Disdukcapil Bombana Tetap Layani Warga Saat Libur Lebaran

Bombana, sultranet.com – Meski sebagian besar instansi masih tutup akibat libur pasca Idul Fitri, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana tetap membuka layanan administrasi kependudukan. Layanan ini tetap berjalan di kantor pusat serta di UPTD Kecamatan Poleang dan UPTD Kecamatan Kabaena untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kamis, 3 April 2025.

Di bawah kepemimpinan Firdaus, S.Pd., M.M., dan Koordinator Lapangan Alimuddin, S.Sos., seluruh tim Disdukcapil Bombana tetap semangat melayani masyarakat meski dalam suasana libur Lebaran. Mereka menjalankan pelayanan prima yang mengedepankan prinsip mudah, optimal, ikhlas, cepat, dan “oky” yang dikenal dengan sebutan Moico.

“Kami tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama hanya karena alasan libur. Motto kami Moico adalah komitmen pelayanan yang tidak boleh berhenti. Maka dari itu, kami tetap buka dan siap melayani dengan sepenuh hati,” ujar Firdaus kepada wartawan Sultranet.com.

Layanan kependudukan yang disediakan tetap mencakup seluruh kebutuhan administratif seperti perekaman KTP elektronik, pencetakan KK, akta kelahiran, hingga akta kematian. Firdaus menegaskan bahwa seluruh staf tetap hadir dan bekerja dengan penuh dedikasi agar warga merasa terbantu.

Koordinator layanan, Alimuddin, menyampaikan bahwa pelayanan yang berjalan selama libur ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan mendesak masyarakat, terutama mereka yang hanya memiliki waktu luang di hari libur.

“Kami tahu banyak warga yang baru bisa mengurus dokumen pada saat libur. Karena itu, kami hadir dan memastikan pelayanan tetap berjalan dengan standar yang sama seperti hari kerja biasa,” kata Alimuddin.

Komitmen ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga yang datang ke kantor Disdukcapil mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan saat hari libur.

“Saya sangat terbantu. Tadi pagi baru bisa ke kantor Disdukcapil karena baru pulang dari kampung halaman. Tidak menyangka pelayanannya tetap buka dan petugasnya ramah-ramah,” kata Amran, salah satu warga Kecamatan Poleang.

Hal serupa diungkapkan oleh Siti, warga Kabaena, yang mengurus dokumen akta kelahiran anaknya. Ia mengaku lega karena tidak harus menunggu sampai libur selesai. “Kalau harus nunggu sampai pekan depan, saya pasti repot karena harus kerja lagi. Terima kasih kepada petugas yang sudah tetap melayani dengan baik,” ucapnya.

Pelayanan Disdukcapil Bombana yang tetap berjalan ini menjadi contoh nyata bagaimana pelayanan publik bisa tetap hadir tanpa terhambat oleh kalender libur nasional. Firdaus berharap semangat pelayanan ini bisa terus dijaga dan menjadi budaya kerja yang konsisten di lingkungan pemerintah daerah.

“Libur bukan alasan untuk berhenti melayani. Justru di saat inilah kami ingin menunjukkan bahwa kami hadir untuk masyarakat. Kami percaya, pelayanan prima adalah bentuk kebahagiaan yang bisa kami berikan kepada warga,” pungkas Firdaus.

Dengan semangat Moico dan dukungan penuh dari seluruh tim, Disdukcapil Bombana membuktikan bahwa pelayanan publik yang optimal dapat berjalan kapan saja, termasuk di hari-hari libur keagamaan. Pelayanan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kemudahan dan kepastian bagi warganya.




Disdukcapil Bombana Raih Juara 1 Lomba Takbir Tingkat OPD

BOMBANA, sultranet.com – Lomba Takbir tingkat OPD Kabupaten Bombana pada malam takbiran menjelang Idul Fitri 2025 berlangsung sukses dan meriah, menyatukan berbagai elemen pemerintahan dalam semangat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan yang dimulai dari Rumah Jabatan Bupati (Rujab Bupati) dan berakhir di Alun-alun Bombana ini, dibuka langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Lomba tersebut diikuti oleh seluruh OPD, serta Remaja Mesjid Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut hari raya.

