Festival Anak Saleh Tingkat Kabupaten Bombana Resmi Digelar

Bombana, SultraNet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menggelar Festival Anak Saleh/Salihah Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2025 sebagai bagian dari program prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030. Festival ini bertujuan membentuk generasi muda Islam yang cerdas, berakhlak mulia, dan berjiwa Qur’ani. Acara pembukaan berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Senin (19/5/2025).

Festival tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Bombana, Pj. Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Kepala Kementerian Agama Bombana, camat, kepala KUA, tokoh agama, serta ratusan peserta dari seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan pentingnya pembinaan karakter sejak usia dini melalui pendekatan keagamaan yang holistik.

“Festival ini bukan hanya ajang lomba, tetapi wadah pembentukan karakter dan tempat menumbuhkan semangat ukhuwah. Kita ingin anak-anak Bombana tumbuh menjadi pribadi yang cinta Al-Qur’an, menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, dan memiliki akhlak yang mulia,” ucap Burhanuddin.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi unggul Bombana. “Festival ini adalah salah satu upaya kita membentuk karakter generasi muda agar menjadi anak-anak saleh dan salihah yang bisa menjadi pelita bagi daerah dan bangsa ke depan,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi kerja keras panitia, peran para guru pembimbing, serta dukungan orang tua yang telah mendorong anak-anak untuk berpartisipasi. Ia berharap festival ini dapat digelar secara berkelanjutan, bahkan ditingkatkan ke jenjang provinsi dan nasional.

Ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan turut ambil bagian dalam festival ini, mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga santri dari pondok pesantren yang tersebar di wilayah Bombana.

Mereka mewakili kecamatan masing-masing, setelah sebelumnya melalui proses seleksi di tingkat kecamatan. Terdapat beberapa cabang lomba dalam dua kategori usia, antara lain lomba azan, tilawah Al-Qur’an, dakwah, dan tahfiz Al-Qur’an.

Setiap kategori dinilai oleh dewan juri profesional yang berasal dari kalangan ustaz, guru agama, serta tokoh masyarakat yang kompeten di bidangnya.

Festival ini menjadi momentum penting dalam membentuk pondasi moral anak-anak Bombana di tengah derasnya arus digital dan globalisasi. Pemerintah berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan sebagai upaya strategis dalam memperkuat identitas keagamaan dan kebudayaan lokal.

“Semoga kegiatan seperti ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang mampu membawa Bombana menjadi daerah religius, berbudaya, dan maju,” tutup Bupati Burhanuddin.

Festival Anak Saleh/Salihah Bombana 2025 juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Banyak orang tua yang tampak hadir mendampingi anak-anak mereka. Bagi sebagian besar peserta, ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga pengalaman berharga dalam memperkuat keimanan dan membentuk karakter sejak dini.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak.




Dansatgas TMMD 124 Kodim 1431/ Bombana Pengecekan Sejumlah Progres Sasaran Fisik

Bombana, Sultranet.com – Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., melaksanakan pengecekan langsung terhadap sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan dalam program TMMD di Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu (18/5/2025).

Pengecekan yang dilakukan Dansatgas meliputi berbagai infrastruktur yang dibangun, seperti Pembangunan Jembatan, Rehab RTLH, pemasangan gorong – gorong Dekker, rehab Masjid, Rehab Tribun, Pembuatan MCK dan sumur bor serta Perbaikan Jalan usaha Tani.

Dalam peninjauan tersebut, Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana memastikan bahwa seluruh pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa kualitas pekerjaan harus tetap dijaga agar hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang. 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap sasaran fisik TMMD ini benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang telah direncanakan. Ini penting agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian di wilayah ini,” tegas Dansatgas. 

Selain memeriksa kualitas pekerjaan, Letkol Inf Andi Irfandi juga berinteraksi dengan para prajurit dan warga yang turut bergotong royong dalam pengerjaan proyek. Kehadiran warga dalam program TMMD ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju. 

Letkol Andi juga menambahkan dengan adanya program TMMD ke-124 ini, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar, mobilitas ekonomi meningkat, serta kesejahteraan warga semakin baik. Kodim Bombana berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh sasaran fisik tepat waktu dan dengan kualitas terbaik,” pungkasnya.




Perlancar Akses Masyarakat, Satgas TMMD ke-124 Pasang Ring Balok dan Mal Pengecoran Jembatan Morengke

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka memperlancar akses masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana terus menggenjot pembangunan jembatan di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Pada Minggu (18/5/2025), Satgas bersama warga setempat memasang ring balok dan mal pengecoran sebagai bagian dari proses konstruksi yang terus dikebut.

Kepala Desa Morengke, Abd. Kadir, turut hadir di lokasi untuk memberikan semangat kepada masyarakatnya yang terlibat langsung dalam kegiatan ini.

