Bupati Bombana Launching Program “Berani Menabung” untuk Gen Z Cerdas Keuangan

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si resmi meluncurkan Program “Berani Menabung” dalam rangka Hari Indonesia Menabung melalui gerakan Kejar Emas (Satu Rekening, Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan). Launching ini dirangkaikan dengan kegiatan edukasi keuangan dan berlangsung di Auditorium Tanduale, Rabu (20/8/2025).

Program ini menandai langkah besar Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar dan mendorong budaya menabung sejak dini. Launching dilakukan dengan penyerahan simbolis buku tabungan kepada siswa mulai tingkat SD hingga SMA dari Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Bombana, Kepala OJK Provinsi Sultra, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Wilayah Sulawesi–Maluku–Papua, para pimpinan OPD, perbankan wilayah Bombana, kepala sekolah, anggota TPAKD, serta ratusan pelajar.

Sebanyak 8.140 rekening pelajar resmi diserahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari:
– Bank Sultra: 7.220 rekening
– Bank Bahteramas: 748 rekening
– BRI: 60 rekening
– BNI: 60 rekening
– Bank Muamalat: 52 rekening

Selain pembagian rekening, para pelajar juga mengikuti sesi edukasi keuangan yang memberikan pemahaman dasar tentang pentingnya menabung, cara mengelola keuangan, hingga mengenal produk perbankan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa budaya menabung menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

“Program Berani Menabung ini hendaknya menjadi motivasi besar bagi generasi muda Kabupaten Bombana untuk membudayakan kebiasaan menabung. Ke depan, budaya menabung ini diharapkan tidak hanya menjadi sasaran pelajar, tetapi juga mahasiswa, pemuda, guru, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, kelompok tani, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan seluruh perbankan yang bersinergi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Bombana.

Program ini diharapkan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan formal, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya menabung dan merencanakan masa depan yang lebih aman secara finansial.

Melalui Berani Menabung, Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan lahirnya generasi yang lebih melek finansial, mampu mengelola keuangan sejak muda, serta mendukung upaya percepatan inklusi keuangan di daerah.




Burhanuddin Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Bombana 2025–2029

Bombana, sultranet.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) dengan tema “Konsolidasi KONI Bombana Menuju Porprov XV Tahun 2026”. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Grand Lampusui dan dihadiri dua kandidat ketua, yakni Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, Rabu (20/8/2025).

Musorkablub berjalan lancar dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Agenda utama menghasilkan keputusan aklamasi yang menetapkan Bupati Burhanuddin sebagai Ketua KONI Kabupaten Bombana periode 2025–2029, setelah Iskandar menyatakan pengunduran diri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris KONI Provinsi Sulawesi Tenggara La Sawali, Ketua V KONI Sultra H. Asnawati, para ketua cabang olahraga, dan tokoh olahraga Kabupaten Bombana. Musyawarah ini semula dibuka pada 17 Juli 2025 dan kembali dilanjutkan pada 20 Agustus 2025 untuk menetapkan kepengurusan baru.

Pengunduran diri Iskandar sebagai kandidat ketua dinilai sebagai langkah dewasa demi menjaga soliditas organisasi. Keputusan itu diapresiasi seluruh peserta musyawarah karena mencerminkan sikap sportif, kebersamaan, dan komitmen untuk memajukan olahraga di Bombana.

Dalam sambutannya usai terpilih, Burhanuddin menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan prestasi atlet Bombana.

“Insyaallah bendera petaka KONI ini akan berkibar di Kabupaten Bombana. Saya mengajak seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk bersama-sama membina atlet kita, sehingga pada Porprov 2026 nanti Bombana dapat menorehkan prestasi terbaik,” ujarnya.

Para peserta Musorkablub menyambut baik terpilihnya Burhanuddin secara aklamasi. Mereka berharap momentum ini menjadi awal baru bagi penguatan pembinaan atlet, peningkatan fasilitas latihan, serta konsolidasi organisasi agar lebih solid menghadapi Porprov XV Tahun 2026.

KONI Bombana di bawah kepemimpinan Burhanuddin diharapkan mampu menggerakkan seluruh potensi olahraga daerah. Dukungan dari berbagai cabang olahraga dinilai sebagai modal penting untuk mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bombana di tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, KONI Bombana menargetkan peningkatan prestasi olahraga yang lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan komitmen untuk menjadikan Bombana sebagai daerah yang kompetitif dalam ajang olahraga resmi.




