Pemerintah Pastikan Petani Bombana Nikmati Harga Gabah Sesuai HPP

Bombana, sultranet.com – Pemerintah terus mengawal kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) agar petani dapat menjual gabahnya dengan harga layak. Hal ini disampaikan dalam sosialisasi yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (21/2).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Bombana, Hasriani Husain, SP., Kepala UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Bombana, Heriyani, SP., M.Si., Koordinator Jabatan Fungsional, Koordinator BPP Lantari Jaya, Edi Winoto, SP., serta para penyuluh pertanian se-Lantari Jaya. Selain itu, hadir pula perwakilan Bulog Bombana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perwakilan kelompok tani.

Dalam sosialisasi tersebut, Hasriani Husain menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan HPP gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani. Harga ini bertujuan untuk memastikan petani memperoleh keuntungan yang layak dari hasil panennya.

“Pemerintah tidak hanya menetapkan harga, tetapi juga mengawal pelaksanaannya di lapangan agar petani benar-benar menikmati harga tersebut. Kami juga meminta petani untuk menjaga kualitas panennya agar program ini tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu,” kata Hasriani.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan serapan gabah petani oleh Bulog. Dengan adanya harga yang telah ditetapkan, diharapkan petani tidak mengalami kerugian akibat fluktuasi pasar.

Heriyani, SP., M.Si., menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga gabah agar petani tidak dirugikan. Menurutnya, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk penyuluh pertanian dan Bulog, menjadi langkah penting dalam mewujudkan kebijakan ini secara optimal.

“Kami berharap program serapan gabah ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi petani. Jika petani menjual gabah dengan kualitas yang baik, maka harga yang diperoleh juga akan lebih stabil,” ujar Heriyani.

Sementara itu, perwakilan Bulog Bombana menyampaikan komitmennya dalam menyerap gabah petani sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, Bulog, dan petani, diharapkan kebijakan ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Bombana.

Program ini juga mendapat dukungan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang hadir dalam sosialisasi. Mereka siap membantu memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik serta mencegah adanya praktik yang merugikan petani, seperti permainan harga oleh tengkulak.

Dengan adanya sosialisasi ini, pemerintah berharap petani semakin paham mengenai mekanisme penjualan gabah sesuai HPP. Selain itu, mereka juga diimbau untuk terus meningkatkan kualitas hasil panennya agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik di Kabupaten Bombana.




Lakukan Penghijauan di Wilayah Binaan, Babinsa Koramil 03/Poleang Bersama Warga Tanam Puluhan Pohon Bitti

Bombana, Sultranet.com – Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama warga Dusun Salolemo, Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, melaksanakan penanaman pohon bitti. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko tanah longsor, meningkatkan daerah resapan air, menekan polusi udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat sekitar. Jumat, (21/02)

Sebanyak 50 pohon bitti ditanam dalam kegiatan tersebut. Turut hadir dalam aksi penghijauan ini Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, yaitu Serda Justang, Serda Sholikin, Koptu Ardiyanto, dan Serda Fardin, bersama tokoh pemuda setempat, Jusman, serta para pemuda Dusun Salolemo yang berpartisipasi aktif dalam penanaman pohon.

Serda Sholikin, yang memimpin kegiatan ini, menyatakan bahwa penghijauan adalah langkah konkret dalam melestarikan alam dan meningkatkan kualitas lingkungan.

“Dengan menanam pohon bitti, kami berharap dapat mencegah bencana seperti tanah longsor serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Jusman, selaku tokoh pemuda, juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian alam.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat menjadi gerakan berkelanjutan. Lingkungan hijau akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan kita dan generasi mendatang,” katanya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, mengapresiasi antusiasme warga dalam kegiatan penghijauan ini.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian alam. Kami berharap kesadaran lingkungan ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam menjaga ekosistem yang lebih baik,” pungkasnya.




