Tokoh Masyarakat Kelurahan Dana ajak Warga Menangkan Rajiun-Purnama

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, atau yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna,” melakukan kampanye tatap muka dan dialogis bersama masyarakat Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute, Jumat (01/11/2024).

Kedatangan pasangan ini disambut antusias oleh warga dengan pengalungan bunga sebagai tanda kehormatan.

Hadir dalam acara tersebut tokoh agama, masyarakat, pemuda, perempuan, serta ribuan warga Kelurahan Dana yang ingin mendengarkan langsung paparan program mereka.

Tokoh masyarakat Kelurahan Dana, La Samia, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pasangan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna 2024.

La Samia menilai, pemimpin daerah yang baik harus memahami kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat, sehingga program yang ditawarkan dapat benar-benar memberi solusi nyata bagi masalah-masalah lokal.

“Seorang pemimpin harus paham dengan wilayahnya. Tanpa itu, sulit untuk menghadirkan solusi yang sesuai kebutuhan, seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap La Samia.

Ia menambahkan, Rajiun merupakan sosok yang telah menunjukkan komitmennya dengan mengunjungi 22 kecamatan dan 124 desa di Kabupaten Muna, sehingga langsung mendengar keluhan masyarakat.

Lebih lanjut, La Samia mengajak masyarakat untuk bersatu dan berjuang memenangkan Rajiun-Purnama dalam pilkada.

“Saya meminta seluruh keluarga kita, orang tua, abang, adik, tokoh agama, serta tokoh pemuda untuk tetap solid dan mendukung RahmaTnya Muna. Mari kita berikhtiar dan berdoa demi kemenangan mereka,” tegas La Samia.

Sementara itu, calon bupati Muna LM Rajiun Tumada, dalam kampanyenya, menjelaskan bahwa pengalamannya mengelilingi wilayah Kabupaten Muna memberinya pemahaman lebih mendalam mengenai tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah terpencil.

Ia menyoroti kondisi desa di Labulawa, Muna bagian timur, yang hingga kini belum memiliki akses listrik memadai dan kondisi jalan yang rusak parah.

“Ada desa di Labulawa yang belum memiliki listrik. Kondisi jalan juga masih sangat memprihatinkan. Kami berkomitmen menghadirkan kesetaraan pembangunan di semua wilayah Kabupaten Muna,” ujar Rajiun.

Dalam upayanya untuk mendorong pembangunan daerah, Rajiun-Purnama berkomitmen untuk memprioritaskan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk sektor mebel di Kecamatan Watopute.

Selain itu, pasangan ini juga merencanakan pembangunan jalan lingkar tengah yang akan mendukung pengembangan Kota Raha sebagai pusat ekonomi baru di Kabupaten Muna.

Rencana pembangunan ini akan menghubungkan beberapa wilayah seperti Lakoduma, Bangkali Barat, Dana, hingga Dermaga Tampo, yang diharapkan akan mempermudah akses dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Rajiun menutup kampanyenya dengan mengajak seluruh warga untuk bersatu memilih RahmaTnya Muna pada hari pemilihan.

“Mari kita berjuang bersama, dukung dan pilih RahmaTnya Muna pada tanggal 27 November nanti,” ujarnya dengan penuh semangat.




Cabup Bombana H. Burhanuddin “Tancap Gas” Sapa Warga Mulaeno

Bombana, sultranet.com – Sehari usai melaksanakan Depat Kandidat, Calon Bupati Bombana Nomor Urut 1, H. Burhanuddin lansung “Tancap Gas”, melanjutkan aktivitas politiknya dengan menggelar kampanye dialogis di Desa Mulaeno, Kecamatan Poleang Tengah, Jumat, 1 November 2024,

Kedatangannya H. Burhanuddin disambut antusias oleh warga yang meneriakkan yel-yel “Berani Menang” sebagai bentuk dukungan.

Dalam kampanye ini, Burhanuddin berdialog langsung dengan masyarakat, menyampaikan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang melayani masyarakat Bombana.

Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kesejahteraan masyarakat.

