Percepat Pembangunan Pariwisata, Dispar Sultra Inisiasi Pembentukan Forum Jurnalis Ramah Wisata Sultra

Kendari, SultraNET. | Untuk percepatan dan sinergitas pembangunan pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dinas Pariwisata Berkolaborasi dengan para Jurnalis se-Sulawesi Tenggara mencanangkan Jurnalis Ramah Wisata melalui pembentukan organisasi Forum Jurnalis Ramah Wisata Sultra, Bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin, (11/11/2019)

Kegiatan Workshop dihadiri 40 Jurnalis dari berbagai Media Ciber, Cetak dan TV Se-Sultra yang dicanangkan digelar Mulai dari Tanggal 11 Sampai 13 November 2019.

Kegiatan workshop dibuka oleh Erwin Tahir Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mewakili Sambutan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Sultra I Gede Panca

Dalam sambutannya, Erwin Tahir menyebut Jurnalis Ramah Wisata bukan hanya sebagai slogan tetapi lebih kepada sebuah momentum serta komitmen media sebagai bagian sebagai salah satu unsur penting pentahelix kepariwisataan diIndonesia,

” Jurnalis ramah pariwisata dimaksud merupakan sikap dan etika simpatik media yakni para jurnalis dalam mencermati dan membantu perkembangan kepariwisataan Indonesia serta turut terlibat dalam menjaga citra positif kepariwisataan di Indonesia,” Sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembentukan Forum Jurnalis Ramah Wisata melalui pembagian komisi-komisi yakni komisi I yaitu menyangkut regulasi dan organisasi, komisi II Program kerja dan terakhir Komisi III Rekomendasi dari hasil komisi-komisi itu nanti akan dibuat struktur organisasi dan program kerja kedepan.

” Nantinya pembentukan ini membantu percepatan dan sinegisitas pembangunan Pariwisata Sulawesi Tenggara,” Tutupnya.

Nampak turut hadir dalam Kegiatan workshop tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra. Sarjono, Ketua Aliansi Jurnalis Independensi (AJI) Sultra. Zainal, Ketua Ikatan Jurnalis Tv Indonesia (IJTI) Sultra. Asdar dan Koordinator Kegiatan Jurnalis Ramah Pariwisata. Ali Ahmadi.

Pewarta : Awal Kurniawan

 




Johan Salim Harap Bombana sebagai Kabupaten Layak Anak Segera Terwujud

RUMBIA, SultraNET. | Wakil Bupati Bombana, Johan Salim resmi mengukuhkan pengurus Forum Anak Daerah, Selasa (12/11 2019) bertempat di Auditorium Kantor Bupati Bombana.

Usai mengukuhkan forum anak daerah dalam sambutanya di depan tamu undangan yang hadir, Wakil Bupati Bombana Johan Salim mengatakan bahwa dalam era globalisasi saat ini peran generasi Muda sangat menentukan arah dan masa depan Bangsa maupun daerah.

Maka dari itu keberadaan anak sangat penting dan harus mendapatkan perhatian yang serius baik dari lingkungan keluarga maupun pemerintah. Anak juga memiliki hak untuk tumbuh hidup dan mendapat perlindungan terhadap diskirimansi Sosial dimanapun ia berada

“ Saya harap pengukuhan forum anak ini dapat mewujudkan Bombana sebagi Daerah layak anak, partisipasi anak dalam membangun dan mendorong Tumbuh kembangnya anak Demi daerah yang kita cintai ini ,” Tutur Johan Salim.

Pembentukan Forum Anak Daerah lanjut Johan Salim, Sesuai dengan UU no 23 Tahun 2002 terutama pasal 4  tentang perlindungan anak dan dapat di bentuk dari tingkat Kecamatan, hingga ketingkat Desa dan Kelurahan.

