Bupati Bombana Serahkan Bantuan Korban Bencana di Kabaena Barat

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana angin kencang dan hujan lebat di Kecamatan Kabaena Barat dengan menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana, Rabu, 9 April 2025.

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., yang didampingi Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD dan aparatur pemerintah daerah. Kehadiran mereka di lapangan menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap warga yang mengalami kerugian akibat bencana.

Dalam bencana yang terjadi pada Maret 2025 lalu, sejumlah rumah warga di beberapa desa di Kabaena Barat mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang yang disertai hujan lebat. Pemerintah daerah pun bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan dan memastikan para korban mendapat perhatian yang layak.

Bupati Burhanuddin menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori rusak sedang. Setiap kepala keluarga menerima bantuan senilai Rp3 juta. Selain itu, Pemkab Bombana juga menyalurkan bantuan dana senilai Rp20 juta untuk membantu pemulihan rumah ibadah di Desa Baliara Selatan yang turut terdampak bencana.

“Kami datang tidak hanya membawa bantuan, tapi juga membawa semangat dan harapan. Pemerintah Kabupaten Bombana akan selalu hadir bersama masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” ujar Bupati Burhanuddin dalam sambutannya di hadapan warga.

Ia menambahkan, pemberian bantuan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang dibiarkan sendiri dalam menghadapi kesulitan. Pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat dengan aksi konkret, bukan sekadar janji.

Kehadiran Bupati Bombana dan rombongan disambut hangat oleh warga yang terdampak. Beberapa warga mengaku terharu atas perhatian yang diberikan langsung oleh kepala daerah. Mereka merasa diperhatikan dan tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit pasca-bencana.

Salah satu warga yang menerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan kehadiran langsung pemerintah daerah. “Kami sangat terbantu dan merasa diperhatikan. Terima kasih Pak Bupati dan semua yang sudah datang melihat kondisi kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Selain memberikan bantuan, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bombana juga terus melakukan pemantauan serta pendataan rumah dan fasilitas umum yang terdampak bencana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan dan pemulihan berjalan tepat sasaran.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Kesiapsiagaan menjadi hal yang terus ditekankan oleh BPBD untuk meminimalkan dampak jika bencana kembali terjadi.

Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi dan melayani seluruh warganya, termasuk yang berada di wilayah terluar dan terdampak bencana. Pendekatan yang humanis, cepat tanggap, dan menyeluruh menjadi prinsip dalam membangun Bombana yang tangguh menghadapi segala situasi.




Bupati Bombana Tinjau Layanan Kesehatan dan Salurkan BLT di Pulau Kabaena

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperkuat komitmennya dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui kegiatan Halal Bihalal, kunjungan kerja, serta layanan kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) gratis yang digelar di Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Rabu, 9 April 2025.

Kegiatan yang dikemas penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Kehadiran mereka disambut antusias oleh ratusan warga yang telah memadati lokasi acara sejak pagi. Hadir pula jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Pj. Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat Kabaena Selatan, kepala desa se-Kabaena Selatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai bagian dari tradisi Idul Fitri, tetapi juga sebagai sarana menjalin kedekatan emosional dengan masyarakat serta menyerap langsung aspirasi warga di daerah kepulauan.

“Halal bihalal ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti nyata kami hadir mendengarkan dan melayani. Ini juga kunjungan perdana kami di Kabaena pasca dilantik, dan kami ingin memastikan pelayanan di wilayah terluar tetap berjalan dengan baik,” ujar Burhanuddin.

Kegiatan ini juga menjadi momen penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk triwulan pertama (Januari-Maret 2025). Sebanyak 698 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabaena Selatan menerima bantuan dengan total anggaran Rp628.200.000. Selain itu, Pemkab Bombana menyalurkan anggaran kepada 28 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memperkuat program ekonomi desa, selaras dengan program unggulan “One Village One Product” yang menjadi prioritas pada 100 hari kerja pemerintahan Burhanuddin-Ahmad Yani.

“BUMDes harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Kita ingin setiap desa punya produk unggulan sendiri yang bisa bersaing, dan program ini akan segera kita jalankan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana,” tambah Bupati.

