Bupati H.Tafdil Ingatkan Warga Bombana Pentingnya Vaksinasi

Rumbia, SultraNET. | Sebagai upaya serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mensukseskan Program pekan vaksinasi yang di inisiasi oleh Pemkab Bombana yang saat ini terus dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 kepada warga, Bupati Bombana H.Tafdil mengingatkankan warganya tentang pentingnya melakukan vaksin sebagai upaya meningkatkan imunitas daya tahan tubuh.

Kepada awak media H.Tafdil menjelaskan, pemberian vaksin bagi masyarakat merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif mengatasi pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung.

“Penting bagi kita melakukan vaksinasi, walaupun vaksin ini tidak menjamin bahwa kita terhindar dari Covid-19, setidaknya jika terpapar gejalanya tidak seberat sebelum di vaksin,” jelas H. Tafdil Selasa (17/8/2021).

Menurutnya, dari data jumlah pasien Covid-19 rata-rata penderitanya 90 persien belum melakukan vaksinasi, sementara pasien yang sudah melakukan vaksin tidak mengalami gejala yang berarti.

“Untuk mengatasi pandemi Covid-19 di wilayah Bombana yang sangat perlu dilakukan saat ini hanya ada dua cara yaitu menaati prokes dan ikut melakukan vaksinasi” ungkap Bupati 2 periode tersebut.

Ketua DPD PAN Bombana ini juga menambahkan bahwa orang yang sudah tervaksin bukan hanya bisa melindungi diri sendiri, tetapi akan melindungi orang-orang di sekitarnya terutama lansia, sebab, orang yang sudah tervaksin kemungkinan menularkan virus sangatlah kecil.

“Jadi mari beramai ramai kita mengikuti vaksinasi,ini juga buat kesehatan kita bersama” pungkas suami ANS ini.




Bupati Tafdil Maknai Hari Kemerdekaan Sebagai Kekuatan Hadapi Pandemi

Rumbia, SultraNET. | Dengan menggunakan pakai adat  berwarna hitam khas Suku Moronene, Bupati Bombana H.Tafdil menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76, yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bombana, Selasa (17/8/2021) pagi.

Bupati Bombana H.Tafdil ditemui usai upacara menyampaikan bahwa upacara peringatan HUT RI ke-76 tahun ini memiliki makna yang luar biasa bagi bangsa Indonesia, untuk mewujudkan Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh.

“Untuk mewujudkan Indonesia tangguh dan Indonesia tumbuh butuh kebersamaan dari kita semua,” kata Tafdil

Bupati juga menyebutkan bahwa upacara yang digelar hari ini terlihat warna-warni yang menunjukkan keberagaman masyarakat Bombana.

“Dan itu memberikan semangat kuat dan kebersamaan itu menjadi dasar penting untuk membangun daerah kita secara khusus dan untuk Indonesia secara umum,” terangnya.

Ditahun ini, bangsa Indonesia sedang menghadapi bencana Covid-19. Oleh karenanya, butuh kebersamaan dan kekuatan bersama dari rakyat bersama pemerintah dalam menghadapi bencana ini.

“Bapak Presiden telah banyak mengintruksikan kepada kita untuk melakukan hal yang terbaik untuk pemulihan ekonomi dan memastikan manusianya diselamatkan,” ungkap Bupati 2 periode ini

Tafdil juga mengajak masyarakatnya untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar pandemi virus corona segera berakhir.

Nampak Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Bombana, Johan Salim, Kapolres Bombana AKBP  Teddy Arief Soelistiyo Sekda Bombana Drs. Man Arfa, M.Si,  dan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), sejumlah pimpinan instansi vertikal dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.

Meski sempat diguyur hujan di akhir-akhir upacara, peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI/Polri,  dan beberapa SKPD terkait terlihat tetap di tempat, hujan tersebut tidak menjadi penghalang atau menyurutkan semangat mereka dalam mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-76 tersebut.




Senator ANS Ajak Warga Bombana Untuk Vaksin

Rumbia, SultraNET. | Senator perempuan asal Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Nirwana Sebbu (ANS) mengajak masyarakat Bombana, untuk melakukan vaksinasi Covid-19 guna mencegah diri dari serangan wabah virus Corona atau yang dikenal Covid-19

“Vaksinasi itu penting kita lakukan, karena dengan vaksinasi kita bisa mencapai herd Immunity (kekebalan kelompok ),” ujar Andi Nirwana Sebbu

Hal itu di katakan sesaat setelah mengikuti Upacara HUT RI ke 76 di halaman Kantor Bupati Bombana, Selasa (17/08/2021)

Anggota Komite 3 DPD RI ini mengungkapkan, dirinya tidak bisa mengatakan vaksin itu wajib, namun untuk mencapai herd immunity vaksin adalah sebuah keharusan dilakukan

“Mari kita ramai-ramai vaksinasi untuk kesehatan bersama, kesehatan diri, keluarga dan lingkungan tempat tinggal,” jelas Istri Bupati Bombana tersebut.

