Gelar Syukuran HUT RI KE 80, Kodim Bombana serahkan Hadiah Pemenang Lomba

Bombana, Sultranet.com – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan terasa di Aula Serbaguna Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, saat Kodim 1431/Bombana menggelar syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Selasa, (19/08/2025). Acara tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba tujuhbelasan yang sebelumnya digelar Kodim Bombana.

Acara syukuran ini dihadiri jajaran perwira, personel TNI, hingga Persit KCK Cabang LXIV Dim Bombana. Hadir pula Ketua Persit KCK Cabang LXIV Dim Bombana, Ny. Rafika Andi Irfandi, Kapten Inf Mustapa (Pasi Pers Kodim 1431/Bombana), Kapten Cba Heri Iswanto (Pasi Log Kodim 1431/Bombana), Kapten Inf Syafaruddin (Danramil 1431-01/Rumbia), serta para pengurus dan anggota Persit.

Dandim 1431/Bombana yang diwakil Kasdim 1431/Bombana, Mayor Arm Bambang Wardiyanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memaknai peringatan HUT RI sebagai momentum untuk terus menyalakan semangat perjuangan.

“Kita berkumpul di tempat ini dalam acara syukuran memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80. Semangat kemerdekaan yang berkobar di dada para pahlawan, semoga terus menyala dalam setiap langkah kita membangun bangsa,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan. Menurutnya, perlombaan tujuhbelasan bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga wahana memperkuat persaudaraan serta menumbuhkan jiwa juang generasi penerus.

“Terima kasih kepada panitia dan peserta lomba. Semangat kalian adalah cermin dari tekad bangsa untuk terus maju,” tambahnya.

Momen yang paling ditunggu-tunggu adalah penyerahan hadiah bagi pemenang lomba. Para peserta yang meraih juara tampak bahagia menerima apresiasi tersebut. Mayor Bambang menegaskan, kemenangan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk meraih prestasi yang lebih besar.

“Kemenangan ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari tantangan yang lebih besar untuk terus berprestasi demi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Mayor Bambang juga memberi semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara. “Kepada para pemenang, saya ucapkan selamat. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ingatlah, kegagalan adalah awal dari keberhasilan,” katanya penuh motivasi.

Acara ditutup dengan doa bersama, meneguhkan harapan agar semangat kemerdekaan tetap menyala di setiap langkah. Kodim 1431/Bombana berharap momentum ini dapat menjadi inspirasi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara. (Pendim)




Gunakan Material Ilegal, Proyek 3,2 Miliar di Pengadilan Agama Wangi-wangi Terindikasi Sarat Korupsi

Wakatobi, sultranet.com | Larangan tambang ilegal terus digaungkan pemerintah. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih ada pihak yang bermain-main dengan aturan. Salah satunya terindikasi dalam proyek pembangunan sarana lingkungan Kantor Pengadilan Agama Wangi-wangi yang dikerjakan oleh CV Pelangi.

Hasil penelusuran media ini menemukan, material galian bebatuan yang dipakai dalam proyek tersebut kuat diduga berasal dari tambang ilegal yang beroperasi di sejumlah titik di Wangi-wangi. Dugaan itu semakin menguat setelah pelaksana kontraktor sendiri mengaku tidak tahu asal-usul material yang dipakai.

“Kami juga tidak tahu, jadi kami hanya menerima dari konsultan pengawas,”ujar Didin, pelaksana kontraktor, Senin (11/11/25).

Pernyataan serupa juga dilontarkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pengadilan Agama Wangi-wangi. Ia menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR sebelum proyek berjalan.

“Kalau di RAB-nya itu menggunakan tanah uruk,” ungkapnya.

Pernyataan yang saling lempar tanggung jawab ini justru menimbulkan kecurigaan publik. Sebab, jika material yang digunakan benar berasal dari tambang ilegal, maka kontraktor terindikasi telah membeli material yang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Material ilegal umumnya dibeli dengan harga lebih murah, sehingga membuka peluang adanya penyimpangan anggaran bahkan korupsi.

Secara hukum, penggunaan material tersebut juga berpotensi menjerat banyak pihak:

Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman hukuman penjara hingga 4 tahun.

Lebih jauh, hasil penelusuran media mendapati bahwa pemasok material galian ilegal untuk proyek ini diduga seorang pegawai bank Himbara yang bertugas di Wakatobi.