Di sisi lain, Pemkab Bombana melalui Dinas Kesehatan dan DPPKB turut menghadirkan layanan kesehatan gratis dan pelayanan KB kepada masyarakat. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta pemasangan alat kontrasepsi seperti IUD, implan, dan suntik. Ratusan warga terlihat antusias mengikuti pemeriksaan secara tertib di bawah tenda-tenda pelayanan.

Menurut salah satu warga Batuawu, kegiatan ini sangat membantu mereka, khususnya dalam hal akses pelayanan kesehatan. “Kami sangat bersyukur, karena tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk periksa kesehatan atau ikut KB. Semua sudah difasilitasi gratis di desa,” ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah hadir dan bekerja untuk rakyat, tanpa membeda-bedakan wilayah pusat maupun pinggiran. Sinergi lintas instansi, suasana kebersamaan, dan semangat pelayanan terlihat jelas dalam setiap rangkaian acara.

Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan bahwa mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, membangun desa dari pinggiran, serta memperkuat ekonomi lokal akan terus menjadi prioritas utama demi terwujudnya Bombana yang lebih sejahtera, inklusif, dan berdaya saing.Bupati dan Wakil Bupati Bombana saat disambut oleh warga Kabaena




Apel Perdana, Bupati Kolut Ajak ASN Bersatu dan Fokus Bangun Daerah

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, Rabu 9 April 2025. Apel yang berlangsung di Lapangan Aspirasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH.

Dalam suasana penuh kehangatan pasca-Idul Fitri, Bupati mengajak seluruh ASN untuk saling memaafkan dan melupakan perbedaan yang pernah terjadi, khususnya saat kontestasi politik Pilkada lalu.

“Masih dalam suasana lebaran, mari kita saling memaafkan dengan ikhlas. Masalah Pilkada dan politik telah selesai. Kini saatnya kita kembali fokus bekerja untuk daerah kita. Hilangkan masalah-masalah yang pernah ada. Kemarin mungkin kita berbeda pilihan, tapi setelah saya dilantik mari kita bersatu membangun daerah ini bersama-sama,” ujar Bupati di hadapan ratusan ASN yang hadir.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dalam bekerja, serta menghindari sikap-sikap provokatif yang dapat mengganggu stabilitas kerja di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ASN harus tahu tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Saya himbau agar kita semua kembali bekerja secara normal dan profesional. Jangan ada lagi saling sindir, saling tuding. Saatnya kembali menjalankan tugas dengan semangat dan ketulusan,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Kolaka Utara. Ia berharap suasana lebaran menjadi momentum untuk merajut kembali kebersamaan dan menguatkan ikatan kerja demi kemajuan daerah.

“Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita kuatkan lagi kebersamaan kita, karena Kolaka Utara ini hanya bisa maju kalau kita semua kompak dan saling mendukung,” katanya.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan acara halalbihalal yang berlangsung sederhana namun penuh makna. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi antar pegawai sekaligus mempererat kebersamaan dan kekompakan pasca suasana politik yang sempat menghangat.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) dan Kehumasan Dinas Kominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa apel ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali semangat netralitas dan profesionalisme ASN setelah Pilkada.

“Ini momen penting untuk memperkuat soliditas ASN. Bapak Bupati memberikan pesan moral yang sangat jelas bahwa ASN harus kembali netral dan fokus pada pelayanan publik. Kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk membawa Kolaka Utara ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Syahlan juga menyampaikan bahwa kehadiran ASN dalam apel perdana menunjukkan kesiapan jajaran birokrasi untuk kembali bekerja maksimal setelah libur panjang. Ia berharap semangat ini terus terjaga dan menjadi budaya kerja yang konsisten di seluruh OPD.

“Alhamdulillah kehadiran ASN hari ini cukup tinggi, itu menandakan kesiapan dan antusiasme mereka untuk kembali bekerja. Tinggal bagaimana semangat ini terus dipelihara dalam rutinitas kerja harian,” pungkas Syahlan.

Melalui apel dan halalbihalal ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa pembangunan daerah tidak mengenal sekat politik. Yang dibutuhkan adalah sinergi, dedikasi, dan niat tulus untuk melayani masyarakat.




