Gelar Jumat Bersih, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Laksanakan Gotong Royong Bersihkan Pasar Toburi

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang menggelar kegiatan Jumat Bersih dengan melakukan gotong royong membersihkan Pasar Rakyat Desa Toburi, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana. Jumat (14/03). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serka Zainal, yang memimpin kegiatan ini menekankan pentingnya kebersihan lingkungan pasar sebagai pusat aktivitas masyarakat.

“Kebersihan pasar harus dijaga agar tetap nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Kegiatan gotong royong ini juga memperkuat rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Toburi, Rahman, mengapresiasi inisiatif Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kontribusi Koramil 1431-03/Poleang dalam menjaga kebersihan pasar. Semoga kegiatan ini terus berlanjut secara rutin,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong kegiatan serupa di berbagai tempat.

“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, terutama di fasilitas umum seperti pasar,” pungkasnya.




Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Lakukan Pendampingan Serapan Gabah Petani dan Sampaikan Harga Gabah

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda Hariyanto Toondu, melaksanakan pendampingan panen padi di Desa Anugerah, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik serta memberikan informasi mengenai harga gabah yang ditetapkan oleh Bulog dan Mitra Bulog. Kamis, (13/03)

Dalam kesempatan tersebut, Serda Hariyanto mengimbau para petani agar menjual hasil panennya ke Mitra Bulog. Ia juga menyampaikan bahwa harga gabah saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram, sehingga diharapkan petani dapat memperoleh keuntungan yang layak.

Selain itu, Babinsa turut memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam bekerja guna meningkatkan ketahanan pangan nasional. “Sebagai petani, kita harus bangga karena memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan negara,” ujarnya.

Salah satu petani, Bahrun (41), mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Babinsa. Ia menyatakan bahwa kehadiran Babinsa memberikan semangat serta kepastian terkait harga gabah yang berlaku di pasaran.

“Kami sangat terbantu dengan informasi ini, sehingga bisa menjual hasil panen dengan harga yang sesuai,” ungkapnya.

Serda Hariyanto juga menegaskan bahwa pemerintah melalui Bulog dan Mitra Bulog terus berupaya menjaga stabilitas harga gabah agar petani tidak dirugikan. Oleh karena itu, ia mengajak petani untuk memanfaatkan kesempatan ini dan menjual gabah ke pihak yang telah bekerja sama dengan pemerintah.




Dilantik jadi Ketua Dekranasda, Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman Jadi Harapan Baru Pengrajin Kolaka Utara

Kendari, sultranet.com – Dra. Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kolaka Utara periode 2025-2030 setelah dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari. Pelantikan ini berlangsung di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, bersamaan dengan pelantikan Ketua Dekranasda dari 16 kabupaten/kota lainnya se-Sulawesi Tenggara. Pada kesempatan tersebut, Hj. Andi Nurhayani didampingi oleh istri Wakil Bupati Kolaka Utara, Hj. Hatija Jumardin. Rabu (12/3/2025)

Dalam sambutannya, Arinta Nila Hapsari menegaskan pentingnya peran Dekranasda dalam membangun industri kerajinan daerah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi pengrajin dan ekonomi masyarakat. Ia berharap para Ketua Dekranasda yang baru dilantik dapat menghadirkan program inovatif yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

“Dekranasda harus menjadi wadah pemberdayaan bagi para pengrajin daerah. Tidak cukup hanya mempromosikan produk, tetapi juga mendampingi mereka agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional,” ujar Arinta Nila Hapsari.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri kerajinan khas Kolaka Utara dan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin. Ia menyadari bahwa sektor kerajinan memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi masyarakat, sehingga perlu inovasi dan sinergi yang kuat dengan berbagai pihak.

“Saya siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Dekranasda Kolaka Utara akan berupaya menggali dan mengembangkan potensi kerajinan lokal agar lebih inovatif dan memiliki daya saing tinggi. Kami ingin produk kerajinan Kolaka Utara tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga hingga di tingkat nasional,” kata Istri Orang Nomor 1 di Kolaka Utara itu.

Pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara
Pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara

Istri Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nurrahman Umar, MH itu mengajak seluruh pengrajin dan pelaku UMKM di Kolaka Utara untuk terus berinovasi dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi yang memiliki nilai tambah di pasaran. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan para pelaku usaha sangat diperlukan untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis kerajinan.

