Lantik 243 Anggota BPD, Rusman Emba Harap BPD Jadi Penghubung Kepentingan Masyarakat

Raha, SultraNET. | Bupati Muna, LM Rusman Emba, ST melantik 243 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 46 desa yang tersebar di 8 Kecamatan di Kabupaten Muna.

Proses pelantikan tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Muna, Rabu (19/6/2019).

Dalam sambutannya, Rusman Emba menyampaikan bahwa anggota BPD yang baru saja dilantik dari hasil dari proses pemilihan berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 5 tahun 2019 itu, diharapkan dapat menjadi penghubung kepentingan masyarakat dengan kepala Desa.

Mantan Anggota DPD RI ini mengingatkan kepada anggota BPD yang baru saja dilantik agar tidak menggunakan tugasnya dengan mencari-cari kesalahan kepala desa.

“Saya inginkan di desa ada keharmonisan yang diciptakan, sehingga anggaran yang ada di desa bisa menjadikan semangat masyarakat untuk membangun, sehingga dengan anggaran desa dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi” Tutur Rusman Emba

Mantan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara itu berharap kepada anggota BPD yang baru saja dilantik agar bisa mendengarkan aspirasi masyarakat dan memantau kinerja kepala desa.

Untuk diketahui de delapan kecamatan itu yakni, Bone (4 Desa), Maligano (6 Desa), Pasikolaga (4 Desa), Kabawo (10 Desa), Pasir Putih (6 Desa), Duruka (4 Desa), Lohia (8 Desa ), dan kecamatan Towea (4 Desa).

Pewarta : Borju




Polres Bombana Kembali Berangkatkan Bantuan Korban Banjir di Konawe

Rumbia, SultraNET | Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kepolisian Resor (Polres) Bombana Kembali memberangkatkan 1 unit mobil, yang memuat berbagai macam jenis sembako, berupa beras dan pasokan makanan lainya, untuk korban banjir di Konawe, pada, Selasa (18/6/19).

Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan saat ditemui awak media ini, menuturkan bahwa hal tersebut merupakan pemberengkatan kedua. Sebelumya pihaknya memberangkan bantuan untuk korban banjir di Konawe Utara (Konut).

“tahap dua ini bantuan kita kirimkan untuk masyarakat konawe,” Ungkapnya saat pemberangkatan bantuan dihalaman kantor Polres Bombana.

Kapolres juga menambahkan, bahwa bantuan yang dikirimkan itu merupakan partisipasi dari Personil Polres, serta seluruh elemen masyarakat setempat.

“Ini adalah bantuan Polres bombana dan masyarakat bombana untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir ,” Sebutnya.

Untuk itu dirinya berharap bantuan tersebut dapat memupuk rasa persaudaraan dan empati, serta kepedulian terhadap sesama.

“Dengan membantu saudara kita yang membutukan, dalam bentuk perhatian seperti ini dapat mengurangi bebanya.” pungkasnya

 

Reporter : Reksan




Longsor di Desa Tongkoseng, Pemkab Bombana Bergerak Cepat

Rumbia, SultraNET. | Tingginya intensitas Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Tontununu, Kabupaten Bombana,  menyebabkan tanah longsor di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kamis (13/06/2019).

Hal itu disampaikan Harnoto Anas, S.TP, M.AP selaku Kepala Seksi Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana usai meninjau lokasi longsor.

Dari hasil identifikasi dan verifikasi pihak BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum, longsoran di area perkebunan warga tersebut terjadi sekitar pukul 2 dini hari dengan luas area longsoran lebih dari 1/2 Hektar.

“Yang longsor itu kebun warga, isinya tanaman coklat dan nilam,” Tuturnya

Akibat longsoran tersebut satu buah rumah warga yang berada diatas area perkebunan juga ikut tergerus sehingga di perkirakan kerugian materil yang dialami sekitar 70 juta rupiah.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” Bebernya.

Untuk itu lanjut Harnoto Anas, pihaknya menghimbau kepada warga yang bermukim disekitar lokasi untuk meninggalkan pemukiman mereka untuk sementara mengingat cuaca yang tidak menentu.

“Karena cuaca belum menentu terutama hujan, kami sudah meminta warga untuk menjauhi wilayah longsoran itu,” ucapnya.

Hingga saat ini, pihaknya terus bergerak cepat melakukan koordinasi bersama dinas PU Kabupaten Bombana untuk mencari jalan alternatif yang dapat dilalui warga, mengingat salah satu ruas jalan menuju pemukiman dan kebun warga tertimbun longsoran tanah.

“kami sedang mengupayakan jalan Alternatif untuk warga agar aktifitas mereka tidak terganggu.” pungkasnya. (IS)




Orang Meninggal Dapat SK? Sekda Wakatobi ; Dibuat Sebelum Meninggal

Wakatobi, SultraNET. | Gunjang ganjing mengenai isu pemberian SK terhadap orang yang telah meninggal kini mendapat titik terang dari Pejabat Sekretaris Daerah Wakatobi La Jumadin.

