Dorong UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Bupati Muna Barat Temui Menteri Maman

JAKARTA, sultranet.com – Komitmen kuat ditunjukkan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bertempat di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Kamis (8/5/2025), Bupati Darwin menemui langsung Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, guna memperjuangkan dukungan konkret dari pemerintah pusat bagi pelaku UMKM di wilayahnya.

Dalam pertemuan strategis itu, Darwin mengusulkan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik untuk mempercepat pengembangan UMKM di Muna Barat. Ia menegaskan bahwa sektor ini telah menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan berperan vital dalam mendorong kemandirian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Harapan kami, dukungan dari pusat dapat memperkuat kapasitas pelaku UMKM, baik dari segi permodalan, daya saing, maupun produksi. Ini penting agar ekonomi lokal terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Darwin.

Data terbaru mencatat, ada 6.174 pelaku UMKM di Muna Barat yang tersebar di 11 kecamatan. Sebagian besar merupakan usaha mikro (6.116), disusul usaha kecil (49), dan usaha menengah (9). Kondisi ini menurut Darwin membutuhkan sentuhan kebijakan dan pembinaan yang terarah agar UMKM lokal mampu naik kelas.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, merespons positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan komitmen kementeriannya untuk memberikan perhatian khusus kepada Muna Barat, termasuk melalui penambahan kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program KUR padat karya yang tahun ini dialokasikan sebesar Rp20 triliun secara nasional.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Bupati Muna Barat. Daerah ini akan masuk dalam prioritas penerima program KUR padat karya, meski saat ini kita sedang menghadapi keterbatasan anggaran. Kami akan terus mendorong agar pelaku UMKM di Muna Barat mendapat akses pendanaan dan pembinaan yang lebih luas,” kata Maman.

Langkah proaktif Bupati Darwin ini menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan, demi menciptakan ekonomi daerah yang inklusif dan mandiri.




Bersama Aparat Desa dan Masyarakat, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Laksanakan Kerja Bakti

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat Desa Pasare Apua dan masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan kanan kiri jalan dan parit di Dusun 3, Desa Pasare Apua, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jum’at (09/05/2025). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat menjelang musim penghujan.

Kerja bakti ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan aparat desa, di antaranya Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab; tiga personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yaitu Serka Hambarin, Serka Wahab, dan Sertu LD Masrun; Kepala Dusun 1 Suba R; serta sekitar 17 orang warga Desa Pasare Apua yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serka Wahab, mengatakan kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan ajang mempererat hubungan antara aparat dengan warga. “Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti bersama masyarakat. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut memotivasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan desa,” ucapnya.

Danramil 1431-01/Rumbia melalui Bati Tuud-nya, Pelda La Ulo, menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti seperti ini merupakan bagian dari upaya Koramil dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami akan terus mendukung kegiatan yang melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat,” tutup La Ulo.




Bati Tuud Koramil Poleang Pimpin Karya Bakti Penanaman Pohon, Cegah Banjir dan Tanah Longsor

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, Bati Tuud Koramil 1431-03/Poleang Serka Zainal memimpin kegiatan karya bakti penanaman pohon yang dilaksanakan di Desa Pusuea, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Kamis,(08/05).

Kegiatan tersebut melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Selain anggota Koramil Poleang, hadir pula Kepala Desa Pusuea Abdul Hakim S.Pd.I, Sekretaris Desa Sukirman, para kepala dusun setempat, serta sekitar 15 warga yang turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon di sekitar wilayah rawan longsor dan banjir.

Serka Zainal mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan hidup.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengurangi risiko bencana alam, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam,” ungkapnya.

Kepala Desa Pusuea, Abdul Hakim S.Pd.I, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada Koramil Poleang atas inisiatif positif ini. “Kami berterima kasih atas kepedulian TNI yang terus bersinergi dengan masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan aman dari bencana,” ucapnya.

Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat TNI dengan masyarakat desa. Penanaman pohon dinilai sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Koramil dalam mendukung pelestarian alam. “Penanaman pohon ini bertujuan menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan bebas dari ancaman bencana. Semoga menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi generasi mendatang,” tutup Kapten Dahlan.




