Bupati H. Burhanuddin Terima PJS Awards 2025, Bukti Komitmen Dukung Kemerdekaan Pers

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, ia dianugerahi penghargaan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Awards 2025 atas dedikasinya dalam menjaga kemerdekaan pers dan mendukung pertumbuhan media yang independen di daerah. Penghargaan itu diserahkan dalam sebuah seremoni resmi yang berlangsung di Best Western Grand Place Kemayoran, Jakarta, Selasa, 13 Mei 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh organisasi PJS sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai aktif menjaga iklim keterbukaan informasi dan menjalin hubungan konstruktif dengan insan pers, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Dalam acara yang dihadiri tokoh-tokoh media dan pejabat publik itu, Bupati Bombana hadir didampingi istri tercinta yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan moral atas pencapaian penting yang sekaligus membawa nama baik daerah di pentas nasional.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengungkapkan bahwa penghargaan ini adalah pengakuan sekaligus amanah besar bagi pemerintah daerah untuk terus membangun relasi yang sehat dan produktif dengan media. Ia menyebut peran jurnalis sebagai mitra penting dalam pembangunan yang transparan dan partisipatif.

“Kami menyadari betapa pentingnya peran media dalam membentuk masyarakat yang kritis dan berdaya. Pemerintah harus menjadi mitra, bukan pembatas kebebasan pers. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Bombana dan insan pers yang telah menjadi bagian dari pembangunan daerah,” ujar Burhanuddin dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa media yang bebas dan bertanggung jawab adalah salah satu fondasi demokrasi. Karena itu, pemerintahannya terus membuka ruang dialog dan keterlibatan pers dalam proses pembangunan di Bombana.

PJS Awards merupakan agenda tahunan dari organisasi Pro Jurnalismedia Siber, yang rutin memberikan penghargaan kepada figur publik, kepala daerah, dan tokoh masyarakat yang konsisten mendukung kemerdekaan pers, keberlangsungan media lokal, serta prinsip keterbukaan informasi.

Para penerima penghargaan diseleksi secara ketat oleh dewan juri independen yang terdiri dari praktisi jurnalisme dan pengamat media. Mereka dinilai berdasarkan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem media di wilayahnya masing-masing.

Foto Bersama Penerima PJS Award
Foto Bersama Penerima PJS Award

Penghargaan kepada Burhanuddin dinilai layak, mengingat selama masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Bombana terus berkomitmen terhadap prinsip transparansi, memberikan ruang dialog bagi jurnalis lokal, serta mendukung kegiatan organisasi pers baik di daerah maupun pada forum nasional.

Tak hanya itu, kebijakan komunikasi publik yang inklusif dan terbuka yang dijalankan Burhanuddin juga dinilai sebagai langkah progresif dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat melalui peran media.

Dengan diraihnya PJS Awards 2025 ini, nama Kabupaten Bombana kembali menguat di mata publik nasional sebagai salah satu daerah yang menjunjung tinggi prinsip demokrasi dan kebebasan informasi. Pencapaian ini sekaligus menjadi pesan positif bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur dan layanan, tetapi juga tentang kebebasan berekspresi, kemerdekaan pers, dan akuntabilitas publik.

Bagi Burhanuddin, penghargaan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar. Ia berharap, sinergi antara pemerintah dan media di Bombana akan semakin erat, saling mendukung, dan memberikan kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat.




Bupati Bombana Terima PJS Awards 2025 di Jakarta

Jakarta, Sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam seremoni resmi yang digelar di Best Western Grand Place Kemayoran, Jakarta, Selasa malam, 13 Mei 2025, ia dianugerahi penghargaan bergengsi dari organisasi Pro Jurnalismedia Siber (PJS) melalui ajang PJS Awards 2025.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Burhanuddin dalam menjaga kemerdekaan pers serta mendukung penuh kegiatan-kegiatan organisasi PJS, baik di tingkat daerah maupun nasional.

