Mayjen TNI Windiyatno Resmi Menjabat Sebagai Pangdam XIV/Hsn

Jakarta, SultraNET.|– Mayjen TNI Windiyatno resmi menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin, menggantikan Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P., usai dilantik oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, M.Sc., melalui serah terima jabatan digelar di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta Pusat, Senin (30/12/2025). 

Sebelumnya, Mayjen TNI Windiyatno menjabat sebagai Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapaad), sedangkan Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P., kini mengemban tugas baru sebagai Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga memimpin Sertijab terhadap tujuh pejabat tinggi lainnya di lingkungan TNI Angkatan Darat, diantaranya Dankodiklatad, Pangkostrad, Pangdam VI/Mulawarman, Pangdam XII/Tanjungpura, Pangdam XIII/Merdeka, Dansecapaad dan Danpusintelad.




Bersama Masyarakat, Babinsa Koramil 01/Rumbia Gelar Gotong Royong Bersihkan Parit di Desa Pasare Apua

Bombana, SultraNET. | – Desa Pasare Apua, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, menjadi lokasi pelaksanaan gotong royong pembersihan parit yang digelar Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama masyarakat setempat, Senin (30/12). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan fungsi drainase demi mencegah genangan air di musim hujan.

Serka Wahab menjelaskan bahwa pembersihan parit ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa bersama masyarakat terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memastikan aliran air lancar sehingga tidak menyebabkan banjir. Semoga kerja sama ini terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” ujarnya.

Kepala Dusun 1 Desa Pasare Apua, Suba R., turut mengapresiasi inisiatif ini. “Saya sangat senang dengan gotong royong ini. Selain membuat aliran air lebih lancar, kegiatan ini juga mempererat hubungan masyarakat dengan Babinsa,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk menghindari luapan air yang dapat merusak sawah maupun jalan desa.

“Gotong royong ini menjadi langkah nyata menjaga lingkungan. Semoga semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aksi serupa,” pungkasnya.

Kerja sama Babinsa dan masyarakat Desa Pasare Apua ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi desa-desa lain untuk menjaga lingkungan melalui kegiatan gotong royong yang berkelanjutan.




Berikan Manfaat untuk Kelestarian Alam, Babinsa Koramil 03/Poleang Bersama Warga Tanam Pohon Penghijauan

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang sejuk, personel Koramil 1431-03/Poleang yang dipimpin oleh Babinsa Poleang Tengah, Serda Justang, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Leboea, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Minggu, (28/12). Kegiatan ini bertujuan mengembalikan fungsi daerah resapan air sekaligus meminimalisir risiko banjir.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Serda Sholikin, Koptu Ardiyanto, dan Serda Fardin dari Koramil 1431-03/Poleang, serta tokoh masyarakat Bapak Imran, kepala dusun, dan warga setempat. Sebanyak 50 pohon terdiri dari pohon nangka dan jati ditanam secara gotong royong di berbagai titik yang strategis.

Babinsa Koramil 03/Poleang, Serda Justang, menngtakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kecintaan terhadap alam.

“Penanaman pohon ini adalah langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik secara ekologis maupun estetis,” ujar Serda Justang.

 

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Leboea, Bapak Imran, mengapresiasi langkah yang diambil oleh Babinsa dan warga.

“Saya sangat senang melihat semangat gotong royong seperti ini. Dengan bekerja bersama-sama, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam semangat kebersamaan dan tanggung jawab terhadap alam,” kata Imran.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menegaskan bahwa kegiatan penghijauan ini sejalan dengan komitmen TNI dalam mendukung pelestarian lingkungan.

“Program ini tidak hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Dengan terus melaksanakan kegiatan semacam ini, kita menjaga ekosistem tetap seimbang dan mendukung kehidupan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Leboea dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga lingkungan melalui penghijauan. Program ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.




Dugaan Pemerasan oleh Oknum Polisi di Wakatobi Viral, Kejaksaan dan Pengadilan Dicatut

Wakatobi, Sultranet.com – Rekaman suara dugaan pemerasan oleh oknum polisi di Wakatobi menghebohkan publik setelah viral di media sosial. Rekaman berdurasi 13 menit 2 detik itu memperdengarkan percakapan seorang oknum polisi, diduga Aiptu Suwandi, yang mencatut nama tiga lembaga hukum, Kepolisian, Kejaksaan, dan pengadilan, untuk menekan korban agar menyerahkan sejumlah uang.

Kapolres Wakatobi, AKBP Dodik Totok Subiantoro, S.Ik, mengonfirmasi keaslian rekaman tersebut dan mengakui bahwa suara tersebut adalah milik personel Polres Wakatobi. Saat kejadian, Aiptu Suwandi menjabat sebagai Kaurmin dan penyidik di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Kini, ia bertugas di Biro Operasi Polres Wakatobi.

“Rekaman suara yang beredar dua hari lalu kami akui itu milik Aiptu Suwandi. Saat itu, ia menjabat sebagai Kaurmin. Sekarang, ia bertugas di Biro Ops Polres Wakatobi,” jelas Kapolres saat dikonfirmasi, Jumat (27/12/2024).

