Bombana Sukses Capai Target Nasional Vaksinasi, Kadinkes Darwin Ismail : Ini Berkat Kerjasama Semua Pihak

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara sukses capai target yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Kabupaten atau Kota dalam rangka vaksinasi covid-19 terhadap warga sasaran yaitu sebesar 70 persen untuk vaksin dosis pertama dengan batas waktu akhir Desember 2021.

Kepada awak media ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Senin (27/12/2021) mengatakan saat ini capaian vaksinasi di Bombana telah mencapai sebesar 70,79 persen, angka ini menurutnya masih terus bertambah mengingat vaksinasi melalui inovasi pekan Vaksinasi masih terus dilakukan di seluruh Kecamatan di daerah itu.

“Sekarang tinggal bagaimana kita bisa menyetarakan antara dosis pertama dan dosis kedua,” ujar Darwin Ismail.

Mantan Kepala Badan Keuangan itu menjelaskan hingga tanggal 29 Desember 2021, Pemerintah Kabupaten menargetkan, selain meningkatkan jumlah sasaran tervaksin dosis pertama juga ditargetkan agar dosis kedua dapat mencapai angka 70 persen pula.

“Herd immunity atau kekebalan kelompok tercapai jika 70 persen sasaran sudah tervaksin untuk dosis pertama maupun kedua,” jelasnya.

Darwin menyebut, keberhasilan Kabupaten Bombana mencapai target vaksinasi tidak lepas dari dukungan penuh semua pihak antara lain Tenaga Kesehatan, Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan Desa serta unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta unsur lain yang dilakukan secara gotong royong.

“Ini berkat kerja sama dari semua pihak serta kesadaran masyarakat yang tidak lagi takut di vaksin,” bebernya.

Total Sasaran Vaksinasi
Total Sasaran Vaksinasi

Untuk diketahui daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah mencapai target minimal 70 capaian vaksinasi yaitu Kabupaten Bombana, Kota Kendari, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur.

Pewarta : Idris




DPC Hanura Bombana Dukung WON Calon Gubernur Sultra

Bombana, SultraNET. | Momentum peringatan hari jadi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ke 15 Tahun (2006-2021), tanggal 21 Desember 2021, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Bombana menyatakan dukungan dan komitmen memenangkan Wa Ode Nurhayati (WON) sebagai Bakal Calon Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara pada Pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPC Hanura Bombana. Suritman, mengatakan WON sapaan akrab Wa Ode Nurhayati bukan nama baru dalam percaturan politik di Sultra, ia menyebut Ketua DPD Partai Hanura Sultra itu telah malang melintang sehingga memahami betul kebutuhan masyarakat.

Bahkan di usia sangat muda Srikandi asal Liya Togo Kabupaten Wakatobi itu telah menjabat sebagai Anggota DPR-RI periode 2009-2014, karena kepiawaiannya memperjuangkan rakyat Sultra, WON sudah digadang gadang sebagai Calon Kuat Gubernur saat itu, namun perpolitikan saat itu begitu dinamis sehingga ia diduga menjadi korban politik.

“Ibu WON sekarang sudah bangkit kembali bersama Partai Hanura, kita dan Sulawesi Tenggara butuh sosok tangguh seperti beliau sebagai Gubernur,” ujar Suritman, Selasa (21/12/2021)

Sebagai wujud komitmen itu lanjut Suritman, sebagai syarat untuk dapat mengusung Calon Gubernur pada Pilgub 2024, dukungan bakal calon bakal menggunakan hasil perolehan kursi Partai pada Pemilu Legislatif 2024. Untuk itu seluruh pengurus berkomitmen untuk meningkatkan perolehan kursi DPRD Kabupaten, Provinsi dan DPR-RI.

