Rasa Haru selimuti Keluarga Salmawati, RTLH-nya Rampung 100 Persen dan Siap Ditempati

Bombana, Sultranet.com – Kebahagiaan tak terbendung dirasakan keluarga Salmawati, warga Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) miliknya yang selama ini ia tempati bertahun-tahun kini telah rampung direnovasi dan siap dihuni. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana yang pengerjaannya telah mencapai 100 persen, Senin (2/6/2025).

Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama solid antara Satgas TMMD dan masyarakat.

“Pada hari ke-27 pelaksanaan TMMD, kami berhasil menyelesaikan pembangunan RTLH secara keseluruhan. Ini tidak lepas dari semangat gotong royong yang luar biasa,” ujar Letkol Andi Irfandi.

Pembangunan RTLH menjadi salah satu fokus kegiatan fisik TMMD di wilayah Kodim 1431/Bombana. Proyek ini ditujukan untuk membantu warga kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman. Rumah Salmawati menjadi simbol nyata keberhasilan program tersebut.

“Semangat dan kebersamaan antara prajurit dan masyarakat sangat terlihat selama pelaksanaan. Pekerjaan berjalan lancar, tanpa hambatan, dan rumah pun bisa langsung ditempati,” tambahnya.

Salmawati, penerima manfaat program TMMD, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Air mata haru mengiringi saat ia melihat rumah barunya berdiri kokoh menggantikan bangunan lamanya yang sudah rapuh dan tak layak huni.

“Kami sangat bersyukur. Sudah lama tinggal di rumah yang hampir roboh, tapi tidak punya biaya untuk memperbaikinya,” ucap Salmawati.

Ia mengungkapkan bahwa bantuan dari TNI bagaikan jawaban atas doa-doa panjang keluarganya.

“Begitu dapat kabar rumah kami akan diperbaiki oleh bapak-bapak TNI, kami langsung sujud syukur. Ini berkah yang tak ternilai,” tambahnya dengan mata berkaca-kaca.

Program TMMD ke-124 bukan sekadar pembangunan fisik, namun juga menjadi bentuk kepedulian nyata TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa, menyentuh hati dan mengubah kehidupan warga yang membutuhkan.




Suasana Kehangatan Saat Satgas TMMD ke-124 Nikmati Makan Siang Bersama Keluarga Asuh di Hari Perpisahan

Bombana, Sultranet.com — Mengakhiri rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, anggota Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana menikmati momen perpisahan yang penuh kehangatan dengan menyantap makan siang sederhana bersama keluarga asuh mereka, Sabtu (31/05/2025). Kegiatan ini menjadi penutup manis setelah satu bulan penuh para prajurit bergelut dengan pembangunan fisik dan interaksi sosial di tengah masyarakat.

Suasana kekeluargaan sangat terasa di rumah bapak Juma warga yang menjadi tempat bermalam para personel. Meski hanya dengan menu sederhana berupa nasi hangat, sayur Lodeh, ikan bakar, ayam goreng, dan sambal pedas, momen makan siang tersebut terasa istimewa karena diiringi tawa, canda, dan perasaan haru.

Sertu Syamsudin, salah satu anggota Satgas TMMD ke-124, menyampaikan rasa syukurnya atas kebersamaan yang terjalin.

“Makan siang bersama keluarga asuh ini sungguh nikmat. Bukan hanya karena makanannya, tapi karena kebersamaan dan perhatian tulus dari mereka selama kami tinggal di sini,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Kebersamaan dalam makan siang ini mencerminkan eratnya hubungan emosional antara Satgas TMMD dan warga desa. Selama kegiatan berlangsung, para prajurit tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan kekeluargaan yang tulus dan mendalam dengan masyarakat setempat.

Program TMMD ke-124 tidak hanya memberi dampak fisik berupa perbaikan jalan dan fasilitas umum, tetapi juga memperkuat jalinan sosial antara TNI dan rakyat. Momen seperti makan siang perpisahan ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan dan perhatian dari keluarga asuh telah menjadi penopang semangat para prajurit dalam menjalankan tugas di lapangan. Kehangatan suasana rumah yang mereka rasakan selama berminggu-minggu menjadi pelipur rindu dari hiruk-pikuk kehidupan militer.

Dengan berakhirnya TMMD ke-124, diharapkan keakraban dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga. Meski tugas telah usai, kenangan akan kebersamaan ini akan selalu melekat di hati para prajurit dan warga sebagai bukti bahwa TMMD adalah jembatan kemanusiaan yang mempererat persatuan bangsa.




Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Kolut usung Semangat Memperkokoh Ideologi Bangsa

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Aspirasi Pemda Kolaka Utara, Kecamatan Lasusua, Minggu (1/6/2025). Upacara yang mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya” ini berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Ketua DPRD Kolaka Utara Fitra Yudi, Wakil Ketua I DPRD Muh. Sair, Kapolres Kolaka Utara AKBP R. Todoan A. Gultom, Danyon 3 Pelopor Brimob Polda Sultra Kompol Bahtiar, Danramil Lasusua Kapten Inf Sudirman, serta sejumlah unsur forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, dan tamu undangan lainnya. Tercatat sekitar 450 orang mengikuti jalannya upacara.

Dalam amanatnya, H. Jumarding membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ia menegaskan pentingnya menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara yang telah mempersatukan bangsa Indonesia dalam keberagaman.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, dan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Jumarding saat menyampaikan amanat.

Ia juga menekankan pentingnya revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan melalui delapan agenda prioritas nasional atau Asta Cita, khususnya dalam pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. Dalam pidato itu, Pancasila juga disebut sebagai fondasi penting dalam melawan paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga penyebaran disinformasi di tengah kemajuan teknologi.

Foto bersama usai pelaksanaan upacara
Foto bersama usai pelaksanaan upacara

Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH, yang turut hadir menyaksikan jalannya upacara, mengungkapkan bahwa pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini berjalan sukses dan penuh makna.

“Upacara ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat bahwa Pancasila harus terus hidup dalam setiap tindakan dan kebijakan, baik di tingkat pemerintahan maupun masyarakat,” ujar Syahlan.

Ia juga menambahkan bahwa semangat Pancasila harus terus digaungkan, terutama di era digital saat ini yang rawan dengan pengaruh-pengaruh negatif.

“Melalui momentum ini, mari kita bersama menjaga ruang publik dari hoaks dan ujaran kebencian, serta terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Rangkaian upacara berlangsung tertib dengan susunan pasukan yang terdiri dari satu SST TNI, dua SST Polri, tiga SST gabungan Satpol PP, Damkar, dan Dishub, tiga SST ASN, serta tiga SST siswa SMP dan SMA.




Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Kolut usung Semangat Memperkokoh Ideologi Bangsa

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Aspirasi Pemda Kolaka Utara, Kecamatan Lasusua, Minggu (1/6/2025). Upacara yang mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya” ini berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Ketua DPRD Kolaka Utara Fitra Yudi, Wakil Ketua I DPRD Muh. Sair, Kapolres Kolaka Utara AKBP R. Todoan A. Gultom, Danyon 3 Pelopor Brimob Polda Sultra Kompol Bahtiar, Danramil Lasusua Kapten Inf Sudirman, serta sejumlah unsur forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, dan tamu undangan lainnya. Tercatat sekitar 450 orang mengikuti jalannya upacara.

Dalam amanatnya, H. Jumarding membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ia menegaskan pentingnya menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara yang telah mempersatukan bangsa Indonesia dalam keberagaman.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, dan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Jumarding saat menyampaikan amanat.

Ia juga menekankan pentingnya revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan melalui delapan agenda prioritas nasional atau Asta Cita, khususnya dalam pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. Dalam pidato itu, Pancasila juga disebut sebagai fondasi penting dalam melawan paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga penyebaran disinformasi di tengah kemajuan teknologi.

Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH, yang turut hadir menyaksikan jalannya upacara, mengungkapkan bahwa pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini berjalan sukses dan penuh makna.

“Upacara ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat bahwa Pancasila harus terus hidup dalam setiap tindakan dan kebijakan, baik di tingkat pemerintahan maupun masyarakat,” ujar Syahlan.

Ia juga menambahkan bahwa semangat Pancasila harus terus digaungkan, terutama di era digital saat ini yang rawan dengan pengaruh-pengaruh negatif.

“Melalui momentum ini, mari kita bersama menjaga ruang publik dari hoaks dan ujaran kebencian, serta terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Rangkaian upacara berlangsung tertib dengan susunan pasukan yang terdiri dari satu SST TNI, dua SST Polri, tiga SST gabungan Satpol PP, Damkar, dan Dishub, tiga SST ASN, serta tiga SST siswa SMP dan SMA.




