Karya Bakti Terpadu Kodim 1431/Bombana, Wujud Nyata Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan

Bombana, Sultranet.com – Semangat gotong royong tampak kuat di Alun-Alun Masjid Agung Nurul Iman Kasipute, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, saat Kodim 1431/Bombana menggelar Karya Bakti Terpadu bertema kerja bakti dan bersih-bersih lingkungan, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pasi Ter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, dengan melibatkan Ratusan peserta yang terdiri dari personel TNI, pelajar, serta masyarakat sekitar. Sejak pagi, peserta bahu-membahu membersihkan area alun-alun demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Peserta karya bakti berasal dari berbagai unsur, yakni personel TNI dari Makodim 1431/Bombana, personel Koramil 1431-01/Rumbia, pelajar SMA Negeri 03 Bombana, pelajar SMP Negeri 02 Rumbia, serta warga di sekitar Kelurahan Kasipute yang turut ambil bagian secara aktif.

Sasaran kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah kering, pengangkutan sampah di area terbuka, hingga pembersihan selokan dan got di sekitar Alun-Alun Masjid Agung Nurul Iman. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya preventif menjaga kebersihan fasilitas umum dan mencegah timbulnya penyakit akibat lingkungan yang kotor.

Dalam arahannya, Kapten Inf Sulistianto menyampaikan apresiasi kepada para pelajar dan seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi. Ia menekankan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter disiplin dan peduli lingkungan sejak dini.

“Hari ini kita melaksanakan karya bakti pembersihan Alun-Alun Masjid Raya, mulai dari sampah kering hingga sampah yang berada di selokan dan got. Alun-alun ini adalah fasilitas umum yang wajib kita jaga kebersihannya bersama-sama,” tegas Kapten Inf Sulistiyanto.

Ia berharap melalui kegiatan ini, para pelajar dapat menjadi pelopor kebersihan dan kedisiplinan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan yang ditanamkan sejak dini akan berdampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Kapten Inf Sulistianto menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus sarana memperkuat gotong royong.

“TNI hadir memberikan contoh dan keteladanan dalam membangun kebersamaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya generasi muda,” ujarnya.

Melalui karya bakti terpadu ini, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus terbangun rasa kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial antara TNI, pelajar, dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum secara berkelanjutan.




Masyarakat Siap Ambil Alih Jika PDAM Gagal Perbaiki Krisis Air Bersih

Sultranet.com | Bombana — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana memberikan tenggat waktu hingga Juli 2026 kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat untuk menormalkan layanan air bersih di dua desa yang mengalami krisis hampir satu tahun. Jika gagal, masyarakat menyatakan kesiapan untuk mengambil alih penanganan jaringan pipa. Rekomendasi tegas ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan PDAM di Bombana, Selasa (3/2/2026).

Rapat tersebut digelar menanggapi keluhan warga Desa Batu Lamburi dan Desa Masaloka Timur, Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya, yang sudah lama tidak mendapatkan aliran air perpipaan. DPRD menilai kondisi ini tidak boleh berlarut, terutama menyambut bulan Ramadan di mana kebutuhan air bersih melonjak.

Wakil Ketua DPRD Bombana, Zalman, S.IP, menegaskan rekomendasi ini lahir dari keresahan publik.

“Hasil RDP tadi merekomendasikan Direktur PDAM diberi waktu sampai bulan Juli. Kalau sampai waktu itu tidak mampu menormalkan kembali layanan, maka kami siap mengambil alih. Dalam hal ini masyarakat Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya yang diwakili kepala desa dan camat,” kata Zalman dalam rapat.

Menurutnya, PDAM beralasan membutuhkan waktu hingga Juli untuk membahas pengajuan anggaran dengan Bupati Bombana. Namun, DPRD menilai persoalan ini bisa diselesaikan lebih cepat jika ada keseriusan.

“Padahal kalau Pemda serius, penyelesaiannya cepat. Anggarannya tidak besar, hanya sekitar Rp100 juta,” ujarnya.

