk, menyampaikan kebahagiaan mereka dalam memberikan bantuan PJU melalui program CSR. Selain dapat membantu mengurangi tingkat kerawanan, penerangan ini juga diharapkan mampu menciptakan nilai positif bagi lingkungan sekitar.

Dengan peresmian ini, PT. Antam, Tbk, berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif yang memberikan manfaat langsung kepa da masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di daerah Kolaka.




Skuadron Lapangan Terbang Bakal Dibangun di Konut, Bupati Ruksamin Temui Kasad Jenderal Dudung

Jakarta, SultraNET. | Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, menghadiri undangan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, di Markas Besar TNI Angkatan Darat di Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023.

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Ohoe itu turut didampingi Kadis Pendidikan, Kabag Kerja Sama, Kabag Ekonomi, dan Kabag Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara.

Bupat Konut H. Ruksamin menyebut kedatangannya di Markas TNI AD dalam rangka audiensi dengan Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman terkait pembangunan Skuadron Lapangan Terbang yang akan dibangun di Konawe Utara.

“Rencananya, Kasad Dudung akan berkunjung langsung ke Kabupaten Konawe Utara, untuk meninjau wilayah pembangunan Skuadron Lapangan Terbang tersebut,” ujar Ruksamin.

Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng dan rombongan saat bertemu Kasad, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman
Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng dan rombongan saat bertemu Kasad, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman

Pembangunan Skuadron ini akan meningkatkan efektivitas Pasukan Penanggulangan Reaksi Cepat (PPRC) dalam operasi latihan perang dan membantu dalam percepatan penanganan bencana alam, pergeseran pasukan, serta tugas-tugas sosial lainnya.

“Mengingat Kabupaten Konawe Utara sebagai wilayah rawan terjadi banjir pada musim penghujan, pembangunan Skuadron ini akan membantu percepatan penanganan bencana alam,” beber Ruksamin.

Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kasad TNI AD, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdulrachman, atas undangan dan sambutan hangatnya.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan kami tersendiri,” tandasnya. (S)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

.