Mayoritas Warganya Telah Divaksin Penyebab Masaloka Raya Gagal Penuhi Target

Rumbia, SultraNET. | Gagalnya Kecamatan Masaloka memenuhi target vaksinasi yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana pada pelaksanaan Pekan Vaksin ke Empat disebabkan masyarakat Kecamatan itu mayoritas telah tervaksin.

Kepala Puskesmas Masaloka Raya. Hasimi, SKM. Senin (20/09/2021) menjelaskan pencapaian kali ini yang tidak sesuai dengan target bukan di sebabkan oleh animo masyarakat yang berkurang akan tetapi untuk Kecamatan Masaloka Raya hampir keseluruhan warganya telah melakukan vaksinasi.

“Menurut pengakuan sebagian warga mereka sudah melakukan vaksinasi, jadi vaksinasi yang di ikuti bukan hanya di sini saja tapi juga ada di tempat lain, lagian juga pada Pekan Vaksinasi saat ini kami lebih fokuskan kepada pelajar usia 12 hingga 17 tahun,” ujar Hasimi.

Pekan Vaksin ke 4 yang di Masaloka Raya hanya mencapai persentase 80,93 persen atau 217 orang dari total target sasaran sebanyak 270 orang.

Ia merinci dari 217 orang yang ikut vaksinasi, 143 orang untuk pelajar, 63 orang untuk masyarakat umum, 2 untuk pelayanan publik dan 9 untuk Lansia sedangkan yang tunda  1 orang.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan termasuk Kepala Desa, Polisi dan TNI untuk terus melakukan edukasi tentang pentingnya vaksin bagi kita semua dan Insya Allah kedepannya kami akan bisa mencapai bahkan melampaui target sasaran yang di berikan,” Tutupnya (IS).




Pekan Vaksin Masih Berjalan, 6 Kecamatan Telah Sukses Capai Target

Rumbia, SultraNET. | Memasuki hari terakhir pekan Vaksinasi tahap ke Empat yang di laksanakan secara serentak di 22 Kecamatan se Kabupaten Bombana yang dimulai sejak tanggal  13 hingga 21 September 2021 dimana saat ini tinggal menyisakan satu hari lagi, Minggu (19/9/2021).

Kendatipun pekan vaksin belum berakhir untuk beberapa Kecamatan namun telah tercatat 6 Kecamatan sukses mencapai target yang diberikan.

Berdasarkan rilis yang di buat Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana ke Enam Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Lantari Jaya, Kabaena Utara, Kabaena Selatan, Kabaena Timur, Rarowatu Utara, dan Kecamatan Kabaena Tengah.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Bomban, Tarzan SKM mengatakan dari capaian per hari ini, Sabtu (19/09/2021) masyarakat Kabupaten Bombana yang berhasil divaksin pada pekan vaksinasi berjumlah 9.135 orang atau persentase 73.89 persen

” Target secara keseluruhan pada pekan vaksinasi kali ini yaitu 13.410 tapi, dengan pembagian target yang berbeda beda berdasarkan jumlah penduduk di Kecamatan tersebut,” ungkap Tarzan.

Dengan menyisakan satu hari pelaksanaan di beberapa Kecamatan lagi Tarzan mengaku masih sangat optimis kalau target yang ada akan tercapai seperti pada Pekan Pekan sebelumnya.

“Kecamatan yang masih tersisa tersebut, jumlah penduduknya banyak dan kalau dilihat dari pekan sebelumnya kecamatan kecamatan ini adalah kecamatan yang selalu mencapai target.”ujar Tarzan dengan optimis. (IS)




Lebih 50 Persen Sasaran Warga Rumbia Telah Tervaksin Covid-19

Rumbia, SultraNET. | Sejak dimulainya pekan vaksinasi yang merupakan inovasi Pemkab Bombana dalam percepatan vaksinasi covid-19 dari tahap pertama hingga tahap ke empat, sebanyak 3.887 orang warga Rumbia telah berhasil disuntik vaksin Covid-19.

