Seorang Pemuda Nekat Hadang Mobil Cabup Kolaka Saat Iring Iringan

Kolaka, SultraNET. | (13/05/2018) Ada yang menarik saat iring-iringan kendaraan pendukung Pasangan  calon Bupati dan Wakil Bupati kolaka Asmani Arif dan Syahrul Beddu melintasi jl. Raya poros kolaka pomalaa, tampak warga sangat antusias menyaksikan jejeran kendaraan yang di prediksi ribuan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Iring-iringan itu bakal menuju lapangan Pateda Pomalaa untuk berkampanye, bahkan tampak seorang pemuda nekat menghampiri dan berupaya bisa bersalaman dengan Dr. Asmani Arif, SE., ME yang berada didalam kendaraannya dan disambut tos oleh Calon Bupati Kolaka itu.

Imam Gunawan salah seorang pemuda yang antusias itu menuturkan bahwa kampanye pasangan yang bertagline BERANI kali ini nampak lebih buming dari kampanye kampanye sebelumnya.

“Hari ini terlihat banyak sekali pendukung” Tuturnya penuh semangat




Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional BPJS Bombana Gandeng Anggota DPR-RI

Rumbia, SultraNET | Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Bombana menyelenggarakan sosialisasi program  Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada masyarakat  Kecamatan Rumbia Tengah, Kab. Bombana (8/5/2018), Turut hadir bertatap muka dan memberikan materi Anggota DPR RI dapil Sultra Tina Nur Alam SE,MM.

Dalam kesempatan ini Tina Nur Alam  mengatakan, perlu sosialisasi agar masyarakat lebih mengerti, memahami dan berpartisipasi dalam program JKN dan KIS dimana dengan termasuknya BPJS sebagai Badan Hukum Publik yang dibentuk pemerintah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden diharapkan pelayanan BPJS bakal semakin baik.

“Dengan Sosialisasi ini kita harapkan dapat memberi pemahaman terkait overview program JKN-KIS, kepesertaan dan iuran, manfaat dan prosedur pelayanan kesehatan, kemudahan akses layanan administrasi, informasi dan pengaduan,” jelasnya.

Anggota DPR RI  komisi IX ini menjelaskan untuk  memperoleh manfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan menurutnya merupakan kebutuhan primer sehingga ia menginginkan agar seluruh masyarakat bombana mendapat jaminan kesehatan yang terintegrasi dari pusat hingga daerah.

“Harapan saya sebagai wakil masyarakat di pusat agar masyarakat betul-betul memanfaatkan program ini” tuturnya

Selain itu, Ketua LASKI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan pandangan bahwa prinsip  sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi perlu dilakukan.

Sebab PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah telah berupaya menjamin kesehatan masyarakat, namun masyarakat diharapkan juga lebih menyadari arti penting sebuah kesehatan terutama dari segi kebersihan.

“Tentu saja meski pemerintah pusat maupun daerah ingin semua masyarakatnya mendapatkan jaminan kesehatan namun jika masyarakat tidak memahami arti penting kesehatan terutama dari segi makanan dan lingkungan  maka hal itu akan susah terwujud” urai Istri Mantan Gubernur SULTRA H. Nur Alam.

Sementara dalam pemaparannya Kepala cabang BPJS Kabupaten Bombana Muh. Ayyub, mengungkapkan bahwa BPJS kabupaten Bombana memberikan fasilitas pelayanan administrasi  kesehatan dan upaya mensosialisasikan program ini serta upaya memberdayakan pasien.

“Masyarakat pengunjung dan petugas agar tahu, mau dan mampu untuk mempraktikkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan fasilitas pelayanan kesehatan yang sehat serta mencegah penularan penyakit di fasilitas pelayanan kesehatan” Urainya.

Dengan membangun prilaku hidup sehat lanjut ayyub diharapkan peningkatan hidup keluarga dan masyarakat lebih berkualitas menuju masyarakat Bombana yang lebih  maju, mandiri, sehat dalam menjalankan hidup yang lebih aman, nyaman dan sehat.

Iapun menargetkan per 1 Januari 2019 BPJS JKN KIS  masyarakat Bombana terdaftar sebagai peserta JKN KIS ini mengalami peningkatan mengingat peserta yang telah mengajukan telah mencapai 33.000 namun yang sudah terintegritas hingga ke pusat baru mencapai 22.000 jiwa.

“Kami berupaya agar semua masyarakat Bombana terdaftar sebagai  peserta JKN KIS ini dapat mencapai target kalaupun tidak mencapai target paling tidak bisa mencapai 95%” Papar Ayyub

Lanjut Ayub Bahwa  tidak semua penyakit lanjutnya dapat di jamin kan BPJS, JKN, KIS ini terutama penyakit yang di buat buat, seperti pemasangan kawat gigi, mabuk, perkelahian karena itu penyakit yang di sengaja bukan karena penyebab lain.

Tak lupa pula Ayyub  menghimbau masyarakat agar segera mendaftarkan dinya sebagai peserta JKN, KIS ,mengingat penyakit datang tak menentu.  (FE)




Tiga Paslon Gubernur Sultra Nyatakan Siap Pimpin SULTRA Lima Tahun Kedepan

Kendari, SultraNET. | Debat publik ketiga kandidat calon gubernur dan wakil gubernur tahap II yang diselenggarakan pada Minggu, 06 Mei 2018 di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra berlangsung aman dan menarik perhatian karena diangkat tema yang menyentuh kondisi masyarakat Sultra zaman now

Dengan penjagaan ketat dari berbagai lapisan satuan personil keamanan yang berjumlah 982 personil keamanan yang diantaranya Polisi, TNI, Brimob dan Satpol PP

Dalam kontes adu ide dan gagasan ketiga paslon melirik pada pembangunan infrastruktur yang akan menjadi prioritas bila mendapat kesempatan menjadi gubernur 2018 hingga tahun 2023.