Lomba takbir ini bukan hanya sebagai ajang perayaan menyambut Idul Fitri, namun juga sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan di antara instansi pemerintahan dan masyarakat. Disdukcapil Bombana, yang dipimpin oleh Firdaus, S.Pd, MM, berhasil meraih Juara 1 dalam perlombaan yang penuh warna ini. Pencapaian tersebut menambah catatan prestasi gemilang bagi Disdukcapil dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bombana.

Selain Disdukcapil, Sekretariat Daerah berhasil meraih Juara 2, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menempati posisi Juara 3. Kompetisi ini tak hanya menonjolkan semangat persaingan, tetapi juga semangat kolaborasi antar OPD yang saling mendukung dan menunjukkan kebersamaan yang sangat kental sepanjang lomba.

Firdaus, Kepala Disdukcapil Bombana, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian timnya dalam lomba takbir tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya hasil kerja keras seluruh tim, tetapi juga simbol dari semangat kebersamaan dan dedikasi para staf Disdukcapil yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.

“Saya sangat bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Ini adalah hasil dari kerja keras dan kerjasama tim kami. Lomba takbir ini bukan hanya untuk merayakan Idul Fitri, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperlihatkan bahwa kita semua bersatu dalam kegembiraan menyambut hari kemenangan. Semoga ke depannya kami bisa terus berinovasi dan membawa Disdukcapil Bombana menjadi yang terbaik di segala bidang,” ujar Firdaus.

Sebagai bentuk apresiasi, Firdaus juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh staf yang telah berpartisipasi dalam lomba takbir ini. Ia berharap agar prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan semangat kerja dan kontribusi positif di masa depan.

“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf yang berpartisipasi dalam lomba ini. Ke depan, kita akan terus mendukung tim dan memastikan semangat kebersamaan ini tidak hanya terwujud dalam lomba, tetapi juga dalam setiap tugas yang kita emban sebagai abdi negara,” tambah Firdaus.

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, Disdukcapil Bombana berkomitmen untuk terus berprestasi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan berkontribusi dalam kemajuan Kabupaten Bombana. Kegiatan seperti lomba takbir ini menjadi bagian dari usaha mereka untuk terus menjalin hubungan baik antara instansi pemerintahan dan masyarakat dalam semangat gotong royong.

Dengan capaian ini, Disdukcapil Bombana berharap dapat terus menjadi pelopor dalam pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang, serta memotivasi instansi lain untuk berkompetisi secara sehat dan memberikan yang terbaik untuk daerah tercinta.




Gubernur Sultra Ajak Warga Jaga Persatuan di Hari Kemenangan

KENDARI, Sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah/2025 Masehi. Ajakan tersebut disampaikan saat memberi sambutan usai pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Raya Al-Kautsar, Kendari, Rabu, 2 April 2025.

“Idul Fitri tahun ini adalah yang pertama bagi saya dan Bapak Ir. Hugua sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk memimpin daerah yang kita cintai ini,” ucap Gubernur Andi.

Ia menegaskan, pemerintahan yang dipimpinnya adalah pemerintahan untuk semua, tanpa membedakan golongan, dan berkomitmen untuk memberikan karya terbaik demi kemajuan daerah. “Kami telah mewakafkan diri dengan sepenuh hati untuk Sultra. Kemajuan hanya akan terwujud jika kita bersatu,” katanya.

Menurutnya, Hari Raya Idul Fitri adalah momen tepat untuk menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga persatuan. “Hilangkan sekat-sekat di antara kita. Jangan tercerai-berai hanya karena perbedaan agama, etnis, budaya, bahasa, status sosial, atau pilihan politik. Mari hilangkan ego sektoral dan perkuat semangat gotong royong,” ajaknya.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi juga menekankan makna puasa Ramadhan yang baru saja dilalui. Ia menyebutkan, puasa mengandung dua aspek penting: sosial dan religi. “Puasa mengajarkan kita peduli terhadap penderitaan sesama. Secara spiritual, puasa adalah jalan untuk menjadi insan bertakwa, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Baqarah ayat 183,” jelasnya.

