Pameran Pembangunan dan One Village One Product Meriahkan HUT ke-22 Bombana

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si secara resmi membuka Pameran Pembangunan dan Program Satu Desa Satu Produk atau One Village One Product (OVOP) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana ke-22, yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks MTQ Rumbia, Senin malam (15/12/2025).

Pameran tersebut diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah serta perwakilan desa se-Kabupaten Bombana. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bombana ke-22 dan turut dihadiri Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., jajaran Forkopimda, asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Usai membuka kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Bombana meninjau langsung sejumlah stand pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan desa. Produk yang dipamerkan meliputi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, olahan UMKM, hingga kerajinan khas daerah yang menjadi identitas masing-masing desa.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa pameran pembangunan dan program Satu Desa Satu Produk merupakan wadah strategis untuk mempromosikan sekaligus mengembangkan potensi unggulan desa. Ia menilai setiap desa memiliki kekuatan lokal yang perlu terus didorong agar mampu bersaing dan memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

“Pameran ini menjadi ruang bagi desa untuk menampilkan potensi terbaiknya. Melalui program Satu Desa Satu Produk, kita mendorong inovasi, peningkatan kualitas produk, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di tingkat desa,” kata Burhanuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kabupaten Bombana ke-22. Menurutnya, rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak November 2025 tersebut menjadi cerminan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat daerah, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah mendukung rangkaian HUT Bombana ke-22. Puncak perayaan akan kita laksanakan pada 18 Desember mendatang,” ujarnya.

Pameran pembangunan ini tidak hanya menampilkan capaian program pemerintah daerah, tetapi juga menjadi sarana promosi produk unggulan desa berbasis potensi lokal. Program Satu Desa Satu Produk dinilai sebagai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendorong kemandirian ekonomi desa dan penguatan UMKM.

Melalui pameran ini, setiap desa didorong memiliki produk unggulan yang menjadi ciri khas dan daya saing wilayah. Kehadiran pameran tersebut juga memberi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai potensi desa sekaligus membuka peluang kemitraan usaha.

Selain sebagai sarana promosi dan edukasi, pameran pembangunan ini menjadi ajang silaturahmi dan hiburan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (adv)




Bupati Bombana Bersama Warga Rayakan HUT ke-22 Lewat Jalan Santai dan Senam Sehat

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri sekaligus memeriahkan kegiatan Jalan Santai dan Senam Jantung Sehat bersama masyarakat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana yang digelar di Lapangan Aa Rifai, Minggu pagi (14/12/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tersebut diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan. Sejak pagi hari, Lapangan Aa Rifai dipadati peserta yang antusias mengikuti jalan santai dan senam bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., jajaran pemerintah daerah, serta para sponsor dan mitra usaha yang mendukung suksesnya acara.

Jalan santai dan senam jantung sehat menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana yang bertujuan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Bombana dipersembahkan untuk masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan daerah yang telah memasuki usia ke-22 tahun.

“Kegiatan yang kita lakukan pada pagi hari ini murni untuk masyarakat Kabupaten Bombana. Rangkaian kegiatan HUT Bombana telah kami laksanakan sejak November hingga hari ini, dan semuanya kami persembahkan untuk masyarakat sebagai wujud rasa syukur menjelang hari ulang tahun daerah kita tercinta,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengapresiasi peran Dinas PTSP, Disdukcapil, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Untuk menambah kemeriahan, panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik yang dibagikan melalui undian. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor, disusul sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, kompor gas, rice cooker, serta puluhan hadiah hiburan lainnya. Pengundian hadiah menjadi salah satu momen yang paling dinantikan peserta.

Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain mengikuti jalan santai dan senam sehat, masyarakat tampak menikmati suasana kebersamaan yang terbangun antara pemerintah daerah dan warga.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin, tidak hanya sebagai bagian dari peringatan HUT daerah, tetapi juga sebagai sarana membangun gaya hidup sehat dan memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan tersebut, pemerintah optimistis semangat membangun Bombana yang lebih sehat, maju, dan sejahtera akan terus terjaga. (IS)




Bupati Bombana Buka One Day Adventure Trail Bupati Cup II, 500 Rider Ramaikan HUT ke-22

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar One Day Adventure Trail Bombana Bupati Cup II sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana yang berlangsung meriah dan diikuti ratusan pecinta olahraga offroad, Sabtu (13/12/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar 500 rider trail dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara maupun luar provinsi, termasuk dari Bandung dan wilayah Jawa Barat. Peserta tidak hanya didominasi rider pria, namun juga diikuti sejumlah rider perempuan yang turut menambah semarak olahraga ekstrem tersebut.

