Tak Biarkan Warga Terbebani, Ridwan Bae Perjuangkan Perbaikan Jalan Lohia ke Tingkat Pusat

MUNA, Sultranet.com – Anggota DPR RI Ridwan Bae turun tangan memperjuangkan perbaikan ruas jalan rusak yang menghubungkan Desa Mantobua dan Desa Korihi, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah hingga memicu aksi blokade warga tersebut kini telah dilaporkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Perhatian Ridwan Bae muncul setelah warga setempat melakukan aksi pemalangan jalan sebagai bentuk protes terhadap lambannya penanganan kerusakan infrastruktur yang telah berlangsung cukup lama. Warga bahkan menegaskan akan tetap mempertahankan blokade hingga ada kepastian perbaikan dari pemerintah.

Menanggapi kondisi tersebut, Ridwan Bae mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum guna menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus meminta dukungan anggaran untuk penanganan ruas jalan tersebut.

“Saya sudah berbicara dan mengajukan permohonan langsung kepada Menteri PU terkait kondisi jalan di Kecamatan Lohia. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses ini dapat berjalan lancar dan segera mendapatkan perhatian pemerintah pusat,” kata Ridwan Bae, Selasa (2/6/2026).

Wakil Ketua Komisi V DPR RI itu menegaskan bahwa akses jalan yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius pemerintah. Menurutnya, kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.

Karena itu, ia berkomitmen mengawal aspirasi warga hingga ke tingkat pusat agar solusi yang diberikan tidak bersifat sementara, melainkan melalui perbaikan yang lebih permanen dan berkualitas.

Di sisi lain, Ridwan Bae juga mengimbau masyarakat yang sedang melakukan aksi protes agar tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Ia berharap warga dapat mengedepankan komunikasi yang baik sembari menunggu proses pengusulan anggaran dan tindak lanjut dari pemerintah.

“Saya memahami aspirasi masyarakat. Namun saya berharap semua pihak tetap menjaga ketertiban dan tidak merugikan masyarakat lainnya yang menggunakan jalan tersebut. Jika memungkinkan, blokade jalan dapat dibuka kembali agar aktivitas warga berjalan normal,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Muna Asrafil bersama Anggota DPRD Kabupaten Muna Rasmin telah mendatangi lokasi blokade untuk berdialog dengan warga. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan komitmen untuk melakukan perbaikan sesuai kemampuan anggaran daerah.

Namun, warga menilai langkah tersebut belum memberikan kepastian yang memadai sehingga aksi blokade masih terus berlangsung hingga saat ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan yang mengalami kerusakan mencapai sekitar 2,5 kilometer, membentang dari wilayah Mantobua menuju Korihi hingga Lakarinta. Kerusakan jalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan semakin sulit dilalui kendaraan.

Masyarakat kini berharap upaya yang dilakukan Ridwan Bae dapat membuka jalan bagi hadirnya dukungan anggaran dari pemerintah pusat sehingga perbaikan infrastruktur yang selama ini dinantikan dapat segera direalisasikan.

Penulis: Borjuis




Kado HUT ke-69 Kodam Hasanuddin, Santri Pesantren Khaerussunan NW Kini Nikmati Air Bersih

Bombana, Sultranet.com – Kebahagiaan terpancar dari wajah para santri Pondok Pesantren Khaerussunan NW di Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Dalam rangka memperingati HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Kodim 1431/Bombana mewujudkan akses air bersih bagi pesantren melalui pembangunan sumur bor yang diresmikan pada Selasa (2/6/2026).

Program TNI Manunggal Air Bersih tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar yang selama ini dirasakan oleh warga pesantren. Kehadiran sumber air bersih baru diharapkan mampu mendukung berbagai aktivitas para santri, mulai dari kebutuhan ibadah, kebersihan lingkungan, hingga keperluan sehari-hari.

Dandim 1431/Bombana melalui Perwira Seksi Teritorial, Kapten Inf Nyoman Admika, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI AD yang sejalan dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) serta rangkaian peringatan HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin.