Sekda mengatakan, tenaga penunjang yang dimaksud atas nama Wa Ode Neni dimana diketahui sehari-hari bertugas dibagian tata pemerintahan (Tapem) sekretariat daerah dan telah menjadi tenaga penunjang sejak beberapa tahun silam.

Jumadin yang juga sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKSDM) Wakatobi ini menyebut, SK bernomor 86 tahun 2019 dibuat atas nama yang bersangkutan sebelum Almarhumah meninggal yakni pertanggal 4 Januari 2019.

“Perlu saya luruskan bahwa SK itu sejak januari sudah ada, tetapi saya sebagai pengendali administrasi kepegawaian di BKD menghendaki bahwa perlu ada telaah staf yang berkaitan dengan seberapa besar jumlah tenaga penunjang di OPD untuk direkrut. sehingga benar benar perekrutan itu tidak mubazir atau benar-benar memenuhi kuota, itulah alasan kenapa SK itu tertunda dibagikan,”jelasnya, Kamis (13/06/2019).

Selain itu, Pemda Wakatobi tidak serta merta menghentikan SK sebagai tenaga perbantuan itu mengingat hak-haknya mesti harus dibayarkan yang mana Almarhumah masih melaksanakan tugasnya hingga bulan April.

“Bahkan Almarhumah masih masuk kerja lima hari sebelum ia meninggal,”Ucapnya.

Jumadin melanjutkan, Setelah yang bersangkutan meninggal otomatis namanya tetap ada tetapi Gaji hanya terhitung saat dia bekerja setelah meninggal tidak lagi terhitung.

Untuk menghormati Jasa Almarhumah Wa Ode Neni, Jumadin atas nama pemerintah daerah kabupaten Wakatobi mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama menjadi tenaga penunjang di daerah.

“Saya menghimbau Media agar beritikad baik untuk memberitakan almarhumah, kami sendiri di Pemda sangat menghargai jasa beliau sebab telah menjalankan tugas-tugasnya dengan baik”,Pungkasnya.




Air Genangi Desa Pewutaa, Rawa Aopa, 5 Rumah warga Terendam

Konsel, SultraNET. | Intensitas curah hujan yang sangat tinggi mengguyur sulawesi tenggara menyebabkan banjir di beberapa wilayah diantaranya seperti Konut, Konawe, dan Kolaka timur, Konawe Kepulauan, Bombana juga Kanawe selatan.

Luapan air juga ikut di rasakan masyarakat sekitar Taman Nasional Watumohai Rawa Aopa khususnya di desa Pewutaa Kecamatan Angata hingga 5 rumah warga terendam air.

Ketua BPD Desa Pewutaa, Sandi.ST membeberkan bahwa bahwa daerah mereka yang dikelilingi oleh Taman Nasioanal itu merupan Langganan Banjir saat musim penghujan tiba, Rabu (12/6/2019).

“Ini bukan saja kali pertama, banjir sudah menjadi langganan di desa kami berhubung letak geografis desa pewutaa tepat di kelilingi Taman Nasional Rawa Aopa jadi kalau tanggul air di jembatan tetenggeuwai tidak bisa menampung debit air yang tinggi sehingga merembes ke rumah warga”, tugasnya.

Di prediksikan rembesan luapan air dijembatan Rawa Aopa akan semakin membuat debit air meninggi bilasepekan hujan terus mengguyur serta dapat mengakibatkan banyaknya lagi rumah yang akan di rendam banjir.

Pemerintah setempat telah melakukan langkah evakuasi terhadap beberapa rumah. Dan juga telah melaporkan kepada pemerintah kabupaten, Namun juga belum ada respon.

“Kami sudah laporkan di pemerintah kabupaten, hanya masih menunggu respon dari atas”, lanjutnya.

Akibatnya Terang Randi, aktivitas keseharian warga menjadi lumpuh total apalagi profesi warga desa pewutaa 40% sebagai nelayan akibatnya berdampak pada penghasilan nelayan yang menurun di karenakan luapan air.

Sementara itu, pengguna jalan, aswar sangat menyayangkan segala peristiwa alam yang melanda daerah kali ini, sebab tidak ada upaya lain yang harus dilakukan warga selain mengungsi serta mencari jalur perjalan antar kota.

“Kondisi daerah sangat memprihatinkan, segala upaya harus diterjang oleh warga”, ucapnya.

Diketahui Aswar merupakan salahsatu pengguna jalan pengendara roda dua asal Kolaka Timur yang mengambil jalan pintas melalui KONSEL akibat Jembatan Ameroro terputs, namun pihaknya juga tersentak kaget karena masih juga berpapasan dengan Antrian panjang dijembatan rawa aopa akibat genangan air. (M)




Komunitas Lorpek dan Insan Pers Muna Galang Dana Untuk Korban Banjir Konut Dan Konawe

MUNA, SultraNET. | Komunitas Lorong PK (Lorpek) dan Insan Pers Muna turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/6/2019).