Event offroad ini secara resmi dibuka oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, jajaran panitia, serta ratusan masyarakat yang menyaksikan jalannya kegiatan.

Usai membuka kegiatan, Bupati Bombana turut ambil bagian mengikuti langsung rangkaian trail adventure bersama para peserta melalui jalur offroad yang telah disiapkan panitia. Kehadiran langsung kepala daerah di lintasan trail mendapat sambutan antusias dari para rider.

Rute One Day Adventure Trail dimulai dari Kecamatan Rumbia, melintasi Desa Tapuahi, Desa Lampata, serta sejumlah wilayah lainnya, sebelum berakhir di Kecamatan Rarowatu Utara. Jalur tersebut merupakan lintasan baru yang dirancang khusus oleh panitia dengan tingkat kesulitan yang menantang dan menguji ketangguhan fisik serta kemampuan teknis para rider.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan bahwa panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik yang akan dibagikan kepada peserta melalui mekanisme undian.

“Nantinya terdapat hadiah-hadiah, namun semuanya diundi. Artinya seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan penghargaan dan hadiah dari panitia,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan trail adventure agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.

“Saya mohon kepada saudara-saudaraku semua agar kita sama-sama menjaga keselamatan, sehingga kegiatan ini benar-benar berjalan lancar, aman, dan selesai dengan tujuan yang membahagiakan kita semua,” kata Burhanuddin.

 

Setelah rangkaian trail adventure selesai, kegiatan dilanjutkan dengan lomba menaklukkan tanjakan ekstrem berhadiah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan penonton. Aksi para rider menaklukkan jalur ekstrem mendapat sorakan dan perhatian besar dari masyarakat yang memadati lokasi.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan dan undian berhadiah. Berbagai hadiah menarik disiapkan panitia, di antaranya sepeda motor, kulkas, televisi, mesin cuci, serta sejumlah hadiah hiburan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bombana kembali menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya One Day Adventure Trail Bombana Bupati Cup II dengan tertib dan lancar. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai hiburan rakyat yang positif sekaligus ajang promosi daerah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan, serta menjadi salah satu agenda peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana yang mendapat sambutan luas dari masyarakat. (adv)




Bupati Burhanuddin Hadiri Tabligh Akbar HUT ke-22 Bombana, Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Nilai Religius

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri Tabligh Akbar yang digelar di Lapangan AA Rifai, Kecamatan Rumbia, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan keagamaan tersebut mengusung tema “Berani Berkarya Demi Mewujudkan Bombana yang Sejahtera dan Religius” dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan masyarakat. Turut hadir Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bombana, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pj. Sekretaris Daerah Bombana, para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah beserta jajaran, tokoh agama, serta ratusan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebersamaan sebagai fondasi utama dalam membangun daerah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpecah oleh perbedaan pandangan, serta terus memperkuat nilai-nilai persaudaraan.

“Mari kita perkokoh ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wataniyah. Jangan biarkan perbedaan pilihan atau pandangan memecah persaudaraan kita semua,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat terhadap arah pembangunan daerah, khususnya pengembangan sektor agrominapolitan yang menjadi salah satu prioritas Kabupaten Bombana. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan kerja keras dan integritas seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita dukung program agrominapolitan dan etos kerja yang tinggi. Petani yang tekun, nelayan yang tangguh, serta aparatur yang amanah dan bersih adalah kunci kemajuan kita semua,” kata Burhanuddin.

