Ridwan Cetuskan Inovasi “CSR-Smart” di Bombana

Bombana, SultraNET. | Asisten 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan S.Sos, M.PW mencetuskan gagasan perubahan saat menjadi Reporter dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional pada Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI).

Mantan Sekretaris BPDB Bombana itu mencetuskan Sistem Pengelolaan Corporate Sosial Responsibility Pertambangan berbasis Masyarakat (CSR Smart) di Kabupaten Bombana.

Saat memberikan Sambutan pada kegiatan Diskusi Publik Sistem Pengelolaan CSR Pertambangan Berbasis Masyarakat yang di gelar di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Rabu (28/9/2022) Ridwan mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahapan kegiatan  Kepemimpinan Nasional yang ia ikuti di Kota Makassar.

“Pejabat eselon 2 dituntut membuat inovasi sebagai acuan Pemerintah Daerah dan kami memilih “CSR Smart” ini,” ujar Ridwan.

Ia menyebut Kabupaten Bombana memiliki potensi dari sumber daya alam pada sektor pertambangan yang sangat besar dimana setidaknya ada beberapa perusahaan pertambangan yang telah melakukan kegiatan Produksi.

Hal itu juga sejalan dengan tagline yang diangkat PJ. Bupati Bombana Burhanuddin yaitu Bombana sebagai Surga Investasi.

“Kita menginginkan Bombana ini tidak hanya sebagai Surga bagi Investor namun dapat pula manjadi Surga bagi masyarakatnya,” Sebutnya.

Ia berharap Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Desa/Kelurahan mampu bersinergi dengan Pengusaha bidang  Pertambangan untuk memastikan keberadaan pertambangan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kami melihat bahwa beberapa perusahaan telah melakukan pengelolaan CSR berbasis masyarakat, mereka sudah melakukan analisis kebutuhan masyarakat dengan melibatkan pihak eksternal dari perguruan tinggi dan mensosialisasikan dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten,” bebernya.

Ia berharap dengan CSR Smart, pengelolaan CSR dapat lebih terarah dan terprogram, sehingga dapat meringankan beban masyarakat dan dapat menghindari timpang tindih program dari Pemerintah Daerah.

“Kita ingin menghindari persoalan hukum yang timbul akibat pengelolaan CSR dan memastikan dengan dana CSR dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tandasnya. (IS).




PBSI Bombana Buka Seleksi Atlit Persiapan Porprov

Bombana, SultraNET. | Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara buka pendaftaran seleksi atlet bulutangkis, untuk mewakili Bombana di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 di Kota Baubau.

Penjaringan para atlet Bulutangkis di wilayah itu bakal dimulai pada, 30 September sampai dengan 2 Oktober 2022.

Ketua Umum PBSI Bombana, AIPDA Muhtar, SH.,MH, Selasa (27/9/2022) mengatakan, seleksi atlet bulutangkis dilakukan guna menjaring pemain terbaik untuk mewakili Bombana pada ajang bergengsi Porprov Sultra.

Kegiatan yang mengangkat tema “Dengan semangat kebersamaan kita hadirkan atlet yang berkualitas untuk Bombana,” itu bakal diikuti atlet usia 16 hingga 19 tahun.

“Atlit yang diseleksi nantinya untuk mewakili Bombana di ajang Porprov Sultra 2022,” ujar Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Bombana itu.

Sementara untuk berkas yang harus dilengkapi oleh para atlet yang akan mendaftarkan diri, yakni fotocopy akta kelahiran, fotocopy ijazah terakhir, pasfoto foto 4×6 dua lembar berlatar merah. Serta menyertakan piagam prestasi bulutangkis, jika ada.

Selain itu, para atlet bulutangkis juga harus membawa rekomendasi dari sekolah pada saat akan melakukan pendaftaran, jika atlet merupakan dilegasi dari Kecamatan maka harus membawa rekomendasi dari Camat.

“Kita berharap partisipasi dan dukungan semua pihak agar kegiatan ini melahirkan atlit bulutangkis Bombana terbaik,” jelasnya.

Untuk alamat tempat pendaftaran yakni di Sekretariat PBSI Bombana yang beralamat di Jalan Poros Kasipute, Kompleks Tugu Munaja, Kecamatan Rumbia. (*)




Peringati HUT, PC FKPPI Bombana Gelar Baksos

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) yang ke-44 Tahun, FKPPI PC 2107 Bombana menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos), Minggu (25/9/2022).

Bakti Sosial dilaksanakan di Mesjid Al Akbar Kelurahan Lameroro dan kegiatan Pembagian Sembako di beberapa titik di Kelurahan Lameroro antara lain di Lorong Baru, Lorong Sandu dan Panti Asuhan.