Zalman menekankan bahwa DPRD berpihak pada masyarakat yang menanggung beban ekonomi. Warga terpaksa membeli air galon dengan harga tinggi untuk kebutuhan minum dan masak.

“Masyarakat sudah terlalu lama menunggu. Kurang lebih satu tahun air PAM tidak jalan. Akibatnya warga harus merogoh kocek cukup besar untuk beli air galon. Harganya bahkan dua kali lipat dibandingkan di kota, mencapai Rp8 ribu per galon,” ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat di kepulauan yang secara ekonomi beragam. DPRD mendesak PDAM untuk segera mengambil langkah konkret, bukan sekadar janji.

“Harapan masyarakat Kepulauan Masaloka Raya jelas, persoalan ini harus cepat diatasi. Kita mau menghadapi bulan puasa, air bersih adalah kebutuhan dasar. Jangan sampai rakyat terus menjadi korban kelalaian,” tegas Zalman.

DPRD Bombana memastikan akan mengawasi komitmen PDAM. Zalman menegaskan, rekomendasi ini bukan formalitas, melainkan bentuk keberpihakan legislatif terhadap hak dasar masyarakat.

“Kalau sampai Juli tidak ada progres nyata, maka skema pengambilalihan penanganan perpipaan oleh masyarakat bersama pemerintah desa akan menjadi opsi serius,” pungkasnya. (IS)




Tak Tinggal Diam, Dandim Bombana Berjibaku Bersama Anggota Sukseskan Pembangunan KDKMP

Bombana, Sultranet.com – Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Arm Mulyadi, S.H., turun langsung bekerja bersama anggota Kodim dan para pekerja lainnya untuk menggenjot progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Jumat (23/01/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi masyarakat desa.

Di sela-sela kegiatan, Dandim menyampaikan bahwa dirinya tidak hanya ingin mengawasi pekerjaan dari kejauhan, tetapi terlibat langsung bersama anggota di lapangan.

“Saya tidak hanya datang untuk melihat, tetapi ingin bersama-sama dengan anggota menyukseskan pembangunan KDKMP ini agar segera selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Letkol Arm Mulyadi.

Menurutnya, percepatan progres pembangunan KDKMP menjadi hal penting mengingat koperasi ini nantinya akan menjadi sarana penggerak ekonomi desa. Oleh karena itu, seluruh personel yang terlibat diminta tetap menjaga semangat kerja, kedisiplinan, serta kualitas bangunan.

“Target kita bukan hanya cepat selesai, tetapi juga harus kuat dan berkualitas,” tambahnya.

Dandim juga menjelaskan bahwa saat ini Kodim 1431/Bombana tengah mengerjakan pembangunan KDKMP yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Bombana. Seluruh bangunan tersebut dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan personel TNI serta dukungan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keterlibatan langsung aparat TNI di lapangan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain mempercepat pekerjaan, kehadiran TNI juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan di wilayahnya.

“Ini adalah bentuk kebersamaan dan gotong royong yang harus terus kita jaga,” ungkapnya.

Dengan adanya KDKMP di setiap desa dan kelurahan, Dandim berharap ke depan koperasi tersebut dapat menjadi motor penggerak perekonomian lokal, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan warga. (Pendim/SBU)




Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Dandim 1431/Bombana ajak Anggota meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW

Bombana, Sultranet.com – Komando Distrik Militer 1431/Bombana menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan tema “Isra Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju”. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Babussalam, Jalan Poros Bombana-Kendari, Desa Hukaea Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana, Kamis (22/01/2026).

Kegiatan Peringatan Isra Mi’raj ini diawali dengan sambutan Komandan Kodim 1431/Bombana (Dandim) Letkol Arm Mulyadi SH., dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai prajurit TNI.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam Isra Mi’raj mengajarkan kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam pengabdian. Hal ini sejalan dengan upaya membentuk karakter prajurit yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung terwujudnya Indonesia yang maju,” ujar Letkol Arm Mulyadi, SH.

