Gubernur Sultra Lepas Fun Run Harmoni, Ajak Warga Hidup Sehat

Kolaka, Sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi melepas kegiatan Fun Run Harmoni Sultra yang berlangsung di Kabupaten Kolaka, Sabtu, 26 April 2025. Event lari santai ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara, yang tahun ini mengusung tema “Harmoni Sultra”.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 2.000 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara, yang turut memeriahkan suasana pagi di Kolaka. Ribuan warga terlihat antusias menyambut kegiatan yang tidak hanya bertujuan membangun kebugaran fisik, tetapi juga mempererat kebersamaan antarmasyarakat Sultra.

Dalam sambutannya sebelum melepas peserta lari, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi utama dalam hidup.

“Saya selalu katakan, sehat itu adalah investasi. Kalau kita sehat, kita bisa menikmati hidup. Tapi kalau kita tidak sehat, semua itu bisa habis,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan.

Menurutnya, gaya hidup sehat tidak hanya datang dari olahraga, tapi juga berpijak dari pikiran yang tenang dan pola makan yang seimbang. Pemerintah Provinsi Sultra, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur olahraga di seluruh wilayah kabupaten/kota, guna memperkuat fondasi pembinaan atlet dan menciptakan prestasi olahraga yang lebih baik.

“Ke depan, kita akan mulai menata venue olahraga di masing-masing daerah. Karena tanpa fasilitas, pembinaan sulit dilakukan. Dan dari sana pula lahir prestasi,” tambah Gubernur.

Acara ini juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sultra, Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, unsur Forkopimda, Kepala BIN Daerah dan Komandan Lanud, para bupati, wali kota, wakil bupati serta wakil wali kota se-Sulawesi Tenggara. Turut hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sultra dan tokoh-tokoh masyarakat Kolaka.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka yang hadir mewakili Pemerintah Daerah setempat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah Fun Run tahun ini.

“Kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan dan semangat sportivitas masyarakat Sultra. Kami senang bisa menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini menjadi indikator kuat bahwa olahraga bisa menjadi perekat sosial yang efektif di tengah kehidupan masyarakat. Ia pun mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kolaka telah merancang agenda tahunan untuk menggelar lomba lari maraton.

“Untuk tahun ini, lomba maraton akan digelar pada 13 Juli 2025. Kami harap event ini bisa diikuti lebih banyak masyarakat dari seluruh penjuru Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Fun Run Harmoni Sultra menjadi penanda bahwa pembangunan daerah tidak semata soal infrastruktur fisik, namun juga pembangunan manusia yang sehat secara fisik dan mental. Semangat kolaboratif dan kebersamaan yang tercipta dari kegiatan ini sejalan dengan tema besar peringatan Hari Jadi ke-61, yakni “Harmoni Sultra”, yang ingin menguatkan persatuan dalam keragaman.

Pemerintah Provinsi Sultra juga menegaskan akan terus menjadikan olahraga sebagai bagian dari strategi pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat. Dukungan penuh terhadap kegiatan seperti ini akan terus diberikan agar gaya hidup aktif menjadi budaya masyarakat Sultra.




Secara Berkelanjutan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Gotong Royong Bersihkan Pasar Boepinang Barat

Bombana, SultraNET. | – Sebagai salah satu langkah upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta mencegah terjadinya penumpukan sampah, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan Pasar Sore di Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sabtu (26/4). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebersihan lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serma Ismet M, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.

“Kerja bakti seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlah, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan pasar akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari dukungan TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan membantu menciptakan lingkungan yang layak huni,” katanya.

Kepala Lingkungan 2, Bapak Ridwan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan dari Babinsa dan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas keterlibatan Babinsa Koramil Poleang dalam kegiatan ini. Dengan kebersamaan seperti ini, semoga kebersihan lingkungan dapat terus terjaga,” pungkasnya.




