Pj. Bupati Kolut Tepis Isu Gabung Usulan DOB Provinsi Luwu Raya

Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr.Ir Sukanto  Toding, MSP,MA menepis isu ikut bergabungnya Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara untuk masuk sebagai daerah otonom yang mengusulkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya yang saat ini usulannya untuk mekar menjadi DOB baru pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan terkendala kurangnya syarat jumlah Kabupaten / Kota pengusul.

Dilansir dari palopopos.co.id, wacana bergabungnya Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka mencuat dalam perbincangan yang melibatkan Bupati Luwu, Plh Sekda Kolaka, Pj Bupati Kolaka Utara, Ketua DPRD Kolaka Utara dan Ketua BPW KKLR Sulsel pada Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL-78) dan Hari Jadi Luwu (HJL-756) di Stadion A. Hasan Opu To Hatta Malili, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (23/01/2024) lalu.

Saat itu, Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari yang kala itu duduk berdampingan dengan Pj Bupati Kolaka Utara Dr. Sukanto Toding dan Plh Sekretaris Daerah Kolaka Andi Makawaru, tiba- tiba memulai diskusi  saat Bupati Luwu Basmin Mattayang dan Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. Hasbi Syamsu Ali menyalami mereka.

”Bagaimana dengan perjuangan Provinsi Luwu? Kami dari Kolaka Utara dan Kolaka sangat mendukung terbentuknya Provinsi Tana Luwu sebagai Daerah Otonom Baru, salah satu jalan untuk mewujudkan Indonesia Emas itu adalah menjadikan Tana Luwu sebagai Provinsi Luwu Raya, dan kami siap bergabung,” ujar Buhari sebagaimana dikutip dari palopopos.co.id.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr.Ir Sukanto  Toding, MSP,MA menjelaskan bahwa pada saat diskusi tentang itu, semua pihak dalam kondisi informal, akrab dan salin guyon.

“Saat itu dalam suasana diskusi informal sebagai bagian wacana tidak kunjung lengkapnya persyaratan jumlah kabupaten berdirinya Provinsi Luwu Raya. Pernyataan itu langsung dijawab spontan pak Ketua DPRD (Buhari),” ujar Sukanto Toding, Rabu (24/1/2023).

Ia menegaskan, Kolaka Utara tidak mempertimbangkan bergabung dengan wilayah otonom baru. Ia juga menyoroti keterikatan pada undang-undang pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara yang membatasi kemungkinan penggabungan wilayah.

Ia menekankan bahwa wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya selalu berkaitan dengan penambahan kabupaten karna dari syarat minimal 5 kabupaten pengusul saat ini baru 4 kabupaten yang siap.

“Mereka saat ini sementara menggagas pembentukan Kabupaten Luwu Tengah,” bebernya.

Menurut undang-undang pembentukan Sulawesi Tenggara nomor 13 tahun 1964, yang telah diperbaharui dengan undang-undang nomor 7 tahun 2022, Kolaka Utara terikat pada batasan administratif dan fungsional yang ditetapkan untuk wilayah tersebut. Undang-undang tersebut mengakui wilayah Sulawesi Tenggara yang terdiri dari 17 Kabupaten dan Kota

“Penggabungan wilayah, seperti yang diperbincangkan secara santai dalam suatu acara, tidaklah mudah dilakukan mengingat keterikatan per wilayah pada undang-undang pembentukan Sulawesi Tenggara,” tandasnya.

Sumber : Kominfo Kolut




Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Pimpin Kerja Bakti Penanaman Pohon Pelindung di Desa Lengora Selatan

Bombana SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Serka Hamran mewakili Danramil 1431-02/Kabaena memimpin kegiatan kerja bakti penanaman pohon di sekitar areal sekolah SMAN 08 Bombana, Desa Lengora Selatan, Kec. Kabaena Tengah, Kab. Bombana. Kamis, 25/1/2024

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana terhadap lingkungan. Pasca-musim kemarau panjang, banyak tanaman yang mati akibat kekeringan. Upaya penghijauan dilakukan dengan menanam pohon Ketapang Kencana dan Trembesi, tidak hanya untuk mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai pohon pelindung.

Kerja bakti tersebut turut dihadiri oleh anggota Koramil 02 Kabaena, Kepala Desa Lengora Selatan, Arif Hidayat, beserta perangkat desa. Tak hanya itu, turut hadir juga Kepala Sekolah SMK 08 Bombana, Masroyan, S.Pd., M. Pd., siswa-siswi SMAN 08 Bombana, serta partisipasi masyarakat setempat.