PJS Awards merupakan agenda tahunan yang secara konsisten memberikan penghargaan kepada para tokoh yang dinilai memiliki komitmen kuat terhadap kebebasan pers, keterbukaan informasi, dan pengembangan media yang independen. Para penerima dipilih secara selektif oleh tim juri yang menilai kontribusi nyata tokoh-tokoh tersebut terhadap pembangunan demokrasi dan keterbukaan publik di wilayah masing-masing.

Dalam acara tersebut, Bupati Bombana hadir didampingi istri tercinta, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana. Kehadiran pasangan ini menjadi simbol kolaborasi dan dukungan penuh terhadap nilai-nilai demokrasi yang dijunjung tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ditemui usai menerima penghargaan, Burhanuddin mengaku bersyukur sekaligus terhormat atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai, penghargaan tersebut bukan hanya bentuk pengakuan terhadap dirinya pribadi, melainkan juga kepada seluruh masyarakat Bombana serta insan pers yang terus bekerja menjaga marwah jurnalistik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab moral bagi saya pribadi dan juga Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus membuka ruang kolaborasi yang sehat dengan media. Kami percaya, pemerintah yang baik adalah pemerintah yang terbuka terhadap kritik dan masukan. Dan itu hanya bisa terjadi jika pers kita sehat, bebas, dan bertanggung jawab,” kata Burhanuddin dalam sambutannya di hadapan para tamu undangan dan insan pers dari berbagai daerah.

Ia menambahkan bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang kritis, berpengetahuan, dan berdaya. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh memposisikan diri sebagai pihak yang membatasi kebebasan pers, tetapi sebaliknya, menjadi mitra yang mendukung kerja jurnalistik yang profesional dan etis.

“Kami menyadari betul, tanpa dukungan media yang independen, pembangunan daerah tidak akan maksimal. Pers adalah jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus kontrol sosial yang penting dalam memastikan kebijakan berjalan sesuai harapan rakyat,” lanjutnya.

Bupati Burhanuddin juga menyampaikan dedikasinya atas penghargaan ini kepada seluruh warga Bombana yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan dalam setiap kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan membangun ekosistem demokrasi di daerah tidak bisa dicapai tanpa partisipasi aktif masyarakat dan insan pers.

Sementara itu, Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, dalam keterangannya menyebut Bupati Bombana sebagai salah satu kepala daerah yang secara konsisten menjalin kemitraan yang sehat dan transparan dengan media. Ia menilai, sikap terbuka dan dukungan nyata terhadap kemerdekaan pers menjadi indikator penting dalam menentukan penerima penghargaan tahun ini.

“Pak Burhanuddin adalah contoh kepala daerah yang memahami peran strategis media dalam pembangunan. Ia tidak hanya mendukung secara moral, tetapi juga secara kebijakan, dalam menciptakan ruang kebebasan pers di daerahnya,” ujar Mahmud.

Penghargaan ini juga menjadi catatan positif dalam perjalanan kepemimpinan Burhanuddin yang selama ini dikenal inklusif dan terbuka terhadap kritik. Di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Bombana perlahan menjelma menjadi salah satu daerah yang ramah terhadap jurnalisme bebas dan berintegritas, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap transparansi dalam tata kelola pemerintahan.

Kehadiran Bupati Bombana dalam ajang nasional ini semakin memperkuat posisi Kabupaten Bombana di mata publik, khususnya dalam hal membangun sinergi antara pemerintah dan media. Dengan penghargaan ini, Burhanuddin berharap semakin banyak daerah yang berani membuka diri dan menjadikan pers sebagai mitra pembangunan, bukan lawan kritik.

“Ini bukan akhir dari perjuangan, justru awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mewujudkan pemerintahan yang terbuka, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tutup Burhanuddin.




Timbun Galian Pondasi Jembatan Morengke, Satgas TMMD Kerahkan Alat Berat

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025, Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana mengerahkan alat berat untuk melakukan penimbunan galian pondasi Jembatan Morengke di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (13/5/2025). Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses pembangunan infrastruktur yang menjadi program utama TMMD di wilayah tersebut.

