Dinas Pertanian Bombana Perkuat Peran Penyuluh Kawal Swasembada Pangan

BOMBANA, sultranet.com — Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional melalui penguatan peran penyuluh pertanian di daerah. Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengawal Swasembada Pangan Melalui Peningkatan Kelembagaan Penyuluh Pertanian” yang digelar di Hotel Rahmat, Kabupaten Bombana, belum lama ini.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Dinas Pertanian Bombana untuk mempertegas peran strategisnya sebagai penggerak koordinasi di tingkat kabupaten. Dalam forum tersebut, dinas mengajak seluruh penyuluh, kelompok tani, serta kelembagaan ekonomi petani untuk bersama-sama memperkuat peran kelembagaan penyuluhan sebagai ujung tombak pembangunan pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Syarif, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran penyuluh dalam menjembatani kebijakan pemerintah dengan kebutuhan petani di lapangan. Ia menggarisbawahi bahwa penyuluh merupakan aktor kunci yang menentukan keberhasilan berbagai program pertanian daerah.

“Penyuluh adalah penggerak utama di lapangan. Mereka yang memastikan kebijakan tidak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujar Syarif.

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Pertanian Bombana siap menjadi motor penggerak dalam memperkuat kelembagaan penyuluhan, melalui koordinasi aktif dengan pemerintah provinsi dan pusat. Menurutnya, keberhasilan program strategis pertanian sangat ditentukan oleh sinergi lintas sektor yang terbangun dengan baik.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan penyuluh, kelompok tani, dan kelembagaan ekonomi petani adalah kunci keberhasilan,” tambahnya.

Kegiatan FGD ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian, gabungan kelompok tani, pengurus kelembagaan ekonomi petani, serta perwakilan instansi terkait. Para peserta berdiskusi dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan penyuluhan dalam mendukung swasembada pangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Muhammad Taufik, yang membuka secara resmi jalannya acara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kelembagaan penyuluhan memiliki peran sentral dalam mempercepat realisasi program pertanian.

“Kelembagaan penyuluhan menjadi mediator informasi dan teknologi. Koordinasi yang kuat akan mempercepat pencapaian target swasembada pangan,” ujar Prof. Taufik.

Selain memperkuat kapasitas penyuluh, FGD ini juga menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan provinsi untuk memastikan seluruh program pertanian berjalan efektif hingga ke tingkat petani. Dinas Pertanian Bombana tampil sebagai inisiator utama yang mendorong dialog terbuka dan kolaborasi lintas sektor.

Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa peran aktif pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian Bombana, sangat menentukan keberhasilan pembangunan pertanian. Melalui penguatan kelembagaan penyuluhan, sektor pertanian di Bombana dan Sulawesi Tenggara diharapkan semakin tangguh dan berdaya saing.




Kodim Bombana Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah Sambut HUT TNI Ke 80

Bombana, Sultranet.com – Menyambut peringatan HUT TNI ke-80 Tahun 2025, Komando Distrik Militer 1431/Bombana menggelar kegiatan Bhakti sosial kesehatan berupa Donor Darah dan Pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung di Aula Serbaguna Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan BLU RSUD Kabupaten Bombana dan PSC 119 ini diikuti oleh personel dari Kodim Kodim 1431/Bombana, Subdenpom Bombana, Polres Bombana, Dishub, Damkar dan Persit KCK Cabang LXIV Dim Bombana.

Kegiatan bakti sosial Donor Darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-80 Tahun 2025.

HUT TNI yang diperingati setiap tahun ini puncaknya akan diperingati pada tanggal 5 Oktober 2025 mendatang.

Komandan Kodim 1431/Bombana melalui Kasdim Mayor Arm Bambang Wardiyanto mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat dan komitmen TNI dalam memberikan sumbangsih kepada sesama yang membutuhkan pertolongan darah di wilayah Kabupaten Bombana.

“Donor darah ini adalah sebagai wujud kepedulian dan juga merupakan sebagai salah satu upaya TNI memberikan solusi atas kesulitan masyarakat terhadap ketersediaan darah bagi yang membutuhkan,” ucap Mayor Bambang.

Kasdim juga berharap melalui aksi donor darah ini diharapkan bisa membantu BLU RSUD Bombana dalam rangka mendukung ketersediaan darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat Bombana.