Ia juga mengutip Surah Ali-Imran ayat 133–135 untuk menggambarkan ciri-ciri orang bertakwa, yaitu suka berinfak dalam keadaan lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, memaafkan kesalahan orang lain, serta segera bertobat jika berbuat salah.

“Semoga ibadah kita selama Ramadhan membawa perubahan positif terhadap peningkatan iman, akhlak mulia, dan kepekaan sosial,” lanjut Gubernur.

Menjelang akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk saling memaafkan. “Mari kita lupakan perselisihan masa lalu dan pererat ikatan persaudaraan sebagai sesama umat, warga Sultra, dan anak bangsa. Semoga keikhlasan dan kesabaran membawa kita pada keselamatan dunia dan akhirat,” ucapnya.

Ia juga mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Sultra. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Sultra, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H/2025 M, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmat dan bimbingan-Nya kepada kita semua,” tutupnya.

Gubernur Andi turut menyampaikan penghormatan kepada Wakil Gubernur Ir. Hugua, pimpinan Forkopimda, Sekda, Kakanwil Kemenag Sultra, unsur TNI/Polri, Ketua MUI, tokoh agama, alim ulama, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh jamaah Salat Idul Fitri yang hadir.

Khutbah Idul Fitri pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Drs. KH Muslim, M.Si dengan tema “Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Rekonsiliasi Pasca Pilkada”, yang mengajak umat untuk menyatukan kembali persaudaraan pasca perbedaan pilihan politik.




Bupati Bombana Sholat Id dan Gelar Open House, Warga Antusias

Bombana, sultranet.com – Suasana penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1446 Hijriah di Kabupaten Bombana. Ribuan warga memadati Alun-Alun Masjid Agung Nurul Iman, Kelurahan Kasipute, untuk menunaikan Sholat Id bersama Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Ibu Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Senin, 31 Maret 2025.

Momen Idul Fitri tahun ini menjadi momentum silaturahmi dan kebersamaan yang hangat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam sambutannya usai sholat, Bupati Burhanuddin mengajak seluruh warga Bombana untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat tali silaturahmi sebagai pondasi kemajuan daerah.

“Idul Fitri adalah momen kemenangan setelah sebulan penuh kita menahan hawa nafsu dan mendekatkan diri kepada Allah. Mari kita jadikan hari ini sebagai titik awal untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga persatuan di daerah kita tercinta,” kata Burhanuddin.

Sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah koordinasi aparat keamanan dan panitia yang telah mempersiapkan lokasi sejak pagi hari. Para jamaah dari berbagai kecamatan datang sejak subuh untuk bisa mendapatkan tempat di lapangan yang berada di jantung ibu kota Kabupaten Bombana.

Usai sholat, Bupati Bombana bersama keluarga membuka pintu Rumah Jabatan untuk menggelar Open House yang dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang ingin bersilaturahmi langsung dengan kepala daerahnya. Suasana penuh kehangatan terlihat saat Bupati menyambut warga dengan senyum ramah dan salam hangat.

“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Kami membuka rumah jabatan ini sebagai rumah rakyat, tempat kita saling menyapa dan menguatkan rasa kebersamaan,” ujar Bupati kepada awak media.

Warga yang hadir dalam Open House menyampaikan rasa senang dan haru karena dapat berbincang langsung dengan Bupati dan Ibu Ketua PKK. Mereka juga menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang disiapkan secara terbuka untuk tamu yang hadir.

Salah seorang warga, Aminah (42), mengungkapkan rasa bahagianya bisa mengikuti sholat bersama dan kemudian bersilaturahmi langsung ke Rumah Jabatan. “Kami sangat terharu bisa bersalaman dengan Pak Bupati. Beliau sangat ramah dan terbuka. Ini membuat kami merasa dihargai sebagai masyarakat,” ucapnya.

