Tahun Ini, Gembira Cerdas Dikucurkan Tiap Semester, Berikut Masa Penerimaannya.

Bombana, SultraNET. | Kabar Gembira  dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bombana untuk Pelajar dan Mahasiswa Asal daerah penghasil Emas itu, Pasalnya pada tahun Ajaran 2019 ini, Mahasiswa Akan menerima Kucuran Bantuan Studi melalui Program “Gembira Cerdas” setiap Semesternya dengan nominal Tiga Juta Rupiah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Abdul Rauf Abidin, S. Pd telah menyusun rencana Tahapan penyuksesan Program Pemerintah yang diperuntukan bagi mahasiswa yang tidak mampu itu.

Dikatakannya, program Gembira Cerdas untuk TA. 2019 diupayakan bisa tersalur pada Bulan Maret dan September 2019.

“Dalam waktu dekat ini, Kami segara melalukan tahapan untuk Verifikasi untuk Semester Genap ini dengan melayangkan surat di setiap Perguruan Tinggi sehingga pada bulan Maret nanti sudah bisa tersalur,” terang Rauf A. Kepada Jurnalis Harapansultra.Com saat di temui diruangkerjanya pada Senin (28/01/2019).

Sedangkan Untuk tahapan Kedua tambah Rauf, Penyaluran akan diupayakan bisa dilaksanakan pada bulan september.

Pihaknya menerangkan bahwa dalam proses Verifaksi tetap menggunakan Standar syarat seperti penyaluran pada Program Gembira Cerdas di Tahun 2018.

“Untuk tahapan Verifikasinya, kami tetap mengacu pada standar yang sama dengan penyaluran tahun 2018 kemarin,” tambahnya.

Justru yang menjadi prioritas menurutnya, pada tahapan Sebelumnya Kuota tidak terpenuhi baik Program Bidikmisi maupun Gembira Cerdas, maka pada Tahun Anggaran 2019 Kuota akan diupayakan agar Terpenuhi yakni 500  untuk Gembira Cerdas dan 100 penerima untuk Bidikmisi.




Kuliah Umum, Yusril Ihza Mahendra : Demokrasi Harus di Bangun Dari Akar Budaya Bangsa

Kendari, SultraNET. | Mantan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Sekretaris Negara Indonesia Prof. Yusril Ihza Mahendra sebut untuk mengembangkan demokrasi harus di bangun dari akar budaya bangsa itu sendiri, hal itu disampaikan saat membawakan kuliah umum di Universitas Sulawesi Tenggara pada Senin, (21/1/2019).

Menurutnya, sebagai pakar hukum tata negara, perjalanan demokrasi kita, banyak mengalami hambatan baik dimasa lalu hingga di masa sekarang, sehingga perlu adanya pengembangan demokrasi yang sejalan dengan jiwa dan kepribadian bangsa kita di masa yang akan datang.

“Membangun demokrasi yang sebenarnya adalah harus dibangun dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri. Karena demokrasi satu orang satu suara itu tidak sejalan dengan jiwa bangsa Indonesia apalagi mengawasinya sangat sulit karena money politik sangat tinggi dan tidak bisa diawasi” ucap Yusril

Ditempat yang sama Rektor Unsultra Prof. Dr. Andi Bahrun mangatakan, suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi civitas akademika Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) atas kuliah umum yang dibawahkan Yusril.

” Dengan tema yang kami tawarkan kepada Prof Yusril sudah sangat cocok karena dia adalah tokoh bangsa kita, negarawan, dan pakar ketatanegaraan. sehingga kami merasa bahwa mahasiswa dan civitas akademika dan juga masyarakat membutuhkan pencerahan dari Yusril terkait dengan demokrasi dan masa depan Indonesia” jelas dia

Bukan hanya itu, dirinya juga sangat mengapresiasi kinerja BEM dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut dan turut mengajak pimpinan lembaga kemahasiswaan perguruan tinggi Negeri maupun Swasta yang ada di Sulawesi Tenggara khususnya kota Kendari.

