Kasdim Bombana Hadiri Pembukaan Porseni Kecamatan Matausu dan Serahkan Bendera Merah Putih pada Warga

Bombana, Sultranet.com – Semangat kemerdekaan begitu terasa di Lapangan Sepak Bola Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu (10/8). Ratusan warga memadati arena untuk mengikuti devile dan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, yang dibuka langsung oleh Camat Matausu, Rimbu SP, dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Turut hadir memberikan dukungan, Mayor Arm Bambang Wardiyanto selaku Kasdim 1431/Bombana, para Kepala Desa se-Kecamatan Matausu, Kepala Sekolah se-Kecamatan Matausu, Babinsa Serda Nasution, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan dari Kodim 1431/Bombana. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya kebersamaan dalam merayakan hari bersejarah ini.

Rangkaian acara dibuka dengan devile meriah yang menampilkan perwakilan sekolah, tokoh adat, aparat desa, dan komunitas warga. Kostum tradisional berwarna-warni, seragam khas instansi, hingga atribut olahraga terlihat mewarnai langkah peserta. Sorak-sorai penonton menambah semarak suasana, membuat lapangan seperti lautan kegembiraan.

Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto bersama tamu undangan pada saat pembukaan Porseni Tingkat Kecamatan Matausu.
Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto bersama tamu undangan pada saat pembukaan Porseni Tingkat Kecamatan Matausu.

Porseni tahun ini menawarkan beragam cabang olahraga dan seni yang akan dipertandingkan. Mulai dari sepak bola, bola voli, sepak takraw, dan badminton, hingga lomba tari dan musik tradisional. Seluruh kegiatan dirancang tidak hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga untuk menggali potensi lokal, melestarikan budaya, serta menguatkan rasa persaudaraan di antara warga.

Momen istimewa terjadi ketika Mayor Arm Bambang Wardiyanto menyerahkan secara simbolis bendera merah putih kepada perwakilan masyarakat se-Kecamatan Matausu. Penyerahan ini menjadi simbol semangat kemerdekaan yang harus dijaga, dipelihara, dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

“Bulan ini adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dengan membagikan bendera merah putih, kami ingin mengingatkan seluruh warga agar selalu menjaga semangat persatuan dan kemerdekaan,” Ujar Mayor Arm Bambang Wardiyanto dengan penuh semangat.

Camat Matausu Rimbu, SP saat menjadi Irup Pembukaan Porseni Kecamatan Matausu
Camat Matausu Rimbu, SP saat menjadi Irup Pembukaan Porseni Kecamatan Matausu

Camat Matausu, Rimbu SP, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Melalui Porseni, kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga membangun rasa sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan warga. Semoga semangat ini terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan pembukaan yang berlangsung sukses dan penuh warna, Porseni HUT RI ke-80 di Kecamatan Matausu diharapkan menjadi ajang prestasi sekaligus perekat persatuan. Bukan hanya kemenangan yang dikejar, tetapi juga persahabatan, kebersamaan, dan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia. (Pendim)




Semarak HUT RI ke-80, Kodim Bombana Bagikan Bendera kepada Pengguna Jalan

Bombana, Sultranet.com – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Kodim 1431/Bombana menggelar aksi pembagian bendera merah putih kepada pengguna jalan yang melintas di depan Makodim, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu cara TNI mengajak masyarakat memeriahkan bulan kemerdekaan.

Prajurit TNI bersama anggota Persit Kartika Chandra Kirana membagikan bendera dengan penuh semangat, senyum ramah, sembari memberikan imbauan kepada warga untuk mengibarkan bendera hingga 31 Agustus 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Mayor Arm Bambang Wardiyanto (Kasdim 1431/Bombana), Kapten Inf Mustapa (Pasi Pers), Kapten Cba Heri Iswanto (Pasi Log), personel Kodim 1431/Bombana, serta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim Bombana. Kehadiran mereka menambah meriah suasana pembagian bendera di jalan raya.

Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menegaskan bahwa pembagian bendera merupakan bentuk sosialisasi langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin mengajak warga agar turut serta memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera merah putih di rumah maupun kendaraan masing-masing,” ujarnya.

Mengusung tema Semangat Kemerdekaan, kegiatan ini tidak sekadar membagikan bendera, tetapi juga menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.

“Bulan Agustus adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dengan membagikan bendera, kami ingin mengingatkan seluruh warga agar selalu menjaga semangat persatuan dan kemerdekaan,” kata Mayor Arm Bambang Wardiyanto.

Suasana di depan Makodim menjadi lebih semarak ketika para pengendara menerima bendera langsung dari prajurit dan Ibu-ibu Persit, Beberapa warga mengaku bangga sekaligus terharu karena merasa dihargai dan diajak secara langsung untuk berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan.

Dengan kegiatan ini, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan terus hidup dalam hati setiap warga negara. Kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil pengorbanan dan perjuangan tanpa pamrih para pejuang bangsa, warisan yang wajib dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia. (By Pendim)




Dandim Bombana Berjibaku Bersama Prajurit, Laksanakan Penyaluran Beras SPHP di Kepulauan Masaloka

Bombana, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana melalui Koramil 1431-01/Rumbia menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya, Kabupaten Bombana, Sabtu, (09/08/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., yang bersama prajurit terjun membagikan beras SPHP kepada masyarakat setempat.

Total beras yang disalurkan mencapai 1.332 karung kemasan 5 kilogram, atau setara dengan 6.660 kilogram. Agar penyaluran merata, setiap kepala keluarga hanya mendapatkan jatah 10 kilogram.

Ratusan warga dari lima desa di Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya tampak antusias menghadiri kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan. Meskipun akses menuju lokasi tidak mudah, warga tetap berbondong-bondong hadir.

Letkol Inf Andi Irfandi menjelaskan, pemilihan lokasi ini dilakukan untuk memastikan bantuan menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

“Kami sengaja memilih Kecamatan Kepulauan Masaloka karena aksesnya lumayan sulit dijangkau. Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau,” ungkapnya.

Dandim menegaskan, GPM ini merupakan hasil kerja sama antara TNI, khususnya Kodim 1431/Bombana, dengan Perum Bulog Cabang Bombana. Program ini mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh wilayah.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan, dan kegiatan ini akan terus dilakukan hingga akhir tahun,” tambahnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, yang turut memimpin penyaluran, menyebut pembatasan jumlah pembelian menjadi strategi tepat agar lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Hal ini dilakukan agar penerima beras lebih merata, sehingga seluruh masyarakat Kepulauan Masaloka yang hadir bisa mendapatkan kebagian,” jelasnya.

Camat Kepulauan Masaloka Raya, Aludin, S.H., mengapresiasi langkah TNI dan Bulog yang telah hadir membantu warganya.

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran mereka meringankan beban warga di tengah naiknya harga pangan,” ujarnya.

Kepala Desa Masaloka Barat, Yusmin, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengatakan, GPM ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi nelayan yang tengah menghadapi tekanan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, Kodim 1431/Bombana berharap semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat dapat terus terjaga, sekaligus memastikan tidak ada warga yang terpinggirkan dari akses kebutuhan pokok di wilayah kepulauan. (SBU)




Kerjasama dengan Bulog, Kodim 1431/Bombana Salurkan Beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah

BOMBANA, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana bekerjasama dengan Perum Bulog Cabang Bombana menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), yang digelar di Aula Serba Guna Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Jum’at, (08/08/2025)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasdim 1431/Bombana, Mayor Inf Bambang Wardiyanto, yang meninjau jalannya penyaluran beras murah kepada masyarakat.

“Program ini merupakan kerja sama antara TNI, khususnya Kodim Bombana, dengan Perum Bulog. Ini bagian dari upaya pemerintah menyediakan bahan pangan yang terjangkau di tengah lonjakan harga,” ujarnya.