PKB Bombana Ucapkan Selamat kepada Burhanuddin-Yani, Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan

Jakarta, sultranet.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bombana secara resmi mengucapkan selamat kepada Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si atas pelantikannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2024-2029. Sebagai partai pengusung utama sekaligus pemenang Pemilu 2024 di Kabupaten Bombana, PKB menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemerintahan yang baru, terutama dalam merealisasikan program 100 hari kerja pasca pelantikan. Jumat (21/2)

Ketua DPC PKB Bombana, Iskandar, S.P., yang juga merupakan Ketua DPRD Bombana periode 2024-2029, menyatakan bahwa PKB akan berperan aktif dalam memastikan kebijakan yang diambil oleh Burhanuddin-Yani berjalan sesuai visi-misi yang telah dicanangkan sejak awal pencalonan. Menurutnya, kemenangan pasangan ini adalah hasil dari kerja keras seluruh tim dan dukungan penuh masyarakat Bombana yang menginginkan perubahan.

“Kami mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang baru dilantik. Ini adalah kemenangan rakyat Bombana yang menginginkan perubahan dan kemajuan daerah. Sebagai partai pengusung utama, PKB akan terus berkomitmen membantu merealisasikan program-program strategis, terutama dalam 100 hari kerja pertama pasca pelantikan,” ujar Iskandar, yang juga merupakan anggota DPRD Bombana dari daerah pemilihan (Dapil) Kabaena.

Pasangan Burhanuddin-Yani mencatat kemenangan signifikan dalam Pilkada Bombana 2024 dengan meraih suara terbanyak, mengungguli kandidat lain yang juga bersaing ketat dalam kontestasi politik daerah. Sejak awal, PKB memainkan peran kunci dalam mengusung dan mengawal pasangan ini, baik dalam proses pencalonan, strategi kampanye, hingga pengawalan suara di tingkat KPU. Dengan basis suara yang kuat dan mesin politik yang solid, PKB menjadi salah satu faktor utama yang membawa pasangan Burhanuddin-Yani meraih kemenangan mutlak.

Selain PKB, pasangan Burhanuddin-Yani juga diusung oleh Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Ummat, dan Partai Garuda. Gabungan kekuatan politik dari sembilan partai pengusung ini menjadi fondasi utama dalam pemenangan, yang terlihat dari solidnya dukungan di berbagai kecamatan selama masa kampanye.

Setelah melalui tahapan Pilkada yang panjang, KPU Bombana akhirnya menetapkan Burhanuddin-Yani sebagai pemenang Pilkada 2024. Momentum ini kemudian disusul dengan pelantikan resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Jakarta serentak dengan ratusan kepala daerah lainnya di Indonesia, menandai dimulainya era baru kepemimpinan di Bombana.

Sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak di Bombana, PKB menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif akan terus diperkuat guna memastikan program-program pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Iskandar menekankan bahwa PKB akan tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak kepada rakyat.

“Sebagai Ketua DPRD Bombana, saya pastikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil harus mengutamakan kepentingan masyarakat. Kami akan mengawal setiap program pembangunan agar berjalan sesuai visi-misi yang telah disusun sejak awal,” tambahnya.

PKB juga menegaskan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah mencapai target-target pembangunan, terutama dalam 100 hari pertama pasca pelantikan. Program-program prioritas seperti peningkatan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, pendidikan, dan kesehatan akan menjadi fokus utama yang akan dikawal oleh PKB bersama eksekutif.

Dengan dukungan penuh dari PKB dan partai-partai pengusung lainnya, serta sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, diharapkan kepemimpinan Burhanuddin-Yani mampu membawa perubahan positif dan kemajuan yang signifikan bagi Kabupaten Bombana dalam lima tahun ke depan.