“Saya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melayani, bukan dilayani. Prioritas saya adalah kesejahteraan warga Bombana,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.

Selain itu, Burhanuddin juga menyampaikan beberapa program unggulannya, termasuk beasiswa bagi anak-anak Bombana yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Saya akan memastikan anak-anak Bombana mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” tambah Burhanuddin.

Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka.

Salah satu pemilih millenial, Meria Sari, menitip pesan kepada H.Burhanuddin jika ia terpilih sebagai Bupati Bombana agar memperhatikan perbaikan infrastruktur dasar di wilayahnya, terutama jalan dan jembatan

 “Kami sangat berharap perbaikan jalan di Poleang segera terealisasi,” ungkap Meria.

Keluhan lain datang dari Nursia, seorang ibu rumah tangga yang menceritakan pengalamannya pernah dijanjikan rumah bantuan namun hingga kini belum terealisasi, meskipun ia sudah menyerahkan kartu keluarga dan membayar Rp 100.000.

“Hingga saat ini, bantuan rumah yang dijanjikan itu tak kunjung diberikan,” keluh Nursia sambil menahan tangis.

Menanggapi hal ini, Burhanuddin berjanji untuk memperbaiki sistem bantuan sosial agar tidak ada warga yang dirugikan dan memastikan setiap bantuan diterima oleh yang berhak.

“Kita berkomitmen untuk mengevaluasi pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Bombana,” tandasnya.

 

 




Diterpa Black Campaign, RAHMATnya Muna Anggap Sebagai Pemicu Semangat Baru

MUNA, Sutranet.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKB, terus menghadapi serangan kampanye hitam (black campaign).

Sejak resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna, berbagai isu dan tudingan personal ditujukan kepada pasangan yang dikenal dengan akronim RAHMATnya Muna ini.

Menurut Koordinator Media Center RAHMATnya Muna, Anton Laeti, isu-isu negatif yang menyerang pasangan ini sering kali bersumber dari rival politik serta para pendukungnya melalui berbagai media, termasuk media sosial.

Anton menganggap serangan-serangan ini sebagai hal yang biasa terjadi menjelang pesta demokrasi di Bumi Sowite, nama lain Kabupaten Muna.

“Saat-saat seperti ini memang rawan diserang isu kampanye hitam. Tapi bagi kami, hal ini justru menjadi motivasi untuk terus maju,” ujar Anton, Jumat (1/11/2024).

Anton menyebutkan beberapa isu yang dilemparkan, seperti tidak tuntasnya masa jabatan Rajiun sebagai Bupati Muna Barat, serta tuduhan bahwa jika terpilih sebagai Bupati Muna, Rajiun akan membubarkan para pedagang bahan bakar eceran di Kota Raha. Ia juga menyebutkan tuduhan-tuduhan pribadi lainnya yang dinilai jauh dari kenyataan.

Terkait tidak diselesaikannya masa jabatan sebagai Bupati Muna Barat, Anton menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rajiun saat itu.

“Pak Rajiun telah berkomitmen sejak awal untuk menyerahkan jabatannya kepada Wakilnya, Achmad Lamani, setelah ia berhasil membangun Muna Barat,” katanya.

Ia juga menanggapi tudingan soal pembubaran pedagang bahan bakar eceran, menyebutnya sebagai fitnah yang tidak berdasar.

“Pak Rajiun justru akan membantu pedagang kecil tersebut dengan memberikan modal usaha agar mereka dapat lebih berkembang dan mandiri,” tegas Anton.

Anton meyakini bahwa isu-isu yang dilontarkan akan menjadi bumerang bagi pihak yang menyerang.

“Isu ini akan jadi bom waktu bagi mereka. Kami sudah paham strategi kami dan kapan waktunya untuk membalas dengan cara yang tepat,” tandasnya.

 




RahmaTnya Muna Janji Wujudkan Kontu sebagai Kota Raha Baru Berbasis Agrowisata

Sultranet.com, Muna – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna,” melangsungkan kampanye tatap muka dan dialogis bersama masyarakat di Jalan Made Sabara dan Kontu, Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu, Kamis (31/10/2024).

