Empat Pelajar Bombana Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi Sultra

Bombana, sultranet.com – Empat siswa terbaik resmi terpilih mewakili Kabupaten Bombana untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengumuman ini menandai berakhirnya rangkaian seleksi Paskibraka tingkat kabupaten yang digelar sejak 14 April dan ditutup pada Kamis, 17 April 2025.

Keempat pelajar tersebut adalah Rayn Samudera dari SMAN 14 Bombana dengan tinggi badan 177,5 cm, Dilan Ramadan dari SMAN 01 Bombana (174 cm), serta dua siswi dari SMAN 03 Bombana, yakni Marsha Desmarani dan Dwi Novianti Elsa yang masing-masing memiliki tinggi 168 cm.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, memimpin langsung penutupan seleksi yang berlangsung ketat dan objektif. Rangkaian tes meliputi wawasan kebangsaan, Pancasila, intelegensia umum, parade, PBB, kesamaptaan hingga kepribadian. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi.

“Saya berharap adik-adik yang terpilih bisa mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk menghadapi seleksi tingkat provinsi. Masih ada waktu hingga awal Mei, gunakan itu untuk latihan dan belajar. Mari kita bawa nama baik Bombana ke tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Sunandar saat memberikan motivasi kepada siswa yang terpilih.

Ia juga mengajak seluruh panitia seleksi, khususnya dari unsur TNI dan Polri, untuk turut membimbing para siswa dalam proses pelatihan selanjutnya. Menanggapi hal itu, Sertu Amiruddin Abdul Majdid Way dari Kodim dan Aiptu Prana Dharma dari Polres Bombana menyatakan kesiapannya.

“Insya Allah kami siap melatih adik-adik ini, supaya secara pengetahuan, keterampilan, fisik, dan mental benar-benar siap bersaing dengan peserta dari kabupaten/kota lain,” ujar keduanya.

Dukungan juga datang dari Hj. Suarni, SP., MP selaku Kabid Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Badan Kesbangpol Bombana. Ia menegaskan bahwa keempat siswa tersebut memang layak melaju ke seleksi provinsi karena selama seleksi menunjukkan kemampuan dan semangat luar biasa. Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya pembinaan mental.

“Keempat siswa ini punya potensi besar, tapi tetap perlu bimbingan, khususnya dalam kesiapan mental menghadapi seleksi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selain mengumumkan peserta yang lolos ke tingkat provinsi, Suarni juga menjelaskan bahwa pengumuman resmi untuk kelulusan calon Paskibraka tingkat Kabupaten Bombana masih menunggu hasil penginputan nilai. Total 76 siswa — terdiri dari 47 putra dan 29 putri — akan diumumkan setelah hasil seleksi tingkat provinsi selesai diumumkan.

Kegiatan seleksi tahun ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air. Melalui Paskibraka, nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan ditanamkan sejak dini kepada pelajar sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Rangkaian seleksi Paskibraka ini juga menjadi ajang penjaringan talenta muda terbaik daerah, yang nantinya akan tampil di upacara kenegaraan sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bombana berharap, tahun ini ada wakil yang berhasil lolos hingga tingkat nasional dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.




Musim Panen Padi, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Lakukan Pendampingan Serapan Gabah

Bombana, Sultranet.com – Memasuki musim panen padi, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Koptu Beny Mugiarso, melakukan pendampingan serapan dan pembelian gabah petani di Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Rabu, (16/04/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Beny mendampingi proses serapan gabah milik petani bernama Andi Kahar yang memiliki lahan seluas 2 hektare. Dari lahan tersebut berhasil dipanen sebanyak 4.907 kilogram gabah kering panen (GKP) yang langsung diangkut ke penggilingan mitra Bulog dengan harga jual Rp 6.500 per kilogram.

Babinsa menyampaikan pesan kepada para petani agar memastikan usia padi sebelum dipanen guna memperoleh hasil yang maksimal. “Panen yang tepat waktu akan memberikan hasil optimal dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga mengimbau bahwa harga gabah saat ini telah sesuai dengan ketentuan Bulog maupun mitra Bulog. “Harga pembelian GKP Rp 6.500/Kg merupakan bentuk dukungan kepada petani agar hasil pertaniannya terserap dengan baik,” ungkap Koptu Beny.