Bupati Bombana Luncurkan Program Berani Bersih dan Bus Sekolah Gratis

BOMBANA, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana memulai lembaran baru dengan semangat pelayanan dan kepedulian lingkungan yang ditandai melalui Apel Akbar perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Bombana, Selasa, 8 April 2025 ini dirangkaikan dengan peluncuran program “Berani Bersih Wonuaku”, peresmian dua unit bus sekolah gratis, penandatanganan komitmen kebersihan, dan ditutup dengan kegiatan halal bihalal.

Apel tersebut menjadi momen penting pasca Idul Fitri sekaligus ajang konsolidasi besar pertama sejak pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bombana. Hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, Penjabat Sekda, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, ASN dan non-ASN, hingga perwakilan LSM dan pemerhati lingkungan.

Dalam arahannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi pusat orientasi seluruh aparatur pemerintah. “Sejak dilantik, saya bersama Wakil Bupati langsung turun ke lapangan menyapa rakyat dan menyerap aspirasi. Hari ini kita berkumpul sebagai awal baru. Mari ubah paradigma kita sebagai pejabat. Rakyat harus berdaulat, dan tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik tanpa pamrih,” ujarnya tegas.

Wujud dari komitmen itu ditandai dengan peluncuran dua unit bus sekolah gratis yang akan beroperasi di wilayah Poleang dan Kabaena. Program ini ditujukan untuk menjamin kemudahan akses pendidikan, terutama bagi para pelajar di daerah terpencil dan rawan transportasi.

“Pendidikan adalah fondasi pembangunan. Bus sekolah ini adalah bentuk kehadiran negara dalam membantu anak-anak kita mendapatkan hak pendidikannya secara layak,” kata Burhanuddin.

Tidak hanya itu, apel akbar juga menjadi momentum peluncuran program “Berani Bersih Wonuaku,” sebuah gerakan kolektif untuk menumbuhkan budaya hidup bersih, sehat, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Program ini menekankan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari wajah daerah.

“Ibukota kita adalah ruang tamu. Sebagai tuan rumah, kita wajib menjaga kebersihan dan keindahannya. Kebersihan adalah awal dari keindahan,” kata Bupati Burhanuddin.

Program “Berani Bersih Wonuaku” secara simbolis ditandai dengan pembacaan komitmen oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bombana dan dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta apel sebagai bentuk keseriusan menjaga lingkungan.

Dalam suasana apel, terjadi momen yang mengundang simpati: Bupati Burhanuddin memilih untuk meninggalkan tribun teduh dan berdiri bersama peserta apel di bawah terik matahari. Aksi spontan ini segera diikuti oleh para pejabat Forkopimda, kepala OPD, dan tamu undangan lainnya. Sikap tersebut menggambarkan kesederhanaan dan solidaritas pemimpin dengan rakyatnya.

Apel akbar ditutup dengan kegiatan halal bihalal, mempererat silaturahmi antara aparatur pemerintah dan masyarakat. Suasana penuh kehangatan terlihat saat Bupati dan jajarannya bersalaman satu per satu dengan peserta apel, membangun kebersamaan yang lebih erat pasca perayaan Idul Fitri.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan arah baru dalam penyelenggaraan pemerintahan yang inklusif, humanis, dan berpihak pada masyarakat. Langkah-langkah nyata yang ditempuh—mulai dari layanan transportasi pendidikan, komitmen kebersihan, hingga keteladanan dalam sikap—menjadi simbol awal dari pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Bombana kini melangkah dengan semangat baru: membangun dari dasar, melayani tanpa batas, dan merangkul seluruh elemen masyarakat dalam semangat gotong royong.




Bupati Bombana Ajak ASN Rutin Sholat Berjamaah dan Putar Lagu Indonesia Raya

Bombana, sultranet.com – Dalam rangka membangun budaya kerja yang religius dan nasionalis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana, Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer untuk melaksanakan sholat Dzuhur dan Ashar berjamaah setiap hari kerja. Hal ini ia sampaikan usai melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah bersama ASN di Masjid Haqqul Yaqin, Kelurahan Lameroro, Selasa, 8 April 2025.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan religius yang telah menjadi perhatian serius Bupati Burhanuddin sejak awal kepemimpinannya. Komitmen ini diperkuat melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/504/2025 tertanggal 11 Maret 2025 tentang Himbauan Sholat Berjamaah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.

