APBD-P 2026 Disepakati, Bupati Konkep Umumkan Pengaspalan Jalan Mosolo-Waturai Dilaksanakan Tahun Ini

SULTRANET. COM-KONAWE KEPULAUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan (Pemda-Konkep) menggelar Rapat Paripurna untuk mengambil keputusan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2026. Penetapan ini menjadi tonggak penting bagi percepatan realisasi program prioritas di akhir tahun anggaran.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, menyampaikan kabar gembira yang dinanti-nantikan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa melalui alokasi dana anggaran dari Pemerintah Pusat, pada tahun ini akan dilaksanakan pengaspalan jalan sepanjang 4 kilometer di ruas Mosolo-Waturai. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan dukungan penuh dari pusat untuk mengaspal ruas jalan Mosolo-Waturai sepanjang 4 kilometer. Ini adalah bukti sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat demi kesejahteraan rakyat Konkep,” ujar Bupati Rifqi.

Prosesi paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam rangkaian  rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Konkep, Ishak, secara resmi menyerahkan Rancangan Perda tentang APBD-P 2026 kepada Bupati Konkep untuk kemudian disepakati bersama dan ditetapkan sebagai peraturan daerah.

Ditempat yang saama, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Konkep, Mahmud, menyatakan rasa syukurnya. Ia menekankan bahwa persetujuan anggaran ini dilandasi oleh niat tulus untuk menjaga keberlanjutan pembangunan.

“Alhamdulillah, pada hari ini yang dilandasi semangat keikhlasan untuk mendorong kesinambungan pembangunan di daerah, telah dilaksanakan paripurna penetapan APBD Perubahan 2026. Dengan adanya kepastian anggaran ini, kami di BKD akan memastikan setiap rupiah dialokasikan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” tegas Mahmud.

Laporan: Aldi Dermawan




Saat Air Mulai Sulit, Kodim 1431/Bombana Hadir Bantu Warga Watu-watu dan Wumbubangka 

Bombana, Sultranet.com – Kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan Kodim 1431/Bombana melalui penyaluran air bersih kepada warga di wilayah Watu-watu dan Wumbubangka, Kabupaten Bombana. Selasa, (29/09/2026)

Penyaluran air bersih tersebut dipimpin langsung Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Mustapa bersama personel Koramil. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih, terutama di tengah kondisi musim kemarau.

Kapten Inf Mustapa mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian, terlebih ketika sumber air warga mulai terbatas.

“Kami berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan air bersih yang kami salurkan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan bermanfaat untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun 3 Desa Wumbubangka, Ibu Nurkima, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 1431/Bombana dan jajaran Koramil 1431-01/Rumbia yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga, khususnya saat ketersediaan air bersih mulai terbatas.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih dari TNI. Bantuan ini sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berharap kepedulian seperti ini terus terjalin karena masyarakat sangat merasakan manfaatnya,” kata Nurkima.

Bagi warga Wumbubangka dan Watu-watu, bantuan tersebut memiliki arti penting. Ketika ketersediaan air mulai berkurang, kehadiran personel TNI membawa pasokan air menjadi bentuk perhatian yang langsung dirasakan masyarakat.

Selain menyalurkan air, personel Koramil juga berinteraksi dengan warga. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan kondisi masyarakat sekaligus mempererat komunikasi antara Babinsa, TNI dan warga di wilayah binaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus bukti kehadiran negara di tengah masyarakat. Kodim 1431/Bombana melalui jajaran Koramil akan terus berupaya membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah, termasuk dampak musim kemarau dan keterbatasan air bersih. (Pendim)




Gotong Royong Babinsa dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Garuda di Bombana

Bombana, Sultranet.com – Harapan warga Desa Babamolingku, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, untuk kembali memiliki akses penghubung perlahan terwujud. Personel Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana bersama Puluhan warga bergotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih, Sabtu (26/9/2026).

Pekerjaan kali ini difokuskan pada pengecoran cakar ayam yang berfungsi sebagai penahan sling bagian atas dan bawah jembatan. Warga dari Dusun Babamolingku dan Dusun Leboiya turut turun langsung membantu personel TNI, mulai dari menyiapkan material hingga proses pengecoran.

Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat setelah jembatan lama hanyut terbawa arus banjir. Kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih nantinya diharapkan kembali memperlancar mobilitas warga serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Desa Babamolingku dan sekitarnya.