Tabligh Akbar tersebut diisi dengan tausiah oleh Ustadz Muhammad Yusuf, S.Sos.I., MA. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak amalan, menjaga silaturahmi, serta mendoakan para pemimpin agar diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah pembangunan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ucapan selamat dari Bupati Bombana, penyampaian tausiah, dan ditutup dengan doa bersama. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Tabligh Akbar ini menjadi salah satu agenda penting dalam peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana. Pemerintah daerah berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat memperkuat karakter religius masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga dalam semangat kebersamaan membangun Bombana yang sejahtera dan berakhlak. (adv)




Pengumuman Penyampaian Penetapan Penerima Beasiswa Bombana Berani dan Berani Berprestasi Tahap II 2025

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menetapkan sebanyak 816 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Bombana Berani dan Beasiswa Berani Berprestasi Tahap II Tahun 2025. Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Bupati Bombana Nomor 100.3.3.2-2153 Tahun 2025 yang ditandatangani langsung oleh Bupati Bombana Burhanuddin, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Rumbia, 12 Desember 2025.

Penetapan penerima beasiswa ini dilakukan setelah seluruh calon penerima melalui tahapan seleksi yang ketat dan berjenjang, meliputi verifikasi administrasi, verifikasi faktual lapangan, serta validasi data oleh perguruan tinggi masing-masing. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan program beasiswa berjalan transparan, objektif, dan tepat sasaran.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Syahrun, ST, M.PWK, menjelaskan bahwa penetapan penerima beasiswa merupakan hasil akhir dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak.
“Seluruh tahapan seleksi telah kami laksanakan secara terbuka dan akuntabel, mulai dari verifikasi berkas hingga validasi perguruan tinggi. Ini untuk memastikan bahwa beasiswa benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi syarat,” kata Syahrun.

Berdasarkan data resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana, pada program Beasiswa Bombana Berani tercatat sebanyak 661 pendaftar dinyatakan lulus berkas. Dari jumlah tersebut, 78 orang tidak lolos seleksi, dengan rincian 27 orang tidak lulus perengkingan, 28 orang tidak lulus verifikasi faktual, dan 23 orang tidak lulus validasi perguruan tinggi. Sementara jumlah penerima yang dinyatakan lulus dan ditetapkan sebanyak 583 orang.

Sementara itu, untuk program Beasiswa Berani Berprestasi, jumlah pendaftar yang lulus berkas mencapai 487 orang. Sebanyak 254 pendaftar dinyatakan tidak lulus, terdiri dari 235 orang tidak lolos perengkingan dan 19 orang tidak lulus validasi perguruan tinggi. Dengan demikian, jumlah penerima Beasiswa Berani Berprestasi yang ditetapkan pada tahap II ini sebanyak 233 orang.

Syahrun menegaskan bahwa daftar nama penerima beasiswa telah dilampirkan dalam keputusan bupati dan akan dipublikasikan secara resmi melalui website Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bombana.
“Kami meminta agar daftar penerima ini dipublikasikan melalui website resmi Kominfo, supaya dapat diakses oleh masyarakat luas dan menjadi bentuk transparansi pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurutnya, program Beasiswa Bombana Berani dan Berani Berprestasi merupakan bagian dari kebijakan strategis daerah dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta rata-rata lama sekolah, sejalan dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD Bombana Tahun 2025–2029.

Dalam keputusan tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh biaya yang timbul akibat pelaksanaan program beasiswa ini dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana, khususnya pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Tahun Anggaran 2025.

Keputusan Bupati Bombana ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan menjadi dasar hukum penyaluran bantuan pendidikan kepada para penerima Beasiswa Bombana Berani dan Beasiswa Berani Berprestasi Tahap II Tahun 2025.

LINK PENGUMUMAN LENGKAP DIBAWAH INI:

PENGUMUMAN PENETAPAN PENERIMA BEASISWA BOMBANA BERANI DAN BERANI BERPRESTASI TAHAP II TAHUN 2025




KPK Rilis SPI 2025: Bombana Nomor Satu se-Sultra, Reformasi Integritas Dinilai Makin Kuat

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana kembali mencatat prestasi penting dalam upaya membangun pemerintahan yang bersih setelah meraih nilai tertinggi pada Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan skor 78,50 dan predikat Terjaga, Bombana menempati peringkat pertama di Sulawesi Tenggara, mengungguli seluruh kabupaten/kota termasuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengumuman ini disampaikan dalam peluncuran SPI 2025 pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) di Yogyakarta, Selasa, 9 Desember 2025.

