Terbanyak se Sultra, Kabupaten Muna Dapat Kuota BSPS 1.120 Unit Rumah

Raha, SultraNET. | Dari 5.000 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke 17 kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Tenggara, Kabupaten Muna mendapatkan kuota terbanyak yakni sebesar 1.120 unit rumah yang tersebar di 56 desa dan kelurahan.

Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara H. Eka Rahendra SST., MSP dalam sambutannya pada Sosialisasi dan Serah Terima Buku Tabungan Program BSPS SNVT yang dilaksankan di Gedung Sarana Olah Raga (SOR) Raha, Kabupaten Muna, Senin (8/7/2018), mengatakan Bahwa Program BSPS merupakan stimulan terhadap masyarakat itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat penerima sehingga dari kualitas rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni.

“Nantinya setiap rumah yang mendapat jatah rehab bakal memperoleh dana sebesar 17,5 juta rupiah dengan rinciannya, 15 juta untuk material bangunan dan 2,5 juta untuk ongkos tukang,” tuturnya.

Bantuan tersebut bakal langsung dikirimkan ke rekening penerima melalui Bank Sultra, kendati demikian penggunaan dana tersebut akan diawasi oleh aparat penegak hukum setempat.

Sementara itu, TP4D Kejati Sultra, Sugiatno Migano, meminta masyarakat yang menerima bantuan agar menggunakan bantuan itu sesuai peruntukannya sehingga bila terdapat penyimpangan dalam penggunaannya agar segera dilaporkan.

“Dan bagi toko penyediaan bahan bangunan, usahakan sebelum dikirim barangnya dibuatkan berita acara dan dokumentasinya,” pesan Sugiatno.

Di tempat yang sama, Bupati Muna, LM Rusman Emba mengatakan, besarnya BSPS yang diterima Kabupaten Muna itu tidak terlepas dari perjuangan Ridwan Bae, anggota DPR-RI.

“Insya Allah hubungan dengan pak Ridwan akan terus dijaga sehingga ke depan bantuan bisa bertambah lagi,” ucapanya.

Dalam sosialisasi tersebut turut hadir Bupati Muna Rusman Emba, Plt Sekda Muna Ali Basa, Perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, dan PPK Rumah Swadaya, Musniar M. Silondae, ST., MT, Para Asisten staf ahli, Dirut PDAM, Para Lurah, dan Masyarakat yang mendapatkan bantuan. (Borju)




Sukses Antisipasi Kebakaran, Damkar Bombana Himbau Masyarakat Manfaatkan Call Centre

Rumbia, SultraNET. | Perumahan penduduk yang kerap dijadikan pasar sore yang terletak di Depan RTH Bombana, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana nyaris terbakar akibat Api dari tumpukan sampah pada Minggu, 7 Juli 2019 sore kemarin.

Beruntung Damkar Bombana berhasil memadamkan api tersebut sebelum merembet membakar rumah warga yang ada disekitarnya.

Berkaca dari peristiwa tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Damkar Bombana, Waridin sangat menyesalkan ketidak pedulian warga daerah itu terhadap nomor Call Center sebagi tempat pelaporan jika terjadi kebakaran.

“Kemarin untung saja ada Danton saya lagi cukur di sekitaran pasar, dia liat ada kebakaran sampah dengan api besar, akhirnya dia telfon armada untuk kelokasi lalu padamkan api,” jelas Waridin di ruang kerjanya, Senin, (8/7/2019).

Padahal menurutnya, pihaknya sudah menyebar luaskan nomor Call Center damkar sebagai pusat aduan warga jika ada titik api yang dapat mengakibatkan kebakaran.

“Padahal kita sudah pasang nomor Call Senter di pos Kamling, Rumah Ibadah, di pohon, Rumah Warga dan juga sarana milik Pemerintah,” bebernya.

Selain itu, pihak Damkar juga mengeluhkan bayaknya kabel jaringan listrik dan jaringan Telkom yang dipasang rendah dari dataran tanah. Karena kondisi tersebut kata Waridin dapat menjadi penghambat bagi Damkar dalam menjalankan tugas pemadaman api ketika terjadi kebakaran.

“Kami juga keluhkan jaringan listrik, telpon Indihome yang rendah sekali. Kita jangan terhambat dengan kabel itu,” jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat daerah itu, untuk melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui nomor Call Center yang telah disiapkan. Berikut nomor Call Senter Damkar Bombana, 082347960011.