Ketua BPD Babamolingku, Herman, berharap pembangunan jembatan perintis tersebut dapat segera rampung sehingga kembali dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, jembatan sangat dibutuhkan warga karena menjadi salah satu akses penghubung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap pembangunan jembatan ini cepat rampung dan dapat segera digunakan masyarakat. Jembatan ini sangat dibutuhkan setelah jembatan lama hanyut terbawa banjir,” ujar Herman.

Semangat gotong royong juga terlihat dari keterlibatan perangkat desa dan masyarakat dalam pekerjaan tersebut. Hadir Kepala Dusun Babamolingku Sarman, Kaur Pemerintahan Supardi, Kaur Kesejahteraan Sudirman, serta Puluhan warga sekitar yang bersama-sama mendukung proses pembangunan.

Babinsa Desa Babamolingku, Sertu Usman Siang, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan salah satu program unggulan Presiden yang dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat.

“Kami bersama masyarakat terus bergotong royong agar pembangunan berjalan lancar dan jembatan ini segera selesai, sehingga dapat kembali digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat,” Pungkas Sertu Usman Siang.




Dandim Bombana Buka Bazar TNI, Sediakan Sembako Murah Sambut HUT ke-81 Tahun 2026

Bombana, Sultranet.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 1431/Bombana menggelar Bazar TNI dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi prajurit dan masyarakat.

Bazar tersebut dibuka langsung oleh Dandim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi, S.H., di Lapangan Arupadatu Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta itu turut dihadiri Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Pasi Pers Kapten Inf Syafaruddin, Pasi Ops Kapten Inf Nyoman Admika, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Mustafa, serta Ketua Persit KCK Cabang LXIV Kodim 1431/Bombana Ny. Teti Mulyadi.

Antusiasme peserta terlihat sejak bazar dibuka. Harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi prajurit dan keluarga serta masyarakat sekitar yang ingin memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar.

Dandim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi mengatakan, bazar tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan TNI tidak hanya dalam menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga hadir memberikan manfaat secara langsung di tengah masyarakat.

“Melalui bazar ini, kami ingin membantu prajurit, keluarga dan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga menjadi bagian dari wujud kepedulian dan kebersamaan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim.

Selain membantu meringankan kebutuhan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Kehadiran bazar diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut HUT ke-81 TNI tahun 2026.

Bazar TNI ini menjadi salah satu bentuk sederhana namun nyata dari kehadiran TNI di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat.




Jelang HUT TNI ke-81, Kodim Bombana Turun Bersama Warga Bersihkan Pasar Tadoha Mappacing

Bombana, Sultranet.com – Semangat gotong royong mewarnai kawasan Pasar Sentral Todoha Mappacing, Desa Tapuahui, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Jumat (11/9/2026). Menyambut HUT ke-81 TNI, sekitar 200 orang turun bersama membersihkan lingkungan pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Kegiatan Karya Bhakti tersebut dipimpin Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto. Tidak hanya melibatkan prajurit TNI, aksi bersih-bersih itu juga diikuti personel Polres Bombana, pemerintah daerah, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat sekitar pasar.

Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat dan Makmur,” kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Pasar yang setiap hari dipadati aktivitas jual beli membutuhkan perhatian bersama agar tetap bersih, sehat dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Mayor Arm Bambang Wardiyanto mengatakan, Karya Bhakti merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI sekaligus sarana mempererat hubungan antara prajurit dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan Karya Bhakti ini, kami berharap dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan Pasar Sentral Todoha Mappacing yang bersih, sehat dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kebersihan pasar tidak cukup hanya dilakukan oleh petugas kebersihan. Diperlukan kesadaran dan keterlibatan seluruh pihak, terutama pedagang dan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di kawasan tersebut. Karena itu, semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh dan tidak berhenti setelah kegiatan Karya Bhakti berakhir.

Dalam kegiatan tersebut, personel TNI dari Makodim 1431/Bombana dan Koramil 1431-01/Rumbia bahu-membahu bersama Polres Bombana, Dinas Perindagkop, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, pelajar SMKN 02 Bombana, SDN 151 Tapuahui, Karang Taruna Kampung Baru serta masyarakat sekitar.

Kebersamaan lintas unsur itu menjadi gambaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Karya Bhakti ini, Kodim 1431/Bombana tidak hanya menyambut HUT TNI ke-81 dengan kegiatan sosial, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim)




Bukan Sekadar Tanam Pohon, Kodim Bombana Tanam Harapan di Pesisir Kasabolo

Bombana, sultranet.com – Dalam Rangka Memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1431/Bombana menggelar Karya Bhakti penanaman pohon mangrove di pesisir Dermaga Kasabolo, Kelurahan Kasabolo, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan sekaligus menjaga kawasan pesisir bagi generasi mendatang.