Ketua Pantia HUT FKPPI PC 2107 Bombana, Supratman Maru mengatakan, kegiatan itu dilakukan sesuai dengan tema HUT FKPPI ”Membangun Negeri” sebagai bentuk ucapan syukur atas peringatan Ulang Tahun Keluarga Besar FKPPI.

“Kegiatan FKPPI PC 2107 Kabupaten Bombana memperingati HUT FKPPI ke 44 tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Anton sapaan Akrabnya.

Pembagian Paket Sembako di Panti Asuhan
Pembagian Paket Sembako di Panti Asuhan

Kegiatan baksos kali ini dilakukan dengan membagikan puluhan paket sembako terhadap masyarakat Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia dan sekitarnya.

“Ini sebagai bentuk kepedulian dengan berbagi terhadap sesama,” Tutupnya. (IS).

 




Resmi Pimpin PBSI Bombana, Muhtar Siap Lahirkan Atlit Berprestasi

Bombana, SultraNET.| Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bombana resmi dinahkodai Muhtar Darwis, SH., MH sebagai Ketua untuk masa bakti tahun 2022-2026.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung DR.L.M Bariun SH.,MH selaku Ketua PBSI Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (25/10/2022).

Kepada awak media ini, Muhtar Darwis mengatakan salah satu fokus PBSI Bombana kedepan adalah melahirkan atlit bulutangkis profesional dan berprestasi.

Salah satu langkah yang bakal dilakukan yaitu mengadakan seleksi atlet bulutangkis dari tingkat Kecamatan hingga ke tingkat Desa dan Kelurahan.

“Kita akan menyurati setiap sekolah yang ada di setiap Kecamatan agar mengutus atlet mengikuti seleksi bulutangkis,” ujar Muthar.

Muhtar yang juga Personil Polres Bombana itu menegaskan pihaknya bakal segera melakukan koordinasi dengan pemerintah dan organisasi diluar pemerintah yang berhubungan dengan bulutangkis.

Menurutnya Bombana harus memiliki atlet bulutangkis lokal, sehingga tidak lagi harus menyewa pemain dari luar ketika akan mengikuti turnamen tingkat provinsi atau nasional.

“Kita akan menyeleksi atlet-atlet bulutangkis di Bombana secara terbuka dan transparan,” tandasnya

Ditempat yang sama, Ketua PBSI Sultra DR.L.M Bariun SH.,MH  mengatakan pelantikan atau pengukuhan Ketua dan pengurus PBSI Bombana merupakan ajang konsolidasi organisasi.

Rektor Universitas Sulawesi Tenggara itu berharap Ketua PBSI Bombana, segera menggelar turnamen bulutangkis untuk menyeleksi para atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra yang akan digelar pada 26 November 2022 mendatang.

”PBSI harus membina semua club bulutangkis yang ada di Bombana,” ujarnya.

Ia menyebut PBSI harus memiliki semangat dalam melakukan pembinaan atlet bulutangkis agar dapat mencetak atlet bulutangkis yang mampu berlaga hingga tingkat nasional.

“Paling tidak kita mengikuti jejak Apriyani Rahayu untuk berlaga di tingkat nasional,” tutupnya. (IS)




Lagi KNPI Hadir di Bombana

Bombana, SultraNET. | Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dengan Ketua Umum DPP Umar Bonte dan Ketua DPD Sulawesi Tenggara Hendrawan Sumus Gia menunjuk Pengurus Carateker DPD KNPI Kabupaten Bombana.

Adalah Muhammad Basri Tahir diangkat sebagai Ketua DPD, Asri sebagai Sekretaris dan Kasmiati sebagai Bendahara.

Kepada media SultraNET., Sabtu (24/9/2022) Ketua DPD KNPI Bombana, Muhammad Basri Tahir mengatakan pengangkatan Pengurus Carateker KNPI Bombana berdasarkan SK nomor 11/KPTS/DPD KNPI-SULTRA/IX/2022, tanggal 5 September 2022.

Ia menyebut tugas utama penunjukan pengurus carateker yaitu mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Daerah selambat lambatnya 3 bulan setelah keluarnya SK.

Selanjutnya melakukan verifikasi keberadaan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Nasional tingkat Kabupaten Bombana yang bernaung di KNPI, sebagai acuan status kepesertaan dalam pelaksanaan musda nanti.

“Kehadiran KNPI ini untuk Berkolaborasi dengan semua pihak yang tujuannya untuk Masyarakat Bombana,” ujar Basri yang juga Ketua LBHR Sultra itu.