Kepala Puskesmas Rumbia, Rahmat, Jumat (17/9/2021). mengatakan jika angka itu dipresentasikan dengan jumlah target vaksinasi untuk Kecamatan Rumbia sebesar 7.553, maka telah mencapai angka 51,46 persen.

“Ini sudah termasuk yang di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kalau total sejak pertama vaksin yang kami mulai sejak Februari 2021 lalu, sudah mencapai 51,46 persen. Sebentar lagi saya input data yang masuk akan berubah lagi,” kata Rahmat di sela – sela proses vaksinasi di Aula Kantor Desa Lantawonua,

Ia menjelaskan, untuk vaksinasi tahap empat yang dimulai sejak Senin 13 September 2021. PKM Kecamatan Rumbia mencatat, baru 175 orang yang divaksin.

“Dosis satu 92 orang, dosis ke dua sebanyak 83 orang. Sementara target vaksinasi di pekan ke empat sebanyak 980 orang,” terangnya.

Ia mengungkapkan, antusias warga yang mengikuti vaksinasi di tahap ke empat berbeda dengan tahap pertama yang membludak. Apalagi katanya, banyaknya titik – titik vaksinasi membuat jumlah perserta vaksinasi berkurang di wilayah itu.

“Semisal di kantor TNI beberapa waktu lalu tiga hari melakukan vaksinasi. Di sana banyak warga Rumbia yang ikut vaksin. Datanya otomatis masuk kantor setempat,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya masih akan melakukan vaksinasi pada Senin 20 September 2021 di SMA 3 Bombana.

“Sesuai koordinasi dengan pihak sekolah, sebanyak 100 siswanya yang akan mengikuti vaksin,” pungkasnya.




Pastikan Vaksinasi Berjalan Lancar, Camat Rarowatu Pantau Langsung

Rumbia, SultraNET. | Pelaksanaan Pekan Vaksinasi tahap ke Empat memasuki hari ke lima, seluruh  Kecamatan yang ada di Kabupaten Bombana berupaya untuk mencapai bahkan melebihi target yang di berikan kepada mereka. Jumat (17/09/2021)

Tidak terkecuali Kecamatan Rarowatu yang dalam pekan vaksinasi kali ini mendapat target 582 orang dengan hitungan 120 orang setiap hari.

Dalam rangka pemenuhan target dan mensukseskan program pekan pekan vaksin itu, Camat Rarowatu, Zakir, S.Pd turun langsung ke lapangan untuk memantau kegiatan vaksinasi massal di daerahnya.

Ditemui disela sela kegiatan pemantauan di SMPN 6 Rarowatu yang terletak di Kelurahan Taubonto, Zakir mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur karena pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar dan terlihat antusiasme masyarakat serta pelajar yang luar biasa untuk melakukan vaksinasi.

“Ini dalam rangka untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi di Rarowatu, dimana Puskesmas harus semaksimal mungkin melaksanakan vaksin,” Ujar Zakir.

Ia berharap para penyelenggara Pemerintahan baik di Kecamatan maupun di Desa dengan dibantu aparat Polisi maupun TNI agar lebih optimal dalam  memobilisasi dan konsolidasi sasarannya untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19.

“Semoga dengan kerjasama yang solid kita bisa menyukseskan pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Rarowatu, karena ini bagian dari program pemerintah pusat dan daerah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid 19,” harap Zakir

Sementara itu seorang siswa yang tidak mau di sebutkan namanya mengaku sangat senang usai mengikuti vaksinasi.

Pelajar SMPN 6 Rarowatu saat di vaksin
Pelajar SMPN 6 Rarowatu saat di vaksin

Pelajar berusia 12  tahun ini tidak mengalami keluhan apapun usai vaksin, kendati sudah di vaksin ia mengaku terus menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Menurutnya vaksinasi covid-19 penting karena mampu meningkatkan dan menambah kekebalan tubuh.

