Pengerjaan Rehab Masjid Al-Mujahidin di Desa Morengke Dilanjutkan Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana

Personel Satgas TMMD ke 124 Melanjutkan Pengerjaan Rehab Pemasteran Masjid Al-Mujahidin
Personel Satgas TMMD ke 124 Melanjutkan Pengerjaan Rehab Pemasteran Masjid Al-Mujahidin

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana terus melanjutkan pengerjaan rehabilitasi Masjid Al-Mujahidin yang berada di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Selasa (13/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik dalam program TMMD reguler tahun anggaran 2025 yang bertujuan mendukung pembangunan infrastruktur keagamaan di wilayah tersebut.

Sertu Onel Cia, salah satu personel Satgas TMMD, menyampaikan bahwa pengerjaan saat ini fokus pada tahap plaster dinding masjid.

“Kami berupaya menyelesaikan setiap tahapan pembangunan dengan penuh semangat dan gotong royong bersama warga, agar masjid ini segera bisa dimanfaatkan kembali untuk beribadah,” ujarnya.

Imam Masjid Al-Mujahidin, Ustaz Muh. Umar, menyambut baik kelanjutan program rehab masjid tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu masyarakat, khususnya dalam memperbaiki rumah ibadah ini. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ungkapnya di lokasi kegiatan.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa kegiatan rehab masjid ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

“TMMD bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bentuk kepedulian terhadap kehidupan sosial dan spiritual warga,” tutup Kapten Sulis.




Sepekan Berjalan, Satgas TMMD ke-124, Kodim 1431 Bombana Atapi RTLH di Desa Totole

Personel Satgas mulai Pemasangan Atap Rumah Ibu Tina

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana bersama masyarakat terus menunjukkan progres positif dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Tina, warga Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Memasuki hari ketujuh, Selasa (13/5/2025), pengerjaan rumah tersebut telah mencapai tahap pemasangan atap.

Kegiatan hari ini difokuskan pada pemasangan rangka dan penutup atap rumah sebagai bentuk percepatan penyelesaian hunian layak bagi Ibu Tina, Para personel Satgas bersama warga saling bahu membahu dalam proses ini, memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD.

Menurut Serma Salasi, pembangunan RTLH ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan TMMD benar-benar membawa manfaat langsung bagi warga, terutama mereka yang membutuhkan hunian layak,” ungkapnya di lokasi kegiatan.

Kepala Desa Totole, Bapak Rauke, menyampaikan apresiasi atas program ini TMMD ini terutama bedah RTLH.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan kerja keras Satgas TMMD. Bantuan ini sangat berarti bagi Ibu Tina dan menjadi harapan baru bagi warga kami yang lainnya,” pungkasnya.




Bupati Muna Barat Audiensi ke Kemendag: Bahas Revitalisasi Pasar dan Peluang Pasar Komoditas Unggulan

JAKARTA, sultranet.com – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada Jumat (9/5/2025). Bupati yang turut didampingi Kepala Bappeda Raden Djamun Sunjoto dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muna Barat La Ode Khairul Ashar, diterima langsung Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.

Pada kesempatan itu, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan berbagai hal strategis terkait penguatan infrastruktur ekonomi masyarakat, khususnya melalui revitalisasi pasar rakyat di setiap kecamatan, serta pengembangan potensi komoditas unggulan daerah.

Darwin juga memaparkan potensi komoditas unggulan Muna Barat di sektor perikanan, seperti kepiting, rajungan, lobster, dan teripang. Ia menyampaikan bahwa fluktuasi harga dan belum adanya akses pasar yang luas masih menjadi kendala utama bagi pelaku usaha di sektor ini.

Hal lain yang disampaikan Darwin, yaitu potensi besar yang dimiliki Kabupaten Muna Barat di sektor pertanian, peternakan, dan produk-produk UMKM lokal.

“Sayangnya, produk-produk unggulan di sektor-sektor tersebut hingga kini masih belum terekspose ke pasar luar daerah secara optimal,” sambungya.

Darwin bilang, pihaknya menginginkan pasar rakyat di Muna Barat bisa menjadi penggerak ekonomi desa.

“Revitalisasi pasar ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga bagaimana memperkuat kapasitas pedagang dan membuka akses pemasaran yang lebih luas, termasuk secara digital,” kataya.

