Bersama Camat Poleang Tengah, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Gelar Penanaman Pohon di Halaman Kantor Camat

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya melestarikan lingkungan, anggota Koramil 1431-03/Poleang bersama Camat Poleang Tengah dan UPTD KB Poleang Tengah menggelar kegiatan penanaman pohon di halaman Kantor Camat Poleang Tengah, Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Selasa, (11/03). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran aparatur pemerintahan terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

Babinsa Desa Paria Koramil 1431-03/Poleang, Koptu Ardiyanto, yang turut serta dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian kita terhadap alam agar generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Camat Poleang Tengah, H. Muh. Tahir, S.Pd.I., MM., menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi peran aktif Babinsa serta masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar Poleang Tengah tetap asri dan hijau. Ini juga sebagai contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD BPKB, Hasriani Angraeni, S.Tr.Keb., SKM., menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Pohon yang kita tanam hari ini akan memberikan manfaat jangka panjang, baik untuk kesehatan maupun kelestarian lingkungan. Mari kita jaga bersama,” ungkapnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan penghijauan ini terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami dari Koramil akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Semoga apa yang kita tanam hari ini bisa memberikan dampak positif bagi generasi mendatang,” pungkasnya.




Pasar Murah Bombana, Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi Selama Ramadan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop dan UKM) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggandeng Bulog Cabang Bombana untuk menggelar pasar murah di Kecamatan Poleang. Program ini resmi dibuka oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, pada Senin (10/3/2025).

Pasar murah ini diselenggarakan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Sejumlah komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, dan daging ayam, dengan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah agar lebih rendah dari harga pasaran.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pasar murah ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama di bulan Ramadan, ketika permintaan biasanya meningkat tajam.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil, terutama di bulan suci Ramadan, di mana permintaan cenderung meningkat dan harga sering mengalami lonjakan,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menekankan bahwa program ini bertujuan untuk membantu keluarga-keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah daerah bekerja sama dengan distributor dan pelaku usaha lokal guna memastikan stok barang tersedia dengan harga yang lebih terjangkau.

“Semoga pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi solusi untuk menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok di bulan Ramadan,” tambahnya.

Selain di Kecamatan Poleang, program pasar murah telah digelar di beberapa kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Mata Oleo, Lantari Jaya, Rumbia, Rumbia Tengah, dan Rarowatu. Pemerintah daerah berharap program ini tidak hanya membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah tetapi juga dapat mengurangi dampak inflasi di Bombana.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Burhanuddin menginstruksikan kepada seluruh camat untuk lebih proaktif dalam meninjau kondisi di wilayahnya. Ia menegaskan pentingnya para pemimpin wilayah untuk turun langsung ke lapangan dan memahami kebutuhan warganya.

“Para camat harus bekerja serius, turun langsung ke masyarakat untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan. Jika ada yang hanya datang duduk di kantor tanpa menjalankan tugasnya dengan baik, segera laporkan,” tegasnya.

Menariknya, dalam suasana Ramadan ini, Bupati Burhanuddin juga mengumumkan rencananya untuk mengeluarkan surat edaran yang mengimbau seluruh masyarakat Bombana, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk melaksanakan salat berjamaah setiap Zuhur dan Ashar di masjid.

“Sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah, saya akan mengeluarkan surat edaran yang mendorong seluruh ASN untuk menjalankan salat berjamaah. Ini adalah langkah sederhana namun bermakna dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan pemerintahan dan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Dengan adanya program pasar murah dan berbagai kebijakan yang diinisiasi oleh Pemkab Bombana, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran pemerintah dalam menjaga kesejahteraan mereka, terutama di bulan yang penuh berkah ini.