“Melalui kegiatan donor darah ini juga untuk meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama, karena dengan setitik darah dari kita dapat menolong serta membantu orang-orang yang membutuhkan,” pungkasnya. (Pendim)




Dinas PUPR Bombana Bakal Bangun SPAM untuk Perluas Akses Air Bersih di Wumbulasa, Lora, dan Pulau Tambako

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan layanan air bersih untuk masyarakat pedesaan. Upaya ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan MC 0 pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Wumbulasa, Kecamatan Kabaena Utara, serta Desa Lora dan Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo.

Kegiatan MC 0 untuk Desa Lora dan Desa Pulau Tambako telah dilaksanakan pada 23 September 2025. Sementara itu, MC 0 untuk Desa Wumbulasa digelar sehari kemudian, pada 24 September 2025. Program ini menjadi langkah awal pelaksanaan fisik proyek penyediaan air bersih di tiga desa tersebut.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Bombana, Semuel Kadmaerubun, ST., M.P.W.K., menjelaskan bahwa pembangunan SPAM di Desa Wumbulasa mencakup dua unit sumur bor besar yang dilengkapi dengan bak penampung setinggi 6 meter. Selain itu, juga akan dibangun 100 sambungan rumah (SR) untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat setempat. Tak hanya itu, tersedia pula lima titik sumur bor individual, di mana satu sumur akan melayani 2 hingga 3 rumah warga di sekitarnya. Total anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp1 miliar.

“Dengan sistem ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat Wumbulasa dapat terpenuhi secara merata dan berkelanjutan,” ujar Semuel. (25/9)

Sementara itu, pembangunan SPAM di Desa Lora dan Desa Pulau Tambako difokuskan untuk mendekatkan akses air bersih ke kawasan permukiman masyarakat. Masing-masing desa akan memiliki satu unit bak penampung, sehingga masyarakat tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih. Total anggaran yang dialokasikan untuk dua desa ini sekitar Rp500 juta.

Menurut Semuel, proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya menciptakan sistem pelayanan air bersih yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.P.W., menyampaikan bahwa dimulainya pembangunan SPAM ini menjadi bagian dari agenda prioritas pemerintah daerah dalam memperluas layanan dasar masyarakat, khususnya air bersih. Ia berharap, proses pembangunan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat ikut mendukung serta menjaga kelangsungan program ini.

“Pekerjaan akan segera dimulai, dan kami berharap seluruh pihak bisa mendukung agar pembangunannya selesai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Sofian.

Melalui pembangunan SPAM di tiga desa tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap keluarga dapat menikmati air bersih secara layak. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pembangunan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan dan perdesaan Bombana.




Sinergi Babinsa Rumbia dan Warga Lantowua, Bersihkan Drainase untuk Lingkungan bersih dan Sehat

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat desa dan masyarakat Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, menggelar kerja bakti membersihkan drainase, Selasa (23/9). Kegiatan ini bertujuan mencegah penyumbatan saluran air yang dapat mengakibatkan banjir saat musim hujan.

Kerja bakti tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Lantowua, Irwan, dengan melibatkan personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, yakni Serda M. Khosim, Kopda Aksan, dan Kopda Iwan. Aparat desa serta puluhan warga ikut serta dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.

Kepala Desa Irwan menyampaikan, gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan.

“Kalau drainase bersih, aliran air lancar, sehingga risiko banjir bisa kita cegah sejak dini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Serda M. Khosim. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami hadir untuk mendukung warga. Kerja bakti seperti ini juga mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat,” katanya.

Suasana kebersamaan tampak saat Babinsa, aparat desa, dan masyarakat saling bahu membahu mengangkat lumpur dan sampah dari saluran drainase. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong yang selama ini menjadi budaya masyarakat pedesaan.

Masyarakat Lantowua berharap kerja bakti ini bisa menjadi agenda rutin. Selain menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, kegiatan semacam ini juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.

“Kalau kita lakukan bersama-sama, hasilnya akan lebih baik dan manfaatnya bisa dirasakan semua orang,” kata salah seorang warga.




