Lakukan Pendampingan Ketahanan Pangan, ini Pesan Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kepada Petani

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Laode Masrun, melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dilakukan di sawah milik Bapak Jardin (52), salah satu petani setempat. Senin, (05/05)

Sertu Laode Masrun mengimbau para petani untuk menggunakan bibit unggul sebagai langkah awal dalam meningkatkan hasil panen. Ia juga menekankan pentingnya melakukan pemupukan secara tepat sesuai dengan usia tanaman padi guna mendukung pertumbuhan yang optimal.

“Jika ada kendala terkait tanaman, baiknya segera berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) agar mendapatkan arahan dan solusi yang tepat,” ujar Sertu Masrun di sela-sela kegiatan pendampingan tersebut.

Babinsa juga memberikan informasi mengenai harga jual Gabah Kering Panen (GKP) yang saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram dan dibeli langsung oleh Bulog maupun mitra resminya. Menurutnya, harga ini cukup kompetitif dan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Bombana.

Pendampingan ini disambut antusias oleh para petani, termasuk Bapak Jardin yang mengaku senang atas perhatian dan masukan dari Babinsa. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pertanian di daerahnya.

Kegiatan Babinsa ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah pedesaan. Selain memberikan motivasi, Babinsa juga aktif menjadi jembatan antara petani dan instansi teknis terkait.




Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Kerja Bakti di Desa Liwu Bersama Aparat Kecamatan Talaga Raya

Buteng, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Sertu Rahimudin menggelar kerja bakti bersama masyarakat dan aparat Kecamatan Talaga Raya di Jalan Poros Desa Liwu Lompona, Kecamatan Talaga Raya, Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan bahu jalan dan pengangkutan sampah yang menumpuk di sepanjang jalan poros desa. Minggu, (04/05)

Kerja bakti ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Sekretaris Camat Talaga Raya Azia, S.Pd, Kepala Desa Liwu Lompona Irwansyah Wawan, S.Kom, Kasi Pemerintahan Kecamatan Talaga Raya Amzon, ST, serta masyarakat setempat yang turut antusias mendukung kegiatan tersebut.

Sertu Rahimudin menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan masyarakat.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu menciptakan lingkungan bersih dan sehat, serta mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat,” ucapnya.

Sekcam Talaga Raya Azia, S.Pd mengapresiasi sinergi antara Babinsa dan pemerintah kecamatan dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Babinsa dalam menggugah semangat gotong royong masyarakat, ini bentuk kolaborasi yang baik,” ujarnya.

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen TNI dalam menjaga lingkungan.

“Kerja bakti ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, sekaligus membangun kedekatan antara aparat dan warga,” tutup Kapten Efendi.

Kegiatan kerja bakti ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang berharap kegiatan serupa terus dilakukan guna meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Talaga Raya.




Skandal 8 Kontainer Limbah Kabel Diduga Diselundupkan dari Kawasan Berikat PT VDNI

Kendari, Sultranet.com – Dugaan penyelundupan limbah kabel produksi dalam jumlah besar dari kawasan berikat PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) kembali mencuat. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap bahwa sedikitnya delapan kontainer limbah kabel diduga kuat telah dikeluarkan tanpa dokumen resmi dari kawasan Tempat Penimbunan Berikat (TPB) milik perusahaan tersebut.

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo yang akrab disapa Egis menyebut praktik pengeluaran barang ini dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Ia menyoroti bahwa barang-barang yang keluar tidak dilengkapi dengan dokumen penting seperti Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) TPB atau SPPB BC 2.3, yang wajib berdasarkan ketentuan kepabeanan.

“Kegiatan ini dilakukan dengan sangat masif, dan data yang kami peroleh menyebutkan bahwa jumlahnya mencapai delapan kontainer. Ini bukan sekadar kelalaian, ini indikasi pelanggaran serius,” ungkapnya dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu (3/5).

Lebih lanjut, Egis mengkritik sikap Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) yang dianggap abai dalam menjalankan fungsi pengawasan di kawasan berikat. Padahal, menurutnya, instansi tersebut seharusnya memiliki kontrol penuh terhadap aktivitas keluar-masuk barang dari dan ke dalam kawasan TPB.

“Jika pengawasan lemah, ini membuka ruang bagi praktik penyelundupan, perdagangan ilegal, bahkan korupsi. Negara bisa mengalami kerugian besar,” tegas mahasiswa S2 Ilmu Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta ini.

Ampuh Sultra juga mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pelanggaran ini. Hendro meminta agar pimpinan Bea Cukai, termasuk Kepala Bea Cukai Kendari dan Kepala KPPBC, diperiksa atas dugaan kelalaian atau kemungkinan keterlibatan.

“Harus ada kejelasan. Apakah ini murni karena lemahnya pengawasan, atau justru ada kepentingan lain di balik pembiaran ini?” ujarnya.

Ia menambahkan, praktik pengeluaran barang tanpa dokumen resmi jelas melanggar ketentuan Peraturan Dirjen Bea Cukai Nomor PER-7/BC/2021 yang telah diubah dengan PER-30/BC/2024, serta Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan PMK 131/PMK.04/2018 tentang Kawasan Berikat.