Sekda Sultra Kick Off Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025

Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi memulai kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025. Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mewakili Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bertempat di Dermaga Pelabuhan Lanal Kendari, Jumat, 25 April 2025.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia serta TNI Angkatan Laut atas sinergi dalam pelaksanaan ekspedisi yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sultra. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan ekonomi hingga ke pelosok negeri, khususnya wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil).

“Dengan pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini, kita tentu berharap kegiatan ini bukan sekadar perjalanan fisik mengedarkan uang layak edar kepada masyarakat, tetapi juga menjadi perjalanan nilai-nilai kedaulatan Rupiah,” ujar Asrun Lio.

Ia menegaskan, Rupiah bukan hanya alat tukar, melainkan simbol kepercayaan dan pondasi ekonomi nasional. Melalui ekspedisi ini, pemerintah ingin memastikan setiap warga negara, termasuk di wilayah terpencil seperti Wakatobi, mendapatkan hak yang sama terhadap akses uang yang berkualitas dan layak edar.

“Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki wilayah laut yang sangat luas, sekitar 110.000 km². Tantangan geografis seperti ini tidak menyurutkan semangat untuk menjangkau masyarakat di daerah 3T,” tambahnya.

Sekda juga menyebutkan bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat tahun ini akan menyasar lima pulau utama di Wakatobi, yakni Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, Binongko, dan Runduma. Dalam ekspedisi tersebut, layanan kas keliling akan digelar untuk mendistribusikan uang baru sekaligus mendukung kebijakan clean money policy dari Bank Indonesia.

Selain layanan peredaran uang, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi bertema Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelayakan fisik uang, sekaligus menanamkan nilai nasionalisme melalui mata uang negara.

“Kegiatan ini adalah wujud bela negara tanpa senjata. Tim ekspedisi membawa misi penting untuk memastikan masyarakat mengenal, menggunakan, dan mencintai Rupiah sebagai bagian dari identitas bangsa,” tegasnya.

 

Asrun Lio juga menjelaskan bahwa Pemprov Sultra dan Bank Indonesia akan terus mengeksplorasi peluang kerja sama strategis untuk mendorong potensi ekonomi daerah. Ia mencontohkan upaya yang telah dilakukan tahun ini, seperti digitalisasi transaksi di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan pengolahan rumput laut di Kabupaten Wakatobi.

“Melalui sinergi seperti ini, kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat eksistensi Rupiah di tengah masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Sekda mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh tim ekspedisi yang terdiri dari personel gabungan Bank Indonesia dan TNI AL.

“Kami yakin masyarakat Wakatobi akan menyambut tim ekspedisi dengan suka cita. Teruslah menebarkan semangat cinta pada Rupiah dan jadikan perjalanan ini sebagai pengabdian terbaik bagi bangsa,” pungkasnya.

Kegiatan kick off tersebut turut dihadiri Direktur Eksekutif Pengedaran Uang Rupiah Bank Indonesia, M. Anwar Bashori, Paban II Ops Sopsal Kolonel Laut (P) Andri Kristanto MHan, serta jajaran Forkopimda Sultra. Hadir pula pimpinan perbankan, Otoritas Jasa Keuangan, perwakilan media, serta tim onboard dari berbagai Kantor Perwakilan Bank Indonesia.




Bupati Bombana Meriahkan Fun Run Kolaka Harmoni Sultra 61

KOLAKA, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si tampil menonjol dalam gelaran Fun Run Kolaka Harmoni Sultra 61 yang digelar Sabtu pagi, 26 April 2025. Didampingi sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, Burhanuddin berbaur bersama ribuan peserta dari berbagai daerah se-Sulawesi Tenggara, memeriahkan kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dengan mengenakan pakaian olahraga bernuansa daerah, Burhanuddin memimpin langsung rombongan peserta dari Bombana menyusuri rute lari yang melintasi jantung Kota Kolaka. Antusiasme masyarakat menyambut kehadiran orang nomor satu di Bombana itu terlihat dari banyaknya warga yang menyapa dan berfoto di sepanjang rute.

