Berikan Pelayanan Terbaik, Bupati Muna Barat Launching Program Mubar Sehat

LAWORO, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) me-launching program Mubar Sehat. Peluncuran ini dipimpin langsung Bupati La Ode Darwin dan didampingi Wakil Bupati Ali Basa, di Lapangan Sepakbola Wamelai, Kecamatan Lawa, Jumat (16/5/2025).

Saat menuju ke lokasi launching Mubar Sehat, bupati yang turut didampingi beberapa dokter spesialis, menyempatkan mengunjungi dua warga yang sakit, yaitu di Desa Watumela dan Kelurahan Wamelai. Ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan dokter keliling.

“Hari ini kami launching program Mubar Sehat. Program Mubar Sehat ini menjadi program unggulan kami di bidang kesehatan,” kata Bupati Muna Barat La Ode Darwin.

Dalam launching ini, Pemkab Mubar menyelenggarakan dua kegiatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis dirangkaikan dengan senam zumba dan dokter keliling.

Darwin mengungkapkan, program Mubar Sehat mencakup empat jenis pelayanan prioritas di sektor kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis dirangkaikan dengan senam zumba, dokter keliling, pelayanan 24 jam di UGD puskesmas, serta penempatan satu bidan dan satu perawat di masing-masing desa/kelurahan se-Kabupaten Muna Barat.

“Sebenarnya program Mubar Sehat ini sudah saya launching dua tahun lalu, yang saat itu saya masih menjadi bakal calon bupati. Setelah saya terpilih sebagai bupati dan pak Ali Basa sebagai wakil bupati, maka program ini kami lanjutkan sebagai wujud merealisasikan janji politik kami saat kampanye,” tandaa Darwin.

Darwin mengatakan, Mubar Sehat juga merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Darwin-Ali dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh masyarakat Muna Barat.

Menurut dia, kesehatan adalah pelayanan paling utama dan paling penting dalam upaya mewujudkan Muna Barat menjadi Liwu Mokesa.

“Karena kalau kita tidak sehat maka kita tidak bisa mencari uang. Kalau kita tidak sehat maka seluruh kegiatan rumah tangga kita pasti terganggu,” tuntas Darwin.

Sekedar diketahui, sebelumnya Bupati La Ode Darwin telah meresmikan pelayanan UGD 24 jam pada tiga puskesmas yang berada di tiga wilayah besar di Muna Barat. Yaitu Puskesmas Guali yang menjangkau pelayanan masyarakat untuk Kusambi Raya.

Kemudian, puskesmas Tiworo Tengah yang menjangkau pelayanan masyarakat Tiworo Raya. Lalu, Puskesmas Lawa yang menjangkau pelayanan masyarakat yang ada di Lawa Raya.




Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Rakit Besi Plat Jembatan Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan TMMD ke-124, personel Satgas dari Kodim 1431/Bombana mulai merakit besi untuk plat jembatan di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (16/5/2025). Pekerjaan ini menjadi bagian dari sasaran fisik utama dalam program TMMD untuk meningkatkan infrastruktur desa.

Jembatan yang sebelumnya rusak dan kondisinya miring kini menjadi prioritas perbaikan karena mengganggu mobilitas warga. Melalui pengerjaan plat besi yang akan dicor, jembatan tersebut diharapkan menjadi lebih kokoh dan aman untuk dilintasi masyarakat.

Sakka, salah satu warga Desa Morengke yang turut terlibat dalam proses pembangunan, mengatakan bahwa kondisi jembatan yang lama membuat warga merasa khawatir saat melintasinya.

“Sebelumnya jembatan ini miring, jadi kami takut kalau mau lewat, apalagi kalau bawa barang berat,” ujarnya.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi agar pembangunan berjalan cepat dan hasilnya optimal untuk warga.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Tahun 2025 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa jembatan tersebut sebelumnya hanya dilapisi papan dan sangat rawan.

“Jembatan yang tadinya miring dan di atasnya hanya papan akan kita perbaiki, dan kita plat cor di atasnya agar lebih kuat dan tahan lama,” pungkasnya.

Pembangunan infrastruktur ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat yang selama ini mengandalkan jembatan tersebut sebagai jalur utama. Dengan adanya perbaikan permanen, diharapkan akses ekonomi dan sosial warga Desa Morengke semakin lancar dan aman.




Hari Kesepuluh Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Lanjutkan Pembuatan MCK Capai 37%

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana terus melanjutkan pembangunan MCK di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Pembangunan fasilitas sanitasi ini merupakan salah satu sasaran fisik utama yang ditargetkan dalam program TMMD tahun ini, Jumat (16/5/2025).