Tidak lupa mantan anggota DPRD Kabupaten Bombana periode 2014-2019 ini mengingatkan kepada masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 untuk tetap mematuhi prokes dan pola hidup yang sehat

” Lebih baik mencegah daripada mengobati.” pungkas wanita yang punya sapaan akrab ANS itu.




Warga Desa Tunas Baru Pilih Sembunyi Hindari Petugas Vaksin

Rumbia, SultraNET. | Pekan vaksinasi massal tahap tiga, dengan dosis pertama di Desa Tunas Baru, Kecamatan Rarowatu Utara yang dilaksanakan di Kantor Desa Tunas Baru, Senin (16/08/2021) sepi pengunjung, pasalnya dari target 33 orang yang akan di vaksinasi hanya 11 orang yang hadir.

Kepala Puskesmas Rarowatu Utara, Satar SKM mengungkapkan, rendahnya kemauan warga  di desa Tunas Baru untuk  melakukan vaksinasi, disinyalir kerena sering mendengar informasi yang salah tentang vaksin covid-19.

“Sudah seminggu yang lalu kami bersurat ke pihak Desa bahkan Kepala Desa juga sudah mengumumkan hari ini ada pelayanan vaksin. Hampir sebagian besar lari sembunyi. Mungkin ada informasi yang didengar. Kan banyak sekali hoaks soal vaksin,” kata Satar

Petugas Kesehatan Melakukan Screening Sebelum Vaksin
Petugas Kesehatan Melakukan Screening Sebelum Vaksin

Dikatakan, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Rarowatu Utara menargetkan, sebanyak 33 orang di Desanya yang akan disuntik vaksin dosis pertama. Namun hanya 10 orang yang berhasil di vaksin.

“Ada 11 orang semua yang datang. 10 yang di vaksin.  Satu orang di tunda setelah di screening. Itu semua Perangkat Desa termasuk dengan perawatnya. ” bebernya.

Satar menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat untuk penjadwalan ulang vaksinasi dosis satu  di desa tersebut.

“Saya akan koordinasi dulu dengan Kepala Desa, bagaimana teknisnya agar vaksinasi di Desa Tunas Baru bisa efektif,” jelas Ketua PPNI Bombana ini.

Ia juga berharap, agar di jadwal berikut nya semakin banyak masyarakat Desa itu yang mau mengikuti vaksinasi, sebab menurutnya, vaksin ini sangat bermanfaat untuk kesehatan dalam masa pandemi Covid-19.

“Mungkin masyarakat belum tau fungsinya vaksin, makanya menghindar. Yang sudah tau mungkin tanpa dipanggil akan datang  sendiri,” tandasnya.




Tanggal 16 hingga 21 Agustus 2021, Pemkab Bombana Gelar Vaksin Massal di 22 Kecamatan

Bombana, SultraNET. | Untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi covid-19, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan kembali mencanangkan program pekan vaksinasi Covid-19 tahap 3 di 22 Kecamatan, mulai hari Senin tanggal 16 Agustus 2021 hingga Sabtu 21 Agustus 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin Ismail, Selasa (10/08/2021) mengatakan pelaksanaan pekan vaksinasi ini sebagai bentuk inovasi Pemkab Bombana dalam upaya percepatan pemenuhan target vaksinasi kepada sektor pelayanan publik, lansia dan masyarakat umum.

“Ini juga sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus Corona,” Ujar Darwi Ismail.

Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Bombana itu menjelaskan keputusan Penetapan Pekan Vaksinasi ke tiga itu dikuatkan dengan surat edaran bernomor  : 443.4/1412/kesehatan, tanggal 9 Agustus 2021 yang di tandatangani Sekretaris Daerah Bombana Drs. Man Arfah, M.Si.

“Berbagai langkah pencegahan dilakukan untuk mengatasi pandemi Covid-19, selain penerapan protokol kesehatan, adalah dengan vaksinasi ini,” tegas Darwin Ismail.