Open House yang digelar Pemkab Bombana menjadi simbol nyata kedekatan pemimpin daerah dengan warganya. Tidak hanya mempererat hubungan personal, acara ini juga menjadi ajang komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menjaga sinergi untuk pembangunan Bombana yang lebih baik.

Melalui perayaan Idul Fitri yang dilaksanakan dengan penuh makna dan kesederhanaan, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat persatuan, empati, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Momentum Hari Kemenangan ini diharapkan membawa keberkahan dan semangat baru dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.

Bupati Burhanuddin menutup rangkaian kegiatan dengan harapan agar seluruh masyarakat Bombana tetap menjaga nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama Ramadan. “Semoga nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian yang kita pelajari selama Ramadan bisa terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.




Bupati Bombana Sholat Idul Fitri Bersama Ribuan Warga

Bombana, sultranet.com – Suasana khidmat menyelimuti perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Ribuan masyarakat bersama Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Ibu Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., melaksanakan Sholat Idul Fitri di Alun-Alun Masjid Agung Nurul Iman Kelurahan Kasipute, Senin (31/3/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan rasa syukur atas kesempatan merayakan Hari Kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. Ia juga mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan demi kemajuan daerah.

“Saya mengajak kita semua menjadikan Idul Fitri ini sebagai momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Bombana yang kita cintai ini,” ujar Bupati Burhanuddin.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Bupati Bombana beserta keluarga menggelar Open House di Rumah Jabatan Bupati. Acara ini terbuka untuk umum, memberikan kesempatan bagi masyarakat bersilaturahmi langsung dengan Bupati serta jajaran pemerintah daerah. Dalam suasana penuh kehangatan, masyarakat disambut dengan keramahan oleh Bupati dan keluarganya.

Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berbincang dan bersalaman dengan pemimpin daerah mereka. Hidangan khas Idul Fitri juga disediakan bagi para tamu yang hadir, menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Perayaan Idul Fitri di Bombana tahun ini berlangsung dengan penuh makna. Masyarakat terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, baik saat Sholat Idul Fitri maupun dalam acara Open House. Kehadiran Bupati dan jajarannya di tengah masyarakat menunjukkan kedekatan antara pemerintah daerah dan warganya.

Dengan perayaan yang penuh kebersamaan ini, diharapkan Kabupaten Bombana semakin maju dan masyarakatnya hidup dalam harmoni serta kesejahteraan. Spirit Idul Fitri diharapkan membawa berkah bagi seluruh warga Bombana.




Bupati dan Wabup Kolaka Utara Shalat Idul Fitri di Lokasi Berbeda, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Kolaka Utara, sultranet.com – Umat Islam di Kabupaten Kolaka Utara merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah dengan penuh khidmat. Bupati Kolaka Utara, Drs. Nur Rahman Umar, MH., menunaikan shalat Id di Masjid Agung Lasusua, sementara Wakil Bupati, H. Jumarding, SE., melaksanakan shalat Id di Masjid Raya Desa Beringin, Kecamatan Ngapa. (31/3)

Dalam sambutannya, Bupati Nur Rahman Umar mengajak masyarakat untuk kembali mempererat persatuan setelah selesainya pesta demokrasi. “Mari kita kembali bersatu membangun Kolaka Utara. Saya juga mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan terima kasih atas dukungannya sehingga pemerintahan serta pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat. “Pesta demokrasi sudah selesai. Di hari yang mulia ini, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keutuhan bangsa dan menghindari isu-isu yang tidak benar serta adu domba yang bisa merugikan kita semua,” tambahnya.

Shalat Id di Masjid Agung Lasusua dipimpin oleh imam Drs. Sudarmin. Sementara itu, Wakil Bupati H. Jumarding, SE., juga turut melaksanakan shalat Id bersama masyarakat di Masjid Raya Desa Beringin, Kecamatan Ngapa.