DPRD Bombana Sahkan RPJMD 2025–2029 sebagai Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

Bombana, sultranet.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana menggelar Rapat Paripurna dengan agenda persetujuan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 menjadi Peraturan Daerah. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana dan dihadiri oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si serta Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Rabu (20/8/2025).

Pengesahan RPJMD menjadi Peraturan Daerah menandai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menetapkan arah pembangunan lima tahun ke depan. Dokumen ini menjadi acuan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah, terukur, dan selaras dengan visi jangka panjang daerah.

Agenda paripurna diikuti unsur pimpinan dan anggota DPRD, Pj. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana. Kolaborasi legislatif dan eksekutif ini menjadi penentu utama dalam menyepakati arah kebijakan pembangunan yang komprehensif.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas kerja sama yang terbangun selama proses penyusunan RPJMD. Ia menyebut penyusunan dokumen tersebut telah melalui berbagai tahapan penting, mulai dari perencanaan, pembahasan, hingga penyesuaian visi pembangunan daerah.

“RPJMD 2025–2029 merupakan pedoman arah pembangunan Kabupaten Bombana untuk lima tahun ke depan, selaras dengan visi Kabupaten yakni ‘Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan’,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa visi tersebut menitikberatkan pada penguatan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan konektivitas desa-kota, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Pengesahan Perda RPJMD 2025–2029 menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program strategis di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dokumen ini juga menjadi instrumen evaluasi agar setiap program pembangunan memiliki orientasi hasil yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui pengesahan ini, pemerintah kabupaten bersama DPRD menyatakan komitmen memperkuat sinergi demi memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan daerah di masa mendatang.

Dengan telah ditetapkannya RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Bombana kini memasuki fase implementasi kebijakan pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing daerah secara menyeluruh.




Bupati Bombana Launching Program “Berani Menabung” untuk Generasi Cerdas Keuangan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi melaunching program “Berani Menabung” yang dirangkaikan dengan kegiatan edukasi keuangan bagi pelajar melalui program Kejar Emas (Satu Rekening, Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si di Auditorium Tanduale, Rabu (20/8/2025).

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda Bombana, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, pimpinan perbankan wilayah Bombana, para kepala OPD, kepala sekolah, anggota TPAKD serta ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah.

Launching ditandai dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis kepada pelajar yang hadir. Total sebanyak 8.140 rekening dibagikan melalui lima perbankan, yaitu Bank Sultra (7.220 rekening), Bank Bahteramas (748 rekening), BRI (60 rekening), BNI (60 rekening), dan Bank Muamalat (52 rekening).

Selain penyerahan rekening, para pelajar juga mendapatkan edukasi keuangan yang dikemas secara interaktif untuk meningkatkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya literasi keuangan dan budaya menabung.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menekankan pentingnya membangun kesadaran menabung bukan hanya bagi pelajar, melainkan seluruh lapisan masyarakat.

“Program Berani Menabung ini hendaknya menjadi motivasi besar bagi generasi muda Kabupaten Bombana untuk membudayakan kebiasaan menabung. Ke depan, budaya menabung ini diharapkan tidak hanya menjadi sasaran pelajar, tetapi juga diterapkan oleh mahasiswa, pemuda, guru, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, kelompok tani, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan seluruh pihak yang bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses keuangan masyarakat Bombana.

Ia menambahkan, budaya menabung yang dibangun sejak dini dapat menjadi bekal penting untuk mempersiapkan masa depan generasi muda. “Dengan menabung, masyarakat tidak hanya belajar mengelola uang, tetapi juga belajar disiplin, merencanakan kebutuhan, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” kata Burhanuddin.

Program ini juga sejalan dengan target nasional untuk mendorong inklusi keuangan hingga ke daerah. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menabung sebagai bagian dari perencanaan hidup, sekaligus mendukung peningkatan literasi keuangan di tingkat lokal.

Di sela acara, para pelajar yang menerima buku tabungan tampak antusias. Beberapa guru yang mendampingi siswa juga menyambut positif langkah pemerintah ini. Mereka menilai program menabung sejak dini dapat mengubah pola pikir anak dalam mengelola keuangan dan membiasakan sikap hemat.

Dengan program “Berani Menabung” melalui Kejar Emas, Kabupaten Bombana meneguhkan komitmen menghadirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran finansial yang kuat.