“Ini adalah momentum kebersamaan yang luar biasa. Saya sangat bangga bisa hadir dan ikut merayakan semangat HUT Sultra bersama masyarakat dari berbagai daerah,” ujar Burhanuddin saat ditemui usai kegiatan.

Menurutnya, partisipasi aktif dalam agenda seperti ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan antardaerah serta membangun semangat persaudaraan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Burhanuddin menekankan pentingnya membina solidaritas antar kabupaten/kota dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan yang mengangkat tema harmoni ini dihadiri pula oleh Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, seluruh kepala daerah, jajaran pemerintah provinsi, tokoh masyarakat, dan ribuan warga. Fun Run menjadi ajang kolaboratif yang tak hanya menghadirkan olahraga massal, tapi juga ruang kebersamaan dan ekspresi budaya.

Sebagai kepala daerah yang dikenal aktif mendukung kegiatan sosial dan budaya, kehadiran Burhanuddin memberi warna tersendiri. Ia bahkan sempat menyapa peserta dari daerah lain dan mengajak untuk terus menjaga semangat kekeluargaan.

“Semangat Sultra itu bukan hanya ada dalam pidato, tapi juga dalam langkah kita bersama hari ini. Kita jaga terus rasa persatuan ini demi Sulawesi Tenggara yang lebih baik,” ucap Burhanuddin.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini turut diramaikan dengan berbagai atraksi hiburan, panggung budaya, hingga pembagian doorprize menarik seperti sepeda, perlengkapan elektronik, hingga hadiah utama berupa paket umrah. Kehadiran ribuan peserta menambah semarak suasana dan menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu momen paling meriah dalam rangkaian peringatan HUT Sultra tahun ini.

Tidak hanya sekadar olahraga, Fun Run juga menjadi media promosi daerah, di mana masing-masing kabupaten/kota menampilkan kekhasan budayanya. Kabupaten Bombana, melalui rombongan peserta yang dipimpin langsung oleh Bupati, juga memperlihatkan kekompakan dan antusiasme tinggi dalam memeriahkan acara.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT Sultra ke-61, Fun Run Kolaka Harmoni memberi ruang inklusif bagi seluruh kalangan, mulai dari pelajar, pegawai, komunitas, hingga keluarga. Rute yang dilalui peserta pun menyuguhkan sisi ikonik Kota Kolaka, sekaligus menjadi sarana interaksi yang hangat antara masyarakat dan para pemimpinnya.

Dengan berakhirnya kegiatan di titik finish, para peserta menikmati hiburan rakyat sambil menantikan pengundian hadiah. Kegiatan ini tak hanya menjadi bentuk perayaan, tapi juga penguat semangat kebersamaan yang dibawa pulang ke daerah masing-masing.




Stand Bombana Pikat Gubernur Sultra di Expo HUT ke-61

KOLAKA, sultranet.com — Stand pameran milik Kabupaten Bombana menyita perhatian dalam gelaran Expo Produk Unggulan Daerah yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan yang berlangsung di Stadion Gelora Kolaka, Jumat, 25 April 2025, menjadi ajang unjuk potensi daerah, di mana Bombana tampil memikat dengan ragam kekayaan lokal yang ditampilkan secara atraktif dan ramah.

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang akrab disapa ASR, didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Sultra Arinta Nila Hapsari dan Ibu Wakil Gubernur Sultra Ratna Lada Hugua, menyempatkan diri mengunjungi stand Kabupaten Bombana. Dalam kunjungannya, ASR memberikan apresiasi atas penataan stand dan kekayaan produk lokal yang ditampilkan.

“Saya sangat bangga melihat antusias dan semangat dari Kabupaten Bombana. Produk-produk yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa potensi lokal kita memiliki kualitas yang mampu bersaing, bahkan untuk pasar nasional dan internasional,” ujar ASR.

Stand Bombana menampilkan berbagai produk unggulan yang mencerminkan kekayaan alam sekaligus kreativitas masyarakatnya. Di antaranya hasil pertanian seperti kakao dan jagung, produk perikanan olahan, kerajinan tangan khas daerah, hingga kuliner tradisional dari pelaku UMKM lokal yang dikemas menarik.