Tanam Pohon, Upaya Babinsa Kembalikan Fungsi Alam Cegah Banjir di Poleang Barat

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka mengantisipasi banjir dan mengurangi polusi udara, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Pabiring, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, Minggu (01/05/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan.

Kegiatan penanaman pohon tersebut dipimpin oleh Serda Ali Jamal bersama sejumlah anggota Koramil lainnya, yakni Serda Paulus P, Serda Susanto, dan Kopda Muh. Faisal. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dusun Tomi serta sekitar 15 warga masyarakat yang ikut secara aktif dalam proses penanaman pohon. Total sebanyak 40 bibit pohon ditanam, terdiri dari pohon jati dan trembesi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan. Dengan menanam pohon, kami berharap dapat mengurangi risiko banjir dan menjaga kualitas udara di wilayah Poleang Barat,” ujar Serda Ali Jamal, mewakili Babinsa Koramil 1431-03/Poleang.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program pembinaan teritorial untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat. “Kami ingin menumbuhkan rasa cinta lingkungan di tengah masyarakat melalui aksi nyata seperti ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Pabiring, Tomi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Babinsa dan seluruh pihak yang terlibat. “Penanaman pohon ini sangat penting, apalagi desa kami rawan banjir saat musim hujan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana dan pelestarian lingkungan di wilayah Poleang Barat dan sekitarnya.




Guna Kenyamanan Jama’ah, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Pasang Kloset dan Lantai MCK Masjid Al-Mukmin 

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka memberikan kenyamanan bagi para jama’ah, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan renovasi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Masjid Al-Mukmin, Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini meliputi pemasangan kloset dan lantai baru guna memperbaiki fasilitas yang sebelumnya rusak dan tidak layak pakai.

Serma Iwan Salasi, personel Satgas TMMD ke-124, menjelaskan bahwa renovasi ini meliputi berbagai aspek penting. “Sebelumnya MCK ini sudah rusak dan tidak berfungsi. Kami melakukan perbaikan mulai dari atap, pemasangan kloset baru, dan penggantian lantai agar lebih bersih dan nyaman digunakan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, untuk menunjang kelayakan fasilitas tersebut, Satgas TMMD juga telah menyelesaikan pemasangan sumur bor.

“Kami juga telah memasang sumur bor agar suplai air lebih lancar dan memadai, mengingat kebutuhan air bersih sangat penting untuk fasilitas ibadah,” tambah Serma Iwan.

Sakrudin, S.IP, salah satu pegawai Kecamatan Matausu yang hadir di lokasi, mengapresiasi inisiatif dari Satgas TMMD.

“Ini adalah bentuk perhatian nyata dari TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan fasilitas MCK yang baru, jama’ah bisa beribadah dengan lebih tenang dan nyaman,” ucapnya.

Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., selaku Dansatgas TMMD ke-124 menyampaikan harapannya.

“Kami berharap pembangunan MCK ini dapat menunjang kenyamanan jama’ah Masjid Al-Mukmin serta menjadi contoh kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa,” tutup Letkol Andi Irfandi




Rampungkan Pembangunan Jembatan, Satgas TMMD ke-124 Gunakan Alat Berat Bongkar dan Rapikan Jembatan Alternatif

Bombana, Sultranet.com  – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana merampungkan pembangunan jembatan utama di Desa Kolombi Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana. Minggu (01/06/2025). Sebagai langkah akhir, Satgas TMMD menggunakan alat berat untuk membongkar dan merapikan jembatan alternatif yang sebelumnya digunakan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik prioritas dalam program TMMD ke-124 dan kini telah rampung 100 persen, termasuk tahap pengecatan yang dilakukan pada akhir Mei lalu. Jembatan baru ini diharapkan mampu mendukung aktivitas warga secara optimal, terutama dalam aspek transportasi, ekonomi, dan sosial.

Koordinator wilayah TMMD di Desa Akolombi, Lettu Inf Nyoman Admika, menyampaikan bahwa perapian jembatan alternatif menjadi langkah terakhir sebelum jembatan utama difungsikan sepenuhnya.

“Pengerjaan ini merupakan bagian akhir. Setelah dirapikan, masyarakat sudah bisa melewati jembatan utama dengan nyaman dan aman,” ujarnya.

Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., mengapresiasi kerja keras seluruh personel di lapangan. Ia menyebut semangat dan kerja tulus para anggota Satgas menjadi kunci terselesaikannya pembangunan jembatan sebelum penutupan TMMD.

