Dansatgas TMMD ke-124 Tinjau Pemasangan Plafon Tribun Lapangan Sepak Bola Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, meninjau langsung proses pemasangan plafon tribun lapangan sepak bola di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Jumat (23/5/2025). Pemasangan plafon ini merupakan bagian dari sasaran fisik utama TMMD yang akan digunakan sebagai lokasi upacara penutupan program tersebut.

Dansatgas mengatakan bahwa peninjauan dilakukan guna memastikan proses pemasangan berjalan sesuai perencanaan teknis.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan pengerjaan sesuai standar dan waktu yang telah ditetapkan, mengingat lapangan ini akan menjadi titik penting saat penutupan nanti,” ujarnya saat berada di lokasi.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tribun merupakan bentuk nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di daerah. Keberadaan tribun yang layak diharapkan dapat menunjang aktivitas olahraga dan kegiatan sosial lainnya bagi warga Desa Morengke.

“Lapangan ini nantinya bukan hanya menjadi lokasi penutupan TMMD, tapi juga akan menjadi sarana utama warga untuk berbagai kegiatan. Kami ingin memastikan kualitas bangunan benar-benar maksimal,” terang Dansatgas TMMD ke-124 itu.

Selain Pemasangan Plafon Tribun Dansatgas juga meninjau Jembatan, Pembangunan MCK dan Sumur bor serta menyerahkan Kaca yang akan di pasang pada Masjid Al Mujahidin dimana semua sasaran tersebut berbeda di Desa Morengke.

Program TMMD ke-124 di Kabupaten Bombana sendiri telah menyasar berbagai pembangunan fisik dan non-fisik, seperti pembukaan jalan, Rehab rumah tidak layak Huni, pembuatan Jembatan, perbaikan fasilitas umum, serta penyuluhan bagi masyarakat. Peninjauan ini menjadi salah satu bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap progres pembangunan yang dilakukan oleh TNI bersama masyarakat.




Bahu Membahu Warga dan Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431/Bombana Tuangkan Material Cor ke Jembatan Kolombi

Bombana, Sultranet.com – Warga Desa Kolombi bersama Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana tampak antusias dan kompak saat melaksanakan pengecoran Jembatan Kolombi di Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Kamis (22/5/2025). Kegiatan ini menandai progres penting pembangunan infrastruktur dalam program TMMD yang memasuki pekan ketiga pelaksanaan.

Dengan penuh semangat gotong royong, warga dan personel TNI saling bahu membahu mengangkat serta menuangkan material cor ke konstruksi jembatan yang sudah disiapkan. Suasana keceriaan dan semangat kebersamaan begitu terasa di lokasi kegiatan.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom, yang turut hadir langsung di tengah kegiatan, menyampaikan apresiasi atas semangat warganya dan kekompakan yang terjalin bersama Satgas. “Saya sangat mengapresiasi partisipasi aktif warga dan prajurit. Ini bukan sekadar pengecoran, tapi simbol persatuan dan kemajuan desa,” ungkapnya.

Koordinator pembangunan jembatan, Lettu Inf Nyoman Admika, menegaskan pentingnya tahap pengecoran ini sebagai kunci keberhasilan struktur jembatan. “Kami memastikan kualitas material dan pelaksanaan teknisnya agar jembatan ini bisa bertahan lama dan bermanfaat besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyampaikan rasa bangganya atas sinergi yang terjalin. “Kegiatan ini menjadi cerminan semangat kolektif yang luar biasa. Sasaran ini diharapkan menjadi akses strategis bagi kegiatan warga sehari-hari, baik sosial maupun ekonomi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Pengecoran Jembatan Kolombi menjadi simbol nyata kerja sama demi kemajuan desa.




Pekan ke tiga Satgas TMMD ke-124, Rampungkan Pembuatan Mal Cor Jembatan Kolombi

Bombana, Sultranet.com Memasuki pekan ketiga, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana terus menggenjot progres pembangunan infrastruktur. Kali ini, tim bersama masyarakat berhasil merampungkan pembuatan mal cor jembatan penghubung antar dusun di Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Rabu (21/5/2025).