Korban Pemerasan dan Dugaan Tindak Lanjut

Korban yang dikenal dengan inisial M adalah seorang anggota Panwascam Wangi-Wangi Selatan dan saksi dalam kasus dugaan penggelembungan suara Pilcaleg Pemilu 2024. Kasus ini melibatkan tiga anggota PPK, yakni Fajar Manyingsing, Salam Aziz Wole, dan Sumardin, yang sebelumnya dilaporkan oleh seorang kader partai PKS dengan nomor laporan 001/Reg/LP/PL/Kab/28.10/III/2024.

M mengaku bahwa dirinya tidak berniat merekam pada awalnya. Namun, setelah merasa diperlakukan di luar prosedur pemeriksaan, di mana ia diminta menyerahkan uang dengan jumlah hingga ratusan juta rupiah, digeledah, dan HP-nya disita, ia tergerak untuk merekam sebagai bukti.

“Saat pemeriksaan berikutnya, saya menyembunyikan HP untuk merekam percakapan. Ini saya lakukan agar ada bukti atas dugaan pemerasan, termasuk dugaan keterlibatan oknum kejaksaan,” ungkap M.

M juga mengaku bahwa rekaman tersebut diduga diambil dari HP-nya oleh seseorang setelah pemeriksaan. “Rekaman itu mungkin diambil salah satu oknum yang terlibat saat itu. Silakan cari dan buktikan siapa yang menyebarkan,” tambahnya.

Langkah Hukum

Kapolres Wakatobi menegaskan bahwa pihaknya akan memproses baik pemberi maupun penerima dalam dugaan kasus ini.

“Kami sudah memulai proses klarifikasi dan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. Kasi Propam telah diperintahkan untuk memeriksa anggota kami. Selain itu, Kasatreskrim juga diminta untuk mengklarifikasi dan menyinkronkan keterangan dari kedua belah pihak,” ujar Kapolres.

Ia juga menyebutkan bahwa saksi-saksi akan diperiksa, termasuk dugaan keterlibatan oknum kejaksaan dan pengadilan sebagaimana disebut dalam rekaman.

Wakapolres Wakatobi, Kompol I Gede Pranata Wiguna, S.H., S.Ik., M.H., menambahkan bahwa tindakan dugaan pemerasan ini telah melanggar undang-undang dan kode etik kepolisian.

“Tindakan oknum ini akan diproses sesuai kode etik kepolisian, sebagaimana diatur dalam Perkapolri Nomor 7 Tahun 2022,” tegas Wakapolres.

Viral di Media Sosial

Rekaman suara ini pertama kali muncul di akun Facebook bernama Adagium Hukum, yang kemudian menyebar luas dan menuai berbagai reaksi dari publik. Kasus ini menambah sorotan terhadap profesionalisme institusi penegak hukum di Wakatobi.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku. Public trust atau kepercayaan masyarakat menjadi hal yang dipertaruhkan dalam kasus ini.

 




Antisipasi Banjir di Musim Penghujan, Babinsa Koramil 01/Rumbia Laksanakan Pembersihan Drainase di Desa Hambawa

Bombana, SultraNET. | – Sebagai salah satu upaya mengantisipasi banjir di musim penghujan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama masyarakat menggelar kerja bakti pembersihan drainase di Desa Hambawa, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana. Jumat (27/12). Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Hambawa, Asrun, beserta sejumlah Babinsa dari Koramil 1431-01/Rumbia, antara lain Sertu La Salihu, Sertu Sukmar, Serda Sambas, dan Serda Samsudin. Selain itu, Kepala Dusun 1, Harlimba, juga ikut serta bersama sekitar 15 orang warga. Gotong royong ini difokuskan pada pembersihan drainase untuk mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat memicu banjir.

Serda Samsudin, Babinsa Desa Hambawa, menjelaskan bahwa pembersihan drainase ini merupakan langkah konkret untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko bencana banjir.

Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.

Melalui kerja bakti seperti ini, kami ingin memastikan bahwa drainase di Desa Hambawa tidak tersumbat, sehingga banjir dapat dicegah. Kerja sama antara Babinsa dan masyarakat adalah kunci keberhasilan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun 1, Harlimba, mengungkapkan rasa terimakasih atas inisiatif yang dilakukan Babinsa dan masyarakat.

Saya sangat senang melihat semangat gotong royong ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan demi kebaikan bersama,” tutupnya.




Ciptakan Kenyamanan Pengunjung dan Kebersihan Pasar Tetehaka, Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Karya Bakti

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan Pasar Rakyat Tetehaka, Desa Tetehaka, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana. Kamis, (26/12). Kegiatan yang dipimpin oleh Babinsa Sertu Nur Bais ini bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, serta mencegah terjadinya banjir akibat tumpukan sampah di saluran air.

Sertu Nur Bais menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi.