Pro Kontra Revisi UU Kejaksaan Soal Penerapan Asas Dominus Litis

Opini : Sumardin.S.H (Praktisi Hukum Wakatobi)

Wakatobi, Sultranet.com – Penerapan asas Dominus Litis dalam hukum pidana Indonesia terdapat beberapa persoalan jika asas ini di terapkan dalam sistem hukum pidana Indonesia :

1. Dapat menciptakan tumpang tindih antara kewenangan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

2. Asas dominus litis dalam revisi UU Kejaksaan dianggap bertentangan dengan asas diferensiasi fungsional dalam hukum acara pidana

3. Ketidaksingkronan APH dalam penegakan hukum baik itu pihak . kepolisian jaksa dan hakim lebih lebih lembaga rasua (KPK)

4. Asas ini dapat merusak integritas kejaksaan dalam pelaksananya karna dapat melakukan penyalahgunaan wewenang atau/(kejahatan dalam jabatan

Dalam sistem ini, masing-masing lembaga memiliki kewenangan tersendiri yang tidak dapat saling tumpang tindih.

Meskipun dalam kasus tertentu, seperti tindak pidana korupsi, kejaksaan diberikan kewenangan untuk melakukan penyidikan, tetapi secara umum, penyidikan adalah tugas dan kewenangan kepolisian.

Penerapan asas dDominus Litis dalam revisi UU Kejaksaan dianggap bertentangan dengan asas diferensiasi fungsional dalam hukum acara pidana.

Asas ini menegaskan bahwa setiap aparat penegak hukum memiliki tugas dan fungsi yang terpisah antara satu dengan yang lain.

Dalam paradigma Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang diatur dalam UU No. 8 Tahun 1981, kewenangan polisi, jaksa, dan hakim sudah ditetapkan secara tegas.

Jika kejaksaan diberikan wewenang untuk mengintervensi penyelidikan dan penyidikan, hal ini berpotensi mengurangi kewenangan kepolisian sebagai penyidik utama dalam sistem peradilan pidana.

Asas ini juga telah dianut pada pasal 107 UU No 5 Tahun 2009 kemudian dibatasi dengan ketentuan pasal UU No. 5 Tahun 2009 3.

Asas hakim aktif (dominus Litis), keaktifan hakim ditunjukkan untuk mengimbangi kedudukan para pihak

Dengan adanya pro-kontra dalam persoalan ini penting bagi para stekholder untuk mempertimbangkan kembali penerapan asas DOMINUS LITIS Pada revisi uu kejaksaan, keselarasan sistem penegakan hukum Indonesia juga pembagian kewenangan harus tetap di jaga demi tegak dan tercapainya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia




Pelatihan Ketahanan Pangan, Polres Bombana Siap Dukung Budidaya Jagung

Bombana, sultranet.com – Polres Bombana menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan bagi Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan ini berlangsung di Cafe Grand Lampusui, Kasipute, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Pelatihan tersebut menghadirkan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan Bombana, Hasbi, SP., M.M., sebagai narasumber utama. Acara dibuka langsung oleh Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K., serta dihadiri oleh Wakapolres, para kabag, kasat, kanit, dan personel Bhabinkamtibmas dari seluruh wilayah Polsek Bombana.

Dalam pemaparannya, Hasbi menekankan pentingnya keterlibatan aparat kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya dalam budidaya tanaman jagung. “Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab sektor pertanian, tetapi juga perlu didukung oleh semua pihak, termasuk kepolisian sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Materi yang disampaikan mencakup tahapan budidaya jagung, mulai dari pemilihan varietas unggul, persiapan lahan, teknik penanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga proses panen yang optimal. Menurut Hasbi, pemilihan varietas sangat menentukan hasil panen, sehingga diperlukan seleksi yang cermat berdasarkan ketahanan terhadap hama, penyakit, serta kondisi tanah dan cuaca.

“Dalam menyiapkan lahan, kita bisa menggunakan dua metode, yaitu olah tanah sempurna (OTS) untuk tanah dengan kadar liat tinggi dan tanpa olah tanah (TOT) bagi lahan yang lebih gembur. Pemupukan organik juga penting untuk meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen,” jelasnya.

Selain itu, Hasbi juga menjelaskan strategi pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dengan penggunaan herbisida yang tepat serta teknik penyemprotan yang aman. Penyakit utama yang sering menyerang tanaman jagung, seperti bulai dan jamur fusarium, dapat dicegah dengan perlakuan benih menggunakan pestisida khusus serta aplikasi fungisida pada waktu yang tepat.

