Tanam Pohon di Lahan Kosong, Upaya Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Cegah Tanah Longsor dan Polusi Udara

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana alam, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lahan kosong yang terletak di Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana. Senin, (14/04/2025). Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya tanah longsor dan mengurangi polusi udara di wilayah tersebut.

Pelda Adri selaku Babinsa Koramil 1431-03/Poleang menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaannya.

“Penanaman pohon ini kami lakukan sebagai langkah nyata dalam mencegah tanah longsor dan polusi udara yang bisa membahayakan masyarakat,” ucapnya.

Kepala Dusun Desa Teppoe, Suparman, memberikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena dapat membawa manfaat jangka panjang bagi warga, khususnya dalam menjaga kelestarian alam di sekitar tempat tinggal kami,” ujar Suparman.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlah, menegaskan bahwa kegiatan penghijauan akan terus digalakkan sebagai program rutin yang melibatkan masyarakat.

“Kami akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup, sebab sinergi antara aparat dan warga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,” tutup Danramil.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengantisipasi dampak negatif dari kerusakan lingkungan. Dengan sinergi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat, upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak positif bagi generasi mendatang.




Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Lakukan Pendampingan Petani dalam Penyiapan Luas Tambah Tanam

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Kopda Fandy Yudha Dilaga, melaksanakan pendampingan kepada petani dalam pengolahan lahan di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Minggu, (13/04/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan musim tanam selanjutnya sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Pendampingan dilakukan di lahan milik Bapak Jamaludin dengan total luas lahan dan luas tanam mencapai 3,5 hektare. Kopda Fandy aktif membantu proses pengolahan lahan, mulai dari penggemburan tanah hingga persiapan sistem irigasi sederhana, guna memastikan lahan siap ditanami padi pada musim tanam berikutnya.

Dalam keterangannya, Babinsa menyampaikan harapannya agar petani dapat mempersiapkan lahannya dengan optimal.

“Lahan harus disiapkan dengan baik untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Ini merupakan bagian dari kontribusi kita terhadap keberlangsungan pangan di daerah,” ujarnya.

Babinsa juga mengimbau petani agar tetap semangat menggarap sawah karena harga Gabah Kering Panen (GKP) saat ini cukup stabil, yakni Rp 6.500 per kilogram yang dibeli oleh Bulog maupun mitra Bulog.

“Harga yang kompetitif ini menjadi peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bapak Jamaludin menyambut baik pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa. Ia mengaku merasa terbantu dengan kehadiran aparat TNI di lapangan.

“Pendampingan seperti ini sangat bermanfaat, terutama dalam hal membantu dan motivasi mempersiapan lahan,” pungkasnya.




Guna Mendukung Ketersediaan Air Bersih, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena dan Masyarakat Rahadopi Karya Bakti Perbaiki Pipa

Bombana, Sultranet.com– Dalam rangka mendukung ketersediaan air bersih bagi warga, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama masyarakat Desa Rahadopi melaksanakan kegiatan karya bakti perbaikan pipa air bersih yang rusak, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sertu Mukmin dan berlangsung di wilayah Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana.

Sebanyak 25 warga Desa Rahadopi turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, bersama dengan anggota Koramil 02/Kabaena. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan vital warga.

Sertu Mukmin selaku Babinsa mengatakan bahwa perbaikan pipa ini dilakukan secara gotong royong, sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Saya berharap warga dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah diperbaiki agar tetap berfungsi secara optimal.” Ucap Sertu Mukmin

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari upaya nyata TNI untuk membantu masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Desa Rahadopi, Bapak Jufri, memberikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan seluruh pihak yang telah membantu perbaikan pipa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi kesejahteraan warga,” ujar Jufri.

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menyampaikan bahwa karya bakti seperti ini adalah salah satu bentuk pengabdian TNI kepada rakyat.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi terhadap permasalahan sosial, termasuk dalam hal ketersediaan air bersih,” tutupnya.




Bupati Kolut Turun Langsung Pastikan Warga Korban Banjir Dapat Bantuan

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan langsung di empat desa wilayah Pakue Raya. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., kepada warga korban banjir pada Sabtu, 5 April 2025.

Empat desa terdampak masing-masing adalah Desa Pakue (Kecamatan Pakue Utara), Desa Lanipa dan Desa Pasampang (Kecamatan Pakue Tengah), serta Desa Sipakainge (Kecamatan Pakue). Banjir yang melanda wilayah tersebut pada 2 April lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi selama beberapa hari berturut-turut, menyebabkan puluhan rumah warga terendam dan memicu kerugian materil yang cukup besar.