“Biasa saja, perasaannya senang karena sudah di vaksin, sehat-sehat saja dan tidak kenapa kenapa, Ini masih vaksin pertama yaa. Alhamdulillah.” singkatnya. (IS)




Puskesmas Rarowatu Layani Vaksinasi di Dua Lokasi

Rumbia, SultraNET. | Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesma) Rarowatu yang menjadi salah satu Fasilitas Kesehatan yang melayani pekan vaksinasi tahap ke Empat di hari kelima membuka pelayanan di Lokasi. Jumat (17/9/2021)

Lokasi pertama yaitu di Kantor Kelurahan Taubonto dan di SMPN 6 Rarowatu, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana.

Kepala PKM Rarowatu. Hasniwati, S.KM, menjelaskan Pelaksanaan vaksinasi di dua tempat dimaksudkan sebagai upaya percepatan  capaian target di daerah itu, disamping itu agar pelayanan bisa terbagi antara masyarakat umum dan Pelajar.

“Pekan Vaksinasi kali ini memang di targetkan kepada para pelajar usia 12 sampai dengan 17 tahun, tetapi tetap melayani juga untuk masyarakat umum, jadi kami bagi dua tim untuk memudahkan,” ujar Hasniwati.

Ia menambahkan walaupun kekurangan tenaga Dokter dimana dengan luas wilayah hanya ada satu dokter, namun  pihaknya terus berupaya agar vaksinasi dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

” Pagi ini kami laksanakan Dulu di SMPN 6 Rarowatu karena jangan sampai anak sekolah pulang, kalau yang di kantor lurah kami sudah koordinasi dengan pihak Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan kepada masyarakat agar sabar sejenak menunggu,” tambahnya

Wanita berhijab ini juga optimis dengan strategi membagi dua titik pelaksanaan vaksinasi dalam satu hari akan bisa mencapai target yang di berikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana

” Insyaallah kami tetap optimis dengan capaian target kami di pekan ini, apalagi pihak Kecamatan, Bhabinkamtibmas,dan Bhabinsa pro aktif membantu kami dalam mensosialisasikan kegiatan ini di masyarakat.” Pungkas Hasniwati. (IS)




Siswa SMPN 10 Rarowatu Jalani Vaksinasi Covid-19

Rumbia, SultraNET. | Sebanyak 18 siswa dari sekolah SD, SMP Satu Atap (Satap) Negeri 10 Rarowatu, Kabupaten Bombana dapat izin orang tua ikut vaksinasi di sekolah tersebut, Kamis 16 September 2021.

Kepala sekolah SD SMP Satap Negeri 10 Rarowatu, Suhardin mengatakan pihak sekolah telah memberikan surat izin atau persetujuan orang tua kepada siswa sebagai syarat untuk bisa mengikuti vaksinasi.

“Kemarin kita sudah bagikan kepada 40 siswa yang hadir di sekolah, tapi hanya 18 yang dapat izin orang tua,” kata Suhardin di ruang kerjanya.

Meski begitu kata Suhardin, ada juga siswanya yang tidak hadir saat pembagian surat izin orang tua yang datang untuk mengikuti vaksinasi yang dilakukan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Rarowatu.

“Ada tadi yang datang mau divaksin, tapi kita kembalikan lagi pada orang tua. Ada tiga orang yang dekat rumahnya kita suruh kembali untuk meminta izin orang tuanya,” ujarnya.

Dijelaskan, sebelum proses pelaksanaan vaksinasi dengan dosis satu di sekolahnya itu, pihaknya melakukan sosialisasi kepada siswa.

Saat sosialisasi, para siswa antusias untuk bisa ikut vaksin Covid-19.

“Saat sosialisasi kita sampaikan Informasi mengenai vaksinasi. Bahwa ini adalah sesuatu yang harus kita ikuti. dan harus ada persetujuan orang tua. Namun saat vaksinasi hanya 18 yang dapat izin,”terangnya.

Kendati demikian, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak PKM setempat terkait dengan siswanya yang belum divaksin.

“Kita sudah sampaikan ke PKM, mereka bilang jika ada siswa yang mau lagi ikut vaksin, bisa datang di PKM Taubonto pada saat pelaksanaan vaksinasi, Jumat 17 September 2021,” pungkasnya.




