Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Sentral Sikeli

Bombana, SultraNET. – Dalam upaya menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama pedagang dan siswa SMAN 02 Bombana melaksanakan kegiatan Karya Bakti di Pasar Sentral Sikeli, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana. Kamis, (17/10/2024). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelda Suherman dan bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung pasar saat berbelanja.

Kepala Lingkungan Tanjung Perak, Bapak Surdin, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas peran Babinsa dan partisipasi masyarakat serta siswa SMAN 02 Bombana dalam pembersihan pasar ini.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan Babinsa yang terus aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar kami,” ujarnya.

Pelda Suherman dari Koramil 1431-02/Kabaena menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap pasar bisa menjadi lebih nyaman dan sehat, baik untuk para pedagang maupun pengunjung,” tuturnya.

Danramil Koramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, juga memberikan tanggapannya terkait Karya Bakti tersebut. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pelajar, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” Ungkap Kapten Efendi.

Melalui kerja bakti ini, diharapkan Pasar Sentral Sikeli dapat menjadi tempat yang lebih nyaman dan higienis, sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekitar.




Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Gelar Gotong Royong Pembersihan Drainase Desa Pulau Tambako 

Bombana, SultraNET. |– Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama masyarakat Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, menggelar kegiatan gotong royong pembersihan drainase, Rabu, (16/10/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, terutama di musim hujan yang dapat meningkatkan risiko penyakit.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pulau Tambako, Asmading, Babinsa dari Koramil 1431-01/Rumbia, para kepala dusun Desa Pulau Tambako, serta turut berpartisipasi bersama Masyarakat kurang lebih 30 orang warga setempat.

Kepala Desa Pulau Tambako, Asmading, menyampaikan apresiasi kepada Babinsa yang telah memprakarsai kegiatan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih atas peran serta Babinsa dalam kegiatan ini, serta partisipasi warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa,” ujarnya.

Babinsa Pulau Tambako, Serda Samsudin, yang turut terjun langsung dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan lingkungan.

“Kami berharap dengan pembersihan drainase ini, desa kita bisa terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh genangan air, seperti demam berdarah,” tuturnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, juga menegaskan pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. Sinergi antara TNI dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman,” jelasnya.

Dengan adanya gotong royong ini, diharapkan masyarakat Desa Pulau Tambako semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan mereka, sekaligus memperkuat kebersamaan antara Babinsa dan warga dalam menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. (PEN)




Pj. Gubernur Sultra Resmi Buka Orientasi Anggota DPRD Kabupaten Buton, Busel, dan Buteng

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (P) Dr. Andap Budhi Revianto, secara resmi membuka kegiatan orientasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton, Buton Selatan (Busel), dan Buton Tengah (Buteng) angkatan kedua, di Hotel Claro, Kendari, pada Selasa (15/10/2024). Kegiatan orientasi ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara dan berlangsung selama empat hari, hingga 18 Oktober 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr. Sugeng Hariyono, Pj. Bupati Buton Selatan, Pj. Bupati Buton Tengah yang diwakili, serta perwakilan Sekretaris Daerah dan DPRD dari ketiga kabupaten. Tak ketinggalan, para narasumber dan seluruh peserta orientasi yang berjumlah 75 orang turut hadir.

Ketua Panitia sekaligus Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, Syahruddin Nurdin, dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Pj. Gubernur atas kehadirannya dan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota DPRD tentang tugas, fungsi, dan wewenang mereka. Ia juga menegaskan pentingnya orientasi ini dalam mendalami peraturan-peraturan yang berlaku, termasuk Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika, serta tata tertib DPRD.

“Orientasi ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan integritas anggota DPRD dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan orientasi tersebut. Beliau mengingatkan pentingnya para anggota DPRD untuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai tugas dan fungsi mereka. “Orientasi ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga merupakan fondasi untuk membantu para anggota DPRD menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan daerah,” ujar Pj. Gubernur.

Selain itu, Andap menekankan pentingnya menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. “Jabatan ini bukan hanya sekadar sebuah posisi, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan sepenuh hati untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Pj. Gubernur juga berharap para anggota DPRD dapat mengambil keputusan politik yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Buton, Buton Selatan, dan Buton Tengah. Ia menekankan perlunya pemahaman yang lebih baik mengenai pemerintahan daerah berbasis hukum dan perencanaan pembangunan yang matang, guna menciptakan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah.