Fokus utama pekerjaan hari ini adalah pembuatan mal cor plat jembatan serta pemasangan besi sebagai tahap akhir sebelum dilakukan pengecoran. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong, melibatkan personel TNI dan warga setempat yang saling bahu-membahu demi percepatan pembangunan.

“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa ikut membantu pembangunan jembatan ini. Kami warga sudah lama menantikan akses yang layak untuk memudahkan mobilitas,” ujar Syamsuddin, salah satu warga Desa Kolombi yang aktif terlibat dalam kegiatan tersebut.

Koptu Beny Mugiarso, salah satu personel Satgas TMMD, mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Melihat semangat warga membuat kami semakin termotivasi menyelesaikan pembangunan jembatan ini tepat waktu,” ucapnya.

Sementara itu, Lettu Inf Nyoman selaku Koordinator Pembangunan Jembatan menyampaikan bahwa pekerjaan hari ini sangat krusial.

“Kami fokus menyelesaikan mal cor dan pemasangan besi agar tahap pengecoran bisa segera dilakukan. Semua berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Dansatgas TMMD ke-124 Tahun 2025, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menegaskan bahwa jembatan Kolombi merupakan salah satu sasaran fisik prioritas yang dikebut pengerjaannya.

“Kami berkomitmen menyelesaikan infrastruktur ini secepat mungkin agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.




Dengan Semangat Gotong Royong, Warga dan Satgas TMMD ke-124 Lakukan Pengecoran Jembatan Morengke

Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431 Bombana dibantu Masyarakat melaksanakan Pengecoran Jembatan di Desa Morengke
Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431 Bombana dibantu Masyarakat melaksanakan Pengecoran Jembatan di Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Warga Desa Morengke bersama Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana bergotong royong melakukan pengecoran Jembatan Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (20/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program fisik TMMD ke-124 yang menyasar peningkatan infrastruktur desa.

Semangat kebersamaan terlihat jelas saat warga dan anggota Satgas TMMD secara bergantian mengangkut serta menuangkan material cor ke dalam konstruksi jembatan yang telah disiapkan sebelumnya. Cuaca yang terik tak menyurutkan semangat para peserta untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi akses vital bagi masyarakat setempat.

Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431 Bombana dibantu Masyarakat melaksanakan Pengecoran Jembatan di Desa Morengke
Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431 Bombana dibantu Masyarakat melaksanakan Pengecoran Jembatan di Desa Morengke

Kepala Desa Morengke, Abd. Kadir, yang turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara warga dan TNI.

“Saya sangat bersyukur dan bangga melihat kekompakan ini. Pengecoran jembatan ini sangat penting untuk memperlancar akses warga dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan cerminan dari semangat TMMD.

“Gotong royong ini adalah kekuatan utama pembangunan desa. Kami ingin membangun tidak hanya fisik, tapi juga kebersamaan dan kepedulian antarwarga,” jelasnya.

Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431 Bombana dibantu Masyarakat melaksanakan Pengecoran Jembatan di Desa Morengke
Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431 Bombana dibantu Masyarakat melaksanakan Pengecoran Jembatan di Desa Morengke

Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang turut membantu kelancaran program ini.

“Semangat warga Morengke sangat luar biasa. Sasaran fisik berupa jembatan ini akan menjadi akses penting yang menghubungkan antarwilayah dan mendukung perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Pengecoran Jembatan Morengke ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun desa melalui program TMMD. Selain kegiatan fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan penyuluhan dan kegiatan sosial lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah terpencil.




Festival Anak Saleh Tingkat Kabupaten Bombana Resmi Digelar

Bombana, SultraNet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menggelar Festival Anak Saleh/Salihah Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2025 sebagai bagian dari program prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030. Festival ini bertujuan membentuk generasi muda Islam yang cerdas, berakhlak mulia, dan berjiwa Qur’ani. Acara pembukaan berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Senin (19/5/2025).