Serka Hamran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk menjaga kelestarian alam, khususnya setelah musim kemarau yang melanda.

“Kami berharap, dengan penanaman pohon ini, lingkungan sekitar dapat pulih dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMK 08 Bombana, Masroyan, S.Pd., M. Pd., memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada Koramil 02/Kabaena dan seluruh pihak yang terlibat.

“Penghijauan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi proses belajar-mengajar di sekolah, dan berharap ada keberlanjutan kerja sama dengan Koramil ” ucapnya.

Dengan kerja bakti penanaman pohon ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi lingkungan sekitar sekolah, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Selain itu, kehadiran pohon pelindung diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dalam melindungi lingkungan dari dampak buruk cuaca ekstrem.




Dinsos Bombana Pantau Pelaksanaan P2K2,  Pastikan Keberhasilan PKH

Bombana, SultraNET.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bombana terus memantau pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) sebagai langkah krusial untuk memastikan keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH).

Acara P2K2, yang merupakan bagian integral dari PKH, bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, sehingga mampu melangkah keluar dari garis kemiskinan. Rabu 24 Januari 2024.

Pemantauan kali ini diadakan di Desa Lameong-Meong, Kecamatan Poleang Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Rehabilitasi Sosial dan Linjamsos, Andi Matahari, Penyuluh Sosial Dinsos, Koordinator PKH Bombana, pendamping PKH, dan perwakilan KPM.

Andi Matahari, Kabid Rehabilitasi Sosial dan Linjamsos, menjelaskan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) PKH menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PKH. SDM PKH harus memiliki kompetensi yang memadai, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang mendukung.

Mereka perlu memahami dengan baik aspek-aspek terkait PKH, berkomunikasi efektif dengan masyarakat, dan menunjukkan sikap empatik serta motivasi.

“SDM PKH merupakan ujung tombak keberhasilan program ini. Dengan usaha dan kerja keras SDM PKH, program ini akan berjalan dengan baik,” ungkap Andi Matahari.

Foto Kegiatan Pelaksanaan P2K2
Foto Kegiatan Pelaksanaan P2K2

Pada kesempatan itu, Andi Matahari juga menekankan bahwa peran SDM PKH bukan hanya dalam pengelolaan bantuan sosial (bansos) kepada KPM, tetapi juga dalam membangun pemahaman KPM melalui P2K2. Acara P2K2 merupakan kegiatan rutin yang wajib diikuti oleh KPM PKH.

P2K2 menjadi wadah pembelajaran terstruktur dengan modul-modul edukatif dari Kementerian Sosial, BKKBN, dan Kementerian Kesehatan. Materi-materi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan keluarga penerima manfaat PKH. P2K2 dilaksanakan secara rutin setiap bulan di kelompok-kelompok yang telah dibentuk.

Tujuan dari P2K2 adalah mempercepat perubahan perilaku KPM PKH dalam aspek seperti pengasuhan dan pendidikan anak, kesehatan dan gizi, pengelolaan keuangan, serta perlindungan anak dan kesejahteraan sosial.

Hal ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan kepada KPM untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan mampu merubah cara hidup, perilaku, dan pola pikir keluarga penerima manfaat PKH menjadi lebih baik.

“Kerjasama antara Dinsos Bombana dan KPM PKH melalui kegiatan P2K2 diharapkan terus menguatkan sinergi untuk mencapai tujuan PKH dalam memberikan dampak positif bagi keluarga penerima manfaat.” tandasnya (Kominfo)




Antisipasi Ancaman Siber Pada Pemilu 2024: Kesbangpol Bombana Ikuti Konsolidasi Satgas Pengamanan Siber

Kendari, SultraNET.com – Dalam upaya mengantisipasi potensi ancaman siber pada Pemilu 2024, Kesbangpol Kabupaten Bombana turut serta dalam kegiatan Konsolidasi Satgas Pengamanan Siber. Pada Rabu, 24 Januari 2024, pukul 08.00 Wita, Hotel Claro Kendari. Kegiatan diikuti staf Kesbangpol Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh dr. Sunandar, MM.Kes.

Kegiatan ini mengumpulkan sejumlah tokoh dan perwakilan penting, termasuk perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Nurul Sugiarti SE. M. M, ahli muda Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi Deputi 2.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes menegaskan komitmen untuk bersama-sama mengamankan dan menjaga integritas Pemilu Tahun 2024.