Panitia Pelaksana mulai Verifikasi Berkas Pendaftar Beasiswa Bombana Berani dan Berani Berprestasi Tahun 2025

Bombana, Sultranet.com – Ribuan harapan mahasiswa Bombana kini tertuju pada meja verifikasi. Pemerintah Kabupaten Bombana resmi memulai tahap verifikasi berkas Program Beasiswa Bombana Berani dan Berani Berprestasi Tahun 2025 mulai 22 hingga 26 September 2025. Tahapan ini menjadi pintu penting dalam menentukan siapa saja yang layak melanjutkan ke proses berikutnya.

Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Bombana, Hj. Suarni, ST., MP., menegaskan bahwa tahap verifikasi berkas dilakukan dengan teliti agar setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama. Menurutnya, proses ini bukan sekadar administratif, melainkan juga penguatan kepercayaan publik terhadap program beasiswa unggulan daerah.

“Verifikasi ini penting untuk memastikan data peserta benar, sesuai, dan layak. Kami ingin semua berjalan transparan dan akuntabel,” tegas Suarni saat ditemui di ruang kerjanya.

Tahap verifikasi berkas merupakan kelanjutan dari pendaftaran online dan penyetoran berkas yang berlangsung sejak 25 Agustus hingga 19 September 2025. Dari ribuan mahasiswa yang telah mendaftar, seluruh dokumen kini diperiksa satu per satu untuk melihat kelengkapan dan kebenarannya.

Setelah verifikasi, panitia akan menggelar rapat penentuan lulus berkas pada 30 September 2025. Selanjutnya, hasil sementara diumumkan pada 2 Oktober 2025, yang diikuti dengan masa sanggah hingga 4 Oktober. Proses berlanjut dengan pengumuman final pada 6 Oktober, lalu peserta yang dinyatakan lolos wajib melengkapi administrasi verifikasi faktual mulai 7 hingga 8 Oktober 2025.

Suarni menjelaskan, pemerintah daerah ingin menjaga agar tidak ada mahasiswa yang merasa dirugikan. Karena itu, seluruh tahapan dilengkapi dengan masa sanggah, sehingga peserta memiliki ruang untuk mengajukan klarifikasi jika terdapat kekeliruan.

“Kami membuka ruang sanggah supaya semua bisa merasa adil. Kalau ada kekurangan atau perbedaan data, peserta bisa segera memperbaiki. Jadi ini bukan untuk mempersulit, tapi untuk memberi kepastian,” tambahnya.

Tahapan program ini memang panjang. Usai verifikasi faktual yang berlangsung 9 hingga 24 Oktober, peserta masih akan menghadapi pengurusan MoU dan PKS pada 27 Oktober hingga 27 November, validasi perguruan tinggi pada 24 November hingga 5 Desember, serta rapat penentuan penerima pada 8 Desember 2025.

Pengumuman penerima sementara akan disampaikan pada hari yang sama, dilanjutkan dengan masa sanggah hingga 10 Desember, dan pengumuman penerima final pada 11 Desember 2025. Adapun proses administrasi pencairan dijadwalkan berlangsung 12 hingga 19 Desember 2025.

Di balik seluruh tahapan itu, semangat pemerintah Bombana tetap sama: menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Program Beasiswa Bombana Berani dan Berani Berprestasi dirancang untuk menjangkau mahasiswa yang berprestasi sekaligus mereka yang memiliki semangat belajar tinggi namun terbatas secara finansial.

“Tidak boleh ada anak Bombana yang berhenti kuliah hanya karena biaya. Beasiswa ini adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda,” pungkas Suarni.

Dengan jadwal yang telah diumumkan secara terbuka, diharapkan mahasiswa peserta beasiswa dapat lebih siap mengikuti setiap proses. Program ini bukan hanya sekadar bantuan biaya kuliah, melainkan juga bentuk kepercayaan pemerintah kepada putra-putri Bombana sebagai generasi penerus yang akan membawa daerah ke arah lebih maju. (adv)




Tidak Transparan Soal Keuangan hingga Dugaan Pelanggaran HAM Pengurus Lama STAI Wakatobi

Wakatobi, sultranet.com | Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wakatobi baru saja mengalami pergantian kepengurusan. Pengurus lama yang dipimpin oleh Dr. Suruddin, M.Pd resmi dicopot dan digantikan oleh pengurus baru di bawah kepemimpinan Dr. H. La Rudi, S.Pd.I., M.Pd.