Kegiatan yang dipimpin Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto tersebut diikuti sekitar 75 orang. Penanaman mangrove melibatkan personel Koramil 1431-03/Poleang, Polsek Poleang, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Karang Taruna Try Jaya Bakti Poleang, Persit, guru serta pelajar SMK Negeri 03 Bombana.

Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto mengatakan, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT TNI, tetapi merupakan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir.

Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain membantu mencegah abrasi dan mengurangi dampak gelombang, mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut yang turut mendukung kehidupan masyarakat pesisir.

“Melalui momentum HUT ke-81 TNI ini, mari kita jadikan penanaman mangrove sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Apa yang kita tanam hari ini adalah harapan agar generasi yang akan datang dapat menikmati pesisir yang sehat dan lestari,” ujar Mayor Arm Bambang Wardiyanto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Pemeliharaan dan pengawasan secara bersama-sama menjadi bagian penting agar mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Usai sambutan, seluruh peserta turun langsung melakukan penanaman bakau secara serentak di pesisir Dermaga Kasabolo. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta ketahanan wilayah maritim, dengan harapan pesisir Bombana tetap hijau, sehat dan lestari untuk generasi yang akan datang. (Pendim)




Permudah Akses Layanan Kesehatan Bupati Konkep Serahkan Ambulans Untuk Puskesmas Roko-Roko

Konkep, Sultrannet.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus mewujudkan komitmen memperkuat pelayanan dasar kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Bukti nyata hal itu terlihat pada penyerahan satu unit ambulans baru khusus untuk wilayah Puskesmas Roko-Roko Kecamatan Wawonii Tenggara yang diserahkan langsung oleh Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, Senin (3/8/2026).

Acara penyerahan berlangsung sederhana namun penuh makna di pelataran Kantor Bupati Konkep, dilaksanakan tepat usai pelaksanaan apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Konkep.

Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak menjelaskan, penambahan sarana ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Konkep untuk menjamin hak kesehatan setiap warga tanpa terkecuali.

“Ambulans ini adalah perwujudan apa yang menjadi visi misi kami memastikan pelayanan kesehatan bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah Roko-Roko. Ke depannya, fasilitas ini akan sangat membantu mempermudah akses penanganan darurat maupun rujukan medis bagi warga di sana,” tegas Rifqi Saifullah Razak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Kepulauan, Bisman Abdullah, menyampaikan bahwa ambulans yang diserahkan merupakan mobil pelayanan kesehatan yang telah dilengkapi peralatan lengkap dan berteknologi modern sesuai standar pelayanan kesehatan.

“Alat penunjang di dalamnya lengkap dengan standar semestinya, sehingga tenaga kesehatan di Puskesmas Roko-Roko bisa bekerja lebih optimal saat melakukan evakuasi maupun penanganan awal pasien gawat darurat,” ungkap Bisman.

Diharapkan dengan hadirnya ambulans ini kata Bisman, respon waktu penanganan pasien di wilayah kerja Puskesmas Roko-Roko menjadi lebih cepat, risiko keterlambatan rujukan berkurang, dan masyarakat semakin merasakan manfaat nyata pembangunan di sektor kesehatan yang digalakkan Pemkab Konkep.

Laporan: Aldi Dermawan




Tak Sekadar Nobar, Koramil 1431-02/Kabaena Bangun Keakraban Bersama Warga Lewat Piala Dunia 2026

Bombana, Sultranet.com – Riuh sorak dan gelak tawa warga berpadu dengan semangat para prajurit saat Koramil 1431-02/Kabaena menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Kantor Koramil 1431-02/Kabaena, Jalan Poros Teomokole–Rahadopi, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Minggu (21/06/2026). Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi wadah kebersamaan yang mempertemukan TNI dan masyarakat dalam suasana akrab dan kekeluargaan.

Puluhan warga bersama personel Koramil tampak memadati lokasi nobar untuk menyaksikan pertandingan bergengsi tingkat dunia tersebut. Suasana penuh keakraban terlihat sejak awal hingga akhir pertandingan, di mana para penonton saling berinteraksi dan berbagi semangat mendukung tim favorit mereka.

