Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah, Langkah Personel Satgas TMMD Manunggal dengan Masyarakat

Bombana, Sultranet.com – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al-Ikhlas, Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sabtu petang (10/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD untuk mempererat hubungan sosial serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat disambut hangat oleh warga setempat. Baharuddin, Imam Masjid Al-Ikhlas, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran para personel TNI yang turut meramaikan masjid. “Dengan adanya Satgas, jamaah masjid semakin ramai, suasana ibadah menjadi lebih hidup,” ujar Baharuddin.

Sertu Lambintara, salah satu personel Satgas dari Kodim 1431/Bombana, mengatakan bahwa kegiatan sholat berjamaah ini menjadi momen penting untuk membangun komunikasi dan memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

“Kami ingin hadir bukan hanya untuk membangun secara fisik, tapi juga hadir dalam aktivitas spiritual masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap kegiatan TMMD.

“Kegiatan seperti ini mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain tugas pembangunan, kami juga berupaya mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat,” pungkas Andi Irfandi.

Program TMMD ke-124 di Kabupaten Bombana tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menjalin keharmonisan melalui kegiatan sosial dan keagamaan. Ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terus dibangun dari berbagai aspek kehidupan.




Lanjutkan Penggalian Tempat Pembuatan Dekker, Personel Satgas TMMD dan Masyarakat Bahu Membahu

Personel Satgas TMMD ke 124 Bersama Masyarakat melaksanakan penggalian pembangunan Dekker
Personel Satgas TMMD ke 124 Bersama Masyarakat melaksanakan penggalian pembangunan Dekker

Bombana, Sultranet.com – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana bersama warga Desa Lamuru, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, melanjutkan kegiatan penggalian tempat pembuatan dekker. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi terhadap genangan dan luapan air saat musim penghujan, Minggu (11/5/2025).

Semangat gotong royong antara TNI- Polri dan masyarakat tampak begitu kental dalam pelaksanaan program TMMD ini. Penggalian jalan dilakukan sebagai tahap awal pembangunan pondasi plat dekker yang menjadi sasaran fisik dalam kegiatan TMMD di Desa Lamuru.

Kapten Cba Heri Iswanto, selaku Koordinator di Sektor Desa Lamuru menyampaikan bahwa kolaborasi antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kunci kelancaran kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang ikut serta tanpa kenal lelah. Pembangunan dekker ini sangat penting untuk menunjang akses jalan dan mencegah banjir,” ungkap Kapten Heri.

Haris, Kepala Desa Lamuru, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian TNI terhadap infrastruktur desa. “Kami bangga dan bersyukur atas kehadiran TMMD di desa kami. Pembuatan dekker ini sudah lama kami dambakan karena sangat dibutuhkan warga, terutama saat musim hujan,” pungkas Haris.

Kegiatan TMMD ke-124 di Kabupaten Bombana ini terus berjalan dengan penuh semangat kebersamaan dan diharapkan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lamuru dan sekitarnya.




Kompak dan Solid, TNI-POLRI Satgas TMMD ke 124, Kebut Pembuatan MCK di Desa Morengke 

Kompak dan Solid, TNI-POLRI Satgas TMMD ke 124, Kebut Pembuatan MCK di Desa Morengke 
Kompak dan Solid, TNI-POLRI Satgas TMMD ke 124, Kebut Pembuatan MCK di Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang melibatkan unsur TNI-POLRI terus menunjukkan kekompakan dalam percepatan pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Proyek MCK yang tengah dikebut itu kini memasuki tahap pemasangan batako. Minggu, (11/05)

Pembangunan MCK berukuran panjang 3 meter dan lebar 1,5 meter di atas lahan seluas 450 meter persegi ini bertujuan untuk meningkatkan sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat. MCK ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar secara umum sebagai fasilitas publik yang bersih dan layak.

Bripka Erwin, salah satu personel Satgas TMMD dari unsur Polri, menyampaikan bahwa kolaborasi antara TNI dan Polri di lapangan berjalan dengan penuh semangat dan kekompakan.

“Kami saling bahu membahu agar proses pembangunan MCK ini selesai tepat waktu dan bisa segera digunakan masyarakat,” ujarnya.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasi Teritorial Kodim 1431/Bombana menambahkan bahwa pembangunan MCK ini merupakan salah satu wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat dalam mendukung program TMMD.

“Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga berupaya mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat,” ucapnya.

Kepala Desa Morengke, Abd Kadir, sangat mengapresiasi kehadiran Satgas TMMD dan berharap pembangunan MCK ini bisa memberikan dampak positif bagi seluruh warga desa.