Tak berhenti di situ, proyek bernilai Rp3,2 miliar ini juga disorot karena penggunaan paving block yang diduga tidak memiliki legalitas resmi. Sejumlah aktivis lokal kini mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan, mengingat kasus ini tidak hanya menyangkut pelanggaran administrasi, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara.




Kodim Bombana Ajak Masyarakat Hukaea Gelar Doa Bersama, Sambut HUT RI ke-80

Bombana, Sultranet.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kodim 1431/Bombana menggelar kegiatan Doa Syukur bersama masyarakat di Masjid At-Tasdiq, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Jumat (15/8). Acara ini menjadi momentum spiritual yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan bangsa.

Kegiatan doa bersama ini dipimpin langsung oleh Mayor Arm Bambang Wardiyanto selaku Kasdim 1431/Bombana dan dihadiri Puluhan Orang yang terdiri dari personel Kodim, Koramil 1431-01/Rumbia, Koramil 1431-03/Poleang, serta masyarakat jamaah Masjid At-Tasdiq. Dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, kegiatan ini membawa nuansa khidmat dan penuh kebersamaan.

“Doa bersama ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang dan refleksi atas nikmat kemerdekaan yang telah diberikan Tuhan kepada bangsa ini,” ujar Mayor Bambang Wardiyanto dalam sambutannya.

Sejumlah pejabat TNI turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kapten Inf Mustapa (Pasi Pers Dim 1431/Bombana), Kapten Cba Heri Iswanto (Pasi Log), dan Kapten Inf Sulistianto (Pasi Ter). Doa bersama juga dipimpin oleh Imam Masjid At-Tasdiq, Ustadz Zaenal, serta Peltu Sailan.

“Momentum seperti ini harus terus dijaga. Kami berharap masyarakat semakin terlibat dalam kegiatan yang menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan,” ungkap Kapten Inf Mustapa usai acara.

Kegiatan Doa Syukur ini menjadi bentuk sinergi antara aparat TNI dan masyarakat, yang tidak hanya menjaga keamanan wilayah tetapi juga mempererat hubungan spiritual dan sosial demi Indonesia yang lebih baik.




Meriahkan Semarak HUT Kemerdekaan RI, Tim Sepak Takraw Koramil Kabaena Melaju ke Final

Bombana, Sultranet.com– Semangat kemerdekaan mewarnai Lapangan Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Rabu (13/8/2025). Tim Sepak Takraw Koramil 1431-02/Kabaena tampil gemilang pada pertandingan tingkat kecamatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80. Menghadapi Tiem Takraw Desa Batuawu, tim asuhan Danramil Kabaena Kapten Inf Effendi ini berhasil menang telak dengan skor 3-0.

Skuad takraw Koramil Kabaena yang diperkuat Serda Darlan, Serda Muhaji, dan Kopda Rafiudin menunjukkan permainan solid sejak set pertama. Serangan cepat dan pertahanan rapat membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Kemenangan ini memastikan mereka melaju ke babak final yang akan digelar Kamis (14/8/2025) melawan Tim Takraw Desa Langkema. Laga puncak tersebut diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim dikenal sama-sama tangguh.

Dok: Danramil 1431-02/Kabaena Kapten Inf Efendi bersama Forkopimcan menyaksikan Pertandingan Porseni tingkat Kecamatan Kabaena Selatan

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Effendi, menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan para pemain. “Alhamdullah Tiem kami pagi ini bermain Solid dan dengan penuh semangat serta sportivitas. Kemenangan ini adalah hasil kerja sama tim yang baik,” ujarnya usai pertandingan.

Pertandingan semifinal ini turut disaksikan oleh Camat Kabaena Selatan Drs. Syamsul Hidayat, MM, para kepala desa se-Kecamatan Kabaena Selatan, dan ratusan warga yang memadati lapangan. Sorak-sorai penonton semakin menambah meriah suasana, menciptakan momen kebersamaan di tengah perayaan kemerdekaan.

Pertandingan Tim Takraw Koramil Kabaena melawan Tim Takraw Desa Batuawu
Pertandingan Tim Takraw Koramil Kabaena melawan Tim Takraw Desa Batuawu

Camat Kabaena Selatan, Drs. Syamsul Hidayat, MM, turut memberikan apresiasi atas kemeriahan pertandingan Porseni ini.