Sebanyak 82 warga terdampak menerima bantuan dari pemerintah daerah. Rinciannya, 37 warga berasal dari Desa Pakue, 35 dari Desa Lanipa, 9 dari Desa Sipakainge, dan 1 dari Desa Pasampang. Setiap warga menerima satu dos mi instan dan dua rak telur sebagai bantuan kebutuhan dasar.

“Kami hadir langsung di sini untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat perhatian dari pemerintah. Jangan dilihat dari nilainya, tapi ini adalah wujud kepedulian kami kepada warga yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Bupati Nur Rahman Umar dalam sambutannya di lokasi penyerahan bantuan.

Bupati menegaskan, meski tidak sempat berada di lokasi saat banjir terjadi, namun ia langsung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk segera turun tangan. Instansi seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum bergerak cepat menangani dampak banjir sejak hari pertama.

“Sejak awal saya sudah memerintahkan BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas PU untuk segera ke lokasi. Alhamdulillah mereka sudah bekerja menyalurkan bantuan awal dan melakukan pembenahan infrastruktur yang terdampak banjir,” tegasnya.

Penyerahan bantuan oleh Bupati ini merupakan lanjutan dari bantuan tahap pertama yang telah disalurkan oleh Dinas Sosial sebagai respons cepat pascabencana.

Kehadiran Bupati di tengah masyarakat disambut antusias oleh warga yang terdampak. Banyak warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian langsung dari pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bupati dan semua pihak. Bantuan ini sangat membantu kami yang sedang dalam kesulitan,” ujar Rahmat, warga Desa Lanipa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Camat Pakue dan Pakue Tengah, serta aparat desa setempat. Pemerintah daerah berharap warga yang terdampak dapat segera bangkit dan memulihkan aktivitas sehari-hari.




Mendikdasmen Kunjungi Sultra, Gubernur Apresiasi Perhatian Pemerintah Pusat

Kendari, Sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., atas kunjungan kerja ke Bumi Anoa sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan daerah. Kunjungan berlangsung pada Kamis, 17 April 2025.

Mendikdasmen disambut langsung oleh Sekda Sultra dan jajaran pejabat terkait saat tiba di Bandara Haluoleo Kendari. Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana penting untuk melihat langsung kondisi pendidikan di wilayah daratan dan kepulauan Sultra. Menteri Abdul Mu’ti melanjutkan kegiatan dengan mengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Konawe Selatan, serta melakukan peninjauan sarana dan prasarana pendidikan dan berdialog bersama para guru dan siswa.

“Bapak Gubernur menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. Kunjungan Mendikdasmen mencerminkan komitmen kuat pemerintah pusat dalam mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Tenggara. Karena beliau sedang berada di Jakarta dalam agenda koordinasi yang tidak bisa diwakilkan, maka saya dipercaya menyambut langsung Bapak Menteri,” kata Sekda Sultra, Asrun Lio.

Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra ini, kehadiran Mendikdasmen memberi nilai strategis bagi daerah untuk menyuarakan kebutuhan riil pendidikan, khususnya terkait sarana prasarana serta infrastruktur penunjang. Hal ini penting terutama bagi wilayah-wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan berbeda dengan wilayah daratan seperti Kendari dan Konsel.

“Pak Menteri telah melihat langsung bagaimana realitas pendidikan di daerah, termasuk kondisi sekolah di wilayah darat dan bagaimana perbedaan akses pendidikan di kepulauan. Kami berharap hal ini menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan nasional yang lebih berpihak ke daerah,” ungkap Asrun Lio.

suasana kunjungan Menteri DIKDASMEN

Ia meyakini, kunjungan ini akan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Sultra.

Selama kunjungan, Mendikdasmen juga memberikan motivasi kepada siswa dan tenaga pendidik. Ia mengampanyekan gerakan pembiasaan “Anak Indonesia Hebat” yang mencakup beberapa aspek pembentukan karakter dan kebiasaan positif pada anak.

“Saya ajarkan mereka pentingnya bangun pagi, berdoa, rajin olahraga, membaca buku, makan makanan sehat, tidur lebih awal, dan bersosialisasi dengan baik di lingkungan sekitar,” kata Menteri Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pembiasaan sejak dini terhadap perilaku baik akan membentuk generasi unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Dalam dialog bersama guru, Menteri Mu’ti juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan anak secara holistik. Ia berharap para pendidik terus semangat dalam mengajar dan tidak berhenti berinovasi di tengah berbagai keterbatasan.