Berikut Jadwal Waktu dan Tempat pelaksanaan Pekan Vaksin di 22 Kecamatan se Kabupaten Bombana

Pewarta : Idris Hayang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

.

 

 

 




Garda Terdepan Sukseskan Pekan Vaksinasi, Kadinkes Bombana Apresiasi Peran Tenaga Kesehatan

Bombana, SultraNET. | Kendatipun target vaksinasi tahap kedua untuk dosis ke dua di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bombana sejak tanggal 2 hingga 7 agustus 2021 belum melampaui target, Dinas Kesehatan setempat tetap mengapresiasi perjuangan para tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin Ismail, Sabtu (7/8/2021) kiprah yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan tersebut merupakan wujud perjuangan untuk kemanusiaan dan bagian dari implementasi kecintaan terhadaap bangsa dan negara.

“Tenaga kesehatan adalah salah satu garda terdepan dalam penanganan virus Covid-19 ini, sudah sangat layak kalau kemudian mereka mendapatkan apresiasi bukan hanya dari pemerintah tapi juga dari masyarakat,” ujar Darwin Ismail

Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah itu mengajak masyarakat untuk turut berterima kasih yang setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan di Kabupaten Bombana.

“Semoga para tenaga kesehatan selalu sehat dan tetap semangat dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Pekan vaksin pertama dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2021 lalu. hasilnya, dinyatakan sukses karena warga yang tervaksin melampaui angka yang ditargetkan.

Dimana tahap pertama ditargetkan 14.665 jiwa, sementara yang tervaksin mencapai 16.721 jiwa, kemudian Dinas Kesehatan kembali menggelar pekan vaksin yang dibuka mulai tanggal 2-7 Agustus 2021 dengan target 5.150, dari target tersebut, baru terlaksana sebanyak 2.831 atau 54,97 persen dari jumlah yang ditargetkan. (IS)




Minim Sosialisasi, Pekan Vaksin ke 2 di Bombana Sepi

Bombana, SultraNET. | Minimnya sosialisasi jadwal dan tempat pelaksanaan pekan vaksinasi massal tahap ke dua di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, ditengarai menjadi penyebab kurangnya antusias warga mengikuti kegiatan vaksinasi sehingga dari target yang ditetapkan hanya tercapai 54,97 persen.

Pekan Vaksinasi tahap ke dua yang dimulai dari tanggal 2 hingga 7 Agustus 2021, di Lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Bombana dengan target 4.217 dosis hanya tercapai 2.831 dosis.

Kepala Puskesmas Rarowatu Utara, Satar, S.KM., M.Mkes, Sabtu (7/8/2021) mengatakan kurangnya antusias warga juga terjadi di wilayahnya yang menjadi salah satu Kecamatan yang melaksanakan vaksinasi tahap ke dua ini.

Ia menilai dari pelaksanaan pekan vaksinasi pertama bulan Juli 2021 lalu terjadi perbedaan antusias warga, sehingga ia optimis kedepannya pada pelaksanaan pekan vaksinasi ke tiga sosialisasi dan publikasi bakal ditingkatkan lagi.

“Faktor sosialialisasi dan publikasi punya peran penting pada program vaksinasi ini sehingga kedepan kita akan tingkatkan lagi,” ujar Ketua DPD PPNI Bombana itu.

Dari 831 dosis yang ditargetkan untuk Kecamatan Rarowatu utara, hingga pekan Vaksinasi kedua berakhir, yang tervaksin baru mencapai 585 orang sehingga masih tersedia 246 dosis yang belum digunakan.

Disamping sosialisasi dan publikasi yang dinilai masih kurang dibanding pekan sebelumnya, Satar melihat ada beberapa alasan sehingga masyarakat enggan ke lokasi vaksinasi yaitu sebagian besar masih mempercayai informasi hoax bahwa vaksin tidak memberikan kekebalan terhadap virus covid-19.

Selain itu adanya pemahaman yang keliru dari sebagian masyarakat yang perlu di edukasi yaitu anggapan bahwa vaksinasi dilakukan hanya untuk mendapatkan kartu vaksin.

“Padahal seharusnya motivasinya adalah vaksinasi untuk melindungi diri agar timbul kekebalan terhadap covid-19,” jelas Satar.