Peltu Muhammad Haris selaku Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena mengatakan bahwa kegiatan nobar ini tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi sosial antara TNI dengan warga binaan.

“Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang positif antara TNI dan masyarakat. Sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan, sehingga momentum ini sangat baik untuk mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan membangun kedekatan emosional dengan warga,” ujar Peltu Muhammad Haris.

Sementara itu, Irfan, salah seorang warga yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengaku senang dan mengapresiasi inisiatif Koramil 1431-02/Kabaena yang telah menyediakan ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama.

“Kami merasa sangat senang bisa menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama anggota TNI. Selain menambah keseruan menonton, kegiatan seperti ini juga membuat hubungan antara masyarakat dan TNI semakin dekat. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ungkap Irfan.

Melalui kegiatan nobar tersebut, Koramil 1431-02/Kabaena kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, dan semangat sportivitas, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menciptakan hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah Kepulauan Kabaena.




Tanam Pohon, Tanam Harapan: Kebersamaan TNI dan Warga Batu Putih Menjaga Alam dari Ancaman Banjir

Bombana, Sultranet.com – Di bawah terik matahari pagi, suasana penuh keakraban terlihat di Desa Batu Putih, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Kamis (18/6/2026). Anggota Koramil 1431-03/Poleang bersama pemerintah desa dan warga setempat bergotong royong menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mencegah terjadinya banjir di masa mendatang.

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Batu Putih, personel Koramil 1431-03/Poleang yakni Sertu Andi Tassaka dan Sertu Nur Bais, Kepala Dusun I, Kepala Dusun II, serta sejumlah warga yang turut ambil bagian dalam aksi penghijauan. Dengan cangkul dan bibit pohon di tangan, mereka bekerja bersama tanpa memandang perbedaan, demi satu tujuan yang sama: menjaga alam tetap lestari.

Bagi masyarakat Desa Batu Putih, pohon bukan sekadar tanaman. Pohon adalah penjaga keseimbangan alam yang mampu menahan erosi, menyerap air hujan, serta memberikan kesejukan bagi lingkungan sekitar. Kesadaran itulah yang mendorong warga dan aparat TNI untuk turun langsung menanam bibit-bibit pohon yang diharapkan kelak tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.

Sertu Andi Tassaka mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, menjaga alam harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Pohon yang kita tanam hari ini mungkin belum bisa kita rasakan manfaatnya secara langsung. Namun beberapa tahun ke depan, pohon ini akan menjadi pelindung bagi lingkungan, menyimpan cadangan air, dan membantu mencegah banjir. Inilah bentuk kepedulian kita untuk anak cucu di masa depan,” ungkapnya.

Semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui aksi penghijauan ini, Koramil 1431-03/Poleang berharap tumbuhnya pohon-pohon baru juga diiringi dengan tumbuhnya kesadaran kolektif untuk merawat alam, sehingga Desa Batu Putih tetap hijau, asri, dan terbebas dari ancaman bencana lingkungan.




SPPG Lantari Jaya Bombana Diduga Pecat Relawan Sepihak dan Lakukan Pelanggaran SOP

Sultranet.com, Bombana – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, tengah menghadapi sorotan dari berbagai pihak setelah mencuat polemik pemberhentian seorang relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga berkaitan dengan tuduhan perselingkuhan. Di saat yang sama, Forum Komunikasi Marhaenis Bombana juga mengklaim mengantongi sejumlah data yang diduga menunjukkan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan dapur MBG tersebut. Polemik ini mencuat di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Sabtu (13/06/2026).

Perhatian publik pertama kali tertuju pada pemberhentian relawan perempuan berinisial N. Relawan tersebut mengaku mengetahui dirinya telah diberhentikan bukan melalui pemberitahuan resmi dari pengelola maupun yayasan mitra, melainkan dari informasi yang disampaikan rekan kerjanya.

Menurut N, saat itu dirinya telah bersiap untuk bekerja seperti biasa sebelum menerima telepon yang mengabarkan bahwa posisinya telah digantikan orang lain.

“Saya juga kaget. Waktu itu saya sudah bersiap mau pergi kerja, tiba-tiba ditelepon teman. Dia bilang, ‘kenapa ini, sudah dicari penggantimu’. Dari situ saya baru tahu kalau ternyata saya sudah diberhentikan,” ungkap N.

N mengaku keberatan dengan proses pemberhentian tersebut. Ia menilai tidak pernah menerima surat pemberhentian resmi maupun menandatangani kontrak kerja yang mengatur mekanisme hubungan kerja selama menjadi relawan.