“Untuk Kabupaten komitmen kita adalah meningkatkan jumlah perolehan kursi, sekaligus berjuang agar kursi DPRD Provinsi dari Dapil Bombana dan Konsel dapat terisi dan memaksimalkan suara untuk Calon DPR-RI agar target 1 Anggota DPR-RI dari Sultra dapat tercapai,” Pungkasnya. (IS)




Program “Gembira” Sukses Tingkatkan Kesejahteraan Warga Bombana

Bombana, SultraNET. | Program Gerakan Membangun Bombana Dengan Ridho Allah SWT (Gembira) sebagai program andalan Bupati dan Wakil Bupati  Bombana, H. Tafdil dan Johan Salim mencatatkan kesuksesan dalam peningkatan kesejahteraan warga setempat.

Tidak tanggung tanggung, sebagai wujud keberhasilan tersebut H. Tafdil menerima Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial (SLKS) tahun 2021 dari Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, Senin (20/12/2021).

Tanda kehormatan SLKS merupakan penghargaan tertinggi diberikan Pemerintah kepada orang yang Berjasa dalam bidang penyelenggaraan kesejahteraan sosial pada khususnya dan kemanusiaan pada umumnya, telah melakukan kegiatan yang hasilnya dapat dirasakan manfaatnya dan diakui masyarakat luas.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Husrifnah Rahim mengatakan Tanda Kehormatan H. Tafdil diterima bertepatan pada puncak kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), yang diserahkan langsung oleh Menteri Sosial RI Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T atas nama Presiden RI di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Ini merupakan kado hari jadi Kabupaten Bombana,” ujarnya

Mantan Sekretaris Bappeda Bombana itu menjelaskan, Penghargaan tafdil diterima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 127/TK/Tahun 2021 tentang  Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial dalam kapasitas Tafdil sebagai Bupati Bombana Periode 2011 sampai 2017 dan Periode kedua Tahun 2017 hingga saat ini.

“H. Tafdil dianggap berjasa dan berperan aktif dalam upaya Pembangunan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui Program Gembira,” ungkapnya

Ia merinci rata-rata alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan dalam 4 (empat) tahun  terakhir yaitu sejak tahun 2018 hingga tahun 2021 ini, sebesar 69,89 Milyar Rupiah atau 6,93 % dari Total APBD melebihi komitmen awal seperti tertuang dalam RPJMD Tahun 2018-2022 sebesar 50 Milyar rupaih pertahun atau 5 % dari Total APBD.

Dalam Penanggulangan Kemiskinan di Bombana H.Tafdil sejak Tahun 2018 hingga 2021 menggunakan berbagai strategi dalam Program Gembira yaitu :

Gembira Kecamatan atau Kelurahan : yaitu penyediaan Alokasi Anggaran Pemberdayaan Masyarakat Dalam Wilayah Kecamatan sebanyak 2.767 Kelompok.

Gembira Sehat : Pemberian Jaminan Kesehatan Melalui Program JAMKESDA yang Terintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan target UHC 95 %.

Gembira Cerdas : Pemberian Beasiswa bagi mahasiswa kategori tidak mampu dan berprestasi sebanya 4100 mahasiswa.

Gembira Terang : Bantuan sambungan listrik gratis sebanyak 42.671 Rumah
Tangga

Gembira Kerja : Penyediaan Jaminan Sosial bagi pekerja beresiko tinggi sebanyak
5.364 Orang dan pemberian asuransi nelayan sebanyak 5.989 Orang

Gembira Sejahtera : Meliputi berbagai kegiatan antara lain :

Penyediaan rumah layak huni : 4.754 Rumah Tangga

Bantuan air bersih dan sanitasi layak : 4.519 Rumah Tangga

Pemberian bantuan KUBE untuk masyarakat miskin : 1.748 Kepala Keluarga

Pemberian bantuan pertanian : 85 Kelompok

Pemberian bantuan perikanan pada petani dan nelayan : 789 Kelompok

Pemberian bantuan IKM/UMKM : 314 Kelompok

Tanda Kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial Tahun 2021
Tanda Kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial Tahun 2021

 




Kepemimpinan H. Tafdil, Wujudkan Bombana Ramah Anak

Bombana, SultraNET. | Kepemimpinan H. Tafdil dan Johan Salim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara  di bidang perlindungan anak dan perempuan patut mendapat apresiasi, pasalnya pasangan yang mengusung Program Gerakan Membangun Bombana dengan Ridho Allah SWT itu melalui instansi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) begitu getol dalam upaya mewujudkan Kabupaten Bombana ramah anak.