Festival tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Bombana, Pj. Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Kepala Kementerian Agama Bombana, camat, kepala KUA, tokoh agama, serta ratusan peserta dari seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan pentingnya pembinaan karakter sejak usia dini melalui pendekatan keagamaan yang holistik.

“Festival ini bukan hanya ajang lomba, tetapi wadah pembentukan karakter dan tempat menumbuhkan semangat ukhuwah. Kita ingin anak-anak Bombana tumbuh menjadi pribadi yang cinta Al-Qur’an, menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, dan memiliki akhlak yang mulia,” ucap Burhanuddin.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi unggul Bombana. “Festival ini adalah salah satu upaya kita membentuk karakter generasi muda agar menjadi anak-anak saleh dan salihah yang bisa menjadi pelita bagi daerah dan bangsa ke depan,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi kerja keras panitia, peran para guru pembimbing, serta dukungan orang tua yang telah mendorong anak-anak untuk berpartisipasi. Ia berharap festival ini dapat digelar secara berkelanjutan, bahkan ditingkatkan ke jenjang provinsi dan nasional.

Ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan turut ambil bagian dalam festival ini, mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga santri dari pondok pesantren yang tersebar di wilayah Bombana.

Mereka mewakili kecamatan masing-masing, setelah sebelumnya melalui proses seleksi di tingkat kecamatan. Terdapat beberapa cabang lomba dalam dua kategori usia, antara lain lomba azan, tilawah Al-Qur’an, dakwah, dan tahfiz Al-Qur’an.

Setiap kategori dinilai oleh dewan juri profesional yang berasal dari kalangan ustaz, guru agama, serta tokoh masyarakat yang kompeten di bidangnya.

Festival ini menjadi momentum penting dalam membentuk pondasi moral anak-anak Bombana di tengah derasnya arus digital dan globalisasi. Pemerintah berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan sebagai upaya strategis dalam memperkuat identitas keagamaan dan kebudayaan lokal.

“Semoga kegiatan seperti ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang mampu membawa Bombana menjadi daerah religius, berbudaya, dan maju,” tutup Bupati Burhanuddin.

Festival Anak Saleh/Salihah Bombana 2025 juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Banyak orang tua yang tampak hadir mendampingi anak-anak mereka. Bagi sebagian besar peserta, ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga pengalaman berharga dalam memperkuat keimanan dan membentuk karakter sejak dini.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak.




Dansatgas TMMD 124 Kodim 1431/ Bombana Pengecekan Sejumlah Progres Sasaran Fisik

Bombana, Sultranet.com – Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., melaksanakan pengecekan langsung terhadap sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan dalam program TMMD di Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu (18/5/2025).

Pengecekan yang dilakukan Dansatgas meliputi berbagai infrastruktur yang dibangun, seperti Pembangunan Jembatan, Rehab RTLH, pemasangan gorong – gorong Dekker, rehab Masjid, Rehab Tribun, Pembuatan MCK dan sumur bor serta Perbaikan Jalan usaha Tani.

Dalam peninjauan tersebut, Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana memastikan bahwa seluruh pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa kualitas pekerjaan harus tetap dijaga agar hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang. 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap sasaran fisik TMMD ini benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang telah direncanakan. Ini penting agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian di wilayah ini,” tegas Dansatgas. 

Selain memeriksa kualitas pekerjaan, Letkol Inf Andi Irfandi juga berinteraksi dengan para prajurit dan warga yang turut bergotong royong dalam pengerjaan proyek. Kehadiran warga dalam program TMMD ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju. 

Letkol Andi juga menambahkan dengan adanya program TMMD ke-124 ini, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar, mobilitas ekonomi meningkat, serta kesejahteraan warga semakin baik. Kodim Bombana berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh sasaran fisik tepat waktu dan dengan kualitas terbaik,” pungkasnya.