Keberagaman produk ini menjadi cerminan dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Tak hanya sebagai ajang promosi, Expo ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah, serta peluang jejaring bisnis dengan berbagai pihak.

ASR menekankan pentingnya menjadikan momentum HUT Sultra ke-61 ini sebagai titik tolak memperkuat sinergi antar daerah untuk membangun ekonomi yang berakar dari budaya dan kearifan lokal. Ia berharap stand Bombana dan kabupaten lain dapat terus berkembang dan mendorong kualitas produk menuju pasar ekspor.

Pameran yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Sultra ini menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung. Stand Bombana tercatat sebagai salah satu yang paling ramai dikunjungi. Suasana semakin hidup dengan keramahan para pelaku usaha Bombana yang hadir langsung menyambut pengunjung serta memberi penjelasan tentang keunggulan produk yang mereka bawa.

Tidak hanya menarik secara visual, stand ini juga menyuguhkan cita rasa khas Bombana lewat kuliner lokal seperti sinonggi, bagea, dan olahan hasil laut yang mampu menggugah selera. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen kunjungan mereka dan membagikannya melalui media sosial.

Melalui partisipasi aktif di kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan keseriusan dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan membuka akses promosi yang lebih luas bagi produk lokal. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan wajah Bombana yang kreatif, ramah, dan kompetitif.




HUT OTODA di Bombana Momentum Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah

BOMBANA, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 dengan penuh khidmat melalui pelaksanaan upacara yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bombana, Jumat, 25 April 2025. Upacara ini dipimpin langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Syukri Kasim, S.IP., yang hadir mewakili Bupati Bombana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Bombana, jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD, aparat TNI-Polri, ASN, serta sejumlah tokoh masyarakat, menandai keseriusan Pemkab Bombana dalam memperingati momen penting bagi penguatan pemerintahan daerah ini.

Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema nasional “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini menjadi refleksi sekaligus ajakan agar seluruh elemen pemerintahan, baik pusat maupun daerah, dapat membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif dalam rangka mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.

Dalam amanatnya saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, M. Syukri Kasim mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan otonomi daerah sebagai sarana mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat integrasi nasional.

“Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai sarana untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat integrasi nasional, serta meningkatkan daya saing daerah,” tegas Syukri.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci keberhasilan arah pembangunan nasional. Menurutnya, sinergi yang efektif membutuhkan pemahaman bersama terhadap prioritas pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Penting bagi pemerintah daerah untuk tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal agar Indonesia dapat berkembang secara adil dan merata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syukri menyampaikan bahwa efektivitas pelaksanaan otonomi daerah sangat ditentukan oleh kapasitas masing-masing tingkatan pemerintahan. Karena itu, peningkatan kapasitas daerah menjadi hal yang sangat prioritas.

Ia merinci tiga fokus utama dalam memperkuat kapasitas daerah. Pertama, penguatan sumber daya manusia aparatur melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, kerjasama dengan perguruan tinggi, dan pemberian beasiswa. Kedua, peningkatan kapasitas keuangan daerah lewat optimalisasi pendapatan asli daerah, perencanaan APBD berbasis kinerja, serta perluasan akses pembiayaan melalui kerjasama dengan perbankan. Ketiga, penguatan kelembagaan dan tata kelola pemerintahan melalui reformasi birokrasi, digitalisasi layanan publik, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas.

“Otonomi daerah bukan semata-mata tentang kewenangan, tetapi tentang tanggung jawab untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif, adaptif, dan inklusif,” jelasnya.

Upacara ini menjadi pengingat akan pentingnya komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang profesional dan berintegritas. Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan akan terus berupaya memperkuat struktur birokrasi dan pelayanan publik demi tercapainya tujuan pembangunan nasional.