Kepala DP3A Bombana, Hj. Sitti Sapiah mengatakan Perempuan dan anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap tindak kekerasan, ragam kasus yang melibatkan kaum perempuan dan anak sebagai korban berkembang secara signifikan dan mendesak untuk dituntaskan mulai dari kasus kekerasan, trafficking, pelecehan seksual, eksploitasi anak dan perempuan, hingga kasus-kasus tersebut banyak berhadapan dengan hukum.

Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Bombana itu menyebut Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pada pasal 21 menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban dan bertanggungjawab untuk melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional dalam penyelenggaraan Perlindungan Anak di Daerah.

“Pemerintah Kabupaten terus berupaya mewujudkan Bombana sebagai Kabupaten Layak Anak,” ujar Sitti Sapiah.

Ia menjelaskan Kabupaten Layak Anak adalah sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan, salah satu contohnya adalah  pelaksanaan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP).

“Kabupaten Bombana bisa menuju Kabupaten layak Anak dengan dukungan semua OPD terkait dalam memberikan nilai pada 24 Indikator di 5 (lima) Klaster, salah satunya Klaster III (tiga) tentang Kesehatan dasar dan kesejahteraan,” bebernya.

Berbagai upaya sosialisasi terus dilakukan baik menyasar sekolah sekolah, Puskesmas dan berbagai fasilitas layanan publik yang ada di daerah itu, hal itu bertujuan agar setiap Stakeholder serta anak-anak memiliki andil yang besar untuk turut terlibat dalam setiap kegiatan, sehingga dapat memacu dan memotivasi anak-anak agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia.

Ia menjelaskan bahwa dalam perlindungan anak hal pertama adalah faktor lingkungan yang merupakan pola dasar kehidupan, kemudian kesehatan dan pendidikan.

“Kami terus proaktif memberikan perlindungan dan perhatian besar terhadap anak-anaknya, untuk itu bersama bimbing dan ajari anak-anak kita untuk mengenal bagaimana proses hidup dalam dilingkungan yang baik, hidup sehat dan yang terpenting adalah tingkat Pendidikan,” jelasnya.

 

 




Sekian Lama Dinanti, Jalan Desa Lantawonua Akhirnya Diaspal

Rumbia, SultraNET. | Warga Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia akhirnya bisa menikmati jalan beraspal setelah penantian sekian lama, pasalnya proyek pengerjaan jalan sepanjang 975 meter dengan anggaran 2.330.150.000 rupiah mulai dikerjakan, Jum’at (17/12/2021)

Kepada awak media ini, Kepala Desa Lantawonua. Hj. Kurniawaty Hasmin Marunta mengatakan dengan turunya anggaran Pengaspalan Jalan di desanya, mewakili masyarakat ia berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten yang dinilai telah memberikan perhatian khusus kepada satu satunya Desa yang ada di Kecamatan Rumbia itu.

Ia Optimis dengan teraspalnya jalan Desa itu, Perekonomian masyarakat akan turut meningkat mengingat hasil panen petani dan kegiatan ekonomi lainnya akan semakin lancar.

“Tentu ini akan meningkatkan ekonomi masyarakat kami,” ujar Kurniawati Hasmin Marunta

Dalam pelaksanaan proyek lanjutnya, pihaknya akan senantiasa bersedia membantu Pemerintah Kabupaten khususnya dinas terkait jika terdapat kendala dilapangan yang hubungannya melibatkan masyarakat.

“Semisal Dinas PUPR meminta untuk lebar jalan dan bahu jalan sepanjang 8 meter, Alhamdulillah masyarakat dengan ikhlas memberikan lokasinya, sehingga pekerjaan ini bisa berjalan dengan lancar dan cepat sesuai dengan target yang ditentukan,” jelasnya. (adv)




Inovasi Pemkab Bombana Lindungi Pekerja Rentan

Rumbia, SultraNET. | Untuk melindungi dan memberikan rasa aman sekaligus mengantisipasi risiko-risiko yang dialami tenaga kerja rentan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana mengikut sertakan sekitar 6.000 pekerja sebagai peserta Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bombana, Muhammad Subur mengatakan pekerja rentan yang dimaksud adalah para pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dan rentan terhadap kecelakaan kerja.