“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mempererat persatuan warga. Selain menjadi hiburan, juga menumbuhkan semangat juang dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Bagi masyarakat Kabaena Selatan, pertandingan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan membangkitkan semangat kebangsaan.

Kemenangan Koramil Kabaena diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga, sekaligus menjaga nilai-nilai sportivitas dan persatuan. (By Pendim)




Kasdim Bombana Hadiri Pembukaan Porseni Kecamatan Matausu dan Serahkan Bendera Merah Putih pada Warga

Bombana, Sultranet.com – Semangat kemerdekaan begitu terasa di Lapangan Sepak Bola Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu (10/8). Ratusan warga memadati arena untuk mengikuti devile dan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, yang dibuka langsung oleh Camat Matausu, Rimbu SP, dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Turut hadir memberikan dukungan, Mayor Arm Bambang Wardiyanto selaku Kasdim 1431/Bombana, para Kepala Desa se-Kecamatan Matausu, Kepala Sekolah se-Kecamatan Matausu, Babinsa Serda Nasution, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan dari Kodim 1431/Bombana. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya kebersamaan dalam merayakan hari bersejarah ini.

Rangkaian acara dibuka dengan devile meriah yang menampilkan perwakilan sekolah, tokoh adat, aparat desa, dan komunitas warga. Kostum tradisional berwarna-warni, seragam khas instansi, hingga atribut olahraga terlihat mewarnai langkah peserta. Sorak-sorai penonton menambah semarak suasana, membuat lapangan seperti lautan kegembiraan.

Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto bersama tamu undangan pada saat pembukaan Porseni Tingkat Kecamatan Matausu.
Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto bersama tamu undangan pada saat pembukaan Porseni Tingkat Kecamatan Matausu.

Porseni tahun ini menawarkan beragam cabang olahraga dan seni yang akan dipertandingkan. Mulai dari sepak bola, bola voli, sepak takraw, dan badminton, hingga lomba tari dan musik tradisional. Seluruh kegiatan dirancang tidak hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga untuk menggali potensi lokal, melestarikan budaya, serta menguatkan rasa persaudaraan di antara warga.

Momen istimewa terjadi ketika Mayor Arm Bambang Wardiyanto menyerahkan secara simbolis bendera merah putih kepada perwakilan masyarakat se-Kecamatan Matausu. Penyerahan ini menjadi simbol semangat kemerdekaan yang harus dijaga, dipelihara, dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

“Bulan ini adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dengan membagikan bendera merah putih, kami ingin mengingatkan seluruh warga agar selalu menjaga semangat persatuan dan kemerdekaan,” Ujar Mayor Arm Bambang Wardiyanto dengan penuh semangat.

Camat Matausu Rimbu, SP saat menjadi Irup Pembukaan Porseni Kecamatan Matausu
Camat Matausu Rimbu, SP saat menjadi Irup Pembukaan Porseni Kecamatan Matausu

Camat Matausu, Rimbu SP, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Melalui Porseni, kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga membangun rasa sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan warga. Semoga semangat ini terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan pembukaan yang berlangsung sukses dan penuh warna, Porseni HUT RI ke-80 di Kecamatan Matausu diharapkan menjadi ajang prestasi sekaligus perekat persatuan. Bukan hanya kemenangan yang dikejar, tetapi juga persahabatan, kebersamaan, dan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia. (Pendim)




Semarak HUT RI ke-80, Kodim Bombana Bagikan Bendera kepada Pengguna Jalan

Bombana, Sultranet.com – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Kodim 1431/Bombana menggelar aksi pembagian bendera merah putih kepada pengguna jalan yang melintas di depan Makodim, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu cara TNI mengajak masyarakat memeriahkan bulan kemerdekaan.

Prajurit TNI bersama anggota Persit Kartika Chandra Kirana membagikan bendera dengan penuh semangat, senyum ramah, sembari memberikan imbauan kepada warga untuk mengibarkan bendera hingga 31 Agustus 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Mayor Arm Bambang Wardiyanto (Kasdim 1431/Bombana), Kapten Inf Mustapa (Pasi Pers), Kapten Cba Heri Iswanto (Pasi Log), personel Kodim 1431/Bombana, serta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim Bombana. Kehadiran mereka menambah meriah suasana pembagian bendera di jalan raya.

Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menegaskan bahwa pembagian bendera merupakan bentuk sosialisasi langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin mengajak warga agar turut serta memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera merah putih di rumah maupun kendaraan masing-masing,” ujarnya.

Mengusung tema Semangat Kemerdekaan, kegiatan ini tidak sekadar membagikan bendera, tetapi juga menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.

“Bulan Agustus adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dengan membagikan bendera, kami ingin mengingatkan seluruh warga agar selalu menjaga semangat persatuan dan kemerdekaan,” kata Mayor Arm Bambang Wardiyanto.

Suasana di depan Makodim menjadi lebih semarak ketika para pengendara menerima bendera langsung dari prajurit dan Ibu-ibu Persit, Beberapa warga mengaku bangga sekaligus terharu karena merasa dihargai dan diajak secara langsung untuk berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan.

Dengan kegiatan ini, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan terus hidup dalam hati setiap warga negara. Kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil pengorbanan dan perjuangan tanpa pamrih para pejuang bangsa, warisan yang wajib dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia. (By Pendim)




Dandim Bombana Berjibaku Bersama Prajurit, Laksanakan Penyaluran Beras SPHP di Kepulauan Masaloka

Bombana, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana melalui Koramil 1431-01/Rumbia menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya, Kabupaten Bombana, Sabtu, (09/08/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., yang bersama prajurit terjun membagikan beras SPHP kepada masyarakat setempat.

Total beras yang disalurkan mencapai 1.332 karung kemasan 5 kilogram, atau setara dengan 6.660 kilogram. Agar penyaluran merata, setiap kepala keluarga hanya mendapatkan jatah 10 kilogram.

Ratusan warga dari lima desa di Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya tampak antusias menghadiri kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan. Meskipun akses menuju lokasi tidak mudah, warga tetap berbondong-bondong hadir.

Letkol Inf Andi Irfandi menjelaskan, pemilihan lokasi ini dilakukan untuk memastikan bantuan menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

“Kami sengaja memilih Kecamatan Kepulauan Masaloka karena aksesnya lumayan sulit dijangkau. Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau,” ungkapnya.

Dandim menegaskan, GPM ini merupakan hasil kerja sama antara TNI, khususnya Kodim 1431/Bombana, dengan Perum Bulog Cabang Bombana. Program ini mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh wilayah.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan, dan kegiatan ini akan terus dilakukan hingga akhir tahun,” tambahnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, yang turut memimpin penyaluran, menyebut pembatasan jumlah pembelian menjadi strategi tepat agar lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Hal ini dilakukan agar penerima beras lebih merata, sehingga seluruh masyarakat Kepulauan Masaloka yang hadir bisa mendapatkan kebagian,” jelasnya.

Camat Kepulauan Masaloka Raya, Aludin, S.H., mengapresiasi langkah TNI dan Bulog yang telah hadir membantu warganya.

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran mereka meringankan beban warga di tengah naiknya harga pangan,” ujarnya.

Kepala Desa Masaloka Barat, Yusmin, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengatakan, GPM ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi nelayan yang tengah menghadapi tekanan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, Kodim 1431/Bombana berharap semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat dapat terus terjaga, sekaligus memastikan tidak ada warga yang terpinggirkan dari akses kebutuhan pokok di wilayah kepulauan. (SBU)




Kerjasama dengan Bulog, Kodim 1431/Bombana Salurkan Beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah

BOMBANA, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana bekerjasama dengan Perum Bulog Cabang Bombana menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), yang digelar di Aula Serba Guna Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Jum’at, (08/08/2025)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasdim 1431/Bombana, Mayor Inf Bambang Wardiyanto, yang meninjau jalannya penyaluran beras murah kepada masyarakat.

“Program ini merupakan kerja sama antara TNI, khususnya Kodim Bombana, dengan Perum Bulog. Ini bagian dari upaya pemerintah menyediakan bahan pangan yang terjangkau di tengah lonjakan harga,” ujarnya.

Perwira Seksi (Pasi) Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistanto, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan, serta memastikan akses masyarakat terhadap bahan pokok.

“Kami ingin membantu masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, terutama beras, dengan harga yang ramah di kantong,” katanya.