Peringatan Otoda juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan reformasi birokrasi yang sudah ditempuh selama hampir tiga dekade terakhir. Pemerintah daerah didorong untuk terus melakukan pembaruan kebijakan dan pelayanan agar sejalan dengan dinamika kebutuhan masyarakat serta visi besar Indonesia Emas 2045.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap momentum ini bisa semakin mempererat sinergi antara pusat dan daerah, serta menumbuhkan semangat gotong royong untuk membangun daerah yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.




Tarian Lulo Alu Bombana Memikat Penonton di HUT Sultra ke-61

Kolaka, sultranet.com – Komitmen Kabupaten Bombana dalam melestarikan budaya lokal kembali mendapat sorotan dalam ajang lomba tarian tradisional yang digelar di GOR Kolaka, Jumat (25/4/2025). Ketua Dekranasda Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada para peserta dari Bombana yang membawakan tarian khas daerah, Lulo Alu.

Kehadiran Ketua Dekranasda menjadi penyemangat tersendiri bagi peserta asal Bombana. Tarian Lulo Alu tampil menawan dengan gerakan yang ritmis dan penuh semangat gotong royong, mencerminkan kekayaan tradisi serta nilai-nilai sosial masyarakat Bombana.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah, khususnya tarian tradisional Bombana kepada khalayak yang lebih luas,” ujar Hj. Fatmawati Kasim Marewa usai menyaksikan penampilan tim Bombana.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para penari dan pelatih yang telah berlatih keras demi membawa nama baik daerah ke panggung provinsi. “Semangat dan kerja keras mereka layak diapresiasi. Ini adalah bentuk nyata dari cinta terhadap budaya kita sendiri,” tambahnya.

Lomba tarian tradisional ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara. Perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota ikut ambil bagian, menampilkan berbagai tarian khas yang mencerminkan identitas budaya masing-masing daerah.

Partisipasi aktif Kabupaten Bombana melalui penampilan Lulo Alu memperkuat peran daerah dalam menjaga warisan budaya. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga mempererat hubungan antardaerah dan menghidupkan semangat kolaborasi dalam pelestarian budaya lokal.

Dengan balutan kostum tradisional dan iringan musik khas, para penari Bombana berhasil memukau penonton yang memenuhi area GOR Kolaka. Riuh tepuk tangan mengiringi penampilan mereka hingga usai, menandakan sambutan hangat masyarakat terhadap kekayaan budaya yang dibawakan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda Bombana untuk menunjukkan kebanggaan terhadap akar budaya mereka. Hal ini sejalan dengan misi Dekranasda Bombana dalam mendukung pelestarian budaya melalui berbagai program yang melibatkan komunitas kreatif dan pelaku seni lokal.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dekranasda terus mendorong berbagai kegiatan budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis kearifan lokal. Tak hanya sebatas tampil di panggung, tapi juga dalam pembinaan berkelanjutan untuk memastikan tradisi seperti Lulo Alu tetap hidup dan berkembang.

Perayaan HUT Sultra ke-61 tahun ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi, namun juga ruang inklusif bagi seluruh kabupaten/kota untuk menampilkan keunikan dan kekayaan daerahnya masing-masing. Bombana hadir sebagai salah satu peserta yang menunjukkan bahwa budaya adalah kekuatan besar dalam mempererat persatuan dan identitas daerah.




Kolaka Utara Ambil Bagian Meriahkan HUT ke-61 Sultra di Kolaka

Kolaka, sultranet.com – Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE., menghadiri pembukaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipusatkan di Kabupaten Kolaka, Kamis, 24 April 2025. Kehadirannya mencerminkan dukungan penuh pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terhadap visi “Harmoni Sultra 2025: Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius” yang diusung dalam perayaan HUT tahun ini.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, secara resmi membuka peringatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk membangun Sultra secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kita tidak bisa membangun Sultra sendiri-sendiri. Kita butuh harmoni, kerja sama, dan kerja hati. Dengan cara ini, kita bisa berdiri sejajar dengan provinsi-provinsi maju di Indonesia,” ujar Gubernur di hadapan tamu undangan yang memenuhi lokasi acara.

