Pelaku Penganiayaan Terhadap Seorang Wanita Warga Desa Liabalano Terancam Lebaran di Sel

Muna, SultraNET. | Kepolisian Resort Muna beserta Anggota Polsek Kontunaga berhasil melakukan penangkapan terhadap Udin Mogo (25) warga Desa Liabalano, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari Rabu (29/5/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.

Udin Mogo di tangkap atas dugaan telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang wanita bernama Wa Ila pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2019 sekitar pukul 17.30 Wita.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga melalui Kasat Reskrim, AKP Muh Ogen Sairi saat di temui awak media harapansultra.com di ruangannya membenarakan kejadian penangkapan tersebut.

Mantan kasat Narkoba itu menceritakan kronologis kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan sementara.

Saat itu pelapor berangkat kerumah orang tua terlapor yang merupakan tempat tinggal terlapor bersama istrinya, setelah tiba pelapor bertemu dengan terlapor lalu pelapor meminta izin kepada terlapor untuk memanggil anaknya Wa Ode Linda  (Istri terlapor) untuk berobat karena belum lama ini ini keguguran.

Namun orang tua terlapor yaitu La Mogo melarangnya sehingga antara pelapor dan terlapor beserta keluarganya terjadi pertengkaran.

Saling tunjuk sesama pun tidak terelakan. Karena merasa tangan pelapor sempat menunjuk bagian wajah terlapor lalu terlapor berdiri dan memegang tangan kanan pelapor.

Karena tidak menerima, terlapor pun sempat mengatakan bahwa “kita baku bicara di luar” dan pelapor juga berdiri sambil menjawab bahwa “saya tidak mau baku bicara sama kamu” sambil meronta sehingga pegangan tangan terlapor terlepas.

Karena marah terlapor langsung memukul bagian pipi sebelah kiri pelapor sebanyak 1 (satu) kali dengan menggunakan tangan kanannya.

Setelah itu pelapor langsung keluar dari dalam rumah namun sempat dihalangi oleh La Mogo, namun pelapor tetap keluar dari dalam rumah karena tidak menerima atas perlakuan terlapor dan langsung melaporkan ke polisi.

Untuk diketahui tindak pidana penganiayaan tersebut berdasarkan LP/08/V/2019/Sultra/Res Muna/Spkt Sek Kontunaga, tgl 29 Mei 2019, Sp.Kap/01/V/2019/ Sat Reskrim, tgl 29 Mei 2019

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka memar pada bagian pipi sebelah kiri dan luka gores pada bagian dahi,” pungkasnya.

Atas perbuatannya melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan, terlapor terancam manjalankan hari raya di Sel Polres Muna




Golkar Wakatobi Peroleh 9 Kursi, Ini Sosok Cabub Dan Cawabub 2020 Yang Diusung

Wakatobi, SultraNET. | Pada pemilihan anggota legislatif 17 april lalu, Partai Golongan Karya sukses merebut sembilan kursi di dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Wakatobi. Capaian ini menghantarkan DPD II Partai Golkar Wakatobi sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BAPILU) partai Golkar kabupaten Wakatobi Muhamad Ali, mengatakan perolehan ini adalah sebuah hasil kerja bersama seluruh struktur partai dari tingkat pusat, DPD provinsi dan DPD tingkat dua sampai ditingkat bawah.

“Juga terima kasih kepada seluruh simpatisan yang telah memberikan dukungan serta memberikan pilihan kepada Partai Golkar,”Ucapnya, Selasa (28/05/2019).

Pencapaian 9 kursi ini menurutnya merupakan pencapaian yang sangat luar biasa dan diharapkan dapat dipertanggungjawabkan dalam kerja-kerja ril, kerja-kerja kekaryaan pada pembangunan kabupaten Wakatobi kedepan yang lebih baik.

“Ini adalah kemenangan rakyat kabupaten Wakatobi dengan memberikan kepercayaan kepada Partai Golkar,” ujarnya

Kesuksesaan mendulang 9 kursi di Pilcaleg menjadi estafet partai berlambangkan pohon beringin ini menuju kontestasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2020 mendatang.