Pada sesi diskusi, sejumlah peserta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait tantangan yang dihadapi petani di wilayah Bombana, termasuk kendala cuaca dan ketersediaan pupuk. Salah satu peserta, Bripka Andi, Bhabinkamtibmas dari Polsek Rumbia, menanyakan solusi terhadap serangan hama penggerek batang yang kerap mengurangi hasil panen.

“Serangan penggerek batang dapat dikendalikan dengan pemberian insektisida jenis carbofuran pada pucuk tanaman. Selain itu, pemantauan rutin juga diperlukan untuk memastikan tidak ada penyebaran hama dalam skala luas,” jawab Hasbi.

Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pelatihan ini. Menurutnya, program ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap setelah pelatihan ini, Bhabinkamtibmas dapat menjadi penggerak dan pendamping bagi para petani dalam mengembangkan usaha pertanian, khususnya jagung, yang menjadi salah satu komoditas andalan di Bombana,” kata Kapolres.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Polres Bombana dapat semakin aktif dalam mendukung sektor pertanian melalui peran Bhabinkamtibmas di setiap wilayah binaannya. Sinergi antara kepolisian dan petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.




Kodim 1431/Bombana Gelar Sosialisasi Serapan Gabah Kepada Babinsa Kerja sama dengan Perum Bulog.

Bombana, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana bekerja sama dengan Bulog menggelar sosialisasi serapan gabah guna mendukung program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini berlangsung di Makodim 1431/Bombana, Jl. Poros Kendari – Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Sosialisasi dipimpin oleh Kepala Bulog Cabang Bombana, Aang Fahri Hajad, SE., dan dihadiri oleh Kapten Inf Sulistianto selaku Pasi Ter Kodim 1431/Bombana, serta sekitar 45 Babinsa jajaran Kodim 1431/Bombana. Kamis, (20/02).

Dalam sambutannya, Kapten Inf Sulistianto menjelaskan bahwa program Asta Cita telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan Perum Bulog.

“Perubahan ini mencakup koordinasi lebih erat dengan pemerintah daerah dan pendampingan khusus dari Babinsa,” ujarnya.

Menurutnya, peran Babinsa menjadi strategis dalam mendukung Bulog yang memiliki keterbatasan tenaga kerja di kantor cabangnya, terutama di Sulawesi Tenggara.

Lebih lanjut, Kapten Inf Sulistianto menekankan bahwa dengan wilayah kerja yang luas dan tugas yang kompleks, Babinsa berperan dalam memastikan kelancaran distribusi dan pengawasan serapan gabah.

“Selain distribusi beras, kami juga berkoordinasi dengan kepolisian dalam program jagung agar ketahanan pangan tetap terjaga,” tambahnya.

Kepala Cabang Perum Bulog Bombana, Aang Fahri Hajad, SE., menyoroti pentingnya komunikasi yang baik antara petani dan Bulog.

“Masa panen mendatang sangat krusial, oleh karena itu kami berharap informasi jadwal panen dapat kami terima minimal satu hingga dua minggu sebelumnya,” jelasnya. Menurutnya, hal ini diperlukan agar Bulog dapat mengatur distribusi gabah ke 14 penggilingan mitra dan memastikan kualitas gabah sesuai standar.

Ia juga menegaskan pentingnya pendampingan dari masa tanam hingga panen untuk menghindari masalah kualitas gabah, seperti gabah hitam, berjamur, atau terserang hama semut.

“Tanpa pengawasan yang ketat, kualitas gabah bisa turun drastis dan merugikan petani,” kata Aang Fahri Hajad. Oleh karena itu, kolaborasi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan dinas terkait sangat diperlukan.

Selain itu, Aang Fahri Hajad menekankan upaya Bulog dalam menjaga harga gabah di tingkat petani tetap stabil di angka Rp6.500 per kilogram.