Pemilik lahan, Andi Kahar, menyambut baik pendampingan dari Babinsa dan mengapresiasi kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Kami Masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa, ini memberi semangat dan kepastian hasil panen kami terserap dengan harga yang ditetapkan Pemerintah Pusat,” pungkasnya.




Kerja Bakti Babinsa bersama Masyarakat Bersihkan Pasar Rakyat Desa Toari

Bombana, Sultranet.com – Sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, anggota Koramil 1431-03/Poleang bersama masyarakat menggelar kerja bakti membersihkan Pasar Rakyat Desa Toari, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Kamis, (17/04/2025). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Bombana “Berani Bersih Wonuaku”.

Kegiatan kerja bakti ini dipusatkan di area pasar desa yang menjadi titik aktivitas ekonomi warga. Aksi bersih-bersih dilakukan secara gotong royong oleh Babinsa, aparat desa, dan warga setempat guna menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di pasar.

Sekdes Toari, Harpansi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kerja bakti ini sangat positif karena selain menjaga kebersihan, juga mempererat kebersamaan antara aparat desa dan warga,” ujarnya.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Mirdawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah daerah.

“Kami ingin masyarakat terbiasa menjaga kebersihan, apalagi pasar merupakan pusat kegiatan ekonomi yang harus dijaga kenyamanannya,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus ditanamkan karena menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang sehat dan bersih,” tutup Kapten Dahlan.




Dukung Program Berani Bersih Wonuaku, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bersama Camat dan Warga Bersihkan RTH Poltim

Bombana, SultraNET.com – Dalam semangat mendukung program Berani Bersih Wonuaku, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersinergi dengan Camat Poleang Timur, aparat kepolisian, pelajar, serta masyarakat setempat menggelar kerja bakti membersihkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pesisir Pantai Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Rabu, (16/04).

Kegiatan ini berlangsung di RTH Kecamatan Poleang Timur dan menyasar dua titik utama, yakni area RTH Bambaea dan Pantai Bambaea. Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya merawat ruang publik.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Camat Poleang Timur Bapak Ismail, S.Sos, Kapolsek Poleang Timur Ipda Fajar, Babinsa Sertu Wahid dan Koptu Beny Mugiarso, Lurah Bambaea Bapak Ilham, S.Sos, ASN kecamatan dan kelurahan Bambaea, serta para siswa SMPN 05 Poleang Timur yang turut berpartisipasi aktif.

Lurah Bambaea, Ilham S.Sos, menyatakan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat. “Ini bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih kuat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan demi menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan sehat,” ujarnya.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Abd. Wahid, mengungkapkan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan lingkungan merupakan bentuk dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat. “Melalui kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa,” ucapnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin dalam kegiatan ini. “Kami siap mendukung setiap gerakan positif masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kewajiban bersama,” tutupnya.




Wispora Bombana Dukung Gerakan Berani Bersih Wonuaku

Bombana, sultranet.com – Gerakan kebersihan lingkungan terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Bombana. Memasuki hari kedua pelaksanaan kerja bakti di Taman Moico, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Wispora) Bombana kembali turun tangan, membersihkan area publik yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Gerakan Berani Bersih Wonuaku”, yang juga menjadi salah satu program unggulan dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Kegiatan berlangsung sejak pagi hari, Selasa, 15 April 2025.

Sejak pukul 07.00 WITA, puluhan pegawai Wispora terlihat aktif membersihkan jalur pejalan kaki dan mengangkut sampah di sekitar taman. Aksi ini tak hanya menjadi wujud tanggung jawab pemerintah, tapi juga dorongan moral bagi masyarakat untuk terlibat menjaga kebersihan ruang bersama.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, menuturkan bahwa kerja bakti ini menjadi langkah awal menumbuhkan kesadaran publik terhadap pentingnya ruang hijau dan lingkungan yang sehat.

“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa taman dan ruang publik adalah milik bersama. Melalui Gerakan Berani Bersih Wonuaku, kami berharap masyarakat dapat ikut ambil bagian menjaga kebersihan dan keindahan daerah kita,” kata Anisa di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari percepatan pembenahan wajah kota yang selama ini menjadi perhatian khusus Bupati Burhanuddin. Ruang publik yang bersih dan tertata rapi dinilai dapat menciptakan kenyamanan dan membangun citra positif daerah.