Muhamad Ali menyampaikan bahwa untuk 01 sudah pasti partai Golkar kabupaten Wakatobi meletakkan satu nama yakni Arhawi dan untuk 02 nya, partai akan buka penjaringan. Sebagai partai yang terbuka kata dia, diharapkan bisa mengakomodir semua kepentingan dan dapat menjadi jawaban percepatan pembangunan pada masa-masa yang akan datang.

” Proses yang terjadi dalam proses pemenangan ini semuanya terintegrasi baik itu elit partai, relawan dan semuanya adalah salah satu kesatuan gerak yang tentu dalam menghadapi kontentasi Pilkada Wakatobi 2020 dapat dilihat celah-celah lemahnya, sisi kosong mana yang belum itu dapat dimuktahirkan dan roda organisasi atau roda pemenangan yang sudah dimaknai dengan bagus agar lebih dipertahankan dan ditingkatkan lagi sehingga kita bisa lebih solid lagi menjelang kontelasi Pilbub 2020 dengan kerja-kerja kebersamaan itu adalah sesuatu target kita selanjutnya,” Pungkasnya.




Wujud Kepedulian Pada Sesama, Polres Bombana Bantu Wanita Paruh Baya Penderita Tumor Ganas

SultraNET, Rumbia | Jajaran Polres Bombana yang dipimpin langsung Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH,SIK,MM didampingi Ketua Bhayangkari Icha Adnan bersama beberapa Anggota dan Perwira Polres Bombana menyambangi Nuraeni Ibu Paruh baya warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana yang didiagnosa mengidap penyakit Tumor Ganas, Sabtu (25/5/2019).

Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH, SIK, MM mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh jajarannya dengan tujuan meringankan beban bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

“Kami turut prihatin atas kondisi yang dialami ibu Nuraeni, Semoga tabah dan semoga lekas sembuh”, ucapnya

Pada kesempatan tersebut Polres Bombana memberikan bantuan tali asih dengan harapan agar bantuan yang diberikan itu dapat mengurangi beban biaya pengobatan ibu Nuraeni.

“Kami harap dengan bantuan ini sedikitnya dapat meringankan beban Ibu Nuraeni” ungkap Kapolres

Berdasarkan informasi yang berhasil awak media ini dapatkan dari pihak keluarga, bahwa Ibu Nuraeni sebelumnya telah dibawa kerumah sakit untuk menjalani operasi namun karena kondisi fisik yang lemah maka Ibu Nurani dipulangkan dan menjalani perawatan dirumahnya.

Dalam kunjungan  tersebut turut hadir Wakapolres Bombana Kompol Muhadi Walam, S.Sos Kabag Ops AKP Laode Agus, S.IP, Kasat Intelkam Iptu Jimi Fernando, SIK, Kasat Lantas Iptu Izak, SH dan kapolsek Rumbia Iptu Muh. Nur Sultan, SH. (IS)




Tips Sehat Selama Puasa Ramadhan

SultraNET | Bulan Ramadhan telah tiba, di mana seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, menahan lapar dan haus selama kurang lebih 12 jam, selama sebulan penuh. Walaupun begitu, puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tentu jika dijalankan dengan cara yang sehat pula

Berpuasa di siang hari tidak lantas menjadikan tubuh menjadi lesu. Pola makan yang berubah selama Bulan Puasa harus disiasati dengan benar agar tubuh tetap sehat dan bugar dalam menjalankan aktifitas di siang hari. Terlebih lagi, setelah melewati Ramadhan, selain menjadi lebih dekat kepada Allah, kita juga menjadi individu yang lebih sehat daripada sebelumnya.

Berikut adalah beberapa tips sehat yang sangat baik jika Anda lakukan selama Bulan Puasa Ramadhan:

Tips Puasa Ramadhan: Makan Sahur

1. Atur waktu anda untuk menyantap sahur di akhir waktu. Selain berguna untuk menunjang puasa anda di siang hari, makan sahur di akhir waktu lebih diutamakan berdasarkan sunnah Rasul.