“Saya tidak pernah menandatangani surat kontrak atau perjanjian kerja sejak awal masuk. Kemudian sampai sekarang saya juga tidak pernah menerima surat pemberhentian kerja secara resmi. Tiba-tiba saja saya sudah dianggap diberhentikan,” katanya.

Tak hanya mempersoalkan prosedur pemberhentian, N juga membantah dugaan perselingkuhan yang disebut menjadi alasan dirinya tidak lagi dilibatkan dalam kegiatan dapur MBG.

Ia mengaku memiliki bukti percakapan melalui aplikasi WhatsApp yang menurutnya dapat menjelaskan konteks komunikasi yang sebenarnya terjadi.

“Saya punya bukti chat yang bisa menjelaskan bagaimana komunikasi itu sebenarnya terjadi. Karena itu saya tidak terima jika kemudian saya dituduh melakukan perselingkuhan,” ujarnya.

Menurut N, tuduhan tersebut telah berdampak pada nama baiknya dan menimbulkan rasa malu di lingkungan tempat dirinya bekerja.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Lantari Jaya, Zulham, membenarkan adanya pemberhentian terhadap relawan berinisial N. Namun ia menegaskan bahwa kewenangan terhadap relawan berada di bawah yayasan mitra yang bekerja sama dengan SPPG.

“Surat tersebut yang mengeluarkan adalah pihak yayasan mitra kepada relawan, karena dalam hal ini yang berwenang terhadap relawan yakni mitra yayasan. Di semua dapur yang ada di Bombana, setahu saya memang tidak ada perjanjian kerja seperti itu,” jelas Zulham.

Ia juga membantah bahwa keputusan pemberhentian dilakukan secara tiba-tiba tanpa proses klarifikasi.

“Keputusan pemberhentian saya lakukan melalui konfirmasi langsung kepada N di dalam office,” katanya.

Zulham mengungkapkan bahwa relawan tersebut sebelumnya pernah menerima Surat Peringatan (SP) pertama terkait persoalan yang berbeda dari kasus yang saat ini menjadi perhatian.

“SP1 untuk saudari N sudah pernah kami keluarkan, akan tetapi itu terkait kasus yang berbeda,” ujarnya.

Terkait alasan pemberhentian, Zulham menyebut keputusan diambil setelah adanya temuan komunikasi berulang antara relawan tersebut dengan seorang pria yang telah berstatus sebagai suami orang lain.

“Peringatan kedua, saudari N sendiri tahu kalau ini sudah kedua kalinya dia didapati berkomunikasi dengan laki-laki yang merupakan suami orang yang sama. Jadi yayasan mitra mengambil keputusan tersebut karena dalam SPPG tidak mengindahkan dan melarang keras yang namanya perselingkuhan,” tegasnya.

Di tengah polemik pemberhentian relawan, sorotan terhadap SPPG Lantari Jaya semakin menguat setelah Forum Komunikasi Marhaenis Bombana menyatakan telah mengantongi sejumlah data yang diduga berkaitan dengan pelanggaran SOP dalam operasional dapur MBG.

Salah satu pengurus forum tersebut, Michael, mengatakan pihaknya memiliki dokumentasi berupa foto dan video yang diklaim dapat menjadi dasar untuk menempuh langkah hukum.

“Kami sudah mengantongi data. Kami memiliki data-data valid berupa foto maupun video yang dapat menjadi dasar untuk melakukan langkah hukum terhadap dapur ini,” tegas Michael.

Menurutnya, forum saat ini sedang menyusun berbagai dokumen pendukung sebelum menyampaikan laporan kepada instansi terkait. Selain itu, pihaknya juga berencana menyampaikan laporan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Terkait adanya data tersebut, Zulham membenarkan bahwa dokumentasi yang dimaksud memang pernah diperoleh pihak forum. Namun ia memilih menjadikan temuan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan sistem pengelolaan dapur ke depan.

“Itu menjadi bahan evaluasi bagi kami. Harapannya ke depan pengelolaan dapur bisa semakin baik dan hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Meski demikian, rincian foto maupun video yang diklaim dimiliki Forum Komunikasi Marhaenis Bombana belum dipublikasikan kepada publik. Karena itu, substansi dugaan pelanggaran SOP tersebut masih menunggu proses klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Pewarta: Idris Hayang

Sumber: Media Sebangsa