Kehadiran mereka disambut meriah oleh ribuan warga, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan tokoh perempuan setempat.

Ihlas Muhamad, salah satu tokoh masyarakat Kontu, mengungkapkan bahwa masyarakat setempat telah berkomitmen mendukung penuh pasangan Rajiun-Purnama.

Menurutnya, di tangan Rajiun, Muna diyakini mampu bangkit dari keterpurukan yang selama ini dirasakan.

“Insyaallah kami siap memenangkan Rajiun-Purnama di Pilkada Muna 2024. Kami yakin Muna akan maju dan berkembang di tangan mereka,” ujar Ihlas Muhamad.

Lebih lanjut, Ihlas mengapresiasi visi pasangan RahmaTnya Muna yang berencana menjadikan Kontu Barat, Kontu Timur, Kontu Tengah, dan Kontu Selatan sebagai bagian dari “Kota Raha Baru” di Kabupaten Muna.

Ihlas mengaku telah berdiskusi banyak dengan Rajiun mengenai permasalahan yang dihadapi warga Kontu, termasuk pembangunan infrastruktur yang belum merata.

“Selama ini pembangunan di Kontu hanya sepotong-sepotong. Insyaallah, Rajiun-Purnama akan melakukan pemerataan pembangunan, mulai dari jalan, jembatan, hingga infrastruktur lainnya,” tegasnya.

Dalam sambutannya, La Ode M. Rajiun Tumada mengakui bahwa ia telah memahami keluhan masyarakat Kontu.

Ia menjelaskan, wilayah Made Sabara, Kontu, dan sekitarnya akan menjadi energi baru bagi pengembangan Kabupaten Muna.

“Made Sabara, Kontu, dan sekitarnya akan kita jadikan pusat Kota Raha Baru dengan konsep central agrowisata. Ini berarti sektor pertanian dan perkebunan akan tetap dikembangkan di Kontu Utara dan Barat,” jelas Rajiun.

Rajiun menegaskan, dirinya akan fokus membangun seluruh infrastruktur di wilayah Kontu, termasuk jalan lingkar Kota Raha Baru.

“Jangan ragukan komitmen saya. Saya punya semangat besar dalam membangun. Insyaallah Kontu akan berkembang pesat dan menjadi pusat Kota Raha Baru berbasis agrowisata,” tegasnya.




Jalan Rusak Parah di Muna, Dinilai Kegagalan Pemimpin Sebelumnya 

Sultranet.com, Muna – Kondisi jalan rusak di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan publik dan para calon pemimpin di daerah itu menjelang Pilkada 2024.

Kondisi sejumlah besar ruas jalan di 22 kecamatan di wilayah ini dalam keadaan rusak parah, memunculkan keluhan warga yang sudah bertahun-tahun merasakan dampaknya.

Calon Wakil Bupati Muna Syarifuddin Udu, yang juga mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menilai kondisi ini sebagai kegagalan kepemimpinan sebelumnya.

Ia menyebut, kondisi jalan kabupaten di Muna berjumlah total 961 kilometer. Dari total tersebut, hanya sekitar 224 kilometer yang sudah diaspal, sementara sisanya mengalami kerusakan ringan hingga parah.

Dari data itu, terdapat 572 kilometer jalan yang saat ini dinilai rusak berat, menyebabkan aksesibilitas masyarakat terganggu.

Pernyataan ini disampaikan Syarifuddin dalam orasi politiknya di Kecamatan Parigi pada Sabtu (26/10).

“Saya tidak bermaksud mengejek pemimpin terdahulu, tetapi itulah kemampuan mereka. Jadi, apakah kepemimpinan yang seperti ini masih mau dilanjutkan?” ujarnya

Syarifuddin, yang juga merupakan calon Wakil Bupati Muna mendampingi La Ode Husuna Ringa Jhon menyampaikan komitmen pasangan tersebut untuk menjadikan skala prioritas pembangunan infrastruktur jalan jika mereka terpilih.