Pergantian ini memicu reaksi beragam dari mahasiswa hingga masyarakat luas. Banyak pihak mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di kampus tersebut dan mengapa yayasan tiba-tiba mengambil langkah drastis mengganti pengurus lama.

Salah satu isu yang mencuat adalah dugaan ketidaktransparanan pengelolaan keuangan. Suhardin, anak dari pendiri yayasan sekaligus mantan ketua yayasan, mengungkapkan bahwa selama pengurus lama menjabat, laporan keuangan kampus tidak pernah disampaikan kepada yayasan.

Hal ini menimbulkan dugaan adanya penyelewengan dana, terutama karena mahasiswa tetap membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan biaya wisuda yang dinilai tidak wajar, tanpa adanya rincian penggunaan dana.

Sekretaris Yayasan, La Umuri, turut menyoroti dugaan penyimpangan tersebut. Ia mencontohkan, potensi dana SPP yang diperkirakan mencapai Rp800 juta per tahun tidak pernah dipertanggungjawabkan secara jelas.

“Kalau data mahasiswa, dosen, dan pembayaran jelas, maka aliran dana juga bisa dihitung. Semestinya masuk ke rekening yayasan,” tegasnya.

Untuk menindaklanjuti dugaan itu, pengurus baru bersama penasihat hukum STAI Wakatobi, Dr. Sarni, SH, MH, C.Med, menegaskan akan melibatkan auditor independen.

“Jika ada temuan kerugian, kami siap menempuh jalur hukum,” tegasnya.

Selain persoalan keuangan, pengurus lama juga dituding melakukan pembatasan terhadap mahasiswa yang bergabung dengan organisasi ekstra kampus serta bersikap anti kritik. Mahasiswa yang diketahui aktif di organisasi ekstra disebut kerap mendapat perlakuan diskriminatif.

Salah seorang eks mahasiswa STAI Wakatobi, Ramli mengaku pernah mengalami tekanan bahkan kekerasan fisik. Hingga saat ini, Ia juga tidak bisa menyelesaikan studinya di STAI Wakatobi.

“Bahkan kami sampai mengalami pemukulan saat melakukan aksi unjuk rasa,” ungkapnya.

Selain Ramli, mahasiswa lain yang juga aktif di berbagai kegiatan sosial juga mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari pihak kampus, beberapa mahasiswa bahkan tidak bisa menyelesaikan studinya di kampus tersebut.

“Bukan dalam situasi sedang ujian dan bahkan Ketua Stai saat bukan menjadi pembimbingku, tapi skripsi yang saya perlihatkan ke dia, dicoret dan kemudian disobek dan disuruh untuk ikut seminar ulang judul,”ungkapnya, Sandri

“Hal itu dia lakukan karena diduga ada sentimen pribadi karena saya ikut organisasi ekstra kampus,”tutupnya.

Praktik tersebut dinilai melanggar hak asasi manusia, khususnya hak kebebasan berkumpul dan berserikat yang dijamin dalam UUD 1945 Pasal 28 serta Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.(ADM)




Sinergi Babinsa Rumbia dan Warga Lantowua Gelar Patroli Siskamling demi Keamanan Desa

Bombana, Sultranet.com – Suasana malam di Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana terasa berbeda ketika Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia turun langsung bersama Linmas dan warga melaksanakan patroli dan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Sabtu, (20/09). Kegiatan sederhana namun penuh makna ini dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa menekankan pentingnya keterlibatan warga secara aktif. Ia mengajak masyarakat untuk membuat jadwal piket ronda yang jelas, agar semua bisa ikut serta menjaga desa secara bergiliran.

“Dengan jadwal yang teratur, keamanan bisa lebih terjamin dan kebersamaan tetap terjaga,” ujarnya.

Babinsa juga mengingatkan bahwa patroli rutin menjadi kunci dalam mencegah gangguan keamanan. Menurutnya, langkah ini tidak hanya memberi rasa aman, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan.

“Kalau kita rajin berpatroli, desa akan lebih kondusif dan masyarakat bisa beristirahat dengan tenang,” tambahnya.