Advokat muda itu menjelaskan KNPI tidak boleh tampil seperti milik perseorangan namun harus hadir bersama organisasi kepemudaan yang bernaung di KNPI.

“Kita buka yang seluas luasnya, KNPI harus menjadi milik semua,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris DPD KNPI Bombana, Asri menambahkan hadirnya KNPI saat ini tidak boleh ditafsirkan sebagai tidak bersatunya unsur kepemudaan.

Ia menyebut saat ini KNPI terdapat 3 kepengurusan DPP hingga turunannya.

“KNPI bisa kita kibarkan dengan kondisi seperti ini, tidak ada persatuan kalau tidak ada perpecahan, yang pada akhirnya jika DPP sudah bersatu pasti seluruh turunannya juga akan bersatu,” ujarnya

Kendatipun masih pengurus carateker namun KNPI bakal melakukan kegiatan pada momen sumpah pemuda 28 Oktober 2022 yaitu kegiatan Bakti Sosial, Kemah Pemuda dan Seminar.

“Kegiatan kita akan berkolaborasi dengan semua pihak sesuai dengan tagline KNPI yaitu The Era of Collaboration.” tandasnya. (IS)




KPU Bombana Harap Parpol Manfaatkan Masa Perbaikan Dokumen

Bombana, SultraNET. | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi Administrasi Perbaikan Dokumen Persyaratan Keanggotaan Partai Politik Calon Peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, bertempat di Cafe Grand Lampusui Bombana, Sabtu (24/9/2022).

Anggota KPU Bombana, Kasjumriati Kadir mengatakan setelah KPU melakukan pemeriksaan dokumen administrasi dan keanggotaan sebagai persyaratan Partai Politik ditemukan sejumlah dokumen Partai Politik yang Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan Dokumen yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Kordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Bombana itu menguraikan terhadap dokumen Parpol yang statusnya Belum Memenuhi Syarat (BMS), Parpol dapat melakukan perbaikan sedangkan Dokumen yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) Parpol dapat melakukan Pergantian.

“Dokumen yang BMS dapat dilakukan perbaikan sedangkan dokumen yang TMS dapat dilakukan Pergantian,” jelasnya.

Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 345 tahun 2022, jadwal perbaikan dokumen Parpol dimulai tanggal 15 September 2022 hingga 28 September 2022.

“Selagi ada masa perbaikan, harap dokumennya diperbaiki,” Bebernya

Kasjumriati Kadir berharap dalam masa perbaikan dokumen ini, Parpol tidak terburu buru dalam pengisian Sipol untuk menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan dokumen tersebut TMS.

“Sebelum mengaplod keanggotaan harap di cek dulu NIK-nya, untuk menghindari kegandaan keanggotaan,” harapnya.

Nampak dalam rakor tersebut hadir Para Pimpinan Parpol, Para LO Parpol dan Bawaslu Bombana. (IS).




Diskominfos Bombana Launching Aplikasi “Rumbia Keren”

Bombana, SultraNET. | Setelah melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Rumah Publikasi dan Informasi Kegiatan Pemerintah Kabupaten Bombana (RUMBIA KEREN) yang dihadiri oleh Sekda Bombana Drs. Man Arfa, M.Si dan seluruh Admin OPD, Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana bakal melaksanakan Launching Aplikasi  pada hari Senin, 26 September 2022 mendatang.

Kepala Dinas Kominfos Bombana, Sofian Baco, Jum’at (23/9/2022) mengatakan Sejalan dengan hasil analisis menggunakan Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan (APKL) bahwa isu atau masalah yang memiliki pengaruh paling signifikan serta layak untuk diselesaikan yaitu minimnya Informasi Publik terkait kegiatan atau Program Kerja Pemerintah Daerah, sehingga melalui proyek perubahan “RUMBIA KEREN” diharapkan bisa menjawab isu aktual tersebut.

“Aplikasi “Rumbia Keren” merupakan suatu produk aplikasi atau software yang nantinya akan terhubung dengan web resmi Pemerintah Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Aplikasi yang dapat diakses melalui http://rumbiakeren.bombanakab.go.id itu bakal memberikan informasi publik terkait Kegiatan Pemerintah Daerah yang dilakukan oleh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.

Ia menjelaskan, Proyek Perubahan “RUMBIA KEREN” ini memiliki sedikit kemiripan dengan aplikasi atau software Koran Digital Kite (KONDITE) yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pangkal Pinang.

“KONDITE berfokus pada publikasi berita secara umum sedangkan aplikasi atau software “RUMBIA KEREN” akan berfokus pada publikasi kegiatan pada Pemerintah Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.,” Tandasnya (Kominfo).




