Bersama Tomas, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Karya Bakti Penanaman Pohon di Lahan Kosong

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama warga dan tokoh masyarakat menggelar kegiatan karya bakti penanaman pohon di lahan kosong yang terletak di Dusun Polewali, Desa Paria, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Minggu (20/04). Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan sekaligus menciptakan suasana yang sejuk dan asri di kawasan tersebut.

Dipimpin oleh Sertu Andi Tassaka, penanaman pohon ini melibatkan sejumlah personel Koramil 1431-03/Poleang, di antaranya Sertu Nurbais, Koptu Ardiyanto, dan Serda Fardin. Mereka bekerja bersama warga dan pemuda dari Dusun Salolemo, serta didampingi oleh tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan aparat setempat.

Tokoh masyarakat H. Lukman menyambut baik inisiatif ini. Ia mengatakan, “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan dan kelestarian alam di sekitar desa. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” ujarnya.

 

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Andi Tasakka mengungkapkan bahwa karya bakti penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga dalam kegiatan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih atas semangat gotong royong masyarakat Desa Paria. Semoga penanaman pohon ini menjadi awal dari kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan,” tutup Danramil.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mempererat hubungan sosial antara aparat dengan warga desa. Diharapkan, lahan kosong yang kini ditanami pohon akan menjadi ruang hijau yang bermanfaat bagi generasi mendatang.




Bupati Muna Barat Realisasikan Janji Politik: Listrik Masuk Pulau Dimulai 2025

LAWORO, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) di bawah kepemimpinan Bupati La Ode Darwin dan Wakil Bupati Ali Basa kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membangun daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satu bukti nyatanya adalah realisasi janji politik terkait pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah kepulauan.

Kepastian pembangunan jaringan listrik di pulau-pulau terpencil diperoleh setelah pertemuan Bupati Mubar La Ode Darwin dengan Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Tenggara, Joni Sitorus, yang turut didampingi Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Baubau, Bagus Cahyadi, pada 14 April 2025.

“Kesimpulan dari hasil pertemuan kami, pihak PLN akan mulai membangun jaringan listrik tahun 2025 ini dan akan berlanjut hingga 2027. Dengan begitu, Insya Allah dalam waktu dekat masyarakat desa yang ada di wilayah kepulauan akan segera menikmati listrik,” ujar Bupati Darwin, Sabtu (19/4/2025).

Menurut Darwin, percepatan pemenuhan kebutuhan listrik di pulau-pulau berpenghuni ini merupakan bagian dari komitmen pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Muna Barat.

“Listrik bukan hanya soal penerangan. Ini juga membuka akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat. Kita ingin tidak ada kesenjangan pelayanan hanya karena kendala geografis. Masyarakat di pulau-pulau juga berhak mendapat layanan yang sama seperti di daratan,” tegasnya.

Pembangunan jaringan listrik ini akan menyasar 11 desa yang tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Maginti, terdapat empat desa yaitu Desa Pasidangan, Gala, Maginti, dan Kangkunawe. Selanjutnya di Kecamatan Tiworo Utara mencakup enam desa yakni Santiri, Mandike, Tasipi, Bero, Tiga, dan Santigi. Sementara di Kecamatan Tiworo Kepulauan, pembangunan difokuskan di Desa Katela.

Darwin juga mengakui, selain listrik, persoalan utama lain yang dihadapi masyarakat di pulau-pulau adalah air bersih.

“Untuk air bersih, kami sedang mencari formulasi terbaik agar masyarakat di pulau-pulau juga bisa terlayani dengan baik,” pungkasnya.




Batuud Koramil 1431-02/Kabaena Pimpin Gotong Royong Pembersihan Parit

Bombana,Sultranet.com – Batuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris memimpin langsung kegiatan gotong royong pembersihan parit di Lingkungan 2, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Sabtu, (19/04). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif mencegah terjadinya banjir akibat penyumbatan drainase di kawasan pemukiman warga.

Karya bakti tersebut melibatkan Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama warga Kelurahan Teomokole yang dipimpin oleh Lurah Teomokole, Bapak Gazali, S.Si. Kolaborasi antara aparat TNI dan masyarakat ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Lurah Teomokole, Bpk. Gazali, S.Si mengapresiasi semangat gotong royong warga bersama Babinsa. “Kegiatan ini sangat positif dan kami berharap dapat menjadi contoh untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin,” ujar Gazali.