“Contohnya itu seperti tukang ojek, supir angkot, pedagang keliling, buruh harian lepas, petani atau pekebun, tukang batu dan bahkan pemanjat kelapa pun ada yang dijaminkan dalam program ini, ” jelasnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (15/12/2021)

Masyarakat yang terdaftar nantinya bakal dilindungi dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Untuk itu, pihaknya berharap dengan keikutsertaan 6.000 pekerja lepas ini sebagai peserta jaminan sosial ketenaga kerjaan, maka para pekerja rentan yang ada di Bombana bisa bekerja dengan aman dan tenang.

“Kecelakaan kerja itu kan sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Kalau masyarakat yang bekerja di perusahaan pemerintah atau swasta itu kan dijamin perusahaan masing-masing. Berbeda denagn pekerja rentan atau tenaga kerja lepas. Kecelakaan kerja bisa saja terjadi, sehingga Pemkab hadir memberikan jaminan tersebut kepada mereka sebagai wujud pemberi rasa aman,” terangnya.

Diakuinya, pemberian jaminan sosial ketenaga kerjaan ini sudah berjalan sejak 2018 lalu. Bahkan melalui program ini, Pemkab Bombana menjadi perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam Paritrana Award, karena dinilai sebagai kepala pemerintah yang sukses memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi warganya. Bahkan, Pemkab Bombana di klaim menjadi kabupaten pertama yang ada di Sultra sebagai pemerintah yang memberikan jaminan sosial ketengaakerjaan melalui APBD. (adv)




Genjot Vaksinasi, Polsek Poleang Barat Siapkan Doorprize

Bombana, SultraNET. | Ada yang berbeda dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bombana. untuk menggenjot capaian target, jajaran Polsek Poleang Barat, menyiapkan doorprize kepada warga setempat yang mengikuti vaksinasi Covid-19.

Kapolsek Poleang Barat, IPDA Ridlo Muzayyin Sih Basuki, S.Tr.K. M.H, Selasa (14/12/2021) mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan realisasi vaksinasi Covid-19 di wilayah kerjanya.

“Ini salah satu upaya untuk meningkatkan minat warga melakukan vaksinasi covid-19,” ujarnya

Doorprize tersebut disediakan bagi warga Kecamatan Poleang Barat yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dijadwalkan besok, Rabu 15 Desember 2021 di tiga lokasi yaitu di area Indomaret, Pertamina dan Polsek Poleang Barat.

“Selain itu, warga Kecamatan Poleang Barat yang sudah lebih dulu divaksin namun membawa minimal 10 warga untuk divaksin, maka akan mendapatkan kesempatan mendapatkan doorprize dari Polsek Poleang Barat,” jelasnya. (Red)




Dinilai Aktif Bantu Percepatan Vaksinasi, Babinsa Koptu Syamsuddin Diapresiasi Sejumlah Pihak

Bombana, SultraNET. | Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koptu Syamsuddin dinilai sejumlah pihak sangat aktif membantu pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi covid-19 dengan mendatangi warga binaanya untuk diajak Vaksin.

Keaktifan Babinsa dengan wilayah tugas di Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara itu mendapat respon positif dan apresiasi sejumlah pihak.

Danramil 1413-06/Rumbia, Kapten Arm Bambang Wardiyanto saat di hubungi via telepon oleh awak media mengatakan apa yang di Lakukan oleh Koptu Syamsuddin adalah salah satu bentuk dukungan dari TNI agar target Herd Immunity atau kekebalan kelompok di akhir Desember tahun 2021 ini bisa tercapai dengan maksimal.

“Sudah menjadi kewajiban kami sebagai salah satu garda terdepan untuk turut bahkan berperan aktif dalam pelaksanaan vaksinasi massal yang di adakan oleh Pemerintah,” ucap Bambang, Minggu (12/12/2021).

