Partai Golkar Bombana Target 1 Kursi Per Dapil, Siap Usung Kepala Daerah

Bombana, SultraNET. | Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bombana menyatakan optimis mampu menjadi pemenang Pemilihan Umum tahun 2024 mendatang di seluruh tingkatan serta mengusung kader terbaik untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Bombana, Heryanto A Nompa pada acara Rapat Kerja Daerah dan Rapat Pimpinan Daerah Partai Golkar Bombana, Sabtu, (30 Oktober 2021).

Mantan Anggota DPRD Bombana itu menjelaskan, agenda Rakerda dan Rapimda bertujuan untuk mengkonsolidasikan pengurus di tingkatan Kecamatan, Kelurahan dan Desa agar lebih solid memenangkan Partai Golkar pada setiap hajatan politik.

“Untuk memenangkan Pileg, Pilpres dan Pilkada kita membutuhkan kader-kader militan dan senior-senior yang masih berkomitmen membesarkan Golkar,” Tegas Heryanto

Pria yang juga menjabat Ketua PPNI Provinsi Sulawesi Tenggara itu menguraikan, untuk dapat mengusung kader sendiri maju Pemilihan Kepala Daerah Bombana mendatang, setiap dapil mesti ditargetkan mendudukkan satu kader di DPRD minimal 1 kursi di setiap Dapilnya.

“Jika setiap dapil di Bombana ini kita mampu mendudukkan minimal 1 kursi per dapil maka kita otomatis dapat mengusung Calon Kepala Daerah nantinya,” urainya

Ia menambahkan kendatipun pelaksanaan Rakerda dan Rapimda masih berlangsung dengan berbagai agenda, namun apapun keputusan yang dihasilkan ia menyatakan kesiapan untuk menjalankannya.

“Saya sebagai Ketua hanya menjalankan amanah dari hasil Rakerda dan Rapimda apapun hasilnya saya akan berupaya untuk melaksanakannya,” Tutupnya. (IS).

 

 

 

 

 

 

 

.




BINDA Sultra Gelar Vaksinasi Massal di Bombana, di Hari Sumpah Pemuda 2 Sekolah Jadi Sasaran

Bombana, SultraNET. | Pelaksanaan vaksinasi covid-19 oleh Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Bombana yang dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda dipusatkan di Dua tempat yaitu SMAN 03 Bombana dan MAN 02 Bombana dengan target sasaran 300 orang untuk pelajar dan masyarakat umum, Kamis (28/10/2021).

Kepada media Kepala BINDA Sultra, Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, S.Sos, mengatakan pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda sebagai bentuk penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus berjuang ditengah Pandemi Covid-19 tanpa henti dan tidak mengenal lelah.

“Harapannya juga menjadi momen pengingat dan pembangkit semangat kepada pemuda dan masyarakat untuk mengikuti vaksin demi mewujudkan Herd Immunity serta tercapainya Indonesia Sehat dan Indonesia Hebat,” ujar Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, S.Sos

Ia menjelaskan, dalam penyelenggaraan vaksin kali ini, BINDA Sultra menargetkan sekitar 5.500 orang yang terdiri dari 3.500 orang pelajar dan 2.000 orang dari masyarakat umum se Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Terdapat 34 titik, 17 titik diantaranya berada di sekolah dengan sasaran pelajar dan 17 titik di berbagai Desa dengan sasaran masyarakat umum yang dilakukan secara door to door atau jemput bola, utamanya terhadap para lansia,” Jelasnya.

Jenderal yang baru 5 bulan dipercaya sebagai Kabinda di Sultra itu menambahkan untuk Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini capaian vaksinasi baru mencapai sekitar 33 persen sedangkan amanat Presiden RI, Joko Widodo, pada akhir tahun 2021 setiap daerah harus mencapai angka 70 persen.

“Pekerjaan yang tidak mudah, seluruh stakeholder perlu mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan semoga ini bisa tercapai 70 persen”. Tegasnya

Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bombana yang dinilai telah mendukung kegiatan vaksinasi yang dilakukan BINDA Sultra sehingga bisa terlaksana dengan baik.

“Pemda Bombana sangat mendukung kegiatan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik,” Pungkasnya.

.




Pemilik IUP Somasi CV. Mitra Sejati Perkasa terkait Dugaan Penambangan Ilegal

Bombana, SultraNET. | CV. Bina Mineral Sentosa selaku pemilik sah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Komoditas Bahan Galian Minerba Bukan Logam (Pasir Kuarsa) yang terletak di Dusun Tiromain, Kelurahan Kasabolo dan Kelurahan Boeara, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara melayangkan somasi kepada Pimpinan CV. Mitra Sejati Perkasa atas dugaan melakukan penambangan ilegal di wilayah IUP nya.