“Kehadiran kami di sini untuk menyemangati warga, agar pembangunan ini dapat segera selesai dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sertu Syamsudin, personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-124, menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong warga.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme warga Desa Morengke. Mereka sangat mendukung dan ikut terlibat aktif dalam pengerjaan jembatan ini,” ungkapnya.

Kapten Inf Sulistianto, selaku Perwira Seksi Teritorial dan Koordinator Pembangunan Jembatan, menyatakan bahwa pengerjaan akan terus dipercepat.

“Kami berkomitmen agar pembangunan ini selesai tepat waktu, dan jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” jelasnya.

Dansatgas TMMD ke-124 Tahun 2025 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Ini adalah bentuk nyata sinergi TNI dan masyarakat demi meningkatkan infrastruktur desa dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.




Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Garap Pemasangan Dinding Papan RTLH.

Bombana, Sultrnet.com – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas Kodim 1431/Bombana menuntaskan pemasangan batu bata pada dinding Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Salmawati, warga Dusun 1, Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Progres pembangunan yang berlangsung pada Minggu (18/05/2025) ini menandai tahap akhir struktur bangunan, sebelum masuk pada pemasangan dinding papan.

Pengerjaan RTLH ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Kegiatan dilakukan secara bergotong royong bersama warga, sehingga selain mempercepat pekerjaan juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat setempat.

Sertu Sukmar, anggota Satgas TMMD yang memimpin pengerjaan hari itu menyampaikan bahwa pihaknya terus mengupayakan percepatan pembangunan agar selesai tepat waktu.

“Kami berusaha semaksimalmal mungkin dalam setiap hari, dengan harapan rumah ini bisa segera ditempati dan memberikan kenyamanan bagi ibu Salmawati,” ujarnya.

Kepala Desa Wia-wia, Herman, yang turut hadir mendampingi proses pembangunan, menyampaikan dukungannya terhadap program TMMD.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Saya terus hadir mendampingi warga, agar semangat gotong royong tetap terjaga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapten Inf Syafarudin selaku koordinator wilayah TMMD Desa Wia-wia mengatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras tim dan partisipasi warga.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kami optimis seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu,” pungkasnya.




Sinergi Tanpa Batas untuk Negeri, Satgas TMMD ke-124 dan Masyarakat Rakit Besi Plat Jembatan Kolombi

 

Bombana Sultranet.com – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana bersama warga Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, terus menunjukkan kekompakan. Mereka bahu-membahu merakit besi untuk plat jembatan Kolombi. Minggu (18/5/2025), demi mempercepat proses pembangunan infrastruktur yang akan menghubungkan akses vital di desa tersebut.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom, turut hadir di lokasi pembangunan untuk memberi semangat kepada warga yang terlibat langsung dalam pengerjaan jembatan.

“Kehadiran saya di sini sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi masyarakat. Mereka bekerja dengan semangat luar biasa, tanpa kenal lelah,” ungkapnya.

Salah satu personel TNI dalam Satgas TMMD, Serda Sambas, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat.

“Kami sangat bangga melihat semangat gotong royong warga Kolombi. Ini menunjukkan bahwa semangat membangun negeri bukan hanya tanggung jawab TNI, tapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Koordinator pembangunan jembatan, Lettu Inf Nyoman Admika, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mempercepat pengerjaan agar selesai tepat waktu.

“Kami menargetkan pembangunan jembatan ini bisa rampung sesuai jadwal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kolombi,” katanya.

Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., sebagai penutup Mengatan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini.

“Sinergi tanpa batas inilah yang akan mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk kemajuan desa dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.




Seleksi PPPK Tahap 2 Bombana Berlangsung Lancar dan Transparan

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali melanjutkan proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 dengan menggelar tes seleksi pada Sabtu, 17 Mei 2025. Ujian berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) tersebut dilaksanakan di Hotel Kubah 9 Kendari yang telah ditetapkan sebagai lokasi resmi oleh Panitia Seleksi Daerah.

Ratusan peserta yang mengikuti seleksi ini merupakan calon tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis yang sebelumnya dinyatakan lolos tahapan administrasi. Pelaksanaan seleksi berjalan tertib dan lancar, dengan pengawasan ketat dari panitia serta dukungan teknis yang disiapkan untuk memastikan tidak terjadi kendala berarti selama tes berlangsung.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan tes yang berjalan sesuai harapan.

“Kami sangat bersyukur pelaksanaan seleksi sesi kedua ini berlangsung tanpa kendala. Semua peserta hadir tepat waktu, mengikuti seluruh prosedur dengan baik, dan seluruh perangkat ujian berfungsi sebagaimana mestinya,” kata Deddy saat ditemui usai pelaksanaan sesi tes.

Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara berlapis untuk memastikan integritas seleksi tetap terjaga. Mulai dari kesiapan perangkat komputer, validasi data peserta, hingga pengawasan langsung di dalam ruang ujian.

“Kami berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses rekrutmen ini. Petugas kami terus melakukan monitoring langsung di lokasi agar semua tahapan berjalan sesuai SOP,” jelas Deddy.

Panitia seleksi daerah juga menerapkan protokol ketat untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama proses seleksi berlangsung. Para peserta diwajibkan hadir minimal satu jam sebelum sesi dimulai, menjalani pemeriksaan identitas, serta tidak diperkenankan membawa barang-barang terlarang seperti alat komunikasi dan catatan ke dalam ruang ujian.

Suasana di ruang tes pun berjalan dengan tertib. Petugas sigap memberi arahan, sementara peserta tampak fokus menyelesaikan soal-soal ujian yang telah disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat. Panitia juga menyediakan tim teknis yang selalu siaga untuk mengantisipasi kendala teknis, meski pada pelaksanaan sesi ini tak ditemukan hambatan berarti.

Tes seleksi PPPK tahap 2 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui rekrutmen ASN berbasis kompetensi. Pemerintah pusat dan daerah secara konsisten terus mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga profesional yang berkualitas di sektor pelayanan dasar, terutama pendidikan, kesehatan, dan teknis lainnya.

“Dengan adanya seleksi ini, kami berharap formasi yang terisi nantinya benar-benar diisi oleh tenaga profesional yang kompeten dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat,” ujar Deddy.

Lebih lanjut, ia mengimbau seluruh peserta untuk tetap memantau informasi resmi terkait pengumuman hasil seleksi. “Kami minta peserta tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Pengumuman hasil akan disampaikan secara resmi melalui laman BKN dan website BKPSDM Kabupaten Bombana,” tegasnya.

Seleksi PPPK Tahap 2 ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah karena merupakan bagian dari perwujudan reformasi birokrasi, khususnya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Bombana juga terus mendorong terciptanya iklim seleksi yang adil dan menjunjung tinggi nilai meritokrasi.

Dengan terselenggaranya sesi kedua ini, maka proses seleksi PPPK Kabupaten Bombana memasuki tahapan penting yang akan menentukan masa depan para calon aparatur sipil negara. Diharapkan hasil seleksi ini segera diumumkan dalam beberapa pekan ke depan dan membawa manfaat besar bagi pelayanan publik di Bombana.




Berikan Pelayanan Terbaik, Bupati Muna Barat Launching Program Mubar Sehat

LAWORO, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) me-launching program Mubar Sehat. Peluncuran ini dipimpin langsung Bupati La Ode Darwin dan didampingi Wakil Bupati Ali Basa, di Lapangan Sepakbola Wamelai, Kecamatan Lawa, Jumat (16/5/2025).

Saat menuju ke lokasi launching Mubar Sehat, bupati yang turut didampingi beberapa dokter spesialis, menyempatkan mengunjungi dua warga yang sakit, yaitu di Desa Watumela dan Kelurahan Wamelai. Ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan dokter keliling.

“Hari ini kami launching program Mubar Sehat. Program Mubar Sehat ini menjadi program unggulan kami di bidang kesehatan,” kata Bupati Muna Barat La Ode Darwin.

Dalam launching ini, Pemkab Mubar menyelenggarakan dua kegiatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis dirangkaikan dengan senam zumba dan dokter keliling.

Darwin mengungkapkan, program Mubar Sehat mencakup empat jenis pelayanan prioritas di sektor kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis dirangkaikan dengan senam zumba, dokter keliling, pelayanan 24 jam di UGD puskesmas, serta penempatan satu bidan dan satu perawat di masing-masing desa/kelurahan se-Kabupaten Muna Barat.

“Sebenarnya program Mubar Sehat ini sudah saya launching dua tahun lalu, yang saat itu saya masih menjadi bakal calon bupati. Setelah saya terpilih sebagai bupati dan pak Ali Basa sebagai wakil bupati, maka program ini kami lanjutkan sebagai wujud merealisasikan janji politik kami saat kampanye,” tandaa Darwin.

Darwin mengatakan, Mubar Sehat juga merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Darwin-Ali dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh masyarakat Muna Barat.

Menurut dia, kesehatan adalah pelayanan paling utama dan paling penting dalam upaya mewujudkan Muna Barat menjadi Liwu Mokesa.

“Karena kalau kita tidak sehat maka kita tidak bisa mencari uang. Kalau kita tidak sehat maka seluruh kegiatan rumah tangga kita pasti terganggu,” tuntas Darwin.

Sekedar diketahui, sebelumnya Bupati La Ode Darwin telah meresmikan pelayanan UGD 24 jam pada tiga puskesmas yang berada di tiga wilayah besar di Muna Barat. Yaitu Puskesmas Guali yang menjangkau pelayanan masyarakat untuk Kusambi Raya.