“Jika hal ini dibiarkan, akan menjadi preseden buruk bagi sistem pengelolaan kawasan berikat di Sultra dan mencoreng integritas aparat penegak hukum,” tutupnya.




Asrun Lio Resmi Pimpin Pramuka Sultra, Komitmen Bangun Generasi Tangguh dan Inovatif

Kendari, Sultranet.com – Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara resmi memasuki babak baru dengan dilantiknya Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir Daerah (Kwarda), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan untuk masa bakti 2024–2029. Pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Jumat (3/5/2025), menandai semangat baru dalam pembinaan generasi muda di Bumi Anoa.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Budi Waseso. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran Pramuka sebagai ujung tombak pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda di era yang penuh tantangan ini.

“Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah ruang pendidikan nonformal yang membentuk karakter, menumbuhkan nasionalisme, dan menyiapkan pemimpin masa depan. Pramuka harus adaptif dan relevan dengan tantangan zaman,” tegas Budi Waseso di hadapan ratusan undangan.

Ia juga mendorong pengurus baru untuk bekerja dengan semangat kebersamaan dan rasa pengabdian tinggi. Menurutnya, sinergi antara Pramuka dan pemerintah daerah sangat penting untuk menciptakan program yang menjawab kebutuhan generasi muda, terutama di era digital saat ini.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Mabida, hadir mewakili Gubernur Sultra, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Andi Sumangerukka. Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakannya, Hugua menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung program kepramukaan sebagai bagian dari upaya strategis membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pramuka harus menjadi solusi dalam pembentukan karakter generasi yang cinta tanah air, tangguh, dan siap menghadapi masa depan. Pemprov Sultra siap bersinergi dalam setiap langkah,” ucap Hugua.

Ketua Kwarda Sultra yang baru, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa Gerakan Pramuka Sultra menjadi lebih profesional dan inovatif.

“Kami akan menyusun program strategis berbasis kebutuhan generasi muda hari ini. Pramuka harus hadir dengan kegiatan yang edukatif, partisipatif, dan mendorong literasi digital serta kepemimpinan global,” kata Asrun Lio dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi pengurus sebelumnya yang telah meletakkan fondasi organisasi dengan baik. Asrun berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan sekaligus mengembangkan capaian yang telah dirintis.

Acara pelantikan ini turut dihadiri tokoh nasional dan daerah, seperti Sekretaris Jenderal Kwarnas, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Bachtiar, S.I.P., M.A.P.; unsur Forkopimda Sultra seperti Kapolda, Danrem, Danlanal, dan Danlanud; para kepala daerah se-Sultra sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab); serta mantan Ketua Kwarda Sultra Drs. H. Masyhur Masie Abunawas, M.Si (periode 2001–2012) dan H. Irawan Laliasa, SE., M.Si (periode 2013–2023).

Hadir pula jajaran Mabida, pengurus Kwarda, Ketua Kwartir Cabang se-Sultra, para pembina, pelatih, pamong, serta Dewan Kerja Daerah dan Cabang yang menjadi bagian penting dalam struktur organisasi Gerakan Pramuka di daerah.

Momentum pelantikan ini tidak hanya menjadi prosesi seremonial, tetapi juga penanda kesiapan Pramuka Sultra dalam memperkuat barisan dan bersatu dalam semangat pengabdian. Semangat ini diarahkan untuk melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menyambut tantangan zaman dengan jiwa kepemimpinan yang kokoh.

Dengan kepemimpinan baru yang berkomitmen pada inovasi dan kolaborasi, Gerakan Pramuka Sultra diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membina generasi penerus bangsa di Sulawesi Tenggara.




Masyarakat Desa Pangkuri Gelar Pembersihan Parit bersama Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia

Bombana, SultraNET. | – Masyarakat Desa Pangkuri, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, yang dipimpin Kades Bapak Herdin bersama Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia melaksanakan kerja bakti pembersihan parit. Sabtu (03/05). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi musim hujan dan mencegah potensi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Pembersihan parit dilakukan secara gotong royong oleh warga dan aparat desa, dibantu oleh tiga personel Babinsa. Mereka menyisir area saluran air yang tersumbat oleh sampah dan sedimen tanah. Kehadiran Babinsa menambah semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Kepala Desa Pangkuri Herdin, Kepala Dusun 1 Rusman, Kepala Dusun 2 Jasman, serta personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yaitu Serka La Ari, Serka M. Saleh, dan Sertu Juni, dengan dukungan dari 15 warga setempat.

Serka La Ari, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi TNI dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Kegiatan ini merupakan upaya kami bersama warga untuk mencegah banjir dan menjaga kelancaran saluran air di desa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkuri Herdin menyambut positif partisipasi Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Babinsa. Ini membuktikan bahwa kerja sama antara aparat desa dan TNI sangat penting demi kebersihan dan kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin menambahkan, kerja bakti ini adalah bagian dari upaya pembinaan teritorial. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan terhindar dari bencana akibat saluran air tersumbat,” Pungkas Kapten Syafaruddin.