Kunjungan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan moral tenaga pendidik, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah daerah dan pusat terkait prioritas pembangunan pendidikan di Sulawesi Tenggara.

“Dengan kehadiran langsung seperti ini, pemerintah pusat bisa lebih memahami kondisi lapangan dan menciptakan solusi yang lebih tepat guna. Ini adalah momen yang sangat kami hargai,” ujar Sekda Asrun Lio menutup pernyataannya.

Kunjungan kerja Mendikdasmen ke Sultra menjadi simbol komitmen bersama untuk terus membenahi pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang lebih cerah, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih.




Disdukcapil Bombana Tetap Layani Warga Saat Libur Lebaran

Bombana, sultranet.com – Meski sebagian besar instansi masih tutup akibat libur pasca Idul Fitri, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana tetap membuka layanan administrasi kependudukan. Layanan ini tetap berjalan di kantor pusat serta di UPTD Kecamatan Poleang dan UPTD Kecamatan Kabaena untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kamis, 3 April 2025.

Di bawah kepemimpinan Firdaus, S.Pd., M.M., dan Koordinator Lapangan Alimuddin, S.Sos., seluruh tim Disdukcapil Bombana tetap semangat melayani masyarakat meski dalam suasana libur Lebaran. Mereka menjalankan pelayanan prima yang mengedepankan prinsip mudah, optimal, ikhlas, cepat, dan “oky” yang dikenal dengan sebutan Moico.

“Kami tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama hanya karena alasan libur. Motto kami Moico adalah komitmen pelayanan yang tidak boleh berhenti. Maka dari itu, kami tetap buka dan siap melayani dengan sepenuh hati,” ujar Firdaus kepada wartawan Sultranet.com.

Layanan kependudukan yang disediakan tetap mencakup seluruh kebutuhan administratif seperti perekaman KTP elektronik, pencetakan KK, akta kelahiran, hingga akta kematian. Firdaus menegaskan bahwa seluruh staf tetap hadir dan bekerja dengan penuh dedikasi agar warga merasa terbantu.

Koordinator layanan, Alimuddin, menyampaikan bahwa pelayanan yang berjalan selama libur ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan mendesak masyarakat, terutama mereka yang hanya memiliki waktu luang di hari libur.

“Kami tahu banyak warga yang baru bisa mengurus dokumen pada saat libur. Karena itu, kami hadir dan memastikan pelayanan tetap berjalan dengan standar yang sama seperti hari kerja biasa,” kata Alimuddin.

Komitmen ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga yang datang ke kantor Disdukcapil mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan saat hari libur.

“Saya sangat terbantu. Tadi pagi baru bisa ke kantor Disdukcapil karena baru pulang dari kampung halaman. Tidak menyangka pelayanannya tetap buka dan petugasnya ramah-ramah,” kata Amran, salah satu warga Kecamatan Poleang.

Hal serupa diungkapkan oleh Siti, warga Kabaena, yang mengurus dokumen akta kelahiran anaknya. Ia mengaku lega karena tidak harus menunggu sampai libur selesai. “Kalau harus nunggu sampai pekan depan, saya pasti repot karena harus kerja lagi. Terima kasih kepada petugas yang sudah tetap melayani dengan baik,” ucapnya.

Pelayanan Disdukcapil Bombana yang tetap berjalan ini menjadi contoh nyata bagaimana pelayanan publik bisa tetap hadir tanpa terhambat oleh kalender libur nasional. Firdaus berharap semangat pelayanan ini bisa terus dijaga dan menjadi budaya kerja yang konsisten di lingkungan pemerintah daerah.

“Libur bukan alasan untuk berhenti melayani. Justru di saat inilah kami ingin menunjukkan bahwa kami hadir untuk masyarakat. Kami percaya, pelayanan prima adalah bentuk kebahagiaan yang bisa kami berikan kepada warga,” pungkas Firdaus.

Dengan semangat Moico dan dukungan penuh dari seluruh tim, Disdukcapil Bombana membuktikan bahwa pelayanan publik yang optimal dapat berjalan kapan saja, termasuk di hari-hari libur keagamaan. Pelayanan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kemudahan dan kepastian bagi warganya.




H-1 Lebaran, TNI, Polri, dan Instansi Terkait Perketat Pengamanan Arus Mudik di Pelabuhan Feri Kabaena Timur

Bombana, SultraNET. | – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, personel gabungan dari Koramil 1431-02/Kabaena, Polsek Kabaena Timur, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana menggelar pengamanan di Pelabuhan Feri Kecamatan Kabaena Timur, Sulawesi Tenggara. Minggu, (30/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2025 yang bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik bagi masyarakat yang hendak pulang kampung.