Sementara itu, Peltu Muh. Haris menyampaikan bahwa pembersihan parit merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan masyarakat. “Ini adalah upaya konkret kami bersama warga untuk mencegah banjir dan penyakit akibat genangan air,” ucapnya.

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. “Kami selalu mendorong para Babinsa untuk aktif di wilayah binaannya, terlebih dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Kapten Efendi.




Libatkan Masyarakat, Babinsa Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Drainase

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir saat musim hujan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat desa dan masyarakat Desa Toli-toli melaksanakan karya bakti pembersihan drainase, Jumat (18/4/2025). Kegiatan ini berlangsung di Dusun 3, Desa Toli-toli, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana.

Kepala Desa Toli-toli, Mursalim, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi warga dan Babinsa dalam kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI, khususnya Babinsa, yang senantiasa mendukung program desa dalam menjaga lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi contoh bagi dusun lainnya,” ujar Kades.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Sukmar, mengatakan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial serta mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.

“Melalui kerja bakti ini, kami ingin mendorong kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan drainase untuk mencegah banjir dan penyakit,” ucapnya.

Senada dengan itu, Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Toli-toli.

“Karya bakti ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat,” tutup Danramil.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Harapannya, kebersihan lingkungan Desa Toli-toli dapat terus terjaga dan menjadi contoh positif bagi desa-desa lainnya di wilayah Kabupaten Bombana.




Empat Pelajar Bombana Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi Sultra

Bombana, sultranet.com – Empat siswa terbaik resmi terpilih mewakili Kabupaten Bombana untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengumuman ini menandai berakhirnya rangkaian seleksi Paskibraka tingkat kabupaten yang digelar sejak 14 April dan ditutup pada Kamis, 17 April 2025.

Keempat pelajar tersebut adalah Rayn Samudera dari SMAN 14 Bombana dengan tinggi badan 177,5 cm, Dilan Ramadan dari SMAN 01 Bombana (174 cm), serta dua siswi dari SMAN 03 Bombana, yakni Marsha Desmarani dan Dwi Novianti Elsa yang masing-masing memiliki tinggi 168 cm.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, memimpin langsung penutupan seleksi yang berlangsung ketat dan objektif. Rangkaian tes meliputi wawasan kebangsaan, Pancasila, intelegensia umum, parade, PBB, kesamaptaan hingga kepribadian. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi.

“Saya berharap adik-adik yang terpilih bisa mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk menghadapi seleksi tingkat provinsi. Masih ada waktu hingga awal Mei, gunakan itu untuk latihan dan belajar. Mari kita bawa nama baik Bombana ke tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Sunandar saat memberikan motivasi kepada siswa yang terpilih.

Ia juga mengajak seluruh panitia seleksi, khususnya dari unsur TNI dan Polri, untuk turut membimbing para siswa dalam proses pelatihan selanjutnya. Menanggapi hal itu, Sertu Amiruddin Abdul Majdid Way dari Kodim dan Aiptu Prana Dharma dari Polres Bombana menyatakan kesiapannya.

“Insya Allah kami siap melatih adik-adik ini, supaya secara pengetahuan, keterampilan, fisik, dan mental benar-benar siap bersaing dengan peserta dari kabupaten/kota lain,” ujar keduanya.

Dukungan juga datang dari Hj. Suarni, SP., MP selaku Kabid Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Badan Kesbangpol Bombana. Ia menegaskan bahwa keempat siswa tersebut memang layak melaju ke seleksi provinsi karena selama seleksi menunjukkan kemampuan dan semangat luar biasa. Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya pembinaan mental.

“Keempat siswa ini punya potensi besar, tapi tetap perlu bimbingan, khususnya dalam kesiapan mental menghadapi seleksi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selain mengumumkan peserta yang lolos ke tingkat provinsi, Suarni juga menjelaskan bahwa pengumuman resmi untuk kelulusan calon Paskibraka tingkat Kabupaten Bombana masih menunggu hasil penginputan nilai. Total 76 siswa — terdiri dari 47 putra dan 29 putri — akan diumumkan setelah hasil seleksi tingkat provinsi selesai diumumkan.