2. Makanlah dengan porsi normal, jangan berlebihan. Fokuslah untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan protein, serta buah dan sayuran. Menyantap makanan yang mengandung banyak air selama sahur juga sangat baik untuk hidrasi tubuh anda sepanjang hari.

3. Akhiri santap sahur dengan segelas susu untuk melengkapi nutrisi tubuh anda. Minumlah suplemen ataupun multivitamin yang biasa anda konsumsi ataupun yang disarankan oleh dokter anda.

4. Batasi konsumsi makanan yang terlalu manis dan mengandung banyak gula, karena justru dapat membuat tubuh lemas di siang hari.

5. Minum air yang cukup. Sebelum waktu imsak tiba, minumlah air yang cukup, tiga hingga lima gelas. Sebaiknya hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh karena bersifat diuretik dan membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui urinasi.

Tips Puasa Ramadhan: Selama Berpuasa

6. Di waktu terpanas di siang hari, hindari berlama-lama di terik matahari dan kurangi aktifitas fisik.

7. Jika ada waktu, sempatkan untuk mengistirahatkan tubuh anda, dan mengganti waktu tidur yang kurang karena bangun lebih awal untuk sahur. Waktu setelah sholat zuhur merupakan saat yang tepat untuk beristirahat.

8. Jika memiliki waktu luang di sore hari, sempatkan untuk berolahraga ringan seperti jalan sore, bersepeda santai, ataupun senam ringan. Hal ini sangat baik untuk menjaga kebubagaran tubuh dan memperlancar peredaran darah.

Tips Puasa Ramadhan: Buka Puasa

9. Kurma kering, baik untuk berbuka.

Saat waktu buka puasa tiba, jangan makan dengan berlebihan. Sebaiknya ikuti sunnah, yaitu dengan buah kurma dan minuman yang manis: bisa dengan susu, jus buah, atauapun sekedar air. Minumlah cukup air untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

10. Setelah magrib, lanjutkan dengan menyantap hidangan utama, dengan menu yang seimbang. Makanlah sesuai dengan porsi anda yang biasa, tidak perlu berlebihan. Cukupkan dengan karbohidrat, protein, serta sayuran dan buah-buahan.

11. Hindari makan gorengan berlebihan, serta batasi makanan yang pedas, agar perut tidak menjadi mules dan mengganggu pencernaan tubuh anda.

12. Cukupi asupan air tubuh anda. Usahakan untuk meminum setidaknya lima gelas air putih sebelum tidur.

Dengan menjalankan tips-tips sehat di atas, semoga puasa kita semua menjadi lebih lancar, hikmat, dan juga sehat

Source : webkesehatan.com




Polisi Amankan Anggota BPN Mustofa Nahrawardaya atas Dugaan Sebarkan Berita Hoaks

sultraNET.com, Jakarta | Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya diamankan jajaran Bareskrim Polri, dini hari. Dia diamankan di kediamanya di kawasan Jakarta Selatan atas dugaan menyebarkan berita bohong alias hoaks dan ujaran kebencian berbau SARA

“Sudah jadi tersangka,” kata Kasubdit 3 Siber Bareskrim Polri Rickynaldo Chairul saat dikonfirmasi, Minggu (26/5).

Dalam surat penangkapan yang sebagaimana dilansir merdeka.com, Mustofa diamankan berdasarkan laporan polisi LP/B/0507/V/2019/BARESKRIM, tanggal 25 Mei 2019. Dalam penangkapan itu, Mustafa diduga telah mengunggah di media sosial Twitter pribadinya berbau hoaks dan ujaran kebencian SARA pada 24 Mei.

Dalam surat penangkapan, Mustofa diduga melanggar Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang 19 tahun 2016 dan Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 undang-undang nomor 1 tahun 1946.

Penangkapan itu pun telah dibenarkan juga oleh istrinya bernama Cathy. Anggota polisi bersama Ketua RT setempat mendatangi kediamannya sekitar pukul 03.00 WIB.

