Sosialisasi Paskibraka 2025 di SMAN 13 Bombana, Puluhan Siswa Antusias Mendaftar

Bombana, sultranet.com – Sebanyak 64 siswa kelas 10 dari SMA Negeri 13 Bombana mengikuti sosialisasi pendaftaran Paskibraka tahun 2025 yang digelar di halaman sekolah. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 5 Februari 2025 ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dipimpin langsung oleh dr. Sunandar, MM.Kes. Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM, admin Transparansi Paskibraka Nursia Sinaga, serta empat anggota tim Kesbangpol lainnya, yaitu Sabril, S.Sos, MM, Budu, S.IP, Marlina, A.Md.Pely, dan Azlina Febriani, S.Sos. (5/2)

Dalam sambutannya, Drs. Budiman, MM menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris, tetapi juga bertujuan membentuk kader bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan serta nilai-nilai Pancasila.

“Seleksi Paskibraka mencari putra-putri terbaik bangsa. Bukan hanya prestasi akademik yang diutamakan, tetapi juga kedisiplinan dan semangat juang yang tinggi,” ujar Budiman.

Nursia Sinaga menjelaskan mekanisme pendaftaran dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Beberapa persyaratan utama antara lain merupakan warga negara Indonesia, berstatus sebagai pelajar kelas X dengan usia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun pada 17 Agustus 2025, serta mendapatkan izin tertulis dari kepala sekolah dan orang tua atau wali. Selain itu, calon peserta harus sehat jasmani dan rohani berdasarkan surat keterangan dari fasilitas kesehatan pemerintah, memiliki tinggi badan minimal 170 cm dan maksimal 180 cm untuk putra, serta minimal 165 cm dan maksimal 175 cm untuk putri.

“Tinggi badan untuk tingkat Kabupaten Bombana masih dapat menyesuaikan dengan kondisi daerah, sehingga ada peluang penyesuaian kriteria,” tambah Nursia.

Pendaftaran Paskibraka dapat dilakukan melalui situs resmi https://paskibraka.bpip.go.id/. Seleksi akan dimulai dengan pemeriksaan administrasi, diikuti oleh seleksi wawasan kebangsaan dan intelegensia umum yang dilakukan secara online dengan sistem gugur. Tahapan selanjutnya meliputi seleksi kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris (PBB), kesamaptaan, dan kepribadian. Seleksi administrasi dijadwalkan dimulai pada akhir Februari atau awal Maret 2025.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 13 Bombana, Samsul Sugiat Kamagi, menyambut baik kegiatan ini dan berharap semakin banyak siswanya lolos seleksi Paskibraka tahun 2025.

“Tahun lalu, tiga siswa kami berhasil menjadi anggota Paskibraka. Tahun ini, saya optimis jumlahnya bisa lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti sosialisasi dengan seksama dan menunjukkan ketertarikan besar terhadap program ini. Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, kembali menegaskan bahwa seleksi Paskibraka terbuka bagi semua siswa kelas 10 yang memenuhi persyaratan.

“Semakin banyak yang mendaftar, semakin besar peluang kita menemukan putra-putri terbaik yang akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT RI tahun 2025,” tutup Budiman.




Dampingi Masyarakat Wilayah Binaannya Guna Tingkatkan Hasil Panen, Babinsa Koramil 01/Rumbia Lakukan Ini

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya mendukung peningkatan hasil panen petani, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Kopda Iwan, turun langsung ke lahan pertanian untuk melakukan pendampingan. Kegiatan ini berlangsung di lahan milik Bapak Rudi, anggota Kelompok Tani Makmur, yang berlokasi di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Rabu, (05/02/2025)

Dengan luas lahan satu hektare, Bapak Rudi saat ini tengah membudidayakan padi. Dalam kesempatan tersebut, Kopda Iwan turut membantu petani melakukan penyemprotan hama guna mencegah serangan yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

“Kami hadir untuk memberikan pendampingan sekaligus membantu petani agar hasil panen lebih optimal,” ujar Kopda Iwan

Selain membantu penyemprotan, Babinsa Koramil 01/Rumbia ini juga menghimbau agar kelompok tani terus berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“Dengan koordinasi yang baik, petani bisa mendapatkan informasi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Rudi menyambut baik pendampingan yang dilakukan Babinsa. Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu siap memberikan bimbingan dan bantuan langsung di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Babinsa terhadap petani. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar pertanian semakin maju,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menegaskan bahwa pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kami akan terus aktif membantu petani dalam berbagai aspek, baik penyuluhan maupun pendampingan langsung di lahan, agar pertanian di wilayah ini semakin berkembang,” tutupnya. (Pen)