“Semoga sarana ini bermanfaat besar dan dirawat bersama agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” tutupnya.




Hari Kelima TMMD, Satgas Kerjakan Ramuan RTLH Milik Ibu Husneni 

Personel Satgas dan Masyarakat Merakit Ramuan Rumah Ibu Husneni
Personel Satgas dan Masyarakat Merakit Ramuan Rumah Ibu Husneni

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari kelima pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD bersama masyarakat mulai mengerjakan pembuatan ramuan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Husneni di Dusun 1, Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (11/05/2025). Kegiatan ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang ditargetkan rampung tepat waktu.

Serda Irfan, salah satu personel Satgas TMMD, mengatakan bahwa proses pembuatan ramuan melibatkan semangat gotong royong antara TNI dan warga sekitar. “Kami terus bekerja maksimal dari pagi hingga sore hari. Semoga rumah ini bisa segera berdiri kokoh dan layak ditempati oleh Ibu Husneni,” ujarnya penuh semangat.

Kepala Dusun 1 Desa Wia-wia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh TNI melalui program TMMD. Menurutnya, kehadiran TMMD menjadi berkah bagi warganya. “Kami sangat bersyukur, apalagi rumah Bu Husneni sudah lama membutuhkan perbaikan. Ini bentuk nyata kepedulian negara,” ungkapnya.

Danramil 1431-01/ Rumbia Kapten Inf Syafarudin, menjelaskan bahwa sasaran RTLH menjadi prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami ingin program ini tidak hanya membangun fisik, tapi juga memperkuat semangat kebersamaan. Inilah inti dari TMMD, manunggal bersama rakyat,” tegasnya.

Kegiatan TMMD ke-124 di Kabupaten Bombana akan berlangsung selama sebulan penuh dan menargetkan berbagai pembangunan fisik seperti jalan, rumah layak huni, dan fasilitas umum lainnya, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pelayanan kesehatan bagi warga desa.




Muna Barat Bakal Dapat Bantuan Penanganan Sampah dari Pemerintah Pusat

JAKARTA, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Muna Barat bakal memperoleh bantuan fasilitas penanganan sampah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI.

Bantuan ini mencakup dump truck pengangkut sampah sampah, kontainer atau bak sampah, motor viar pengangkutan sampah, tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS-3R), dan pembangunan tempat pengolahan akhir (TPA) sampah.

Sederet bantuan tersebut diperoleh setelah Bupati Muna Barat La Ode Darwin bertemu Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor KLH Jakarta pada Jumat (9/5/2025).

“Alhamdulillah dalam audiensi kami ini, pak menteri merespons positif apa yang kami sampaikan tentang penanganan sampah. Sehingga, pak menteri memberikan dukungan konkret dengan memberikan bantuan sejumlah fasilitas dan sarana penunjang pengeloaan sampah,” kata Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Sabtu (10/5/2025).

Darwin menyampaikan, audiensi ke KLH dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemkab Muna Barat dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup akan sangat membantu kami dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berbasis partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan, penanganan sampah berwawasan lingkungan merupakan bagian penting dari visi pembangunan daerah yang mengacu pada konsep Liwu Mokesa (kampung keren). Sehingga, penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan, tapi bagian dari cara untuk membangun Muna Barat yang sehat, tertib, dan berkelanjutan.

Darwin menegaskan, visi Liwu Mokesa bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang ingin menjadikan desa-desa di Muna Barat bersih, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi.

“Kami berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pengelolaan lingkungan di Muna Barat akan semakin baik dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, serta pelestarian sumber daya alam.




Antusias, Warga dan Satgas TMMD Kerjakan Perbaikan Dekker Penghubung antar Dusun

Bombana, Sultranet.com – Warga Dusun 1 Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, menunjukkan antusiasme tinggi saat bergotong-royong bersama Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana memperbaiki dekker penghubung antar dusun, Sabtu (10/05). Dekker ini menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD reguler tahun anggaran 2025.

Kondisi dekker sebelumnya sudah rusak dan menghambat aktivitas warga, khususnya saat musim hujan. Perbaikan ini diharapkan dapat memperlancar akses dan mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Sersan Mayor (Serma) Salasi, personel Satgas TMMD, mengungkapkan bahwa gotong royong ini mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“Kami bekerja bersama tanpa sekat. Ini adalah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat,” katanya.

Rauke, Kepala Desa Totole, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI atas perhatian terhadap infrastruktur desa.

“Kami sangat terbantu. Perbaikan dekker ini sudah lama dinantikan warga,” ujarnya.