“Kerja bakti ini tidak hanya membersihkan pasar, tetapi juga memberikan contoh kepada masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Sertu Nur Bais.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, turut memberikan dukungannya. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan upaya nyata TNI dalam menciptakan kenyamanan bagi pengunjung pasar.

“Kami berharap lingkungan pasar yang bersih dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan pedagang, sekaligus mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor,” tegas Lettu Inf Dahlan.

Sementara itu, Kepala Desa Tetehaka, M. Ramli Saebe, mengungkapkan rasa terimakasih atas inisiatif Babinsa dan anggota Koramil 1431-03/Poleang tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Kehadiran TNI di tengah masyarakat sangat membantu menciptakan suasana pasar yang nyaman dan mendukung aktivitas warga,” kata M. Ramli Saebe.

Kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya bersih dan sehat di lingkungan pasar, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat. Pasar Tetehaka kini terlihat lebih bersih, memberikan suasana yang lebih nyaman bagi para pengunjung dan pedagang.




Curah Hujan Makin Intens, Babinsa Koramil 01/Rumbia Gelar Kerja Bakti Bersihkan Drainase Cegah Banjir

Bombana, SultraNET | – Dalam rangka mengantisipasi dampak curah hujan yang semakin intens, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia melaksanakan kerja bakti membersihkan drainase di Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Selasa (24/12). Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat kelurahan dan masyarakat setempat.

Sertu Amiruddin, yang memimpin kegiatan kerja bakti, menjelaskan bahwa pembersihan drainase bertujuan untuk memastikan aliran air tetap lancar sehingga banjir dapat dicegah.

Musim hujan menjadi tantangan bagi kita semua. Dengan kerja bakti ini, kami berharap bisa meminimalkan risiko banjir dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai wujud cinta terhadap alam dan tanggung jawab sosial.

Ini adalah langkah kecil yang memberikan dampak besar. Kerja bakti ini juga menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.

Kepala Lingkungan 3, Ibu Mila, menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa atas inisiatif yang dilakukan.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan demi kesejahteraan bersama,” tutupnya.




Babinsa Koramil 03/Poleang Pimpin Karya Bakti Penanaman Pohon di Desa Toari

Bombana, SultraNET. com – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, dipimpin langsung oleh Sertu Mirdawan, melaksanakan kegiatan karya bakti (karbak) penanaman pohon di Desa Toari, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, sebagai upaya mencegah banjir dan polusi udara. Kegiatan ini diikuti oleh aparat desa, warga masyarakat, dan anggota Koramil 1431-03/Poleang. Senin, (23/12/2024)

Sekdes Toari, Harpansi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari Babinsa Koramil 1431-03/Poleang. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Toari,” Ungkap Harpansi.

Sertu Mirdawan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

“Penanaman pohon ini adalah langkah nyata untuk mencegah banjir dan mengurangi polusi udara di Desa Toari. Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga pohon-pohon ini agar memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Sertu Mirdawan.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, mengapresiasi inisiatif ini sebagai bentuk kecintaan terhadap alam.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan. Dengan menanam pohon, kita ikut berkontribusi untuk mencegah banjir dan menciptakan udara yang lebih bersih di masa mendatang,” Pungkas Dahlan




Babinsa Koramil 01/Rumbia dan Aparat Pemerintah Gotong Royong Bersihkan Drainase Cegah Banjir

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat pemerintah Kelurahan Taubonto dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan drainase di Kelurahan Taubonto, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi banjir menjelang musim penghujan. Sabtu, (21/12/2024)

Serka M. Saleh menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat menyebabkan banjir.

“Drainase yang tersumbat akan sangat berisiko saat hujan deras tiba. Pembersihan ini diharapkan dapat mengalirkan air dengan lancar sehingga lingkungan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas banjir, terutama menjelang musim penghujan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Taubonto, Kusman, S.Sos, mengapresiasi inisiatif Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan ini.

“Saya sangat berterima kasih atas dukungan dari Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yang selalu peduli terhadap warga dan lingkungan. Semoga kerja sama ini terus terjalin demi kesejahteraan bersama,” tutup Kusman. (PENDIM)




Agar Kebersihan Pasar Terjaga, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Rutin Laksanakan Gotong Royong. 

Bombana, SultraNET. | – Untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan gotong royong di Pasar Sore Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Jumat (20/12). Kegiatan ini juga bertujuan mencegah potensi banjir akibat saluran yang tersumbat dan Tumpukan sampah yang dapat menjadikan Sumber Penyakit.

Sertu Djuharis, yang memimpin gotong royong, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan yang terus berlanjut demi menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi warga,” ujarnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlah, juga memberikan tanggapannya terkait kegiatan Gotong royong tersebut.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung masyarakat dalam menjaga kesehatan serta mencegah ancaman banjir,” ungkapnya.

Kepala Lingkungan 1, Bapak Hamzah, mengapresiasi kontribusi Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kerja sama yang diberikan oleh Koramil 1431-03/Poleang. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk kebaikan bersama,” tutupnya.