SPI merupakan survei nasional KPK yang memotret integritas lembaga publik melalui pengalaman dan persepsi pengguna layanan, aparatur pemerintah, serta para ahli. Survei ini menjadi alat ukur presisi untuk melihat sektor yang rawan korupsi sekaligus mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan. Melalui mekanisme partisipasi publik, SPI memperkuat peran masyarakat dalam mengawasi layanan dan memastikan sistem pemerintahan berjalan secara akuntabel.

Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., menyampaikan terima kasih kepada seluruh responden dan mitra kerja yang berperan dalam proses penilaian tahun ini. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut adalah hasil kerja bersama dan mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menekan potensi penyimpangan. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh stakeholder. Nilai ini bukan semata soal angka, tetapi bagaimana sistem pencegahan korupsi yang telah dibangun dapat terus berjalan dan diperkuat,” ujarnya. (11/12)

Ridwan menekankan bahwa integritas tidak berhenti pada perolehan skor. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi KPK untuk mengoptimalkan deteksi risiko korupsi serta meningkatkan kualitas layanan publik. “Integritas menentukan arah kita ke depan. Yang penting adalah tindak lanjutnya, bagaimana kita menutup celah penyimpangan dan membangun budaya kerja yang benar-benar akuntabel,” tegasnya.

Capaian tahun ini menunjukkan lompatan signifikan bila dibandingkan dengan hasil SPI Bombana pada 2024 yang berada pada kategori Rentan dengan skor 72,56. Peningkatan sebesar 5,94 poin membawa Bombana naik ke kategori Terjaga, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya reformasi integritas di lingkungan pemerintah daerah.

Menurut Ridwan, hasil tersebut menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan di Bombana terus bergerak ke arah yang lebih baik. Ia berharap peningkatan integritas tidak hanya tercermin pada survei, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, bersih, dan profesional. Pemerintah Kabupaten Bombana, katanya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan publik untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan warga.

Pemerintah daerah menilai capaian ini sebagai momentum penting untuk menjaga dan meningkatkan integritas di semua lini. Dengan pondasi yang semakin kuat, Bombana menargetkan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan berkeadilan, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pemberantasan korupsi. (IS)




Bupati Burhanuddin Buka Porseni HUT ke-22 Bombana, Tegaskan Persatuan dan Pemerataan Pembangunan

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanudin, M.Si bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Bombana ke-22 yang ditandai dengan pemukulan gong di Alun-Alun Kasipute Rumbia, Kamis (11/12/2025).

Pembukaan Porseni diawali dengan defile kontingen dari seluruh organisasi perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Bombana. Para peserta tampil mengenakan busana adat khas daerah serta beragam kostum kreatif yang mencerminkan kekayaan budaya dan semangat kebersamaan masyarakat Bombana. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Bombana, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanudin menegaskan bahwa momentum Hari Jadi ke-22 Kabupaten Bombana harus menjadi penguat persatuan dan soliditas seluruh elemen pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hari ini saya pertegas kembali bahwa kita orang Indonesia, kita orang Sulawesi Tenggara, kita orang Bombana. Kita semua bersaudara. Tidak boleh ada sekat di antara kita, khususnya para ASN, aparat kecamatan, maupun desa. Kita harus bersatu untuk melayani masyarakat serta membangun Bombana menjadi lebih sejahtera,” ujar Burhanudin.

Bupati menekankan, usia Kabupaten Bombana yang telah memasuki lebih dari dua dekade harus menjadi bahan refleksi bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga menyoroti potensi besar Kabupaten Bombana yang bertumpu pada sektor pertanian dan perikanan. Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara serius agar Bombana mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dan berkembang sebagai pusat industri pertanian dan perikanan.

“Bombana memiliki sumber daya yang besar. Kita harus menjadikannya sebagai kekuatan utama, sehingga daerah ini mampu mandiri dan memberi kesejahteraan bagi masyarakatnya,” kata Burhanudin.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmennya terhadap pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Ia mengakui masih ada sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk Kecamatan Matausu dan Pulau Kabaena.