Perwira Seksi (Pasi) Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistanto, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan, serta memastikan akses masyarakat terhadap bahan pokok.

“Kami ingin membantu masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, terutama beras, dengan harga yang ramah di kantong,” katanya.

Sebanyak 1.750 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram habis terjual dalam kegiatan tersebut. Demi pemerataan, setiap kepala keluarga hanya diperkenankan membeli maksimal 10 kilogram. Langkah ini diambil agar lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program ini.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti penjualan beras murah tersebut. Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi kegiatan untuk dapat membeli beras tersebut. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan adanya program ini di tengah harga beras yang terus merangkak naik.

Dikonfirmasi terpisah, Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyampaikan bahwa TNI akan terus hadir dan bersinergi membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang meringankan beban masyarakat, terutama di sektor kebutuhan pokok. Ini adalah wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat,” tegasnya.

Melalui sinergi antara TNI dan Bulog ini, program Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menekan gejolak harga di pasaran sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal, khususnya di wilayah Kabupaten Bombana.




Sambut HUT RI, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Kompak Bersihkan Drainase di Desa Lombakasih

Bombana, Sultranet.com — Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat terlihat nyata dalam kerja bakti membersihkan drainase di Desa Lombakasih, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (8/8).

Kegiatan ini melibatkan Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Abdul Syukur, Sertu La Ode Masrun, dan Serda Harianto, bersama personel Polsek Lantari Jaya dan aparat kecamatan. Mereka bersama puluhan warga bergotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat sampah dan endapan tanah.

Camat Lantari Jaya, Amsal, SKM, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pihak. “Ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi cerminan kepedulian dan kebersamaan. Semoga bisa menjadi contoh bagi desa lainnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Lantari Jaya, Ipda Prasetyo Ninto, SH, Cpm, menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat. “Menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari upaya menciptakan wilayah yang sehat dan aman,” katanya.

Babinsa Sertu Abdul Syukur menambahkan, kegiatan ini juga bagian dari pembinaan teritorial TNI. “Kami hadir untuk dekat dengan masyarakat. Gotong royong adalah kekuatan bangsa yang harus dijaga,” tegasnya.

Kerja bakti ini memperlihatkan semangat kolaboratif lintas sektor di Kecamatan Lantari Jaya, sekaligus menjadi simbol kuat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. (SBU)




Faried Arasy Ahmadinejad Arham, Lolos Program Persiapan Kuliah ke Luar Negeri

Kendari, sultranet.com – Faried Arasy Ahmadinejad Arham, siswa MAN Insan Cendekia (IC) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil lolos dalam Program Madrasah Goes Abroad 2025, sebuah program strategis dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang mempersiapkan siswa madrasah unggulan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri.

Faried menjadi satu dari 100 siswa madrasah se-Indonesia yang dinyatakan lulus seleksi nasional. Ia juga menjadi satu dari dua siswa asal Sulawesi Tenggara yang lolos, dan satu-satunya putra daerah Bombana yang berhasil menembus program bergengsi ini.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program ini. Ini adalah mimpi yang menjadi nyata,” ujar Faried

Faried merupakan Remaja yang lahir pada 7 Agustus 2008, kini berusia 17 tahun, dan merupakan putra dari pasangan Muh. Arham dan Sutinawaty.

Faried menegaskan dirinya siap mengikuti seluruh tahapan pelatihan dan pembinaan demi bisa mewujudkan cita-citanya kuliah di luar negeri. “Ini bukan akhir, tapi awal perjalanan. Saya ingin membuktikan bahwa anak daerah pun bisa bersaing dan berprestasi,” katanya.

Program Madrasah Goes Abroad merupakan inisiatif dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Melalui program ini, para siswa akan mengikuti pelatihan intensif selama dua minggu atau 360 jam pelajaran. Setelah itu, mereka akan dibagi ke dalam kelompok sesuai tujuan negara studi seperti Amerika, Australia, Asia, dan Timur Tengah.