Animo Warga dan Pelajar Ikut Vaksin di Lantari Jaya Sangat Tinggi

Rumbia, SultraNET. | Camat Lantari Jaya Dwi Asmoro meninjau pelaksanaan Pekan vaksinasi tahap ke Empat, yang di laksanakan di Aula Kantor Camat Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Kamis (16/9/2021).

Dalam tinjauan Dwi Asmoro merasa bangga bahkan terpukau lantaran banyak melihat warga yang mengikuti vaksinasi masih berstatus remaja.

“Saya. terpukau menyaksikan langsung animo masyarakat yang sangat tinggi diberikan vaksinasi, bahkan kini kalangan remaja pun sudah banyak yang diberikan vaksin,” terang Dwi Asmoro.

Dan atas tingginya minat masyarakat mengikuti vaksinasi tentunya Dwi Asmoro berharap, gerakan vaksinasi covid-19 semakin digencarkan pemerintah sehingga masyarakat Indonesia yang dinyatakan layak diberikan vaksinasi khususnya dari aspek kesehatan semakin merata, sehingga covid-19 menjadi virus yang biasa dan tidak terlalu menghantui sebagaimana terjadi saat ini.

“Kepada masyarakat baik kalangan remaja, dewasa hingga usia lanjut, jika dianggap layak dan ada kesempatan vaksin ayo jangan ragu apalagi lebih mempercayai informasi yang tidak jelas atau hoax,” ajaknya.

Dwi Asmoro juga mengingatkan kepada para Masyarakat yang sudah melakukan Vaksin agar tetap menjaga kesehatan dan selalu menerapkan pola hidup 3 M

” Kalau bukan kita siapa lagi ” pungkas nya




Rumbia Tengah Tetapkan 5 Lokasi Vaksinasi

Rumbia, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan sedang gencar gencarnya melakukan vaksinasi terhadap masyarakatnya guna mencapai Herd imunity, hal ini ditandai dengan Pekan Vaksinasi yang telah memasuki Pekan ke Empat.

Sebagai salah satu Kecamatan yang berada di jantung Kota, Kecamatan Rumbia Tengah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menyukseskan program vaksinasi tersebut

Termasuk mempersiapkan lokasi yang akan di jadikan tempat Vaksinasi.

Sekretaris Kecamatan Rumbia Tengah, Amin Mudeing, Kamis (16/9/2021) menjelaskan bahwa ada 5 Lokasi yang tersedia untuk pelaksanaan Pekan Vaksinasi tahap ke empat ini.

“Karena sasaran kali ini di fokuskan kepada pelajar umur 12 sampai dengan 17 tahun maka dari kelima lokasi tersebut ada 4 sekolah yang kami masukkan dalam daftar dan 2 Kelurahan yang kami satukan pelayanan nya di hari terakhir nanti,” Jelas Amin

Ke Empat sekolah tersebut yaitu SMKN 2 Bombana, Madrasah Aliyah negeri 1 Bombana, MTSN 2 Bombana, yang terakhir SMP dan SMA IT Al Wahdah.

” Lokasi yang satunya di Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Lauru yang kami khususkan untuk Masyarakat umum dan Pelayan Publik,” Ucap Pria Peramah ini

Berdasarkan data yang ada, hingga  hari ketiga pekan Vaksinasi tahap ke Empat di Kecamatan Rumbia Tengah telah mencapai 206 orang yang tervaksin dari target 594 orang.




Ini Pengakuan Pelajar SMAN 12 Usai Divaksin

Rumbia, SultraNET. | Ratusan pelajar SMAN 12 Bombana mengikuti pekan vaksinasi tahap ke Empat yang di adakan kedua kalinya di sekolah mereka, berbagai harapan terlukis dalam senyuman mereka ketika selesai divaksin.

Salah seorang siswi, Sukma yang sudah melakukan vaksinasi menuturkan, dirinya mengaku tidak merasakan sakit setelah disuntik vaksin.

Kendati awalnya ia mengaku  sempat takut jarum suntik, namun ketika disuntik ternyata tidak ada rasa sakit yang dirasakannya.