“Ini akan menjadi skala prioritas kami jika terpilih nanti,” tegasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Calon Bupati Muna, LM Rajiun Tumada, turut menyoroti masalah jalan rusak ini.

Rajiun, yang pernah menjabat sebagai Bupati Muna Barat, bahkan meninjau langsung kondisi jalan rusak di beberapa wilayah.

Salah satu ruas yang ia periksa adalah jalan poros Kawite-Wite – Lamanu di Kecamatan Kabawo.

Jalan penghubung ini kondisinya sangat memprihatinkan, karena puluhan tahun belum pernah dilapisi aspal.

Selain itu, jalan penghubung Desa Liwumetingki dan Desa Labulawa pun menghadapi masalah serupa, menambah daftar panjang ruas jalan di Muna yang memerlukan perhatian serius.

Rajiun menyatakan komitmennya untuk menuntaskan perbaikan jalan jika terpilih bersama pasangannya, Purnama Ramadhan, pada Pilkada 27 November 2024.

“InsyaAllah, jika kami dipercaya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muna, perbaikan jalan akan menjadi prioritas utama kami,” tegas Rajiun.

Dukungan terhadap komitmen ini datang dari sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Puryadi, yang menilai Rajiun sebagai sosok pemimpin dengan visi pembangunan kuat.

“Pak Rajiun itu sosok pemimpin yang punya semangat membangun. Di Muna Barat, hampir semua jalan poros dan penghubung desa sudah diaspal. Jadi, saya yakin, beliau adalah sosok yang tepat untuk membawa perubahan di Muna,” ujar Puryadi.

Masalah jalan rusak di Muna kini menjadi isu strategis dalam Pilkada, dengan masyarakat berharap adanya solusi konkret dari pemimpin baru yang mampu membawa perubahan nyata bagi pembangunan infrastruktur di Bumi Sowite.




Cabup Muna Rajiun Tumada Janji Bangun Jembatan Penghubung Kontu-Wakorambu

Sultranet.com, Muna – Calon Bupati Muna nomor urut 2, LM Rajiun Tumada, mengunjungi Desa Kontu untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Ditempat tersebut, ia disambut antusias warga. Sabtu (26/10/2024)

Dalam kunjungan tersebut, Rajiun meninjau beberapa titik yang menjadi perhatian, termasuk akses jalan dan jembatan yang dapat menghubungkan Kontu dengan Desa Wakorambu.

Saat ini, akses antara kedua wilayah itu terputus oleh aliran sungai yang menjadi kendala bagi mobilitas warga setempat.

Dihadapan warga, Rajiun menyampaikan komitmennya untuk membangun jembatan penghubung antara Kontu dan Wakorambu jika ia terpilih sebagai Bupati Muna pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Menurutnya, akses jembatan ini akan mempermudah masyarakat dalam beraktivitas, terutama bagi mereka yang perlu mengakses area di sekitar Kantor Bupati Muna.

“Dengan adanya jembatan ini, warga tidak perlu lagi memutar jauh melalui jalur lain. Insyallah, ini akan menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan jika saya dipercaya menjadi Bupati Muna,” tegas Mantan Bupati Muna Barat itu.

Selain rencana pembangunan jembatan penghubung, Rajiun juga menyoroti kondisi jembatan yang biasa dilalui masyarakat menuju tempat pemakaman umum.

Ia berjanji akan memperbaiki jembatan tersebut agar akses warga menuju area pemakaman lebih layak dan aman.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Rajiun juga mengungkapkan komitmennya untuk memberikan dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa.

“Saya ingin membantu mendorong ekonomi lokal dengan mendukung UMKM. Masyarakat Kontu yang memiliki usaha kecil akan diberikan bantuan agar dapat terus berkembang,” tandasnya




Ratusan Milenial Bombana Hadiri Bincang Politik ASR-Hugua

Sultranet.com, Bombana – Dua ratusan anak muda (Millenial) di Kabupaten Bombana berbondong-bondong menghadiri acara “Bincang Milenial” yang digelar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) dan Ir. Hugua, di Café Grand Lampusui, Rumbia, Jumat (25/10/2024).