PT SSU Jual Alat Smelter Kiloan, LSM-Gerhana Harap Penegak Hukum dan Cukai Turun Tangan

Rumbia, SultraNET. | Penjualan Besi bahan pembangunan Smelter PT. Surya Saga Utama (SSU) di Lampangi Jaya, Desa Tedubara, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana mendapat perhatian serius dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemerhati Hukum dan Kebijakan Daerah (LSM-Gerhana) Kabupaten Bombana.

Hal itu disampaikan Mayon Susanto Husin, Direktur Eksekutif LSM-Gerhana kepada awak media SultraNET., (8/7/2019), menurutnya penjualan asset perusahaan yang masuk ke Indonesia dengan fasilitas bebas pajak itu sejatinya tidak disalah gunakan apalagi dilakukan penjualan dengan cara kiloan sebelum bahan pembangunan smelter tersebut dipergunakan.

Karena hal tersebut bertentangan dengan semangat pembebesan pajak yang diberikan pemerintah sehingga kendatipun akan dilakukan penjualan kembali maka kewajiban terhadap negara dalam hal cukai dan pajak masuk serta pajak penjualan tidak boleh diabaikan.

“Peralatan Smelter ini masuk ke Indonesia dengan Fasilitas Bebas Pajak, tujuannya jelas untuk dibangunkan pabrik smelter. Sehingga jika pembangunannya itu batal, maka tidak serta merta dapat dijual sebagai besi tua, Ini yang perusahaan itu tidak pahami,” Kata Aktivis yang fokus pada masalah lingkungan dan pendampingan masyarakat itu.

Atas kejadian tersebut lanjut Mayon Susanto, negara sangat dirugikan olehnya itu Lembaga yang dipimpinnya itu meminta agar penegak hukum dalam hal ini kepolisian dan bea cukai di negeri ini dapat mengambil tindakan guna mencegah terjadinya kerugian Negara yang lebih besar lagi.

“Kami harap aparat penegak hukum dapat turun sekaligus melihat proses penjualan besi smelter itu, apalagi ini bukan terjadi saat ini saja tetapi diduga penjualan itu sudah dilakukan berkali kali bahkan hingga ribuan ton banyaknya, silahkan hitung berapa kerugian Negara,” Bebernya.

Saat dikonfirmasi terkait kebenaran penjualan besi dengan cara dikilo layaknya penjualan besi tua pada Alat pembangunan smelter tersebut, Direktur PT. SSU, Kasra J. Munara membenarkan adanya penjualan besi-besi peralatan smelter oleh pihak internal perusahaan yang mengatas namakan investor melalui surat kuasa direksi.

Namun Kasra menampik dugaan dirinya melakukan pembiaran terhadap tindakan yang diduga melanggar hukum itu bahkan diakuinya dirinya telah mengingatkan bahkan berusaha mencegah dilakukannya penjualan besi-besi peralatan smelter karena ia mengetahui bahwa hal itu tidak sejalan dengan rencana perusahaan untuk menghidupkan kembali smelter.

“Saya sudah ingatkan ke Pihak yang mengaku direksi perusahaan untuk tidak melakukan penjualan besi besi bahan smelter itu, karena ini bertentangan dengan regulasi dan itu benar memang Alat Smelter ini masuk dengan Pembebasan Pajak,” Beber mantan Calon Bupati Bombana itu.

Ketika ditanya sehubungan dengan kabar pergantian direksi PT. SSU, Kasra menjelaskan bahwa dirinya telah melihat surat yang beredar tersebut dari beberapa orang yang mengirimkan, bahkan surat itu beredar di grup Whatsapp KNPI Bombana, namun Kasra menilai terdapat beberapa keganjilan pada surat tersebut.

“Bisa jadi ada unsur pemalsuan dokumen disurat itu dan ini sudah saya laporkan kepada yang berwajib, saya duga memang ada pihak internal yang ingin menyingkirkan saya karena saya menghalang halangi penjualan besi yang melanggar aturan itu,” Pungkasnya.

Untuk diketahui sebelum melakukan PHK Massal pada November 2018 lalu, PT. SSU berjanji bakal melakukan pembenahan dengan meng-upgrade teknologi agar dapat beroperasi kembali, sehingga nantinya akan memperkerjakan kembali karyawan yang di PHK.

Namun hingga kini, tanda-tanda PT SSU bakal mengoperasikan kembali smelternya belum nampak. Justru sebaliknya, bahkan sebagian bahan dan peralatan smelter telah di jual kiloan.