Bupati Burhanuddin Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Bombana

Bombana, sultraneet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si resmi terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bombana periode 2025–2029 melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di Aula Hotel Grand Lampusui, Rabu (20/8/2025).

Musyawarah tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Keputusan aklamasi diambil setelah salah satu kandidat, Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, menyatakan mundur dari pencalonan demi menjaga soliditas organisasi. Iskandar juga menegaskan dukungan penuhnya kepada Burhanuddin sebagai ketua baru. Sikap tersebut menuai apresiasi dari para peserta karena dianggap sebagai wujud kebersamaan dalam memajukan olahraga di Bombana.

Musorkablub ini dihadiri jajaran KONI Sulawesi Tenggara, di antaranya Sekretaris KONI Sultra La Sawali dan Ketua V KONI Sultra H. Asnawati, serta para ketua cabang olahraga, tokoh olahraga, dan undangan lainnya. Kehadiran dua figur besar Bombana, yakni Burhanuddin dan Iskandar, menambah bobot forum musyawarah yang menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi olahraga daerah.

Dalam sambutannya usai terpilih, Burhanuddin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan KONI Bombana ke depan akan mengedepankan kerja sama dan sinergi dengan seluruh cabang olahraga.

“Insyaallah bendera petaka KONI ini akan berkibar di Kabupaten Bombana. Saya mengajak seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk bersama-sama membina atlet kita, sehingga pada Porprov 2026 nanti, Bombana dapat menorehkan prestasi terbaik,” kata Burhanuddin.

Musyawarah ini sebelumnya telah dibuka sejak 17 Juli 2025 lalu dan kembali dilanjutkan pada 20 Agustus 2025. Seluruh peserta menyambut baik hasil aklamasi yang menghasilkan kepemimpinan baru. Mereka berharap, di bawah komando Burhanuddin, KONI Bombana mampu memperkuat konsolidasi, meningkatkan pembinaan, dan mencetak atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Bombana di tingkat provinsi hingga nasional.

Iskandar, yang sebelumnya maju sebagai kandidat, menuturkan keputusan mundurnya didasari niat menjaga persatuan di tubuh KONI Bombana. Ia meyakini, dengan soliditas yang terjaga, semangat memajukan olahraga akan lebih mudah diwujudkan. “Saya ingin KONI Bombana tetap bersatu. Karena itu, saya mendukung penuh kepemimpinan Pak Bupati. Harapan kita sama, yakni agar olahraga Bombana semakin maju,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh dari seluruh pengurus cabang olahraga, kepemimpinan baru KONI Bombana diharapkan mampu memperkuat arah pembinaan atlet, menata program kerja, dan menyiapkan langkah strategis menghadapi Porprov XV Sulawesi Tenggara tahun 2026. Optimisme itu semakin kuat karena kepemimpinan Burhanuddin diyakini bisa menjembatani koordinasi antara pemerintah daerah, cabang olahraga, serta masyarakat luas.

Musorkablub KONI Bombana tahun ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan, melainkan juga ruang kebersamaan untuk menegaskan komitmen bersama membangun olahraga. Suasana musyawarah yang penuh kekeluargaan menjadi bukti bahwa kepentingan kolektif lebih diutamakan dibanding kepentingan pribadi. Hal itu menjadi pondasi penting dalam mengarungi perjalanan panjang KONI Bombana menuju Porprov 2026.

Dengan lahirnya kepemimpinan baru, semangat konsolidasi di tubuh KONI Bombana semakin kuat. Burhanuddin menegaskan, semua langkah yang diambil nantinya akan mengedepankan kolaborasi, transparansi, dan profesionalitas, agar setiap cabang olahraga memiliki ruang berkembang dan atlet Bombana bisa menorehkan prestasi membanggakan.

Konsolidasi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan harapan baru bagi olahraga Bombana, bukan hanya dalam capaian prestasi, tetapi juga dalam pembinaan jangka panjang yang berkelanjutan. Para pengurus cabang olahraga pun menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja sama dan mendukung penuh program kerja KONI di bawah kepemimpinan baru.

Pada akhirnya, Musorkablub KONI Bombana menjadi titik balik penting bagi perjalanan olahraga di daerah ini. Dengan kebersamaan dan dukungan seluruh pihak, Bombana optimistis menatap Porprov 2026 dan mewujudkan cita-cita melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.