Peringatan Isra Mi’raj ini diisi dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ny. Sarhana, Hikmah Isra Mi’raj oleh doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Arfani, S. Pd., M. Pd yang mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah di lingkungan Kodim 1431/Bombana.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Ketua Persit KCK Cabang LXIV Dim Bombana Ny. Teti Mulyadi, para Perwira Staf Kodim, para Danramil jajaran, dan anggota Kodim 1431/Bombana, serta Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXIV Dim 1431/Bombana.

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Kodim 1431/Bombana berharap seluruh personel dapat semakin mengimplementasikan nilai-nilai spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga mampu memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (SBU)




Heryanto Kembali Pimpin Golkar Bombana, Bidik Lima Kursi DPRD

Bombana, Sultranet.com – Heryanto kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bombana setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang digelar di Hotel Istana, Poea, Kecamatan Rumbia Tengah, Minggu, 18 Januari 2026.

Pada periode kepemimpinan mendatang, Heryanto dibebani target politik untuk meraih minimal lima kursi DPRD Bombana pada pemilihan legislatif berikutnya.

Pemilihan Heryanto berlangsung mulus dan tanpa perdebatan. Seluruh Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Bombana menyatakan dukungan bulat, mencerminkan soliditas internal dan kuatnya kepercayaan kader terhadap kepemimpinan yang dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi.

Musda ke-V Partai Golkar Bombana dihadiri jajaran pengurus DPD Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara, pengurus kabupaten, unsur pemerintah daerah, serta kader Golkar dari 22 kecamatan. Forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus evaluasi kinerja partai, serta peneguhan arah perjuangan Golkar dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Dalam sambutan Bupati Bombana yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Bombana, Ir. Syahrun, Musda disebut sebagai momentum penting untuk memperkuat peran partai politik dalam pembangunan daerah. Musda tidak hanya dipandang sebagai agenda organisasi, tetapi juga sebagai forum strategis untuk menyelaraskan visi partai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah daerah membuka ruang sinergi dengan seluruh partai politik, termasuk Partai Golkar, demi mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana secara adil dan berkelanjutan,” ujar Syahrun membacakan sambutan bupati.

Ketua DPD Partai Golkar Bombana terpilih, Heryanto, dalam sambutannya menegaskan komitmen Golkar untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai Golkar memiliki sejarah panjang sebagai partai yang konsisten mendukung pembangunan dan stabilitas pemerintahan.

“Partai Golkar tidak terbiasa dengan oposisi. Golkar selalu mendukung pemerintah sepanjang kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Heryanto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kedekatan emosional antara pengurus, kader, dan masyarakat di seluruh kecamatan sebagai kekuatan utama partai.

Heryanto menyebut, target politik lima kursi DPRD bukan sekadar angka, melainkan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, penguatan struktur partai, serta kehadiran berkelanjutan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, dalam sambutannya menegaskan arah besar kebangkitan Golkar di daerah. Ia menyatakan tekad untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Tenggara, termasuk di Kabupaten Bombana.

“Untuk Bombana, kita menargetkan minimal lima kursi DPRD. Ini adalah target realistis yang harus diperjuangkan secara bersama-sama oleh seluruh kader,” ujar Darwin.

Meski menegaskan kedekatan Golkar dengan pemerintah, ia mengingatkan bahwa partai tetap memiliki fungsi kontrol demi menjaga kepentingan masyarakat.

“Kita selalu bersama pemerintah, tetapi Golkar juga harus berani mengkritisi jika kebijakan tidak berjalan di jalur yang benar dan tidak memperjuangkan hak-hak rakyat. Golkar harus tetap berpihak kepada masyarakat,” katanya.

Darwin juga memaparkan sejumlah program konkret yang akan dijalankan untuk mendekatkan partai dengan masyarakat. Salah satunya adalah program “Golkar Sehat” yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan puskesmas setempat.

“Partai politik tidak boleh hanya hadir saat pemilu. Program berkelanjutan ini adalah bukti komitmen Golkar untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Musda ke-V Partai Golkar Bombana berlangsung tertib, aman, dan demokratis. Dengan kembali terpilihnya Heryanto sebagai ketua, Golkar Bombana diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas organisasi, serta tampil sebagai kekuatan politik yang solid dan kontributif dalam mendukung pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Pewarta: Ibbaa’




Wakapolda Sultra Tinjau Pos Pengamanan Nataru di Bombana, Beri Apresiasi ke Petugas

Bombana, Sultranet.com  – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pos pengamanan terpadu Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah hukum Polres Bombana, Minggu (28/12/2025).

Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 13.00 Wita itu bertujuan memastikan kesiapan dan kelayakan sarana prasarana posko, serta memberi apresiasi langsung kepada petugas yang berjaga. Gidion didampingi sejumlah Perwira Utama (PJU) Polda Sultra dan pimpinan Polres Bombana.

“Kami datang untuk mengecek kesiapsiagaan dan memastikan bapak-bapak sekalian berada dalam kondisi prima. Pelayanan kepada masyarakat selama libur Nataru harus tetap optimal,” ujar Brigjen Gidion di Pos Pelayanan Lantari Jaya, sekitar pukul 14.20 Wita.

Rombongan pertama kali mengunjungi Polsek Lantari Jaya, sebelum melanjutkan ke Pos Pelayanan Lantari Jaya. Di pos yang diisi gabungan personel Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, Dishub, dan Dinkes tersebut, Wakapolda menyerahkan bingkisan berupa logistik makanan, minuman, dan vitamin.

“Ini bentuk perhatian kami. Petugas yang bertugas 24 jam penuh perlu dijaga stamina dan semangatnya,” tambahnya sambil menyerahkan bantuan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke Pos Pengamanan Terpadu Rumbia yang tiba sekitar pukul 15.00 Wita. Gidion kembali berdialog dan menyerahkan bingkisan kepada personel di tempat tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi solid antar instansi untuk menciptakan situasi aman dan lancar selama periode liburan.

Setelah singgah sebentar di Mako Polres Bombana, rombongan menuju Pos Siaga Brimob di Kecamatan Lantari Jaya. Kunjungan kerja ini ditutup dengan keberangkatan Wakapolda menuju Kendari sekitar pukul 16.30 Wita.

Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., menyatakan kunjungan ini menjadi motivasi bagi jajarannya. “Terima kasih atas kunjungan dan bantuan dari Bapak Wakapolda. Ini pasti memacu kami untuk bekerja lebih baik dalam mengamankan Nataru 2026,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengecekan lapangan oleh Polda Sultra untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas selama perayaan Nataru. Kehadiran langsung pimpinan diharapkan dapat memastikan implementasi pengamanan berjalan sesuai prosedur dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.




Dituding Hina Suku Tanpa Bukti, Warga Bombana Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Polda Sultra

Bombana, sultranet.com – Asri Ramadhani, seorang perempuan muda asal Desa Palimae, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, memilih menempuh jalur hukum setelah menjadi sasaran perundungan dan persekusi di berbagai platform media sosial. Ia dituduh menghina salah satu suku di Bombana, meski tudingan tersebut disebutnya tanpa dasar dan bukti yang jelas. Demi menjaga martabat serta memulihkan kondisi psikologisnya, Asri melaporkan puluhan akun media sosial ke kepolisian, Jumat (19/12/2025).

Laporan resmi itu disampaikan Asri ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara. Ia menyerahkan setumpuk bukti berupa tangkapan layar unggahan dan komentar dari berbagai akun di Facebook dan Instagram yang menuding dirinya sebagai pelaku penghinaan suku.

“Setidaknya ada 40 akun yang saya laporkan. Mereka menuduh saya menghina suku di Bombana, padahal itu hanya asumsi dan tidak pernah dibuktikan,” kata Asri kepada wartawan.

Kasus ini bermula dari sebuah siaran langsung di aplikasi TikTok yang dilakukan akun berinisial JB pada 8 Desember lalu. Dalam kolom komentar siaran tersebut, muncul sebuah akun bernama “Tumpah dalam gugurko syg” yang menuliskan kalimat bernuansa penghinaan terhadap suku tertentu. Tanpa klarifikasi, sejumlah pihak kemudian mengaitkan akun tersebut sebagai milik Asri dan menyebarkan tudingan itu secara luas di media sosial.