Smelter PT. SSU sempat menjadi salah satu proyek kebanggaan di Sultra khususnya di Bombana karena digadang gadang bakal meluncurkan investasi sebanyak puluhan triliun rupiah. (IS/SN01)




Polres Bombana, Gelar Upacara Penghormatan di Makam Pahlawan Lameroro.

Rumbia, SultraNET. | Wakil Kapolres Bombana, Kompol Muhadi Walam, S.Sos memimpin upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan Bahagia, Kelurahan Lameroro Kabupaten Bombana, Senin, 8 Juli 2019.

Upacara tersebut merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke 73 dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Bombana, Perwira dan para Kapolsek serta Ketua Bhayangkari Cabang Bombana.

Wakapolres Bombana, Kompol Muhadi Walam menuturkan upacara penghormatan di TMP Lameroro itu, merupakan bentuk penghormatan kepolisian Bombana dalam memperingatan Hari Bhayangkara ke 73 yang jatuh pada 1 Juli 2019 yang lalu.

“Ini salah satu program Polres Bombana dalam HUT Bhayangkara yang ke 73,” ujar Polisi Berpangkat satu melati emas dipundaknya itu.

Selain itu Lanjut Muhadi Walam, kepolisian Polres Bombana juga melakukan prosesi penaburan bunga di makan Pahlawan Lameroro yang dianggap telah berjasa untuk bangsa Indonesia.

“Setelah melakukan upacara kiita juga rangkaikan dengan melakukan prosesi penaburan bunga di atas Makam,” singkatnya.

Hingga upacara dan prosesi penaburan bunga dilakukan, situasi di area Makam Pahlawan Lamororo aman dan kondusif.

Laporan :

Reksan / Kontributor SN Bombana




Silaturahmi ke Koperasi TKBM, Rusman Emba Bantu Dana Pribadi 25 Juta

Raha, SultraNET. | Dalam rangkaian acara HUT Kabupaten Muna yang ke 60 Tahun, Bupati Muna LM Rusman Emba, ST menjalin silaturrahmi kepada anggota koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kabupaten Muna, bertempat di Pelabuhan Nusantara Raha, Minggu 7 juli 2019.

Saat membawakan sambutan pada kegiatan yang mengangkat Tema “Mari Bersama Melanjutkan Cita-Cita Leluhur” itu, Bupati Muna Rusman Emba, ST menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir ini pelabuhan Nusantara Raha mengalami perkembanganyang signifikan.

“Pelabuhan ini sudah luar biasa sekali, berbeda dengan dua tahun yang lalu dan masih banyak lagi program-program yang bakal kita lakukan kedepannya,” tutur orang nomor satu di bumi sowite itu.

Lanjut Mantan Ketua DPRD Sultra itu, kehadirannya ditengah-tengah anggota TKBM merupakan suatu kebahagian tersendiri baginya hal itu bukan karena ada kepentingan politik, namun hubungan komunikasi TKBM dengan dirinya telah terjalin sejak lama.

“Bisa jadi ada orang awalnya kelihatan baik, tapi pada akhirnya meninggalkan kita, kalau saya dengan TKBM sudah baku tau-tau hati,” beber mantan Senator DPD RI itu.

Diakuinya walau dirinya tidak setiap saat bersama TKBM, hal itu karena banyak aktifitas pemerintahan yang harus dikerjakan yang muaranya  adalah untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

Namun melihat situasi koperasi TKBM yang membutuhkan perhatian maka pada kesempatan itu, Rusman Emba secara pribadi bakal memberikan bantuan sebesar 25 juta rupiah.

“Kalau sudah klir peruntukannya dan melihat perkembangan dari koperasi TKBM cukup baik, kita bisa menambah anggarannya lewat APBD, biar sampai 200 juta bisa kita usahakan, saat ini saya bantu 25 juta dulu sebagai awal dari dana pribadi,” Ucapkannya.

Ditempat yang sama, Ketua TKBM La Hardin Awe mengatakan kepada semua anggota TKBM yang ada untuk membantu program – program Pemeritah kedepan dan seterusnya dari segi apapun untuk kemajuan Kabupaten Muna.

Tak lupa pula La Hardin menghaturkan terima kasih kepada Rusman Emba karena telah memberikan bantuan dari dana pribadi kepada koperasi yang dipimpinnya itu.