Acara bertema “Pemilu dan Anak Muda: Mengapa Suara Kita Penting” ini diadakan sebagai upaya pasangan ASR-Hugua untuk merangkul pemilih muda menjelang Pemilu 2024.

Bincang Milenial tersebut dimeriahkan oleh kehadiran artis lokal Angga Dermawan serta komika Zulkarnaen, sementara pembicara utama, pengusaha muda Khairul Baits, menyampaikan pesan tentang pentingnya peran pemilih muda dalam pemilihan mendatang.

Menurut panitia acara, Fatur Rahman, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan visi dan misi ASR-Hugua kepada generasi muda, yang diharapkan akan menjadi bagian penting dalam perubahan politik di Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin merangkul generasi muda dan mengenalkan bagaimana ASR-Hugua memandang peran anak muda ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Khairul Baits menekankan bahwa Pemilu 2024 menjadi momen bagi anak muda untuk menyuarakan aspirasi mereka melalui hak pilih.

“Pemilu ini adalah momentum penting bagi kita, anak muda, untuk mengambil sikap dan memastikan suara kita terwujud dalam kebijakan publik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kelompok pemilih muda menjadi segmen pemilih terbesar, sehingga memiliki kekuatan signifikan dalam menentukan hasil pemilu.

Khairul juga memotivasi anak-anak muda untuk memulai perubahan dari pemilu ini sebagai langkah awal dalam kontribusi mereka bagi daerah.

“Malam ini adalah awal untuk kita semua menyatakan komitmen. Pada 27 November nanti, mari kita bersama-sama mencatat sejarah sebagai generasi yang berperan aktif dalam politik,” tuturnya penuh semangat.

Acara yang berlangsung dengan antusiasme tinggi ini bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga platform bagi anak muda di Bombana untuk menyuarakan ide-ide mereka mengenai masa depan politik dan pembangunan Sulawesi Tenggara.

Dengan harapan besar dari pasangan ASR-Hugua, bincang milenial ini menumbuhkan semangat pemuda Bombana untuk terlibat langsung dalam proses demokrasi di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara.

 




Rajiun-Purnama Janji Prioritaskan Pembangunan Jalan dan Evaluasi Pabrik Jagung di Kabawo

Sultranet.com, Muna – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, kembali menggelar kampanye tatap muka dan dialogis bersama masyarakat Kecamatan Kabawo, tepatnya di Desa Lamaeo, Selasa (22/10/2024).

Kehadiran pasangan dengan akronim “RahmaTnya Muna” disambut antusias oleh ribuan warga, termasuk tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan perempuan setempat.

Dalam sambutannya, La Ngkamuda, salah satu tokoh masyarakat Kabawo, menyatakan dukungannya terhadap pasangan Rajiun-Purnama.

Menurutnya, pasangan ini adalah sosok pemimpin yang akan dirahmati Allah untuk memimpin Kabupaten Muna ke depan. Ia juga menilai Rajiun sebagai figur yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat.

“Kami, masyarakat Kabawo, sudah membulatkan tekad untuk memenangkan La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan sebagai bupati dan wakil bupati Muna periode 2025-2030. Kami ingin melihat Muna lebih maju, dan hanya Rajiun-Purnama yang mampu membawa perubahan itu,” tegas La Ngkamuda.

Ia menyoroti kondisi jalan di Kabawo yang sudah lama rusak namun belum diperbaiki. La Ngkamuda menyebut bahwa jalan dari Kabawo menuju Kota Wuna, yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Muna, tak kunjung mendapat perhatian pemerintah.

“Sudah puluhan tahun jalan ini tak tersentuh pembangunan. Muna tak berkembang karena infrastruktur yang buruk,” ujarnya.

Selain itu, La Ngkamuda juga mengeluhkan nasib para petani di Kabawo yang belum sejahtera karena akses menuju kebun sangat sulit akibat jalan yang rusak.

