Pencuri AKI Lintas Kabupaten di Tangkap

Rumbia, SultraNET. | Kepolisian resor poleang timur berhasil menangkap pelaku pencurian Aki lintas Kabupaten yang kerap beroperasi di wilyah bombana, operasi penangkapan di pimpin langsung oleh Iptu Salman.

Dalam melancarkan aksinya pelaku menggunakan satu buah mobil jenis Avanza bersama dua orang lainnya berinisial Z dan AR yang saat ini masih dalam pengejaran.

Berdasarkan pengakuan, pelaku telah melancarkan aksinya di Bombana, Kolaka, Konsel dan Daerah lain di wilayah hukum Sulawesi Tenggara

Dari realease yang diberikan Polres Bombana (15/05/2018), kronologi penangkapan pelaku bermula ketika Polisi menemukan mobil yang mencurigakan dan karena curiga maka diadakan pengejaran.

Pelaku kemudian meninggalkan mobilnya dan berniat melarikan diri menumpang kesalah satu mobil trek dan ternyata mobil yang ia tumpangi berhenti  di depan Polsek watubangga  oleh Polisi langsung di tangkap.

Dari Pengakuan pelaku aki hasil curian itu di jual kepada pembeli besi tua di daerah Kolaka dengan harga 200/300 ribu per aki.

Polisi berhasil menyita 15 buah Aki dan sebuah mobil Avanza berwarna putih.




Rencana pelaksanaa Muktamar Tingkat Nasional Ke-X MAPALA PTKIN Di Puji Pemda Konut

Kendari, SultraNET. | Kegiatan Muktamar dan Kenal Medan (MKM) Ke X mahasiswa pencita alam Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) se indonesia, akan digelar di Kabupaten Konawae Utara. Rencana pelaksanaan event Nasional tersebut semakin jelas setelah pertemuan antara Pemda Konut dan MAHISCITA IAIN Kendari selaku panitia Pelaksana, di Asera Selasa (15/5/18) mendapat pujian dan respon positif dari Pemda setempat.

Sejak mendapat kepercayaan dan ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus Panitia pelaksanaan kegiatan tersebut pada MKM ke X pada tahun 2016 lalu, pengurus harian, MAHISCITA IAIN kendari mulai melaksanakan beberapa persiapan untuk mengelar Efent dua tahunan tersebut termasuk tempat pelaksanaannya.

Menurut ketua Pelaksana Fahmi Rahim, Dipilihnya konawe Utara sebagai tempat pelaksanaan event nasional tersebut, berdasarkan Hasil analisis dan pengecekan medan oleh panitia pelaksana karena konawe utara adalah tempat yang cukup memadai untuk melaksanakan kegiatan yang akan digelar bulan oktober mendatang.

“Menurut kami bentangan alam yang ada di konawe utara masih sangat natural. Semua objek wisata adventure lengkap, semua ada disana. mulai dari tebing untuk panjat tebing, gua untuk susur gua, pantai untuk susur pantai dan yang lainnya.” Tutur fahmi rahim

Ditemui disekretariatnya, Fahmi sangat bersemangat, karena hasil pertemuan pihaknya diterima baik dan sangat direspon posetif oleh Pemda konawe utara. Bahkan pada hari pelaksanaan kegiatannya nanti, Pemda setempat akan bersedia memberikan bantuan fasilitas yang dibutuhkan.

“Intinya PEMDA KONUT meminta kegiatan MKM ini di laksanakan di Konut dan sangat merespon positif kegiatan ini dan mendukung penuh serta siap menfasilitasinya” tutup Fahmi.




Polres Bombana Tangkap Perakit Bom Ikan

Rumbia, SultraNET. | Polres Bombana menggelar konfrensi pers terkait tindak pidana memiliki, menguasai, menyimpan, dan mempergunakan bahan peledak, yang dipimpin langsung Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Syafruddin SH SIK,MM di Mapolres Bombana (15/5/2018).