Pengamanan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk personel Koramil 1431-02/Kabaena yang terdiri dari Sertu Hardedi, Kopda Rafiudin, Kopda Mahmudin, dan Praka Rahmat W. Dari Polsek Kabaena Timur hadir Wakapolsek Iptu Heriman, Aipda Herson, Aipda Lukman, dan Bripda Mizal. Sementara itu, Dinas Perhubungan menurunkan petugas Supran dan Rislan untuk mendukung kelancaran operasi.

Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Sertu Hardedi, menegaskan bahwa pengamanan ini dilakukan demi memastikan pemudik dapat bepergian dengan aman dan nyaman. “Kami akan terus bersiaga untuk membantu kelancaran arus mudik. Harapannya, semua pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat tanpa kendala,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakapolsek Kabaena Timur, Iptu Heriman, menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang akan berangkat. “Kami memastikan bahwa setiap kapal memenuhi standar keselamatan, agar perjalanan para penumpang tetap aman,” ungkapnya.

Selain pengamanan, petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, menjaga barang bawaan, dan mematuhi aturan yang berlaku. Mengingat tingginya volume pemudik, kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar proses keberangkatan tetap lancar dan tertib.

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga kelancaran arus mudik. “Kolaborasi antara TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan sangat krusial dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik ini,” tutupnya.




Berikan Rasa Aman bagi pemudik dan  pengunjung pasar TNI Polri dan instansi terkait melaksanakan patroli 

Bombana, SultraNET. | – Personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana bersama personel Kepolisian Polres Bombana, Dinas Perhubungan, dan Satpol-PP melaksanakan patroli di Pelabuhan Kapal Cepat, Pelabuhan Fery dan Pasar Tadoha Mappacing, Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Sabtu, (29/03). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri sebagai Rangkaian pelaksanaan Operasi Pengamanan Ketupat Anoa Ta. 2025.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menjaga keamanan di wilayah Bombana.

“Selain memastikan kelancaran arus mudik, kami juga fokus pada pengamanan pasar guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, seperti Copet dan Pencurian” ujarnya.

 

Kapolsek Rumbia, AKP Abdul Kadir, menyampaikan bahwa patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah tindak kejahatan dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. 

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman, terutama di pusat-pusat keramaian seperti pasar dan pelabuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menambahkan bahwa pengamanan ini juga merupakan upaya menciptakan situasi kondusif selama perayaan hari besar keagamaan. 

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bombana Guna memberikan rasa aman terhadap Masyarakat baik yang akan melaksanakan Mudik maupun berbelanja di Pasar.,” tutup Dandim.




Koramil 1431-03/Poleang dan Persit KCK Ranting 4 Ramil Poleang Berbagi Takjil Jum’at Berkah Ramadhan

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan, Koramil 1431-03/Poleang bersama Persit KCK Ranting 4 Ramil Poleang menggelar kegiatan pembagian takjil di Jl. Poros Kasipute Bambaea, Desa Taburi, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Jumat (28/03). Sebanyak 120 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

 

 




TNI, Polri, dan Stakeholder Terkait Laksanakan Pengamanan Guna Pastikan Kelancaran Arus Mudik

Bombana, Sultranet.com – Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana bersama personel Polres Bombana dan Dinas Perhubungan melaksanakan pengamanan arus mudik di Pelabuhan Ferry Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2025 guna memastikan kelancaran dan keselamatan penumpang selama musim mudik. Jum’at (28/03)

Pengamanan ini difokuskan pada pengaturan arus kendaraan dan penumpang, serta memastikan kapal tidak melebihi kapasitas muatan. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi kecelakaan akibat kelebihan beban, sehingga perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman.

Ipda Syarifuddin Kaurbinops Satlantas Polres Bombana menegaskan pentingnya koordinasi dalam pengamanan mudik.

“Kami bekerja sama dengan TNI dan Dishub untuk memastikan perjalanan pemudik lancar dan aman. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, saat dikonfirmasi menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung penuh kelancaran arus mudik.

“TNI selalu berupaya berperan aktif dan bersinergi dengan Polri dan Stakeholder lainnya dalam pelaksanaan pengamanan, terutama di titik-titik krusial seperti pelabuhan. Sinergi ini penting agar masyarakat dapat mudik dengan tenang dan selamat,” tutupnya.