Kepada sejumlah awak media Direktur CV. Bina Mineral Sentosa, Basir Abbas, SH, Selasa (26/10/2021) menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya itu, telah mengantongi izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi dan memiliki hak untuk melakukan konstruksi, produksi, pengangkutan dan penjualan serta pengolahan dan pemurnian dan WIUP untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang 2 (dua) kali masing-masing 5 (lima) tahun terhitung mulai tanggal 12 Maret 2016 sampai tahun 2021 dan saat ini telah masuk dalam pengurusan perpanjangan dan atau pembaruan di Kementerian Mineral dan Batubara sesuai regulasi dan peraturan baru dengan luas  area 197,5 Ha.

“Aktivitas yang dilakukan oleh yang mengatasnamakan CV. Mitra Sejati Perkasa, dilokasi Dusun Tiromain Kelurahan Kasabolo dan Kelurahan Boeara adalah sesungguhnya perbuatan yang illegal dan tak berdasar secara hukum dimana lokasi dimaksud adalah milik CV. Bina Mineral Sentosa,” ujar Basir Abbas.

Hal tersebut lanjut Basir sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 220.1/BKPMD-PTSP/V/2016 tentang Persetujuan Perubahan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Kepada CV. Bina Mineral Sentosa Kode Wilayah: 24 7406 4 05 2016 024;

“CV. Mitra Sejati Perkasa telah melakukan penambangan iIlegal dengan tidak memperhatikan standar pertambangan yang baik dan benar sebagaimana aturan yang belaku serta tidak memenuhi hak dan kewajiban kepada Negara dan daerah berupa pajak dan penerimaan negera lainnya bukan pajak,” Tegasnya.

Berdasarkan fakta tersebut, ia meminta Pimpinan CV. Mitra Sejati Perkasa untuk segera menghentikan aktivitas pertambangan dengan tanpa terkecuali diatas wilayah IUP nya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Terhadap fakta-fakta hukum yang kami kemukakan diatas, maka kami meminta untuk segera menghentikan segala macam tindakan diatas tanah lokasi IUP CV. Bina Mineral Sentosa, baik penggalian, pemuatan dan penjualan dengan pihak lain.” Tegas Basir.

Hingga berita ini dirilis pihak CV. Mitra Sejati Perkasa selaku pihak yang disomasi belum dapat dikonfirmasi. (IS)

 

 

 

 

 

 

.




Bupati Tafdil Ancam Ganti Camat dan Kapus di Bulan November

Bombana, SultraNET. | Bupati Bombana, H. Tafdil mengeluarkan pernyataan keras bakal mengganti para Camat dan Kepala Puskesmas (Kapus) di Bulan November 2021 mendatang jika dinilai tidak serius mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bombana mencapai target vaksinasi covid-19.

Kepada awak media, Selasa (26/10/2021) orang nomor satu di Wonua Bombana itu mengatakan Pemerintah Kabupaten saat ini fokus melaksanakan instruksi presiden tentang pencapaian target vaksinasi warga hingga dapat mencapai angka 70 Persen pada bulan desember 2021 mendatang dengan memberikan target capaian kepada masing-masing Kecamatan.

“Tadi beberapa Camat sudah saya berikan warning, pertama untuk bagaimana memperbaiki target, jika November tidak bisa, nanti kita cari Camat dan Kapus Baru yang bisa mencapai target hingga akhir desember,” tegas Tafdil.

Bupati dua periode itu menjelaskan dengan karakteristik masyarakat di wilayah Bombana yang tidak jauh berbeda, seharusnya target capaian per kecamatan juga tidak jauh berbeda namun faktanya ada beberapa kecamatan yang masih jauh dari angka yang di harapkan sedangkan kecamatan lain mampu bahkan melampaui target.

“Saya tidak mau kehilangan target, sampai desember kita ditarget oleh Presiden sebanyak 70 persen dan sekarang vaksin kita sudah lengkap, 19 ribu sudah ada dan akan ada lagi 19 ribu dosis yang akan datang, jadi tidak ada lagi alasan bahwa stok vaksin tidak ada,” jelasnya

Ia berharap para Camat dan Kepala Puskesmas berkolaborasi untuk melaksanakan seluruh kegiatan dan mengambil langkah langkah taktis untuk mencapai target sekaligus membangun sinergitas dengan TNI dan Polri serta instansi vertikal lain di wilayah masing-masing.