Koordinator pembangunan Jembatan Kolombi, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa pengerahan alat berat merupakan solusi tepat dalam mengefisienkan pekerjaan di medan yang cukup berat.

“Tanpa alat berat, penimbunan pondasi akan memakan waktu lebih lama dan tenaga lebih banyak. Ini adalah bentuk keseriusan Satgas TMMD dalam menyelesaikan target tepat waktu,” ujarnya.

Munir, salah seorang warga Desa Morengke yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat langsung dalam pembangunan.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan TNI. Selain membantu desa, kegiatan ini juga mengajarkan semangat gotong royong yang mulai luntur,” ucapnya.

Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, menyatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik prioritas untuk membuka akses antarwilayah.

“Jembatan Morengke sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Oleh karena itu, Satgas TMMD akan terus mengawal proses pembangunannya hingga selesai,” pungkasnya.




Personel Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Ramaikan Sholat Berjamaah di Masjid Al-Mukmin

Personel Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Ramaikan Sholat Berjamaah di Masjid Al-Mukmin
Personel Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Ramaikan Sholat Berjamaah di Masjid Al-Mukmin

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka membangun kebersamaan dengan warga, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 turut meramaikan sholat berjamaah di Masjid Al-Mukmin, Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Senin petang (12/05). Kegiatan ibadah ini menjadi salah satu sasaran nonfisik dalam program TMMD, yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat.

Kegiatan keagamaan ini digelar memasuki hari keenam pelaksanaan TMMD. Tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, para personel Satgas juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan religius guna meningkatkan keharmonisan dan kebersamaan dengan warga sekitar. Sholat berjamaah dilaksanakan lima waktu secara rutin bersama masyarakat di masjid.

Ustadz Darwan, Imam Masjid Al-Mukmin, menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan personel TNI dalam kegiatan keagamaan tersebut.

“Kehadiran TNI membawa semangat baru bagi jamaah. Selain mempererat silaturahmi, ini juga menunjukkan teladan baik bagi generasi muda,” ungkap Ustadz Darwan.

Sementara itu, Kapten Inf Bahar selaku Koordinator Wilayah Desa Totole yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-124 mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi sosial dengan masyarakat.

“Sholat berjamaah menjadi momen penting untuk memperkuat ikatan emosional dengan warga, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan persatuan,” ujarnya.




Kuda-Kuda Rumah Ibu Salmawati Mulai Dirakit Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1431/Bombana

Personel Satgas TMMD ke 124 Mulai merakit Kuda² RTLH milik ibu Salmawati
Personel Satgas TMMD ke 124 Mulai merakit Kuda² RTLH milik ibu Salmawati

Bombana, Sultranet.com – Pengerjaan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Salmawati, salah satu sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana, mulai dirakit oleh Satgas TMMD dibantu masyarakat setempat. Pembangunan rumah yang terletak di Dusun 1, Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara ini dikebut agar dapat selesai tepat waktu. Selasa (13/05/2025).

Serda Nasution, salah satu personel yang terlibat dalam Satgas, mengatakan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam proses pembangunan RTLH ini.

“Kami bersama masyarakat terus bekerja keras. Harapannya, rumah ini bisa segera rampung dan layak dihuni oleh Bu Salmawati bersama keluarganya, hari ini kami sudah mi mulai merakit Kuda-Kudanya” ujarnya.

Kepala Dusun 1 Desa Wia-wia juga mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme warga atas kehadiran TMMD di wilayah mereka.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Bukan hanya mempercepat pembangunan, tapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” tuturnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafarudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat di Kecamatan Matausu.

“Kami berharap pembangunan RTLH ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kebersamaan dalam lingkungan mereka,” pungkasnya.




Pengerjaan Rehab Masjid Al-Mujahidin di Desa Morengke Dilanjutkan Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana

Personel Satgas TMMD ke 124 Melanjutkan Pengerjaan Rehab Pemasteran Masjid Al-Mujahidin
Personel Satgas TMMD ke 124 Melanjutkan Pengerjaan Rehab Pemasteran Masjid Al-Mujahidin

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana terus melanjutkan pengerjaan rehabilitasi Masjid Al-Mujahidin yang berada di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Selasa (13/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik dalam program TMMD reguler tahun anggaran 2025 yang bertujuan mendukung pembangunan infrastruktur keagamaan di wilayah tersebut.