“Program TNI Manunggal Air Bersih ini sejalan dengan program Bapak KASAD dan dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin dengan tema *‘Kodam XIV/Hasanuddin Profesional Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju’*. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para santri dan masyarakat sekitar,” ujar Kapten Nyoman.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Khaerussunan NW Kabupaten Bombana Ustadz Saifuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodim 1431/Bombana kepada Pondok Pesantren Khaerussunan NW. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi hadiah yang sangat berarti bagi seluruh keluarga besar pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodim 1431/Bombana yang telah membangun sumur bor di lingkungan pesantren. Selama ini, keterbatasan sumber air bersih menjadi salah satu kendala yang kami hadapi dalam menunjang aktivitas para santri, baik untuk kebutuhan ibadah, kebersihan maupun kegiatan sehari-hari. Kehadiran sumur bor ini merupakan anugerah yang sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut menunjukkan bahwa TNI tidak hanya hadir menjaga kedaulatan negara, tetapi juga peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan pengabdian TNI yang selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh prajurit Kodam XIV/Hasanuddin. Selamat HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, semoga semakin jaya, profesional, dan selalu dicintai rakyat,” tutupnya.




Burhanuddin Ajak Masyarakat Teguhkan Nilai Pancasila

sultranet.com – Bombana – Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin, M.Si., memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa, yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bombana, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Bombana, serta para pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Bombana selaku inspektur upacara.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkokoh komitmen seluruh anak bangsa terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hari Lahir Pancasila bukan hanya momen mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga saat yang tepat untuk meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Burhanuddin saat membacakan amanat Kepala BPIP.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa Indonesia sekaligus menjadi landasan dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan berkeadilan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Dalam amanat itu juga disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan latar belakang sosial masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi kekuatan utama bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga perubahan geopolitik dunia.

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Di dalamnya kita belajar untuk saling menghormati, bergotong royong, dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujarnya.

Selain meneguhkan semangat persatuan, amanat tersebut juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda sebagai penerus bangsa. Generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks. Karena itu, pengamalan nilai-nilai Pancasila harus terus diperkuat agar masyarakat tetap memiliki pegangan moral dan karakter kebangsaan yang kokoh dalam menghadapi perubahan zaman.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat persatuan, gotong royong, dan kebhinekaan terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang harus terus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Bombana untuk terus menjaga keutuhan bangsa serta memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.




Akhir Penantian Warga! Kodim 1431/Bombana Kebut Pembangunan Jembatan Garuda di Poleang Utara 

Bombana, Sultranet.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Lemboeya 1, Desa Rompu-Rompu, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana terus dikebut. Pengerjaan Jembatan yang digagas oleh Kodim 1431/Bombana tersebut kini memasuki tahap perakitan dan pengecoran tiang pancang jembatan. Minggu (31/5/2026).

Jembatan sepanjang 50 meter itu dibangun sebagai solusi atas kebutuhan akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur penghubung antara Desa Rompu-Rompu dan Desa Biru. Kehadiran jembatan Gantung Perintis ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Di lapangan, personel TNI dari Koramil 1431-03/Poleang bersama masyarakat terlihat bahu-membahu melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan konstruksi. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan jembatan yang dinantikan sejak lama tersebut.

Babinsa Desa Rompu-Rompu, Serka Ali Asri, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif masyarakat yang terus memberikan dukungan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan warga mencerminkan tingginya kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur yang akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan dukungan masyarakat. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini merupakan harapan bersama untuk meningkatkan akses dan kesejahteraan warga. Dengan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, kami optimistis pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target,” ujar Serka Ali Asri.

Sementara itu, Kepala Dusun Lemboeya 1, Ismail, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai kehadiran Jembatan Perintis Garuda akan menjadi sarana vital yang mempermudah aktivitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

 

“Kami sangat mendukung dan berterima kasih atas pembangunan jembatan ini. Sudah lama masyarakat menantikan akses yang lebih aman dan mudah. Kami berharap pengerjaannya dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh seluruh warga,”ungkap Ismail.

Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera menjadi ikon pembangunan di Kecamatan Poleang Utara sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat Desa Rompu-Rompu dan Desa Biru dalam mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian daerah.




Burhanuddin Hadiri Arahan Menteri, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

sultranet.com – Kendari – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia kepada kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Sulawesi. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, tata kelola pemerintahan, serta mendorong percepatan pembangunan daerah, yang berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri para kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Sulawesi Tenggara. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus memastikan program-program pembangunan nasional dapat berjalan efektif hingga ke daerah.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kerja sama seluruh unsur Forkopimda dalam menciptakan stabilitas daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kekompakan dan kolaborasi antarunsur Forkopimda harus terus dijaga. Stabilitas daerah yang baik akan menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Djamari Chaniago dalam arahannya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan Forkopimda. Ia menegaskan bahwa kekompakan antarpimpinan daerah merupakan kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Hampir semua persoalan dapat diselesaikan apabila seluruh unsur pimpinan daerah bersatu dan bekerja sama. Stabilitas wilayah sangat bergantung pada soliditas Forkopimda,” kata Tito Karnavian.