” Kami juga berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan untuk koperasi TKBM ini,” tutupnya. (rustam)




Berhasil Dibidang KKBPK, H. Tafdil Diberi Penghargaan Satyalencana Presiden RI

Banjarbaru, SultraNET. | Bupati Bombana, H. Tafdil, SE., MM mendapatkan penghargaan dari presiden Indonesia berupa Satyalencana Pembangunan bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Puan Maharani, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI 2019 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu, (6/7/2019).

penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden Republik Indonesia karena Tafdil dinilai berhasil mendorong pembangunan pada bidang kependudukan dan keluarga berencana nasional di daerah yang mereka pimpin, setelah melewati serangkaian tahapan penilaian oleh tim khusus dari Sekretariat Kepresidenan beberapa waktu lalu.

Kepada Media Tafdil mengaku, keberhasilannya meraih penghargaan itu karena dukungan semua pihak terkait di Bombana sehingga program KKBPK di Bombana bisa berkembang signifikan dan dinilai sudah layak mendapatkan penghargaan satyalencana pembangunan bidang KKBPK.

“Yang terpenting bahwa program Gembira yang kami jalankan di Bombana sangat mendukung terwujudnya masyarakat sejahtera, sehingga kami meraih penghargaan ini. Wujud program Gembira misalnya ada bantuan ‘Baruga Moico’ atau bedah rumah untuk warga prasejahtera, bantuan listrik gratis, jaminan kesehatan,” katanya.

Tafdil juga mengaku terus mendukung pengembangan kampung KB di daerah itu, selain itu memberikan dukungan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk pengembangan program KKBPK kepada dinas terkait.

Sementara itu Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Puan Maharani, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut adalah sebagai tanda kehormatan yang diberikan kepada mereka yang telah mendukung dalam peningkatan kualitas keluarga dan kependudukan.

“Ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan yang diberikan kepada saudara-saudara yang telah berjasa dalam memajukan program kependudukan keluarga berencana,” jelasnya. 

Puan berharap kepada Kepala Daerah yang berhasil dan sukses itu dapat meningkatkan komitmen dalam memanjukan kualitas kependudukan dan keluarga Indonesia.

H. Tafdil menerima penghargaan Satyalencana Pembangunan bidang KKBPK 2019 dari Presiden RI bersama Kepala daerah lain yaitu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Bupati Jembrana, Bupati Merangin, Bupati Karawang, Bupati Bombana, Bupati Kolaka, Bupati Pringsewu, Bupati Sijunjung, Bupati Serdang Bedagai, Bupati Hulu Sungai Selatan, Bupati Tabalong, Bupati Kulon Progo, Bupati Magelang, Bupati Blora, Bupati Enrekang, Wali Kota Gorontalo, Wali Kota Padang, Wali Kota Yogyakarta. (ANT-INT)




Wadah Silaturahmi Insan Pers Bombana, JOB di Bentuk

Rumbia, SultraNET. | Sebagai wadah silaturahmi, kekeluargaan serta sebagai tempat berbagi ilmu dan informasi, belasan insan Pers yang ada di Kabupaten Bombana sepakat membentuk Perkumpulan yang dinamai Jurnalis Online Bombana (JOB) Kabupaten Bombana, Sabtu, 06 Juli 2019.

Dalam rapat pembentukan yang digelar di Ibu Kota Kabupaten Bombana itu, Idris yang didaulat sebagai Ketua sekaligus di amanahkan untuk membentuk kepengurusan mengungkapkan, dengan terbentuknya Perkumpulan tersebut diharapkan dapat menjadikan Jurnalis khususnya jurnalis media online dapat lebih berperan sebagai sosial kontrol yang baik dalam menyajikan informasi ke publik.

” Kita berharap dengan terbentuknya JOB ini dapat menjadi sarana silaturahmi dan komunikasi Jurnalis online dalam mengabarkan informasi yang faktual dan berimbang ke masyarakat,” Kata salah satu Pimpinan Media itu.

Diharapkannya dengan terbentuknya JOB itu, tidak kemudian menjadi momok yang menakutkan bagi pihak tertentu namun dapat dijadikan sebagai mitra dalam mengawal informasi yang berimbang ke masyarakat.

“Selain menjalankan fungsinya sebagai sosial kontrol namun JOB ini juga dapat bertindak sebagai corong informasi ke masyarakat tentu secara akurat dan berimbang, apalagi di era keterbukaan informasi saat ini,” Bebernya.