Nurul Sugiarti, mewakili Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi Deputi 2, memberikan sambutan mengenai peran krusial Satgas Pengamanan Siber dan Sandi dalam menghadapi Pemilu.

Sesi selanjutnya, Hardin SE. ME memberikan paparan materi mengenai kondisi politik dan sosial terkini di Sulawesi Tenggara menjelang Pemilu Serentak 2024, memberikan wawasan kepada peserta mengenai dinamika politik regional.

Aldino Dika Pratama S.Tr.Kom kemudian menyampaikan materi mengenai ancaman siber sosial yang mungkin dihadapi selama Pemilu 2024, menyoroti pentingnya perhatian terhadap kelancaran proses demokrasi.

Peserta diajak untuk berdiskusi, berbagi pandangan, pengalaman, dan strategi dalam menghadapi tantangan Pemilu 2024. Konsolidasi ini berlangsung hingga pukul 16.00 Wita, memberikan persiapan optimal dalam menghadapi pemilu yang mendatang. (Kominfo)




Dorong Pelayanan Terbaik, Pj. Bupati Kolut Resmikan 2 Kantor Baru

Kolaka Utara, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, meresmikan dua kantor baru yaitu Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) serta Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Kedua kantor ini tidak hanya dibangun dengan megah, tetapi juga menawarkan layanan terbaik bagi masyarakat. Rabu (24/1/2024)

PLT BPKSDM Kolaka Utara, Mawardi Hasan, ST, menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan memiliki kantor baru, menurutnya kantor ini bukan sekadar bangunan, tapi tempat di mana semua layanan kepegawaian dapat dilakukan di lantai satu.

“Ini adalah upaya kami untuk memberikan kenyamanan,” ujar Mawardi Hasan.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita untuk Kantor BPKSDM dan BKAD. Penjabat Bupati, menyatakan apresiasinya terhadap peran krusial BPKSDM dalam pembangunan sistem, kompetisi, dan kinerja.

“Ini adalah fondasi untuk mengembangkan sumber daya manusia,” tuturnya dengan semangat.

Dia menambahkan bahwa kantor adalah pusat data dan informasi. Saat ini dengan data digital, kantor sudah menjadi ‘smart office’, sebagai pusat kemajuan untuk ekonomi dan perkembangan.

“Saat ini konsep ‘smart office’ sudah semakin berkembang, dan kita ingin menerapkannya disini.” tegasnyaa.

Penggunaan konsep smart office tidak hanya membawa inovasi teknologi, tetapi juga menjadi kunci dalam mengurangi dampak lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas.

Dengan sistem digital yang terintegrasi, proses administrasi, dokumentasi, dan kolaborasi dapat dilakukan tanpa kertas, mengubah cara tradisional menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

“Pengurangan penggunaan kertas bukan hanya tindakan ramah lingkungan, tetapi juga memberikan efisiensi biaya dan waktu. Smart office memungkinkan akses cepat dan mudah terhadap informasi digital, meminimalkan kebutuhan pencetakan, pengarsipan fisik, dan pengelolaan dokumen kertas,” tandasnya.

Sumber : Kominfo Kolut




Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas, Puluhan Anggota Kodim 1431/Bombana buat SIM secara kolektif

Bombana, SultraNE. | – Sebanyak 35 Orang Personil TNI Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1431/Bombana melakukan proses membuat SIM di Mapolres Bombana, Jl. Poros Kendari–Bombana Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana secara kolektif. Rabu, 24/1/2024

Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P mengatakan jika pembuatan SIM tersebut sebagai upaya dari satuan untuk menekan pelanggaran lalu lintas dikalangan prajurit TNI dan jajaran Kodim 1431/Bombana.

“Kita sudah lakukan koordinasi dengan Kapolres Bombana untuk difasilitasi setiap anggota TNI dan bahkan Persit untuk melakukan pembuatan SIM, ini perlu kita lakukan agar tidak terjadi pelanggaran lalu lintas dikemudian hari,” kata Andi.

Personel Kodim 1431/Bombana melakukan pemotretan dan Perekaman Pembuatan SIM di Mapolres Bombana
Personel Kodim 1431/Bombana melakukan pemotretan dan Perekaman Pembuatan SIM di Mapolres Bombana

Dandim juga mengatakan akan terus mendata setiap personil TNI dan Persit jajaran Kodim 1431/Bombana yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan kemudian di fasilitasi pembuatan SIM tersebut secara kolektif.