Mengakhiri sambutannya, Pj. Gubernur mengapresiasi antusiasme peserta orientasi yang diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan dalam kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas kinerja dan kredibilitas DPRD. “Semoga sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD semakin baik, sehingga kita bisa mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berkeadilan di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Kegiatan orientasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislatifnya, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan di kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.




Koramil 1431-01/Poleang Bersama Aparat Desa Tetehaka Gelar Kerja Bakti Pembersihan Pasar Rakyat

Bombana, SultraNET. |- Personel Koramil 1431-03/Poleang bersama aparat Desa dan Masyarakat Tetehaka melaksanakan kerja bakti di Pasar Rakyat Tetehaka, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, dengan sasaran pembersihan pasar. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman bagi para pengunjung, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selasa, 15/10/2024

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pihak, di antaranya Kepala Desa Tetehaka, Muh. Ramli Saebe beserta jajaran aparat desa, Personel Koramil 1431-03/Poleang, para Kepala Dusun warga Masyarakat setempat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kepala Desa Tetehaka, Muh. Ramli Saebe, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Babinsa serta masyarakat yang berpartisipasi.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari Babinsa dan terima kasih kepada masyarakat yang turut serta. Kerja bakti seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersihan pasar dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Sertu Zakkir, salah satu Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, menyampaikan bahwa kerja bakti ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan pasar ini selalu dalam kondisi bersih agar pengunjung merasa nyaman. Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf. Dahlan, juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya kami dalam membantu masyarakat. TNI siap selalu berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” Pungkas Lettu Dahlan.




Viral, Gaji Tak Kunjung Dibayarkan, Staf Puskesmas di Wakatobi Mogok Kerja

Wakatobi, sultranet.com – Aksi mogok kerja yang dilakukan oleh staf Puskesmas Liya Raya, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial. Para staf menuntut hak mereka berupa gaji yang belum dibayarkan selama dua bulan tanpa keterangan resmi dari pihak terkait.

Viralnya aksi ini berawal dari sebuah postingan di Facebook yang menunjukkan spanduk besar terpasang di gerbang Puskesmas Liya Raya. Dalam spanduk tersebut, tertulis permohonan maaf kepada masyarakat atas penghentian pelayanan karena aksi mogok kerja.

“Mohon maaf kepada seluruh masyarakat Liya Raya. Staf Puskesmas mulai hari ini mogok kerja akibat hak kami (gaji sudah dua bulan) tidak diberikan tanpa keterangan resmi!!!” bunyi tulisan di spanduk itu.

Kepala Puskesmas Liya Raya, Wa Ode Masriati, membenarkan aksi mogok tersebut. Ia mengatakan bahwa spanduk yang viral di media sosial memang dipasang oleh staf Puskesmas yang ia pimpin. Namun, ia menyatakan bahwa pelayanan di Puskesmas tetap berlangsung meskipun ada aksi tersebut.

“Jam tujuh pagi saya lihat ada spanduk itu. Karena saya juga termasuk staf di sini, saya ambil dan lipat ke dalam. Kalau ada masyarakat yang tanya, saya bilang pelayanan tetap berjalan seperti biasa,” ungkapnya, Senin (14/10/2024).

Wa Ode Masriati menjelaskan bahwa dari total 12 staf yang bertugas di Puskesmas, hanya delapan orang yang hadir pada hari tersebut, sementara empat orang lainnya, yang semuanya berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), tidak hadir di jam kerja.

Ketika ditanya tentang siapa yang memasang spanduk tersebut, Wa Ode Masriati mengaku tidak mengetahui secara pasti, namun ia menduga bahwa aksi itu dilakukan oleh rekan-rekan stafnya sendiri.

“Mungkin dipasang subuh, karena tadi malam saya lihat belum ada,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi, Muliadin, menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran gaji untuk bulan September dan Oktober bukan hanya dialami oleh staf Puskesmas, tetapi juga sejumlah pegawai di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Ia menyebut keterlambatan ini terjadi karena adanya kenaikan gaji ASN sebesar 8% di awal tahun dan penambahan jumlah pegawai P3K pada tahun 2024.