Selain itu, ia meminta warga untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada Babinsa atau aparat terkait.

“Jangan menunggu sampai terjadi masalah besar. Bila ada yang mencurigakan, laporkan segera agar bisa ditangani lebih cepat,” tegasnya.

Kegiatan patroli malam itu berlangsung hangat. Warga terlihat antusias, bahkan beberapa di antaranya menyampaikan rasa bangga karena TNI hadir langsung mendampingi mereka.

“Kami ingin keamanan di desa ini terjaga dengan baik. Patroli ini adalah bentuk kebersamaan antara TNI dan rakyat,” pungkas Babinsa.

Bagi masyarakat Lantowua, kegiatan ini bukan sekadar ronda malam biasa. Lebih dari itu, siskamling bersama Babinsa telah menjadi ruang kebersamaan, tempat masyarakat belajar menjaga desa, saling menguatkan, dan membangun rasa aman bersama-sama.




Kodim Bombana Bagikan Makanan Bergizi, Senyum Anak SD Warnai HUT ke-80 TNI

Bombana, Sultranet.com – Suasana penuh keceriaan menyelimuti SDN 08 Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Jumat (19/9/2025). Ratusan siswa tersenyum gembira ketika jajaran Kodim 1431/Bombana bersama Koramil 1431-01/Rumbia hadir membagikan makanan gratis dalam rangkaian Bakti Ter Prima TNI memperingati HUT ke-80 TNI tahun 2025.

Kegiatan sederhana namun penuh makna itu berlangsung hangat. Para prajurit TNI dengan ramah menyapa dan menyerahkan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah, yang tampak antusias dan senang bisa berinteraksi langsung dengan sosok yang mereka kagumi.

Pasi Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, mengatakan bahwa pembagian makanan ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap generasi penerus bangsa.

“Kami ingin anak-anak tumbuh sehat, semangat, dan terus berprestasi. Kehadiran TNI di sini adalah untuk mendukung dan memberi motivasi, sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menegaskan bahwa HUT TNI ke-80 tahun ini menjadi momentum untuk semakin dekat dengan rakyat.

“Selain pembagian makanan bergizi, kami juga menggelar karya bakti dan pembagian bantuan sosial. Semua kegiatan ini dilakukan oleh jajaran Koramil sebagai bukti nyata TNI hadir untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan sosial ini adalah bentuk pengabdian yang tulus.

“TNI tidak pernah lepas dari rakyat. Dari rakyat TNI lahir, bersama rakyat TNI kuat, dan untuk rakyat TNI berjuang,” ungkap Letkol Andi Irfandi.

Sementara itu, Kepala SDN 08 Kasipute, Hj. Rosmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih.

“Kegiatan ini membawa kebahagiaan bagi siswa kami. Mereka bukan hanya mendapat makanan sehat, tetapi juga pengalaman berharga bisa bersama TNI. Ini tentu menjadi motivasi positif bagi anak-anak,” katanya.

Tawa riang anak-anak yang menikmati santapan bergizi bersama prajurit TNI menjadi penutup manis acara tersebut. Di balik kesederhanaannya, kegiatan ini meninggalkan pesan mendalam: TNI dan rakyat adalah satu, berjalan bersama dalam suka maupun duka demi masa depan bangsa. (Pendim)




Peringati HUT ke-80 TNI, Koramil 01/Rumbia Gelar Bhakti Ter Prima Bersihkan Pasar Tadoha Mapaccing

Bombana, SultraNET.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Koramil 1431-01/Rumbia menggelar kegiatan Bhakti Ter Prima berupa kerja bakti pembersihan Pasar Central Tadoha Mapacci, Desa Tapuhahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Jumat, (19/9). Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat, pelajar, hingga aparat pemerintah.

Kerja bakti dipimpin langsung oleh Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin. Turut hadir mendukung kegiatan ini, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Bombana, Azis Fair, S.Sos, Camat Rumbia Tengah Yusuf Alison, S.Sos., M.M bersama jajaran, Kapolsek Rumbia Ipda Rais Saini beserta anggota, Danposal Letda Laut (E) Firman Afianto, Kepala Seksi Operasi Satpol PP Suriadi, bersama Anggotanya, serta Kepala Desa Tapuhahi Sulfandi, SKM bersama aparat desa.