“Kami mencatat adanya penurunan harga di beberapa lokasi akibat pedagang yang telah memberikan modal kepada petani lebih awal. Ini yang harus kita awasi bersama agar petani tetap mendapatkan harga yang layak,” katanya.

Ia juga yakin bahwa kerja sama yang solid antara penyuluh, Bulog, Babinsa, dan dinas pertanian akan memastikan panen gabah berkualitas tinggi, harga yang stabil, dan distribusi yang lancar.

“Kami ingin memastikan petani tidak dirugikan dan produksi gabah nasional tetap terjaga,” tutupnya. (Pendim)




Jaga Kebersihan Pasar Waemputtang, Babinsa Koramil 03/Poleang Pimpin Pelaksanaan Kerja Bakti

Bombana, Sultranet.com – Personel Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan kerja bakti membersihkan Pasar Rakyat Waemputtang di Desa Waemputtang, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, serta mencegah bau tak sedap akibat penumpukan sampah. Selasa, (18/02)

Kegiatan ini dipimpin oleh Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Zakkir, dan diikuti oleh beberapa personel Koramil lainnya, yakni Sertu Ikbal, Sertu Nurbais, Serda Haruna, dan Serda Sultan. Selain itu, turut hadir Kepala Dusun 1 Sainuddin, Kepala Dusun 2 Ansar, Kepala Dusun 3 Mustakim, serta sekitar 15 orang warga setempat yang ikut berpartisipasi dalam gotong royong ini.

Kepala Dusun 3, Mustakim, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Kerja bakti ini sangat penting untuk menjaga kebersihan pasar agar tetap nyaman bagi pedagang dan pembeli. Lingkungan yang bersih juga akan mendukung kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sertu Zakkir selaku Babinsa Koramil 1431-03/Poleang menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan.

“Kami selalu siap membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum seperti pasar. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menegaskan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya Koramil dalam mendukung kebersihan lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan pasar dan lingkungan sekitar secara rutin,” pungkasnya.




Pamit dari Jabatan, Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto Paparkan Capaian

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Gubernur Sultra pada Senin (17/2/2025). Apel ini dihadiri oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra.

Dalam kesempatan tersebut, Andap berpamitan seiring berakhirnya masa tugasnya sebagai Pj Gubernur Sultra. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah. Berdasarkan regulasi tersebut, pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 akan dilakukan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Andap menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang diberikan selama 534 hari masa kepemimpinannya, sejak 5 September 2023 hingga 20 Februari 2025. Ia mengungkapkan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah bekerja sama dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Terima kasih, Alhamdulillah kita semua masih diberikan kesehatan dan kesempatan oleh Allah SWT. Waktu berlalu begitu cepat, 534 hari saya menjalankan amanah sebagai Pj Gubernur Sultra. Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin sehingga tugas ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Andap.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Andap berharap masyarakat dan ASN dapat memberikan dukungan penuh kepada gubernur terpilih yang akan segera dilantik.

“Saya mohon maaf atas segala kekurangan dan keterbatasan selama mengemban amanah ini. Mari kita dukung gubernur terpilih agar Sultra semakin maju, sejahtera, dan modern,” harapnya.

Menutup amanatnya, Andap berpesan agar seluruh ASN menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan serta memiliki komitmen moral dan empati yang tinggi. “Jadilah ASN yang memiliki integritas, karena sebaik-baiknya jabatan adalah yang memberikan manfaat bagi keadilan dan kesejahteraan rakyat Sultra,” pesannya.

Setelah apel, Andap berpamitan dengan para peserta apel dengan bersalaman. Apel tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, pimpinan tinggi pratama, staf ahli gubernur, asisten sekretaris daerah, inspektur daerah, kepala dinas, kepala badan, dan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sultra.