Bupati Muna Barat Audiensi ke Komdigi, Dorong Internet Gratis untuk Sekolah dan Pembangunan BTS di Wilayah Terpencil

Jakarta, sultranet.com – Dalam upaya mempercepat transformasi digital di daerahnya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI pada Rabu, 7 Mei 2025. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Staf Khusus Menteri Kominfo, Arnanto Nurprabowo.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Darwin secara resmi menyerahkan proposal pembangunan Base Transceiver Station (BTS) serta penyediaan layanan internet gratis bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Muna Barat.

“Peningkatan infrastruktur komunikasi, terutama pembangunan BTS dan penyediaan internet gratis di sekolah-sekolah, adalah langkah penting dalam mewujudkan pemerataan akses informasi dan layanan pendidikan yang lebih baik,” tegas La Ode Darwin.

Ia menjelaskan, keterbatasan akses internet di sejumlah wilayah, khususnya di pulau-pulau dan daerah pedalaman, sangat menghambat perkembangan pendidikan, ekonomi, dan sektor-sektor lainnya. Oleh karena itu, usulan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk mengatasi kesenjangan digital.

Lebih lanjut, Darwin menyebutkan bahwa program ini juga merupakan bagian dari visi “Liwu Mokesa” – kampung yang keren – di mana teknologi menjadi motor penggerak kemajuan masyarakat Muna Barat.

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kominfo Muna Barat, Al Rahman. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah di Muna Barat yang belum mendapatkan layanan internet memadai.

“Dengan internet yang stabil dan cepat, anak-anak di daerah terpencil dapat mengakses sumber belajar global. Ini akan menjadi lompatan besar dalam pemerataan pendidikan di daerah kami,” ujar Al Rahman.

Menanggapi usulan tersebut, Staf Khusus Menteri Kominfo, Arnanto Nurprabowo, menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk menindaklanjuti permintaan tersebut.

“Kami menyambut baik usulan dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Kami akan melihat lebih lanjut potensi dan kebutuhan daerah, dan tentu saja mendukung upaya percepatan akses komunikasi dan informasi di wilayah yang membutuhkan,” jelas Arnanto.

Usulan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transformasi digital di Muna Barat, membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap pendidikan, ekonomi digital, serta layanan publik berbasis teknologi.




Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Mulai Bongkar Jembatan di Desa Kolombi

Bombana, Sultranet.com – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana mulai membongkar jembatan lama yang menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2 di Desa Kolombi, Kabupaten Bombana, Rabu (07/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik utama dalam program TMMD Tahun Anggaran 2025.

Jembatan tersebut sebelumnya menjadi akses vital bagi masyarakat antar dusun. Kini, demi meningkatkan konektivitas dan keamanan transportasi, Satgas TMMD melakukan pembongkaran untuk digantikan dengan struktur yang lebih kokoh dan layak.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom., menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan TMMD ini, khususnya pembangunan jembatan yang sudah lama dinantikan warga. Semoga hasilnya nanti benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan pembongkaran dilakukan secara gotong-royong oleh personel TNI bersama warga setempat, sebagai bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam membangun desa. Proses ini dilakukan dengan penuh semangat dan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa jembatan tersebut termasuk dalam daftar prioritas karena perannya yang strategis. “Pembongkaran ini adalah langkah awal untuk membangun jembatan yang lebih kuat. Kami menargetkan seluruh pekerjaan fisik TMMD selesai tepat waktu dan tepat mutu,” pungkasnya.

Program TMMD ke-124 ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pelayanan kesehatan, sebagai upaya memperkuat ketahanan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.




Satgas TMMD ke-124 Bongkar Rumah Warga Sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 

Bombana, Sultranet.com- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025, merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program tersebut, hari ini mulai dikerjakan personil Satgas TMMD, yang berlokasi di Desa Wia-wia Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. (07/05/2025).

Ibu Hasnaeni Salah satu warga yang mendapat renovasi RTLH, warga Desa Wia-wia Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara ini sangat bersyukur dan tidak menyangka akan mendapat bantuan perbaikan rumah miliknya.