“APBD Induk tahun 2024 sudah ditetapkan sebelumnya, sehingga terjadi kekurangan alokasi anggaran untuk gaji. Namun, kekurangan tersebut sudah disesuaikan pada APBD Perubahan tahun ini dan telah disetujui bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi pada 27 September 2024,” jelas Muliadin.

Lebih lanjut, Muliadin menambahkan bahwa saat ini APBD Perubahan sedang dievaluasi dan diselaraskan di tingkat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Insya Allah pada bulan Oktober ini, gaji bulan September dan Oktober akan dibayarkan sekaligus secara rapel,” tegasnya.

Sebagai informasi, Dinas Kesehatan Wakatobi memiliki 442 pegawai ASN dan 143 pegawai P3K, yang gajinya sampai saat ini masih tertunda. Keterlambatan pembayaran gaji ini dipastikan hanya dialami oleh ASN dan P3K di lingkup Dinas Kesehatan serta RSUD.




Cegah Luapan Air Kejalan, Babinsa Koramil 02/Kabaena Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka mencegah luapan air dan banjir di Desa Tangkeno, Kecamatan Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin Pelda Suherman menggelar kerja bakti pembersihan drainase, Senin (14/10/2024). Kegiatan ini melibatkan warga setempat dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tangkeno, Bapak Kasman, S. Sos.

Kepala Desa Tangkeno, Kasman, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Babinsa dan seluruh masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif Babinsa dalam membantu menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi masyarakat juga sangat penting untuk mencegah bencana banjir yang sering terjadi saat musim hujan,” ujar Kasman.

Pelda Suherman, selaku Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, menyatakan bahwa kerja bakti ini merupakan salah satu langkah antisipatif menghadapi musim hujan.

“Kami ingin memastikan bahwa saluran air berfungsi dengan baik agar tidak terjadi penyumbatan yang bisa menyebabkan banjir. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.

Selain itu, Danramil Koramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, turut memberikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Pembersihan drainase ini adalah bagian dari upaya kami dalam membantu masyarakat, terutama dalam hal pencegahan bencana alam seperti banjir,” Ungkap Kapten Efendi.

Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, masalah banjir yang kerap melanda Desa Tangkeno saat musim hujan dapat diatasi, dan masyarakat bisa merasa lebih aman dari ancaman bencana.




Diduga Tebar Fitnah, Oknum Aktivis di Kampanye Haliana Bakal Dipolisikan

Wakatobi, sultranet.com – Seorang oknum aktivis yang terlibat dalam kampanye calon bupati Wakatobi, Haliana, terancam dilaporkan ke Polisi akibat dugaan menyebarkan fitnah.

Aktivis dengan nama akun Facebook Safar La Ode tersebut diduga telah menyebarkan fitnah dengan menyebut ada keterlibatan Wakil ketua II, La Ode Nasrullah dalam gerakan yang digelar di Polda Sultra tahun 2023 lalu.

“Ini ada yang mengatakan bahwa, dari partai Nasdem, Wakil ketua dua pada saat itu bahwa mereka mengatakan bahwa bupati merubah-rubah sepihak,”ucapnya.

Selain itu, ia juga mengumbar isu terkait pembatalan APBD perubahan tahun 2023 disebabkan oleh Hamiruddin yang sekarang juga sedang mencalonkan diri sebagai bupati.

Perkataan tersebut disampaikan secara terbuka saat kampanye pasangan nomor urut dua dan disebar di media sosial sehingga memicu ketegangan dan reaksi keras dari pihak yang merasa dirugikan.

La Ode Nasrullah yang saat itu menjabat sebagai ketua II dari partai Nasdem membantah keras pernyataan tersebut dan menganggapnya sebagai bentuk pencemaran nama baik.

Ia mengatakan, memang pada saat pembahasan APBDP di Kendari tahun 2023 sempat ada aksi unjuk rasa tetapi bukan terkait dengan APBD Perubahan melainkan tentang penahanan tiga orang aktivis dan wartawan.

“Pada waktu itu benar saya berada dikendari dan saya tahu bahwa La Safar atau yang akrab disapa La Dengko-dengko melakukan aksi demo di Polda Sultra, itu bisa dikroscek surat pemberitahuan aksinya di Polres Kota Kendari. aksi tersebut terkait penahanan 3 aktivis dan wartawan yaitu Syaiful, Nuriaman dan Jadu. tidak ada kaitannya dengan Perubahan APBD,”tepisnya.