Darwin menambahkan, kondisi keterbatasan ekspos pasar terhadap produk pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM saat ini menjadi tantangan yang sangat membutuhkan pembinaan dan dukungan dari Kementerian Perdagangan agar dapat masuk dalam rantai pasok yang lebih luas dan bernilai.

Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri merespons positif yang disampaikan Bupati Muna Barat dalam pertemuan tersebut. Ia berjanji memmebrikan dukungan penuh atas rencana revitalisasi pasar rakyat.

“Keberadaan pasar yang bersih, nyaman, teratur, dan dikelola dengan baik akan meningkatkan minat kunjungan dan mempercepat perputaran ekonomi lokal,” ujar Roro Esti.

Selain itu, Roro Esti juga menekankan, pentingnya pelatihan dan pembinaan kepada pedagang agar dapat beradaptasi dengan sistem perdagangan berbasis digital.

“Kami komitmen untuk memfasilitasi pelatihan penggunaan platform pasar daring, pembayaran nontunai seperti QRIS, promosi digital, serta manajemen dagang berbasis teknologi,” katanya.

Roro Esti menambahkan, pihaknya juga memberikan dukungan atas rencana pembangunan pasar induk atau pasar modern di Kabupaten Muna Barat. Ia meminta, Pemkab Muna Barat segera menyiapkan dokumen dan persyaratan teknis agar usulan pembangunan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam program nasional.

Mengenai komoditas unggulan Muna Barat, Roro Esti menegaskan, pihaknya akan membantu mencarikan peluang pasar yang lebih stabil dan menguntungkan, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Sementara, Kadisperindag La Ode Khairul Ashar menambahkan, pihaknya telah memetakan pasar-pasar yang akan direvitalisasi dan siap bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam menyiapkan data dan kelengkapan usulan.

“Dengan pembinaan serta dukungan dari kementerian, kami yakin para pedagang bisa naik kelas dan ikut bersaing dalam ekosistem perdagangan digital. Ini juga akan membantu menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan modern di daerah,” kata Ashar. (*)




Bangun Keimanan, Personel Satgas TMMD Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah

Bombana, Sultranet.com – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan Sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al Amin, Desa Lamuru, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu petang (11/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD untuk meningkatkan keimanan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kehadiran Satgas TMMD disambut antusias oleh warga, termasuk imam Masjid Al Amin, Ustadz Nabir. Ia mengaku senang karena jumlah jamaah semakin bertambah sejak adanya personel TMMD di desanya. “Masjid jadi lebih ramai dan semarak. Kehadiran Satgas membuat kami merasa lebih dekat secara spiritual,” ungkapnya.

Salah satu personel Satgas, Kopda Aksan dari Kodim 1431/Bombana, menyampaikan bahwa kegiatan ibadah berjamaah ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi dengan warga setempat.

“Sholat berjamaah tidak hanya meningkatkan iman, tapi juga membangun komunikasi yang baik antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyatakan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dari program TMMD.

“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan pembangunan mental dan spiritual masyarakat,” pungkasnya.

Selain kegiatan keagamaan, TMMD Reguler ke-124 juga melibatkan berbagai kegiatan sosial dan pembangunan infrastruktur desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh.




Kolaborasi Masyarakat dan Satgas TMMD ke-124, Bantu Pasang Atap Teras Masjid Al-Mukmin

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keenam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD bersama warga melakukan pemasangan atap teras Masjid Al-Mukmin di Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Senin (12/05/2025). Masjid ini menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TMMD reguler tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 1431/Bombana.

Serda Sumandra, personel Satgas TMMD ke-124, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam membangun sarana ibadah. “Kami bersyukur masyarakat sangat antusias membantu. Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat kegiatan sosial warga,” ujarnya.

Partisipasi warga terlihat dari keterlibatan langsung dalam proses pengerjaan. Salah satu warga, Subair, mengungkapkan kebanggaannya bisa berkontribusi dalam pembangunan masjid. “Kami senang bisa terlibat langsung, ini untuk kebaikan bersama dan masa depan anak cucu kami,” ucapnya.

Koordinator wilayah Desa Totole, Kapten Inf Bahar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa. “Pemasangan atap masjid ini diharapkan selesai tepat waktu, sehingga dapat segera digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.