Selain aparat, kegiatan ini juga diikuti siswa-siswi dari SMKN 2 Bombana dan MAN 1 Bombana, serta masyarakat Desa Tapuahi dan pedangan Sekitar 100 orang bahu membahu membersihkan area pasar, mulai dari drainase, halaman, hingga los-los pedagang yang tampak kotor. Suasana kebersamaan tampak jelas ketika aparat, pelajar, dan masyarakat saling bergotong royong.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, mengatakan bahwa kegiatan Bhakti Ter Prima ini menjadi bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.

“Kami ingin momentum HUT TNI ke-80 ini diisi dengan kegiatan yang bermanfaat langsung untuk masyarakat. Pembersihan pasar ini agar lingkungan lebih sehat dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung,” ujarnya.

Camat Rumbia Tengah, Yusuf Alison, juga mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam kerja bakti ini sangat penting. Pasar bersih akan menciptakan lingkungan yang sehat, dan tentunya mendukung aktivitas ekonomi warga,” ucapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan Bhakti Ter Prima dilakukan serentak di beberapa wilayah.

“Bukan hanya di Rumbia, Koramil Poleang juga melaksanakan kegiatan serupa dengan sasaran membersihkan Pantai Bambaea. Ini adalah wujud komitmen TNI untuk hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan karya bakti akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kerja sama seperti ini semakin memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.




Polres Bombana Ajak Mahasiswa Lawan Narkoba

Bombana, sultranet.com – Polres Bombana terus gencar mengkampanyekan gerakan hidup sehat tanpa narkoba, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan yang digelar di Kampus Politeknik Bombana, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 hingga 12.00 Wita itu dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Bombana, AKP Muh. Arman, S.H., M.H. Di hadapan mahasiswa, ia memaparkan materi dengan tema “Membentuk Generasi Emas Tanpa Narkoba di Lingkungan Perguruan Tinggi Politeknik Bombana.”

Suasana penyuluhan berlangsung serius namun tetap interaktif. Para mahasiswa terlihat antusias mengikuti jalannya paparan. Bagi aparat kepolisian, mahasiswa adalah bagian penting dalam upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba. Sebab, mereka dianggap sebagai garda depan yang akan menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

AKP Muh. Arman menegaskan bahwa dunia kampus harus menjadi benteng pertama dalam melawan bahaya narkoba. Ia mengingatkan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan generasi muda.

“Narkoba bisa menghancurkan hidup, merusak cita-cita, bahkan merenggut masa depan. Karena itu, saya mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama membantu mencegah peredaran narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, generasi emas yang diharapkan pemerintah dan masyarakat hanya bisa terwujud jika mahasiswa terbebas dari pengaruh narkoba. Menurutnya, menjaga diri dari narkoba sama artinya dengan menjaga keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Selain itu, ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau bujukan untuk mencoba narkoba, baik melalui pergaulan maupun tawaran yang tampak menggiurkan. Dalam penyampaiannya, AKP Muh. Arman menekankan bahwa langkah pencegahan harus dimulai dari kesadaran pribadi.

“Awalnya mungkin coba-coba, tapi lama-lama bisa ketergantungan. Karena itu, jangan pernah memberi ruang sedikitpun untuk narkoba masuk dalam kehidupan kita,” katanya.

Penyuluhan ini menjadi bagian dari strategi Polres Bombana untuk memperkuat edukasi pencegahan di lingkungan pendidikan. Dengan pendekatan humanis, kepolisian berharap mahasiswa bisa menjadi teladan di tengah masyarakat.

Mahasiswa Politeknik Bombana yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik penyuluhan ini. Bagi mereka, pesan yang disampaikan bukan hanya sekadar ajakan, tetapi juga sebuah tanggung jawab moral sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan ditutup dengan ajakan bersama untuk membangun komitmen menjadikan kampus sebagai zona bebas narkoba. Semangat itu diharapkan tidak berhenti pada acara ini saja, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.

Dengan demikian, Polres Bombana berharap penyuluhan ini bisa melahirkan kesadaran kolektif bahwa melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tugas seluruh masyarakat, terutama generasi muda yang tengah menempuh pendidikan tinggi.