” Kegiatan forum anak harus dilakukan secara rutin, sehingga dapat memotivasi anak-anak daerah untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” Imbuhnya

Menurutnya Forum anak adalah wadah untuk mengakomodir pertisipasi anak dalam mengambil peran untuk masa yang akan datang

” Saya berharap pertemuan ini dapat berkelanjutan sehingga forum anak ini dapat memberikan kesempatatan anak dalam menumbuh kembangkan bakat dan prestasi serta mengaktualisasikan ide ide cemerlang untuk bersama membangun daerah kita kedepan,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Forum Anak Daerah Bombana, Muhammad Iradat Sakti mengatakan forum akan menjadi media komunikasi antara pemerintah dan anak di wilayah itu, untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk membantu menciptakan kota layak anak di Bombana.

“Demi mewujudkan anak Bombana sebagai pelopor untuk mengejar ketertinggalan kita menuju kota Bombana sebagai kabupaten layak anak,” Pungkasnya

Pewarta : Efendi




LRSLU “Minaula” Kendari Bahagiakan Lanjut Usia Lewat Prosa Lansia

Kendari, SultraNET. | Memperingati Hari Pahlawan 2019, Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LRSLU) “Minaula” Kendari mengadakan Program Siswa dan Mahasiswa Peduli Lansia (PROSA LANSIA), bertempat di aula LRSLU “Minaula” Kendari, Minggu (10/11/2019).

Kegiatan  yang diikuti lebih dari 100 peserta terdiri dari siswa-siswi dan guru Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kendari serta para lanjut usia tersebut mengangkat tema Aku Pahlawan yang Membahagiakan Lanjut Usia.

Kania Dewi, Kepala Sub Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Minaula” Kendari menyampaikan, momentum peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum mengingat kembali jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan bangsa.

Disamping itu menurutnya ada berbagai cara memperingati Hari Pahlawan, salah satunya dengan membahagiakan lanjut usia (lansia).

” Selaku generasi muda, kita semua berkewajiban meneruskan dan mengisi kemerdekaan tersebut sesuai dengan status dan kedudukan masing-masing, tanpa terkecuali siswa dan siswi itu sendiri,” Tutur Kania Dewi.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa PROSA LANSIA adalah salah satu bentuk kegiatan yang dimaksudkan untuk memberikan dukungan sosial kepada para lanjut usia, baik di dalam maupun di luar loka agar memiliki spirit atau semangat dalam menjalani kehidupannya.

Program tersebut didesain sedemikian rupa agar terjadi komunikasi dan interaksi antara generasi muda yakni para siswa sekolah menengah dengan generasi lanjut usia yang berada di dalam mupun di luar LRSLU ”Minaula” Kendari.

” Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda khususnya siswa sekolah menengah agar memiliki karakter dan sekaligus sebagai agen peduli (empati) terhadap lanjut usia,” Bebernya.

Jumlah lansia di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Survey Sosial Ekonomi Nasional Tahun 2018 menunjukkan bahwa jumlah lanjut usia Indonesia sebanyak 24,49 juta jiwa atau 9,27 persen dari total Penduduk Indonesia. Diproyeksikan tahun 2020 jumlah lansia akan mencapai 27,08 juta jiwa dan 63,31 juta jiwa pada Tahun 2045.

Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia telah menjadi negara aging society atau berpenduduk tua. Artinya, jumlah penduduk lanjut usia atau lansia mencapai lebih dari tujuh persen dari total jumlah penduduk.

Seiring peningkatan jumlah lansia tersebut, terdapat sejumlah tantangan dan persoalan di seputar kelanjutusiaan dan menjadi agenda bersama untuk diselesaikan, mulai dari ketersediaan dan dukungan layanan oleh berbagai stakeholder pada satu sisi, kemandirian, psikososial yang kompleks, kondisi fisik, dan mental-spiritual lansia itu sendiri pada sisi lainnya.

” Siswa-siswi perlu ambil bagian dalam penanganan masalah tersebut. Sebagai penerus cita-cita bangsa, disamping disyaratkan memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan kecakapan teknologi, mereka juga dituntut memiliki karakter peduli terhadap sesama atau yang biasa disebut dengan kesalehan sosial yang sejatinya adalah karakter bangsa Indonesia itu sendiri seperti gotong royong dan tepo seliro,” Harapnya.