“Terima kasih kepada saudara-saudaraku, khususnya dari Kabaena dan Matausu, yang hingga kini pembangunannya belum sempat saya sentuh. Insya Allah, pembangunan Matausu dan perbaikan di Kabaena akan kita laksanakan, begitu pula seluruh infrastruktur di Bombana,” ucapnya.

Di hadapan para kontingen, Bupati mengajak seluruh peserta Porseni untuk menjadikan ajang tersebut sebagai ruang mempererat persaudaraan dan memperkuat rasa kebersamaan. Ia berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebahagiaan.

Pekan Olahraga dan Seni HUT ke-22 Kabupaten Bombana ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkokoh persatuan, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Bombana yang lebih maju dan sejahtera. (adv)




BKD Bombana Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Aset Daerah

Bombana, sultranet.com – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana terus memperkuat perannya sebagai perangkat daerah strategis dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah yang berdampak langsung pada keberhasilan pembangunan kabupaten. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala BKD Bombana, Doddy A Muchlisi, di Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (9/12/2025).

Sebagai instansi teknis, BKD Bombana memiliki tanggung jawab utama dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pengelolaan keuangan daerah agar selaras dengan rencana strategis pemerintah daerah. Keselarasan antara kebijakan teknis dan dokumen perencanaan dinilai penting untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan terarah, terukur, dan sesuai dengan visi pembangunan Bombana.

“Kami tidak hanya bertugas mengelola keuangan daerah, tetapi juga memberikan dukungan penuh mulai dari perencanaan, pembinaan, hingga pengendalian kebijakan teknis pengelolaan keuangan dan aset,” kata Doddy.

Ia menjelaskan, pada awal tahun anggaran BKD terlibat aktif dalam proses penyusunan dan evaluasi dokumen perencanaan keuangan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap rencana kegiatan disusun secara realistis dan tidak melampaui kapasitas fiskal daerah.

“Melalui koordinasi yang intensif, kami memastikan perencanaan OPD tetap sejalan dengan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan, BKD Bombana menjalankan fungsi strategis mulai dari penatausahaan, perbendaharaan, pengelolaan pendapatan daerah, hingga penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Peningkatan kualitas LKPD terus menjadi fokus, seiring upaya mempertahankan opini audit yang baik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Opini BPK merupakan indikator penting akuntabilitas pengelolaan keuangan. Karena itu, kualitas pelaporan keuangan harus terus ditingkatkan,” kata Doddy.

Selain keuangan, pengelolaan aset daerah juga menjadi perhatian serius BKD Bombana. Pencatatan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengamanan aset membutuhkan ketelitian serta sistem yang terintegrasi. BKD secara berkala melakukan pembaruan data aset dan memperkuat koordinasi dengan OPD agar seluruh aset tercatat dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal.

Aset daerah yang tidak produktif, lanjut Doddy, diarahkan untuk ditata ulang atau dihapus sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah ini dilakukan agar aset daerah benar-benar memberikan nilai tambah bagi pemerintah dan masyarakat.

Di sisi lain, BKD Bombana juga menjalankan fungsi pembinaan dan koordinasi. Pembinaan dilakukan secara berkala kepada seluruh unit kerja yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah, guna memastikan pemahaman yang sama terhadap regulasi dan prosedur terbaru.

“Pembinaan ini penting untuk mencegah kesalahan administratif yang berpotensi menghambat penyerapan anggaran,” ujarnya.

BKD juga melakukan pembinaan terhadap Kelompok Jabatan Fungsional untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas aparatur pengelola keuangan daerah. Para pejabat fungsional didorong bekerja secara objektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Dengan berbagai langkah tersebut, BKD Bombana menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola keuangan dan aset daerah yang efektif, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan secara berkelanjutan. (adv)




Polemik Legitimasi Raja Moronene Memanas, Kubu Mardhan dan LAM Ungkap Fakta Versi Mereka

Bombana, Sultranet.com – Polemik legitimasi Kepemimpinan Adat Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia kembali memanas setelah pernyataan Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani dan pihak Raja Moronene Pauno Rumbia VII, Mokole Alfian Pimpie S.H., M.AP beredar di sejumlah media. Selasa (9/12/2025).