DPRD Bombana Sahkan Perda RPJMD 2025–2029, Tonggak Arah Pembangunan Daerah

Bombana, sultranet.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bombana Tahun 2025–2029 menjadi Peraturan Daerah. Pengesahan dilakukan melalui Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat DPRD Bombana, Rabu (20/8/2025).

Rapat paripurna tersebut dihadiri Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, unsur pimpinan dan anggota DPRD, Pj. Sekretaris Daerah Bombana, para asisten, staf ahli bupati, serta seluruh kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana mengapresiasi dukungan DPRD yang telah bekerja sama secara intens dalam menyusun dan membahas RPJMD, hingga akhirnya dapat ditetapkan sebagai regulasi daerah. Menurutnya, dokumen ini merupakan pedoman strategis untuk mewujudkan pembangunan Bombana dalam lima tahun ke depan.

“RPJMD 2025–2029 adalah arah dan kompas pembangunan Bombana. Visi yang kita bawa adalah Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan, dengan fokus pada peningkatan daya saing pertanian, kualitas sumber daya manusia, serta keterhubungan desa-kota,” kata Burhanuddin.

Visi tersebut, lanjutnya, juga menekankan pentingnya pengembangan kearifan lokal dan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan melibatkan partisipasi masyarakat. Ia menambahkan, arah pembangunan daerah tidak hanya sebatas pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Dokumen RPJMD ini bukan sekadar aturan di atas kertas. Ini adalah komitmen kita bersama DPRD untuk menjawab kebutuhan masyarakat, menjawab tantangan zaman, sekaligus memastikan bahwa pembangunan berjalan terukur dan berorientasi pada hasil,” tegas Burhanuddin.

Ketua DPRD Kabupaten Bombana dalam kesempatan itu menyampaikan, pengesahan RPJMD merupakan hasil kerja kolektif antara legislatif dan eksekutif yang berlangsung melalui pembahasan mendalam. Menurutnya, seluruh fraksi telah memberikan masukan agar arah pembangunan lebih inklusif dan berpihak pada masyarakat.

“Kami menyadari bahwa dokumen ini akan menjadi acuan penting. Karena itu pembahasan dilakukan secara serius dengan melibatkan semua pihak. Harapan kami, RPJMD 2025–2029 bisa menjadi pendorong kemajuan daerah dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat Bombana,” ujarnya.

RPJMD 2025–2029 yang baru disahkan ini mencakup sejumlah prioritas utama. Di sektor infrastruktur, pemerintah akan memperkuat pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik untuk meningkatkan konektivitas wilayah. Pada bidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah berkomitmen memperluas akses layanan berkualitas, sementara pada bidang ekonomi, program pemberdayaan masyarakat desa dan peningkatan nilai tambah produk lokal akan menjadi prioritas.

Selain itu, sektor pertanian, perikanan, dan peternakan juga mendapat perhatian khusus melalui pendekatan agrominapolitan yang berbasis potensi daerah. Dengan model ini, pemerintah berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Pengesahan Perda RPJMD ini disebut sebagai momentum penting untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan selaras dengan visi jangka panjang Kabupaten Bombana. Baik DPRD maupun pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi, transparansi, serta akuntabilitas dalam pelaksanaannya.

Dengan landasan ini, pemerintah berharap dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menempatkan Bombana sebagai daerah yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.




Mahasiswa UHO Edukasi Gaya Hidup Sehat untuk Remaja SMP di Lalonggasumeeto

Konawe, sultranet.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Batch II Universitas Halu Oleo (UHO) Desa Watunggarandu menggagas inovasi bertajuk “Edukasi Gaya Hidup Sehat” yang menyasar pelajar SMPN 1 Lalonggasumeeto. Program ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat, pilar ketiga perguruan tinggi, dengan tujuan menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini. Watunggarandu, 19 Agustus 2025.

Kegiatan edukasi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan gangguan jantung yang banyak dipicu pola hidup kurang sehat. Mahasiswa KKN UHO menilai, generasi muda perlu mendapat bekal agar terbiasa menjaga kesehatan melalui pola makan bergizi, aktivitas fisik, kebersihan diri dan lingkungan, serta menjauhi rokok, alkohol, dan narkoba.