“Saya bersama keluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu memperbaiki rumah saya yang memang sudah tidak layak huni,” ucapnya.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Sulistianto menjelaskan bahwa program rehab RTLH ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan hidup bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah TMMD.

“Setelah TMMD usai nantinya tidak ada lagi warga yang atap rumahnya bocor, kita akan pastikan semua masyarakat harus menikmati rumah layak huni,” jelasnya.

Ia juga berharap selama pengerjaan tentu harus ada dukungan dan kerja sama yang baik antara satgas TMMD dengan masyarakat dan pemerintah setempat dengan tujuan hasil lebih maksimal nantinya dapat digunakan dalam waktu yang lama.

“Hari ini Kita sudah mulai melakukan pembongkaran rumah, sesuai dengan rencana program TMMD rumah tidak layak huni yang dibangun harus diselesaikan dengan cepat sesuai dengan waktu yang telah disediakan yaitu sebelum dilaksanakannya penutupan TMMD,” pungkasnya.




Menteri PU Komitmen Bangun Irigasi dan Sekolah Rakyat di Muna Barat

JAKARTA, sultranet.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo menyatakan komitmennya untuk membangun jaringan irigasi dan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Dody saat menerima kunjungan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, di Kantor Kementerian PUPR, Selasa (6/5). Dalam pertemuan itu, keduanya membahas rencana dukungan infrastruktur untuk percepatan pembangunan daerah.

“Insya Allah kami akan mendukung pembangunan infrastruktur di Muna Barat. Pekerjaan yang paling cepat bisa dimulai adalah irigasi karena sudah ada Instruksi Presiden-nya,” ujar Dody.

Menurutnya, pembangunan jalan di wilayah tersebut juga direncanakan melalui skema Inpres Infrastruktur Daerah, meski masih dalam tahap awal pembahasan.

Selain irigasi, Kementerian PUPR juga akan membangun Sekolah Rakyat sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan. Sekolah ini akan menyediakan pendidikan gratis dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Saya minta Pak Bupati menyiapkan lahan untuk pembangunan SR tahap 2A. Kita akan sekolahkan anak-anak Muna Barat,” tegas Dody.

Menanggapi hal tersebut, Bupati La Ode Darwin menyatakan kesiapannya mendukung penuh program Kementerian PUPR. Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 8 hektare dan seluruh dokumen pendukung pembangunan Sekolah Rakyat telah lengkap.

“Kami berharap pembangunan ini segera terealisasi, karena Muna Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, namun masih kekurangan infrastruktur,” jelas Darwin.

Darwin menambahkan, potensi lahan sawah di Muna Barat mencapai 5.000 hektare, namun belum memiliki sistem irigasi teknis. Beberapa desa bahkan kekurangan air dan terpaksa mengalihkan tanamannya ke nilam, yang berisiko merusak kesuburan tanah dalam waktu 2–3 tahun ke depan.

Kementerian PUPR menegaskan bahwa pembangunan irigasi merupakan bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. Sementara pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan akses pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.




Bupati Bombana Ir. Burhanuddin Buka TMMD Ke 124 TA. 2025 Kodim 1431/Bombana di Kecamatan Matausu

Bombana, Sultranet.com – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 resmi digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (6/5/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si membuka kegiatan ini yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, terpencil, dan tertinggal.

“Ini bukan hanya pembangunan infrastruktur, tapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Burhanudin menambahkan bahwa program TMMD selaras dengan visi pembangunan daerah yang mengedepankan pemerataan hingga ke pelosok desa. Ia menyebutkan TMMD adalah mitra strategis dalam mencapai tujuan pembangunan Bombana yang berdaya saing berbasis agrominapolitan.

TMMD ke-124 di Kecamatan Matausu kali ini akan difokuskan pada pembangunan fisik seperti perbaikan jalan, jembatan, rehab Masjid, jalan usaha Tani, rumah tidak layak huni, serta kegiatan non-fisik berupa penyuluhan kebangsaan, kesehatan, penanggulangan stunting, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Ini sejalan dengan program 100 hari kerja kami yang menekankan kolaborasi lintas sektor, efisiensi anggaran, dan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Bupati Bombana Ir. Burhanudin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1431/Bombana atas komitmen dan dedikasi dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyerukan agar seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga masyarakat, bergotong royong menyukseskan program ini.