Pernyataan yang menyebut aksi demonstrasi di Polda Sultra tidak mewakili kerajaan yang sah serta klaim bahwa Lembaga Adat Moronene (LAM) telah dibubarkan, mendapat bantahan keras dari kubu Musyawarah Adat 1 Juli 2025.

Mantan Koordinator Musyawarah Adat Moronene, Muhammad Mardhan, M.A., menilai pemberitaan dari beberapa media tidak berimbang dan cenderung memihak satu kelompok.

“Media seperti itu layak dievaluasi Dewan Pers. Beritanya tidak berkualitas, tidak diverifikasi, dan jelas menguntungkan satu kelompok tertentu. Itu bukan kerja jurnalistik, tapi alat propaganda,” tegas Mardhan.

Aksi di Polda Sultra Disebut Tidak Sah, Mardhan Lakukan Klarifikasi

Sebelumnya, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menyatakan bahwa massa Lembaga Adat Moronene (LAM) yang berunjuk rasa di Polda Sultra tidak mewakili Kerajaan Moronene yang sah. Menanggapi itu, Mardhan menyebut pernyataan tersebut keliru dan tidak memahami konteks aksi.

“Aksi di Polda itu bukan soal suksesi raja, tapi soal dugaan kriminalisasi terhadap tokoh adat. Kalau Wabup mau bicara legitimasi, pahami dulu persoalannya. Jangan asal keluarkan pernyataan yang menyesatkan publik,” ujarnya.

Mardhan juga menyinggung pernyataan Mokole Alfian Pimpie yang ia sebut sebagai mantan raja, yang dalam pemberitaan lain mengklaim masih sebagai raja Moronene Keuwia Rumbia yang sah. Menurutnya, itu bertentangan dengan keputusan adat 1 Juli 2025.

“Pemakzulan Raja Moronene Keuwia Rumbia ke-VII itu sudah final sejak Musyawarah Adat 1 Juli 2025. Kalau mereka masih ngotot mengakui legitimasi Raja Moronene Keuwia ke-VII, itu urusan mereka. Kami sudah tidak sudi punya raja seperti itu,” katanya.

Ia bahkan menantang pihak yang tidak setuju untuk hadir di forum terbuka. “Jangan cuma baka-baka di media. Kalau punya pengetahuan dan dasar adat yang benar, mari ketemu di forum khusus dan debat terbuka. Jangan cuma jago bikin gaduh,” tegasnya.

LAM Bantah Keras Klaim Pembubaran Versi Kerajaan Keuwia

Ketua Lembaga Adat Moronene, Yunus N.L., juga merespons klaim dari Kerajaan Moronene Keuwia yang menyebut LAM telah dibubarkan sejak 2017. Klaim itu sebelumnya disampaikan Alfian Pimpie melalui sejumlah media.

“Pernyataan bahwa LAM dibubarkan itu pernyataan tolol. LAM diakui negara melalui Akta Nomor 7 tanggal 10 Februari 2000 dan diperbarui tahun 2025 lewat Musyawarah Luar Biasa. Tidak ada kerajaan mana pun yang bisa membubarkan organisasi yang diakui negara, apalagi oknum raja yang sudah dimakzulkan,” tegas Yunus.

Ia menjelaskan bahwa LAM telah eksis sebelum terbentuknya Kabupaten Bombana dan hingga kini tetap menjalankan fungsinya sebagai lembaga adat resmi masyarakat Moronene.

“Kami menjaga kepentingan masyarakat Moronene. Beda dengan Lembaga Adat versi kerajaan yang hanya memikirkan kepentingan sempit dan dekat dengan kekuasaan,” tegasnya.

Untuk diketahui, diberitakan sebelumnya pihak Raja Moronene Keuwia Rumbia VII, Alfian Pimpie menegaskan tidak mengakui keberadaan Lembaga Adat Moronene (LAM) yang dinyatakan telah dibekukan sejak 2017. Penegasan itu disampaikan melalui maklumat resmi Pauno Rumbia VII pada konferensi pers di Rumah Adat Moronene Keuwia Rumbia, Kelurahan Taubonto, Minggu malam (7/12/2025).

