Muna Barat Bakal Dapat Bantuan Penanganan Sampah dari Pemerintah Pusat

JAKARTA, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Muna Barat bakal memperoleh bantuan fasilitas penanganan sampah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI.

Bantuan ini mencakup dump truck pengangkut sampah sampah, kontainer atau bak sampah, motor viar pengangkutan sampah, tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS-3R), dan pembangunan tempat pengolahan akhir (TPA) sampah.

Sederet bantuan tersebut diperoleh setelah Bupati Muna Barat La Ode Darwin bertemu Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor KLH Jakarta pada Jumat (9/5/2025).

“Alhamdulillah dalam audiensi kami ini, pak menteri merespons positif apa yang kami sampaikan tentang penanganan sampah. Sehingga, pak menteri memberikan dukungan konkret dengan memberikan bantuan sejumlah fasilitas dan sarana penunjang pengeloaan sampah,” kata Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Sabtu (10/5/2025).

Darwin menyampaikan, audiensi ke KLH dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemkab Muna Barat dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup akan sangat membantu kami dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berbasis partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan, penanganan sampah berwawasan lingkungan merupakan bagian penting dari visi pembangunan daerah yang mengacu pada konsep Liwu Mokesa (kampung keren). Sehingga, penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan, tapi bagian dari cara untuk membangun Muna Barat yang sehat, tertib, dan berkelanjutan.

Darwin menegaskan, visi Liwu Mokesa bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang ingin menjadikan desa-desa di Muna Barat bersih, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi.

“Kami berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pengelolaan lingkungan di Muna Barat akan semakin baik dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, serta pelestarian sumber daya alam.




Antusias, Warga dan Satgas TMMD Kerjakan Perbaikan Dekker Penghubung antar Dusun

Bombana, Sultranet.com – Warga Dusun 1 Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, menunjukkan antusiasme tinggi saat bergotong-royong bersama Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana memperbaiki dekker penghubung antar dusun, Sabtu (10/05). Dekker ini menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD reguler tahun anggaran 2025.

Kondisi dekker sebelumnya sudah rusak dan menghambat aktivitas warga, khususnya saat musim hujan. Perbaikan ini diharapkan dapat memperlancar akses dan mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Sersan Mayor (Serma) Salasi, personel Satgas TMMD, mengungkapkan bahwa gotong royong ini mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“Kami bekerja bersama tanpa sekat. Ini adalah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat,” katanya.

Rauke, Kepala Desa Totole, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI atas perhatian terhadap infrastruktur desa.

“Kami sangat terbantu. Perbaikan dekker ini sudah lama dinantikan warga,” ujarnya.

Pasiter Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Sulistianto menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat.

“Keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan TMMD dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.




Pengerjaan RTLH Milik Salmawati Memasuki Pemasangan Slop dan Tiang oleh Satgas TMMD 

Bombana, Sultranet.com – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Salmawati, warga Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kini memasuki tahap pemasangan slop dan tiang. Pengerjaan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124. Sabtu, 10/05/2025.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terlihat aktif bekerja di lokasi, dengan harapan proyek ini dapat rampung sesuai target waktu. Salah satu personel Satgas, Serda Nurswandi, mengatakan bahwa pemasangan slop dan tiang merupakan fase penting dalam pembangunan RTLH. “Kami terus mempercepat pengerjaan agar rumah ini segera bisa ditempati oleh Ibu Salmawati,” ujarnya.

Kepala Dusun 1 Desa Wia-wia, Muh. Safar, memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dan TNI. “Kehadiran Satgas TMMD sangat membantu masyarakat, bukan hanya membangun rumah, tetapi juga mempererat hubungan antara warga dan aparat,” tuturnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafarudin menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan pembangunan RTLH ini dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi warga penerima bantuan.




Tingkatkan Fasilitas Ibadah, Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Bangun Teras Masjid

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keempat pelaksanaan TMMD ke-124, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa bersama masyarakat Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, melanjutkan pembangunan fisik dengan memasang batu bata di teras Masjid Al-Mukmin, Sabtu (10/05/2025). Masjid ini menjadi salah satu target utama dalam program TMMD Reguler 124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025.