Ia juga menyinggung soal pabrik jagung di Kabawo yang tak efektif membantu petani, lantaran hasil panen jagung bingung akan dijual ke mana.

“Percuma pabrik dibangun kalau tidak bisa menyejahterakan kami. Kami bingung mau menjual hasil pertanian kami, termasuk jagung,” keluhnya.

Menanggapi keluhan tersebut, La Ode M Rajiun Tumada menyatakan bahwa masalah jalan rusak di Kabawo sudah menjadi bagian dari program prioritasnya.

Ia berjanji akan fokus pada pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan yang menghubungkan antar desa dan jalan usaha tani.

“Serahkan saja masalah jalan kepada saya. Saya berpengalaman membangun jalan, seperti yang bisa dilihat di Mubar saat saya menjabat. Pembangunan jalan di Kabawo ini sudah masuk dalam visi dan misi kami,” ucap Rajiun dengan penuh keyakinan.

Ia menyebutkan, perbaikan akan dimulai dari jalur Tongkuno menuju Kabawo, kemudian Lamamu ke Kawite-Wite, serta dari Lamaeo ke Kasaka dan Lamanu.

Tak hanya itu, Rajiun juga berjanji akan meninjau ulang kerja sama terkait pabrik jagung yang dinilai belum memberi manfaat optimal bagi petani Kabawo.

Ia menegaskan akan mengevaluasi penandatanganan kerja sama antara pemerintah daerah, pihak ketiga, dan masyarakat.

“Saya juga heran dengan masalah pabrik jagung ini. Nanti saya akan tinjau ulang dan evaluasi setelah dilantik. Ini akan menjadi prioritas saya,” pungkasnya.

Pasangan Rajiun-Purnama berkomitmen membawa perubahan nyata di Muna, dengan mengedepankan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan petani sebagai bagian dari visi besar mereka dalam Pilkada 2024.




Ribuan Warga Lasalepa Deklarasi Dukung Rahmatnya Muna

MUNA, Sultranet.com – Ribuan warga Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, menyatakan siap memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (Rahmatnya Muna) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024 mendatang.

Hal tersebut terlihat pada kampanye pasangan dengan akronim “RahmaTnya Muna” di Desa Labunti, Minggu (20/10/2024), disambut antusias oleh ribuan warga yang hadir.

Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan juga turut memeriahkan acara tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Labunti, La Sidamu, dalam sambutannya menyatakan keyakinannya terhadap pasangan Rajiun-Purnama sebagai sosok yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi Muna.

“Kehadiran kita di sini adalah untuk menyatukan tekad memenangkan LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan sebagai pemimpin Muna periode 2025-2030,” ujar La Sidamu di hadapan ribuan massa.

La Sidamu juga menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga suasana Pilkada yang damai.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang wajar, namun tidak boleh dijadikan alasan untuk terjadinya perpecahan.

“Mari kita ciptakan pesta demokrasi yang damai dan harmonis,” ajaknya.

Lebih lanjut, La Sidamu menjelaskan bahwa ada lima pasangan calon yang akan berkompetisi dalam Pilkada Muna 2024.

Meskipun demikian, ia menilai pasangan Rajiun-Purnama sebagai yang terbaik di antara para calon lainnya.

“Yang terbaik bukan karena hartanya, bukan karena banyak uangnya, atau janji-janjinya. Rajiun Tumada adalah pemimpin berpengalaman, pernah memimpin Muna Barat. Jadi, ingat tanggal 27 November, pilih Rajiun-Purnama,” tegasnya.

Senada dengan La Sidamu, tokoh pemuda Desa Labunti, La Hamili, juga mengajak warga untuk tidak salah memilih di Pilkada 2024 nanti.

Menurutnya, Rajiun Tumada, yang pernah menjabat sebagai Bupati Muna Barat, memiliki segudang pengalaman yang akan membawa Muna ke arah yang lebih baik.

“Jangan salah pilih, mari kita dukung pasangan Rahmatnya Muna (Rajiun-Purnama) di Pilkada 27 November nanti,” ujar La Hamili.