Ditambahkannya, setelah terbentuk fokus utama pihaknya adalah segera melengkapi struktur kepengurusan dan membentuk kelembagaan organisasi tersebut agar sesuai dengan amanat undang-undang terkait perkumpulan. (IS)




Polisi dan TNI di Bombana Bersihkan Makam Pahlawan

RUMBIA, SultraNET.COM | Kepolisian Resor (Polres) Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama anggota Koramil 1413-06/Rumbia melakukan Kurve di Taman Makam Pahlawan (TMP)yang terletak di Kelurahan Lameroro, pada Sabtu, 6 Juli 2019 pagi tadi.

Kepolres Bombana,AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Paur Humas Polres Bombana, Aipda Fitrah mengatakan kegitan tersebut merupakan salasatu rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke 73 tepatnya 1 Juli 2019 lalu.

“Sudah terjadwalkan, beberapa rangkaian yang memang suda kita agendakan selama perayaan Hut Bhayankara, kali ini kami bersama rekan TNI kurvei atau bersih-bersih di TMP,” ungkapnya

Kurve tersebut menurutnya, adalah bentuk penghormatan kepolisian daerah, kepada para pejuang yang telah mengapdikan diri semasa hidupnya demi kepentingan Negara.

“jadi salah satu bentuk penghormatan kita kepada mereka dengan cara membersihkan dan mengindahkan tempat peristrahatan terakhirnya,” kata Fitra menjelaskan.

Lebih lanjut Fitra juga menyebutkan, selama giat berlngsung hingga usai seluruh Personel Kepolisian dan TNI sangat kompak dan antusias.

“Sehingga semua proses berjalan aman dan kondusif,” Pungkasnya.

Reporter : Rf




Rusman Emba Harap Semua Pihak Bersinergi Membangun dan Mensejahterakan Kabupaten Muna

Raha, SultraNET. | Bupati Kabupaten Muna, Rusman Emba, ST berharap agar momentum hari Ulang Tahun Kabupaten Muna yang ke 60 tahun, seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Muna dapat bersinergi dalam pembangunan sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera terwujud.

Hal tersebut disampaikan mantan Senator DPD RI itu saat memimpin upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna yang Ke-60, yang digelar di Alun-Alun Kota Raha, Kamis (4/7/20190.

” Kita harus meningkatkan kinerja dan harus memiliki daya saing demi mewujudkan masyarakat yang maju, kuat dan mandiri,” Tuturnya

Dengan meningkatkan pengelolaan potensi yang dimiliki secara profesional dan meningkatkan kontribusi seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Muna, mantan Ketua DPRD Prov. Sultra itu sangat optimis akselerasi laju pembangunan pada semua sektor dapat ditingkatkan.

“Sehingga apa yang menjadi harapan para pendiri terdahulu bisa terwujud,” tegas Rusman Emba.

Turut hadir dalam kegiatan terssebut Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkipinda) Kabupaten Muna yakni Kapolres Muna, Dandim 1416 Muna, Kepala Kejaksaan, Ketua P PKK Muna, Ketua DPRD Muna, Wakil Ketua DPRD Muna dan Seluruh Kepala SKPD.

Nampak pula Hadir Pimpinan daerah tetangga yakni, Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahudin beserta jajaranya. (Borju).




BKPSDM Bombana Luncurkan Aplikasi Pelayanan Kepegawaian “Sakti Gembira” Simpeg Online

Rumbia, SultraNET. | Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana melaunching aplikasi kepegawaian berbasis online yang dinamai dengan Sistem Aplikasi Kepegawaian Terintegrasi (Sakti Gembira) yaitu Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (simpeg online), pada hari Kamis 4 Juli 2019.

Kepada awak media, Heriyani, SP., M.Si, Kasubag. Perencanaan dan Keuangan BKPSDM Kabupaten Bombana mengungkapkan diluncurkannya aplikasi tersebut untuk memenuhi tuntutan era digitalisasi sehingga data kepegawaian nantinya dapat diakses secara online dan terintegrasi.

“Aplikasi Sakti Gembira ini dalah Rumah dari aplikasi aplikasi kepegawaian yang ada di BKPSDM Bombana ini,” Jelas Heriyani

Untuk itu ia berharap agar dengan diberlakukannya sistem informasi manajemen kepegawaian yang terintegrasi dan online tersebut dapat memudahkan pelayanan administrasi dan informasi kepegawaian di daerah itu.

“Sehingga data data kepegawaian dapat tertata secara digital, tentu itu akan sangat membantu dalam pelayanan kepegawaian,” Singkatnya (IS)