Program yang dilaksanakan seharian tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba Lulo dan puisi dengan melibatkan seluruh peserta. Lulo adalah salah satu jenis seni tari tradisional Sulawesi Tenggara sebagai ajang jalinan perkenalan, pertemanan dan keakraban antar warga. Lulo yang ditampilkan oleh para lansia diiringi dengan semacam gong kecil atau dalam bahasa Tolaki disebut Karandu.

“saya senang mengikuti kegiatan ini karena bisa bertemu dan bercengkrama dengan banyak orang terutama para kakek dan nenek”, ungkap Ita Purnama Sari, salah satu siswi.

Pada bagian akhir kegiatan siswa-siswi membuat maklumat kepedulian kepada lanjut usia. “Kami siswa dan siswi SMA Negeri 5 Kendari berjanji akan selalu menyayangi dan membahagiakan para lanjut usia”, suara maklumat mereka.  (Jasman Lampalangi)




LSM PERISAI Nilai Pembangunan Pasar Kalaero Bombana Berpotensi Besar Rugikan Pedagang

Rumbia, SultraNET. | Lembaga Swadaya Masyarakat Pemersatu Barisan Anti Korupsi (LSM-PERISAI) Kabupaten Bombana menilai Pembangunan Pasar Kalaero yang terletak Di Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara berpotensi merugikan pedagang yang selama ini menggantungkan hidup di pasar tersebut.

Hal tersebut diutarakan oleh Ansar Ahmad selaku Ketua Divisi Investigasi dan Advokasi LSM-Perisai Bombana kepada Awak Media SultraNET., Selasa (12/11/2019).

Menurut Pria yang juga bermukim di sekitar pasar tersebut, banyak hal yang diabaikan Pemerintah dalam proses rehab pasar itu sehingga kerugian ekonomi pedagang tidak bisa terhindarkan.

Salah satunya ketika pasar itu dibongkar, tidak dibuatkan pasar sementara atau relokasi pasar yang merupakan kewajiban pemerintah atau rekanan sehingga setelah pembongkaran pasar tersebut pedagang terpaksa kembali berdagang dirumah masing-masing dan tidak sedikit pula yang tidak dapat berdagang lagi karena tempat yang dimiliki tidak memadai lagi.

” Kalau seperti ini bisa dibayangkan berapa kerugian ekonomi yang mereka (pedagang.red) alami perharinya dan silahkan kali dengan berapa lama pasar itu dibangun sampai bisa dimanfaatkan,” Imbuhnya

Disamping kerugian tersebut, yang lebih parah lagi lanjut Ansar Ahmad dari jumlah los Pasar yang dibongkar ternyata lebih banyak dari los pasar yang bakal dibangun sehingga bisa dipastikan bakal ada pedagang yang selama ini berdagang ditempat tersebut namun setelah dilakukan pembangunan rehab bakal tidak kebagian los pasar.

” Ini yang berpotensi terjadi kecemburuan antar sesama pedagang dan pasti ada yang tidak kebagian karena yang bakal dibangun itu sebanyak 28 los pasar sedangkan yang telah dilakukan pembongkaran itu sebanyak 32 los,” Bebernya

Untuk itu tambahnya ia berharap kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dapat turun langsung melihat kondisi pedagang pasar Kalaero dan memanggil Bupati Bombana dan Pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bombana untuk didegarkan keterangannya terkait pasar tersebut.

” harapan kita, Agar potensi kerugian sangat besar yang dialami Pedagang Pasar kalaero dapat diminimalisir serta dapat ditemukan solusi yang tidak merugikan Pihak Manapun juga,” Pungkasnya (IS)




Peringati Hari Pahlawan, Tafdil Harap Masyarakat Bombana Jaga Keutuhan NKRI

RUMBIA, SultraNET | Memperingati Hari pahlawan nasional, 10 November 2019, Bupati Bombana, H. Tafdil mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah dibangun pendahulu negeri.