 

 




Purnama Ramadhan Klaim Kemenangan Prabowo di Muna, La Isra: Itu Tidak Salah, Kerjanya Lebih dari Kapasitas

MUNA, Sultranet.com – Kemenangan Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih dalam Pemilu 2024 tidak lepas dari peran signifikan Ketua DPC Partai Gerindra Muna, Purnama Ramadhan.

Hal ini diungkapkan oleh La Isra, Tim Asistensi Bappilu Pusat TKN Prabowo-Gibran Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), yang menyebut Purnama memiliki peran penting dalam menggerakkan tim pemenangan di Muna.

La Isra menyatakan, meskipun tidak terlibat langsung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN), Purnama Ramadhan dan Gerindra Muna bekerja keras memenangkan Prabowo di daerah tersebut.

Gerindra Muna, di bawah kepemimpinan Purnama, mengambil langkah strategis, mulai dari pembentukan tim pemenangan hingga penunjukan saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Sebagian besar pergerakan strategis di lapangan untuk memenangkan Prabowo-Gibran dikomandoi oleh Pak Purnama bersama tim Gerindra Muna,” ungkap La Isra saat diwawancarai Sultranet.com. Rabu (16/10/2024)

Menurutnya, meskipun pergerakan masif tersebut tidak tercatat dalam struktur resmi Tim Kampanye Daerah (TKD) atau Tim Kampanye Nasional (TKN), La Isra mengetahui secara langsung bagaimana kerja keras Gerindra Muna dalam memenangkan pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

La Isra, yang kala itu juga bertindak sebagai Tim Asistensi Prabowo-Gibran, mengakui bahwa kemenangan di Muna bukan hanya hasil kerja tim resmi, melainkan juga berkat kontribusi elemen-elemen masyarakat yang tidak tercantum dalam tim formal.

“Bukan hanya tim pemenangan yang bekerja, tapi warga masyarakat Muna turut serta, meski tanpa posisi resmi. Mereka bekerja ikhlas, didukung oleh Gerindra Muna yang membentuk saksi dan tim di TPS melalui calon-calon legislatif Gerindra,” jelasnya.

Lebih lanjut, La Isra menyebut bahwa Purnama Ramadhan bekerja melebihi kapasitasnya sebagai Ketua DPC Gerindra Muna, dengan tanggung jawab moral yang besar.

“Secara moral, Purnama berhak mengklaim kemenangan ini. Ia bekerja keras, tidak hanya sebagai pimpinan Gerindra, tapi juga sebagai tokoh yang bertanggung jawab atas pergerakan di Muna,” tuturnya.

La Isra menambahkan bahwa koordinasi di internal Gerindra berjalan intensif selama masa kampanye, dengan rapat mingguan yang dipimpin langsung oleh Ketua Harian melalui komunikasi satelit. Teguran keras bahkan diberikan kepada DPC yang dianggap tidak mematuhi arahan partai.

“Purnama bertanggung jawab penuh atas kemenangan Prabowo di Muna. Meski dirinya tidak tercatat dalam struktur TKD atau TKN, perannya sangat penting,” tandas La Isra.

Ia juga menyatakan bahwa Purnama dan kader Gerindra di Muna menghadapi tekanan besar, karena jika tim pemenangan tidak bekerja dengan baik, dampak buruknya akan dirasakan langsung oleh Ketua DPC dan para calon legislatif terpilih.

“Kalau kerja tim pemenangan tidak maksimal, yang terkena dampaknya adalah Pak Purnama dan kami sebagai kader. Tapi berkat kerja keras beliau, hasilnya memuaskan,” tambahnya.

Di akhir wawancara, La Isra menegaskan bahwa Purnama Ramadhan tidak salah mengklaim keberhasilan tersebut, selama klaim itu didasarkan pada tanggung jawab moral sebagai pimpinan partai.

“Tidak ada yang salah kalau Pak Purnama mengklaim kemenangan ini. Keberhasilan itu merupakan hasil kerja kolektif Gerindra Muna dan seluruh elemen masyarakat yang mendukung Prabowo-Gibran,” pungkasnya.