Sementara itu Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, selaku Dansatgas TMMD 124, menegaskan bahwa TMMD adalah program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non-fisik.

Adapun sasaran fisik TMMD 124 meliputi: Perbaikan Jalan Usaha Tani di Desa Wia-wia, Jalan Usaha Tani di Desa Lamuru, Perbaikan Jembatan Desa Morengke, Jembatan Desa Kolombi, Rehab RTLH di Desa Totole dan Wia-wia, Pembangunan dan rehab deucker jembatan di beberapa desa, Rehab tribun desa di Wia-wia dan Morengke, Rehab masjid di Desa Totole dan Morengke.

“Selain sasaran fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan narkoba, bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan lingkungan, dan KB kesehatan,” jelasnya.

Lebih Lanjut Dandim menjelaskan bahwa Dalam kegiatan TMMD ini akan dilaksanakan juga program unggulan Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

“TMMD 124 juga mengadakan kegiatan tambahan seperti rehab RTLH, pembangunan dan rehab sumur bor, penanaman 100 bibit pohon di lima desa, pemberian sembako dan makanan bergizi kepada 100 orang anak Sekolah” Pungkas Andi Irfandi.




Desa Kolombi Berbenah Siap Sambut Kunjungan Bupati Bombana

Bombana, Sultranet.com- Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, mulai melakukan berbagai pembenahan guna menyambut rencana kunjungan Bupati Bombana. Kunjungan ini direncanakan dalam rangka membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 yang akan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Wia-wia.

Berbagai persiapan dilakukan secara gotong royong oleh pemerintah desa bersama warga, termasuk pengecatan kantor desa, pagar, taman-taman di sekitar area kantor, serta pemasangan umbul-umbul sepanjang jalan utama desa. Aktivitas ini dilakukan untuk menciptakan suasana desa yang lebih bersih, rapi, dan meriah menjelang kunjungan penting tersebut.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom., saat ditemui di sela-sela kegiatan kerja bakti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dan tanggung jawab pemerintah desa dalam menyambut tamu kehormatan. “Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan kunjungan Bupati Bombana pada pembukaan TMMD ke-124,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya ingin menunjukkan wajah Desa Kolombi yang cerah dan siap menyambut setiap program pembangunan. “Setidaknya kita sebagai pemerintahan desa menyiapkan desa kita agar kelihatan lebih cerah dan tertata,” kata Risrahayu.

Kegiatan pembenahan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan antarwarga serta membangkitkan rasa memiliki terhadap lingkungan desa. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan mereka dalam seluruh rangkaian kegiatan persiapan.

TMMD ke-124 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah Kecamatan Matausu.




Kodim 1431/Bombana Gelar Gladi Upacara Pembukaan TMMD ke-124 Ta. 2025 di Desa Wia-wia

Bombana, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana menggelar gladi upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Sepak Bola Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Senin (05/05/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapten Inf Mustapa selaku perwira upacara.

Gladi upacara ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan perlengkapan yang akan digunakan dalam pembukaan TMMD. Berbagai unsur seperti TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat turut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut demi kelancaran acara utama yang akan berlangsung keesokan harinya.

Upacara pembukaan TMMD ke-124 dijadwalkan digelar pada Selasa (06/05/2025) yang di Buka Oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanudin, M. Si. TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di sektor infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kapten Inf Mustapa, gladi ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor.

“Kami ingin memastikan semua berjalan lancar, tertib, dan sesuai rencana demi suksesnya TMMD ke-124,” ujarnya di sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala Desa Wia-wia Herman, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan TMMD di desanya.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Antusiasme warga sangat tinggi, mereka ikut membantu dalam penyiapan lapangan dan berbagai kebutuhan lainnya,” ucapnya penuh semangat.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan TMMD ke-124 diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Desa Wia-wia serta daerah sekitarnya.