“Semua dikerjakan dengan hati dan penuh semangat pengabdian,” pungkasnya.

Jembatan Desa kolombi menjadi simbol keberhasilan TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana dalam mendukung pembangunan desa. Diharapkan, infrastruktur ini membawa manfaat jangka panjang bagi warga, serta mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih maju.




Koperasi Merah Putih Watonea Terbentuk, Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Warga

MUNA, Sultranet.com – Masyarakat Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, resmi membentuk Koperasi Kelurahan Merah Putih melalui Musyawarah Kelurahan Khusus yang digelar pada Jumat, 30 Mei 2025.

Musyawarah yang berlangsung penuh semangat gotong royong itu dipimpin langsung oleh Lurah Watonea, Hamsin, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat serta perwakilan warga. Dalam forum tersebut, seluruh peserta secara bulat menyepakati pendirian koperasi sebagai langkah awal mendorong kemandirian ekonomi di tingkat kelurahan.

Struktur organisasi koperasi juga telah dibentuk dan disepakati bersama. Faisal, S.IP. dipercaya sebagai Ketua Koperasi, dengan Nita Aprilia, S.Pd. sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha dan Harsilam sebagai Wakil Ketua Bidang Keanggotaan. Posisi Sekretaris dijabat oleh Hardiman Ndikade, ST. dan Bendahara dipegang oleh Indra, Amd. Kep. Sementara itu, jajaran pengawas terdiri atas Hamsin, S.Pi (Lurah Watonea), La Ode Muhajirin Sahida, S.Sos., dan Waode Rabiah, SH.

Lurah Watonea, Hamsin, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan partisipasi aktif warga yang telah melahirkan koperasi sebagai wadah penguatan ekonomi bersama.

“Semoga koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mandiri, inklusif, dan transparan,” ujar Hamsin dalam sambutannya.

Ketua terpilih Koperasi Kelurahan Merah Putih, Faisal, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan kesiapannya untuk bekerja secara total demi kemajuan masyarakat Watonea.

“Kami akan mengelola koperasi ini dengan maksimal. Ini bukan hanya organisasi, tapi harapan bersama untuk kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Dengan terbentuknya koperasi ini, masyarakat Watonea berharap dapat menciptakan ruang usaha baru yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam pembangunan kelurahan.




100 Hari Burhanuddin– Ahmad Yani: 23 Program Tuntas, Ajak Warga Bersatu Bangun Bombana

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana memamerkan 23 capaian konkret selama 100 hari kerja pertama Bupati Ir. H. Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani dalam sebuah ekspose publik terbuka yang dihadiri lebih dari 2.000 warga. Acara yang digelar di Alun-alun Masjid Raya Kasipute, Jumat malam, 30 Mei 2025 itu juga dihadiri Forkopimda, DPRD, para camat, kepala desa, dan perangkat daerah.

Ekspose tersebut menjadi panggung pertanggungjawaban pemerintah sekaligus ajang konsolidasi kebijakan lintas sektor. “Ekspos inilah bengkel terbukanya. Mari kita lihat bersama capaian, tantangan, dan cerita di balik setir kemudi kebijakan 100 Hari Pertama,” kata Hamlin, Ketua Panitia Kemah Bakti Berani 2025 dalam laporan pembuka acara. Ia menganalogikan kepemimpinan Burhanuddin–Yani sebagai “mobil baru yang sedang uji jalan” dan mengajak masyarakat menilai langsung performa awal pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah bekerja bersama. “Apa yang kita capai dalam 100 hari ini bukan kerja saya dan Pak Ahmad Yani saja, tetapi kerja-kerja tim yang saudara-saudara abdikan untuk Kabupaten Bombana,” ujar Burhanuddin.

Ia juga membuka ruang bagi kritik dan masukan dari publik. “Jika ada hal-hal yang belum sempat kami lakukan selama 100 hari ini, kami siap mendapatkan kritik, kami siap mendapatkan saran,” ucapnya di hadapan ribuan peserta ekspose.

Wakil Bupati Ahmad Yani memaparkan 23 program yang telah diselesaikan, mencakup lima sektor strategis. Di bidang penataan kota dan kawasan, Pemkab Bombana telah menata taman gerbang ibu kota, membenahi RTH dan bantaran sungai Rumiah, memasang lampu taman dan lampu jalan, hingga membersihkan drainase dan menertibkan pasar tumpah.