Khutbah Idul Fitri di Masjid Agung Lasusua disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Wajo, Anregurutta Dr. KH. Muhammad Yunus Pasanreseng Andi Padi, S.Ag., M.Ag. Dalam khutbahnya, ia menekankan bahwa kehidupan adalah ujian yang akan menentukan tingkat ketakwaan seseorang. Ia juga menyampaikan empat amalan yang dapat membuka pintu surga, yaitu menyebarkan salam dengan penuh keikhlasan, berbagi rezeki dengan sesama, menjalin silaturahmi, serta melaksanakan shalat malam sebagai penerang di alam kubur.

Setelah shalat Id, Bupati Kolaka Utara menggelar open house di kediamannya di Jalan Merdeka, Lasusua, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintahan. Sementara itu, Wakil Bupati H. Jumarding, SE., juga mengadakan open house di kediamannya di Lapai, Desa Beringin, Kecamatan Ngapa.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH., menyatakan bahwa perayaan Idul Fitri di Kolaka Utara berlangsung dengan aman dan penuh kebersamaan. “Idul Fitri tahun ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga berterima kasih kepada aparat keamanan yang telah menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadan hingga hari raya,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah. “Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga, sehingga pembangunan di Kolaka Utara dapat berjalan dengan baik sesuai visi dan misi daerah,” pungkasnya.

Perayaan Idul Fitri di Kolaka Utara tahun ini mencerminkan semangat persatuan dan kepedulian sosial yang tinggi. Dengan selesainya bulan suci Ramadan, masyarakat diharapkan dapat kembali kepada fitrah dan terus menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (IH)




Pawai Obor Ratusan Pemuda Lakomea Dikawal Polisi

Sultranet.com, Bombana – Ratusan pemuda Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, menggelar pawai obor dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri, Minggu (30/3/2025) malam. Kegiatan ini berlangsung dengan pengamanan ketat dari personel Polsek Rarowatu guna memastikan keamanan dan kelancaran acara.

Anggota Polsek Rarowatu, Bripka Kasmiadin, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan sejumlah personel untuk mengawal pawai tersebut. “Kami menerjunkan personel guna memastikan jalannya kegiatan ini tetap aman dan kondusif. Pawai obor merupakan tradisi masyarakat dalam menyambut Idulfitri, sehingga kami hadir untuk menjaga agar kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Pawai obor dimulai dari halaman masjid desa dan bergerak menyusuri jalan utama Lakomea. Para peserta, yang mayoritas adalah pemuda, tampak antusias membawa obor sambil mengumandangkan takbir. Kehadiran aparat kepolisian memberi rasa aman bagi peserta dan masyarakat sekitar yang turut menyaksikan.

Bripka Kasmiadin menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada peserta agar tetap menjaga ketertiban selama pawai berlangsung. “Kami mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, tidak menyalakan petasan, dan tetap mengikuti arahan panitia. Alhamdulillah, hingga akhir kegiatan, semuanya berlangsung dengan aman,” katanya.

Salah satu peserta pawai, mengungkapkan rasa syukurnya atas pengamanan yang diberikan oleh kepolisian. “Kami merasa nyaman dengan adanya pengamanan dari Polsek Rarowatu. Ini menunjukkan bahwa polisi selalu hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan para pemuda dalam melestarikan tradisi menyambut Lebaran. “Kegiatan ini menghidupkan kembali suasana kampung menjelang Idulfitri. Dengan adanya pengamanan dari kepolisian, kami merasa lebih tenang,” katanya.

Pawai obor ini menjadi bagian dari tradisi di Desa Lakomea. Selain sebagai bentuk suka cita menyambut Idulfitri, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarpemuda dan masyarakat desa. Kehadiran polisi dalam pengamanan kegiatan menunjukkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari besar Islam.

Pewarta : Idris Hayang




Polsek Lantari Jaya Tangkap Sindikat Pencuri Alsintan dan Sapi, Hasil Curian Buat Beli Narkoba

Bombana, sultranet.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Lantari Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang meresahkan petani di Kabupaten Bombana. Enam pelaku berhasil diamankan dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lantari Jaya, IPDA Prasetyo Nento, S.H., C.P.M., menjelang perayaan Idulfitri.