“Menjalankan ibadah itu ada kewajibannya bagi kita sebagai umat Islam. Saya mengajak kita semua untuk memakmurkan masjid. Apabila kita menjalankan sholat lima waktu, Insya Allah Allah tidak akan menurunkan bala di daerah kita,” ujar Burhanuddin dalam sambutannya yang penuh makna spiritual.

Bupati juga menekankan bahwa sholat berjamaah tidak hanya sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan, tetapi juga dapat meningkatkan kedisiplinan dan mempererat silaturahmi antarsesama ASN. Menurutnya, rutinitas ini akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif.

“Khusus kepala OPD, saya minta himbauan sholat berjamaah ini dijalankan secara maksimal di lingkungan kantor masing-masing. Ini merupakan salah satu penilaian kinerja Bapak/Ibu. Ini bukan untuk kepentingan saya, tapi agar ASN dan honorer di Bombana lebih terbiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Tidak hanya menekankan aspek religiusitas, Bupati Burhanuddin juga terus mendorong semangat kebangsaan di tengah jajaran birokrasi. Ia mewajibkan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WITA secara serentak di seluruh instansi pemerintahan. Langkah ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan kedisiplinan nasionalisme para ASN di tengah menjalankan tugas negara.

“Religiusitas penting, tapi kita juga harus kuat dalam semangat kebangsaan. Lagu Indonesia Raya yang diputar setiap hari bisa mengingatkan kita semua bahwa kita bekerja untuk bangsa dan negara,” tambahnya.

Menurut Burhanuddin, integrasi antara nilai religius dan nasionalis menjadi pondasi penting dalam membentuk birokrasi yang beretika, bertanggung jawab, dan memiliki orientasi pelayanan publik yang tulus. Ia berharap ASN di Bombana tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dan kebangsaan yang tinggi.

Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang tidak hanya modern dan profesional, tetapi juga menyentuh aspek spiritual masyarakat. Melalui kebijakan sederhana seperti sholat berjamaah dan pemutaran lagu kebangsaan, nilai-nilai dasar bangsa kembali dihidupkan di ruang-ruang kerja pemerintahan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan positif, membentuk karakter ASN yang lebih berintegritas, serta menciptakan suasana kerja yang damai dan saling menghargai. “Kita ingin Bombana menjadi daerah yang diberkahi, dan itu dimulai dari hal-hal kecil yang kita lakukan dengan ikhlas setiap hari,” tutup Bupati Burhanuddin.




Gubernur Sultra Dorong Disiplin ASN dengan Sistem Reward

Kendari, Sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar apel gabungan perdana pasca libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1446 H, Selasa pagi, 8 April 2025. Apel yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sultra ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, didampingi oleh Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta para pejabat tinggi pratama lingkup Pemprov Sultra.

Mengawali amanatnya, Gubernur menyampaikan ucapan Minal Aidzin wal Faidzin kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran pemerintahan, sembari memohon maaf lahir dan batin. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada ASN yang tetap menjalankan tugas selama masa libur, terutama mereka yang bertugas di layanan publik.

“Saya mengapresiasi mereka yang tetap menjalankan tugas meski dalam masa libur bersama. Untuk yang belum sempat cuti, saya minta haknya diberikan sesuai ketentuan,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya kedisiplinan ASN, terutama dalam mengikuti apel pagi sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen sebagai pelayan publik. Namun, alih-alih memberikan sanksi bagi yang tidak hadir, ia memperkenalkan pendekatan baru berbasis apresiasi.

“Kita ubah mindset. Selama ini yang hadir apel malah kita marahi karena kecewa pada yang tidak hadir. Mulai sekarang, yang disiplin akan kita beri penghargaan. Kita lihat selama sebulan ke depan, siapa yang konsisten melaksanakan tugas, akan kita nilai dan beri reward,” tegasnya.