” Untuk bulan november kita target tercapai dulu 60 persen, nanti desember target ditambah lagi 10 persen hingga mencapai 70 persen, kekurangan dari target hingga bulan oktober ini akan ditutupi di bulan November jadi sekarang tergantung kreatifitas kepala wilayah masing-masing, mau door to door silahkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui hingga 25 oktober 2021, capaian vaksinasi covid-19 se Kabupaten Bombana, Kecamatan Rumbia Tengah menjadi yang tertinggi dengan mencatatkan angka 156 % atau melebihi target menyusul Kecamatan Matausu 97 %, Kabaena Utara 94 %, Lantari Jaya, 94 %, Kabaena 89 %, Rarowatu Utara 85 %, Kabaena Selatan 80 %.

Menyusul Kabaena Tengah, 78 %, Kabaena Timur 73 %, Poleang Tenggara 73 %, Kabaena Barat 72 %, Rumbia 69 %, Poleang Timur 68 %, Rarowatu 63 %, Mataoleo 61 %, Poleang Utara 60 %, Poleang 57 %, Poleang Tengah 51 %, Poleang Barat 50 %, Tontonunu 49 % dan terendah Poleang Selatan 45%.

Pewarta : Idris hayang

 

 

 

 

 

 

.




Jalin Kerjasama, Pemkab Muna Bakal Beli Gabah Petani Bombana

Rumbia, Sultranet.com –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Muna dalam hal penjualan gabah petani di wilayah kerjanya.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Bombana Muhammad Siarah menjelaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kadis Pertanian Muna. Rencananya Distan Muna bakal membeli gabah petani di wilayah Bombana sesuai dengan harga yang telah di tetapkan oleh Pemerintah

“Harga gabah yang telah ditentukan perkilo dibanderol Rp 4.200 jika diterima di penggilingan. Kalau diterima di lahan petani sebesar Rp 4.000 perkilogram dengan pertimbangan transportasi dan upah angkut,” jelas Siarah saat di temui awak media di ruang kerjanya, Selasa (26/10/2021)

Distan Bombana Lakukan Pemantauan di Sejumlah Pabrik Gabah

Menurut mantan Sekretaris Dinas Pertanian Bombana ini kerja sama tersebut akan sangat membantu menstabilkan harga gabah di Bombana.

Sebab, pada masa awal panen para petani harga gabah di Bombana itu masih stabil dengan harga 4.000 perkilo. Namun, di pertengahan masa panen harga gabah selalu mengalami penurunan harga, karena banyaknya produksi gabah petani atau over produksi

“Kerja sama ini kita lakukan dengan komunikasi secara intensif. Dalam waktu dekat mudah mudahan mereka akan ke Bombana dan kita bisa membuat Momerandum of Understanding (MOU) atau Nota kesepahaman,” Pungkas nya. (Adv)




Jelang Liga III Sultra, PS. Wonua Bombana, Optimis Pertahankan Gelar Juara

Bombana, SultraNET.com | Jelang pertandingan sepakbola Liga III Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang akan dimulai pada tanggal 30 Oktober 2021 mendatang, klub PS. Wonua Bombana  optimis mampu  mempertahankan gelar juara yang diraih dua kali berturut-turut pada musim lalu.

Ketua Asosiasi Sepakbola Kabupaten, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Kabupaten Bombana, Arsyad, S.Pd., MH mengatakan berbagai persiapan terus dilakukan Tim PS. Wonua Bombana jelang pertandingan bergengsi tersebut.

“Untuk memastikan kesiapan pemain, selama sebulan ini sudah kita lakukan karantina dan pemusatan latihan di Ibu Kota Bombana ” ujar Arsyad, Kamis (21/10/2021).

Ketua DPRD Bombana itu menjelaskan untuk memastikan stamina dan gizi para pemain tetap terjaga, proses karantina dan pemusatan latihan mendapat pendampingan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan dan RSUD setempat.

“Segala upaya persiapan terbaik telah kita lakukan, baik oleh pelatih maupun seluruh Tim, kita berharap usaha kita membuahkan hasil yang maksimal pula,” jelasnya.

Untuk memastikan keberlanjutan pembinaan sepakbola Bombana, Ketua DPD Partai Nasdem Bombana itu membeberkan, sebagian besar materi pemain yang direkrut berasal dari wilayah Kecamatan di Wilayah Poleang, Rumbia – Rarowatu dan Kabaena.

“Dari 25 orang pemain yang akan kita bawa, 15 orang merupakan pemain lokal Bombana, yang dari luar itu kita ambil untuk menutupi kekurangan-kekurangan pemain lokal saja,” bebernya.