Koordinator TMMD di Desa Totole, Kapten Inf Bahar, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat mempercepat proses pekerjaan. “Kami apresiasi semangat warga yang ikut terlibat. Ini bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Kehadiran TMMD disambut antusias oleh warga. Iwan, salah satu warga Desa Totole, mengaku senang bisa berpartisipasi langsung dalam pembangunan tempat ibadah desanya. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Masjid kami yang dulu belum selesai, sekarang bisa kami benahi bersama-sama,” tuturnya.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah. “Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga hasil pembangunan,” jelasnya.

Proses pemasangan batu bata di teras masjid ini direncanakan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum dilanjutkan ke tahapan pekerjaan lainnya. Satgas TMMD dan masyarakat terus bahu-membahu demi mempercepat penyelesaian target sasaran fisik.

Program TMMD Reguler 124 di Kabupaten Bombana ini mendapat respons positif dari masyarakat karena terbukti membawa perubahan nyata dalam peningkatan fasilitas umum dan semangat gotong royong warga desa.




Personel Satgas TMMD, Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah dengan Warga di Masjid Al-Mujahidin

Bombana, Sultranet.com — Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan Sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana, Jumat petang (9/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kehadiran para personel TNI disambut hangat oleh warga sekitar. Imam Masjid Nurul Imam, Ustaz Muh. Umar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebersamaan tersebut.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Satgas TMMD, karena membuat masjid menjadi lebih ramai jamaahnya,” ujar Ustaz Umar.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Selain membangun infrastruktur, kami juga ingin membangun nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P yang juga menjabat sebagai Dandim 1431/Bombana menegaskan bahwa kegiatan keagamaan merupakan prioritas dalam mendekatkan TNI dengan masyarakat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek rohani masyarakat,” pungkas Irfandi.

TMMD Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025 ini terus menunjukkan kontribusinya secara menyeluruh, baik secara fisik maupun nonfisik, demi mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Kabupaten Bombana.




Jembatan Penghubung di Desa Morengke Mulai Dibongkar, Satgas TMMD Siapkan Jalan Alternatif

Bombana, Sultranet.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana mulai membongkar jembatan penghubung antar dusun di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sabtu (10/5/2025). Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat dan disertai pembangunan jalan alternatif guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan selama proses berlangsung.

Kepala Desa Morengke, Abd. Kadir, menyambut baik langkah Satgas TMMD dan menyebut bahwa jembatan ini memang sudah lama membutuhkan perbaikan.

“Kami sangat bersyukur, karena pembangunan ini merupakan harapan warga selama bertahun-tahun. Jalan alternatif yang disiapkan juga sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” ungkapnya.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan secara bertahap dan sesuai standar keamanan.

“Kami pastikan keselamatan menjadi prioritas utama selama pengerjaan. Jalan alternatif juga dirancang agar layak dan aman dilalui,” ujar Sulistianto.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P. menekankan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD di tahun 2025.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” pungkas Irfandi.

Program TMMD ke-124 ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta masyarakat setempat, dengan tujuan mempercepat pembangunan di desa-desa terpencil serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.




Dorong UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Bupati Muna Barat Temui Menteri Maman

JAKARTA, sultranet.com – Komitmen kuat ditunjukkan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bertempat di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Kamis (8/5/2025), Bupati Darwin menemui langsung Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, guna memperjuangkan dukungan konkret dari pemerintah pusat bagi pelaku UMKM di wilayahnya.

Dalam pertemuan strategis itu, Darwin mengusulkan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik untuk mempercepat pengembangan UMKM di Muna Barat. Ia menegaskan bahwa sektor ini telah menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan berperan vital dalam mendorong kemandirian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Harapan kami, dukungan dari pusat dapat memperkuat kapasitas pelaku UMKM, baik dari segi permodalan, daya saing, maupun produksi. Ini penting agar ekonomi lokal terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Darwin.