Sampah Berserakan, Babinsa Koramil 01/Rumbia dan Masyarakat Desa Anugrah Laksanakan Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yang dipimpin oleh Serka Wahab bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan Pasar Desa Anugrah, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menghilangkan tumpukan sampah yang berserakan dan mengurangi bau tak sedap yang mengganggu aktivitas di pasar tersebut. Selasa, (04/02/2025)

Kerja bakti ini dihadiri oleh Kepala Pasar Anugrah, Bapak Suardi, serta para pedagang dan warga sekitar yang turut serta dalam pembersihan. Mereka bahu-membahu mengumpulkan sampah, menyapu area pasar, dan membersihkan selokan untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi para pengunjung dan pedagang.

Serka Wahab menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pasar, agar lingkungan tetap sehat dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Anugrah, Bapak Suardi, mengungkapkan apresiasinya terhadap kerja sama Babinsa dan masyarakat.

“Pasar ini adalah pusat ekonomi bagi warga, sehingga kebersihan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau seluruh pedagang dan pembeli untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya. Ia juga berharap agar kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan terus meningkat.

Danramil 1431-01/Rumbia melalui Batuud Pelda La Ulo menambahkan bahwa kerja bakti ini adalah langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat.

“Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan,” pungkasnya.




Jangan Lelah Mencintai Sultra dengan Cara Bekerja Baik

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, mengingatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sultra untuk terus bekerja dengan baik, bertanggung jawab, dan penuh semangat. Hal itu ia sampaikan dalam apel pagi gabungan di Kantor Gubernur Sultra, Senin (3/2/2025).

Dalam amanatnya, Andap menyoroti sejumlah isu strategis, seperti langkah mitigasi bencana, persiapan pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024, pemanfaatan teknologi digital, serta efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

“Kita harus bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab. Jangan pernah lelah mencintai Sultra dengan cara ini,” ujar Andap di hadapan peserta apel.

Ia mengawali sambutannya dengan mengajak ASN untuk mendoakan keselamatan masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan gempa bumi. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh jajaran Pemprov dalam menghadapi bencana.

“Menyikapi beberapa bencana yang terjadi, saya meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan serta memastikan langkah-langkah mitigasi telah disusun dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan Kepala Perangkat Daerah untuk memantau informasi cuaca dari BMKG serta menyiapkan langkah-langkah kontinjensi, seperti pengecekan sarana dan prasarana kebencanaan, identifikasi daerah rawan, serta penyediaan lokasi pengungsian.

Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur menyoroti tahapan pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024. Menurutnya, sidang dismissal di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 4–5 Februari 2025 akan menentukan status gugatan perselisihan hasil Pilkada.

“Terdapat enam kabupaten di Sultra yang tidak memiliki sengketa dan dapat langsung dilantik. Sementara itu, 11 kabupaten/kota lainnya, termasuk Pemilihan Gubernur, masih dalam proses di MK,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kepala daerah yang tidak bersengketa atau gugatannya ditolak dalam sidang dismissal akan dilantik secara bersamaan.

Selain itu, Andap menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam birokrasi. Menurutnya, keterlambatan dalam transformasi digital akan membuat pemerintahan tertinggal dan tidak adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kita tidak boleh tertinggal dalam era digital. Pemanfaatan teknologi adalah sebuah keniscayaan agar pemerintahan tetap inovatif dan tidak terdistrupsi,” katanya.

Terkait efisiensi anggaran, Andap mengingatkan agar penggunaan APBD dilakukan secara bijak dengan memangkas pengeluaran yang tidak esensial, seperti perjalanan dinas dan kajian yang tidak mendesak.

“Anggaran harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tidak boleh hanya dibagi rata antar perangkat daerah, tetapi harus berbasis output yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Pj Gubernur mengajak seluruh ASN untuk menjaga semangat kebersamaan serta komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berdampak bagi masyarakat.

Hadir dalam apel pagi Sekretaris Daerah, pimpinan tinggi pratama, serta ASN di lingkup Pemprov Sultra.




Peringatan Isra Mi’raj di Bombana Tekankan Persatuan dan Ukhuwah Islamiyah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M di Masjid Agung Nurul Iman. Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema Menjaga Persatuan dan Persaudaraan serta Ukhuwah Islamiyah, dengan tujuan mempererat silaturahmi dan harmoni di tengah masyarakat pasca-Pemilu 2024. Jumat (31/1/2025)

Penjabat (Pj.) Bupati Bombana yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bombana, M. Syukri Kasim, S.IP., turut hadir dalam acara tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintahan, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan menjaga persatuan umat Islam.

“Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga peristiwa penuh makna yang mengajarkan kita pentingnya persatuan, keimanan, dan ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Syukri saat membacakan sambutan Pj. Bupati Bombana.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan tidak terpecah belah karena perbedaan pilihan politik. Menurutnya, persatuan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di bidang sosial, politik, maupun ekonomi.

“Kita lupakan semua perbedaan pilihan yang ada. Apa yang telah kita pilih kemarin adalah yang terbaik bagi masa depan bangsa dan daerah yang kita cintai, Wonua Bombana,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis.

Acara peringatan Isra Mi’raj ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk tausiah dari para ulama. Diharapkan melalui momentum ini, masyarakat Bombana semakin memperkokoh persaudaraan dan membangun kebersamaan yang lebih erat demi kemajuan daerah.




Jelang Peringati HUT ke-79, Persit Kartika Chandra Kirana Cab LXIV Dim 1431/Bombana Gelar Donor Darah

Bombana, SultraNET. | – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXIV 1431/Bombana Koorcab Rem 143 PD XIV/Hsn menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Persit Kartika Chandra Kirana, Jumat (31/1/2025). Kegiatan ini berlangsung di Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Acara donor darah ini terselenggara atas kerja sama antara Kodim 1431/Bombana dan BLU RSUD Tanduale Bombana. Kegiatan tersebut diikuti oleh Para perwira Staf, puluhan prajurit, serta Ketua Persit KCK Cab LXIV Ny. Rafika Andi Irfandi beserta anggota Persit. Selain itu, turut berpartisipasi personel Polres Bombana, dan Personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Bombana.

Komandan Kodim (Dandim) 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian serta solidaritas keluarga besar Kodim dalam mendukung program kemanusiaan.

“Donor darah tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi kepada sesama”, Ucap Dandim

 

Ketua Persit KCK Cabang LXIV Ny. Rafika Andi Irfandi menambahkan bahwa kegiatan sosial ini menjadi agenda tahunan dalam rangka menyambut HUT Persit.

“Aksi donor darah merupakan bentuk nyata kontribusi Persit bagi masyarakat, khususnya dalam membantu ketersediaan darah di Kabupaten Bombana” Ujar Ny. Rafika

Rafika juga menekankan bahwa setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan jiwa seseorang. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan aktif dalam kegiatan sosial serupa.

Darah yang terkumpul dalam kegiatan ini nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui BLU RSUD Tanduale Bombana. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang serta mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. (Pen)




Sungai Lakambula di Kabaena Meluap, Rendam Pemukiman Warga Rahampuu

Bombana, Sultranet.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari (30/1/2025) mengakibatkan Sungai Lakambula meluap dan merendam permukiman warga di Kelurahan Rahampuu.

Menurut Danramil 1431-03/Bombana, Kapten Inf Efendi, banjir mulai terjadi sekitar pukul 05.00 Wita, Air sungai yang meluap menggenangi pekarangan dan kolong rumah panggung warga.
Beberapa rumah mengalami dampak lebih parah, dengan air merendam bagian dalam rumah. Tidak hanya itu, banjir juga menyeret material seperti kelapa yang hanyut terbawa arus ke permukiman warga.

“Tidak ada korban jiwa, namun beberapa warga terdampak menyebabkan kerugian material,” kata Kapten Inf Efendi dalam laporannya.

Beberapa warga yang terdampak di antaranya adalah Ibu Musria (45), yang rumah panggungnya terendam air, serta Nenek Jahim (70), Abdul Rajab (30), Pak Rio (35), Ibu Yusrifa (60).

Selanjutnya Ibu Ati (59), Pak Jais (60), Ibu Yusni (55), Pak Rinto (35), dan Pak Jumbran (60), yang rumahnya mengalami genangan air, terutama di bagian kolong. Warga yang tinggal di rumah permanen seperti Pak Rinto juga terdampak meskipun dalam skala lebih kecil.

“Kerugian materiil masih dalam pendataan, sementara warga terus melakukan pemantauan terhadap situasi,” bebernya

Hingga pagi ini, aparat Babinsa, Camat, Lurah, serta kepala lingkungan bersama warga masih berjaga dan memantau perkembangan banjir di lokasi.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan warga dan pihak terkait untuk memastikan kondisi aman dan tidak ada dampak lanjutan,” tambah Kapten Inf Efendi.

Situasi di Rahampuu masih dipantau secara intensif oleh tim gabungan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pihak berwenang.