Kegiatan tersebut di hadiri Asisten II pemkab Bombana Muh. Aris, SE, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Drs. Muh. Yunus juga ikut hadir dalam gelar perkara tersebut Danramil Rumbia Kapten Inf. Masrin, DanPosal Laode Maulid dan para PJU Bombana serta satuan kerja kepolisian resort Bombana

Dalam keterangan persnya Kapolres Bombana menjelaskan bahwa pelaku Rusman bin Aco membuat dan merakit sendiri pupuk merek “Matahari”, minyak tanah, belerang dan korek api yang telah dikeringkan dan memasukan di botol yang ditutup dengan menggunakan potongan sendal yang telah dilubangi untuk dipasangi detonator atau sumbu sehingga menjadi bahan peledak dan siap digunakan.

“Kejadian ini terjadi pada Minggu 29 April 2018 tepatnya pada jam 03.30 wita di Dusun Kampung Bajo Desa Waemputtang Kec. Poleang Selatan Kabupaten Bombana bertepat di dirumah pelaku, ” Urainya

Dari penulusuran anggota polri resor Bombana yang sedang patroli/petugas menemukan pupuk merk “Matahari” yang telah dirakit dan siap digunakan sebagai bom ikan

Lanjut Kapolres Bombana bahwa barang bukti yang telah disita berupa Enam batang detonator, 1 botol pupuk matahari yang telah dicampur dengan belerang korek api, 1 botol yg telah di ikatkan batu sebagai pemberat berisi pupuk matahari yang telah dicampu minyak tanah,1 jerigen 20 liter berisi pupuk matahari yang telah dicampu minyak tanah, dengan menggunakan sebuah ember merah yang teisi pupuk matahari yang telah dicampur minyak tanah, 1 toples berisi pupuk matahari, 7 bungkus korek api kayu dan 3 gulung obat anti nyamuk.

“ Pelaku diduga melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang – undang No. 12 / Drt / 1951 LN No. 78 tahun 1951 tentang bahan peledak,” Pungkas Andi Adnan




Jelang Ramadhan, Polres Bombana Musnahkan Ribuan liter Miras

Rumbia, SultraNET. | Kepolisian Resort Bombana menggelar pemusnahan Ribuan liter Minuman Keras (Miras) tradisional jenis konau dan miras jenis pabrikan berbagai merk, sebagai barang bukti (BB) dari hasil Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Jelang Ramadhan.

Pemusnahan BB miras tersebut digelar dipelataran Markas Komando (Mako) Polres Bombana, Selasa (15/5/08) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bombana, AKPB Andi Adnan Syarifuddin, SH, SIK, MM.

Dalam sambutannya, Kapolres Bombana menyampaikan pesan untuk menjauhi mengkonsumsi miras, sebab lebih banyak mudharatnya dan miras menjadi pangkal utama terjadinya tindak pidana terutama penganiayaan.

“Kegiatan Pemberantasan miras ini akan terus berlanjut dan sekaligus membutuhkan dukungan penuh masyarakat, terutama menjelang bulan suci ramadhan yang sebentar lagi tiba. “Himbau Adnan.

Dalam giat tersebut, turut dihadiri puluhan tokoh masyarakat Bombana. Selain itu, hadir pula asisten II Setda Bombana Muh. Aris, SE Danramil Rumbia Inf. Masrin, DanPosal Peltu Laode Maulid, Kasat POL PP Bombana Alimin, S.Sos dan seluruh jajaran personil Polres Bombana.




Misi Kemanusiaan, Jelang Ramadhan Polres Muna Giat Bakti Sosial

Muna, SultraNET. | [15/05/2018]  Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H Kepolisian Resort Kabupaten Muna melaksanakan misi kemanusian dengan melakukan bakti sosial bersih lingkungan, kegiatan kali ini menyasar halaman Mesjid Baitul Makmur Kota Raha.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga Mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan bersama remaja masjid Baitul makmur itu bertujuan untuk menyambut Bulan Suci yang penuh berkah dan sebagai kewajiban umat muslim untuk terus saling berinteraksi dan saling membantu.

Pejabat Dua Melati Dipundaknya itu mengatakan bahwa kegiatan semacam itu dilakukan karena merupakan tanggung jawab dan kepedulian terhadap kebersihan  dan sekaligus untuk menyampaikan agar masyarakat bersama sama menjaga Kamtibmas agar lebih kondusif

“Ini kita lakukan agar kedepannya kamtibmas muna bisa kondusif dan lebih terjaga.”katanya

Disamping melakukan bersih bersih lingkungan masjid Kapolres Muna juga menyempatkan memberikan bantuan kepihak Pengurus Masjid.