Gerakan Berani Bersih Wonuaku sendiri dicanangkan sebagai upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat Bombana. Selain Taman Moico, sejumlah titik lainnya telah masuk dalam daftar lokasi kerja bakti selama beberapa hari ke depan. Lokasi yang menjadi prioritas pengembangan akan ditangani secara bergilir agar manfaat kegiatan ini bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana meyakini bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat hidup dalam lingkungan yang bersih dan sehat. Budaya kebersihan harus ditanamkan sejak dini dan dijadikan gaya hidup kolektif, mulai dari keluarga hingga lingkungan kerja.

Gerakan ini juga menjadi bagian dari pendekatan sosial yang mendorong partisipasi warga, dengan melibatkan langsung OPD dan masyarakat dalam kerja bakti rutin. Hal ini dinilai efektif dalam mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum.

“Kalau kita ingin daerah kita maju, maka kita harus mulai dari hal yang paling sederhana. Membersihkan taman, menjaga kebersihan drainase, itu semua bagian dari membangun Bombana yang kita cintai ini,” lanjut Anisa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa perawatan ruang publik bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Pemerintah berharap masyarakat terus terlibat aktif, tak hanya dalam kerja bakti, tetapi juga menjaga keberlanjutan kebersihan lingkungan secara mandiri.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Wispora mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari karakter daerah yang maju dan berdaya saing.

Bersih bukan sekadar slogan, tapi tindakan nyata yang bisa dimulai dari lingkungan terdekat. Dan Taman Moico hari ini menjadi saksi nyata dari komitmen tersebut.




Bersama Aparat Kelurahan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Kanal Cegah Banjir

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat Kelurahan Kampung Baru dan masyarakat setempat melaksanakan karya bakti pembersihan kanal yang tertutup rumput di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Selasa (15/4/2025).

Sertu Amiruddin, salah satu Babinsa yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pembersihan kanal dilakukan sebagai langkah preventif menghadapi musim hujan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan mencegah terjadinya banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Kampung Baru Jabarudin, S.E. mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat dalam kegiatan ini.

“Kerja bakti ini merupakan wujud sinergi antara aparat pemerintah, TNI, dan warga. Harapan kami, lingkungan tetap bersih dan masyarakat terhindar dari bencana banjir,” ucapnya.

Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin juga memberikan tanggapan atas kegiatan tersebut.

“Karya bakti ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam membantu masyarakat. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus terjaga dan menjadi budaya di tengah masyarakat,” tutup Danramil.




Tanam Pohon di Lahan Kosong, Upaya Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Cegah Tanah Longsor dan Polusi Udara

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana alam, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lahan kosong yang terletak di Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana. Senin, (14/04/2025). Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya tanah longsor dan mengurangi polusi udara di wilayah tersebut.

Pelda Adri selaku Babinsa Koramil 1431-03/Poleang menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaannya.

“Penanaman pohon ini kami lakukan sebagai langkah nyata dalam mencegah tanah longsor dan polusi udara yang bisa membahayakan masyarakat,” ucapnya.

Kepala Dusun Desa Teppoe, Suparman, memberikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena dapat membawa manfaat jangka panjang bagi warga, khususnya dalam menjaga kelestarian alam di sekitar tempat tinggal kami,” ujar Suparman.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlah, menegaskan bahwa kegiatan penghijauan akan terus digalakkan sebagai program rutin yang melibatkan masyarakat.

“Kami akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup, sebab sinergi antara aparat dan warga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,” tutup Danramil.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengantisipasi dampak negatif dari kerusakan lingkungan. Dengan sinergi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat, upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak positif bagi generasi mendatang.




Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Lakukan Pendampingan Petani dalam Penyiapan Luas Tambah Tanam

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Kopda Fandy Yudha Dilaga, melaksanakan pendampingan kepada petani dalam pengolahan lahan di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Minggu, (13/04/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan musim tanam selanjutnya sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Pendampingan dilakukan di lahan milik Bapak Jamaludin dengan total luas lahan dan luas tanam mencapai 3,5 hektare. Kopda Fandy aktif membantu proses pengolahan lahan, mulai dari penggemburan tanah hingga persiapan sistem irigasi sederhana, guna memastikan lahan siap ditanami padi pada musim tanam berikutnya.

Dalam keterangannya, Babinsa menyampaikan harapannya agar petani dapat mempersiapkan lahannya dengan optimal.

“Lahan harus disiapkan dengan baik untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Ini merupakan bagian dari kontribusi kita terhadap keberlangsungan pangan di daerah,” ujarnya.