Kegiatan seleksi tahun ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air. Melalui Paskibraka, nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan ditanamkan sejak dini kepada pelajar sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Rangkaian seleksi Paskibraka ini juga menjadi ajang penjaringan talenta muda terbaik daerah, yang nantinya akan tampil di upacara kenegaraan sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bombana berharap, tahun ini ada wakil yang berhasil lolos hingga tingkat nasional dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.




Musim Panen Padi, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Lakukan Pendampingan Serapan Gabah

Bombana, Sultranet.com – Memasuki musim panen padi, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Koptu Beny Mugiarso, melakukan pendampingan serapan dan pembelian gabah petani di Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Rabu, (16/04/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Beny mendampingi proses serapan gabah milik petani bernama Andi Kahar yang memiliki lahan seluas 2 hektare. Dari lahan tersebut berhasil dipanen sebanyak 4.907 kilogram gabah kering panen (GKP) yang langsung diangkut ke penggilingan mitra Bulog dengan harga jual Rp 6.500 per kilogram.

Babinsa menyampaikan pesan kepada para petani agar memastikan usia padi sebelum dipanen guna memperoleh hasil yang maksimal. “Panen yang tepat waktu akan memberikan hasil optimal dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga mengimbau bahwa harga gabah saat ini telah sesuai dengan ketentuan Bulog maupun mitra Bulog. “Harga pembelian GKP Rp 6.500/Kg merupakan bentuk dukungan kepada petani agar hasil pertaniannya terserap dengan baik,” ungkap Koptu Beny.

Pemilik lahan, Andi Kahar, menyambut baik pendampingan dari Babinsa dan mengapresiasi kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Kami Masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa, ini memberi semangat dan kepastian hasil panen kami terserap dengan harga yang ditetapkan Pemerintah Pusat,” pungkasnya.




Kerja Bakti Babinsa bersama Masyarakat Bersihkan Pasar Rakyat Desa Toari

Bombana, Sultranet.com – Sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, anggota Koramil 1431-03/Poleang bersama masyarakat menggelar kerja bakti membersihkan Pasar Rakyat Desa Toari, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Kamis, (17/04/2025). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Bombana “Berani Bersih Wonuaku”.

Kegiatan kerja bakti ini dipusatkan di area pasar desa yang menjadi titik aktivitas ekonomi warga. Aksi bersih-bersih dilakukan secara gotong royong oleh Babinsa, aparat desa, dan warga setempat guna menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di pasar.

Sekdes Toari, Harpansi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kerja bakti ini sangat positif karena selain menjaga kebersihan, juga mempererat kebersamaan antara aparat desa dan warga,” ujarnya.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Mirdawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah daerah.

“Kami ingin masyarakat terbiasa menjaga kebersihan, apalagi pasar merupakan pusat kegiatan ekonomi yang harus dijaga kenyamanannya,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus ditanamkan karena menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang sehat dan bersih,” tutup Kapten Dahlan.




Dukung Program Berani Bersih Wonuaku, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bersama Camat dan Warga Bersihkan RTH Poltim

Bombana, SultraNET.com – Dalam semangat mendukung program Berani Bersih Wonuaku, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersinergi dengan Camat Poleang Timur, aparat kepolisian, pelajar, serta masyarakat setempat menggelar kerja bakti membersihkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pesisir Pantai Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Rabu, (16/04).

Kegiatan ini berlangsung di RTH Kecamatan Poleang Timur dan menyasar dua titik utama, yakni area RTH Bambaea dan Pantai Bambaea. Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya merawat ruang publik.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Camat Poleang Timur Bapak Ismail, S.Sos, Kapolsek Poleang Timur Ipda Fajar, Babinsa Sertu Wahid dan Koptu Beny Mugiarso, Lurah Bambaea Bapak Ilham, S.Sos, ASN kecamatan dan kelurahan Bambaea, serta para siswa SMPN 05 Poleang Timur yang turut berpartisipasi aktif.

