Pengerjaan RTLH Milik Salmawati Memasuki Pemasangan Slop dan Tiang oleh Satgas TMMD 

Bombana, Sultranet.com – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Salmawati, warga Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kini memasuki tahap pemasangan slop dan tiang. Pengerjaan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124. Sabtu, 10/05/2025.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terlihat aktif bekerja di lokasi, dengan harapan proyek ini dapat rampung sesuai target waktu. Salah satu personel Satgas, Serda Nurswandi, mengatakan bahwa pemasangan slop dan tiang merupakan fase penting dalam pembangunan RTLH. “Kami terus mempercepat pengerjaan agar rumah ini segera bisa ditempati oleh Ibu Salmawati,” ujarnya.

Kepala Dusun 1 Desa Wia-wia, Muh. Safar, memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dan TNI. “Kehadiran Satgas TMMD sangat membantu masyarakat, bukan hanya membangun rumah, tetapi juga mempererat hubungan antara warga dan aparat,” tuturnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafarudin menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan pembangunan RTLH ini dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi warga penerima bantuan.




Tingkatkan Fasilitas Ibadah, Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Bangun Teras Masjid

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keempat pelaksanaan TMMD ke-124, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa bersama masyarakat Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, melanjutkan pembangunan fisik dengan memasang batu bata di teras Masjid Al-Mukmin, Sabtu (10/05/2025). Masjid ini menjadi salah satu target utama dalam program TMMD Reguler 124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025.

Koordinator TMMD di Desa Totole, Kapten Inf Bahar, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat mempercepat proses pekerjaan. “Kami apresiasi semangat warga yang ikut terlibat. Ini bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Kehadiran TMMD disambut antusias oleh warga. Iwan, salah satu warga Desa Totole, mengaku senang bisa berpartisipasi langsung dalam pembangunan tempat ibadah desanya. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Masjid kami yang dulu belum selesai, sekarang bisa kami benahi bersama-sama,” tuturnya.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah. “Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga hasil pembangunan,” jelasnya.

Proses pemasangan batu bata di teras masjid ini direncanakan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum dilanjutkan ke tahapan pekerjaan lainnya. Satgas TMMD dan masyarakat terus bahu-membahu demi mempercepat penyelesaian target sasaran fisik.

Program TMMD Reguler 124 di Kabupaten Bombana ini mendapat respons positif dari masyarakat karena terbukti membawa perubahan nyata dalam peningkatan fasilitas umum dan semangat gotong royong warga desa.




Personel Satgas TMMD, Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah dengan Warga di Masjid Al-Mujahidin

Bombana, Sultranet.com — Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan Sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana, Jumat petang (9/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kehadiran para personel TNI disambut hangat oleh warga sekitar. Imam Masjid Nurul Imam, Ustaz Muh. Umar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebersamaan tersebut.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Satgas TMMD, karena membuat masjid menjadi lebih ramai jamaahnya,” ujar Ustaz Umar.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Selain membangun infrastruktur, kami juga ingin membangun nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P yang juga menjabat sebagai Dandim 1431/Bombana menegaskan bahwa kegiatan keagamaan merupakan prioritas dalam mendekatkan TNI dengan masyarakat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek rohani masyarakat,” pungkas Irfandi.

TMMD Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025 ini terus menunjukkan kontribusinya secara menyeluruh, baik secara fisik maupun nonfisik, demi mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Kabupaten Bombana.




Jembatan Penghubung di Desa Morengke Mulai Dibongkar, Satgas TMMD Siapkan Jalan Alternatif

Bombana, Sultranet.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana mulai membongkar jembatan penghubung antar dusun di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sabtu (10/5/2025). Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat dan disertai pembangunan jalan alternatif guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan selama proses berlangsung.

Kepala Desa Morengke, Abd. Kadir, menyambut baik langkah Satgas TMMD dan menyebut bahwa jembatan ini memang sudah lama membutuhkan perbaikan.

“Kami sangat bersyukur, karena pembangunan ini merupakan harapan warga selama bertahun-tahun. Jalan alternatif yang disiapkan juga sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” ungkapnya.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan secara bertahap dan sesuai standar keamanan.

“Kami pastikan keselamatan menjadi prioritas utama selama pengerjaan. Jalan alternatif juga dirancang agar layak dan aman dilalui,” ujar Sulistianto.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P. menekankan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD di tahun 2025.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” pungkas Irfandi.

Program TMMD ke-124 ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta masyarakat setempat, dengan tujuan mempercepat pembangunan di desa-desa terpencil serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.