Di sektor infrastruktur dan ekonomi, Pemda membangun jalan usaha tani di 12 kecamatan, mendampingi 30 pelaku UMKM mengurus perizinan hingga sertifikasi halal, menggelar pasar murah di tujuh titik, serta mengoptimalkan Rumah Potong Hewan.

Layanan kesehatan dan sosial turut menjadi prioritas, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis untuk 8.135 warga di 22 kecamatan, penanganan stunting dan gizi buruk, pemberian bantuan modal usaha Rp 5 juta per KK bagi warga kurang mampu, serta pembagian 600 seragam sekolah dan pramuka.

Di bidang pendidikan dan budaya, Pemkab menggelar Festival Tuamorun, menjalin MoU dengan pondok pesantren untuk mencetak penghafal Al-Qur’an 30 juz, meluncurkan program makan bergizi gratis, menggelar turnamen olahraga pelajar, Safari Ramadan, serta Festival Anak Saleh dengan 154 peserta.

Terakhir, pada sektor tata kelola dan teknologi, Bombana meluncurkan aplikasi “Bombana Satu Peta” sebagai basis data geospasial, memasang internet di tiga wilayah blank spot, menertibkan aset daerah, mengevaluasi BUMD, mengidentifikasi lokasi TPA di Pulau Kabaena, serta membentuk Pusat Bantuan Hukum Daerah.

Dalam penutup pidatonya, Burhanuddin menegaskan bahwa pencapaian 100 hari ini baru awal. “Kami yakin 100 hari ke depan lagi sampai satu tahun, kami akan mampu menjalankan semua program-program kerja yang sudah direncanakan,” ujarnya. Salah satu janji prioritas yang akan dituntaskan ke depan adalah program beasiswa untuk mahasiswa Bombana dan penguatan dana desa.

Ia juga menyerukan semangat kolaborasi dan persatuan untuk membangun Bombana bersama. “Mari kita bergandengan tangan, mari kita bersama-sama memikirkan rakyat Bombana. Lupakan masa lalu, jangan pernah lagi memikirkan bahwa pernah kita berseberangan. Kita sudah bersatu,” tutup Burhanuddin, disambut tepuk tangan warga.

Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah oleh Ketua TP-PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa dan Ibu Wakil Bupati Bombana, Henny Setiawati Rachman, sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan masyarakat yang berkontribusi dalam kegiatan Kemah Bakti Berani.




Tampak Lebih Cerah dan Terang, Setelah di Rehab satgas TMMD, Masjid Al-Mukmin Siap Sambut Hari Raya Idul Adha

Bombana, Sultranet.com  – Masjid Al-Mukmin di Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, kini tampil lebih cerah dan terang setelah rampung direhabilitasi oleh Satgas TMMD Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana bersama warga setempat. Proses pengecatan dan pemasangan tehel lantai selesai. Sabtu (31/5/2025), menjadikan masjid siap menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H.

Kegiatan renovasi ini merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar tahun 2025. Masjid Al-Mukmin tak hanya menjadi sarana ibadah utama bagi warga Desa Totole, tetapi juga simbol kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas fasilitas umum.

Serda Haruna, personel Satgas TMMD, mengungkapkan bahwa pengerjaan masjid melibatkan semangat gotong royong yang tinggi antara anggota TNI dan masyarakat.

“Kami merasa bangga bisa ambil bagian dalam mempercantik rumah ibadah ini. Hasilnya bisa langsung dirasakan oleh warga dalam momen besar seperti Idul Adha,” ujarnya.

Kepala Desa Totole, Rauke, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan penuh Satgas TMMD dalam mendukung pembangunan desa.

“Masjid Al-Mukmin kini jauh lebih nyaman. Ini menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan, tapi nyata dan bermanfaat,” ungkapnya.

Kapten Inf Bahar selaku Koordinator Wilayah TMMD di Desa Totole menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata perbaikan bangunan, melainkan juga bentuk kepedulian sosial.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat, bukan hanya membangun fisik, tapi juga membangun hubungan dan semangat kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyatakan bahwa rehabilitasi masjid adalah bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kehidupan keagamaan masyarakat.

“Pekerjaan telah rampung dan hasilnya sangat memuaskan. Semoga masjid ini memberi kenyamanan bagi umat dalam beribadah, khususnya di Hari Raya Idul Adha mendatang,” tutupnya.