Data terbaru mencatat, ada 6.174 pelaku UMKM di Muna Barat yang tersebar di 11 kecamatan. Sebagian besar merupakan usaha mikro (6.116), disusul usaha kecil (49), dan usaha menengah (9). Kondisi ini menurut Darwin membutuhkan sentuhan kebijakan dan pembinaan yang terarah agar UMKM lokal mampu naik kelas.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, merespons positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan komitmen kementeriannya untuk memberikan perhatian khusus kepada Muna Barat, termasuk melalui penambahan kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program KUR padat karya yang tahun ini dialokasikan sebesar Rp20 triliun secara nasional.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Bupati Muna Barat. Daerah ini akan masuk dalam prioritas penerima program KUR padat karya, meski saat ini kita sedang menghadapi keterbatasan anggaran. Kami akan terus mendorong agar pelaku UMKM di Muna Barat mendapat akses pendanaan dan pembinaan yang lebih luas,” kata Maman.

Langkah proaktif Bupati Darwin ini menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan, demi menciptakan ekonomi daerah yang inklusif dan mandiri.




Pemprov Sultra Siap Kawal Keberangkatan 2.018 Jamaah Haji 2025

Kendari, Sultranet.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M bagi 2.018 jamaah asal Sultra. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pemberangkatan Jamaah Haji yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Jumat (9/5), di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Kendari.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. Muhammad Saleh, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Sultra, Wakapolda, Danlanal, pimpinan OPD terkait, para kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota, perwakilan Imigrasi, otoritas Bandara Haluoleo, serta para bupati dan wali kota atau yang mewakili.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Sultra melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Musdar, menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung penuh seluruh proses penyelenggaraan haji, termasuk dari sisi fasilitas, transportasi, serta koordinasi lintas instansi.

“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Semua kebutuhan logistik dan koordinasi teknis terus kami persiapkan agar para jamaah bisa berangkat dan pulang dalam keadaan aman, nyaman, dan khusyuk beribadah,” ujar H. Musdar.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sultra, H. Muhammad Saleh, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor demi menjamin pelayanan optimal kepada jamaah haji asal Sultra.

“Ini adalah amanah besar. Pelayanan terbaik kepada tamu-tamu Allah menjadi prioritas utama kita. Karenanya, sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda sangat diperlukan untuk memastikan semua proses berjalan baik,” kata H. Muhammad Saleh.

Ia juga menjelaskan bahwa pembinaan dan manasik haji telah dilakukan sebanyak 10 kali di seluruh kabupaten dan kota sebagai bagian dari persiapan spiritual dan teknis para calon jamaah. Di sisi lain, kebijakan pemerintah pusat terkait penurunan biaya haji tahun ini turut diapresiasi karena menunjukkan peningkatan kualitas layanan ibadah haji.

Tahun ini, sebanyak 2.018 jamaah asal 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Makassar (UPG). Jamaah akan dibagi dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni kloter 31, 33, 35, 36, 38, dan 39. Jadwal keberangkatan dimulai pada 22 Mei hingga 28 Mei 2025.

Jamaah akan diberangkatkan melalui Bandara Haluoleo Kendari menggunakan beberapa maskapai, seperti Lion Air, Wings Air, dan Super Air Jet. Untuk jamaah dari daerah terpencil atau kepulauan seperti Wakatobi dan Buton Utara, transportasi laut menggunakan Ferry New Rose akan digunakan untuk menuju Kendari sebelum terbang ke Makassar.

Kemenag Sultra juga mengatur skema pemberangkatan yang memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan, termasuk pengaturan bagasi, pemeriksaan kesehatan, hingga validasi dokumen perjalanan.

Seremonial pelepasan jamaah calon haji akan dilaksanakan pada 15 Mei 2025 secara luring di Kendari dan daring untuk kabupaten/kota lainnya. Acara ini diharapkan menjadi simbol penguatan spiritual dan momentum pengantar para jamaah menuju ibadah suci.

“Kita ingin setiap jamaah merasa didampingi sejak dari kampung halaman hingga kembali ke tanah air. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab moral kita bersama,” tutur H. Muhammad Saleh.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap seluruh proses penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.




Bupati Bombana Hadiri HUT ke-194 Kendari, Tunjukkan Dukungan dan Harmoni Antar Daerah

Kendari, Sultranet.com — Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan lintas wilayah dengan menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-194 Kota Kendari yang digelar di Balai Kantor Wali Kota Kendari, Jumat, 9 Mei 2025.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., hadir langsung dalam upacara tersebut. Kehadiran keduanya menjadi simbol kuat dukungan nyata dari Pemkab Bombana terhadap Pemerintah Kota Kendari, sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi antar daerah di Sulawesi Tenggara.