Progres pembangunan MCK telah menunjukkan perkembangan signifikan. Serda Abdul Azis, personel Satgas TMMD ke-124, mengungkapkan bahwa pekerjaan fisik tersebut telah mencapai 37 persen.

“Kami terus bekerja maksimal bersama warga dan aparat untuk mengejar target penyelesaian sesuai jadwal,” ujarnya.

Sementara itu, Kapten Inf Sulistianto selaku Pasi Teritorial Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam percepatan pembangunan.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat demi kemajuan desa,” katanya.

Letkol Inf Andi Irfani, S.I.P., Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, berharap pembangunan MCK tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Morengke. “Kami ingin fasilitas ini meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat ke depan,” tutupnya.

Dengan pencapaian yang terus meningkat, pembangunan MCK diharapkan tuntas tepat waktu dan menjadi salah satu warisan berharga dari kegiatan TMMD ke-124 bagi warga setempat.




Cegah Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Lakukan Penyuluhan

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana menggelar penyuluhan bahaya narkoba sebagai bagian dari kegiatan nonfisik di Balai Desa Kolombi Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Kamis (15/05/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Penyuluhan dipimpin langsung oleh Ipda Bahar, KBO Sat Narkoba Polres Bombana, yang juga tergabung dalam Satgas TMMD dari unsur Kepolisian. Ia menjelaskan bahwa penanganan narkoba terbagi dalam empat bagian utama, yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan, dan rehabilitasi bagi para pecandu.

Menurut Ipda Bahar, pecandu narkoba harus menjalani proses pemulihan yang mencakup pemeriksaan, detoksifikasi, stabilisasi, dan pengelolaan aktivitas. Ia juga menegaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan mental dalam jangka panjang.

“Penggunaan narkoba dapat mengubah fungsi dan struktur otak, memengaruhi kognitif seseorang seperti kesulitan berkonsentrasi, kehilangan motivasi, hingga perubahan perilaku yang ekstrem,” jelas Ipda Bahar dalam pemaparannya di hadapan peserta penyuluhan.

Lebih lanjut, ia menyoroti faktor penyebab penyalahgunaan narkoba yang paling umum, yaitu pergaulan yang salah dan kurangnya perhatian serta kasih sayang dari keluarga. Oleh karena itu, ia mendorong peran aktif keluarga dan lingkungan dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba.

Penyuluhan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang hadir, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda desa. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD yang tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peduli pada persoalan sosial yang mengancam generasi muda.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, berharap kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya Narkoba.

“Kami harap setelah mengikuti sosialisasi ini, warga bisa lebih memahami dan menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik,” tutup Kapten Sulis.




Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431/Bombana dan Masyarakat Berjibaku Laksanakan Pengecoran Dekker

Bombana, Sultranet.com – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 bersama masyarakat berjibaku melaksanakan pengecoran dekker di jalan penghubung Desa Lamuru, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Jumat (16/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran fisik utama dalam program TMMD tahun ini.

Semangat gotong royong tampak jelas antara Satgas TMMD dan warga setempat. Mereka bekerja sama dengan penuh antusias di bawah koordinasi langsung dari Kodim 1431/Bombana. Pengecoran dekker ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat desa yang selama ini terkendala akibat kondisi jalan yang rusak.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah masuk tahap pengecoran. Semoga cuaca terus mendukung agar pekerjaan ini bisa cepat rampung,” ujar Serda Yasin, salah satu personel Satgas TMMD ke-124, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Salah satu warga, Aksan, mengungkapkan rasa senangnya bisa terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan ini.

“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa ikut membantu TNI. Jalan ini sangat penting bagi kami,” katanya.

Sementara itu, Kapten Cba Heri Iswanto selaku Koordinator Lapangan TMMD menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat membantu dalam mempercepat pekerjaan. “Sinergi antara TNI dan warga sangat luar biasa. Semoga semua target bisa tercapai tepat waktu,” ungkapnya.




Maksimalkan Program Ketahanan Pangan, Bupati Muna Barat Launching Petani Keren dan Tanam Jagung Serentak

Muna Barat, sultanet.com – Bupati Muna Barat La Ode Darwin resmi me-launcing program petani keren sekaligus penanaman jagung secara serentak di lahan 1500 hektare, di Desa Marobea Kecamatan Sawerigadi, Kamis (15 5/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat di bawah kepemimpinan La Ode Darwin-Ali Basa, untuk mensejehaterakan masyarakan dan menyukseskan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Darwin menyampaikan, pihaknya akan terus mendampingi dan memperkuat peran petani, yang mencakup pemberian bantuan bantuan bibit dan pupuk, bantuan sarana produksi pertanian serta kemudahan akses pasar terhadap hasil panen.