Hal itu didampaikan  Tafdil Dalam pidato di depan peserta upacara Peringatan hari pahlawan yang di hadiri unsur TNI/ Polri serta seluruh jajaranya OPD Pemkab Bombana dan veteran, bertempat dihalaman kantor Bupati Bombana, Minggu (10/11/2019).

Menurut suami Andi Nirwana itu, kemerdekaan bangsa ini bukanlah hadiah dari bangsa lain, namun negeri ini dibangun pahlawan dengan tetesan darah, keringat bahkan jiwa raga demi satu tujuan yakni Indonesia merdeka.

“ Mari kita menjaga keutuhan bangsa ini Jangan biarkan ada kelompok kelompok yang ingin menghasut agar kita bercerai berai ,merusak tatanan negeri ini, merusak persatuan dan kesatuan bangsa, Apalagi sampai terprovokasi,” Bebernya

Bupati Bombana dua periode itu menyebut Kemerdekaan bangsa indonesia tidak datang begitu saja, ada banyak pengorbanan para pendahulu kita yang rela mengorbankan segalanya.

Untuk itu, jika dahulu semangat kepahlawanan ditujukan dengan pengorbanan tenaga harta dan nyawa saat ini kata Tafdil untuk menjadi pahlawan bukan saja mereka yang mengangkat senjata di medan perang, tetapi bisa dengan cara menorehkan prestasi dari segala bidang kehidupan.

“ Semangat para pahlawan itu harus tumbuh subur di dalam hati masyarakat Indonesia,” harap tafdil

Untuk itu ia berharap di hari pahlawan dapat meningkatkan semangat semua pihak dalam mencintai dan menjaga bangsa Indonesiak, khususnya Bombana juga harus terus menghargai perjuangan para pahlawan Indonesia.

“ Kata Bung Karno, hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, yang dapat menjadi bangsa yang besar,” Pungkasnya

 

Pewarta : Efendi




Dinobatkan Sebagai Bunda Baca, Andi Nirwana Tafdil Komitmen Tingkatkan Indeks Literasi Masyarakat

Rumbia, SultraNET. | Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Hj. Andi Nirwana Tafdil berkomitmen sebagai role model yang dapat menginspirasi dan memberikan motivasi bangkitnya kegemaran membaca dalam rangka meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat di Kabupaten Bombana.

Komitmen tersebut disampaikan Istri Bupati Bombana itu saat menyampaikan sambutan Penobatan dirinya sebagai Bunda Baca Kabupaten Bombana Periode 2019-2022 yang digelar usai upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda bertempat di Lapangan Kantor Bupati Bombana, senin (28 /10/2019).

“ ini sebagai bukti komitmen Pemda dalam meningkatkan minat baca menuju Masyarakat Bombana yang cerdas, hal ini juga sesuai dengan program Gembira Cerdas program Bupati Bombana,” Ucap Senator Dapil Sultra itu.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ketua TP PKK Bombana itu telah menyusun beberapa poin penting yang menjadi tugasnya dalam mengkampanyekan gerakan minat baca ke masyarakat Bombana, salah satunya dengan mendorong dan memaksimalkan peran TP-PKK Kecamatan hingga ke tingkat Desa dan Kelurahan untuk aktif melakukan sosialisasi gerakan Bombana Gemar Membaca.

“ Untuk mendukungan gerakan Bombana Gemar Membaca, diaplikasikan melalui program pokok PKK yaitu melalui pendidikan dan keterampilan,” pungkasnya. 

Pantauan awak media ini, Penobatan Bunda Baca ditandai pemasangan salempang bertuliskan Bunda Baca yang disematkan langsung oleh Bupati Bombana H. Tafdil. (FENDI)




Kader Nasdem, PAN dan PKB Resmi Dilantik Jabat Pimpinan DPRD Bombana

Bombana, SultraNET. | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana akhirnya memiliki Pimpinan Definitif, hal tersebut setelah Lembaga itu menggelar Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah Janji Pimpinan masa bhakti 2019-2024, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bombana, Senin (28/10/2019).