“Apa yang di sampaikan oleh pak Yusril sebenarnya itu bagaimana caranya mahasiswa mencari, menemukan akar masalah, memformulasi dan menemukan solusinya” tutup Prof Andi Bahrun




Sukarelawan Hijau Kendari terbentuk, ini Target Utamanya

Kendari, SultraNET. | Setelah melewati masa Perjuangan, Sukarelawan Hijau Kendari (SHK) terbentuk dan siap manjalankan peranannya untuk kelestarian lingkungan dan Pendidikan informal (English Camp) kepada masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Katua Umum SHK, Laode Ismail Marzuki S.Pd mengatakan bahwa sasaran utama dalam program kerja lembaganya ada Menjadikan Kampus IAIN kendari sebagai perguruan Tinggi terbersih dan sehat Se-Sultra.

“Pada hari minggu tadi, telah terbentuk Sukarelawan Hijau Orientasi utama adalah menjadikan Kampus IAIN Kendari menjadi Kampus Sehat dan terbersih sehingga menjadi penutan perguruan Tinggi lainnya di Sultra,” terang Ismail Marzuki kepada Jurnalis Harapansultra.com pada minggu (20/1/2019) malam.

Untuk mendukung perhatian lingkungan, tambah  Ismail, SHK juga sudah menjalankan program “English Camp” diberbagai titik untuk mengembangkan SDM masyarakat Kota Kendari khususnya.

Selain Kampus IAIN Kendari, Sarjana jebolan Unidayan Bau-Bau itu membeberkan, SHK juga menjadi Garda terdepan untuk mempertahankam Prestasi Adipura yang telah diraih oleh Pemkot Kendari beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, setiap pekan pemuda yang tergabung dalam organisasinya giat melalukan cipta Bersih Di taman Kota Kendari (MTQ dalan Balai Walikota) karena Tempat-tempat itu kerap Tampil Seperti Pasar Umum yang Semraut akibat sebaran Sampah An-organic.

“Kami juga sudah sering Giat Bersih di taman Kota seperti di MTQ dan Taman Kantor Walikota, karena disana Sudah seperti Pasar Bebas dimana Sampah Palstik dan An-organik Liannya berhamburan tidak diperhatikan baik pengunjung maupun penjual,” Tambah Alumni sertifikasi Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara IX 2005 itu.




Tahun Ini, Unsultra Target 250 Mahasiswa Akan di Wisudakan

Kendari, SultraNET. | Tahun ini, Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) telah menargetkan sebanyak 250 mahasiswa akan di wisudakan pada pertengahan Februari mendatang.

Hal itu dikatakan Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Prof. Dr. Andi Bahrun, M.Sc saat ditemui diruang kerjanya mengatakan,Unsultra pada tahun 2019 telah menargetkan sebanyak 250 mahasiswa berbagai jurusan yang akan diwisudakan pada pertengahan februari ini. Senin (14/1/2019)

“Dari 250 yang kami targetkan itu, tergantung dari mahasiswa apakah sudah menyelesaikan studinya ataukah belum, kami hanya menargetkan saja terlebih dahulu, karena kami telah membentuk tim verifikasi internal. Yang nantinya bertugas untuk memastikan mahasiswa yang bersangkutan sudah tidak ada kendala, baik secara akademiknya maupun pembayaran lainya” ucap Prof.Andi Bahrun

Selain itu, berkas mahasiswa yang sudah di verifikasi akan di kirim ke lembaga Pendidikan Tinggi atau kordinator korpertisi-korpertisi.

“Nama-nama mahasiswa yang sudah di verifikasi kemudian di verifikasi lagi untuk memastikan secara seksama sejauh ini yang sudah di lakukan Mahasiswa dalam proses akademiknya, setelah itu akan dilakukan pengecekan di pangkalan data tentang kebenaran nama mahasiswa. Baik yang menyangkut aktifitas perkuliahanya dan lain sebagainya” terangnya

Sehingga dengan seleksi yang ketat itu, dirinya berharap, para alumni tidak mengalami kesalahan identitas setelah pelaksanaan wisuda.