Lebih lanjut Danramil 1413-06/Rumbia, Kapten Arm Bambang Wardiyanto secara pribadi mengapresiasi dan salut dengan Koptu Syamsuddin yang selalu patuh dan taat terhadap perintah organisasi.

“Saya hanya berpesan kepada Koptu Syamsuddin dalam melaksanakan tugasnya selalu mengedepankan kepentingan orang banyak dan tetap berpegang pada aturan Organisasi,” Katanya

Sementara itu Camat Mataoleo M. Hadi Raharjo Putra juga memberikan tanggapan positif terhadap apa yang sudah di lakukan oleh Koptu Syamsuddin di Lapangan selama berjalannya vaksinasi massal di Kecamatan Mataoleo.

“Kami mengapresiasi atas bantuan yang di lakukan oleh Babinsa Desa Lora dalam hal menghimbau dan mengajak masyarakat dari rumah ke rumah untuk melakukan vaksinasi, tentunya hal ini sangat membantu pemerintah setempat dan tenaga kesehatan dalam pencapaian target nasional capaian vaksin,” singkat Pria keluaran IPDN ini.

Senada dengan hal tersebut Jubir satgas Covid 19 Kabupaten Bombana, Heryanto SKM juga memberikan apresiasi kepada Koptu Syamsuddin yang dinilai turut attif membantu dalam proses pencapaian Herd Immunity di Kabupaten Bombana

” Apa yang di lakukan itu adalah hal yang sangat positif, memang untuk mencapai target herd immunity semua stakeholder harus bahu membahu dalam menyukseskan kegiatan ini,” Singkat Ketua DPW PPNI Sultra itu.




Kehadiran PT. Jhonlin di Bombana Tingkatkan Ekonomi Warga Sekitar

Rumbia, SultraNET. | Kehadiran PT. Jhonlin Group di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara dinilai membawa dampak positif terhadap peningkatan ekonomi warga setempat sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Asmar (32),  Warga Lantari Jaya mengaku kehadiran perusahaan milik Haji Isam di wilayah itu turut berdampak positif bagi perputaran ekonomi, ia menyebut dengan jumlah karyawan ribuan orang turut mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Disini sudah jarang pengangguran dan rumah kos kosan juga sudah pada penuh daya beli mereka juga tinggi. Jadi disini terjadi perputaran ekonomi yang besar,” ujarnya, Selasa (14/12/2021)

Kendati membawa dampak positif, perusahaan yang bergerak di Bidang Perkebunan Tebu dan Pabrik Gula itu diharapkan lebih memprioritaskan lagi tenaga kerja lokal, khususnya yang lahir dan berdomisili di Kabupaten Bombana.

“Sekarang sudah bagus cuma kalau bisa agar warga lokal juga diberikan perhatian lebih untuk bekerja di perusahaan,” harapnya. (adv)

 




Bentuk Karakter Anggota, Tamalaki Patowonua Gelar Diksar dan Diksus

Lasusua, SultraNET.  | Pelaksanaan Pendidikan Dasar (Diksar) II dan Pendidikan Khusus (Diksus) I Tamalaki Patowonua sukses dilaksanakan yang di gelar di rumah adat Patowonua Desa Pitulua Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Minggu (12/12/2021).

Kegiatan tersebut di ikuti 240 peserta Diksar dan Diksus serta turut dihadir langsung Ketua Dewan Perwakilan Dearah (DPD) Lembaga Adat Tolakai (LAT) Muhdar Landumaka, S.Pd, Wakil Dewan Adat Patowonua (DAP) Surahman, S.Ag, Sekretaris DAP Usman,SE, Ketua Tamalaki Patowonua Mansiral Usman SH, Kepala Kemenag Kolaka Drs. H. Baharuddin, M.Si, Dewan Sara Tamalaki Patowonua, Danramil 1412-03 Lasusua yang di wakili oleh Serda Herman yang juga Babinsa Pitulua Juga para tokoh adat dan para peserta Diksar dan Diksus.