Pengambilan sumpah dan janji pimpinan Lembaga yang beranggotakan 25 orang hasil Pemilu 2019 tersebut dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo, Andi Eddy Viata, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor : 532/2019 dimana pada kesempatan tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Bombana. Mahyuddin, S.Sos.

Berdasarkan Surat Keputusan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bombana dipercayakan kepada Arsad S.Pd Politisi sekaligus Ketua Partai NasDem, sedangkan pada posisi Wakil Ketua I dipercakayan kepada Ardi. A, SP., MP Kader Partai Amanat Nasional dan Wakil Ketua II dipercayakan kepada Iskandar, SP kader sekaligus Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Usai prosesi pengambilan sumpah jabatan, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Arsyad, S.Pd mengungkapkan harapannya agar ia dan rekan yang diambil sumpahnya dapat menjalankan amanah tersebut untuk kemajuan Bombana hingga lima tahun mendatang.

” Kami berharap dapat mengemban amanah ini dengan sebaik baiknya untuk kemajuan Bombana,” Tuturnya

Ditempat yang sama, Bupati Bombana H. Tafdil Berharap agar dengan terpilihnya tiga pimpinan DPRD Bombana yang baru itu, dapat membangun sinergi dan bahu membahu dengan Pemerintah Kabupaten untuk membangun Bombana sehingga dapat Lebih maju lagi.

” Terlebih dengan latar Belakang Pendidikan yang berbeda dan mumpuni diharapkan Ketua DPRD yang baru dari Dunia Pendidikan sedangkan Wakil Ketua DPRD dari Pertanian, saya berharap dapat memajukan dunia pendidikan dan pertanian di Bombana,” Harap Tafdil.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) dapil Sultra sekaligus Ketua TP PKK Bombana, Andi Nirwan Tafdil, Kapolres Bombana AKBP Andi Herman, Plt. Sekda, Man Arfa, Pimpinan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupatena Bombana dan sejumlah tokoh undangan. (FENDI)




Buton Selatan Siap Berpartisipasi Ramaikan Hari Pangan Sedunia di Sultra

Batauga, SultraNET.| Perhelatan Hari pangan sedunia untuk Tahun 2019 tinggal menghitung hari. Moment yang bakal dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo dan dihadiri oleh utusan 38 Negara itu bakal gelar di dua tempat yakni untuk Gelar Teknologi di Desa Puudambu Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan dan Gelar Pameran produk pangan unggulan potensi daerah bakal digelar di Lapangan Tugu MTQ Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Untuk menyukseskan kegiatan yang bertarap internasional itu, Saat ini, Utusan Pemerintah Kab/kota sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang bergensi tersebut, termasuk Kabupaten Buton Selatan.

Ditemui di ruang kerjanya, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Haida, S, Pt menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Selatan akan mengambil bagian dan peran pada ajang pelaksanaa peringatan Hari pangan sedunia itu.

” Keikutsertaan Kabupaten Buton Selatan bakal diramaikan oleh 5 SKPD namun demikian tidak menutup kemungkinan adanya OPD lainya yang akan ikut berperan dan mengambil bagian pada kegiatan tersebut,” Tutur Haida.

Adapun OPD yang bakal ambil bagian pada legiatan tersebut adalah Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan Dinas Pariwisata.

Pada kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh puluhan ribu tamu undangan itu, Dinas Ketahanan Pangan bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah lainya, akan mempromosikan berbagai potensi keunggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Buton Selatan.

” Terkhusus untuk Dinas Ketahanan pangan, akan mempromosikan Bahan bahan pangan segar dan kuliner. Bahan pangan segar yang akan dipromosikan yaitu bahan yang bahanya dari hasil pertanian, yaitu kaopi, kopi rongi, kopi hendea, dan bawang goreng lande,” Beber Istri Anggota DPRD Buton Selatan dua periode itu.

Pahwa pada saat promosi pangan segar nanti tambahnya, dari pihak Dinas Pertanian bakal mengikutkan pendamping masing masing seperti perwakilan Kelompok Wanita Tani dari Desa Bola Kecamatan Batauga.