Asri membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah memiliki akun dengan nama itu dan hanya menggunakan satu akun media sosial bernama “Srio”.

“Itu bukan akun saya. Saya sama sekali tidak tahu soal komentar penghinaan itu. Tapi tiba-tiba saya yang diserang, foto dan nama saya diviralkan. Secara psikis saya terganggu, tidak berani ke mana-mana, bekerja pun tidak tenang,” ujarnya.

Perempuan berusia 21 tahun itu mengaku tudingan tersebut berdampak luas, tidak hanya pada dirinya, tetapi juga pada keluarga. Menurutnya, tekanan sosial dan pandangan sinis dari lingkungan sekitar membuat ia merasa terpojok, sehingga memilih melapor ke polisi.

“Saya minta polisi mengusut siapa pemilik akun yang sebenarnya, dan memeriksa akun-akun yang telah menyebarkan fitnah terhadap saya,” tegas Asri.

Ia mengakui mengenal pemilik akun JB yang melakukan siaran langsung, namun menegaskan tidak pernah mengetahui atau berinteraksi dengan akun yang menuliskan komentar bernada penghinaan tersebut. Asri menyesalkan sikap sejumlah pihak yang langsung menuding tanpa pernah melakukan konfirmasi atau menempuh jalur hukum.

“Mereka seharusnya mencari tahu secara hukum, bukan main tuduh. Saya benar-benar difitnah,” katanya.

Dalam pelaporan itu, Asri didampingi oleh tim dari Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Advokat Muda Indonesia (LBH HAMI) Sulawesi Tenggara yang dipimpin Andre Darmawan, serta kuasa hukum Adi Rusman, SH.

“Walaupun pendidikan saya tidak tinggi, saya tidak mungkin melakukan hal ceroboh seperti menghina suku. Saya juga tidak setuju dengan penghinaan dalam bentuk apa pun,” ujar Asri.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut kasus ini secara profesional dan memanggil para pemilik akun yang telah menyebarkan tudingan disertai foto dirinya dengan narasi yang merugikan.

“Foto saya mereka sebar dengan label sebagai penghina suku. Entah mereka punya bukti atau hanya ikut-ikutan. Saya ingin semuanya dibuka secara terang,” tandasnya.

Asri menambahkan, 40 akun yang dilaporkan saat ini baru tahap awal. Berdasarkan penelusurannya, jumlah akun yang menyebarkan tudingan terhadap dirinya disebut lebih banyak dan akan dilaporkan secara bertahap. (IS)




Pansus DPRD Muna Selidiki Pelayanan RSUD dr LM Baharuddin, Fokus pada Aduan Masyarakat

MUNA, sultranet.com – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Muna mulai melakukan penyelidikan terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr LM Baharuddin terkait sejumlah persoalan pelayanan dan laporan masyarakat yang sempat viral. Pemeriksaan lapangan ini dipimpin langsung Ketua Pansus, Rasmin, pada Rabu (3/12/2025).

Rasmin menegaskan Pansus akan bekerja secara profesional dan transparan demi menemukan akar persoalan yang selama ini menjadi polemik di RSUD dr LM Baharuddin. Ia memastikan seluruh temuan masih dalam tahap pendalaman.

“Untuk saat ini hasilnya belum kami publikasikan karena masih ada langkah-langkah berikutnya. Proses masih berjalan. Masalah ini harus ditemukan solusinya, dan kami berharap ada perbaikan ke depan,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu menekankan bahwa Pansus akan berpihak pada suara masyarakat dan tidak akan mengorbankan kepentingan publik demi kepentingan lainnya. Ia juga meminta pihak rumah sakit meningkatkan pelayanan, termasuk memastikan tidak ada lagi praktik resep obat yang diarahkan ke luar rumah sakit.

“Tidak boleh ada lagi belanja obat di luar. Jika masih ada oknum dokter membuat resep keluar dengan berbagai alasan, maka kami akan memanggil dokter tersebut,” tegasnya.