 

 

 

 




Kades Lantari Jaya Himbau Warga Tak Takut Di Vaksin

Bombana, SultraNET. | Kepala Desa Lantari, Ovi Asrofi menghimbau seluruh warga untuk tidak takut di vaksin karena vaksin telah di uji oleh pemerintah tentang manfaatnya serta halal bagi ummat islam sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Hal itu disampaikan Ovi Asrofi usai menjadi satu di antara pejabat publik yang kembali menerima suntikan vaksin dosis kedua pada program pekan vaksin ke dua yang di laksanakan di Balai Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya.

“Tidak usah takut di vaksin ini sudah di uji pemerintah, vaksin ini aman dan halal,” ujar Ovi, Rabu (04/08/2021).

Usai di Vaksin tahap ke dua, Ovi Asrofi mengakui dirinya tidak merasakan gejala apapun bahkan sejak dari suntikan dosis pertama, seluruh aktivitasnya dapat berjalan normal tanpa kendala.

“Yang saya alami tidak ada gejala apapun, aktivitas normal, mudah-mudahan seterusnya tetap sehat,” ujar Ovi. (IS)




Pariwisata Lapandewa Makmur Ramai Pengunjung, BPD Siapkan Raperdes

Batauga, SultraNET. | Dalam rangka mendukung pengelolaan Wisata di Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lapandewa Makmur, Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara, tengah menyusun rancangan peraturan Desa.

Ketua BPD Desa Lapandewa Makmur, Safarudin, S.Kep,Ners saat dihubungi melalui saluran teleponya, Kamis (4/8/2020) mengatakan saat ini obyek wisata Mangrove di Desa itu mulai banyak dikunjungi wisatawan sehingga Badan Permusyawarayan Desa memandang penting untuk segera menyusun Rancangan peraturan Desa.

” Saat ini obyek wisata Mangrove sudah dapat dikelola dan sudah mulai banyak pengunjungnya sehingga kami memandang penting untuk segera menyusun Rancangan peraturan Desa,” ujar Safar sapaan akrab pria yang juga sebagai survailens Puskesmas Gerak Makmur itu.

Sementara itu, salah satu Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Buton Selatan, Abady Makmur merespon positif langkah yang dilakukan Badan Permusyawaratan Desa Lapandewa Makmur dalam melakukan penyusunan Rancangan Perdes Pengelolaan Wisata di Desanya.

” Untuk itu, kami telah melakukan penguatan kapasitas melalui On the job training yang dihadiri oleh anggota BPD yang dilalukan pada tanggal 4 Agustus 2021 lalu,” Singkat bang AM sapaan akrabnya. (Red)




Warga Rarowatu Utara Puji Pelayanan Pekan Vaksin Tahap II

Bombana, SultraNET. | Pelaksanaan pekan vaksin ke dua, dosis kedua untuk wilayah Kecamatan Rarowatu Utara yang digelar di Aula Desa Marga Jaya, mendapat pujian dari warga setempat.

Tini (35) salah satu warga setempat mengatakan pekan vaksin tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar kendatipun dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Untuk di vaksin kita tidak menunggu lama, jadi setelah di vaksin hanya menunggu ssetengah jam untuk melihat reaksinya kalau tidak ada bisa langsung pulang,” katanya Selasa (3/8/2021)

Ia menyebut petugas yang ada di lapangan bersikap ramah saat melayani warga dan mengatur jalannya proses vaksinasi COVID-19.

“Petugasnya membantu kami untuk mengikuti tahapannya, jadi semuanya lancar,” bebernya.

Petugas juga mengarahkan peserta vaksinasi yang kebingungan mencari tempat screening maupun lokasi penyuntikan vaksin

“Ini sangat membantu kami, sehingga tidak ada antrean panjang,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Rarowatu Utara, Satar, SKM.,M.Kes menjelaskan berdasarkan pembagian jatah vaksin untuk dosis ke dua ini, wilayah Kecamatan Rarowatu Utara mendapat target 831 orang.

“Pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di mulai dari Senin tanggal 02 Agustus sampai Sabtu 07 Agustus, hari kedua ini total yang sudah di vaksin dosis kedua mencapai 303 orang,” jelas Satar

Ketua PPNI Bombana itu mengimbau kepada warga yang sudah disuntik vaksin dosis pertama maupun kedua agar tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Sebab, meski sudah divaksin tidak menutup kemungkinan untuk terpapar COVID-19.

“Saya sampaikan kepada yang sudah vaksin jangan menjadi euforia, karena sudah vaksin jadi abai dan melanggar protokol kesehatan. Kalau melanggar prokes bisa terpapar Covid-19 walaupun sudah divaksin,” Pungkasnya