“Itulah upaya – upaya yang kami lakukan untuk memastikan ijazah yang di terima tidak bermasalah karena kita harapkan jangan sampai salah nama saja itu menjadi masalah nantinya” tutup Prof.Andi Bahrun




Civitas Akademika IAIN Kendari Berduka, Dekan sekaligus Dosen terbaiknya Tutup Usia

Kendari, SultraNET. | Peringatan Hari Amal Bakti Kementrian Agama RI ke-73 yang  jatuh pada tanggal 3 Januari 2019 mestinya di sambut dengan bahagia, namun Civitas Akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari harus melaksanakan upacara dalam duka akibat salah satu pegawai yang berjasa besar untuk pengembangan Kampus Biru itu kembali dipanggil yang maha kuasa pada kamis (3/1/2019) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Beberapa jam sebelum dilaksanakan upacara, Pihak Kampus mendapat kabar duka dari keluarga bahwa Bapak Drs. Amri, M.Th.I Dekan Fakultas Usuludin, Adab dan Dakwah tidak bisa lagi mengikuti Upacara penaikan Bendera sebagaimana yang diikuti oleh seluruh pegawai Perguruan Tinggi Agama Islam terbesar di sultra itu.

Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim, M.Pd.I mengucapakan turut berbelasungkawa atas berpulangnya kerahmatullah Almarhum dan berterima kasih pula atas jasa Pegawai yang sudah bekerja terhadap perguruan tinggi itu sejak tahun 1991 hingga tahun 2019.

“Beliau merupakan Dekan Fakultas Usuludin, Adab dan Dakwah yang memiliki jasa sangat besar kepada lembaga pendidikan agama ini sejak ia mengabdi dari tahun 1991 sampai sekarang,” cetus Nur Alim kepada jurnalis Media ini.

Karena kedisiplinannya, tambah Nur Alim, Almarhum merupakan salah satu dosen terbaik selama ini.

“Kami berterima kasih yang tiada batas, sebab kedisplinan yang beliau terapkan selama pengabdian sehingga banyak generasi yang keluar dengan membawa kualitas,” ucapnya sambil mengusap wajahnya yang tampak sedih.

Semoga jasa dan amalnya di balas oleh Allah SWT. Dengan penuh ridha dan ditempatkan ditempat termulia disisi Allah SWT, doanya. (HA)




Pemkab. Bombana Siap Salurkan Beasiswa Gembira Cerdas

Rumbia, SultraNET. | (17/05/2018) Pemerintah Kab. Bombana melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan siap mengucurkan dana bantuan kepada Mahasiswa asal Kabupaten Bombana.

Kepala Dinas  pendidikan dan Kebudayaan Kab.Bombana, Abdul Rauf mengatakan bahwa program yang dilabeli gembira cerdas ini sesuai dengan program Bupati Bombana.

Menurutnya, program gembira cerdas terdiri dari 2 program yaitu bantuan calon mahasiswa baru di istilahkan Bidik Misi sebanyak 100 orang dan 500 bagi mahasiswa yang cerdas.

“Program ini hanya untuk 100 calon mahasiswa yang baru mau masuk kuliah, sedangkan yang  500 orang adalah mahasiswa yang sudah kuliah dan memenuhi syarat akademik”, kata Abdul Rauf.

Ia pun menambahkan bahwa calon mahasiswa yang baru tamat SMA harus menunjukan nilai akumulatif rapor sejak ia menginjak SMA hingga tamat sedangkan gembira cerdas ini dibuktikan dengan nilai akumulatif yang di peroleh sejak masuk kampus.

“Bagi siswa yang baru tamat SMA harus menunjukan nilai rapor selama menempuh pendidikan ditempat ia tamat sekolah, untuk gembira cerdas itu minimal IPK nya 3,00″, jelas Rauf.

Dengan Banyaknya Mahasiswa Bombana yang diperkirakan berjumlah Kurang lebih 2000-an orang yang tersebar di 22 perguruan tinggi Se Indonesia Lanjut rauf bahwa Pemkab Bombana akan melakukan seleski sebaik-baiknya.