Menurut Tito, sinergi yang terbangun dengan baik tidak hanya berdampak pada keamanan dan ketertiban daerah, tetapi juga menentukan keberhasilan pelaksanaan program-program strategis pemerintah pusat maupun program prioritas yang dijalankan pemerintah daerah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Tenggara memperoleh alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang lebih layak huni.

Maruarar juga memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) atas dukungan data yang digunakan dalam penyaluran bantuan perumahan. Menurutnya, data yang akurat menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Data yang valid sangat menentukan keberhasilan program bantuan. Dengan data yang akurat, bantuan perumahan dapat diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya,” ujarnya.

Program BSPS merupakan salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung pembangunan kawasan permukiman yang sehat, aman, dan berkelanjutan di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tenggara.

Menanggapi berbagai arahan yang disampaikan para menteri, Bupati Bombana Burhanuddin menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai forum seperti ini sangat penting untuk mempererat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Menurut Burhanuddin, arahan yang diberikan pemerintah pusat menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah. Arahan yang disampaikan akan menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bombana,” kata Burhanuddin.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga stabilitas daerah, dan mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan. Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Bombana.




11 Kader Posyandu Desa Langkowala Terima Honor Enam Bulan, Total Rp1,2 Juta Per Orang

SULTRANET.COM, KONKEP – Sebanyak 11 kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Langkowala, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menerima honor kerja sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat, Kamis (28/5/2026).

Masing-masing kader menerima total dana sebesar Rp1.200.000 yang mencakup pembayaran jasa pelayanan selama periode enam bulan. Angka tersebut dihitung berdasarkan besaran honor bulanan yang diterima setiap petugas, yakni sebesar Rp200.000 per bulan. Dana ini diharapkan dapat menjadi pendorong semangat serta pengakuan nyata atas peran penting yang mereka emban sehari-hari.

Para kader ini merupakan garda terdepan yang berperan aktif melaksanakan berbagai program kesehatan dasar, mulai dari pemantauan pertumbuhan balita, pelayanan ibu hamil, penyuluhan gizi, hingga upaya pencegahan penyakit di lingkungan masyarakat. Kehadiran dan kerja keras mereka dinilai sangat berpengaruh terhadap peningkatan derajat kesehatan warga di wilayah tersebut.

“Saya mewakili rekan-rekan kader mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan menjadi motivasi agar dapat bekerja lebih rajin, cermat, dan ikhlas dalam melayani warga desa Langkowala,” ungkap salah satu perwakilan kader dengan penuh rasa syukur.

Kepala desa Langkowala, Arni Yunus menyatakan bahwa pemberian honor ini merupakan bukti nyata perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kader. Langkah ini juga diharapkan dapat menjaga keberlanjutan serta meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan di setiap Posyandu yang ada.

“Kegiatan penyaluran ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memajukan pelayanan kesehatan dasar yang ada di desa serta menghargai kontribusi para pegiat kesehatan yang bekerja tanpa kenal lelah demi kepentingan bersama, sehingga menciptakan desa yang sehat,”terangnya.

Laporan: Aldi Dermawan




Burhanuddin Buka Jalan Santai dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Masaloka Raya

sultranet.com – Bombana– Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin, M.Si., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., membuka kegiatan Jalan Santai dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang digelar sebagai bagian dari upaya mendukung Gerakan Hidup Sehat sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat Pulau Masaloka Raya. Kegiatan yang mendapat sambutan antusias dari warga tersebut berlangsung di Lapangan Voli Desa Masaloka, Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Masaloka Raya, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.

Jalan santai menjadi agenda utama yang menyedot perhatian masyarakat. Ratusan peserta dari berbagai kalangan tampak mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat. Rute jalan santai melintasi tiga desa di wilayah Kepulauan Masaloka Raya, menciptakan suasana kebersamaan yang terasa hangat di tengah masyarakat.