Untuk memaksimalkan program penanaman jagung, pihaknya telah menyiapkan bibit jagung berkualitas jenis bisi dua sebanyak 22,5 ton, untuk dibagikan secara gratis kepada seluruh petani.

Selain itu, Darwin juga bakal memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani jagung, seperti konser dan mesin pengering.

“Salah satu kendala yang dialami para petani jagung kita selama ini adalah tidak adanya mesin pengering. Mesin pengering jagung ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas jagung dan efisiensi proses pasca panen,” ujarnya.

Darwin bilang, mesin pengering jagung ini akan diupayakan tahun ini atau paling lambat tahun depan. Mesin yang akan diadakan nanti berkapasitas 10 ton dengan harga per unitnya sekitar Rp600 juta hingga Rp700 juta.

“Untuk untuk kesejahteraan para petani, saya siap mengorbankan anggaran perjalanan dinas saya dan anggaran rumah tangga untuk mengadakan mesin pengering jagung,” katanya.

Darwin meyakini, program ketahanan pangan di Muna Barat akan berjalan sukses dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, Muna Barat memiliki potensi pertanian yang sangat besar.

“Dengan komitmen dan perhatian kami yang begitu besar kepada petani, saya berharap program ketahanan pangan ini dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Muna Barat, dalam masa kepemimpinan kami selama lima tahun ke depan,” tuturnya.

Darwin juga berharap pemerintah pusat dapat memberikan bantuan yang maksimal dalam mewujudkan program ketahanan pangan di Muna Barat.

Sementara itu, Kepala Desa Marobea Muslimin Salim menyambut baik dan mengapresiasi langkah Bupati La Ode Darwin yang terus berkomitmen memberikan perhatian kepada para petani.

Menurutnya, selama kurang lebih 11 tahun Muna Barat mekar, baru kali ini para petani mendapat perhatian khusus dari Bupati.

“Selama ini bantuan yang diterima para petani, khususnya di desa kami ini hanya bersumber dari APBN. Tidak ada dari APBD kabupaten,” tandasnya.

Pada kesempatan ini juga, Muslimin menyampaikan beberapa keluhan para petani petani jagung selama ini. Salah satunya adalah tidak adanya bantuan alat pertanian, seperti jonder serta tidak adanya bantuan bibit jagung berkualitas.

“Di masa pak bipati kita bapak La Ode Darwin, alhamdulillah para petani selalu mendapatkan perhatian yang maksimal,” tuntasnya. (*)




Tim Wasev Mabesad Kunjungi Lokasi TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana

Bombana, Sultranet.com — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) mengunjungi lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di wilayah Kodim 1431/Bombana, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Kamis (15/05/2025).

Rombongan Tim Wasev dipimpin oleh Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos, M.H. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau secara langsung progres dan efektivitas pelaksanaan program TMMD yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Kolonel Marthen Pasunda mengungkapkan bahwa hasil paparan dari Dansatgas TMMD serta temuan di lapangan menunjukkan pelaksanaan TMMD ke-124 oleh Kodim 1431/Bombana sudah berjalan sangat baik dan maksimal. Ia menekankan pentingnya kesinambungan dan perawatan hasil pembangunan.

“Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Kolonel Marthen yang kini menjabat Irut-VI/Wanwil Itter Itum Itjenad.

Adapun sasaran fisik TMMD di Bombana meliputi pembangunan dan perbaikan badan jalan usaha tani di Desa Wia-wia dan Desa Lamuru, rehabilitasi jembatan di Desa Morengke dan Kolombi, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Totole dan Wia-wia, pembangunan serta rehab duiker jembatan, rehab tribun desa, hingga renovasi masjid di dua desa.

Selain sasaran fisik, program TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan tentang bahaya narkoba, bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan lingkungan hidup, dan kesehatan keluarga berencana (KB).

Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan TMMD di Kecamatan Matausu juga diapresiasi oleh tim. Warga ikut bergotong-royong dalam pengerjaan sasaran fisik, mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat. Semoga hasil dari program ini bisa mendorong kesejahteraan dan kemajuan masyarakat di wilayah ini,” tambah Kolonel Marthen.

Pihak Mabesad juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bombana yang tetap menganggarkan dana untuk pelaksanaan TMMD, meski dalam situasi efisiensi anggaran.

“Dukungan pemerintah daerah sangat penting agar masyarakat Bombana makin maju. Kami berharap program TMMD dapat terus hadir setiap tahun,” pungkasnya.