‘Kami akan adakan seleksi calon penerima ini agar betul betul sesuai yang diharapakan dan akan menyeleksi hingga Juni nanti”, tutup Abd. Rauf




Rencana pelaksanaa Muktamar Tingkat Nasional Ke-X MAPALA PTKIN Di Puji Pemda Konut

Kendari, SultraNET. | Kegiatan Muktamar dan Kenal Medan (MKM) Ke X mahasiswa pencita alam Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) se indonesia, akan digelar di Kabupaten Konawae Utara. Rencana pelaksanaan event Nasional tersebut semakin jelas setelah pertemuan antara Pemda Konut dan MAHISCITA IAIN Kendari selaku panitia Pelaksana, di Asera Selasa (15/5/18) mendapat pujian dan respon positif dari Pemda setempat.

Sejak mendapat kepercayaan dan ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus Panitia pelaksanaan kegiatan tersebut pada MKM ke X pada tahun 2016 lalu, pengurus harian, MAHISCITA IAIN kendari mulai melaksanakan beberapa persiapan untuk mengelar Efent dua tahunan tersebut termasuk tempat pelaksanaannya.

Menurut ketua Pelaksana Fahmi Rahim, Dipilihnya konawe Utara sebagai tempat pelaksanaan event nasional tersebut, berdasarkan Hasil analisis dan pengecekan medan oleh panitia pelaksana karena konawe utara adalah tempat yang cukup memadai untuk melaksanakan kegiatan yang akan digelar bulan oktober mendatang.

“Menurut kami bentangan alam yang ada di konawe utara masih sangat natural. Semua objek wisata adventure lengkap, semua ada disana. mulai dari tebing untuk panjat tebing, gua untuk susur gua, pantai untuk susur pantai dan yang lainnya.” Tutur fahmi rahim

Ditemui disekretariatnya, Fahmi sangat bersemangat, karena hasil pertemuan pihaknya diterima baik dan sangat direspon posetif oleh Pemda konawe utara. Bahkan pada hari pelaksanaan kegiatannya nanti, Pemda setempat akan bersedia memberikan bantuan fasilitas yang dibutuhkan.

“Intinya PEMDA KONUT meminta kegiatan MKM ini di laksanakan di Konut dan sangat merespon positif kegiatan ini dan mendukung penuh serta siap menfasilitasinya” tutup Fahmi.




BKPRMI Wundulako Gelar Training Protokol / MC

Kolak, SultraNET. | Antusias masyarakat Kabupaten Kolaka dalam menyambut bulan suci ramadhan nampak mulai terasa, berbagai kegiatan sosial dan keagamaan mulai digalakkan salah satunya kegiatan training protokol atau MC remaja masjid se Kecamatan Pomalaa, Baula dan Wundulako.

Kegiatan yang digelar di Masjid Nurul Iman  Pomalaa (12/5/2018) itu berlangsung atas kerjasama Dewan Perwakilan Kecamatan BKPRMI Wundulako dengan Remaja Masjid Nurul Iman Pomalaa (RINILA) dan di Sponsori oleh PT Antam, Tbk.

Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Wundulako Firlan Muharram Alimsyah,  S. Pd menuturkan bahwa  kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk pemuda islam yang menjadi penggerak dan inisiator dakwah yang berkelanjutan khususnya di Kecamatan Pomalaa, Baula dan Wundulako .

Selain itu sebagai moment melatih agar menjadi protokoler dalam membawakan acara pengisian shalat tarawih di bulan Suci Ramadhan.

“Insya Allah dalam beberapa hari lagi kita memasuki bulan yang penuh berkah bulan suci ramadhan dan kegiatan ini bisa melahirkan remaja remaja yang siap menjadi protokol dan MC” Tutur Firlan

Dalam kegiatan itu disuguhkan tiga materi yakni materi Pemimpin idola, yang dibawakan langsung oleh ketua DPK BKPRMI wundulako Firlan Muharram Alimsyah,  S. Pd.

Materi kedua Pemuda yang dirindukan sorga oleh ustadz Syaifuddin Mustaming, S. Ag sebagai Perwakilan Departemen Agama Kabupaten Kolaka

Sedangkan Materi ketiga Menjadi protokol dan MC yang handal, oleh Muh. Asri, S. Pd selaku Protokoler dan Humas Universitas 19 November kolaka.