Dalam kelompok tersebut, para siswa akan mendapatkan bimbingan dari para instruktur berpengalaman untuk membantu memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan. LoA adalah surat resmi yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima dalam program studi di universitas luar negeri.

Kelulusan Faried tercantum dalam Surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: B-125/Dt.I.I/HM.01/08/2025 tertanggal 4 Agustus 2025, yang ditandatangani Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, Nyayu Khodijah. Dalam surat tersebut, MAN IC Kota Kendari meloloskan dua siswa untuk mengikuti program tersebut.

“Program ini bukan hanya tentang belajar ke luar negeri, tetapi juga tentang membuka cakrawala berpikir, memperluas jaringan internasional, dan membuktikan bahwa siswa madrasah punya daya saing global,” ujar Nyayu Khodijah dalam keterangannya. (IS)




Sejumlah Reklamasi di Wakatobi Diduga Tidak Kantongi Izin, Terancam Sanksi Berat

Wakatobi, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Wakatobi mewanti-wanti masyarakat agar tidak melakukan reklamasi di pesisir laut tanpa izin resmi. Peringatan ini mencuat setelah ditemukan beberapa titik reklamasi baru yang diduga dilakukan secara ilegal oleh warga setempat.

Hasil penelusuran media ini menemukan sedikitnya tiga titik reklamasi yang tengah dikerjakan. Satu titik berada di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, sementara dua lainnya di wilayah Kecamatan Wangi-Wangi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, timbunan batu dan material lainnya tampak masih baru, menjulur ke arah laut dan diduga telah merusak ekosistem pesisir.

Kepala Bidang Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wakatobi, Arizal, mengatakan bahwa pihaknya telah menyurati instansi yang memiliki kewenangan untuk menindak reklamasi ilegal tersebut.

“Kami sudah laporkan ke PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan), dengan tembusan ke BSPL Makassar wilayah Kendari dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi untuk turun langsung meninjau lokasi reklamasi, karena itu adalah wilayah kerja mereka,” ujarnya.

Arizal menjelaskan bahwa pihaknya hanya bertugas melakukan pemantauan dan pendokumentasian aktivitas reklamasi, untuk kemudian dilaporkan ke instansi teknis yang berwenang melakukan penindakan.

“Kami tidak memiliki kewenangan untuk menegur secara langsung. Tugas kami sebatas mendata dan menyampaikan informasi ke pihak terkait,” tambahnya.

Sebagai informasi, reklamasi tanpa izin melanggar sejumlah regulasi nasional. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 jo. UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, pelaku reklamasi ilegal dapat dikenai pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.

Selain itu, jika reklamasi menyebabkan kerusakan lingkungan, pelaku juga dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana tambahan hingga 3 tahun penjara dan denda maksimal Rp3 miliar.




Fatmawati Kasim Marewa Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi Bombana

Kendari, sultranet.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kabupaten Bombana oleh Bunda PAUD dan Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Tenggara, Ibu Arinta Nila Hapsari. Prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh makna itu digelar di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat (25/7/2025).

Pengukuhan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan serentak Bunda PAUD dan Bunda Literasi se-Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, Ibu Arinta Nila Hapsari juga telah dikukuhkan oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Tenggara. Agenda ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk mendukung Gerakan Nasional Literasi dan meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah.

Acara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sultra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi, para bupati dan wali kota se-Sultra, serta Ketua TP PKK kabupaten/kota. Suasana berlangsung meriah, namun tetap sarat pesan mendalam tentang pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam membentuk generasi masa depan.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat untuk memajukan pendidikan dan literasi. “Pendidikan anak usia dini dan literasi adalah pondasi utama untuk menciptakan generasi unggul. Peran Bunda PAUD dan Bunda Literasi di tiap daerah harus menjadi garda terdepan dalam memperkuat ketahanan intelektual anak-anak kita,” ujarnya.