Pendekatan ini diharapkan mampu membangun budaya kerja yang lebih positif, dengan menumbuhkan motivasi internal dalam diri ASN untuk bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab. Ia juga meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turut mengawasi dan memastikan kehadiran pegawainya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur menyampaikan komitmennya terhadap pengelolaan anggaran dan aset daerah secara transparan dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa setiap rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dikelola secara efisien dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Tidak boleh lagi ada pemborosan anggaran. Semua penggunaan anggaran harus efektif, efisien, dan memberi manfaat nyata,” katanya.

Setelah apel selesai, Gubernur bersama Wakil Gubernur, Sekda, dan para kepala OPD melaksanakan prosesi jabat tangan dengan seluruh peserta apel sebagai bentuk silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan pasca Idulfitri. Prosesi jabat tangan dilakukan secara berurutan, dimulai dari eselon III dan II hingga seluruh kepala OPD.

Kegiatan berlanjut dengan kunjungan Gubernur ke Media Center Pemerintah Provinsi Sultra. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau fasilitas dan sarana pendukung yang dimiliki pusat informasi tersebut. Menurutnya, Media Center merupakan aset penting yang harus dioptimalkan dalam mendukung penyebaran informasi publik.

“Media Center ini aset penting. Fasilitasnya sudah bagus, tapi pemanfaatannya belum maksimal. Kita akan benahi agar ke depan bisa mendukung kinerja Pemprov, khususnya dalam penyebaran informasi publik,” ujarnya.

Gubernur berharap, melalui apel perdana ini, semangat baru dapat tercipta di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia ingin ASN menjadi pribadi yang lebih disiplin, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas pemerintahan.

Momentum pasca Idulfitri ini disebutnya sebagai saat yang tepat untuk memperkuat kolaborasi, memperbaiki sistem kerja, dan meningkatkan pelayanan publik secara menyeluruh, agar masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari kinerja pemerintahan.




Sekda Sultra Tinjau Dampak Banjir di Konawe Utara, Pemprov Siapkan Langkah Tanggap Darurat

 

Konawe UtaraSultranet.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., meninjau langsung dampak banjir yang melanda Kabupaten Konawe Utara, khususnya di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, dan Desa Padalere Utama, Kecamatan Wiwirano. Kunjungan ini dilakukan pada Minggu, 6 April 2025, sebagai tindak lanjut atas arahan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi oleh Kepala BPBD Sultra, Muhammad Yusuf, serta sejumlah pejabat dari OPD terkait. Rombongan bertolak dari Kendari pukul 05.00 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WITA.

“Kondisinya sangat membutuhkan perhatian dengan segera. Untuk itu, dari hasil peninjauan ini akan dilakukan sejumlah langkah tindak lanjut, selain desakan untuk pembangunan fisik kembali, juga penanganan psikis dan sosial bagi masyarakat terdampak banjir,” ujar Asrun Lio.

Pemerintah Provinsi Sultra merencanakan rapat koordinasi pada Selasa, 8 April 2025, pukul 10.30 WITA di Kantor Gubernur Sultra. Rapat ini bertujuan untuk membahas pembangunan jembatan layang sebagai solusi jangka panjang dan jembatan bailey sebagai solusi jangka pendek guna mengatasi dampak banjir di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Sultra melalui Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, termasuk 1 ton beras, 110 kasur lipat, 110 terpal, 500 paket makanan siap saji, 110 selimut, dan 110 family kit.

Menurut laporan Wakil Bupati Konawe Utara, masyarakat yang terdampak di Desa Sambandete berjumlah 110 KK atau 457 jiwa. Pemerintah daerah setempat telah memberikan bantuan darurat, termasuk penyediaan perahu/rakit gratis untuk penyeberangan, penetapan tarif penyeberangan, serta penyediaan tenda bencana dan tenda keluarga.

Sekda Sultra menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan instansi terkait dalam menangani bencana ini.

Dalam kunjungannya, Sekda juga menerima permohonan dari Camat Oheo terkait bantuan perahu karet dan pembangunan jembatan layang. Salah satu warga terdampak juga meminta penertiban dan himbauan kepada pengemudi kendaraan yang akan menyeberang agar menjaga ketertiban dan keselamatan selama proses penyeberangan.

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan penanganan dampak banjir di Konawe Utara dapat dilakukan secara efektif dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.