Amiadin : Hentikan Aktivitas PT. Tonia Mitra Sejahtera di Atas Sumber Air

Rumbia, SultraNET.| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dari Partai Persatuan Pembangunan Daerah Pemilihan Kabaena, Amiadin, SH meminta agar aktivitas Pertambangan Nikel PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di atas sumber mata air bersih warga Kecamatan Kabaena Timur agar segera dihentikan.

Kepada awak media ini, Kamis (22/9/2022) Amiadin mengatakan rusaknya sumber air bersih warga Kecamatan Kabaena Timur merupakan ancaman serius keberlangsungan ekosistem dimasa mendatang.

Anggota DPRD empat periode itu menyebut jika aktivitas pertambangan terus dilakukan tidak hanya dapat menyebabkan air keruh seperti yang terjadi saat ini, namun dapat terjadi yang lebih serius yaitu bencana kekeringan.

“Rusaknya sumber air sama dengan rusaknya ekosistem, disana bukan cuma manusia yang terancam disana juga ada mahluk hidup lain ada hewan-hewan ternak yang semuanya butuh air,” ujar Amiadin

Mantan Wakil Ketua DPRD Bombana Periode 2014-2019 itu menegaskan opsi yang diambil perusahaan dengan mengupayakan sumber air lain untuk dialirkan ke Desa Balo, Kecamatan Kabaena Timur merupakan opsi penanganan sementara yang tidak menyelesaikan akar permasalahan yang  sebenarnya.

“Yang mau dipindahkan itu bukan sumber air bersihnya justru Perusahaan PT. TMS itu yang harus pindahkan aktivitanya jangan diatas sumber air itu,” tegas Amiadin.

Ia menambahkan dalam waktu dekat DPRD Bombana bakal memanggil manajemen PT. TMS untuk dimintai keterangan terkait aktivitasnya yang berpotensi menyebabkan bencana kekeringan dimasa mendatang.

“DPRD sudah mengagendakan untuk memanggil PT. TMS dalam waktu dekat ini,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui PT. Tonia Mitra Sejahtera merupakan perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di Kecamatan Kabaena Timur dan Kabaena Tengah.

Aktivis tambang PT. TMS beberapa waktu lalu menyebabkan sumber air warga Desa Balo menjadi keruh. (IS)

 




Karyawan PT. TMS Tewas Tertimpa Pohon, LPP-BASOKA Pertanyakan Sistem K3P

Bombana, SultraNET. | Lembaga Pemerhati, Pemberdayaan Budaya Sosial dan Lingkungan Hidup Kabaena (LPP-BASOKA) mempertanyakan penerapan Aturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pertambangan (K3P) di PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS).

Ketua LPP-BASOKA Eldiyatri Sultansyah, Rabu (21/9/2022) mengatakan PT. TMS sebagai salah satu perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di wilayah Kabaena Timur dan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana diduga tidak menerapkan K3P secara baik.

Hal tersebut lanjut Eldiyatri menyusul meninggalnya salah seroang karyawan PT. TMS atas nama Anggi Setiawan (25) Warga Desa Wumbuburo, Kecamatan Kabaena Timur  akibat kecelakaan kerja yang tertimpa dahan pohon saat akan melakukan penebangan pohon.

“Apakah kejadian ini murni kesalahan atau kelalaian kerja ataukah sistem K3 Di PT. TMS yang tidak berjalan sesuai SOP,” ujarnya.

Ketua LPP-BASOKA Eldiyatri Sultansyah

Ia mempertanyakan sistem K3P di PT. TMS apakah dalam pelaksanaannya sesuai dengan perintah undang-undang pertambangan dan juga apakah aturan itu sudah diterapkan secara maksimal atau tidak.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa motto dari K3 itu sendiri adalah “ZERO ACCIDENT”,” tagasnya.

Ia meminta PT. TMS memberikan klarifikasi atau penjelasan secara terbuka kepada publik terkait kronologis meninggalnya karyawan PT. TMS.

“Harapan kami kepada seluruh penegak hukum serta Dinas terkait harus bertindak tegas untuk segera mengusut sampai tuntas apa yang menjadi penyebab sebenarnya yang terjadi sehingga mengakibatkan karyawan PT. TMS meninggal dunia,” harapnya.

Ia menambahkan untuk kedepannya agar mencegah serta meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dan mengutamakan pelaksanakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Terakhir kami mau sampaikan hal ini sangat penting untuk menjadi atensi khusus terhadap pihak PT. TMS agar bertanggung jawab memberikan santunan berupa Hak-hak korban serta kepada pihak keluarga Almarhum dan secepatnya untuk di salurkan,” tandasnya.