Personel Koramil 1431-01/Rumbia Bersama Lurah dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Parit Cegah Genangan Air dan Wabah DBD

Bombana, SultraNET. – | Personel Koramil 1431-01/Rumbia bersama Lurah Lompopala dan masyarakat setempat menggelar kerja bakti membersihkan parit (drainase) di Kelurahan Lompopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Rabu, (29/01). Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Lompopala Idrus S.Sos., M.A.P., Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, yakni Sertu Juni, Serda Yaser Arafat, dan Kopda Arjun Djunaedi, serta warga setempat. Dengan alat seadanya, mereka bersama-sama membersihkan sampah dan lumpur yang menyumbat aliran air di parit.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Juni, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berupaya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan parit guna mencegah banjir serta wabah DBD. Gotong royong seperti ini harus terus kita galakkan,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Lompopala, Idrus S.Sos., M.A.P., mengapresiasi semangat warga dalam kegiatan tersebut. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap warga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan drainase agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menimbulkan penyakit,” katanya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafarudin, menambahkan bahwa kegiatan kerja bakti ini sejalan dengan program TNI dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.




Tanam Pohon, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bersinergi dengan Aparat Desa dan Masyarakat

Bombana, SultraNET. | –  Sebagai upaya mencegah banjir dan polusi udara, anggota Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan penanaman pohon di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, Selasa (28/1). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Sertu Mirdawan dengan melibatkan aparat desa dan warga masyarakat.

Sebanyak 50 pohon berhasil ditanam di sekitar desa tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri oleh aparat desa, di antaranya Jusman, Jamaluddin, dan Herman selaku Kepala Dusun, serta anggota Koramil seperti Serda Paulus, Serda Susanto, dan Kopda Muh. Faisal. Selain itu, puluhan warga masyarakat juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Babinsa Sertu Mirdawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa Koramil 03/Poleang terhadap lingkungan Desa Binaan.

“Penanaman pohon ini adalah langkah kecil dengan dampak besar untuk masa depan. Kami berharap pohon-pohon ini mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi risiko banjir di desa,” ungkapnya.

Salah Seorang Kepala Dusun, Jusman, mengapresiasi inisiatif tersebut. “Kolaborasi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat seperti ini sangat bermanfaat. Tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara kita,” ujar Jusman.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus didorong di wilayah lain.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat adalah kunci keberhasilan setiap program. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh baik bagi desa lain,” pungkasnya.




Gerak Cepat Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Kunjungi dan Data Warganya yang Terdampak Banjir Akibat Hujan Deras

Bombana, SutraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bergerak cepat mengunjungi dan mendata warga Desa Poleonro, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Akacipong dan Sungai Poleonro. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga. Senin, (27/01)

Babinsa Desa Poleonro, Serda Justang, menyampaikan bahwa sebanyak 14 rumah penduduk terdampak banjir.

“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil sementara diperkirakan Puluhan juta, namun kami tetap akan memantau bersama warga untuk memastikan kondisi terkini,” ujarnya.

Meski banjir mulai surut, warga Desa Poleonro masih menunggu air benar-benar surut karena genangan masih tinggi di dalam rumah-rumah mereka. Selain itu, arus air dari Kecamatan Tontonunu juga turut memperlambat proses surutnya banjir di wilayah tersebut. Aktivitas masyarakat saat ini masih terganggu dan mereka tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan.

Di Desa Tontonunu, Kecamatan Tontonunu, juga terjadi banjir akibat luapan Sungai Tontonunu. Hujan deras yang turun di wilayah tersebut menyebabkan 8 kepala keluarga (KK) rumahnya terdampak banjir.

Babinsa Desa Tontonunu, Serda Haruna, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kerugian materiil sementara tidak ada, namun kami terus melakukan pemantauan terhadap laporan warga dan perkembangan ketinggian air guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan” kata Serda Haruna.

 

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat desa dan warga setempat.

“Sudah menjadi tugas Babinsa untuk selalu mendata dan mengetahui perkembangan yang terjadi di wilayah binaan masing-masing. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat dan berupaya menjadi solusi atas permasalahan yang mereka hadapi,” ujarnya.

Danramil Poleang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Upaya penanganan seperti pendataan kerugian, pembersihan rumah warga, dan pemantauan debit air sungai terus dilakukan oleh Babinsa bersama masyarakat guna meminimalkan dampak lebih lanjut.

Dengan adanya kehadiran Babinsa di lokasi terdampak, diharapkan warga dapat merasa lebih aman dan terbantu dalam menghadapi bencana banjir ini. TNI bersama warga setempat terus berupaya memulihkan kondisi lingkungan dan membantu masyarakat untuk kembali beraktivitas seperti biasa. (PEN)