Kolaka Utara menjadi salah satu dari 17 kabupaten/kota yang turut hadir dan berperan aktif dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan, baik melalui kehadiran jajaran pemerintahan maupun partisipasi pelaku UMKM dan delegasi seni budaya. Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan HUT yang meriah dan penuh makna.

“Peringatan ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi ruang membangun semangat kebersamaan lintas daerah. Kami dari Kolaka Utara tentu bangga bisa ikut serta,” ungkap Jumarding.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak 23 April hingga 27 April 2025, dengan agenda utama seperti Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sultra di Kendari, Gala Dinner dan pembukaan Harmoni Sultra, Tabligh Akbar, Kolaka Fun Run, dan upacara puncak peringatan HUT.

Pameran UMKM menjadi salah satu magnet kegiatan yang paling menarik perhatian. Kabupaten Kolaka Utara turut menampilkan berbagai produk unggulannya di arena pameran yang dipusatkan di kawasan utama Kota Kolaka. Pameran ini juga melibatkan pelaku usaha kecil perempuan melalui bantuan modal usaha, termasuk dari program “Bantuan Mantu” yang diserahkan langsung oleh Gubernur.

Selain itu, Sultra Harmony 2025 juga menyuguhkan berbagai kegiatan sosial dan pelayanan publik seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, bursa kerja, gerakan pangan murah, hingga lomba seni budaya yang melibatkan masyarakat dari seluruh daerah.

Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Sultra yang dibangun dari sinergi kekuatan lokal. Ia bahkan mendorong agar produk unggulan daerah, termasuk dari Kolaka Utara, bisa tampil di level internasional melalui Dekranasda.

“Kita punya potensi besar. Produk-produk lokal kita layak untuk tampil dan bersaing di luar negeri. Ini tugas kita semua, dan pemerintah provinsi siap memfasilitasi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra sekaligus Ketua Panitia, Belli Harli Tombili, melaporkan bahwa peringatan tahun ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi lokal. Tingkat hunian hotel di Kolaka dilaporkan mencapai 100 persen selama pelaksanaan event, dengan lonjakan transaksi UMKM yang signifikan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak yang turut aktif sejak awal hingga pelaksanaan puncak acara,” ucap Belli.

Sebagai simbol pembukaan resmi, Gubernur Andi Sumangerukka mengakhiri sambutannya dengan menyatakan, “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dibuka.”

Semangat “Harmoni Sultra” menjadi nyawa dalam pelaksanaan tahun ini, menghidupkan tekad bersama untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang inklusif, mandiri, dan bermartabat. Keterlibatan Kabupaten Kolaka Utara dalam momen penting ini menjadi bukti nyata komitmen daerah untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan regional yang berkelanjutan.




Gubernur ASR Buka HUT ke-61 Sultra

Kolaka, Sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka (ASR) secara resmi membuka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipusatkan di Kabupaten Kolaka. Dalam pidato pembukaannya, Gubernur menekankan pentingnya membangun daerah dengan semangat kebersamaan dan integritas yang lahir dari hati. Sabtu, 27 April 2025.

“Membangun Sultra tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita butuh harmoni, kerja sama, dan kerja hati. Hanya dengan itu, kita bisa sejajar dengan provinsi-provinsi maju di Indonesia,” ujar Gubernur dalam sambutan resminya yang disambut riuh tepuk tangan tamu undangan.

Rangkaian pembukaan HUT yang sarat makna ini turut dihadiri para tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Sultra bersama istri, Anggota DPR RI Ahmad Safei, Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, para Bupati/Wali Kota se-Sultra bersama istri, jajaran Forkopimda Provinsi Sultra dan Kabupaten Kolaka, serta tokoh masyarakat, agama, adat, dan pimpinan instansi vertikal dan perguruan tinggi.

Momentum HUT ke-61 Provinsi Sultra mengangkat tema “Harmoni Sultra” yang menjadi semangat kolektif untuk menyatukan potensi dan kekuatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah secara inklusif.