Pemkab Bombana Tetapkan Besaran Zakat Fitrah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana secara resmi menetapkan besaran zakat fitrah, zakat maal, dan infak tahun 1446 H/2025 M dalam rapat yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bombana.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bombana pada Senin (10/3/2025) ini dibuka oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., serta dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Setda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bombana, Majelis Ulama Indonesia (MUI), camat se-Kabupaten Bombana, dan tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Yani menegaskan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan harus dibayarkan selambat-lambatnya tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri agar dapat didistribusikan kepada yang berhak.

“Zakat fitrah bukan hanya penyucian diri bagi yang berpuasa, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Semoga dengan penetapan ini, masyarakat dapat menunaikan zakatnya dengan tepat waktu dan sesuai ketentuan,” ujar Ahmad Yani.

Setelah mempertimbangkan harga bahan pokok di pasaran, BAZNAS Kabupaten Bombana menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1446 H/2025 M sebagai berikut:

Zakat Fitrah dalam Bentuk Beras (sesuai ketentuan syariat, 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa):

  • Beras Berkualitas Baik: Rp13.000 per liter.
  • Beras Berkualitas Biasa: Rp11.000 per liter.
  • Jagung: Rp10.000 per liter.

Zakat Fitrah dalam Bentuk Uang (disesuaikan dengan harga beras di pasaran):

  • Beras Berkualitas Baik: Rp45.500 per jiwa.
  • Beras Berkualitas Biasa: Rp38.500 per jiwa.
  • Jagung: Rp35.000 per jiwa.

Selain zakat fitrah, masyarakat juga dianjurkan untuk menunaikan zakat maal sebesar 2,5% dari harta yang dimiliki serta infak sebesar Rp5.000 per jiwa guna mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Kabupaten Bombana.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bombana mengimbau seluruh masyarakat agar menunaikan zakat fitrah sebelum Hari Raya Idulfitri agar dapat segera disalurkan kepada yang berhak menerima.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah tepat waktu. Dengan demikian, bantuan dapat segera disalurkan kepada yang berhak menerima dan memberi manfaat yang lebih besar bagi kaum dhuafa di Bombana,” jelas Ketua BAZNAS Kabupaten Bombana.

Dengan adanya ketetapan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat semakin meningkat. BAZNAS Kabupaten Bombana juga berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat secara transparan dan tepat sasaran demi kesejahteraan umat.




Gubernur Sultra Resmikan Terminal Lacaria dan Launching SPAM di Kolaka Utara

Lasusua, sultranet.com – Terminal Tipe B Lacaria di Lasusua, Kolaka Utara, resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka. Pada kesempatan yang sama, gubernur juga meluncurkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Pakue Utara serta melepas secara simbolis pengoperasian Bus Bintang Zahira yang melayani rute Lasusua (Kolaka Utara) – Makassar. Peresmian ini berlangsung pada Jumat, 8 Maret 2025.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., menyampaikan harapannya agar Terminal Lacaria dapat segera dilengkapi dengan fasilitas pendukung agar menarik bagi masyarakat, pelaku usaha angkutan, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk percepatan pembangunan di Kolaka Utara.

“Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah provinsi, terutama dalam pembangunan jalan provinsi di Kecamatan Porehu, pemenuhan kebutuhan bandara, serta dukungan untuk percetakan sawah guna meningkatkan ketahanan pangan daerah,” ujar Nur Rahman Umar.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH
Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan pentingnya pengelolaan Terminal Lacaria agar tidak terbengkalai setelah diresmikan. Ia meminta agar terminal ini segera dilengkapi dengan berbagai fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik bagi masyarakat serta pengguna jasa transportasi.

“Terminal ini harus dikelola dengan baik dan dilengkapi fasilitas yang memadai. Jangan sampai hanya diresmikan lalu terbengkalai,” tegas Andi Sumangerukka.

Gubernur juga menjelaskan bahwa berbagai proyek infrastruktur di Kolaka Utara akan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran daerah. Mengenai permintaan bantuan untuk percetakan sawah, ia menyatakan bahwa pemerintah provinsi siap memberikan dukungan guna meningkatkan sektor pertanian di wilayah tersebut.