“Kita akan mendata setiap prajurit dan Persit yang belum memiliki SIM kemudian secepatnya akan kita lakukan pembuatan secara kolektif,” ujar Dandim.

Dandim juga berpesan kepada prajurit dan keluarganya agar selalu taat terhadap aturan lalu lintas untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa.

Dan “Kita semua wajib mematuhi aturan lalu lintas dimana pun kita berada, jangan pernah melanggar karena akan menimbulkan kerugian dan korban jiwa. begitu juga Kecelakaan lalu lintas biasanya diawali dari pelanggaran lalu lintas,” pungkas Dandim

Ditemui di ruangan Kerjanya, Kasat Lantas Polres Bombana AKP Raden Muliadi, SH mengatakan sangat berterimaksih karena Pihak Kodim sudah melakukan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara Kolektif.

“Kami dari Satuan Lalu Lintas Polres Bombana mengucapkan terima kasih kepada Kodim 1431/ Bombana dengan adanya pengurusan SIM secara kolektif Kepada Anggota Kodim Bombana yang merupakan wujud sinergitas TNI dan Polri.”

“Kami juga akan membantu untuk pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), di samping kita menertibkan Masyarakat di jalan, kami dari pihak TNI/Polri juga memberikan contoh untuk berlalu lintas. dengan adanya Surat Izin Mengemudi kita sudah patuh dan taat aturan berlalu lintas. Tutup Mulyadi




Danramil 1431-01/Rumbia pimpin Kerja bakti Bersihkan Saluran Air Cegah Banjir dan Demam Berdarah Dengue

Bombana, SultraNET | – Sebagai salah satu wujud nyata TNI Manunggal bersama rakyat, Anggota Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana, dibawah pimpinana Kapten Inf Syafaruddin, bersama anggota Polsek Rumbia, Camat Rumbia Tengah, Lurah Kampung Baru, dan masyarakat setempat bergotong royong dalam kegiatan kerja bakti  pembersihan saluran air (got) di Kelurahan Kampung Baru, Rumbia Tengah, Bombana dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, mencegah potensi banjir, serta meminimalisir penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dapat disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh Anggota Koramil 01/Rumbia dan Polsek, tetapi juga diikuti oleh Camat Rumbia Tengah, Dr. Andi Muslimin beserta staf, Kapolsek Rumbia Ipda Rahman, SH bersama anggota, Lurah Kampung Baru, dan puluhan warga Kelurahan Kampung Baru. Semua pihak bersatu dalam upaya membersihkan saluran air guna menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menekankan pentingnya kegiatan kerja bakti ini sebagai upaya bersama dalam mencegah bencana banjir dan penyakit DBD. Ia mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang turut serta dalam kegiatan tersebut, serta berharap agar semangat gotong royong ini dapat terus dijaga demi terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Dengan semangat gotong royong yang terlihat kuat dalam kegiatan kerja bakti ini, diharapkan dapat terbentuk kepedulian yang lebih besar dari masyarakat terhadap lingkungannya.” Ujar Danramil

“Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lainnya dalam menjaga kebersihan dan mencegah potensi bencana. Dengan demikian, kerja bakti bukan hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang berkelanjutan.” Tegas Syafar

Camat Rumbia Tengah, Dr. Andi Muslimin, menyampaikan apresiasi atas kerjasama semua pihak yang terlibat dalam kerja bakti tersebut.

“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, dan kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mewujudkannya” Tutup Andi Muslimin




Dinas Sosial Bombana Tinjau Kondisi Lansia Penerima PKH

Bombana, Sultranet.com | Dinas Sosial Kabupaten Bombana turun langsung untuk meninjau kondisi Ibu Minarti, seorang lansia tunggal penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tongkeseng, Kecamatan Tontonunu, pada Selasa (23/1/2024).

Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga kurang mampu, khususnya lansia tunggal seperti Ibu Minarti. Sebagai penerima PKH, Ibu Minarti mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki pekerjaan atau mata pencaharian lain selain mengandalkan bantuan sosial PKH. Kondisinya semakin memperihatinkan karena saat ini Ibu Minarti mengalami sakit-sakitan.