Dalam kunjungan ini, Tim Wasev turut didampingi sejumlah pejabat daerah dan TNI di antaranya Kasi Teritorial Korem 143/HO, Letkol Inf Muhammad Jafar, Ketua DPRD Bombana, Iskandar, S.P, Pj. Sekda Bombana, dr. H. Sunandar, M.MKes, yang mewakili Kapolres Bombana AKP Nur Sultan, SH, Danpos TNI AL Bombana, Letda Laut (E) Firman Afianto, Camat Matausu, Rimbu, S.P, serta Para Kepala Desa se-Kecamatan Matausu

Kegiatan kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam memastikan program TMMD berjalan sesuai tujuan, yakni membantu percepatan pembangunan desa serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.




Sinergitas TNI-POLRI, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana dalam Merehab Masjid Al-Mujahidin

Bombana, Sultranet. – Sinergitas antara TNI dan POLRI terlihat nyata dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana, yang tengah merehab Masjid Al-Mujahidin di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Kamis (15/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan sarana ibadah dan mempererat kemanunggalan dengan masyarakat.

Pekerjaan hari ini difokuskan pada plesteran dinding masjid, yang menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam pelaksanaan TMMD reguler tahun anggaran 2025. Seluruh proses berlangsung dengan semangat gotong royong, melibatkan TNI, POLRI, serta warga setempat secara langsung.

Serda Heriyanto Tondo, personel Satgas TMMD dari unsur TNI, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan program ini.

“Kami selalu bersinergi dengan Polri dan masyarakat demi kelancaran dan keberhasilan pembangunan,” ujarnya di sela kegiatan.

Sementara itu, Imam Masjid Al-Mujahidin, Ustaz Muh. Umar, mengapresiasi peran Satgas TMMD dalam membantu proses rehabilitasi rumah ibadah tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan merasa terbantu. Kehadiran TNI dan POLRI sangat memotivasi warga untuk ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa keterlibatan semua pihak merupakan kunci utama suksesnya kegiatan.

“Satgas TMMD selalu melibatkan TNI, Kepolisian, dan masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan. Ini adalah bentuk nyata kemanunggalan,” pungkasnya.




Pemasangan Atap RTLH Selesai, Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431/Bombana Lanjutkan Pemasangan Batu Bata

Bombana, Sultranet.com – Memasuki pekan kedua pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, personel Satgas TMMD Kodim 1431/Bombana bersama warga Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, melanjutkan pekerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Tina dengan pemasangan batu bata, Rabu (14/5/2025). Sebelumnya, proses pemasangan atap telah rampung dikerjakan.

Kegiatan hari ini difokuskan pada penyusunan dinding menggunakan material batu bata untuk mempercepat tahapan pembangunan RTLH. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-124 yang bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat kurang mampu di wilayah pedesaan.

Saat dikonfirmasi, Serma Salasi menyampaikan bahwa progres pembangunan RTLH terus menunjukkan hasil signifikan berkat semangat gotong-royong antara TNI, Polri dan warga.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Totole yang terus membantu tanpa kenal lelah dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Kepala Desa Totole, Bapak Rauke, turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Kehadiran Satgas TNI benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga kami,” tuturnya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Tahun Anggaran 2025, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, berharap semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga hingga seluruh program rampung. “Kami akan terus berupaya menyelesaikan seluruh sasaran fisik dan non-fisik tepat waktu, dengan kualitas yang baik dan manfaat jangka panjang bagi warga,” tutup Andi Irfandi.




Program RTLH Satgas TMMD ke 124 Kodim 1431/Bombana, Pasang Ring Balok dan Kuda-Kuda Rumah Ibu Hasneni

Bombana, Sultranet.com — Program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana di Dusun 1, Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, hari ini Satgas TMMD bersama masyarakat setempat mulai memasang ring balok dan kuda-kuda rumah milik Ibu Hasneni. Rabu (14/5/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu sasaran utama TMMD ke-124 yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu di wilayah terisolir. Progres pembangunan rumah Ibu Hasneni menunjukkan sinergi nyata antara TNI dan warga demi menciptakan kehidupan yang lebih layak dan sehat.

Salah seorang personel Satgas TMMD, Serda Nursan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari warga sekitar.

“Kami bersama masyarakat saling bahu-membahu. Gotong royong seperti ini adalah cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menjelaskan bahwa pembangunan RTLH ini ditargetkan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dalam program TMMD.

“Kami memprioritaskan kualitas bangunan agar benar-benar layak huni dan tahan lama. Proses pengerjaan dilakukan dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., mengungkapkan harapannya agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap program ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga memberikan semangat baru bagi warga untuk lebih maju dan mandiri,” harapnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Dandim 1431/Bombana ini menambahkan bahwa pelaksanaan TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur.

“TMMD adalah bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami ingin membangun wilayah dari pinggiran, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat dan warga,” pungkas Dandim.

Program TMMD ke-124 di Bombana ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Wia-wia. Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menunjukkan kesadaran kolektif untuk menciptakan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.