Kandidat dari Paslon “AMAN” akan menjadikan Perguruan tinggi (Universitas) dan pemerintah provinsi bekerja sama dalam pembahasan potensi Sumber Daya setiap Daerah.

“Pemerintah provinsi dan perguruan tinggi harus bekerja sama untuk memahami dan membahas Sember daya manusia di Sultra”, jelas Ali Mazi dari paslon No. 1 (satu).

Menurut Ali Mazi, jika AMAN diberi kesempatan untuk memimpin Sultra lima tahun mendatang, maka hal mendasar yang harus dilakukan yakni membangun infrastruktur, sebagai sarana penunjang atas semua aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Sultra nomor urut 2, Hugua menanggapi kondisi anak jalanan dan disabilitas disultra, pemerintah hendaknya memberikan akses terhadap penyandang disabilitas dan Anjal ini.

Menurut dia, pemerintah harus hadir dengan memastikan para penyandang disabilitas dan Anjal ini memiliki keterampilan atau kecakapan hidup.

“Jika Asrun-Hugua diberi amanah, kami akan memberikan akses yang dibutuhkan para penyandang disabilitas dan Anak jalan disultra,” ujarnya

Mantan Bupati Wakatobi ini juga menyebutkan, salah satu akses yang dibutuhkan oleh penyandang disabilitas yakni mareka memiliki jalan khusus. Sedangkan untuk Anjal, pemerintah harus memastikan adanya rumah singgah sebagai salah satu solusi pembinaan.

Sedangkan Menurut Paslon Nomor urut 3 yang mengusung tagline “Sultra Cepat Pada Orang yang Tepat” ini juga meyakini, bahwa melalui program memandirikan masyarakat Sultra, maka pertumbuhan ekonomi bisa merata, baik di wilayah perkotaan maupun dikawasan pedesaan.

“Jika kami diamanahkan untuk menahkodai Sultra, maka kami akan lakukan pembinaan terhadap 100 pengusaha di desa,” ujar Rusda Mahmud.

Lebih lanjut, mantan Bupati Kolaka Utara ini menjelaskan, melalui program peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut, maka kemandirian masyarakat dapat diwujudkan. Dan peningkatan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat pun bisa dirasakan. 




Relawan Bongkar siap menangkan Pasangan Berkah

Rumbia, SultraNET. | Relawan Barisan Muda Kasra Arfah (Bongkar) siap memenangkan pasangan Cabup dan Cawabup Bombana Nomor Urut 1, H. Kasra J Munara dan Man Arfah (Berkah) pada Pilkada Serentak 15 Februari 2017 Mendatang, dengan penuh optimisme BONGKAR siap menurunkan semua kekuatan yang dimiliki.

Hal ini diungkapkan Ketua Relawan Bongkar, Sarlun Sauala, SH disela sela Kampanye Akbar Paslon Nomor Urut 1 Kasra J Munara dan Man Arfah di Lapangan EX. Mtq Bombana (5/2).

Menurutnya keterpanggilan dirinya beserta beberapa elemen masyarakat bombana membentuk relawan Bongkar didasarkan atas keprihatinan terhadap lambatnya pembangunan di kab. Bombana serta melihat bahwa Kasra dan Man Arfah dapat membawa harapan dan semangat baru untuk membangun bombana lebih maju 5 tahun kedepan

“Kami siap bergerak memenangkan Berkah, saat ini semua relawan sudah siap dilapangan” Ujarnya

Pengusaha muda sekaligus pembicara diberbagai seminar ini mengutarakan bahwa salah satu upaya yang dilakukan Bongkar adalah membangun komunikasi dengan sevitas intelektual, pengusaha dan pemuda di wilayah Bombana




Hingga Tahun 2022 Kabupaten Buton Dipimpin La Bakry

Kendari, SultraNET. | Tampuk Kepemimpinan Kabupaten Buton kini berpindah, Daerah penghasil aspal itu kini dipimpin La Bakry yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Buton.

Pelantikan La Bakry menjadi Bupati Buton defenitif menggantikan Umar Samiun dipimpin langsung Pj Gubernur Sultra Teguh Setyabudi pada Senin 14 April 2018 di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra.

Pelantikan tersebut berdasarkan SK Mendagri nomor 131.74-1951 tentang pengangkatan Bupati Buton dan Pemberhentian Wakil Bupati Buton.

Pelantikan ini dilaksanakan pada Pukul 15:45 Wita, berlangsung tidak meriah seperti pelantikan kepala daerah sebelumnya dan dijaga superkekat oleh aparat kepolisian dan Polisi Pamong Praja.

Teguh Setyabudi yakin La Bakry sebagai Bupati Buton yang baru bisa menjalankan tugas sesuai dengan amanat yang diberikan kepada dirinya.

“Saya percaya saudara ini bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan Undang Undang, ” katanya saat membacakan naskah pelantikan.

La Bakry usai dilantik mengatakan bahwa dirinya akan berusaha semampunya untuk menjalankan tugas dan mengajak birokrasi pemerintahan di Kab. Buton untuk saling manjaga Stabilitas Pemerintahan.

Setelah dilantik La Bakry akan menjalankan tugas sebagai pimpinan di Kabupaten Buton terhitung setelah disumpah hingga sisa masa jabatan tahun 2022.