Rasmin juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu membeli obat dari luar apabila obat tersebut seharusnya tersedia di rumah sakit. Menurutnya, seluruh kebutuhan obat—baik yang masuk Formularium Nasional maupun tidak—harus diupayakan tersedia di RSUD dr LM Baharuddin.

“Kami sudah rapat di Pansus. Objek pemeriksaan mencakup pelayanan, manajemen, dan penatausahaan keuangan. Hari ini kami fokus pada pelayanan dengan pengambilan data,” pungkasnya.

Pewarta: Borju




Dandim 1431/Bombana Pimpin Sertijab Danramil 1431-01/Rumbia

Bombana, SultraNET.com – Komandan Kodim (Dandim) 1431/Bombana, Letkol Arm Mulyadi SH, memimpin Langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Perwira Kodim 1431/Bombana digelar khidmat di Lapangan Upacara Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara. Senin, (24/11/2025).

Prosesi ini menandai peralihan jabatan Danramil 1431-01/Rumbia dari Kapten Inf Syafaruddin kepada Kapten Inf Mustapa yang sebelumnya menjabat sebagai Pasi Pers Kodim 1431/Bombana.

Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD.

“Serah terima jabatan adalah hal biasa dalam TNI karena merupakan implementasi tour of duty dan tour of area, proses ini tidak hanya sekadar pergantian posisi, tetapi juga langkah strategis untuk penyegaran organisasi, Ujar Dandim

Letkol Arm Mulyadi menambahkan bahwa pergantian jabatan membawa ruang bagi regenerasi dan ide-ide segar di lingkungan Kodim.

“Dengan adanya sertijab, kita berharap muncul kreativitas dan inovasi baru dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

Lebih jauh, Dandim menyampaikan bahwa setiap tugas yang diemban harus dimaknai sebagai ibadah.

“Apa yang kita lakukan hendaknya menjadi bentuk pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan begitu, tugas bukan menjadi beban, tetapi kesempatan untuk berbuat lebih baik dan lebih bermanfaat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Arm Mulyadi memberikan apresiasi atas pengabdian kedua perwira yang menjalani alih tugas.

“Kepada Kapten Inf Mustafa dan Kapten Inf Syafaruddin, saya menilai kalian telah melaksanakan tugas dengan baik. Atas nama pribadi, seluruh anggota Kodim 1431/Bombana, dan Persit KCK Cabang LXIV, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” ungkapnya.

Sertijab ini diharapkan menjadi momentum bagi Kodim 1431/Bombana untuk semakin meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial. Dengan semangat baru dan komitmen yang terus diperbarui, para perwira diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan wilayah tugas Kodim 1431/Bombana.




Kerja Bakti Koramil Poleang di Boepinang Barat, Warga Bersatu Jaga Lingkungan

Bombana, SultraNET.com Suasana gotong royong tampak hidup di Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Personel Koramil 1431-03/Poleang bersama warga setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan parit dan pinggir jalan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari ancaman banjir. Minggu, (23/11/2025).

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari aparat kelurahan. Kepala Lingkungan 1, Arifuddin, yang turut hadir langsung dalam kerja bakti itu, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Saya sangat mengapresiasi semangat Babinsa dan warga. Kerja bakti seperti ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tapi juga memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Empat personel Koramil Sertu Mirdawan, Sertu Paulus, Serda Karlinto, dan Kopka Firhan turun langsung bersama masyarakat. Mereka bekerja membuka sumbatan parit, mengangkat endapan lumpur, serta menata kembali bagian pinggir jalan yang dipenuhi sampah dan rumput liar.

Menurut para Babinsa, kehadiran TNI dalam kegiatan sosial seperti ini adalah bagian dari komitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat.

“Lingkungan bersih adalah kebutuhan bersama. Kami ingin menjadi bagian dari upaya ini dan terus mendukung masyarakat dalam menjaga kebersihan,” ungkap salah satu anggota Koramil di sela kegiatan.

Kerja bakti yang diikuti puluhan warga tersebut berjalan lancar dan penuh kekompakan. Selain menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan ini juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya yang perlu terus dijaga di tengah masyarakat Boepinang Barat.