” Promosi pangan segar nantinya, Pihak Dinas Pertanian mengikutkan pendamping masing masing seperti perwakilan Kelompok Wanita Tani,” Ucapnya

Ditemui terpisah, Kepala Seksi Produksi, Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Buton Selatan, La Mini, SP, membenarkan bahwa Dalam rangka Penyelenggaraan Hari pangan sedunia (HPS), pihak Dinas pertanian bakal mengutus personil untuk mempromosikan hasil hasil produksi pertanian yang menjadi produk unggulan Kabupaten Buton Selatan.

” Adapun Jenis jenis produk unggulan yang akan dipromosikan terdiri dari Bawang merah dari Kelurahan Masiri, dan Keladi,” Pungkasnya (AM)




Rusman Emba Minta Anggota Legislatif Kompak Bangun Muna

MUNA, SultraNET. | Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Muna masa jabatan 2019-2024 telah dilaksanakan, sebanyak 30 legislator siap menuntaskan persolan yang menyangkut aspirasi masyarakat setelah pengambilan sumpah janji wakil rakyat, Rabu (16/10/2019).

Bupati Muna LM Rusman Emba ST dalam sambutannya meminta kepada Anggota legislatif yang baru dilantik agar bersama sama melaksanakan RPJMD 2018-2021, untuk menjadikan Kabupaten Muna yang Kuat dan Maju, Mandiri serta Berdaya Saing.

Mantan senator DPD RI berharap agar setiap anggota DPRD mampu menjalankan tugas dan fungsinya, serta diharapkan mampu menggagas, mengawal dan kompak satu tekat membangun untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna.

” Untuk itu kepada legislatif yang baru dilantik untuk tetap mengedepankan kepentingan publik sehingga kedepannya Kabupaten Muna lebih maju dan masyarakat sejahtera. karena Pemda Muna siap bekerjasama mengedepankan kepentingan masyarakat,” harapnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu dibumi sowite itu mengapresiasi serta mengucapkan banyak terimakasih kepada para mantan anggota DPRD atas pengabdian selama menjabat.

” apalagi ada beberapa prakarsa dewan dalam pembentukan Perda yang manfaatnya sangat dirasakan eksekutif,” tuturnya (Borju)




Wa Ode Nurhayati (WON) Beri Sinyal Maju Pilkada Wakatobi

Wakatobi, SultraNET. | Politisi Nasional Asal Sulawesi Tenggara, Wa Ode Nurhayati atau yang akrab disapa WON memberi signal maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wakatobi yang bakal digelar pada Pilkada Serentak Tahun 2020 mendatang.

Sinyal tersebut terlihat dari postingan akun Facebook Pribadi wanita asal Desa Liyatogo, Kabupaten Wakatobi itu, Jum’at (18/10/2019)

” Bila Wakatobi Memanggil Bagi saya penanganan  Air bersih yg sampai 1 bulan lebih di Desa saya Liyatogo Adalah tamparan keras. Maka sebagai Puteri daerah Sekali layar terkembang Pantang surut kebelakang. Yang penting sopan santun Sudah diihtiarkan Kalo takdir harus hadap2an Maka tidaklah mungkin Main Belakang Bissmillah💪💪💪🇮🇩,” Demikian Petikan Isi Status FB Wa Ode Nurhayati

Ketika dikonfirmasi melalui massangger akun facebooknya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Hanura Provinsi Sulawesi Tenggara itu tidak menampik bahwa status facebook tersebut merupakan signal keseriusannya untuk maju di Pilkada Wakatobi.

” Pertimbangannya menjadi penyeimbang dalam dinasty politik yang baru dimulai di Wakatobi saja. Agar semua anak daerah punya mimpi yang sama,” Sebutnya

Untuk diketahui Partai Hanura di Kabupaten Wakatobi sebagai Partai yang dipimpi Wa Ode Nurhayati pada Pilkada 2019 lalu berhasil mendudukkan dua kader terbaiknya di DPRD Wakatobi untuk periode 2019-2024. (IS)