Usai dikukuhkan, Hj. Fatmawati menyampaikan rasa syukur dan tekadnya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. “Sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi, saya bertekad untuk hadir di tengah masyarakat, menjangkau setiap desa dan pelosok, membawa semangat membaca, bermain sambil belajar, serta memastikan anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak, menyenangkan, dan bermutu sejak usia dini,” kata Fatmawati.

Ia menegaskan bahwa langkah awal yang akan ditempuh adalah menginisiasi Gerakan Literasi Keluarga, mendorong PAUD ramah anak dan inklusif, serta membangun kerja sama dengan dinas terkait, komunitas, dan lembaga pendidikan. Targetnya, akses dan kualitas layanan PAUD di Bombana meningkat, sekaligus menumbuhkan budaya literasi yang merata hingga pelosok desa.

Selain itu, Fatmawati juga berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan literasi berbasis keluarga, mendorong keterlibatan orang tua, serta memperkuat peran guru PAUD sebagai pendidik pertama yang membentuk karakter anak. Menurutnya, membangun generasi yang cerdas tidak hanya tugas sekolah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Momentum ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Kabupaten Bombana dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Dengan pendekatan holistik yang menggabungkan pendidikan, literasi, dan pembinaan karakter, diharapkan pembangunan sumber daya manusia di Bombana semakin kuat dan berkelanjutan.




Dandim 1431/Bombana Jalin Silaturahmi dengan SPPI Batch 3, Dukung Program MBG dan Dapur Sehat

Bombana, Sultranet.com – Komandan Kodim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., menggelar pertemuan silaturahmi dengan para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 yang berasal dari Kabupaten Bombana. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Jum’at (25/7/2025).

Silaturahmi ini bertujuan mempererat hubungan antara TNI dengan para generasi muda intelektual yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Bombana.

“Selamat datang di Makodim 1431/Bombana. Saya harap kehadiran kalian bisa menjadi katalisator positif dalam mendukung program-program pembangunan nasional di daerah,” kata Dandim Letkol Inf Andi Irfandi saat membuka pertemuan.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan SPPI sangat erat kaitannya dengan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden RI melalui Asta Cita. Salah satunya adalah program Masyarakat Bergizi (MBG) yang saat ini digulirkan oleh Kementerian Pertahanan.

“Program MBG ini sangat mulia. Kita harus dukung bersama, dan adik-adik SPPI saya harapkan bisa membantu Kodim dalam sosialisasi program ini, termasuk Dapur Sehat di masyarakat,” ujar Dandim.

Dalam arahannya, Dandim juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan kedisiplinan yang telah mereka terima selama Pendidikan dan pelatihan. Ia meminta agar nilai-nilai itu tetap terjaga dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Tak hanya itu, Dandim memberikan penekanan khusus terkait tata kelola kerja sama antara sekolah dan mitra program MBG. Ia mengingatkan agar seluruh kepala sekolah di wilayah Bombana tidak menandatangani MoU dengan pihak manapun yang mengatasnamakan programi tersebut.

“Penandatanganan MoU hanya boleh dilakukan oleh Kepala SPPG sebagai perwakilan resmi dari BGN di daerah. Jadi, mohon jangan sembarangan menandatangani surat kerja sama,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar para SPPI berhati-hati dalam memberikan data peserta didik, terutama kepada oknum yang mengaku sebagai mitra yayasan atau BGN. Segala bentuk permintaan data sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada koordinator wilayah.

“Jika ada pihak yang datang meminta data, pastikan dulu apakah mereka betul-betul mitra resmi. Laporkan dan koordinasikan dengan Korwil sebelum memberikan informasi,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa mitra yang sudah masuk tahap survei lapangan adalah mitra sah dan berhak mendapatkan data penerima manfaat. Untuk itu, Dandim berharap SPPI bisa segera melakukan validasi data di wilayah tugas masing-masing.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPI Bombana, Santi Siska Pratama, memaparkan rencana kegiatan SPPI Batch 3 di Kabupaten Bombana. Ia menjelaskan bahwa para SPPI akan menjalankan tugas baik di dapur sehat maupun di lapangan.