Kepala SMPN 1 Lalonggasumeeto, Yusran S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi mahasiswa UHO. Edukasi ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami sebagai bekal menjaga kesehatan di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Desa Watunggarandu KKN Reguler Batch II UHO, Kristian Abil Kornelis, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, terutama generasi muda. “Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini, agar adik-adik SMPN 1 Lalonggasumeeto terbiasa menjalani pola hidup sehat yang akan berdampak positif bagi prestasi dan masa depan mereka,” katanya.

Mahasiswa KKN UHO menyusun materi dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh siswa. Beberapa poin utama yang disampaikan adalah pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rajin berolahraga, menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar, dan membentengi diri dari gaya hidup tidak sehat yang merugikan.

Respon siswa SMPN 1 Lalonggasumeeto terlihat antusias. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kebiasaan sehari-hari. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti di ruang kelas, melainkan dapat dipraktikkan dalam kehidupan mereka sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.

Program pengabdian ini juga sejalan dengan visi UHO dalam mendorong mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat, memberi solusi, dan mengembangkan potensi desa. Inovasi bertema kesehatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN UHO berharap siswa dapat memahami bahwa gaya hidup sehat bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan kebiasaan positif. Pola makan sehat, olahraga teratur, kebersihan, serta menjauhi perilaku berisiko diharapkan menjadi fondasi yang akan memperkuat generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.

Dengan adanya program ini, masyarakat desa dan pihak sekolah berharap terjalin kerja sama berkelanjutan antara mahasiswa UHO dan lingkungan pendidikan setempat. Langkah kecil seperti edukasi gaya hidup sehat diyakini dapat memberikan dampak besar dalam mencetak generasi yang sehat, berprestasi, dan siap berkontribusi untuk bangsa.




Gelar Syukuran HUT RI KE 80, Kodim Bombana serahkan Hadiah Pemenang Lomba

Bombana, Sultranet.com – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan terasa di Aula Serbaguna Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, saat Kodim 1431/Bombana menggelar syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Selasa, (19/08/2025). Acara tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba tujuhbelasan yang sebelumnya digelar Kodim Bombana.

Acara syukuran ini dihadiri jajaran perwira, personel TNI, hingga Persit KCK Cabang LXIV Dim Bombana. Hadir pula Ketua Persit KCK Cabang LXIV Dim Bombana, Ny. Rafika Andi Irfandi, Kapten Inf Mustapa (Pasi Pers Kodim 1431/Bombana), Kapten Cba Heri Iswanto (Pasi Log Kodim 1431/Bombana), Kapten Inf Syafaruddin (Danramil 1431-01/Rumbia), serta para pengurus dan anggota Persit.

Dandim 1431/Bombana yang diwakil Kasdim 1431/Bombana, Mayor Arm Bambang Wardiyanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memaknai peringatan HUT RI sebagai momentum untuk terus menyalakan semangat perjuangan.

“Kita berkumpul di tempat ini dalam acara syukuran memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80. Semangat kemerdekaan yang berkobar di dada para pahlawan, semoga terus menyala dalam setiap langkah kita membangun bangsa,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan. Menurutnya, perlombaan tujuhbelasan bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga wahana memperkuat persaudaraan serta menumbuhkan jiwa juang generasi penerus.

“Terima kasih kepada panitia dan peserta lomba. Semangat kalian adalah cermin dari tekad bangsa untuk terus maju,” tambahnya.

Momen yang paling ditunggu-tunggu adalah penyerahan hadiah bagi pemenang lomba. Para peserta yang meraih juara tampak bahagia menerima apresiasi tersebut. Mayor Bambang menegaskan, kemenangan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk meraih prestasi yang lebih besar.

“Kemenangan ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari tantangan yang lebih besar untuk terus berprestasi demi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Mayor Bambang juga memberi semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara. “Kepada para pemenang, saya ucapkan selamat. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ingatlah, kegagalan adalah awal dari keberhasilan,” katanya penuh motivasi.

Acara ditutup dengan doa bersama, meneguhkan harapan agar semangat kemerdekaan tetap menyala di setiap langkah. Kodim 1431/Bombana berharap momentum ini dapat menjadi inspirasi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara. (Pendim)




Gunakan Material Ilegal, Proyek 3,2 Miliar di Pengadilan Agama Wangi-wangi Terindikasi Sarat Korupsi

Wakatobi, sultranet.com | Larangan tambang ilegal terus digaungkan pemerintah. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih ada pihak yang bermain-main dengan aturan. Salah satunya terindikasi dalam proyek pembangunan sarana lingkungan Kantor Pengadilan Agama Wangi-wangi yang dikerjakan oleh CV Pelangi.