“Para pelaku tidak hanya beraksi di Lantari Jaya, tetapi juga di wilayah Rumbia. Bahkan, mereka mengaku terlibat dalam pencurian ternak sapi di Rumbia,” ungkap IPDA Prasetyo. Minggu (30/3/2025)

Kronologi bermula pada Sabtu, 29 Maret 2025, sekitar pukul 21.10 WITA, tim gabungan dari Sat Intelkam, Sat Reskrim, dan Polsek Lantari Jaya menerima informasi terkait empat pria yang menawarkan mesin diesel hand traktor dengan harga murah.

Petugas pun melakukan penyamaran dan menghubungi pelaku untuk bernegosiasi. Dalam operasi yang dilakukan di BTN Lampopala, polisi berhasil mengamankan enam pelaku yang diduga merupakan bagian dari sindikat spesialis pencurian Alsintan.

Identitas mereka sebagai berikut: Inal Saputra (26), warga Desa Watu-Watu, Kec. Lantari Jaya; Muh. Sahar (23), warga Desa Hukaea, Kec. Rarowatu Utara; Muslimin (20), warga Desa Hukaea, Kec. Rarowatu Utara; San Jaya Tongasa (37), warga Desa Punggapu, Kec. Andoolo, Konawe Selatan; Andi Rian Efendi (25), warga Desa Hukaea, Kec. Rarowatu Utara; dan Arsil Amridin (20), warga Desa Watumentade, Kec. Rarowatu Utara.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa satu unit mesin diesel hand traktor dan dua unit pompa sprayer. Hasil pengembangan kasus kemudian mengarah ke penangkapan dua pelaku lainnya di Rarowatu Utara serta penyitaan barang bukti di beberapa lokasi, termasuk di Konawe Selatan.

Saat diinterogasi, para pelaku mengaku telah mencuri Alsintan di enam lokasi berbeda di Bombana. Mereka juga mengungkap bahwa hasil curian dijual ke beberapa penadah di Bombana dan Konawe Selatan. Bahkan, uang hasil penjualan digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu.

“Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa otak pencurian ini adalah Inal Saputra. Ia sudah lama menjadi target kami. Penangkapan ini tidak hanya mengungkap pencurian Alsintan, tetapi juga membuka peluang membongkar jaringan peredaran narkoba di wilayah Lantari dan Rarowatu Utara,” tegas IPDA Prasetyo.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain lima unit mesin diesel hand traktor berbagai merek, dua unit pompa sprayer, satu unit mini kompresor, satu unit mobil Daihatsu Sigra warna silver (DT 1245 RF), dan beberapa kunci perkakas yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.

Kapolsek Lantari Jaya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi pencurian selama libur Lebaran. Menurutnya, selain Alsintan, pencurian kendaraan bermotor dan pembobolan rumah juga berpotensi meningkat menjelang hari raya.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan. Kami juga akan terus meningkatkan patroli keamanan untuk mencegah kejahatan serupa,” kata IPDA Prasetyo.

Saat ini, para pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Bombana dan Polsek Lantari Jaya guna penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus ini.




H-1 Lebaran, TNI, Polri, dan Instansi Terkait Perketat Pengamanan Arus Mudik di Pelabuhan Feri Kabaena Timur

Bombana, SultraNET. | – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, personel gabungan dari Koramil 1431-02/Kabaena, Polsek Kabaena Timur, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana menggelar pengamanan di Pelabuhan Feri Kecamatan Kabaena Timur, Sulawesi Tenggara. Minggu, (30/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2025 yang bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik bagi masyarakat yang hendak pulang kampung.

Pengamanan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk personel Koramil 1431-02/Kabaena yang terdiri dari Sertu Hardedi, Kopda Rafiudin, Kopda Mahmudin, dan Praka Rahmat W. Dari Polsek Kabaena Timur hadir Wakapolsek Iptu Heriman, Aipda Herson, Aipda Lukman, dan Bripda Mizal. Sementara itu, Dinas Perhubungan menurunkan petugas Supran dan Rislan untuk mendukung kelancaran operasi.

Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Sertu Hardedi, menegaskan bahwa pengamanan ini dilakukan demi memastikan pemudik dapat bepergian dengan aman dan nyaman. “Kami akan terus bersiaga untuk membantu kelancaran arus mudik. Harapannya, semua pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat tanpa kendala,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakapolsek Kabaena Timur, Iptu Heriman, menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang akan berangkat. “Kami memastikan bahwa setiap kapal memenuhi standar keselamatan, agar perjalanan para penumpang tetap aman,” ungkapnya.

Selain pengamanan, petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, menjaga barang bawaan, dan mematuhi aturan yang berlaku. Mengingat tingginya volume pemudik, kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar proses keberangkatan tetap lancar dan tertib.

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga kelancaran arus mudik. “Kolaborasi antara TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan sangat krusial dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik ini,” tutupnya.




Inspektorat Bombana Audit Ketaatan di Rumbia, Fokuskan Pengawasan Dana Publik

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana melalui Inspektur Pembantu Wilayah III melaksanakan audit ketaatan di wilayah Kecamatan Rumbia selama bulan Maret 2025. Pengawasan ini difokuskan pada pengelolaan keuangan tahun anggaran 2024 dan mencakup berbagai unit pelayanan publik seperti kantor kecamatan, sekolah dasar dan menengah, Puskesmas, serta UPTD KB, sesuai dengan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2025. (29/3)

Audit ketaatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan dana publik di tingkat kecamatan dan unit pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Inspektur Daerah Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., menyatakan bahwa proses pengawasan ini dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan seluruh elemen di lingkungan Inspektorat.

“Semua kami libatkan dalam pengawasan ini, tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan mekanisme pengawasan saat dilakukan di lapangan. Ini juga menjadi atensi penting bagi kami di Inspektorat,” ujar Ridwan saat ditemui usai proses audit.

Pengawasan yang dilakukan mencakup beberapa objek penting, yakni pengelolaan keuangan kantor kecamatan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD dan SMP, dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada UPTD Puskesmas, dan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOK) di UPTD KB. Audit ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah agar berjalan secara efisien, efektif, dan akuntabel.

Inspektur Pembantu Wilayah III sekaligus Pengendali Teknis, H. Akhmad Amin, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan Inspektorat dan menjadi bagian dari mekanisme kontrol internal pemerintah daerah.

“Pengawasan ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi lebih kepada memotret kondisi nyata di lapangan dan memberikan arahan kepada objek pengawasan sesuai dengan ketentuan. Kami berharap pihak yang diawasi dapat proaktif dan kooperatif dalam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, agar proses audit berjalan lancar,” kata Akhmad Amin.

Ia juga menjelaskan bahwa dasar hukum pengawasan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa kepala daerah bertanggung jawab dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perangkat daerah, dengan dukungan dari Inspektorat.

Selama proses audit berlangsung, tim Inspektorat yang terdiri dari pimpinan, auditor, dan staf teknis, melakukan serangkaian pemeriksaan langsung ke lokasi. Mereka mengecek kelengkapan dokumen, memastikan kesesuaian pelaporan, serta memberikan rekomendasi awal atas temuan sementara di lapangan.

Kegiatan audit ini disambut baik oleh sejumlah aparatur kecamatan dan kepala sekolah yang menjadi objek audit. Mereka menilai kehadiran Inspektorat sebagai bentuk pendampingan agar pelaksanaan program pemerintah lebih tertib administrasi dan sesuai aturan.

Melalui kegiatan ini, Inspektorat Bombana berharap seluruh jajaran di bawah koordinasi Pemerintah Kabupaten Bombana dapat meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.

Pengawasan yang menyentuh langsung pengelolaan dana publik di tingkat akar rumput ini diharapkan menjadi langkah preventif sekaligus korektif untuk memperkuat sistem pengawasan internal daerah yang profesional dan terpercaya.