Gubernur juga mendorong agar produk unggulan Sultra, khususnya dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), dapat menembus pasar internasional. “Sultra memiliki budaya dan sumber daya luar biasa. Jika kita kelola dengan hati dan kebersamaan, kita bisa memperkenalkan karya kita ke dunia,” ucapnya penuh optimisme.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra sekaligus Ketua Panitia, Belli Harli Tombili, dalam laporannya menyebutkan bahwa rangkaian HUT dimulai sejak 23 hingga 27 April 2025. Kegiatan utama mencakup Rapat Paripurna DPRD di Kendari, Gala Dinner dan Pembukaan Harmoni Sultra, Tabligh Akbar dan Doa Bersama, Kolaka Fun Run, serta Upacara Puncak HUT dan Penutupan Harmoni Sultra.

Tak hanya itu, area utama kegiatan juga dipadati oleh pameran dan pelayanan publik seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, bursa kerja, gerakan pangan murah, serta beragam lomba seni dan budaya. Kegiatan ini menyedot antusiasme masyarakat dan menciptakan dampak ekonomi yang langsung terasa.

“Tingkat hunian hotel di Kolaka dilaporkan penuh 100 persen. Ini membuktikan bahwa event seperti ini turut menggerakkan ekonomi lokal,” jelas Belli.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat, Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial. Bantuan yang diserahkan meliputi bantuan pembangunan masjid, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk masyarakat kurang mampu, serta bantuan modal usaha bagi ibu-ibu yang ingin mengembangkan usaha kecil mereka.

“Bantuan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata kepada masyarakat,” kata Gubernur.

Ia berharap semangat HUT ke-61 bisa menjadi titik balik bagi Sultra menuju masa depan yang lebih cerah. Menutup sambutannya, Gubernur menyatakan secara resmi pembukaan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dibuka,” ucapnya disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.

Peringatan HUT ini bukan hanya seremonial, melainkan panggung untuk menyatukan energi, semangat, dan harapan dari seluruh penjuru Sultra. “Harmoni Sultra” menjadi simbol kekuatan kolaborasi, menunjukkan bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika seluruh elemen bergerak bersama.




Tanam Pohon di Lingkungan Sekolah, Upaya Babinsa Koramil 02/Kabaena Ciptakan Lingkungan Asri dan Sejuk

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang asri dan sejuk, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Sertu Mukmin melaksanakan kegiatan penanaman pohon matoa di halaman MTsN 1 Bombana, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Jumat, 25/05/2025. Kegiatan ini berlangsung pada pagi hari dan melibatkan berbagai unsur masyarakat serta aparat setempat.

Penanaman pohon ini turut dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya: Kepala Sekolah MTsN 1 Bombana, Bapak Asraf Nurdin, S.Ag; Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Sertu Mukmin; Bhabinkamtibmas Bripka Ilham Rundi dan Lurah Teomokole, Bapak Muh. Gazali Aziz, S.Si, beserta perangkat kelurahan. Kolaborasi lintas sektor ini menandai kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.

Sertu Mukmin dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kelestarian alam, khususnya di lingkungan sekolah.

“Kami berharap, dengan adanya penanaman pohon ini, suasana sekolah menjadi lebih sejuk, hijau, dan nyaman bagi para siswa dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena melalui Batuudnya, Peltu Muh. Haris, mengapresiasi semangat gotong royong dalam kegiatan ini.

“Penanaman pohon ini merupakan wujud sinergi antara TNI, aparat kelurahan, dan pihak sekolah dalam menjaga lingkungan hidup yang sehat dan lestari,” ucapnya.

Kepala Sekolah MTsN 1 Bombana, Asraf Nurdin, S.Ag, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa dan semua pihak. Penanaman pohon ini sangat bermanfaat bagi anak-anak didik kami dan merupakan investasi jangka panjang untuk lingkungan sekolah,” pungkasnya.