Tanam Bibit Pohon Jati dan Trembesi sebagai Upaya Penghijauan yang Dilakukan Babinsa Koramil 1431-03/Poleang

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama masyarakat Desa Lameo-meong, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon jati dan trembesi sebagai langkah konkret dalam upaya penghijauan lingkungan, Jumat (2/5/2025). Kegiatan ini bertujuan mencegah banjir serta mengurangi polusi udara di wilayah tersebut.

Sertu Djuharis selaku Babinsa Poleang Barat mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan. “Menanam pohon bukan hanya untuk penghijauan, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga alam. Ini juga bagian dari antisipasi bencana banjir di musim hujan,” ujarnya.

Kepala Dusun Lameo-meong, Busran, menyambut baik kegiatan ini dan berharap menjadi contoh bagi masyarakat luas. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Semoga menjadi awal yang baik untuk menciptakan desa yang hijau, sehat, dan sejuk,” pungkasnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlah, juga menyampaikan apresiasinya terhadap semangat gotong royong warga dan anggotanya. “Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman bagi masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus dipelihara,” katanya.

Dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan masyarakat Desa Lameo-meong semakin sadar pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.




Warga Kelurahan Teomokole dan Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Kerja Bakti di Pembersihan Bahu Jalan

Bombana, Sultranet.com – Warga Kelurahan Teomokole bersama Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena melaksanakan kerja bakti membersihkan bahu jalan yang dipenuhi rumput liar di sepanjang Jalan Poros Teomokole – Rahadopi, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Peltu Muh. Haris, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Peltu Muh. Haris Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Melalui kegiatan karya bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Oplus_131072

Sementara itu, Kasi Trantib Kelurahan Teomokole, Bapak Azis Dahlan, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Kehadiran Babinsa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar,” katanya.

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. “Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga demi mendukung kenyamanan pengguna jalan dan warga sekitar,” tutupnya.




Bersama Perangkat Desa, Guru dan Siswa, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kerja Bakti di Pembersihan Bahu Jalan

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yang dipimpin Sertu Amiruddin bersama Kepala Desa, perangkat desa, guru dan siswa-siswi SDN Tapuahi melaksanakan kerja bakti membersihkan drainase dan Bahu jalan di Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Rabu, (30/04/2025). Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan menumbuhkan kepedulian sejak dini terhadap kebersihan.

Sertu Amiruddin menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak dini,” ungkap Amiruddin.

Senada dengan itu, Danramil 1431-01/Rumbia melalui Bati Tuud-nya, Pelda La Ulo mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sarana edukasi penting bagi generasi muda.

“Kerja bakti ini bukan hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tapi juga membentuk karakter siswa agar peduli terhadap kebersihan sejak kecil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tapuahi, Sulfandi, S.Kom menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut.

“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan kegiatan seperti ini harus terus digalakkan di desa dengan melibatkan seluruh elemen Masyarakat,” pungkas Sulfandi.




Babinsa Koramil 03/Poleang bersama Guru dan Siswa SMAN 07 Bombana Tanam Pohon Pala di Lingkungan Sekolah

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah polusi udara, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersinergi dengan guru dan siswa SMA Negeri 07 Bombana menanam pohon pala di lingkungan sekolah, Desa Wemputang, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Selasa (29/4/2025). Penanaman pohon pala dipilih karena manfaatnya sebagai pohon pelindung sekaligus penghasil tanaman produktif.

Sertu Zakkir yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk membina masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada para siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan mengurangi polusi,” ujarnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, memberikan apresiasi atas kerja sama sekolah dan Babinsa dalam kegiatan tersebut.

“Ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya di wilayah Bombana,” tegasnya.

Sementara itu, Guru SMA Negeri 07 Bombana, Hasmiruddin, S.Ag, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Babinsa. Selain memberikan edukasi lingkungan, kegiatan ini juga membentuk karakter siswa agar peduli terhadap alam sekitar,” pungkas Hasmiruddin.




Bati Tuud Koramil 02/Kabaena Peltu Muh. Haris bersama Warga Melaksanakan Kerja Bakti Pembersihan Parit

Bombana, SultraNET.| — Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris, bersama warga Lingkungan 2 Teomokole, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, melaksanakan kerja bakti pembersihan parit, Senin (28/04). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir akibat penyumbatan drainase, terutama di musim hujan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin langsung oleh Peltu Muh. Haris, Lurah Teomokole Bapak Muh. Gazali Aziz, S.Si, serta masyarakat Lingkungan 2 Kelurahan Teomokole. Sinergi antara aparat TNI dan warga diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan dan memperlancar aliran air.

Peltu Muh. Haris mengatakan, kerja bakti ini merupakan upaya konkret untuk mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah setempat.

“Dengan membersihkan parit secara bersama-sama, kami ingin menciptakan lingkungan yang bersih dan aman dari genangan air,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat gotong royong warga.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Danramil.

Lurah Teomokole, Muh. Gazali Aziz, S.Si, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa dan seluruh warga yang berpartisipasi.

“Dengan kerja bakti ini, kami berharap lingkungan tetap bersih dan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan drainase,” pungkasnya.