Selama masa kepemimpinannya, Andap berhasil mencatat berbagai prestasi dan penghargaan, di antaranya:

  1. Transformasi digital dengan penerapan aplikasi Sisumaker untuk sistem surat menyurat berbasis elektronik, serta aplikasi bayar zakat dan qurban.
  2. Penataan tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sultra, yang menghasilkan alokasi 5.988 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2024.
  3. Operasionalisasi Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo hingga mampu melakukan operasi bedah jantung terbuka dan dalam waktu dekat menangani pembedahan otak.
  4. Pengendalian inflasi yang awalnya tertinggi kedua secara nasional, berhasil ditekan hingga masuk peringkat kedua terendah di Indonesia.
  5. Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Wakil Presiden RI pada 8 Agustus 2024.
  6. Peringkat keempat nasional dalam peningkatan produksi pangan beras pada 23 Oktober 2024.
  7. Apresiasi sebagai Top CEO BUMD dan Top BUMD Bintang 4 pada 29 September 2023.
  8. Konsolidasi pengadaan aspal Buton dalam katalog elektronik lokal, dengan penghargaan dari LKPP pada 7 November 2023.
  9. Provinsi terbaik pertama dalam pertumbuhan industri, penghargaan dari Kementerian Perindustrian pada 11 Desember 2023.
  10. Rekor MURI atas penanaman 2,7 juta tanaman hortikultura pada 23 November 2023.
  11. Peringkat kedua nasional dalam Indeks Integritas Pendidikan, penghargaan dari KPK pada 9 Juni 2024.
  12. Implementasi strategi kebijakan daerah di sektor pariwisata, penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada 13 Desember 2024.
  13. Predikat “Sangat Baik” dalam Indeks Perencanaan Pembangunan dari Bappenas pada 26 November 2024.
  14. Tokoh Pemerintah Inovatif dalam Sultra Award Kendari Pos 2024 pada 12 September 2024.
  15. Apresiasi sebagai Tokoh Nasional kategori “Pariwisata dan Pelestarian Budaya” dari Tempo Media Group pada 10 September 2024.
  16. Pembangunan 1.183 unit rumah tidak layak huni, dengan 220 unit dalam tahap verifikasi.

Selain itu, Andap juga berhasil membawa Sultra meraih berbagai penghargaan lainnya, termasuk Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 kategori Desa Wisata Berkembang, Sistem Merit Predikat Baik dari Komisi ASN, serta Peringkat III Anugerah Legislasi 2023 dari Kementerian Hukum dan HAM.

Dengan berbagai capaian tersebut, Andap meninggalkan warisan positif bagi Sultra. Kini, ia berharap kepemimpinan yang baru dapat terus melanjutkan pembangunan dan membawa Sultra ke arah yang lebih baik.




Bombana Berlari 2025 Sukses, Andi Muhammad Khaekal: Ajang Sportivitas dan Promosi Daerah

Bombana, sultranet.com | Bombana Berlari 2025 yang digagas oleh anggota DPRD Kabupaten Bombana, Andi Muhammad Khaekal Atikurahman, sukses digelar dengan diikuti 1.000 peserta dari berbagai daerah, bertempat di Rumbia Ibu Kota Kabupaten Bombana, Minggu (15/2/2025)

Ini merupakan event kedua setelah pertama kali diadakan pada tahun 2022. Acara yang juga dihadiri oleh artis ibu kota ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dan promosi potensi Bombana.

Ketua panitia, Andi Muhammad Khaekal, yang juga politisi PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga serta memperkenalkan keindahan alam Bombana kepada masyarakat luas.

“Kami ingin menjadikan Bombana Berlari sebagai agenda tahunan yang tidak hanya berfokus pada sportivitas, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat. Dengan adanya event ini, kami berharap Bombana semakin dikenal sebagai daerah yang aktif dalam menggelar event olahraga skala besar,” ujarnya.

Para peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, masyarakat umum, hingga pejabat daerah, tampak antusias mengikuti ajang ini. Rute lari yang dirancang dengan cermat tidak hanya memberikan tantangan fisik, tetapi juga menyuguhkan panorama alam menakjubkan serta landmark ikonik Bombana.