“Pemerintah provinsi akan terus berupaya mendukung pembangunan di Kolaka Utara, termasuk di sektor pertanian dengan program percetakan sawah yang akan membantu ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH., menambahkan bahwa keberadaan Terminal Lacaria menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan konektivitas transportasi di daerah tersebut. Ia menekankan bahwa terminal ini tidak hanya menjadi pusat layanan angkutan umum, tetapi juga dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

“Terminal ini akan menjadi simpul transportasi penting di Kolaka Utara, yang bukan hanya mendukung mobilitas masyarakat tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di sekitar area terminal,” jelas Syahlan Launu.

Peresmian Terminal Lacaria diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan sistem transportasi di Kolaka Utara, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi daerah. Sementara itu, proyek SPAM Pakue Utara yang mulai dibangun bertujuan untuk memperluas akses air bersih bagi warga setempat, mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, pengoperasian Bus Bintang Zahira rute Lasusua – Makassar akan memberikan pilihan transportasi yang lebih nyaman dan aman bagi warga Kolaka Utara yang ingin bepergian ke Sulawesi Selatan. Kehadiran armada ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Dengan berbagai program yang dicanangkan, pemerintah daerah dan provinsi terus berupaya untuk mendorong pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara dan sekitarnya.




Personel Koramil 1431-03/Poleang Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Rakyat Tetehaka

Bombana, Sultranet.com – Personel Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan karya bakti dengan sasaran pembersihan Pasar Rakyat Tetehaka, Desa Tetehaka, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sabtu (08/03). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Sertu Andi Tasakka, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami bersama warga membersihkan area pasar agar lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli, khususnya menjelang bulan Ramadan,” ujarnya.

Kepala Desa Tetehaka, Muh. Ramli Saebe, mengapresiasi partisipasi Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Karya bakti ini sangat bermanfaat bagi kebersihan pasar. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menyampaikan bahwa karya bakti merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami terus bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas umum, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga,” pungkasnya.




Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah di Wakatobi Mangkrak, FPM-SULTRA Lapor ke Kejati dan Siapkan Aksi Demo

Sultranet.com, Wakatobi – Hampir dua tahun tanpa kejelasan, kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam program pengembangan komoditas bawang merah di Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi tahun anggaran 2022 kembali mencuat. Front Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara (FPM-SULTRA) mengambil langkah tegas dengan melaporkan ulang kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra).

Sebelumnya, kasus ini dilaporkan oleh salah satu LSM asal Wakatobi ke Unit Tipikor Satreskrim Polres Wakatobi pada Agustus 2023. Namun, hingga kini belum ada kejelasan hukum terkait penanganannya. FPM-SULTRA menilai Polres Wakatobi tidak serius dalam menangani perkara tersebut.

Ketua FPM-SULTRA, Mardin, menegaskan bahwa pelaporan ulang ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya proses hukum di Polres Wakatobi.

“Saya bersama teman-teman di FPM-SULTRA kembali melaporkan kasus dugaan korupsi ini ke Kejati Sultra. Sudah hampir dua tahun kasus ini bergulir, namun Polres Wakatobi belum mampu menyelesaikannya. Seakan-akan kasus ini tidak ingin diproses. Oleh karena itu, kami berharap Kejati Sultra segera mengambil langkah hukum sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Mardin.

Menurutnya, dugaan korupsi dalam program pengembangan bawang merah ini berdampak besar. Selain merugikan keuangan negara, hal ini juga merugikan petani yang tergabung dalam kelompok tani penerima manfaat program tersebut.

“Jika dikaji dari aspek mana pun, kasus ini harus diproses. Program ini adalah salah satu unggulan Bupati Wakatobi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, adanya oknum-oknum tak bertanggung jawab membuat program ini tidak berjalan sesuai harapan,” tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal kasus ini, FPM-SULTRA berencana menggelar aksi demonstrasi di Kejati Sultra dan Polda Sultra dalam waktu dekat.