Kemudian, puskesmas Tiworo Tengah yang menjangkau pelayanan masyarakat Tiworo Raya. Lalu, Puskesmas Lawa yang menjangkau pelayanan masyarakat yang ada di Lawa Raya.




Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Rakit Besi Plat Jembatan Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan TMMD ke-124, personel Satgas dari Kodim 1431/Bombana mulai merakit besi untuk plat jembatan di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (16/5/2025). Pekerjaan ini menjadi bagian dari sasaran fisik utama dalam program TMMD untuk meningkatkan infrastruktur desa.

Jembatan yang sebelumnya rusak dan kondisinya miring kini menjadi prioritas perbaikan karena mengganggu mobilitas warga. Melalui pengerjaan plat besi yang akan dicor, jembatan tersebut diharapkan menjadi lebih kokoh dan aman untuk dilintasi masyarakat.

Sakka, salah satu warga Desa Morengke yang turut terlibat dalam proses pembangunan, mengatakan bahwa kondisi jembatan yang lama membuat warga merasa khawatir saat melintasinya.

“Sebelumnya jembatan ini miring, jadi kami takut kalau mau lewat, apalagi kalau bawa barang berat,” ujarnya.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi agar pembangunan berjalan cepat dan hasilnya optimal untuk warga.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Tahun 2025 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa jembatan tersebut sebelumnya hanya dilapisi papan dan sangat rawan.

“Jembatan yang tadinya miring dan di atasnya hanya papan akan kita perbaiki, dan kita plat cor di atasnya agar lebih kuat dan tahan lama,” pungkasnya.

Pembangunan infrastruktur ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat yang selama ini mengandalkan jembatan tersebut sebagai jalur utama. Dengan adanya perbaikan permanen, diharapkan akses ekonomi dan sosial warga Desa Morengke semakin lancar dan aman.




Hari Kesepuluh Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Lanjutkan Pembuatan MCK Capai 37%

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana terus melanjutkan pembangunan MCK di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Pembangunan fasilitas sanitasi ini merupakan salah satu sasaran fisik utama yang ditargetkan dalam program TMMD tahun ini, Jumat (16/5/2025).

Progres pembangunan MCK telah menunjukkan perkembangan signifikan. Serda Abdul Azis, personel Satgas TMMD ke-124, mengungkapkan bahwa pekerjaan fisik tersebut telah mencapai 37 persen.

“Kami terus bekerja maksimal bersama warga dan aparat untuk mengejar target penyelesaian sesuai jadwal,” ujarnya.

Sementara itu, Kapten Inf Sulistianto selaku Pasi Teritorial Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam percepatan pembangunan.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat demi kemajuan desa,” katanya.

Letkol Inf Andi Irfani, S.I.P., Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, berharap pembangunan MCK tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Morengke. “Kami ingin fasilitas ini meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat ke depan,” tutupnya.

Dengan pencapaian yang terus meningkat, pembangunan MCK diharapkan tuntas tepat waktu dan menjadi salah satu warisan berharga dari kegiatan TMMD ke-124 bagi warga setempat.




Cegah Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Lakukan Penyuluhan

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana menggelar penyuluhan bahaya narkoba sebagai bagian dari kegiatan nonfisik di Balai Desa Kolombi Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Kamis (15/05/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Penyuluhan dipimpin langsung oleh Ipda Bahar, KBO Sat Narkoba Polres Bombana, yang juga tergabung dalam Satgas TMMD dari unsur Kepolisian. Ia menjelaskan bahwa penanganan narkoba terbagi dalam empat bagian utama, yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan, dan rehabilitasi bagi para pecandu.

Menurut Ipda Bahar, pecandu narkoba harus menjalani proses pemulihan yang mencakup pemeriksaan, detoksifikasi, stabilisasi, dan pengelolaan aktivitas. Ia juga menegaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan mental dalam jangka panjang.

“Penggunaan narkoba dapat mengubah fungsi dan struktur otak, memengaruhi kognitif seseorang seperti kesulitan berkonsentrasi, kehilangan motivasi, hingga perubahan perilaku yang ekstrem,” jelas Ipda Bahar dalam pemaparannya di hadapan peserta penyuluhan.

Lebih lanjut, ia menyoroti faktor penyebab penyalahgunaan narkoba yang paling umum, yaitu pergaulan yang salah dan kurangnya perhatian serta kasih sayang dari keluarga. Oleh karena itu, ia mendorong peran aktif keluarga dan lingkungan dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba.

Penyuluhan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang hadir, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda desa. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD yang tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peduli pada persoalan sosial yang mengancam generasi muda.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, berharap kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya Narkoba.

“Kami harap setelah mengikuti sosialisasi ini, warga bisa lebih memahami dan menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik,” tutup Kapten Sulis.