Baginya, vaksin ini penting dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Apalagi dalam setahun lebih ini ia dan teman-temannya binggung ketika pandemi belum juga berakhir.

“Efeknya tidak sakit sama sekali, alhamdulillah,” kata Sukma, Kamis (16/09/2021)

Siswi kelas 12 IPS SMAN 12 Bombana ini juga menuturkan dirinya mengikuti vaksinasi berdasarkan kesadaran tentang pentingnya vaksin bagi dirinya.

“Selain itu saya mendapatkan restu dari orang tua, bahkan mereka yang memberikan support untuk ikut vaksin,” ucapnya

Ia pun mengajak para pelajar lain, agar tidak perlu takut untuk disuntik vaksin. Sebab, vaksinasi ini dilakukan demi kesehatan bersama. Kalau semua anak bisa divaksin, kekebalan kelompok akan terbentuk.

“Ayo semuanya vaksin itu tidak sakit kok, dan vaksin penting buat kesehatan,” ajak Sukma.




Pengorbanan Vaksinator di Bombana, Sukseskan Pekan Vaksin

Rumbia, SultraNET. | Ditunjuk sebagai vaksinator dalam pelaksanaan vaksinasi massal, tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi para Tenaga Kerja (Nakes) yang ada di Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Bombana yang saat tengah giat melakukan vaksinasi Covid-19 melalui program pekan vaksinasi.

Petugas vaksinator yang ditemui awak media ini, Besse Darna, A.MD.KEB (BIKOR) dan Panti Susianti, AMK (Perawat) mengatakan Pentingnya menjaga konsentrasi dan daya tahan tubuh dalam melaksanakan tugas.

Menurutnya hal itu wajib untuk selalu diperhatikan oleh tenaga vaksinator, terutama apabila kegiatan vaksinasi memiliki target hingga ratusan masyarakat.

Hal ini sendiri juga menjadi perhatian khusus dari Besse Darna dan Panti Susianti, yang di percaya untuk menjadi tenaga Vaksinator di Puskesmas Rarowatu Utara.

“Yang penting menerapkan protokol kesehatan, kemudian saat pulang ke rumah kita jaga-jaga juga dengan menyemprotkan disinfektan. Lalu istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi dan juga minum vitamin,” ujar Besse ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksinasi, Rabu (16/09/2021).

Dengan istirahat dan vitamin yang cukup, diakuinya hingga saat ini sangat membantu dirinya tetap fokus dan konsentrasi guna menghindari salah pemberian dosis dan jenis vaksin kepada masyarakat yang datang.

Kemudian pentingnya pengetatan protokol kesehatan, juga diakuinya sangat berpengaruh, guna menjaga kesehatannya sendiri, serta keluarga yang menunggu di rumah.

“Menjadi vaksinator bukan masalah tinggal suntik saja . Kita harus tahu dosis yang akan kita berikan ke masyarakat. Jangan sampai salah, terutama kalau ada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. Makanya konsentrasi penuh diperlukan sekali,” jelasnya.

Sementara itu Panti Susanti membeberkan ia tidak menampik bahwa selama program vaksinasi masal ini berlangsung, dirinya selalu merasa kelelahan, sehingga hal ini sempat berdampak terhadap waktu bersama buah hatinya.

“Beberapa hari ini saya selalu tepar mas apabila sudah sampai rumah. Biasa kalau seperti itu, saya bahkan tidak sempat main sama anak karena terlalu letih,” Beber Panti.

Tidak hanya kelelahan, berhadapan dengan banyaknya masyarakat setiap pelaksanaan vaksinasi, juga diakuinya membuat dirinya merasakan kecemasan jika terpapar Covid-19.

Namun, keteguhan hati, niat dan disertai dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diakuinya membuatnya  tetap semangat melaksanakan tugas tersebut.

“Sampai sampai suami kamipun harus menerima resiko nya, di cuekin dulu lah demi tugas negara.” pungkas Panti Susianti yang di iyakan oleh Besse Darna sambil tersenyum. (IS)