“Alhamdulilah kita juga memberikan bantuan meskipun nilainya tak seberapa seperti cat tembok, alat dan bahan untuk membersihkan Masjid.” Pungkasnya

Pantauan dilapangan, dalam kegiatan ini turut dilibatkan Kasat Intelkam, Kasubag Hukum, Kasi Propam dan anggota Polres Muna lainnya yang bekerjasama dengan masyarakat disekitar mesjid dan Pengurus Masjid setempat.




PT. Jhonlin Di Duga Serobot Lahan Warga.

Rumbia, SultraNET. | Sejak awal masuk beroperasi di Kab. Bombana, Sulawesi Tenggara, PT. Jhonlin Batu Mandiri tak henti mendapat aksi protes dari warga setempat.

Nampaknya bukan tanpa alasan, Perusahaan perkebunan Tebu yang sedang beroperasi  dibeberapa wilayah Kecamatan di Kab. Bombana itu, di duga kuat telah masuk dengan cara menyerobot lahan perkebunan warga.

Dalam rapat Hering  yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kab. Bombana Andi Firman, Masyarakat pemilik Lahan yang didampingi Aliansi Pemuda Pemudi Mahasiswa Bombana (AP2MB) meminta dan mendesak Lembaga perwakilan Rakyat itu untuk segera melakukan Investigasi dan merekomendasikan peenghentian aktifitas PT. Jhonlin karena telah menggusur Lahan pertanian masyarakat secara semena-mena.

Marjuni, salah seorang warga yang mengaku diserobot lahan kebun dan Rens ternak sapi miliknya oleh Perusahaan tanpa konfirmasi.

“Saya memohon kepada forum ini, supaya Jhonlin ini dihentikan aktifitasnya, ada tiga ratusan hektar saya punya Rens sapi dan kebun Rumput yang digusur oleh perusahaan tanpa ada kompromi” Ungkapnya.

Menanggapi keluhan warga, Herianto, Anggota legislatif dari fraksi Golkar mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut jika masyarakat yang merasa lahannya diserobot,  bisa menunjukan alas haknya.

“saya sebenarnya malu, karena ini sudah ke 6 kalinya masyarakat menyampaikan tuntutannya, tapi yang terpenting itu alas hak masyarakat supaya kita bisa dudukkan bersama menyelesaikan masalah.”kata Heriyanto.

Lain halnya yang disampaikan oleh Mansur Lababa, Anggota DPRD yang baru saja dilantik sebagai PAW (pengganti Antar Waktu) menggantikan Johan Salim, yang mundur dari keanggotaan mendampingi H. Tafdil dalam kontestasi Pilkada lalu.

Persoalan PT. Jhonlin menurut Dia, wajar saja bila ada aksi protes dan penolakan dari masyarakat, karena perusahaan tersebut tidak pernah sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana investasinya, melainkan hanya orang orang tertentu yang mengetahui keberadaannya.

Ia menilai, Hadirnya PT. Jhonlin telah menimbulkan ketidak Adilan dimasyarakat, Karena tanah masyarakat, ada yang dibayar dan sebagian tidak dibayar. Jumlahnya pun ada yang dibayar sedikit dan ada yang banyak.

“Saya tau persis itu soal tanah di Jhonlin, semua itu tanah tanah sengketa. Karena ada beberapa aturan yang menguatkan keberadaan tanah Adat dan Ulayat. “Jelas Mansur.

Masih kata Mansur, Bila mengacu Undang undang Dasar 1945, Bumi air dan segala isinya dikuasai oleh Negara dan dimanfaatkan sebesar besarnya  untuk kemakmuran rakyat. Sehingga Hadirnya Negara harus mensejahterakan warga Negara. karena ada 3 pilar terbentuknya Negara. Yang pertama ada wilayah, kedua ada rakyat dan ketiga ada Pemerintah.”ucap Mansur mengingatkan, yang disambut tepuk tangan forum.