“Kami akan turun aksi pada hari Selasa di Kejati Sultra dan Polda Sultra untuk mendesak pihak berwenang segera menindaklanjuti laporan ini serta mengevaluasi kinerja aparat penegak hukum di Polres Wakatobi,” tegas Mardin.




Polsek Lantari Jaya Gelar Pasar Murah 1.000 Paket, Ringankan Beban Warga di Bulan Ramadan

Bombana, sultranet.com – Polsek Lantari Jaya, Polres Bombana, menggelar pasar murah sebanyak 1.000 paket sembako guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (6/3/2025) dan bertujuan meringankan beban warga, terutama di bulan suci Ramadan.

Program pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri dalam mendukung kestabilan ekonomi masyarakat dan menekan dampak inflasi lokal. Dengan harga lebih murah dibanding harga pasar umum, warga di wilayah hukum Polsek Lantari Jaya dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kapolsek Lantari Jaya, Prasetyo Nento, S.H., menjelaskan bahwa pasar murah ini juga bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan serta mengurangi potensi gangguan keamanan akibat tekanan ekonomi yang meningkat di bulan ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga dan menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar Kapolsek Lantari Jaya.

Pasar murah ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, termasuk subsidi dari Direktur PT. Jhonlin Batu Mandiri (JBM) untuk gula pasir. Harga gula yang biasanya Rp17.200 per kilogram kini dijual hanya Rp14.200. Sementara itu, subsidi untuk bahan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, dan susu kaleng diberikan oleh Kapolsek Lantari Jaya beserta anggota Polsek melalui sistem urunan atau sumbangan.

Warga yang hadir dapat membeli paket sembako dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar umum. Sebagai perbandingan, harga paket sembako di pasar umum mencapai Rp102.000, sedangkan di pasar murah ini hanya Rp80.000 per paket. Paket tersebut berisi beras 3 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kg, dan susu kaleng.

Camat Rarowatu Utara, Hajar Aswad, S.E., M.P.W., mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Polsek Lantari Jaya yang telah menggelar pasar murah ini. Program seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang membutuhkan di tengah kondisi harga bahan pokok yang terus berfluktuasi,” ujar Hajar Aswad.

Kegiatan pasar murah ini juga diharapkan dapat membantu menekan tingkat kriminalitas yang kerap meningkat menjelang Idul Fitri. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Lantari Jaya dapat lebih terjaga.

Acara berlangsung dengan lancar dan tertib hingga selesai. Warga yang hadir mengungkapkan rasa syukur atas adanya program pasar murah ini. Salah satu warga, Siti, mengaku sangat terbantu dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasar umum.

“Alhamdulillah, harga sembakonya lebih murah dibanding di pasar. Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mengadakan pasar murah ini,” ujar Siti.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., yang mengapresiasi inisiatif pasar murah yang digelar oleh Polsek Lantari Jaya. Menurutnya, program seperti ini sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Polri harus selalu hadir untuk masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang menantang seperti saat ini. Dengan adanya pasar murah ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas harga bahan pokok,” ujar Kapolda Sulawesi Tenggara.

Dengan adanya pasar murah ini, Polsek Lantari Jaya berharap dapat terus menjalin kedekatan dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. Program ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam menjaga kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.




Bersama Pemdes, Babinsa Koramil 01 Rumbia Gotong Royong Bersihkan Kanan Kiri Jalan di Desa Lampata

Bombana, SultraNET .| – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama perangkat desa dan warga melaksanakan gotong royong membersihkan kanan kiri jalan di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memperlancar akses jalan bagi masyarakat. Kamis, (06/03)

Sertu Amiruddin mengungkapkan bahwa gotong royong ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kegiatan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, jalan desa yang bersih juga meminimalisir risiko kecelakaan akibat jalanan yang tertutup rumput atau sampah,” ujarnya.