Penggalian Pembuatan Dekker di Desa Wia-wia Dilanjutkan Personel Satgas TMMD dan Masyarakat

Bombana, Sultranet.com – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 bersama warga Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, kembali melanjutkan kegiatan penggalian tempat pembangunan dekker di jalan penghubung desa tersebut, Senin (12/5/2025). Pembangunan dekker ini menjadi bagian penting dari sasaran fisik dalam program TMMD tahun ini.

Dengan semangat gotong royong, personel Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana dan masyarakat bergantian menggali pondasi untuk pembangunan plat dekker. Infrastruktur ini ditargetkan dapat meningkatkan akses jalan dan memperlancar mobilitas warga, terutama saat musim hujan.

Jafar, salah satu warga yang ikut dalam kegiatan ini, menyatakan rasa antusiasnya terhadap program TMMD.

“Kami sangat senang bisa bekerja bersama TNI. Ini sangat bermanfaat bagi warga, khususnya dalam memperbaiki akses jalan desa kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kapten Inf Syafarudin selaku Dan SSK TMMD ke-124 mengatakan bahwa progres pembangunan dekker terus berjalan sesuai rencana. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua sasaran fisik dengan maksimal,” ungkap Kapten Syafarudin.




TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Bangun Sumur Bor untuk Sarana MCK di Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 Kodim 1431/Bombana melaksanakan pembangunan sumur bor sebagai sarana pendukung mandi, cuci, dan kakus (MCK) di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, pada Senin (12/05).

Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu program fisik TMMD yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih, khususnya di dusun-dusun yang masih mengalami keterbatasan sumber air.

Pasi Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa sumur bor yang tengah dibangun tersebut akan menjadi fasilitas penting sebagai pendukung MCK.

“Sumur ini kami kerjakan bersama Satgas TMMD dan dirancang agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga,” ujarnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat yang perlu menjadi prioritas utama. Menurutnya, pembangunan MCK dan sumur bor merupakan target penting dalam kegiatan TMMD kali ini.

“Kita tahu kebutuhan air bersih ini sangat penting bagi masyarakat. Pembuatan MCK dan sumur bor merupakan salah satu sasaran program TMMD ke-124 TA. 2025 Kodim 1431/Bombana,” kata Letkol Andi Irfandi.

Dansatgas berharap, dengan adanya fasilitas ini, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari serta merawatnya agar dapat berfungsi dalam jangka waktu panjang.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu contoh nyata dari upaya TMMD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya Andi Irfandi.




Hari ke Enam Satgas TMMD 124, Pasang Pondasi Jembatan Kolombi Dibantu Masyarakat

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keenam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas Kodim 1431/Bombana bersama masyarakat setempat melaksanakan pemasangan pondasi jembatan di Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (12/05/2025). Pekerjaan ini menjadi bagian penting dari program fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas antarwilayah.

Koordinator pembangunan jembatan, Lettu Inf Nyoman Admika, menjelaskan bahwa pemasangan pondasi merupakan tahapan krusial untuk menjamin kekuatan dan keamanan struktur jembatan.

“Kami pastikan material yang digunakan sesuai standar agar jembatan ini bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Jusman, salah satu warga Kolombi yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam pembangunan di desanya.

“Ini bukan hanya soal jembatan, tapi tentang semangat gotong royong. Kami merasa dihargai karena dilibatkan dalam proses ini,” ucapnya.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-124 Tahun Anggaran 2025 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, menekankan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

“TMMD bukan hanya membangun secara fisik, tapi juga memperkuat hubungan sosial dan semangat kebersamaan,” pungkasnya.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga serta mempermudah akses distribusi hasil pertanian, yang selama ini menjadi tantangan utama di Desa Kolombi.




Temu Ceria Siaga Lasusua, Ajang Pramuka Tumbuhkan Karakter ASIK

Lasusua, sultranet.com – Sebanyak 400 anggota Pramuka Siaga tingkat SD/MI se-Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka mengikuti kegiatan Temu Ceria Siaga II Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Aspirasi, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu, 11 Januari 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Aktif, Santun, Inovatif & Kreatif” (ASIK) ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Ketua Kwartir Ranting Lasusua, Hj. Hasrayani, SP., yang akrab disapa Kak Ani, didaulat menjadi pembina upacara pembukaan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan Ceria Siaga bukan sekadar ajang berkumpul dan bermain, tetapi merupakan ruang edukatif untuk menumbuhkan karakter positif dan semangat kemandirian sejak dini.