Para peserta menikmati hiburan dari artis ibu kota
Para peserta menikmati hiburan dari artis ibu kota

Bombana Berlari 2025 juga menarik perhatian berbagai komunitas lari, di antaranya Antam Runners, Indorunners Kendari, Hiburun Bau-Bau, Rock Konawe Runners, serta komunitas lokal seperti Moleyou Runners Kolaka dan Riot Kendari. Kategori umum mendominasi jumlah peserta dengan total 729 orang.

Acara semakin meriah dengan pembagian hadiah doorprize dan hiburan dari artis ibu kota, Fresly Nikijuluw dan Ismi Aisyah, serta sejumlah artis lokal yang turut menghibur para peserta.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berkembang dengan skala yang lebih besar di tahun-tahun mendatang,” tegas Andi Muhammad Khaekal.

Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, turut mengapresiasi semangat para peserta yang antusias mengikuti lomba hingga selesai dengan tertib dan lancar.

“Mari kita jadikan acara ini sebagai momentum untuk mempererat rasa persatuan dan kebersamaan. Saya berharap event Fun Run 5 KM ini menjadi titik awal bagi masyarakat untuk lebih peduli akan kesehatan dan kebugaran,” ujar Edy Suharmanto

Foto Bersama Panitia Lomba
Foto Bersama Panitia Lomba

Dengan suksesnya Bombana Berlari 2025, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menjadikan lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Ajang ini menunjukkan bahwa Bombana memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah acara olahraga berskala besar di masa depan.

Tampak hadir meramaikan kegiatan ini, Ketua DPRD Bombana, Iskandar, SP serta sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Bombana yang turut memberikan support dan dukungannya kepada para peserta.

Berikut daftar pemenang lomba urutan 1 hingga 10

  1. Pratu Ferry, Nomor BIB 286, waktu tempuh 16:11 dari Kostrad Kariango Makassar
  2. La Ode, Nomor BIB 327, waktu tempuh 16:19 dari Kostrad Kariango Makassar
  3. Suparman, Nomor BIB 443, waktu tempuh 16:51 dari Kostrad Kariango Makassar
  4. Kamal, Nomor BIB 136, waktu tempuh 17:07 dari Kolaka Utara
  5. Icham, Nomor BIB 310, waktu tempuh 17:22 dari BI Sultra
  6. Adil, Nomor BIB 135, waktu tempuh 17:58 dari Kolaka Utara
  7. Asrul, Nomor BIB 091, waktu tempuh 18:14 dari BJN
  8. Yusuf, Nomor BIB 939, waktu tempuh 18:29 dari Indo Runners Bombana
  9. Hamz, Nomor BIB 056, waktu tempuh 18:34 dari GNR
  10. Supardin, Nomor BIB 442, waktu tempuh 18:46.

 




Babinsa Koramil 01/Rumbia Laksanakan Kerja Bakti Normalisasi Drainase di Kelurahan Kampung Baru

Bombana, Sutranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama warga melaksanakan kerja bakti normalisasi drainase yang mengalami pendangkalan di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi drainase agar dapat mengalirkan air dengan lancar serta mencegah terjadinya banjir saat musim hujan. Minggu, (16/02)

Kerja bakti ini dihadiri oleh Lurah Kampung Baru, Jabarudin, S.E., Kepala Lingkungan 3, Asdar, serta tiga personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, yakni Sertu Amiruddin, Sertu La Mbitara, dan Serda Pajar. Selain itu, sekitar 20 warga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka bersama-sama membersihkan drainase dari rumput liar dan endapan tanah yang menghambat aliran air.

Lurah Kampung Baru, Jabarudin, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan berfungsi optimal.

“Normalisasi drainase ini sangat penting untuk mencegah banjir yang dapat mengganggu aktivitas warga. Kami berterima kasih kepada Babinsa dan masyarakat yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

Sertu Amiruddin, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, menegaskan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami selalu siap membantu warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Drainase yang bersih akan mengurangi risiko genangan air dan penyakit akibat lingkungan yang kotor,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia melalui Batuud Pelda Laulo juga mengapresiasi kegiatan ini.

“Sinergi antara Babinsa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkala,” pungkasnya. (Pen)