Sertu Onel Cia, salah satu personel Satgas TMMD, menyampaikan bahwa pengerjaan saat ini fokus pada tahap plaster dinding masjid.

“Kami berupaya menyelesaikan setiap tahapan pembangunan dengan penuh semangat dan gotong royong bersama warga, agar masjid ini segera bisa dimanfaatkan kembali untuk beribadah,” ujarnya.

Imam Masjid Al-Mujahidin, Ustaz Muh. Umar, menyambut baik kelanjutan program rehab masjid tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu masyarakat, khususnya dalam memperbaiki rumah ibadah ini. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ungkapnya di lokasi kegiatan.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa kegiatan rehab masjid ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

“TMMD bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bentuk kepedulian terhadap kehidupan sosial dan spiritual warga,” tutup Kapten Sulis.




Sepekan Berjalan, Satgas TMMD ke-124, Kodim 1431 Bombana Atapi RTLH di Desa Totole

Personel Satgas mulai Pemasangan Atap Rumah Ibu Tina

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana bersama masyarakat terus menunjukkan progres positif dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Tina, warga Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Memasuki hari ketujuh, Selasa (13/5/2025), pengerjaan rumah tersebut telah mencapai tahap pemasangan atap.

Kegiatan hari ini difokuskan pada pemasangan rangka dan penutup atap rumah sebagai bentuk percepatan penyelesaian hunian layak bagi Ibu Tina, Para personel Satgas bersama warga saling bahu membahu dalam proses ini, memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD.

Menurut Serma Salasi, pembangunan RTLH ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan TMMD benar-benar membawa manfaat langsung bagi warga, terutama mereka yang membutuhkan hunian layak,” ungkapnya di lokasi kegiatan.

Kepala Desa Totole, Bapak Rauke, menyampaikan apresiasi atas program ini TMMD ini terutama bedah RTLH.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan kerja keras Satgas TMMD. Bantuan ini sangat berarti bagi Ibu Tina dan menjadi harapan baru bagi warga kami yang lainnya,” pungkasnya.




Bupati Muna Barat Audiensi ke Kemendag: Bahas Revitalisasi Pasar dan Peluang Pasar Komoditas Unggulan

JAKARTA, sultranet.com – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada Jumat (9/5/2025). Bupati yang turut didampingi Kepala Bappeda Raden Djamun Sunjoto dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muna Barat La Ode Khairul Ashar, diterima langsung Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.

Pada kesempatan itu, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan berbagai hal strategis terkait penguatan infrastruktur ekonomi masyarakat, khususnya melalui revitalisasi pasar rakyat di setiap kecamatan, serta pengembangan potensi komoditas unggulan daerah.

Darwin juga memaparkan potensi komoditas unggulan Muna Barat di sektor perikanan, seperti kepiting, rajungan, lobster, dan teripang. Ia menyampaikan bahwa fluktuasi harga dan belum adanya akses pasar yang luas masih menjadi kendala utama bagi pelaku usaha di sektor ini.

Hal lain yang disampaikan Darwin, yaitu potensi besar yang dimiliki Kabupaten Muna Barat di sektor pertanian, peternakan, dan produk-produk UMKM lokal.

“Sayangnya, produk-produk unggulan di sektor-sektor tersebut hingga kini masih belum terekspose ke pasar luar daerah secara optimal,” sambungya.

Darwin bilang, pihaknya menginginkan pasar rakyat di Muna Barat bisa menjadi penggerak ekonomi desa.

“Revitalisasi pasar ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga bagaimana memperkuat kapasitas pedagang dan membuka akses pemasaran yang lebih luas, termasuk secara digital,” kataya.

Darwin menambahkan, kondisi keterbatasan ekspos pasar terhadap produk pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM saat ini menjadi tantangan yang sangat membutuhkan pembinaan dan dukungan dari Kementerian Perdagangan agar dapat masuk dalam rantai pasok yang lebih luas dan bernilai.

Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri merespons positif yang disampaikan Bupati Muna Barat dalam pertemuan tersebut. Ia berjanji memmebrikan dukungan penuh atas rencana revitalisasi pasar rakyat.

“Keberadaan pasar yang bersih, nyaman, teratur, dan dikelola dengan baik akan meningkatkan minat kunjungan dan mempercepat perputaran ekonomi lokal,” ujar Roro Esti.

Selain itu, Roro Esti juga menekankan, pentingnya pelatihan dan pembinaan kepada pedagang agar dapat beradaptasi dengan sistem perdagangan berbasis digital.

“Kami komitmen untuk memfasilitasi pelatihan penggunaan platform pasar daring, pembayaran nontunai seperti QRIS, promosi digital, serta manajemen dagang berbasis teknologi,” katanya.

Roro Esti menambahkan, pihaknya juga memberikan dukungan atas rencana pembangunan pasar induk atau pasar modern di Kabupaten Muna Barat. Ia meminta, Pemkab Muna Barat segera menyiapkan dokumen dan persyaratan teknis agar usulan pembangunan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam program nasional.

Mengenai komoditas unggulan Muna Barat, Roro Esti menegaskan, pihaknya akan membantu mencarikan peluang pasar yang lebih stabil dan menguntungkan, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Sementara, Kadisperindag La Ode Khairul Ashar menambahkan, pihaknya telah memetakan pasar-pasar yang akan direvitalisasi dan siap bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam menyiapkan data dan kelengkapan usulan.

“Dengan pembinaan serta dukungan dari kementerian, kami yakin para pedagang bisa naik kelas dan ikut bersaing dalam ekosistem perdagangan digital. Ini juga akan membantu menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan modern di daerah,” kata Ashar. (*)




Bangun Keimanan, Personel Satgas TMMD Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah

Bombana, Sultranet.com – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan Sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al Amin, Desa Lamuru, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu petang (11/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD untuk meningkatkan keimanan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kehadiran Satgas TMMD disambut antusias oleh warga, termasuk imam Masjid Al Amin, Ustadz Nabir. Ia mengaku senang karena jumlah jamaah semakin bertambah sejak adanya personel TMMD di desanya. “Masjid jadi lebih ramai dan semarak. Kehadiran Satgas membuat kami merasa lebih dekat secara spiritual,” ungkapnya.

Salah satu personel Satgas, Kopda Aksan dari Kodim 1431/Bombana, menyampaikan bahwa kegiatan ibadah berjamaah ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi dengan warga setempat.

“Sholat berjamaah tidak hanya meningkatkan iman, tapi juga membangun komunikasi yang baik antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyatakan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dari program TMMD.

“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan pembangunan mental dan spiritual masyarakat,” pungkasnya.

Selain kegiatan keagamaan, TMMD Reguler ke-124 juga melibatkan berbagai kegiatan sosial dan pembangunan infrastruktur desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh.




Kolaborasi Masyarakat dan Satgas TMMD ke-124, Bantu Pasang Atap Teras Masjid Al-Mukmin

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keenam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD bersama warga melakukan pemasangan atap teras Masjid Al-Mukmin di Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Senin (12/05/2025). Masjid ini menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TMMD reguler tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 1431/Bombana.

Serda Sumandra, personel Satgas TMMD ke-124, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam membangun sarana ibadah. “Kami bersyukur masyarakat sangat antusias membantu. Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat kegiatan sosial warga,” ujarnya.

Partisipasi warga terlihat dari keterlibatan langsung dalam proses pengerjaan. Salah satu warga, Subair, mengungkapkan kebanggaannya bisa berkontribusi dalam pembangunan masjid. “Kami senang bisa terlibat langsung, ini untuk kebaikan bersama dan masa depan anak cucu kami,” ucapnya.

Koordinator wilayah Desa Totole, Kapten Inf Bahar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa. “Pemasangan atap masjid ini diharapkan selesai tepat waktu, sehingga dapat segera digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.