“Kegiatan ini menjadi media yang tepat bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan hobi mereka. Selain itu, ini juga merupakan ajang silaturahmi antarpeserta serta sarana untuk berlatih mandiri dalam menghadapi kehidupan sesungguhnya,” ujar Kak Ani di hadapan para peserta dan pembina yang hadir.

Kak Ani juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh peserta untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah awal menjadi pribadi yang lebih baik. “Saya berharap anak-anak semua bisa tampil lebih disiplin, lebih berani, lebih mandiri, dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan Ceria Siaga II ini diisi dengan berbagai perlombaan dan permainan edukatif yang dirancang untuk melatih kerja sama, tanggung jawab, serta kreativitas para peserta. Beberapa pos kegiatan menampilkan tantangan yang harus diselesaikan secara kelompok, sementara yang lain mengasah kemampuan individu dalam berpikir cepat dan bertindak tepat.

Suasana di Lapangan Aspirasi tampak semarak. Anak-anak yang mengenakan seragam Pramuka Siaga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Tawa, sorak-sorai, dan semangat pantang menyerah menghiasi tiap sudut lapangan. Tak sedikit peserta yang menunjukkan keterampilan istimewa seperti mendongeng, membaca puisi, atau menampilkan yel-yel yang mengundang tepuk tangan meriah dari para pembina dan orang tua yang turut menyaksikan.

“Anak-anak ini luar biasa. Mereka tidak hanya menunjukkan semangat, tapi juga nilai-nilai kebersamaan dan keberanian untuk tampil,” jelasnya

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kwartir Ranting Lasusua dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan. Mengacu pada visi besar Gerakan Pramuka, kegiatan ini diarahkan untuk menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045.

Menurut Kak Ani, pembinaan karakter anak tidak bisa dilakukan secara instan. Maka dari itu, kegiatan semacam ini menjadi sangat penting karena memberikan ruang belajar yang menyenangkan namun tetap membangun nilai-nilai dasar yang kuat.

“Kita ingin anak-anak ini tumbuh dengan semangat gotong royong, kedisiplinan, dan keberanian menghadapi tantangan. Jika sejak dini mereka sudah terbiasa dengan hal-hal positif, maka kelak mereka akan menjadi generasi yang kuat dan membanggakan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para pembina dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, keberhasilan kegiatan bukan hanya dilihat dari jumlah peserta, tapi dari bagaimana peserta bisa tumbuh dan belajar dari setiap proses yang dilalui.

“Terima kasih untuk seluruh pembina, panitia, dan juga orang tua yang terus mendukung kegiatan kepramukaan. Tanpa peran bersama, tidak mungkin kegiatan sebesar ini bisa berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi anak-anak kita,” tambahnya.

Dengan semangat ASIK, Ceria Siaga II Tahun 2025 diharapkan mampu membekali anak-anak Lasusua dengan nilai-nilai kehidupan yang kuat, kreatif dalam berpikir, inovatif dalam bertindak, serta santun dalam berinteraksi.




Satgas TMMD ke-124, Lanjutkan Pengerjaan Rehap Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke

Satgas TMMD ke-124, Lanjutkan Pengerjaan Rehap Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke
Satgas TMMD ke-124, Lanjutkan Pengerjaan Rehap Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com  – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana melanjutkan pengerjaan rehab Masjid Al-Mujahidin yang berlokasi di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu (11/5/2025). Kegiatan fisik ini difokuskan pada proses pemelasteran dinding masjid, yang dilakukan secara bergotong royong bersama masyarakat setempat.

Salah satu personel Satgas TMMD, Sertu Syamsudin mengatakan bahwa pelaksanaan pengerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh semangat kebersamaan. “Kami terus bekerja dengan mengutamakan kualitas, karena kami sadar bahwa masjid ini akan menjadi tempat ibadah masyarakat yang harus nyaman dan layak,” ujarnya.

Kepala Desa Morengke, Abd Kadir, menyambut baik kegiatan ini dan mengaku sangat bersyukur atas kehadiran Satgas TMMD di desanya. “Rehab masjid ini sangat kami nantikan. Masyarakat juga sangat antusias membantu karena mereka merasa memiliki,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa rehabilitasi Masjid Al-Mujahidin merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD tahun anggaran 2025. “Melalui TMMD, TNI hadir tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan dengan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan rehab masjid ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sarana ibadah yang layak dan representatif di wilayah pedesaan.