Sinonggi dan Kasuami Ditampilkan Pada Festival Kuliner PW XIV PTKIN Se Indonesia

Rumbia, SultraNET. | Delegasi IAIN Kendari berhasil menyuguhkan hasil racikan makanan khas Sultra yakni Makanan yang terbuat dari Bahan Sagu yaitu Sinonggi dan yang berbahan Ubi yakni Kasuami  pada Festival Kuliner di acara Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan Nasional ke XIV ditanah Melayu, Pekanbaru – Riau.

Sebagai Pelangkap Makanan Khas tersebut, Peserta Racana Mahasiswa IAIN Kendari Juga menyuguhkan masakan Ayam dengan khas Sulawesi Tenggara yaitu masakan Tawaloho dan masakan ikan parende.

Hal ini dibenarkan oleh Aminuddin, Pembina Pendamping Pramuka IAIN Kendari,  saat dikonfirmasi via whatsapp (09/05/2018).

“Iya, Benar memang peserta Asal IAIN Kendari menyuguhkan Sinonggi dan Kasuami beserta Masakan ayam Tawaloho dan ikan parende diacara Festival Kuliner,” Jelas Aminudin.

Pembina Pendamping Pramuka IAIN Kendari itu juga membeberkan bahwa banyak hal-hal yang unik yang dilakukan oleh Mahasiswa Asal IAIN Kendari yang Justru mengundang perhatian positif peserta PW di UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

“Selama lokasi kegiatan, banyak hal yang unik yang menarik perhatian yang meningkatkan prestasi,” tambahnya.

Di akhir konfirmasinya, Dosen Mata Kuliah spesialis Bahasa Arab itu menitipkan harapan dan do’a agar selama dalam kegiatan PW bisa berjalan dengan baik dan sukses tentunya.




Kunjungan di Kendari, AHY isi Kuliah Umum di IAIN

Rumbia, SultraNET. | Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY menyambangi Kampus Biru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Kedatangan Tamu dari Keluarga Besar Cikeas itu untuk mengisi acara kuliah umum yang bertajuk Generasi Muda Siap Membangun Indonesia, berlangsung di Auditorium IAIN Kendari (04/05/2018).

Putera dari mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mampu menyulap suasana kampus yang dipadati oleh ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sultra menjadi sangat meriah, terbukti ketika memasuki gedung Auditorium seluruh peserta bersorak menyambut kedatangannya.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Husain Insawan menitip terima kasih yang tak terhingga kepada SBY yang telah membantu alih status STAIN Kendari di tahun 2014 yang bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri Kendari atau IAIN Kendari dan yang menandatangani peralihan Status STAIN Kendari ke IAIN Kendari.

“Harapan saya ya benar-benar mahasiswa kita bisa tercerahkan, mereka bisa mengambil ilmu baru, semakin termotivasi dan percaya diri untuk menatap hidup masa depan” Harapan Husain Insawan.

Pada kesempatan itu AHY saat menyampaikan materi kuliahnya banyak memberi motivasi dan semangat kepada mahasiswa untuk menyongsong Indonesia yang semakin membaik di masa mendatang

“ Mengutip kata-kata Bung Karno, Beri Aku 10 Pemuda Niscaya Akan Kuguncang Dunia dan Saya berharap mahasiswa IAIN Kendari ini juga lahir pemuda pemudi yang diharapkan oleh Bung Karno untuk mengubah dan mengguncang dunia” Ujarnya.

Selain Warek I serta Jajarannya, dosen, mahasiswa dan civitas Akademisi IAIN Kendari, juga melibatkan sejumlah mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Sulawesi Tenggara, seperti UHO, UNSULTRA, UMK, STIKES Mandala Waluya, STIKES Avicenna Kendari, Bina Bangsa, dan beberapa kampus lainnya masing-masing kampus tersebut mengirimkan perwakilannya untuk hadir.

Bertepatan dengan hari jadi IAIN Kendari yang ke 51 Agus turut mengucapkan selamat dan dukungannya.

“Terimakasih kepada segenap keluarga besar IAIN Kendari yang telah menerima saya dengan begitu baik, semoga ini bukanlah yang terakhir tapi merupakan awal waktu yang baik, dan walaupun jauh dimata namun selalu dekat di hati semoga IAIN jaya selalu” Tutup Agus