Perlancar Akses Masyarakat, Satgas TMMD ke-124 Pasang Ring Balok dan Mal Pengecoran Jembatan Morengke

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka memperlancar akses masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana terus menggenjot pembangunan jembatan di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Pada Minggu (18/5/2025), Satgas bersama warga setempat memasang ring balok dan mal pengecoran sebagai bagian dari proses konstruksi yang terus dikebut.

Kepala Desa Morengke, Abd. Kadir, turut hadir di lokasi untuk memberikan semangat kepada masyarakatnya yang terlibat langsung dalam kegiatan ini.

“Kehadiran kami di sini untuk menyemangati warga, agar pembangunan ini dapat segera selesai dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sertu Syamsudin, personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-124, menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong warga.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme warga Desa Morengke. Mereka sangat mendukung dan ikut terlibat aktif dalam pengerjaan jembatan ini,” ungkapnya.

Kapten Inf Sulistianto, selaku Perwira Seksi Teritorial dan Koordinator Pembangunan Jembatan, menyatakan bahwa pengerjaan akan terus dipercepat.

“Kami berkomitmen agar pembangunan ini selesai tepat waktu, dan jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” jelasnya.

Dansatgas TMMD ke-124 Tahun 2025 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Ini adalah bentuk nyata sinergi TNI dan masyarakat demi meningkatkan infrastruktur desa dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.




Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Garap Pemasangan Dinding Papan RTLH.

Bombana, Sultrnet.com – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas Kodim 1431/Bombana menuntaskan pemasangan batu bata pada dinding Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Salmawati, warga Dusun 1, Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Progres pembangunan yang berlangsung pada Minggu (18/05/2025) ini menandai tahap akhir struktur bangunan, sebelum masuk pada pemasangan dinding papan.

Pengerjaan RTLH ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Kegiatan dilakukan secara bergotong royong bersama warga, sehingga selain mempercepat pekerjaan juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat setempat.

Sertu Sukmar, anggota Satgas TMMD yang memimpin pengerjaan hari itu menyampaikan bahwa pihaknya terus mengupayakan percepatan pembangunan agar selesai tepat waktu.

“Kami berusaha semaksimalmal mungkin dalam setiap hari, dengan harapan rumah ini bisa segera ditempati dan memberikan kenyamanan bagi ibu Salmawati,” ujarnya.

Kepala Desa Wia-wia, Herman, yang turut hadir mendampingi proses pembangunan, menyampaikan dukungannya terhadap program TMMD.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Saya terus hadir mendampingi warga, agar semangat gotong royong tetap terjaga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapten Inf Syafarudin selaku koordinator wilayah TMMD Desa Wia-wia mengatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras tim dan partisipasi warga.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kami optimis seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu,” pungkasnya.




Sinergi Tanpa Batas untuk Negeri, Satgas TMMD ke-124 dan Masyarakat Rakit Besi Plat Jembatan Kolombi

 

Bombana Sultranet.com – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana bersama warga Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, terus menunjukkan kekompakan. Mereka bahu-membahu merakit besi untuk plat jembatan Kolombi. Minggu (18/5/2025), demi mempercepat proses pembangunan infrastruktur yang akan menghubungkan akses vital di desa tersebut.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom, turut hadir di lokasi pembangunan untuk memberi semangat kepada warga yang terlibat langsung dalam pengerjaan jembatan.

“Kehadiran saya di sini sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi masyarakat. Mereka bekerja dengan semangat luar biasa, tanpa kenal lelah,” ungkapnya.

Salah satu personel TNI dalam Satgas TMMD, Serda Sambas, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat.

“Kami sangat bangga melihat semangat gotong royong warga Kolombi. Ini menunjukkan bahwa semangat membangun negeri bukan hanya tanggung jawab TNI, tapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Koordinator pembangunan jembatan, Lettu Inf Nyoman Admika, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mempercepat pengerjaan agar selesai tepat waktu.