PT TMS Berikan Santunan Kepada Keluarga Karyawan yang Tertimpa Pohon saat Bekerja

Perusahan pertambangan nekel, PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) memberikan santunan kepada keluarga karyawannya yang meninggal akibat tertimpa pohon saat bekerja.

Pemberian santunan diberikan oleh pihak perusahaan kepada keluarga korban pada 20 September 2022.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. TMS Maulana Purnomo, ST mengatakan, santunan diberikan untuk mengurangi beban dan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Itu sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian perusahaan terhadap keluarga korban,” jelasnya.

Santunan yang diberikan sebesar 50 juta rupiah serta menanggung semua biaya pengurusan jenazah.

Ia menambahkan pihak perusahan tidak akan menutupi atau mengaburkan kejadian naas tersebut.

PT. TMS saat mengunjungi Keluarga Korban
PT. TMS saat mengunjungi Keluarga Korban

“Sebagai bukti bahwa perusahan tidak menutupi itu, kurang lebih dari 24 jam tim dari Inspektur tambang berkunjung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan,” tandasnya. (IS)




DPPKB Bombana Edukasi Stunting, Sasar Kelompok Remaja

Rumbia, SultraNET. – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar Pendampingan pelaksanaan edukasi penyiapan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR) di Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) dan Bina Keluarga Remaja (BKR) di Sekolah telah dibentuk kelompok PIKR.

Kegiatan ini dihadiri Penata KKB Sub Koordinator Bina ketahanan Remaja DPPKB Kabupaten Bombana Asnidawati, SKM., M.Kes, Kepala UPTD Balai Penyuluh KB, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kepala sekolah, Guru dan pengurus sekolah, PLKB dan juga murid yang menjadi pengurus kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) dan Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ditemui diruang kerjanya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana Drs. H. Abdul Azis, M.Si mengatakan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja merupakan salah satu wadah untuk melakukan pembinaan ketahanan generasi muda, Rabu, (21/9/2022)

“PIK Remaja itu adalah salah satu wadah yang dikembangkan dalam program Generasi Berencana (GenRe), yang dikelola untuk remaja, guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang pendewasaan usia perkawinan, delapan fungsi keluarga, (seksualitas, HIV dan AIDS serta Napza), keterampilan hidup, gender dan ketrampilan advokasi dan KIE,”ujarnya

Dijelaskan, Stunting itu adalah gagal tumbuh dan kembang karena kekurangan gizi pada anak, makanya dibilang itu stunting pasti pendek, tapi pendek belum tentu stunting” jelasnya

Tapi gangguan tumbuh kembang itu tidak hanya menyerang tulang tangkai kaki, tetapi mengganggu secara keseluruhan organ tubuh kita, karena stunting prosesnya mulai terjadi pada saat sel telur dibuahi oleh sel sperma

“Inilah pentingnya perlu adanya edukasi kepada remaja yang nantinya menjadi gerenasi penerus, salah satu penyebab terjadinya kasus Stunting adalah, masih terjadinya pernikahan anak di bawah umur, akibat pergaulan bebas dan kurangnya pembinaan” katanya

“Pernikahan dini sangat berpotensi mengakibatkan kematian ibu dan bayi serta melahirkan anak Stunting, ini disebabkan mereka tidak memahami tentang kesehatan reproduksi,” tutupnya

Sedangkan Sub Koordinator Bina ketahanan Remaja DPPKB Kabupaten Bombana Asnidawati, SKM., M.Kes mengatakan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan PIK Remaja serta mengembangkan kegiatan yang memacu kelompok-kelompok tersebut untuk lebih maju dan mandiri. Selain itu, dengan adanya pembinaan tersebut diharapkan akan mendorong setiap PIK Remaja untuk berusaha meningkatkan kualitas dan kapasitasnya.

“PIK Remaja sendiri dapat dikembangkan melalui jalur pendidikan dan masyarakat. Jalur pendidikan meliputi sekolah, perguruan tinggi, dan pesantren. Sedangkan di jalur masyarakat diantaranya melalui organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan dan komunitas remaja” ucapnya

Selain itu lanjut Asnidawati, melalui pembinaan yang terus menerus, diharapkan remaja dapat terhindar dari pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obatan maupun dampak buruk kenakalan remaja lainnya.

“Untuk itu remaja saat harus disiapkan sebaik-baiknya, baik teknologi, pengetahuan intelektual, moral, budi pekerti dan agama, karena remaja saat ini merupakan bonus demografi Bangsa Indonesia,” tandasnya (Adv)