“(Diamankannya) Sebelum sahur. Kita baru mau bangun sahur,” ujar Cathy. (Sumber Merdeka.Com)




Alumni SMAN 2 Raha Gelar Baksos Sunatan Massal

MUNA, SultraNET.COM | Alumni SMA Negeri 2 Raha atau kerap disingkat SMANDARA Angkatan 2005 menggelar Bakti Sosial Sekaligus dirangkaikan dengan Kegiatan Sunatan Massal bertempat di Desa Liabalano Kecamatan Kontunaga, kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Sabtu  (25/5/2019).

Wa Ode Apriliastuti, Koordinator kegiatan Baksos tersebut saat di temui awak media HarapanSultra.COM mengungkapkan bahwa kegiatan Bakti Sosial sekaligus Sunatan masal ini digelar sebagai bentuk Kepedulian Alumni SMAN 2 Raha Angkatan 2005 dalam mengisi Kegiatan di Bulan suci Ramadhan sekaligus berbagi kepada sesama ummat dan sekaligus sebagai agenda rutin yang digelar disetiap tahunnya dalam berbagai bentuk kegiatan.

“Kita memilih kegiatan ini disebabkan alumni 2005 memiliki cukup tenaga teknis kesehatan untuk bisa melakukan sunatan massal, sehingga kita berdayakan sebagai bentuk sumbangsih angkatan 2005 SMANDARA kepada daerah Kabupaten Muna yang kita cintai bersama ini” Ucap Wanita yang kerap disapa Tuti itu

Lanjut Wa Ode Apriliastuti yang juga berprofesi sebagai Apoteker itu, Kegiatan sunatan masal tersebut diprioritaskan kepada anak dengan kategori berasal dari keluarga yang penghasilan rendah sehingga dapat menciptakan generasi sehat untuk saat ini dan yang akan datang.

“Usai kegiatan sunnatan ini, kami tetap memberikan perawatan hingga dinyatakan sembuh oleh dokter,” bebernya

Pada kesempatan tersebut Wa Ode Apriliastuti mewakili rekan rekan Alumni SMA 2 Raha Angkatan 2005 menghaturkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan kabupaten Muna berkat bantuan yang disalurkan melalui Intalasi Farmasi berupa bahan habis pakai dan obat obatan serta kepada dr. Ruth Damayanti yang bersedia menjadi dokter penanggung jawab, sehingga kegiatan Baksos dapat terlaksana dengan baik.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan ini, khusunya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Muna dan Kepada Ibu dr. Ruth Damayanti” Tutupnya

Dari Pantauan Awak Media ini, Usai dilakukan kegiatan sunatan massal, anak anak yang telah disunnat langsung diberikan bingkisan berupa sarung dan uang tunai. (Br)




Alumni SMAN 2 Raha Angkatan 2005 Gelar Baksos dan Sunatan Massal

MUNA, SultraNET. | Alumni SMA Negeri 2 Raha atau kerap disingkat SMANDARA Angkatan 2005 menggelar Bakti Sosial Sekaligus dirangkaikan dengan Kegiatan Sunatan Massal bertempat di Desa Liabalano Kecamatan Kontunaga, kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Sabtu  (25/5/2019).

Wa Ode Apriliastuti, Koordinator kegiatan Baksos tersebut saat di temui awak media ini mengungkapkan bahwa kegiatan Bakti Sosial sekaligus Sunatan masal ini digelar sebagai bentuk Kepedulian Alumni SMAN 2 Raha Angkatan 2005 dalam mengisi Kegiatan di Bulan suci Ramadhan sekaligus berbagi kepada sesama ummat dan sekaligus sebagai agenda rutin yang digelar disetiap tahunnya dalam berbagai bentuk kegiatan.

“Kita memilih kegiatan ini disebabkan alumni 2005 memiliki cukup tenaga teknis kesehatan untuk bisa melakukan sunatan massal, sehingga kita berdayakan sebagai bentuk sumbangsih angkatan 2005 SMANDARA kepada daerah Kabupaten Muna yang kita cintai bersama ini” Ucap Wanita yang kerap disapa Tuti itu

Lanjut Wa Ode Apriliastuti yang juga berprofesi sebagai Apoteker itu, Kegiatan sunatan masal tersebut diprioritaskan kepada anak dengan kategori berasal dari keluarga yang penghasilan rendah sehingga dapat menciptakan generasi sehat untuk saat ini dan yang akan datang.