Maklumat tersebut dikeluarkan sebagai respons atas aksi LAM di Markas Polda Sulawesi Tenggara pada 4 Desember lalu, yang meminta pembatalan proses hukum terhadap Mokole Aswar Latif Haba yang mereka klaim sebagai Raja ke Moronene Keuwia VIII versi LAM. Kerajaan menyatakan tindakan itu tidak sah karena LAM sudah tidak lagi menjadi bagian dari struktur resmi adat Moronene Keuwia Rumbia.

Dalam maklumatnya, Pauno Rumbia VII, Mokole Alfian Pimpie menegaskan bahwa sejak penobatannya sebagai Raja ke XXXIII pada 2012, tidak pernah ada proses pemilihan, pelantikan, ataupun penetapan raja baru.

“Pergantian raja hanya bisa dilakukan dari garis keturunan langsung dan melalui prosesi adat yang disaksikan pemerintah dan kerajaan-kerajaan tetangga,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa LAM telah demisioner sejak 1 Oktober 2017 setelah terbentuknya Lembaga Adat Kerajaan Moronene Keuwia (LAKM).

“LAKM Keuwia mendukung penuh pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk menjalankan tugas secara profesional,” tegas Alfian Pimpie.

Pewarta: Ibhar




BKD Bombana Perkuat Strategi Optimalisasi PAD

Bombana, sultranet.com – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menjadi fokus Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana guna memperkuat kemandirian fiskal dan menjamin keberlanjutan pembangunan daerah. Melalui berbagai strategi terukur, BKD menargetkan pengelolaan PAD yang lebih tertib, transparan, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi lokal. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BKD Bombana, Doddy A Muchlisi, di Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (9/12/2025).

Doddy menegaskan bahwa PAD memiliki peran strategis dalam menentukan kemampuan daerah membiayai pembangunan tanpa ketergantungan berlebihan pada dana transfer dari pemerintah pusat.

“PAD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi mencerminkan kemampuan riil daerah dalam menjalankan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Doddy.

Menurutnya, optimalisasi PAD harus dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari perbaikan sistem pendataan hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. BKD Bombana saat ini menjalankan strategi komprehensif melalui diversifikasi sumber pendapatan, optimalisasi pajak dan retribusi daerah, serta peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Langkah awal dilakukan dengan mengidentifikasi dan menginventarisasi seluruh potensi PAD yang dimiliki daerah. Proses ini mencakup pendataan pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, bagian laba BUMD, serta potensi pendapatan baru yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Dengan data yang akurat dan lengkap, pemerintah daerah dapat meminimalkan kebocoran PAD sekaligus menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujar Doddy.

Ia mengakui, selama ini kebocoran PAD kerap terjadi akibat data objek pajak yang tidak terverifikasi, pendataan yang belum optimal, serta pengelolaan retribusi yang belum maksimal. Karena itu, BKD Bombana terus memperketat sistem pendataan dan pengawasan.

Selain itu, BKD juga mendorong digitalisasi sistem pembayaran pajak dan retribusi sebagai bagian dari modernisasi pelayanan publik. Melalui sistem pembayaran elektronik, masyarakat dapat melakukan kewajiban pajak dengan lebih mudah, cepat, dan transparan, sementara pemerintah memperoleh data transaksi secara real-time.

“Digitalisasi bukan hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga meningkatkan akurasi pelaporan dan pengawasan,” katanya.

Di sisi lain, upaya peningkatan kesadaran wajib pajak terus dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Pelaku usaha, pemilik properti, serta masyarakat umum menjadi sasaran utama agar kepatuhan pajak tumbuh sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

BKD Bombana juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kinerja BUMD. Pemerintah daerah mendorong manajemen BUMD agar lebih efisien, memperluas cakupan layanan, serta mengembangkan unit usaha yang produktif dan berorientasi pada hasil.

“BUMD tidak hanya harus bertahan, tetapi mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD,” ujar Doddy.

Ia menambahkan, optimalisasi PAD membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, DPRD, pelaku usaha, hingga masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, potensi pendapatan daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan PAD melalui inovasi berkelanjutan agar pertumbuhan daerah lebih stabil dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Doddy. (Adv)