Selain jalan santai, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan warga untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Berbagai hadiah doorprize yang telah disiapkan panitia turut menambah semarak kegiatan dan meningkatkan antusiasme peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada para pemuda dan pelajar yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus semangat menjaga kebersamaan di lingkungan sosial.

“Langkah yang dilakukan ini merupakan bukti nyata bahwa pemuda Bombana tidak hanya kreatif, tetapi juga peduli terhadap kesehatan masyarakat dan pentingnya menjaga kebersamaan,” ujar Burhanuddin.

Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar aktivitas olahraga. Selain mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial antarwarga yang selama ini mungkin terpisah oleh kesibukan maupun jarak.

Burhanuddin mengatakan momentum tersebut terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan suasana pasca-Iduladha, ketika banyak warga yang merantau kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat di kampung halaman.

“Di titik awal esensi sejati dari silaturahmi hari ini, yaitu tetap kompak, guyub, dan penuh rasa kekeluargaan,” katanya.

Menurutnya, kekompakan dan semangat kebersamaan merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kepemudaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, terutama yang mampu memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas hidup, dan mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bombana juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk masjid di wilayah Kepulauan Masaloka Raya. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.

Penyerahan bantuan itu mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan sarana ibadah sekaligus mendukung aktivitas keagamaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat kepulauan.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan dan kegembiraan terlihat jelas di tengah masyarakat. Warga dari berbagai usia mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias, mulai dari jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pengundian doorprize yang menjadi penutup kegiatan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat semakin meningkat. Di sisi lain, kegiatan itu juga diharapkan menjadi sarana memperkuat silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan membangun semangat gotong royong dalam mendukung kemajuan wilayah Kepulauan Masaloka Raya serta Kabupaten Bombana secara keseluruhan.

Deskripsi Meta:
Bupati Bombana Burhanuddin membuka kegiatan jalan santai dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kepulauan Masaloka Raya sebagai upaya mendukung gerakan hidup sehat serta mempererat silaturahmi masyarakat.




BLT DD Desa Langkowala Konkep Cair, Enam Keluarga Terima Rp1,8 Juta

Sultranet.com, Konkep – Pemerintah Desa Langkowala, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2026 kepada enam Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama enam bulan atau total Rp1,8 juta per keluarga. Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Langkowala, Selasa, 26 Mei 2026.

Kepala Desa Langkowala, Arni Yunus, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi, khususnya keluarga dengan kondisi ekonomi rentan.

Menurutnya, seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi data secara terbuka agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan diterima warga yang berhak.

“Alhamdulillah, penyaluran BLT DD tahun ini berjalan lancar dan tepat sasaran. Enam keluarga yang telah ditetapkan masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama enam bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp1,8 juta,” ujar Arni Yunus.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti kebutuhan pangan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Nilainya memang tidak besar, tetapi kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan yang benar-benar penting,” katanya.

Arni juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan bantuan secara bijak dan bertanggung jawab. Pemerintah desa, lanjutnya, berkomitmen menjaga proses penyaluran bantuan tetap transparan, jujur, dan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berharap bantuan ini menjadi berkah bagi masyarakat Desa Langkowala dan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat,” tambahnya.

Sementara itu, para penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah desa. Mereka menilai BLT DD sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.

Pewarta: Aldi Dermawan




Pastikan Aman dan Sehat, Dinas Pertanian Bombana Turun Langsung Periksa Hewan Kurban

Sultranet.com, Bombana – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara intensif menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah guna memastikan hewan yang akan disembelih masyarakat berada dalam kondisi sehat, bebas dari penyakit menular, serta memenuhi ketentuan syariat Islam. Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik penjualan hewan kurban dan kandang ternak di wilayah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dalam rangka menyambut pelaksanaan ibadah kurban yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Bombana yang dipimpin langsung oleh Dokter Hewan Bianca Junus. Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik ternak, termasuk pengecekan umur hewan melalui kondisi gigi, kesehatan tubuh secara umum, serta memastikan tidak terdapat gejala penyakit yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin keamanan pangan asal hewan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan membeli dan mengonsumsi daging kurban pada momentum Idul Adha tahun ini.

Dokter Hewan Bianca Junus mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap menjelang Hari Raya Idul Adha. Menurutnya, pengawasan tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran penyakit hewan menular maupun penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan kepada manusia.