Koordinator AP2MB Rasmin Saputra, mengungkapkan kepada HarapanSultra.Com bahwa masyarakat mendatangi Kantor DPRD untuk menagih janji para wakil rakyat itu. Sebab sebelumnya pernah menyampaikan kepada masyarakat akan membentuk Tim investigasi terkait persoalan lahan masyarakat yang diduki perusahaan.

“Pertemuan yang lalu DPR berjanji akan membentuk Tim Investigasi, tapi sampai hari ini juga tidak ada, entah apa alasannya.” Ucapnya heran.

Menurutnya, lanjut Harmin, hadirnya Jhonlin tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena sudah sangat merugikan masyarakat atas penyerobotan dan penggusuran lahan kebun yang merupakan tempat penghidupan masyarakat.

“Masuknya pun tidak melalui sosialisasi secara terbuka. Hanya segelintir orang yang dilibatkan.”ungkapnya.

Harmin menambahkan, jika pemerintah tidak bisa menyelesaikan persoalan lahan masyarakat yang diserobot perusahaan, sudah saatnya masyarakat mencari jalan nya sendiri.

“Kalau ini tidak bisa diselesaikan, kami akan boikot aktifitas perusahaan.” tegas Harmin




Rektor IAIN Kendari Kecam Rentetan Teror BOM Di Surabaya

Kendari, SultraNET. | Rentetan serangan teror Bom di Surabaya yang terjadi sejak Minggu hingga Senin pagi ini, (14 /5/18) menuai kecaman dari berbagai pihak termasuk Rektor IAIN Kendari.

Rektor Institut Agama Islam Negeri Kendari, Nur Alim mengutuk keras aksi terorisme di Surabaya yang menyebabkan jatuhnya korban.

“Aksi teror adalah sebuah kejahatan kemanusiaan dan melukai peradaban manusia, apapun motif dan tujuannya. Tidak ada ajaran agama manapun  yang membenarkan aksi biadab tersebut” tegasnya.

Aksi bom bunuh diri terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 7.30 WIB di tiga rumah ibadah, yaitu Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela (STMB), Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro Surabaya, dan Gereja Pentakosta di Jalan Arjuno Surabaya. Aksi terror berlanjut di Rumah Susun Wonocolo dan yang terakhir pagi tadi, di Mapolrestabes Surabaya.

Nur Alim juga menyampaikan ungkapan bela sungkawa terhadap para korban dan berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas dengan mengusut aktor intelektual dibalik peristiwa itu.

Selain itu Nur Alim juga meminta pihak yang memiliki terkait agar segera mempercepat pengesahan revisi UU Terorisme sebagai payung hukum tindakan pencegahan terorisme dan deradikalisasi. Jika pengesahan UU Terorisme tidak dapat terlaksana dalam waktu dekat, Rektor mendukung langkah presiden untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perppu.

“Ini kondisinya mendesak dan darurat, untuk itu kami mendukung Presiden mengeluarkan Perppu sebagai payung hukum bagi aparat agar lebih leluasa melakukan langkah antisipatif dalam menangani gerakan teror”, katanya.

Sementara itu, untuk menjaga kondusifitas di tengah masyarakat pasca kejadian ini, Nur Alim mengajak seluruh elemen masyarakat dan instusi Negara agar meningkakan sinergitas, persatuan dan kerjasama demi terciptanya rasa damai dan tentram.

“Kita perlu bersatu melawan aksi teror, mari bersinergi dan memantau tindakan yang mencurigakan di tengah masyarakat untuk dilaporkan kepada penegak hukum untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan” tutupnya.




Tim Antam Juarai Danlanud CUP II Tahun 2018

Kolaka, SultraNET. | Team Sepak Bola Antam berhasil menjadi Juara 1 dalam turnamen sepak bola bergengsi se Sulawersi Tenggara Danlanud CUP II Tahun 2018.

Dibabak final tim yang dipimpin Pelatih Romi Nomba itu berhak meraih gelar juara setelah berhasil menang menghadapi Tim Sepak Bola Lebah Merah dari TNI 725 Woroagi Kompi A Boro-Boro.

Turnamen yang digelar sejak 24 april 2018 dan menggelar partai final di Lapangan Dirgantara TNI AU Sulawesi Tenggara 13 Mei 2018.