Ketua Tamalaki Patowonua, Mansiral Usman dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada para tamu undangan yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri kegiatan Diksar II dan Diksus I.

“Semoga kegiatan ini bisa membawah perubahan bagi para generasi muda khususnya anak Tolaki dibumi Patowonua,” tutur Luis sapaannya.

Selain itu ia menjelaskan kegiatan Diksar tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi peserta baru yang bergabung di Tamalaki Patowonua, agar begitu kembali di wilayahnya masing-masing mampu menerapkan ilmu yang dipelajari.

“Jadi kegiatan Diksar dan Diksus ini kita akan banyak belajar baik soal agama, budaya kita maupun persoalan pembentukan karakter pada diri kita masing-masing,” ungkapnya.

Ketua Tamalaki Patowonua itu menambahkan, dalam diri seorang Tamalaki harus mememiliki jiwa kesatria yang dapat membela baik agamanya, Negaranya, Keluarganya serta mampu menjujung tinggi Adat Istiadatnya, serta budayanya.

“Jadilah Tamalaki yang disenangi Masyarakat serta mampu mengendalikan diri dalam hal yang tidak terpuji, dan juga mampu melindungi nama baik Suku Tolaki,” pungkasnya.

Sementara itu Muhdar Landumaka, dalam sambutannya dan sekaligus memberikan pengetahuan tentang budaya Tolaki menjelaskan peserta Diksar tersebut harus mampu mengenal sejarah tentang budaya suku tolaki yang ada di bumi patowonua, juga mampu melestarikan bahasa Tolaki dan menerapkan dalam lingkungan sekitarnya maupun dalam kehidupan sehari-harinya.

“Tamalaki itu harus mampu mengetahui sejarah tentang apa itu Patowonua, serta dapat melestarikan bahasanya sendiri (Tolaki), dan mampu menjaga budayanya agar tetap terjaga.

Ia juga menjelaskan berdirinya Rumah adat Patowonua kepada peserta Diksar agar dapat mengetahui sejarah berdirinya Rumah adat tersebut.

“Alhamdulillah berkat pemerintah kita yang sekarang yaitu bapak Nur Rahman Umar, rumah adat patowonua bisa di anggarkan hingga dibangung dan sampai saat ini rumah adat ini menjadi kebanggan Suku Tolaki yang ada di Bumi Patowonua,” bebernya.

Muhdar Landumaka sekaligus membuka dengan resmi kegiatan diksar dan Diksus dengan ditandai pemukulan gong sebanyak 4 kali.

Ditempat yang sama Kepala Kemenag Kolaka yang juga mantan Kemenag Kolut Baharuddin, memberikan materi kepada peserta Diksar dan Diksus tentang pentingnya agama dalam setiap diri manusia itu sendiri, menurutnya Tamalaki Patowonua harus mampu menjadi Imam dalam setiap daerah. Juga Tamalaki Patowonua mampu bisa menerapkan Sholat 5 waktu sehari semalam, dan dapat mampu membaca Al’Qur,an.

“Insya Allah kalau kita bisa menerapkan ilmu agama pada diri kita, maka yakinlah kita akan mampu menjadi Tamalaki yang memilik Akhlak yang baik serta mampu bisa mengendalikan diri dari perbuatan yang di murkai oleh Allah,” imbuhnya.

Sekedar Informasi, dalam kegiatan Diksar dan Diksus juga dilakukan Sumpah serapa dengan meneskan sedikit darahnya di kain putih yang bermakna, ketika seorang anggota Tamalaki Patowonua berhianat kepada Sukunya maka dia akan mendapatkan kutukan dari leluhurnya serta maha penciptanya yaitu Allah SWT.

Kegiatan Diksar II dan Diksus I dilaksanakan mulai hari sabtu tanggal 11 hingga minggu (12/12/2021). dengan ditandainya foto bersama Pengurus Tamalaki Patowunua, Panitia Diksar dan Diksus serta seluruh anggota Tamalaki Patowonua yang baru saja di Kukuhkan. (rls/MOI)