Babinsa juga mengimbau petani agar tetap semangat menggarap sawah karena harga Gabah Kering Panen (GKP) saat ini cukup stabil, yakni Rp 6.500 per kilogram yang dibeli oleh Bulog maupun mitra Bulog.

“Harga yang kompetitif ini menjadi peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bapak Jamaludin menyambut baik pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa. Ia mengaku merasa terbantu dengan kehadiran aparat TNI di lapangan.

“Pendampingan seperti ini sangat bermanfaat, terutama dalam hal membantu dan motivasi mempersiapan lahan,” pungkasnya.




Guna Mendukung Ketersediaan Air Bersih, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena dan Masyarakat Rahadopi Karya Bakti Perbaiki Pipa

Bombana, Sultranet.com– Dalam rangka mendukung ketersediaan air bersih bagi warga, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama masyarakat Desa Rahadopi melaksanakan kegiatan karya bakti perbaikan pipa air bersih yang rusak, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sertu Mukmin dan berlangsung di wilayah Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana.

Sebanyak 25 warga Desa Rahadopi turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, bersama dengan anggota Koramil 02/Kabaena. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan vital warga.

Sertu Mukmin selaku Babinsa mengatakan bahwa perbaikan pipa ini dilakukan secara gotong royong, sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Saya berharap warga dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah diperbaiki agar tetap berfungsi secara optimal.” Ucap Sertu Mukmin

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari upaya nyata TNI untuk membantu masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Desa Rahadopi, Bapak Jufri, memberikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan seluruh pihak yang telah membantu perbaikan pipa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi kesejahteraan warga,” ujar Jufri.

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menyampaikan bahwa karya bakti seperti ini adalah salah satu bentuk pengabdian TNI kepada rakyat.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi terhadap permasalahan sosial, termasuk dalam hal ketersediaan air bersih,” tutupnya.




Bupati Kolut Turun Langsung Pastikan Warga Korban Banjir Dapat Bantuan

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan langsung di empat desa wilayah Pakue Raya. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., kepada warga korban banjir pada Sabtu, 5 April 2025.

Empat desa terdampak masing-masing adalah Desa Pakue (Kecamatan Pakue Utara), Desa Lanipa dan Desa Pasampang (Kecamatan Pakue Tengah), serta Desa Sipakainge (Kecamatan Pakue). Banjir yang melanda wilayah tersebut pada 2 April lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi selama beberapa hari berturut-turut, menyebabkan puluhan rumah warga terendam dan memicu kerugian materil yang cukup besar.

Sebanyak 82 warga terdampak menerima bantuan dari pemerintah daerah. Rinciannya, 37 warga berasal dari Desa Pakue, 35 dari Desa Lanipa, 9 dari Desa Sipakainge, dan 1 dari Desa Pasampang. Setiap warga menerima satu dos mi instan dan dua rak telur sebagai bantuan kebutuhan dasar.

“Kami hadir langsung di sini untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat perhatian dari pemerintah. Jangan dilihat dari nilainya, tapi ini adalah wujud kepedulian kami kepada warga yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Bupati Nur Rahman Umar dalam sambutannya di lokasi penyerahan bantuan.

Bupati menegaskan, meski tidak sempat berada di lokasi saat banjir terjadi, namun ia langsung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk segera turun tangan. Instansi seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum bergerak cepat menangani dampak banjir sejak hari pertama.

“Sejak awal saya sudah memerintahkan BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas PU untuk segera ke lokasi. Alhamdulillah mereka sudah bekerja menyalurkan bantuan awal dan melakukan pembenahan infrastruktur yang terdampak banjir,” tegasnya.

Penyerahan bantuan oleh Bupati ini merupakan lanjutan dari bantuan tahap pertama yang telah disalurkan oleh Dinas Sosial sebagai respons cepat pascabencana.

Kehadiran Bupati di tengah masyarakat disambut antusias oleh warga yang terdampak. Banyak warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian langsung dari pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bupati dan semua pihak. Bantuan ini sangat membantu kami yang sedang dalam kesulitan,” ujar Rahmat, warga Desa Lanipa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Camat Pakue dan Pakue Tengah, serta aparat desa setempat. Pemerintah daerah berharap warga yang terdampak dapat segera bangkit dan memulihkan aktivitas sehari-hari.