Bupati Kolut Turun Langsung Pastikan Warga Korban Banjir Dapat Bantuan

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan langsung di empat desa wilayah Pakue Raya. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., kepada warga korban banjir pada Sabtu, 5 April 2025.

Empat desa terdampak masing-masing adalah Desa Pakue (Kecamatan Pakue Utara), Desa Lanipa dan Desa Pasampang (Kecamatan Pakue Tengah), serta Desa Sipakainge (Kecamatan Pakue). Banjir yang melanda wilayah tersebut pada 2 April lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi selama beberapa hari berturut-turut, menyebabkan puluhan rumah warga terendam dan memicu kerugian materil yang cukup besar.

Sebanyak 82 warga terdampak menerima bantuan dari pemerintah daerah. Rinciannya, 37 warga berasal dari Desa Pakue, 35 dari Desa Lanipa, 9 dari Desa Sipakainge, dan 1 dari Desa Pasampang. Setiap warga menerima satu dos mi instan dan dua rak telur sebagai bantuan kebutuhan dasar.

“Kami hadir langsung di sini untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat perhatian dari pemerintah. Jangan dilihat dari nilainya, tapi ini adalah wujud kepedulian kami kepada warga yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Bupati Nur Rahman Umar dalam sambutannya di lokasi penyerahan bantuan.

Bupati menegaskan, meski tidak sempat berada di lokasi saat banjir terjadi, namun ia langsung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk segera turun tangan. Instansi seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum bergerak cepat menangani dampak banjir sejak hari pertama.

“Sejak awal saya sudah memerintahkan BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas PU untuk segera ke lokasi. Alhamdulillah mereka sudah bekerja menyalurkan bantuan awal dan melakukan pembenahan infrastruktur yang terdampak banjir,” tegasnya.

Penyerahan bantuan oleh Bupati ini merupakan lanjutan dari bantuan tahap pertama yang telah disalurkan oleh Dinas Sosial sebagai respons cepat pascabencana.

Kehadiran Bupati di tengah masyarakat disambut antusias oleh warga yang terdampak. Banyak warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian langsung dari pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bupati dan semua pihak. Bantuan ini sangat membantu kami yang sedang dalam kesulitan,” ujar Rahmat, warga Desa Lanipa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Camat Pakue dan Pakue Tengah, serta aparat desa setempat. Pemerintah daerah berharap warga yang terdampak dapat segera bangkit dan memulihkan aktivitas sehari-hari.




Mendikdasmen Kunjungi Sultra, Gubernur Apresiasi Perhatian Pemerintah Pusat

Kendari, Sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., atas kunjungan kerja ke Bumi Anoa sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan daerah. Kunjungan berlangsung pada Kamis, 17 April 2025.

Mendikdasmen disambut langsung oleh Sekda Sultra dan jajaran pejabat terkait saat tiba di Bandara Haluoleo Kendari. Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana penting untuk melihat langsung kondisi pendidikan di wilayah daratan dan kepulauan Sultra. Menteri Abdul Mu’ti melanjutkan kegiatan dengan mengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Konawe Selatan, serta melakukan peninjauan sarana dan prasarana pendidikan dan berdialog bersama para guru dan siswa.

“Bapak Gubernur menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. Kunjungan Mendikdasmen mencerminkan komitmen kuat pemerintah pusat dalam mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Tenggara. Karena beliau sedang berada di Jakarta dalam agenda koordinasi yang tidak bisa diwakilkan, maka saya dipercaya menyambut langsung Bapak Menteri,” kata Sekda Sultra, Asrun Lio.

Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra ini, kehadiran Mendikdasmen memberi nilai strategis bagi daerah untuk menyuarakan kebutuhan riil pendidikan, khususnya terkait sarana prasarana serta infrastruktur penunjang. Hal ini penting terutama bagi wilayah-wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan berbeda dengan wilayah daratan seperti Kendari dan Konsel.

“Pak Menteri telah melihat langsung bagaimana realitas pendidikan di daerah, termasuk kondisi sekolah di wilayah darat dan bagaimana perbedaan akses pendidikan di kepulauan. Kami berharap hal ini menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan nasional yang lebih berpihak ke daerah,” ungkap Asrun Lio.

suasana kunjungan Menteri DIKDASMEN

Ia meyakini, kunjungan ini akan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Sultra.