“Kami akan memberikan pendampingan dan pelatihan bagi para pengrajin, termasuk memperluas akses pemasaran melalui teknologi digital. Harapannya, kerajinan khas Kolaka Utara dapat menjadi produk unggulan yang diminati di berbagai daerah dan mampu bersaing di pasar global,” tegasnya.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Dengan kepemimpinan baru, Dekranasda Kolaka Utara diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan industri kerajinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.




Babinsa dan Lurah Kampung Baru Ajak Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yang dipimpin Sertu Amiruddin bersama Lurah Kampung Baru dan aparatnya menggelar kerja bakti pembersihan drainase di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Rabu (12/03). Kegiatan ini bertujuan membersihkan drainase yang tertutup rerumputan, yang dapat menyebabkan luapan air saat musim hujan.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Amiruddin, yang memimpin kegiatan ini menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Pembersihan drainase ini penting agar aliran air tetap lancar dan tidak terjadi genangan yang dapat memicu banjir,” ujarnya.

Lurah Kampung Baru, Jabarudin, S.E., mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap kerja bakti seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kolaborasi antara aparat dan warga sangat dibutuhkan agar kebersihan dan kesehatan lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan kondisi drainase di Kampung Baru semakin baik, sehingga dapat mengurangi risiko banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.




Bersama Camat Poleang Tengah, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Gelar Penanaman Pohon di Halaman Kantor Camat

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya melestarikan lingkungan, anggota Koramil 1431-03/Poleang bersama Camat Poleang Tengah dan UPTD KB Poleang Tengah menggelar kegiatan penanaman pohon di halaman Kantor Camat Poleang Tengah, Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Selasa, (11/03). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran aparatur pemerintahan terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

Babinsa Desa Paria Koramil 1431-03/Poleang, Koptu Ardiyanto, yang turut serta dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian kita terhadap alam agar generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Camat Poleang Tengah, H. Muh. Tahir, S.Pd.I., MM., menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi peran aktif Babinsa serta masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar Poleang Tengah tetap asri dan hijau. Ini juga sebagai contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD BPKB, Hasriani Angraeni, S.Tr.Keb., SKM., menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Pohon yang kita tanam hari ini akan memberikan manfaat jangka panjang, baik untuk kesehatan maupun kelestarian lingkungan. Mari kita jaga bersama,” ungkapnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan penghijauan ini terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami dari Koramil akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Semoga apa yang kita tanam hari ini bisa memberikan dampak positif bagi generasi mendatang,” pungkasnya.




Pasar Murah Bombana, Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi Selama Ramadan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop dan UKM) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggandeng Bulog Cabang Bombana untuk menggelar pasar murah di Kecamatan Poleang. Program ini resmi dibuka oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, pada Senin (10/3/2025).

Pasar murah ini diselenggarakan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Sejumlah komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, dan daging ayam, dengan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah agar lebih rendah dari harga pasaran.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pasar murah ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama di bulan Ramadan, ketika permintaan biasanya meningkat tajam.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil, terutama di bulan suci Ramadan, di mana permintaan cenderung meningkat dan harga sering mengalami lonjakan,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menekankan bahwa program ini bertujuan untuk membantu keluarga-keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah daerah bekerja sama dengan distributor dan pelaku usaha lokal guna memastikan stok barang tersedia dengan harga yang lebih terjangkau.

“Semoga pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi solusi untuk menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok di bulan Ramadan,” tambahnya.

Selain di Kecamatan Poleang, program pasar murah telah digelar di beberapa kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Mata Oleo, Lantari Jaya, Rumbia, Rumbia Tengah, dan Rarowatu. Pemerintah daerah berharap program ini tidak hanya membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah tetapi juga dapat mengurangi dampak inflasi di Bombana.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Burhanuddin menginstruksikan kepada seluruh camat untuk lebih proaktif dalam meninjau kondisi di wilayahnya. Ia menegaskan pentingnya para pemimpin wilayah untuk turun langsung ke lapangan dan memahami kebutuhan warganya.

“Para camat harus bekerja serius, turun langsung ke masyarakat untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan. Jika ada yang hanya datang duduk di kantor tanpa menjalankan tugasnya dengan baik, segera laporkan,” tegasnya.

Menariknya, dalam suasana Ramadan ini, Bupati Burhanuddin juga mengumumkan rencananya untuk mengeluarkan surat edaran yang mengimbau seluruh masyarakat Bombana, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk melaksanakan salat berjamaah setiap Zuhur dan Ashar di masjid.

“Sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah, saya akan mengeluarkan surat edaran yang mendorong seluruh ASN untuk menjalankan salat berjamaah. Ini adalah langkah sederhana namun bermakna dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan pemerintahan dan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Dengan adanya program pasar murah dan berbagai kebijakan yang diinisiasi oleh Pemkab Bombana, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran pemerintah dalam menjaga kesejahteraan mereka, terutama di bulan yang penuh berkah ini.




Pemkab Bombana Tetapkan Besaran Zakat Fitrah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana secara resmi menetapkan besaran zakat fitrah, zakat maal, dan infak tahun 1446 H/2025 M dalam rapat yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bombana.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bombana pada Senin (10/3/2025) ini dibuka oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., serta dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Setda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bombana, Majelis Ulama Indonesia (MUI), camat se-Kabupaten Bombana, dan tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Yani menegaskan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan harus dibayarkan selambat-lambatnya tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri agar dapat didistribusikan kepada yang berhak.

“Zakat fitrah bukan hanya penyucian diri bagi yang berpuasa, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Semoga dengan penetapan ini, masyarakat dapat menunaikan zakatnya dengan tepat waktu dan sesuai ketentuan,” ujar Ahmad Yani.

Setelah mempertimbangkan harga bahan pokok di pasaran, BAZNAS Kabupaten Bombana menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1446 H/2025 M sebagai berikut:

Zakat Fitrah dalam Bentuk Beras (sesuai ketentuan syariat, 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa):

  • Beras Berkualitas Baik: Rp13.000 per liter.
  • Beras Berkualitas Biasa: Rp11.000 per liter.
  • Jagung: Rp10.000 per liter.

Zakat Fitrah dalam Bentuk Uang (disesuaikan dengan harga beras di pasaran):

  • Beras Berkualitas Baik: Rp45.500 per jiwa.
  • Beras Berkualitas Biasa: Rp38.500 per jiwa.
  • Jagung: Rp35.000 per jiwa.

Selain zakat fitrah, masyarakat juga dianjurkan untuk menunaikan zakat maal sebesar 2,5% dari harta yang dimiliki serta infak sebesar Rp5.000 per jiwa guna mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Kabupaten Bombana.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bombana mengimbau seluruh masyarakat agar menunaikan zakat fitrah sebelum Hari Raya Idulfitri agar dapat segera disalurkan kepada yang berhak menerima.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah tepat waktu. Dengan demikian, bantuan dapat segera disalurkan kepada yang berhak menerima dan memberi manfaat yang lebih besar bagi kaum dhuafa di Bombana,” jelas Ketua BAZNAS Kabupaten Bombana.

Dengan adanya ketetapan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat semakin meningkat. BAZNAS Kabupaten Bombana juga berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat secara transparan dan tepat sasaran demi kesejahteraan umat.




Gubernur Sultra Resmikan Terminal Lacaria dan Launching SPAM di Kolaka Utara

Lasusua, sultranet.com – Terminal Tipe B Lacaria di Lasusua, Kolaka Utara, resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka. Pada kesempatan yang sama, gubernur juga meluncurkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Pakue Utara serta melepas secara simbolis pengoperasian Bus Bintang Zahira yang melayani rute Lasusua (Kolaka Utara) – Makassar. Peresmian ini berlangsung pada Jumat, 8 Maret 2025.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., menyampaikan harapannya agar Terminal Lacaria dapat segera dilengkapi dengan fasilitas pendukung agar menarik bagi masyarakat, pelaku usaha angkutan, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk percepatan pembangunan di Kolaka Utara.

“Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah provinsi, terutama dalam pembangunan jalan provinsi di Kecamatan Porehu, pemenuhan kebutuhan bandara, serta dukungan untuk percetakan sawah guna meningkatkan ketahanan pangan daerah,” ujar Nur Rahman Umar.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH
Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan pentingnya pengelolaan Terminal Lacaria agar tidak terbengkalai setelah diresmikan. Ia meminta agar terminal ini segera dilengkapi dengan berbagai fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik bagi masyarakat serta pengguna jasa transportasi.

“Terminal ini harus dikelola dengan baik dan dilengkapi fasilitas yang memadai. Jangan sampai hanya diresmikan lalu terbengkalai,” tegas Andi Sumangerukka.