Lurah Bambaea, Ilham S.Sos, menyatakan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat. “Ini bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih kuat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan demi menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan sehat,” ujarnya.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Abd. Wahid, mengungkapkan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan lingkungan merupakan bentuk dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat. “Melalui kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa,” ucapnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin dalam kegiatan ini. “Kami siap mendukung setiap gerakan positif masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kewajiban bersama,” tutupnya.




Wispora Bombana Dukung Gerakan Berani Bersih Wonuaku

Bombana, sultranet.com – Gerakan kebersihan lingkungan terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Bombana. Memasuki hari kedua pelaksanaan kerja bakti di Taman Moico, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Wispora) Bombana kembali turun tangan, membersihkan area publik yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Gerakan Berani Bersih Wonuaku”, yang juga menjadi salah satu program unggulan dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Kegiatan berlangsung sejak pagi hari, Selasa, 15 April 2025.

Sejak pukul 07.00 WITA, puluhan pegawai Wispora terlihat aktif membersihkan jalur pejalan kaki dan mengangkut sampah di sekitar taman. Aksi ini tak hanya menjadi wujud tanggung jawab pemerintah, tapi juga dorongan moral bagi masyarakat untuk terlibat menjaga kebersihan ruang bersama.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, menuturkan bahwa kerja bakti ini menjadi langkah awal menumbuhkan kesadaran publik terhadap pentingnya ruang hijau dan lingkungan yang sehat.

“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa taman dan ruang publik adalah milik bersama. Melalui Gerakan Berani Bersih Wonuaku, kami berharap masyarakat dapat ikut ambil bagian menjaga kebersihan dan keindahan daerah kita,” kata Anisa di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari percepatan pembenahan wajah kota yang selama ini menjadi perhatian khusus Bupati Burhanuddin. Ruang publik yang bersih dan tertata rapi dinilai dapat menciptakan kenyamanan dan membangun citra positif daerah.

Gerakan Berani Bersih Wonuaku sendiri dicanangkan sebagai upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat Bombana. Selain Taman Moico, sejumlah titik lainnya telah masuk dalam daftar lokasi kerja bakti selama beberapa hari ke depan. Lokasi yang menjadi prioritas pengembangan akan ditangani secara bergilir agar manfaat kegiatan ini bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana meyakini bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat hidup dalam lingkungan yang bersih dan sehat. Budaya kebersihan harus ditanamkan sejak dini dan dijadikan gaya hidup kolektif, mulai dari keluarga hingga lingkungan kerja.

Gerakan ini juga menjadi bagian dari pendekatan sosial yang mendorong partisipasi warga, dengan melibatkan langsung OPD dan masyarakat dalam kerja bakti rutin. Hal ini dinilai efektif dalam mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum.

“Kalau kita ingin daerah kita maju, maka kita harus mulai dari hal yang paling sederhana. Membersihkan taman, menjaga kebersihan drainase, itu semua bagian dari membangun Bombana yang kita cintai ini,” lanjut Anisa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa perawatan ruang publik bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Pemerintah berharap masyarakat terus terlibat aktif, tak hanya dalam kerja bakti, tetapi juga menjaga keberlanjutan kebersihan lingkungan secara mandiri.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Wispora mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari karakter daerah yang maju dan berdaya saing.

Bersih bukan sekadar slogan, tapi tindakan nyata yang bisa dimulai dari lingkungan terdekat. Dan Taman Moico hari ini menjadi saksi nyata dari komitmen tersebut.




Bersama Aparat Kelurahan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Kanal Cegah Banjir

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat Kelurahan Kampung Baru dan masyarakat setempat melaksanakan karya bakti pembersihan kanal yang tertutup rumput di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Selasa (15/4/2025).

Sertu Amiruddin, salah satu Babinsa yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pembersihan kanal dilakukan sebagai langkah preventif menghadapi musim hujan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan mencegah terjadinya banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Kampung Baru Jabarudin, S.E. mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat dalam kegiatan ini.

“Kerja bakti ini merupakan wujud sinergi antara aparat pemerintah, TNI, dan warga. Harapan kami, lingkungan tetap bersih dan masyarakat terhindar dari bencana banjir,” ucapnya.

Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin juga memberikan tanggapan atas kegiatan tersebut.

“Karya bakti ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam membantu masyarakat. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus terjaga dan menjadi budaya di tengah masyarakat,” tutup Danramil.