Pasiter Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Sulistianto menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat.

“Keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan TMMD dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.




Pengerjaan RTLH Milik Salmawati Memasuki Pemasangan Slop dan Tiang oleh Satgas TMMD 

Bombana, Sultranet.com – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Salmawati, warga Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kini memasuki tahap pemasangan slop dan tiang. Pengerjaan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124. Sabtu, 10/05/2025.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terlihat aktif bekerja di lokasi, dengan harapan proyek ini dapat rampung sesuai target waktu. Salah satu personel Satgas, Serda Nurswandi, mengatakan bahwa pemasangan slop dan tiang merupakan fase penting dalam pembangunan RTLH. “Kami terus mempercepat pengerjaan agar rumah ini segera bisa ditempati oleh Ibu Salmawati,” ujarnya.

Kepala Dusun 1 Desa Wia-wia, Muh. Safar, memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dan TNI. “Kehadiran Satgas TMMD sangat membantu masyarakat, bukan hanya membangun rumah, tetapi juga mempererat hubungan antara warga dan aparat,” tuturnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafarudin menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan pembangunan RTLH ini dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi warga penerima bantuan.




Tingkatkan Fasilitas Ibadah, Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Bangun Teras Masjid

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keempat pelaksanaan TMMD ke-124, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa bersama masyarakat Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, melanjutkan pembangunan fisik dengan memasang batu bata di teras Masjid Al-Mukmin, Sabtu (10/05/2025). Masjid ini menjadi salah satu target utama dalam program TMMD Reguler 124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025.

Koordinator TMMD di Desa Totole, Kapten Inf Bahar, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat mempercepat proses pekerjaan. “Kami apresiasi semangat warga yang ikut terlibat. Ini bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Kehadiran TMMD disambut antusias oleh warga. Iwan, salah satu warga Desa Totole, mengaku senang bisa berpartisipasi langsung dalam pembangunan tempat ibadah desanya. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Masjid kami yang dulu belum selesai, sekarang bisa kami benahi bersama-sama,” tuturnya.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah. “Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga hasil pembangunan,” jelasnya.

Proses pemasangan batu bata di teras masjid ini direncanakan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum dilanjutkan ke tahapan pekerjaan lainnya. Satgas TMMD dan masyarakat terus bahu-membahu demi mempercepat penyelesaian target sasaran fisik.

Program TMMD Reguler 124 di Kabupaten Bombana ini mendapat respons positif dari masyarakat karena terbukti membawa perubahan nyata dalam peningkatan fasilitas umum dan semangat gotong royong warga desa.




Personel Satgas TMMD, Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah dengan Warga di Masjid Al-Mujahidin

Bombana, Sultranet.com — Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan Sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana, Jumat petang (9/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kehadiran para personel TNI disambut hangat oleh warga sekitar. Imam Masjid Nurul Imam, Ustaz Muh. Umar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebersamaan tersebut.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Satgas TMMD, karena membuat masjid menjadi lebih ramai jamaahnya,” ujar Ustaz Umar.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Selain membangun infrastruktur, kami juga ingin membangun nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P yang juga menjabat sebagai Dandim 1431/Bombana menegaskan bahwa kegiatan keagamaan merupakan prioritas dalam mendekatkan TNI dengan masyarakat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek rohani masyarakat,” pungkas Irfandi.

TMMD Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025 ini terus menunjukkan kontribusinya secara menyeluruh, baik secara fisik maupun nonfisik, demi mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Kabupaten Bombana.




Jembatan Penghubung di Desa Morengke Mulai Dibongkar, Satgas TMMD Siapkan Jalan Alternatif

Bombana, Sultranet.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana mulai membongkar jembatan penghubung antar dusun di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sabtu (10/5/2025). Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat dan disertai pembangunan jalan alternatif guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan selama proses berlangsung.

Kepala Desa Morengke, Abd. Kadir, menyambut baik langkah Satgas TMMD dan menyebut bahwa jembatan ini memang sudah lama membutuhkan perbaikan.

“Kami sangat bersyukur, karena pembangunan ini merupakan harapan warga selama bertahun-tahun. Jalan alternatif yang disiapkan juga sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” ungkapnya.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan secara bertahap dan sesuai standar keamanan.

“Kami pastikan keselamatan menjadi prioritas utama selama pengerjaan. Jalan alternatif juga dirancang agar layak dan aman dilalui,” ujar Sulistianto.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P. menekankan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD di tahun 2025.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” pungkas Irfandi.

Program TMMD ke-124 ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta masyarakat setempat, dengan tujuan mempercepat pembangunan di desa-desa terpencil serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.