Sebanyak 1.750 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram habis terjual dalam kegiatan tersebut. Demi pemerataan, setiap kepala keluarga hanya diperkenankan membeli maksimal 10 kilogram. Langkah ini diambil agar lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program ini.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti penjualan beras murah tersebut. Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi kegiatan untuk dapat membeli beras tersebut. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan adanya program ini di tengah harga beras yang terus merangkak naik.

Dikonfirmasi terpisah, Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyampaikan bahwa TNI akan terus hadir dan bersinergi membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang meringankan beban masyarakat, terutama di sektor kebutuhan pokok. Ini adalah wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat,” tegasnya.

Melalui sinergi antara TNI dan Bulog ini, program Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menekan gejolak harga di pasaran sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal, khususnya di wilayah Kabupaten Bombana.




Sambut HUT RI, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Kompak Bersihkan Drainase di Desa Lombakasih

Bombana, Sultranet.com — Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat terlihat nyata dalam kerja bakti membersihkan drainase di Desa Lombakasih, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (8/8).

Kegiatan ini melibatkan Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Abdul Syukur, Sertu La Ode Masrun, dan Serda Harianto, bersama personel Polsek Lantari Jaya dan aparat kecamatan. Mereka bersama puluhan warga bergotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat sampah dan endapan tanah.

Camat Lantari Jaya, Amsal, SKM, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pihak. “Ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi cerminan kepedulian dan kebersamaan. Semoga bisa menjadi contoh bagi desa lainnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Lantari Jaya, Ipda Prasetyo Ninto, SH, Cpm, menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat. “Menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari upaya menciptakan wilayah yang sehat dan aman,” katanya.

Babinsa Sertu Abdul Syukur menambahkan, kegiatan ini juga bagian dari pembinaan teritorial TNI. “Kami hadir untuk dekat dengan masyarakat. Gotong royong adalah kekuatan bangsa yang harus dijaga,” tegasnya.

Kerja bakti ini memperlihatkan semangat kolaboratif lintas sektor di Kecamatan Lantari Jaya, sekaligus menjadi simbol kuat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. (SBU)




Faried Arasy Ahmadinejad Arham, Lolos Program Persiapan Kuliah ke Luar Negeri

Kendari, sultranet.com – Faried Arasy Ahmadinejad Arham, siswa MAN Insan Cendekia (IC) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil lolos dalam Program Madrasah Goes Abroad 2025, sebuah program strategis dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang mempersiapkan siswa madrasah unggulan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri.

Faried menjadi satu dari 100 siswa madrasah se-Indonesia yang dinyatakan lulus seleksi nasional. Ia juga menjadi satu dari dua siswa asal Sulawesi Tenggara yang lolos, dan satu-satunya putra daerah Bombana yang berhasil menembus program bergengsi ini.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program ini. Ini adalah mimpi yang menjadi nyata,” ujar Faried

Faried merupakan Remaja yang lahir pada 7 Agustus 2008, kini berusia 17 tahun, dan merupakan putra dari pasangan Muh. Arham dan Sutinawaty.

Faried menegaskan dirinya siap mengikuti seluruh tahapan pelatihan dan pembinaan demi bisa mewujudkan cita-citanya kuliah di luar negeri. “Ini bukan akhir, tapi awal perjalanan. Saya ingin membuktikan bahwa anak daerah pun bisa bersaing dan berprestasi,” katanya.

Program Madrasah Goes Abroad merupakan inisiatif dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Melalui program ini, para siswa akan mengikuti pelatihan intensif selama dua minggu atau 360 jam pelajaran. Setelah itu, mereka akan dibagi ke dalam kelompok sesuai tujuan negara studi seperti Amerika, Australia, Asia, dan Timur Tengah.

Dalam kelompok tersebut, para siswa akan mendapatkan bimbingan dari para instruktur berpengalaman untuk membantu memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan. LoA adalah surat resmi yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima dalam program studi di universitas luar negeri.

Kelulusan Faried tercantum dalam Surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: B-125/Dt.I.I/HM.01/08/2025 tertanggal 4 Agustus 2025, yang ditandatangani Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, Nyayu Khodijah. Dalam surat tersebut, MAN IC Kota Kendari meloloskan dua siswa untuk mengikuti program tersebut.

“Program ini bukan hanya tentang belajar ke luar negeri, tetapi juga tentang membuka cakrawala berpikir, memperluas jaringan internasional, dan membuktikan bahwa siswa madrasah punya daya saing global,” ujar Nyayu Khodijah dalam keterangannya. (IS)