“Kami diarahkan untuk magang di dapur dan juga melakukan pendataan terhadap penerima manfaat. Selain Mendata Jumlah siswa, kami juga mendata ibu hamil, ibu menyusui, balita, bahkan hingga ke pondok pesantren,” ujar Santi.

Ia juga menyampaikan permintaan dukungan dari Kodim agar para Babinsa bisa mendampingi tim SPPI saat turun ke lapangan. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran pendataan dan keamanan kegiatan.

“Kami berharap bisa mendapatkan pendampingan dari Babinsa saat melaksanakan tugas di desa. Pendataan ini sangat penting untuk memetakan sasaran program secara akurat,” tambahnya.

Santi mengungkapkan bahwa sejauh ini baru tiga lokasi di Kabupaten Bombana yang telah mendapatkan survei lapangan. Ia berharap wilayah lain segera menyusul dalam waktu dekat.

“Kami siap menjalankan tugas sebaik mungkin dan berharap sinergi ini terus berjalan agar program-program pemerintah pusat bisa berjalan optimal hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi antara unsur TNI dan SPPI dalam mendukung program strategis nasional yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat bawah, khususnya terkait gizi dan kesehatan. (Pen)




Dandim 1431/Bombana Bersama Perum Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras serta SPHP

Bombana, Sultranet.com – Wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kodim 1431/Bombana. Bekerja sama dengan Perum Bulog, Kodim menyalurkan bantuan beras sekaligus mendukung program nasional Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Kamis (24/07/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Aula Serbaguna Makodim Bombana dan diselaraskan dengan video conference bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan kemanusiaan TNI dalam membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Kegiatan ini tidak hanya tentang menyalurkan beras. Ini tentang menjaga daya beli masyarakat dan memastikan semua warga, terutama yang kurang mampu, tetap bisa makan layak dan sehat,” ujar Letkol Andi Irfandi dengan penuh empati di hadapan para undangan dan penerima bantuan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Pj. Sekda Bombana Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K., Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H., S.I.K., M.I.K., perwakilan Kejari Bombana Vincen Simanjuntak, S.Hut., serta Pimpinan Cabang Perum Bulog Bombana Aang Fahri Hajad, S.E. Kehadiran Kasdim Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Para Perwira Staf, Danramil, Babinsa, dan staf Kodim menambah kesan kuat bahwa program ini benar-benar melibatkan seluruh unsur pemerintahan.

Menurut Kabulog Bombana Aang Fahri Hajad, hingga tanggal 24 Juli 2025, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 145.960 kilogram beras kepada 7.298 penerima bantuan di Bombana. Setiap warga menerima 20 kilogram beras sebagai bagian dari program SPHP yang bertujuan menjaga ketersediaan pangan dan harga tetap stabil.

“Ini bukan hanya distribusi logistik, tetapi bentuk kehadiran negara melalui Bulog dan TNI di tengah-tengah masyarakat. Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran dan tepat waktu,” jelas Aang Fahri dengan penuh semangat.

Pada kesempatan itu, 56 warga secara simbolis menerima langsung bantuan beras dari Dandim dan Kabulog. Proses penyerahan berlangsung tertib, hangat, dan disaksikan oleh unsur Forkopimda serta para Babinsa yang selama ini aktif mendampingi masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Salah seorang penerima bantuan, Ibu Rukiah (47), warga Kecamatan Rarowatu Utara, menyampaikan rasa syukur dan harunya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada TNI dan Bulog. Semoga kegiatan seperti ini terus ada dan makin banyak warga yang terbantu,” ujarnya.

Program SPHP dan penyaluran bantuan beras ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan lembaga pemerintah mampu memberikan dampak positif dan langsung dirasakan masyarakat. Harapannya, program ini terus digulirkan secara berkala guna memperkuat ketahanan pangan dan menumbuhkan rasa semangat di tengah tantangan ekonomi saat ini. (Pen)