Dorong UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Bupati Muna Barat Temui Menteri Maman

JAKARTA, sultranet.com – Komitmen kuat ditunjukkan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bertempat di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Kamis (8/5/2025), Bupati Darwin menemui langsung Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, guna memperjuangkan dukungan konkret dari pemerintah pusat bagi pelaku UMKM di wilayahnya.

Dalam pertemuan strategis itu, Darwin mengusulkan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik untuk mempercepat pengembangan UMKM di Muna Barat. Ia menegaskan bahwa sektor ini telah menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan berperan vital dalam mendorong kemandirian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Harapan kami, dukungan dari pusat dapat memperkuat kapasitas pelaku UMKM, baik dari segi permodalan, daya saing, maupun produksi. Ini penting agar ekonomi lokal terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Darwin.

Data terbaru mencatat, ada 6.174 pelaku UMKM di Muna Barat yang tersebar di 11 kecamatan. Sebagian besar merupakan usaha mikro (6.116), disusul usaha kecil (49), dan usaha menengah (9). Kondisi ini menurut Darwin membutuhkan sentuhan kebijakan dan pembinaan yang terarah agar UMKM lokal mampu naik kelas.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, merespons positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan komitmen kementeriannya untuk memberikan perhatian khusus kepada Muna Barat, termasuk melalui penambahan kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program KUR padat karya yang tahun ini dialokasikan sebesar Rp20 triliun secara nasional.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Bupati Muna Barat. Daerah ini akan masuk dalam prioritas penerima program KUR padat karya, meski saat ini kita sedang menghadapi keterbatasan anggaran. Kami akan terus mendorong agar pelaku UMKM di Muna Barat mendapat akses pendanaan dan pembinaan yang lebih luas,” kata Maman.

Langkah proaktif Bupati Darwin ini menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan, demi menciptakan ekonomi daerah yang inklusif dan mandiri.




Bersama Aparat Desa dan Masyarakat, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Laksanakan Kerja Bakti

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat Desa Pasare Apua dan masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan kanan kiri jalan dan parit di Dusun 3, Desa Pasare Apua, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jum’at (09/05/2025). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat menjelang musim penghujan.

Kerja bakti ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan aparat desa, di antaranya Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab; tiga personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yaitu Serka Hambarin, Serka Wahab, dan Sertu LD Masrun; Kepala Dusun 1 Suba R; serta sekitar 17 orang warga Desa Pasare Apua yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serka Wahab, mengatakan kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan ajang mempererat hubungan antara aparat dengan warga. “Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti bersama masyarakat. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut memotivasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan desa,” ucapnya.

Danramil 1431-01/Rumbia melalui Bati Tuud-nya, Pelda La Ulo, menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti seperti ini merupakan bagian dari upaya Koramil dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami akan terus mendukung kegiatan yang melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat,” tutup La Ulo.




Bati Tuud Koramil Poleang Pimpin Karya Bakti Penanaman Pohon, Cegah Banjir dan Tanah Longsor

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, Bati Tuud Koramil 1431-03/Poleang Serka Zainal memimpin kegiatan karya bakti penanaman pohon yang dilaksanakan di Desa Pusuea, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Kamis,(08/05).

Kegiatan tersebut melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Selain anggota Koramil Poleang, hadir pula Kepala Desa Pusuea Abdul Hakim S.Pd.I, Sekretaris Desa Sukirman, para kepala dusun setempat, serta sekitar 15 warga yang turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon di sekitar wilayah rawan longsor dan banjir.

Serka Zainal mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan hidup.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengurangi risiko bencana alam, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam,” ungkapnya.

Kepala Desa Pusuea, Abdul Hakim S.Pd.I, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada Koramil Poleang atas inisiatif positif ini. “Kami berterima kasih atas kepedulian TNI yang terus bersinergi dengan masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan aman dari bencana,” ucapnya.

Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat TNI dengan masyarakat desa. Penanaman pohon dinilai sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Koramil dalam mendukung pelestarian alam. “Penanaman pohon ini bertujuan menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan bebas dari ancaman bencana. Semoga menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi generasi mendatang,” tutup Kapten Dahlan.




Bupati Muna Barat Audiensi ke Komdigi, Dorong Internet Gratis untuk Sekolah dan Pembangunan BTS di Wilayah Terpencil

Jakarta, sultranet.com – Dalam upaya mempercepat transformasi digital di daerahnya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI pada Rabu, 7 Mei 2025. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Staf Khusus Menteri Kominfo, Arnanto Nurprabowo.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Darwin secara resmi menyerahkan proposal pembangunan Base Transceiver Station (BTS) serta penyediaan layanan internet gratis bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Muna Barat.