Atas tuduhan tersebut La Ode Nasrullah bakal menyeret Safar ke Kepolisian untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya.

“Saya Pasti Laporkan sebagai fitnah sesuai dengan Pasal 310 KUHP, Pasal 311 KUHP, UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik). ini bertujuan agar menjadi pembelajaran, apalagi fitnah ini digunakan sebagai bahan kampanye salah satu paslon,”tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, baik oknum aktivis maupun juru kampanye Haliana belum memberikan tanggapan.




Pemdes Bersama Babinsa Koramil 01/Rumbia Gelar Pembersihan Parit Depan Kantor Desa

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim dan Kopda Iwan, bersama Pemdes, dan masyarakat Desa Lantowua, melaksanakan kerja bakti pembersihan parit di depan Kantor Desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya genangan air yang dapat mengganggu aktivitas warga. Minggu, 13/10/2024

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Kopda Iwan, menjelaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

“Kebersihan lingkungan sangat penting, terutama untuk mencegah penyebaran penyakit. Kami bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan desa,” ungkapnya.

Sekretaris Desa Lantowua, Febrin, yang turut hadir dan membantu jalannya kegiatan ini mengungkapkan, “ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan desa, terutama di area depan kantor desa yang menjadi pusat kegiatan masyarakat,” ujar Sekdes Febrin.

Selain itu, Danramil 1431-01 Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga dalam kegiatan ini.

“Kerja bakti ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin,” kata Kapten Syafaruddin.

Kerja bakti ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat. Kepala Dusun 2, Burhanudin, menambahkan bahwa warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berencana untuk melakukan kegiatan serupa di wilayah lain.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan lingkungan Desa Lantowua semakin bersih dan nyaman, terutama di area depan Kantor Desa yang sering digunakan sebagai pusat aktivitas masyarakat.




Kembalikan Fungsi Alam melalui Penghijauan, Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon

Bombana, SultraNET. |- Babinsa Koramil 1431-03/Poleang yang dipimpin oleh Serda Irfan menggelar kegiatan penanaman pohon di lahan kosong Desa Timbala, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alam, mencegah banjir, dan mengurangi polusi udara di wilayah tersebut. Sabtu, 12/10/2024

Serda Irfan menyampaikan, “Penghijauan ini sangat penting untuk mencegah dampak buruk seperti banjir dan polusi udara. Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.”

Salah satu warga yang turut serta, Susanto (35 tahun), mengungkapkan rasa senangnya atas kegiatan tersebut. “Saya sangat mendukung program ini. Penghijauan seperti ini bisa membuat desa kami lebih asri dan terhindar dari bencana banjir,” tuturnya.

Danramil Koramil 1431-03/Poleang Lettu Inf Dahlan juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Penanaman pohon adalah salah satu cara kita menjaga keberlanjutan alam. Dengan melibatkan masyarakat, kita bisa memastikan program penghijauan ini berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.” Ujar Danramil.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam, demi terciptanya lingkungan yang sehat dan hijau.




Koramil 02/Kabaena Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon Jambu Mete di Desa Rahantari

Bombana, SultraNET. |- Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena menggelar kegiatan Karya Bakti penanaman pohon Jambu Mete di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan yang dilaksanakan pada lahan kosong ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sejuk di masa mendatang. Jumat, 11/10/2024

Puluhan pohon Jambu Mete berhasil ditanam pada kegiatan ini, Jenis pohon tersebut dipilih karena selain memberikan manfaat ekologis, buah dari pohon Jambu Mete nantinya dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat.

Serda Jojon Jasminto menjelaskan, “Kami sengaja memilih pohon Jambu Mete karena buahnya bisa dijual dan berpotensi meningkatkan ekonomi warga Desa Rahantari jika sudah berbuah.”

 

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena Peltu Muh Haris, juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Kepala Desa Rahantari, Bapak Aryanto, menyampaikan apresiasinya terhadap Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang telah memprakarsai kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini, yang tidak hanya menambah keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan ekonomi desa,” tutup Kepala Desa.