“Usai kegiatan sunnatan ini, kami tetap memberikan perawatan hingga dinyatakan sembuh oleh dokter,” bebernya

Pada kesempatan tersebut Wa Ode Apriliastuti mewakili rekan rekan Alumni SMA 2 Raha Angkatan 2005 menghaturkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan kabupaten Muna berkat bantuan yang disalurkan melalui Intalasi Farmasi berupa bahan habis pakai dan obat obatan serta kepada dr. Ruth Damayanti yang bersedia menjadi dokter penanggung jawab, sehingga kegiatan Baksos dapat terlaksana dengan baik.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan ini, khusunya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Muna dan Kepada Ibu dr. Ruth Damayanti” Tutupnya

Dari Pantauan Awak Media ini, Usai dilakukan kegiatan sunatan massal, anak anak yang telah disunnat langsung diberikan bingkisan berupa sarung dan uang tunai. (Borju)




Putera Asal Bombana Pimpin BEM Fekon Unsultra

Sultranet.com, Kendari | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), kini resmi diketuai Agil Saputra asal Kabaena Kabupaten Bombana.

Hal itu di benarkan oleh mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Unsultra periode 2018-1019, Arham, (25/05/2019), terpilihnya ketua Bem Fekon tersebut berdasarkan keputusan musyawah bersama sesuai mekanisme yang dilaksanakan dengan cara aklamasi pada Kamis, 23 mei 2019 lalu.

“ia benar, Agil Saputra telah resmi menjadi Ketua BEM Fakultas Ekonomi Unsultra Periode 2019-2020. Penetapannya kemarin, dihadiri oleh Ibu Suyuti, selaku Wakil Dekan FEKON serta perwakilan Mahasisiwa lainnya.” Kata Arham lewat telepon selulernya

Mewakili Mahasiswa lainnya, Arham, menekankan kepada Ketua BEM Fekon terpilih tersebut untuk dapat melakukan inovasi di tubuh HMJ serta menghidupkan sinergitas semua jurusan Khusunya Fakultas Ekonomi Unsultra.

“Dengan adanya sinergitas mahasiswa, saya yakin, kinerja kedepan bisa baik, Semoga amanah yang diberikan kepada beliau, dapat memberikan perubahan untuk fakultas ekonomi,” Harapnya.

Terpisah, sebagai Ketua dan BEM Fekon terpilih, Agil Saputra mengatakan, pihaknya bakal lebih progresif serta fokus menjadi Gubernur mahasiswa yang progresif, sehingga dapat menjadi simbol prestasi dan aksi mahasiswa Ekonomi Unsultra.

“Target ke depan, jadikan Fakultas Ekonomi sebagai simbol yang mengsinkronkan antara prestasi dan pergerakan mahasiswa Unsultra. Serta persatuan mahasiswa Fekon dan mengawal aspirasi Mahasiswa,” ujar kepadaAwak media ini.

Lelaki berambut cepak dengan sapaan akrapnya Agil menghaturkan terimakasihnya kepada seluruh Mahasiswa Fekon yang telah mempercayakan dirinya sebagai Ketua BEM Fakultas Ekonomi Unsultra.

“Terimakasih banyak atas amanah ini sebagai harapan besar dari teman teman Mahasiswa kepada saya yang harus dilaksanakan sebagamana mestinya,” Tutunya.

Untuk diketahui pelaksanaan pemilihan BEM Fakultas Ekonomi Unsultra dilakukan dengan cara Aklamasi pada hari Kamis, 23 mei 2019, selain Agil Saputra tak satupun Mahasiswa yang siap memegang Amanah tersebut. (Zulkarnain)




Polres Muna Berhasil Tangkap 7 Pengedar Narkoba

sultraNET, Raha, Satuan Reserse Narkoba Polres Muna, berhasil mengungkap peredaran narkoba dan menangkap tujuh orang tersangka di lokasi dan waktu yang berbeda.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga menerangkan, penangkapan terhadap tujuh tersangka ini berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba. Setelah menerima laporan tersebut, dilakukan penyelidikan dan pada akhirnya berhasil menangkap para tersangka.