Selama kunjungan, Mendikdasmen juga memberikan motivasi kepada siswa dan tenaga pendidik. Ia mengampanyekan gerakan pembiasaan “Anak Indonesia Hebat” yang mencakup beberapa aspek pembentukan karakter dan kebiasaan positif pada anak.

“Saya ajarkan mereka pentingnya bangun pagi, berdoa, rajin olahraga, membaca buku, makan makanan sehat, tidur lebih awal, dan bersosialisasi dengan baik di lingkungan sekitar,” kata Menteri Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pembiasaan sejak dini terhadap perilaku baik akan membentuk generasi unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Dalam dialog bersama guru, Menteri Mu’ti juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan anak secara holistik. Ia berharap para pendidik terus semangat dalam mengajar dan tidak berhenti berinovasi di tengah berbagai keterbatasan.

Kunjungan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan moral tenaga pendidik, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah daerah dan pusat terkait prioritas pembangunan pendidikan di Sulawesi Tenggara.

“Dengan kehadiran langsung seperti ini, pemerintah pusat bisa lebih memahami kondisi lapangan dan menciptakan solusi yang lebih tepat guna. Ini adalah momen yang sangat kami hargai,” ujar Sekda Asrun Lio menutup pernyataannya.

Kunjungan kerja Mendikdasmen ke Sultra menjadi simbol komitmen bersama untuk terus membenahi pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang lebih cerah, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih.




Bupati Bombana Hadiri Halal Bihalal Bersama Gubernur Sultra

KENDARI, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Ny. Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal yang digelar oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Kamis, 3 April 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, dan dihadiri oleh para kepala daerah se-Sultra beserta jajaran pemerintahan masing-masing.

Turut mendampingi Bupati Bombana dalam kegiatan tersebut yaitu para asisten, staf ahli, dan kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan lintas pemerintahan serta memperkuat semangat sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyampaikan bahwa momentum halal bihalal ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk saling berbagi informasi dan menyatukan persepsi tentang arah pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk membangun Sulawesi Tenggara yang lebih baik. Ini juga menjadi kesempatan kami di provinsi untuk mendengarkan langsung perkembangan di 17 kabupaten dan kota,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Ia juga mengapresiasi peran serta seluruh kepala daerah yang hadir, dan berharap pertemuan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Sementara itu, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin menyampaikan harapannya agar pertemuan ini dapat menjadi penguat semangat kebersamaan dan kolaborasi antar daerah. Ia menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Melalui silaturahmi dan halal bihalal ini, kita perkuat rasa kekeluargaan dan kekompakan. Ini juga momen yang tepat untuk memperkuat semangat kolaboratif demi kemajuan Kabupaten Bombana dan Sulawesi Tenggara secara keseluruhan,” kata Burhanuddin usai acara.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, diwarnai saling sapa dan bersalaman antar kepala daerah dan pejabat. Para kepala daerah tampak saling berbincang ringan, bertukar informasi, dan menyampaikan pandangan mengenai tantangan serta capaian di daerah masing-masing.

Bupati Burhanuddin juga menyampaikan secara langsung sejumlah isu strategis di Kabupaten Bombana, termasuk program peningkatan pelayanan publik dan lingkungan yang baru saja diluncurkan, serta harapan dukungan dari pemerintah provinsi dalam mewujudkan sejumlah agenda pembangunan prioritas.

Sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan kerja yang sehat dan harmonis, kegiatan seperti ini dinilai sangat penting dalam membangun pemahaman bersama, mempercepat koordinasi lintas sektor, dan mendorong percepatan pembangunan daerah secara kolektif.

Dengan kehadiran seluruh elemen pemerintahan daerah, kegiatan ini menandai semangat baru pasca Idul Fitri untuk kembali bekerja, membangun, dan melayani masyarakat dengan lebih baik. Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut positif undangan tersebut sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan yang konstruktif.

Halal bihalal ini menjadi ruang saling memahami dan saling mendukung antar pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi, terutama dalam menyatukan langkah ke depan untuk pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.