Dalam pertemuan dengan petugas Dinas Sosial, Ibu Minarti menyampaikan harapannya agar kedua cucunya yang masih sekolah dapat masuk dalam satu Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan bantuan PKH komponen Pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Andi Matahari, menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Pemerintah Desa Tongkoseng untuk menindaklanjuti harapan Ibu Minarti.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bombana untuk melihat apakah kedua cucu Ibu Minarti bisa dimasukkan dalam satu Kartu Keluarga,” ujar Andi Matahari.

Lebih lanjut, Andi Matahari menyampaikan bahwa jika kondisinya memungkinkan, kedua cucu Ibu Minarti berhak mendapatkan bantuan PKH dari komponen Pendidikan, dengan proses melalui Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dinas Sosial akan berupaya mengakomodir dengan menghubungkan warga kurang mampu, terutama lansia tunggal, dengan berbagai program bansos, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. (Kominfos)




Kolaka Utara Jadi Tuan Rumah Peringatan HJL dan HPRL di 2025

Luwu Timur, Sultranet.com – Dalam puncak peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-756 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-78 di Stadion H. Andi Hasan Opu To Hatta, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kolaka Utara diumumkan sebagai tuan rumah untuk kegiatan bersejarah Tanah Luwu pada tahun 2025 mendatang. Selasa 23 Januari 2024

Bupati Luwu Timur, H. Budiman, secara resmi menyampaikan permintaan kepada Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, dan Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari, S.Kel, M.Si.

“Ini adalah Kesadaran spiritual kita tiap tanggal 23 memperingati HJL dan HPRL, tahun depan Kolaka Utara menjadi tuan rumah. Berdiri dulu pak bupati, mana Ketua DPRDnya,” ujar Budiman dalam sambutannya.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, dan Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari, turut hadir dalam momen tersebut. Wilayah Kabupaten Kolaka Utara dikenal sebagai tempat tinggal bagi Wija To Luwu, dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Luwu Timur.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, menyatakan, pada prinsipnya, Kolut siap menjadi tuan rumah. Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai peluang untuk mempromosikan kekayaan budaya dan potensi pariwisata Kolaka Utara.

“Ini tidak hanya sebagai ajang penguatan persaudaraan Luwu, tetapi juga sebagai ajang budaya dan wisata.” ujar Sukanto Toding

Dia juga menambahkan pihaknya berkomitmen untuk menjadikan peringatan HJL dan HPRL ini sebagai momentum positif.

“Selain memupuk semangat persatuan, kami juga ingin memberikan kontribusi positif dalam pembangunan dan promosi pariwisata di Kolaka Utara.” tegasnya

(Sumber : Kominfo)




Satpol PP Bombana tertibkan Alat Peraga Kampanye

Bombana, SultraNET.com | Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bombana, Rusman, S.Pd., M.Si, memerintahkan Kepala Bidang Perizinan Penanaman Modal dan Pertanahan (PPUD) untuk melakukan tindakan penertiban terhadap alat peraga kampanye yang melanggar aturan. Tindakan ini dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, serta untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pemilihan umum mendatang. Selasa 23 Januari 2024

Aksi penertiban ini merupakan respons terhadap laporan dari Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) yang merujuk pada Peraturan Daerah (PERDA) K3 terkait penggunaan alat peraga kampanye yang tidak sesuai aturan. Petugas Satpol PP Kabupaten Bombana melakukan pemantauan intensif terhadap berbagai lokasi, termasuk trotoar, taman kota, dan area publik lainnya.

Kasi Binwaslu, La Ode Sahidun, S.Si, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan aman menjelang pemilihan. Alat peraga kampanye yang melanggar aturan dapat menciptakan ketidaknyamanan dan dampak negatif pada lingkungan sekitar.

“Kami berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Dalam operasi penertiban tersebut, Satpol PP Kabupaten Bombana berhasil mengamankan sejumlah alat peraga kampanye dan spanduk yang melanggar aturan, seperti spanduk yang terpasang di lokasi terlarang, baliho yang melebihi ukuran yang diizinkan, dan atribut kampanye yang tidak sesuai dengan standar.

Sementara itu, Kasatpol PP Bombana, Rusman, S.Pd., M.Si menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penertiban secara berkala. Ia juga mengajak semua pihak untuk mematuhi aturan dan berpartisipasi dalam menciptakan pemilihan umum yang kondusif, sehat, dan demokratis.

“Mari kita semua menjaga suasana kondusif agar pemilu berjalan damai dan aman,” singkatnya. (Kominfos)