“Peningkatan infrastruktur komunikasi, terutama pembangunan BTS dan penyediaan internet gratis di sekolah-sekolah, adalah langkah penting dalam mewujudkan pemerataan akses informasi dan layanan pendidikan yang lebih baik,” tegas La Ode Darwin.

Ia menjelaskan, keterbatasan akses internet di sejumlah wilayah, khususnya di pulau-pulau dan daerah pedalaman, sangat menghambat perkembangan pendidikan, ekonomi, dan sektor-sektor lainnya. Oleh karena itu, usulan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk mengatasi kesenjangan digital.

Lebih lanjut, Darwin menyebutkan bahwa program ini juga merupakan bagian dari visi “Liwu Mokesa” – kampung yang keren – di mana teknologi menjadi motor penggerak kemajuan masyarakat Muna Barat.

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kominfo Muna Barat, Al Rahman. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah di Muna Barat yang belum mendapatkan layanan internet memadai.

“Dengan internet yang stabil dan cepat, anak-anak di daerah terpencil dapat mengakses sumber belajar global. Ini akan menjadi lompatan besar dalam pemerataan pendidikan di daerah kami,” ujar Al Rahman.

Menanggapi usulan tersebut, Staf Khusus Menteri Kominfo, Arnanto Nurprabowo, menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk menindaklanjuti permintaan tersebut.

“Kami menyambut baik usulan dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Kami akan melihat lebih lanjut potensi dan kebutuhan daerah, dan tentu saja mendukung upaya percepatan akses komunikasi dan informasi di wilayah yang membutuhkan,” jelas Arnanto.

Usulan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transformasi digital di Muna Barat, membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap pendidikan, ekonomi digital, serta layanan publik berbasis teknologi.




Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Mulai Bongkar Jembatan di Desa Kolombi

Bombana, Sultranet.com – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana mulai membongkar jembatan lama yang menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2 di Desa Kolombi, Kabupaten Bombana, Rabu (07/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik utama dalam program TMMD Tahun Anggaran 2025.

Jembatan tersebut sebelumnya menjadi akses vital bagi masyarakat antar dusun. Kini, demi meningkatkan konektivitas dan keamanan transportasi, Satgas TMMD melakukan pembongkaran untuk digantikan dengan struktur yang lebih kokoh dan layak.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom., menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan TMMD ini, khususnya pembangunan jembatan yang sudah lama dinantikan warga. Semoga hasilnya nanti benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan pembongkaran dilakukan secara gotong-royong oleh personel TNI bersama warga setempat, sebagai bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam membangun desa. Proses ini dilakukan dengan penuh semangat dan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa jembatan tersebut termasuk dalam daftar prioritas karena perannya yang strategis. “Pembongkaran ini adalah langkah awal untuk membangun jembatan yang lebih kuat. Kami menargetkan seluruh pekerjaan fisik TMMD selesai tepat waktu dan tepat mutu,” pungkasnya.

Program TMMD ke-124 ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pelayanan kesehatan, sebagai upaya memperkuat ketahanan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.




Satgas TMMD ke-124 Bongkar Rumah Warga Sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 

Bombana, Sultranet.com- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025, merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program tersebut, hari ini mulai dikerjakan personil Satgas TMMD, yang berlokasi di Desa Wia-wia Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. (07/05/2025).

Ibu Hasnaeni Salah satu warga yang mendapat renovasi RTLH, warga Desa Wia-wia Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara ini sangat bersyukur dan tidak menyangka akan mendapat bantuan perbaikan rumah miliknya.

“Saya bersama keluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu memperbaiki rumah saya yang memang sudah tidak layak huni,” ucapnya.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Sulistianto menjelaskan bahwa program rehab RTLH ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan hidup bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah TMMD.

“Setelah TMMD usai nantinya tidak ada lagi warga yang atap rumahnya bocor, kita akan pastikan semua masyarakat harus menikmati rumah layak huni,” jelasnya.

Ia juga berharap selama pengerjaan tentu harus ada dukungan dan kerja sama yang baik antara satgas TMMD dengan masyarakat dan pemerintah setempat dengan tujuan hasil lebih maksimal nantinya dapat digunakan dalam waktu yang lama.

“Hari ini Kita sudah mulai melakukan pembongkaran rumah, sesuai dengan rencana program TMMD rumah tidak layak huni yang dibangun harus diselesaikan dengan cepat sesuai dengan waktu yang telah disediakan yaitu sebelum dilaksanakannya penutupan TMMD,” pungkasnya.