Ia menambahkan yang menarik dari putaran Liga III tahun ini, jika lolos sebagai juara liga III Sultra secara otomatis masuk liga III Nasional di musim berikutnya.

“Tidak seperti yang lalu dimana juara diputar lagi dengan juara regional Sulawesi, sehingga peluang ini harus di maksimalkan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut aleg dua periode di DPRD Bombana itu juga menyampaikan terimakasih atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam hal support anggaran sehingga proses persiapan pertandingan tidak mendapatkan kendala berarti.

“Pemerintah Kabupaten sanggat mendukung terbukti dengan support anggaran yang diberikan,” Tutupnya.

Untuk diketahui putaran Liga III Sultra dilaksanakan di Dua zona yaitu di Kabupaten Kolaka untuk zona daratan dan di Buton Utara untuk zona kepulauan. (IS).

 

 

 

 

 

 

 

 

.




Vaksinasi Dosis Dua di SMP SATAP Pomontoro Diikuti Puluhan Siswa

Bombana, SultraNET. | Percepatan Program Vaksinasi Tahap (VII) Pemerintah Kabupaten Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menuai hasil yang baik, Selasa 19 Oktober 2021.

Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan Puskesmas (PKM) Mataoleo di Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap (Satap) Desa Pomontoro Kecamatan Mataole Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara terfokus pemberian dosis ke dua kepada para siswa.

Kepala Puskesmas (Kapus) Mataole Ihram Mengatakan bahwa pelaksanaan disekolah tersebut difokuskan ke pemberian dosis kedua, namum apa bila ada masyarakat yang belum sama sekali divaksin juga diberikan pelayanan.

“Dari tiga puluh enam yang di vaksin semuanya itu dosis yang kedua tapi apabila ada masyarakat yang belum vaksin sama sekali kami juga melayani,” ujarnya

Ke tiga puluh enam (36) yang divaksin dosis kedua itu terdiri dari dua puluh sembilan (29) pelajar SMP Satap Pomontoro dan enam (6) masyarakat umum serta satu (1) pelayan publik.

“Iya kami tidak hanya terfokus terhadap masyarakat dan pelajar serta pelayan publik yang sudah diberikan dosis kedua namun kami justru berharap kepada masyarakat yang belum sama sekali di vaksin,” bebernya

Sebagai penutup ia mengaku tim PKM Mataoleo selalu semangat menjalankan tugas serta komitmen dalam menyukseskan program vaksinasi tahap (VII).

“Sudah menjadi komitmen kami sebagai tenaga kesehatan dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi ini dan pelayanan kesehatan lainnya,” tutupnya. (IS)




Aksi ke 3 Tolak Reklamasi Pulau Basa, Bupati Bombana Tak Kujung Temui Pendemo

Bombana, SultraNET. | Aksi massa warga pesisir Kecamatan Poleang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pesisir yang ketiga kalinya di Depan Kantor Bupati Bombana dengan tuntutan meminta Pemerintah Kabupaten Bombana tidak mengeluarkan rekomendasi serta upaya memuluskan rencana Reklamasi Pulau Basa tak kunjung di temui Bupati H. Tafdil, Selasa (19/10/2021).

Koordinator Aksi Irfan Mappa mengatakan reklamasi pulau basa jika tetap dipaksakan bakal merusak tatanan ekonomi dan sosial masyarakat setempat yang selama ini menggantungkan hidupnya dengan menangkap ikan disekitar areal pulau tersebut.

“Kami dengan tegas menolak rencana reklamasi pulau basa karena sejak awal ini tidak dilakukan secara transparan bahkan cenderung ada permainan didalamnya, padahal perlu diketahui bahwa jika pulau itu direklamasi nelayan setempat mau cari ikan dimana lagi,” ujar Irfan Mappa.

Aktivis muda Poleang ini menyampaikan kekecewaanya karena dengan aksi yang telah ketiga kalinya itu Bupati Bombana tak kunjung menemui mereka untuk didengarkan aspirasinya.

“Kami hanya ingin ditemui Bupati kami, kami ingin menyampaikan aspirasi kami langsung kepada beliau dan ingin mendengar langsung pula tentang rencana reklamasi pulau basa yang informasinya simpang siur,” keluhnya

Ia berharap agar pemerintah sudi mendengarkan aspirasi masyarakat pesisir karena menurutnya pulau basa lebih membawa manfaat kesejahteraan bagi masyarakat nelayan pesisir jika tidak dirubah fungsikan.