“Untuk ketujuh tersangka ini perannya berbeda-beda. Ada sebagai bandar, kurir dan pengguna,” kata Agung didampingi Kasat Narkoba, AKP Syarifuddin pada saat konferensi Pers di Mako Polres Muna dengan sejumlah awak media kamis 23 Mei 2019.

Agung menjelaskan untuk penangkapan pertama terjadi pada 15 Mei 2019 di Jalan Kancil, Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Polisi menangkap tiga orang tersangka yakni, RS, DA dan IQ. Dari tangan para tersangka, diamankan barang bukti (BB) berupa dua sachet yang diduga narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram, uang tunai Rp2,1 juta dan 179 sachet kosong.

Tidak sampai di situ, Polisi kembali melakukan pengembangan yang pada akhirnya pada 16 Mei, kembali dilakukan penangkapan terhadap AS, di Jalan Ir Juanda dengan BB satu sachet sabu seberat 0,51 gram.

Kemudian di jari yang sama dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap tiga tersangka di sebuah rumah di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Mangga Kuning, Kecamatan Katobu. Ketiga tersangka yakni, AF, JU dan MA. BB yang didapat berupa tiga sachet sabu seberat 0,43 gram, tiga sachet kosong, sendok takar, alat hisap (bong) dan telepon genggam.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, ketujuh tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

“Ketujuh tersangka sudah dilakukan penahanan dan akan diproses sesuai perannya masing-masing,” bebernya.

Untuk di ketahui jaringan para tersangka berbeda-beda dalam mendapatkan barang haram itu. Untuk tersangka, RS, DA dan IQ, menggunakan jaringan Lapas Kendari. Sementara empat tersangka lainnya jaringannya seputar Kota Raha,” pungkasnya. (Borju)




Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440H, TP PKK Muna Gelar Pasar Murah

sultraNET, Raha |Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang hari Raya Idul Fitri 1440H, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muna bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Setempat menggelar Pasar Murah di 5 Kecamatan sejak tanggal 20 Sampai dengan 24 Mei 2019.

Pasar Murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok  seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bahan kue dan pakaian.

Adapun ke lima  Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Maligano, Kecamatan Kabangka, Kecamatan Marobo, Kecamatan Watoputeh dan terakhir di Alun-alun Kota Raha, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua TP PKK Muna, Yanti Setiawati saat ditemui awak media harapansultra.com di Alun-Alun Kota Raha Jumat 24 Mei 2019 mengatakan bahwa selama pelaksanaan pasar murah berlangsung, antusias masyarakat sangat besar.

Hal tersebut menurutnya dikarenakan barang-barang kebutuhan pokok yang dijual dipasar murah itu harganya dibawah harga pasaran.

“Masyarakat sangat antusias karena kita jual sesuai dengan harga distributor,” kata Yanti.

Istri Bupati Muna itu menambahkan adapun barang yang dijual dibawah harga pasar tersebut antara lain telur, harga di pasaran 50 ribu rupiah sampai dengan 58 ribu per Rak, di pasar murah ini dijual dengan harga hanya 45 Ribu rupiah / Rak.

Bawang putih dijual 65 ribu rupiah per kilogram, bawang merah 30 ribu rupiah per kilogram, dan minyak goreng Rp.25 ribu per 2 liter.

Menurutnya, tidak jauh berbeda dengan kegiatan sebelumnnya. Antusias masyarakat membludak untuk belanja berbagai kebutuhan pokok yang disediakan itu. Namun, yang paling diserbu warga adalah beras, minyak, telur dan bahan kue.

“ saya harap kegiatan pasar murah kedepannya mendapat subsidi dari Pemkab Muna, sehingga bisa meringankan beban ekonomi masyarakat khususnya para ibu rumah tangga” pungkasnya. (BR)