“Pemeriksaan ini penting untuk menjamin keamanan konsumsi daging kurban bagi masyarakat dan mencegah penyebaran penyakit zoonosis,” ujar drh. Bianca Junus di sela-sela kegiatan pemeriksaan. Rabu (27/3)

Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa berbagai jenis hewan kurban yang akan dipasarkan kepada masyarakat, terutama sapi dan kambing. Hewan yang dinyatakan memenuhi standar kesehatan akan diberikan rekomendasi atau penandaan sebagai hewan yang layak untuk dijadikan kurban.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, tim Dinas Pertanian Bombana juga memberikan edukasi kepada para peternak dan pedagang hewan kurban mengenai pentingnya menjaga kesehatan ternak menjelang hari raya. Edukasi tersebut mencakup tata cara pemeliharaan yang baik, pemberian pakan yang cukup, kebersihan kandang, hingga upaya pencegahan penyakit yang dapat menyerang ternak.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Syarif, SH, menegaskan bahwa pengawasan kesehatan hewan kurban merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan ibadah kurban yang aman dan sesuai aturan.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih teliti saat membeli hewan kurban dengan memastikan hewan berasal dari lokasi penjualan yang telah diperiksa oleh petugas kesehatan hewan. Dengan demikian, risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan dan kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat tetap terjaga.

Dinas Pertanian Bombana juga mengimbau masyarakat agar memilih hewan kurban yang telah dinyatakan sehat dan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Dokumen tersebut menjadi salah satu indikator bahwa hewan telah melalui proses pemeriksaan oleh petugas yang berwenang.

Pengawasan kesehatan hewan kurban diperkirakan akan terus dilakukan hingga mendekati hari pelaksanaan penyembelihan. Tim kesehatan hewan akan melakukan pemantauan berkala terhadap titik-titik penjualan ternak untuk memastikan seluruh hewan yang beredar di pasaran memenuhi standar kesehatan dan kelayakan kurban.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Selain memastikan ibadah kurban berjalan sesuai syariat, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat melalui pengawasan ketat terhadap hewan yang akan dikonsumsi. (adv)




Pemdes Baku-Baku Konkep Salurkan BLT DD Lima Bulan untuk 16 Lansia

Konkep, sultranet.com – Pemerintah Desa Baku-Baku, Kecamatan Wawonii Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun 2026 kepada 16 keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kelompok lanjut usia (lansia). Bantuan tersebut diberikan untuk periode lima bulan dengan nilai Rp200 ribu per bulan bagi setiap penerima. Penyaluran bantuan berlangsung di Desa Baku-Baku, Kecamatan Wawonii Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan, Rabu, 27 Mei 2026.

Kepala Desa Baku-Baku, Muhdar, mengatakan BLT Dana Desa merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam membantu masyarakat rentan yang terdampak kondisi ekonomi, terutama warga lanjut usia yang tidak lagi memiliki penghasilan tetap.

“Alokasi BLT Dana Desa ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa dalam memanfaatkan anggaran desa secara tepat sasaran. Sebanyak 16 KPM Desa Baku-Baku yang telah ditetapkan melalui musyawarah desa menerima bantuan ini sebesar Rp200 ribu per bulan selama lima bulan,” ujar Muhdar.

Ia menjelaskan, setiap penerima memperoleh total bantuan sebesar Rp1 juta untuk lima bulan penyaluran. Sementara total anggaran yang dialokasikan pemerintah desa dalam program tersebut mencapai Rp16 juta.

Menurut Muhdar, proses penetapan penerima bantuan dilakukan secara terbuka melalui musyawarah desa dengan melibatkan perangkat desa dan perwakilan masyarakat. Langkah itu dilakukan agar bantuan benar-benar diterima warga yang layak dan membutuhkan.

Kelompok lansia, lanjutnya, menjadi prioritas utama karena sebagian besar memiliki keterbatasan dalam bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap bantuan ini sedikit banyak dapat meringankan beban warga, terutama para lansia. Pemerintah Desa Baku-Baku akan terus berkomitmen memprioritaskan kesejahteraan masyarakat dalam setiap program kerja yang kami jalankan,” katanya.

Muhdar juga mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi penggunaan anggaran desa agar seluruh program yang dijalankan pemerintah desa tetap transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, sejumlah penerima manfaat mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah desa. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, termasuk membeli bahan makanan dan obat-obatan.

Pewarta: Aldi Dermawan