“Kami tegas menolak karena jika direklamasi tidak ada ceritanya akan mensejahterakan masyarakat yang ada justru sebaliknya,” tandasnya.

Di akhir orasinya massa aksi menyegel pintu depan Kantor Bupati Bombana dengan menggunakan jaring ikan sebagai simbol ketidak berpihakan pemerintah terhadap masyarakat pesisir poleang.

Massa Aksi menyegel Kantor Bupati Bombana dengan menggunakan Jaring Ikan
Massa Aksi menyegel Kantor Bupati Bombana dengan menggunakan Jaring Ikan

Asisten III Setda Bombana temani Massa Aksi hingga Bubar

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos yang didaulat menerima massa aksi mengaku siap dan telah menunggu sejak pagi hari sebelum massa aksi tiba, namun karena massa hanya mau jika diterima oleh Bupati Bombana ia mengaku hanya bisa menemani serta mendengarkan keluhan para demonstran melalui orasinya.

“Mereka tidak mau kalau yang terima selain Pak Bupati padahal jika mereka mau tentu keluhan mereka akan disampaikan juga ke Pimpinan,” ujar Mantan Ketua KNPI Bombana itu.

Asisten III Setda Bombana saat berdialog dengan Peserta Aksi
Asisten III Setda Bombana saat berdialog dengan Peserta Aksi

Ia berharap dalam pelaksanaan penyampaian pendapat dimuka umum oleh masyarakat pesisir poleang itu dapat berjalan tertib dan lancar.

“Kita berharap kegiatan adik adik berjalan lancar dan tertib,” pungkasnya

Pantauan awak media ini Asisten III Setda Bombana mendampingi pelaksanaan unjuk rasa hingga massa diminta bubar oleh aparat kepolisian pada pukul 20:00 wita. (IS)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

.




PKM Kabaena Barat Optimis Capai Target Pekan Vaksin VII

Bombana, SultraNET. | Pekan vaksinasi tahap tujuh (VII) belum usai namun Puskesmas (PKM) Kabaena Barat telah mencapai angka 98% (492) yang berhasil di Vakasin dari target 503 dosis, Selasa 19 Oktober 2021.

Kepala Puskesmas Kabaena Barat Daeng Masiar, mengatakan capaian 98% atau 492 remaja umur 12-17 tahun dan masyarakat serta pelayan publik merupakan hasil dari lima hari pelaksanaan vaksinasi yakni Rabu 13 hingga senin 18 Oktober 2021 kemarin.

“Sebelas orang lagi maka target akan tercapai, tapi pelaksanaan masih dua hari lagi, masih ada peluang dan kami optimis untuk mecapai target.” ujar Daeng Masiar

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi tahap (VII) yang digelar serentak di di Kabulaten Bombana khususnya di Kecamatan Kabaena Barat mendapat respon baik dari masyarakat.

“Respon masyarakat sangat luar biasa dalam menyukseskan program pemerintah sehingga kami dari tenaga kesehatan mendapat kemudahan dalam menjalankan tugas,” ucapnya.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Kabena Barat untuk terus menjaga kesehatan dan tetap patuh mejalankan Protokol Kesehatan.

“Saya juga berharap semoga masyarakat selalu menjaga dan mejalankan protokol kesehatan meskipun sudah diberikan dosis vaksin,” pungkasnya. (IS)




Belum Capai Target Pekan Vaksin, PKM Kabaena Maksimalkan Kinerja

Bombana, SultraNET. | Dari 286 dosis target yang diberikan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), hingga Selasa 19 Oktober 2021 Puskesmas (PKM) Kabaena belum mencapai target.

Berdasarkan laporan pelaksanaan vaksin, di PKM Kabaena terhitung mulai hari Rabu 13 sampai dengan tanggal 18 Oktober 2021 masih diangka 198 orang yang berhasil di Vaksin.

Kepala Puskesmas (Kapus) Kabaena Husmin Mengatakan meskipun belum mencapai target pihaknya selaku tenaga kesehatan akan terus bekerja keras hingga pelaksanaan pekan vaksinasi tahap tujuh (VII) usai.

“Masih berlangsung selama tiga hari kedepan, jadi kami akan terus memaksimalkan kinerja agar target yang diberikan bisa tercapai,” beber Husmin,

Menurutnya pihaknya sudah memaksimalkan kinerja selaku tenaga kesehata (Nakes) dalam menyukseskan pekan vaksinasi tahap tujuh ini.

“Kami terus berupaya agar pelaksanaan vaksinasi ini bisa sukses dan berjalan dengan mulus tanpa kendala,” pungkasnya (IS)