Gelandang bertahan Tim Antam Irsyad Dermawan menuturkan bahwa dirinya bersama tim sangat bangga dan bersyukur bisa memenangkan turnamen bergensi itu mengingat lawan lawan yang dihadapi adalah tim tim terbaik yang ada di Sulawei Tenggara.

“Turnamen ini adalah yang terbesar se Sulawesi Tenggara Sepanjang Tahun 2018” Ungkap Irsyad

Pemuda asal kecamatan Wundulako, Kelurahan Lamekongga itu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelatih Romi Nomba sehingga dirinya bisa bergabung dalam team Antam setelah seleksi yang ketat.

“Alhamdulillah saya sangat bangga bisa bergabung dalam team sepak bola Antam, dan saya satu satunya pemuda yang mewakili Kec. Wundulako” Urainya

Turnamen ini di ikuti 18 team yangg terbagi dalam 4 pool. Sistem kompetisi dan menghadirkan seluruh tim terbaik se Sulawesi Tenggara




Pelaku Bom Surabaya Satu Keluarga

SultraNET. | Kepolisian RI mengidentifikasi bahwa pelaku bom Surabaya adalah satu keluarga, hal itu dikemukakan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dalam keterangan persnya terkait serangan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.

Tito mengatakan pelaku menggunakan mobil dalam melakukan aksinya. “Yang gunakan Avanza diduga keras itu adalah orang tuanya atau bapaknya,” ujarnya di Surabaya pada Minggu, 13 Mei 2018. Pelaku itu diketahui bernama Dita Upriyanto.

Pelaku ini, kata Tito, meledakkan diri menggunakan mobil di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno. Sebelumnya, Dita menurunkan anggota keluarganya, yang terdiri atas istri dan dua anaknya, di GKI Diponegoro. Sang istri diketahui bernama Puji Kuswati, sementara dua anaknya berinisial FS, 12 tahun, dan VR, sembilan tahun.

Ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela juga terkait dengan keluarga ini. Ledakan di gereja di Ngagel itu diduga dilakukan dua anak laki-laki Dita, yaitu Yusuf Fadil, 18 tahun, dan FH, 16 tahun. Mereka menggunakan bom yang diletakkan di pinggang.

“Semuanya serangan bom bunuh diri, cuma bomnya berbeda,” kata Tito.

Tito pun menyebut para pelaku diduga berkaitan dengan jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD).

“Satu keluarga ini terkait dengan sel JAD yang ada di Surabaya. Dia adalah ketuanya Dita ini,” ucapnya.

Pada Ahad pagi ini, ledakan bom terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Lokasi serangan bom bunuh diri terjadi di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya Nomor 1, Baratajaya, Kecamatan Gubeng, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno. (Menit7)




DPD KNPI Kab.Bombana Anggap Insiden BOM Di Surabaya Termasuk Kejahatan Kemanusian

Rumbia, SultraNET. |  (13/05/2018). Situasi Negara yang terancam akibat munculnya gerakan radikal yang dengan berani melakukan pengeboman diberbagai tempat ibadah kini semakin marak, dalam waktu yang bersamaan 3 (tiga) pengeboman terjadi di Surabaya Ibukota provinsi Jawa Timur.

Akibat insiden tersebut, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bombana yang diwakili oleh Sekretaris Umum mengatakan bahwa pengeboman yang terjadi di Surabaya termasuk pekejatahan kemanusiaan dan tindakan biadap.

“Pengeboman di Surabaya merupana kejahatan kemanusiaan yang harus kita lawan bersama”, ungkapnya

Pria sapaan Agustamin Saleko itu juga menambahkan bahwa pelaku pengeboman sangat biadap dan tidak berprikemanusiaan, anak-anak dan orang tua menjadi korban padahal mereka juga berhak untuk hidup.

Mewakili Seluruh pengurus, Agustamin mengajak masyarakat Salawesi Tenggara untuk bersama-sama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk bergandengan menjaga keutuhan dan indonesia sebagai negera muslim yang damai.

“Ayo kita bersama, seluruh masyarakat Sultra dan indonesia umumnya kita bersama pihak kepolisian RI untuk menjaga perdamaian dinegeri kita Indonesia yang Damai”, tutupnya.