Gubernur juga menjelaskan bahwa berbagai proyek infrastruktur di Kolaka Utara akan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran daerah. Mengenai permintaan bantuan untuk percetakan sawah, ia menyatakan bahwa pemerintah provinsi siap memberikan dukungan guna meningkatkan sektor pertanian di wilayah tersebut.

“Pemerintah provinsi akan terus berupaya mendukung pembangunan di Kolaka Utara, termasuk di sektor pertanian dengan program percetakan sawah yang akan membantu ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH., menambahkan bahwa keberadaan Terminal Lacaria menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan konektivitas transportasi di daerah tersebut. Ia menekankan bahwa terminal ini tidak hanya menjadi pusat layanan angkutan umum, tetapi juga dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

“Terminal ini akan menjadi simpul transportasi penting di Kolaka Utara, yang bukan hanya mendukung mobilitas masyarakat tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di sekitar area terminal,” jelas Syahlan Launu.

Peresmian Terminal Lacaria diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan sistem transportasi di Kolaka Utara, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi daerah. Sementara itu, proyek SPAM Pakue Utara yang mulai dibangun bertujuan untuk memperluas akses air bersih bagi warga setempat, mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, pengoperasian Bus Bintang Zahira rute Lasusua – Makassar akan memberikan pilihan transportasi yang lebih nyaman dan aman bagi warga Kolaka Utara yang ingin bepergian ke Sulawesi Selatan. Kehadiran armada ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Dengan berbagai program yang dicanangkan, pemerintah daerah dan provinsi terus berupaya untuk mendorong pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara dan sekitarnya.




Personel Koramil 1431-03/Poleang Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Rakyat Tetehaka

Bombana, Sultranet.com – Personel Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan karya bakti dengan sasaran pembersihan Pasar Rakyat Tetehaka, Desa Tetehaka, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sabtu (08/03). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Sertu Andi Tasakka, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami bersama warga membersihkan area pasar agar lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli, khususnya menjelang bulan Ramadan,” ujarnya.

Kepala Desa Tetehaka, Muh. Ramli Saebe, mengapresiasi partisipasi Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Karya bakti ini sangat bermanfaat bagi kebersihan pasar. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menyampaikan bahwa karya bakti merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami terus bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas umum, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga,” pungkasnya.




Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah di Wakatobi Mangkrak, FPM-SULTRA Lapor ke Kejati dan Siapkan Aksi Demo

Sultranet.com, Wakatobi – Hampir dua tahun tanpa kejelasan, kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam program pengembangan komoditas bawang merah di Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi tahun anggaran 2022 kembali mencuat. Front Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara (FPM-SULTRA) mengambil langkah tegas dengan melaporkan ulang kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra).

Sebelumnya, kasus ini dilaporkan oleh salah satu LSM asal Wakatobi ke Unit Tipikor Satreskrim Polres Wakatobi pada Agustus 2023. Namun, hingga kini belum ada kejelasan hukum terkait penanganannya. FPM-SULTRA menilai Polres Wakatobi tidak serius dalam menangani perkara tersebut.

Ketua FPM-SULTRA, Mardin, menegaskan bahwa pelaporan ulang ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya proses hukum di Polres Wakatobi.

“Saya bersama teman-teman di FPM-SULTRA kembali melaporkan kasus dugaan korupsi ini ke Kejati Sultra. Sudah hampir dua tahun kasus ini bergulir, namun Polres Wakatobi belum mampu menyelesaikannya. Seakan-akan kasus ini tidak ingin diproses. Oleh karena itu, kami berharap Kejati Sultra segera mengambil langkah hukum sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Mardin.

Menurutnya, dugaan korupsi dalam program pengembangan bawang merah ini berdampak besar. Selain merugikan keuangan negara, hal ini juga merugikan petani yang tergabung dalam kelompok tani penerima manfaat program tersebut.

“Jika dikaji dari aspek mana pun, kasus ini harus diproses. Program ini adalah salah satu unggulan Bupati Wakatobi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, adanya oknum-oknum tak bertanggung jawab membuat program ini tidak berjalan sesuai harapan,” tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal kasus ini, FPM-SULTRA berencana menggelar aksi demonstrasi di Kejati Sultra dan Polda Sultra dalam waktu dekat.

“Kami akan turun aksi pada hari Selasa di Kejati Sultra dan Polda Sultra untuk mendesak pihak berwenang segera menindaklanjuti laporan ini serta mengevaluasi kinerja aparat penegak hukum di Polres Wakatobi,” tegas Mardin.