Mengenakan busana adat khas Bombana berwarna hijau, Burhanuddin dan Fatmawati tampil serasi dan mencuri perhatian tamu undangan. Warna hijau yang mereka kenakan melambangkan harmoni, semangat kebersamaan, dan cinta terhadap budaya lokal.

“Kami hadir sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan kepada Kota Kendari yang telah berusia 194 tahun. Kota ini memiliki peran penting dalam perkembangan Sulawesi Tenggara, dan kami dari Bombana ingin terus bersinergi untuk kemajuan bersama,” ujar Burhanuddin usai upacara.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh berbagai tokoh, termasuk para kepala daerah, pimpinan lembaga vertikal, tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat dari seluruh penjuru Sulawesi Tenggara. Momen ini bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi strategis yang memperkuat hubungan antarpemerintah daerah.

Fatmawati Kasim Marewa turut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Ia menilai acara ini sebagai wujud nyata semangat kebersamaan lintas kabupaten/kota yang semakin kuat.

“Sinergi ini penting agar kita bisa saling belajar, saling mendukung, dan memperkuat peran perempuan serta keluarga dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-194 Kendari mengusung tema “Kendari Berdaya Saing, Adil, Sejahtera, dan Semakin Maju.” Tema ini menggambarkan semangat kolektif untuk mendorong Kota Kendari menjadi pusat pertumbuhan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan inklusif.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah untuk mempercepat kemajuan Sulawesi Tenggara.

“Tidak ada daerah yang bisa berjalan sendiri. Kemajuan Kendari juga harus sejalan dengan kemajuan daerah-daerah sekitarnya. Oleh karena itu, kami sangat menghargai kehadiran para kepala daerah, termasuk Bupati Bombana, dalam perayaan ini,” ujarnya.

Selain memperingati hari jadi Kota Kendari, kegiatan ini juga menjadi ruang diplomasi kultural dan pembangunan. Kebersamaan para pemimpin daerah yang hadir memberi sinyal positif bagi penguatan agenda bersama dalam membangun Sultra yang inklusif dan maju.

Pemerintah Kabupaten Bombana secara konsisten menunjukkan peran aktifnya dalam berbagai forum pembangunan regional. Bupati Burhanuddin, yang dikenal visioner dan terbuka terhadap kerja sama lintas sektor, kerap menekankan pentingnya membangun sinergi antar kabupaten/kota.

“Kita tidak bisa membangun daerah secara eksklusif. Butuh keterbukaan dan kerja sama agar semua daerah di Sultra bisa tumbuh bersama. Kota Kendari adalah mitra penting Bombana dalam menggerakkan roda ekonomi dan sosial,” tambahnya.

Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya, persembahan seni daerah, serta ramah tamah antar kepala daerah dan tokoh masyarakat. Suasana akrab dan hangat membalut seluruh rangkaian kegiatan.

Dengan semangat yang ditunjukkan dalam peringatan HUT ke-194 Kota Kendari, diharapkan semangat persatuan dan kerja sama antardaerah di Sultra semakin kuat dan berkelanjutan. Pemerintah Bombana berkomitmen untuk terus terlibat aktif dalam berbagai agenda pembangunan yang menyentuh kepentingan luas masyarakat Sulawesi Tenggara.




Bersama Aparat Desa dan Masyarakat, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Laksanakan Kerja Bakti

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat Desa Pasare Apua dan masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan kanan kiri jalan dan parit di Dusun 3, Desa Pasare Apua, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jum’at (09/05/2025). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat menjelang musim penghujan.

Kerja bakti ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan aparat desa, di antaranya Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab; tiga personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yaitu Serka Hambarin, Serka Wahab, dan Sertu LD Masrun; Kepala Dusun 1 Suba R; serta sekitar 17 orang warga Desa Pasare Apua yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serka Wahab, mengatakan kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan ajang mempererat hubungan antara aparat dengan warga. “Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti bersama masyarakat. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut memotivasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan desa,” ucapnya.

Danramil 1431-01/Rumbia melalui Bati Tuud-nya, Pelda La Ulo, menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti seperti ini merupakan bagian dari upaya Koramil dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami akan terus mendukung kegiatan yang melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat,” tutup La Ulo.