Kepala Desa Lampata, Filudin, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa serta warga. “Kami sangat berterima kasih atas partisipasi Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia dalam kegiatan ini. Dengan kebersamaan, desa kita akan menjadi lebih nyaman dan asri,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin menekankan pentingnya gotong royong sebagai budaya yang harus terus dilestarikan. “Gotong royong adalah salah satu bentuk kepedulian sosial yang harus tetap dijaga. Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama perangkat desa berkomitmen untuk terus menggalakkan kegiatan serupa guna menciptakan desa yang bersih, sehat, dan nyaman.




Babinsa Koramil 03/Poleang Bersama Aparat Desa Ranokomea Tanam Pohon untuk Cegah Banjir dan Polusi

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama aparat Desa Ranokomea melaksanakan penanaman pohon di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sertu Mirdawan ini bertujuan untuk mencegah banjir dan mengurangi polusi udara di wilayah tersebut. Rabu, (05/03)

Sertu Mirdawan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga ekosistem dan meningkatkan kualitas udara.

“Dengan menanam pohon, kita bisa mengurangi risiko banjir dan menjaga keseimbangan lingkungan. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap alam,” ujarnya.

Kepala Dusun Jamaluddin turut mengapresiasi kegiatan ini dan berharap penanaman pohon bisa dilakukan secara rutin.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang telah menginisiasi kegiatan ini. Pohon-pohon yang ditanam hari ini akan bermanfaat bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menegaskan bahwa kegiatan penghijauan merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus mendorong kegiatan seperti ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tiba di Wonua Bombana, Disambut Meriah oleh Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Setelah resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Jakarta, serta mengikuti serangkaian agenda penting, termasuk Retret di Magelang, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, akhirnya tiba di Wonua Bombana. Keduanya lebih dulu tiba di Kendari pada Minggu (2/3/2025) dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bombana. Pada Senin (3/3/2025), mereka tiba di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana, disambut dengan prosesi penjemputan yang penuh kehormatan dan kekhidmatan.

Sejak sore hari, suasana di Rujab Bupati Bombana telah dipenuhi oleh para pimpinan daerah, di antaranya Pimpinan dan anggota DPRD Bombana, Kapolres Bombana, Komandan Kodim 1431 Bombana, Kepala Kejaksaan Negeri Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, camat, kepala desa, lurah, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang ingin memberikan sambutan hangat kepada pemimpin mereka.

Karangan bunga dan spanduk ucapan selamat menghiasi suasana, menciptakan atmosfer yang penuh kehangatan. Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati disambut dengan pengalungan bunga dan prosesi adat khas Bombana sebagai bentuk penghormatan. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah, dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, sebagai ungkapan syukur atas perjalanan yang lancar dan doa agar kepemimpinan yang baru diberkahi dalam menjalankan amanah.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Tentu semua yang hadir di tempat ini, yang datang dengan air mata dan senyum, semua atas kehendak Allah SWT. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh saudara saya, keluarga besar di Kabupaten Bombana. Ini adalah momen bersejarah bagi kami. Kontestasi telah selesai, Bupati dan Wakil Bupati Bombana telah dilantik, maka saya mohon mari kita bersama-sama membangun Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan pemerintahan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan dari masyarakat dan semua pihak, kami yakin Bombana bisa berkembang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., menambahkan bahwa masyarakat Bombana menyambut kepemimpinan Burhanuddin dan Ahmad Yani dengan penuh harapan.

“Kami berharap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bombana dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan Bombana semakin berdaya saing,” ungkapnya.

Karena momen ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, acara penjemputan juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Hidangan khas daerah disajikan untuk seluruh tamu undangan, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat antara pemerintah dan masyarakat.

Setelah berbuka puasa dan menunaikan salat Magrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Masyarakat diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Prosesi penjemputan ini menjadi simbol awal perjalanan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bombana dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, keduanya berkomitmen untuk membangun Bombana yang lebih maju, adil, dan sejahtera.