Hasil penelusuran media ini menemukan, material galian bebatuan yang dipakai dalam proyek tersebut kuat diduga berasal dari tambang ilegal yang beroperasi di sejumlah titik di Wangi-wangi. Dugaan itu semakin menguat setelah pelaksana kontraktor sendiri mengaku tidak tahu asal-usul material yang dipakai.

“Kami juga tidak tahu, jadi kami hanya menerima dari konsultan pengawas,”ujar Didin, pelaksana kontraktor, Senin (11/11/25).

Pernyataan serupa juga dilontarkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pengadilan Agama Wangi-wangi. Ia menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR sebelum proyek berjalan.

“Kalau di RAB-nya itu menggunakan tanah uruk,” ungkapnya.

Pernyataan yang saling lempar tanggung jawab ini justru menimbulkan kecurigaan publik. Sebab, jika material yang digunakan benar berasal dari tambang ilegal, maka kontraktor terindikasi telah membeli material yang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Material ilegal umumnya dibeli dengan harga lebih murah, sehingga membuka peluang adanya penyimpangan anggaran bahkan korupsi.

Secara hukum, penggunaan material tersebut juga berpotensi menjerat banyak pihak:

Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman hukuman penjara hingga 4 tahun.

Lebih jauh, hasil penelusuran media mendapati bahwa pemasok material galian ilegal untuk proyek ini diduga seorang pegawai bank Himbara yang bertugas di Wakatobi.

Tak berhenti di situ, proyek bernilai Rp3,2 miliar ini juga disorot karena penggunaan paving block yang diduga tidak memiliki legalitas resmi. Sejumlah aktivis lokal kini mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan, mengingat kasus ini tidak hanya menyangkut pelanggaran administrasi, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara.




Bupati Burhanuddin Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80 di Bombana

Bombana, sultranet.com – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bombana resmi ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di Lapangan Eks MTQ/RTH Rumbia Tengah, Minggu sore (17/8/2025).

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dengan penuh wibawa, ia memimpin jalannya prosesi penurunan bendera yang menjadi penutup dari seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di daerah tersebut.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kembali menunjukkan disiplin dan kekompakan saat menurunkan Sang Merah Putih. Setelah pada pagi hari sukses mengibarkan bendera, sore itu mereka menuntaskan tugas mulia dengan langkah tegap, teratur, dan penuh kehormatan.

Suasana sore yang teduh menambah kekhidmatan upacara. Ratusan masyarakat tetap bertahan menyaksikan prosesi hingga akhir, bergabung bersama jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Bombana, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, pejabat pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, organisasi masyarakat, serta tokoh-tokoh yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat aktif menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Bombana. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam membangun daerah.

“Momentum kemerdekaan ini harus menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja, berkarya, dan berkontribusi dalam pembangunan Bombana. Semangat persatuan dan gotong royong adalah kunci menuju kemajuan daerah kita tercinta,” ujar Bupati Burhanuddin.

Peringatan HUT ke-80 RI di Bombana diawali dengan apel kehormatan, dilanjutkan upacara detik-detik proklamasi, pesta rakyat, hingga penurunan bendera. Semua rangkaian berjalan tertib dan penuh rasa nasionalisme. Kehadiran masyarakat yang tetap antusias mengikuti setiap kegiatan menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dalam kebersamaan warga Bombana.

Selain menjadi agenda kenegaraan, upacara tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Bupati Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan para pendiri bangsa dengan menghadirkan karya nyata dalam pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

Ia berharap, semangat peringatan HUT ke-80 RI dapat menjadi energi baru dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, hingga generasi muda. “Dengan kebersamaan, kita bisa melangkah lebih jauh dan menghadirkan Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” tambahnya.

Masyarakat yang hadir pun merasakan kebanggaan tersendiri. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, hingga tokoh-tokoh daerah memberi makna lebih dalam terhadap prosesi penurunan bendera, yang bukan hanya seremoni tahunan, melainkan juga momentum membangun optimisme bersama.

Upacara penurunan bendera Merah Putih tahun ini menjadi penutup penuh makna dari peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Bombana. Dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa nasionalisme, prosesi tersebut meninggalkan pesan bahwa semangat persatuan tetap menjadi fondasi penting untuk mewujudkan cita-cita pembangunan daerah.