“Kami menargetkan pembangunan jembatan ini bisa rampung sesuai jadwal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kolombi,” katanya.

Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., sebagai penutup Mengatan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini.

“Sinergi tanpa batas inilah yang akan mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk kemajuan desa dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.




Seleksi PPPK Tahap 2 Bombana Berlangsung Lancar dan Transparan

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali melanjutkan proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 dengan menggelar tes seleksi pada Sabtu, 17 Mei 2025. Ujian berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) tersebut dilaksanakan di Hotel Kubah 9 Kendari yang telah ditetapkan sebagai lokasi resmi oleh Panitia Seleksi Daerah.

Ratusan peserta yang mengikuti seleksi ini merupakan calon tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis yang sebelumnya dinyatakan lolos tahapan administrasi. Pelaksanaan seleksi berjalan tertib dan lancar, dengan pengawasan ketat dari panitia serta dukungan teknis yang disiapkan untuk memastikan tidak terjadi kendala berarti selama tes berlangsung.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan tes yang berjalan sesuai harapan.

“Kami sangat bersyukur pelaksanaan seleksi sesi kedua ini berlangsung tanpa kendala. Semua peserta hadir tepat waktu, mengikuti seluruh prosedur dengan baik, dan seluruh perangkat ujian berfungsi sebagaimana mestinya,” kata Deddy saat ditemui usai pelaksanaan sesi tes.

Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara berlapis untuk memastikan integritas seleksi tetap terjaga. Mulai dari kesiapan perangkat komputer, validasi data peserta, hingga pengawasan langsung di dalam ruang ujian.

“Kami berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses rekrutmen ini. Petugas kami terus melakukan monitoring langsung di lokasi agar semua tahapan berjalan sesuai SOP,” jelas Deddy.

Panitia seleksi daerah juga menerapkan protokol ketat untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama proses seleksi berlangsung. Para peserta diwajibkan hadir minimal satu jam sebelum sesi dimulai, menjalani pemeriksaan identitas, serta tidak diperkenankan membawa barang-barang terlarang seperti alat komunikasi dan catatan ke dalam ruang ujian.

Suasana di ruang tes pun berjalan dengan tertib. Petugas sigap memberi arahan, sementara peserta tampak fokus menyelesaikan soal-soal ujian yang telah disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat. Panitia juga menyediakan tim teknis yang selalu siaga untuk mengantisipasi kendala teknis, meski pada pelaksanaan sesi ini tak ditemukan hambatan berarti.

Tes seleksi PPPK tahap 2 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui rekrutmen ASN berbasis kompetensi. Pemerintah pusat dan daerah secara konsisten terus mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga profesional yang berkualitas di sektor pelayanan dasar, terutama pendidikan, kesehatan, dan teknis lainnya.

“Dengan adanya seleksi ini, kami berharap formasi yang terisi nantinya benar-benar diisi oleh tenaga profesional yang kompeten dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat,” ujar Deddy.

Lebih lanjut, ia mengimbau seluruh peserta untuk tetap memantau informasi resmi terkait pengumuman hasil seleksi. “Kami minta peserta tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Pengumuman hasil akan disampaikan secara resmi melalui laman BKN dan website BKPSDM Kabupaten Bombana,” tegasnya.

Seleksi PPPK Tahap 2 ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah karena merupakan bagian dari perwujudan reformasi birokrasi, khususnya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Bombana juga terus mendorong terciptanya iklim seleksi yang adil dan menjunjung tinggi nilai meritokrasi.

Dengan terselenggaranya sesi kedua ini, maka proses seleksi PPPK Kabupaten Bombana memasuki tahapan penting yang akan menentukan masa depan para calon aparatur sipil negara. Diharapkan hasil seleksi ini segera diumumkan dalam beberapa pekan ke depan dan membawa manfaat besar bagi pelayanan publik di Bombana.