Randy Yaddi Ketua pelaksana kegitan kepada awak media harapansultra.com mengatakan bahwa kegiatan tersebut berawal dari kumpul kumpul sesama warga Lorpek bersama sebagian insan PERS Muna.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir yang terjadi di Konut dan Konawe” Tutur Randy Yaddi yang juga Kontributor SuaraKPK.com

Pihaknya berharap agar warga yang berada dipengungsian dapat mendapatkan pelanayan yang baik sama halnya saat mereka tinggal dirumah sendiri.

Di tempat yang sama, Yafruddin Yaddi, Ketua Pers Muna berharap agar bantuan yang bakal diberikan nantinya, dapat berguna dan sedikit mengurangi beban para korban yang terkena musibah.

“Semoga bantuan itu dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang berduka di sana dan yang memberi sumbangan di berikan reski yang melimpah serta umur panjang,” bebernya.

Hingga saat ini, dana yang terkumpul berjumlah 3.612.000  rupiah dan bagi masyarakat muna yang mau menyumbangkan bantuan berupa pakaiyan layak pakai, mie instan siap saji dan lain-lain bisa datang langsung di Posko yang terletak di Jalan di Ponegoro atau hubungi langsung Nomor HP 0823-9634-4420 atau 0822-9257-0085.




Tips Sehat Selama Puasa Ramadhan

SultraNET | Bulan Ramadhan telah tiba, di mana seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, menahan lapar dan haus selama kurang lebih 12 jam, selama sebulan penuh. Walaupun begitu, puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tentu jika dijalankan dengan cara yang sehat pula

Berpuasa di siang hari tidak lantas menjadikan tubuh menjadi lesu. Pola makan yang berubah selama Bulan Puasa harus disiasati dengan benar agar tubuh tetap sehat dan bugar dalam menjalankan aktifitas di siang hari. Terlebih lagi, setelah melewati Ramadhan, selain menjadi lebih dekat kepada Allah, kita juga menjadi individu yang lebih sehat daripada sebelumnya.

Berikut adalah beberapa tips sehat yang sangat baik jika Anda lakukan selama Bulan Puasa Ramadhan:

Tips Puasa Ramadhan: Makan Sahur

1. Atur waktu anda untuk menyantap sahur di akhir waktu. Selain berguna untuk menunjang puasa anda di siang hari, makan sahur di akhir waktu lebih diutamakan berdasarkan sunnah Rasul.

2. Makanlah dengan porsi normal, jangan berlebihan. Fokuslah untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan protein, serta buah dan sayuran. Menyantap makanan yang mengandung banyak air selama sahur juga sangat baik untuk hidrasi tubuh anda sepanjang hari.

3. Akhiri santap sahur dengan segelas susu untuk melengkapi nutrisi tubuh anda. Minumlah suplemen ataupun multivitamin yang biasa anda konsumsi ataupun yang disarankan oleh dokter anda.

4. Batasi konsumsi makanan yang terlalu manis dan mengandung banyak gula, karena justru dapat membuat tubuh lemas di siang hari.

5. Minum air yang cukup. Sebelum waktu imsak tiba, minumlah air yang cukup, tiga hingga lima gelas. Sebaiknya hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh karena bersifat diuretik dan membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui urinasi.

Tips Puasa Ramadhan: Selama Berpuasa

6. Di waktu terpanas di siang hari, hindari berlama-lama di terik matahari dan kurangi aktifitas fisik.

7. Jika ada waktu, sempatkan untuk mengistirahatkan tubuh anda, dan mengganti waktu tidur yang kurang karena bangun lebih awal untuk sahur. Waktu setelah sholat zuhur merupakan saat yang tepat untuk beristirahat.

8. Jika memiliki waktu luang di sore hari, sempatkan untuk berolahraga ringan seperti jalan sore, bersepeda santai, ataupun senam ringan. Hal ini sangat baik untuk menjaga kebubagaran tubuh dan memperlancar peredaran darah.

Tips Puasa Ramadhan: Buka Puasa

9. Kurma kering, baik untuk berbuka.

Saat waktu buka puasa tiba, jangan makan dengan berlebihan. Sebaiknya ikuti sunnah, yaitu dengan buah kurma dan minuman yang manis: bisa dengan susu, jus buah, atauapun sekedar air. Minumlah cukup air untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

10. Setelah magrib, lanjutkan dengan menyantap hidangan utama, dengan menu yang seimbang. Makanlah sesuai dengan porsi anda yang biasa, tidak perlu berlebihan. Cukupkan dengan karbohidrat, protein, serta sayuran dan buah-buahan.

11. Hindari makan gorengan berlebihan, serta batasi makanan yang pedas, agar perut tidak menjadi mules dan mengganggu pencernaan tubuh anda.

12. Cukupi asupan air tubuh anda. Usahakan untuk meminum setidaknya lima gelas air putih sebelum tidur.

Dengan menjalankan tips-tips sehat di atas, semoga puasa kita semua menjadi lebih lancar, hikmat, dan juga sehat

Source : webkesehatan.com




Mengapa Harus KB?, ini Penjelasan Ketua Tim Lomba Penggerak PKK-KKBPK

Keluarga Berencana atau yang disingkat KB, tidak lagi menjadi istilah yang asing bagi seluruh keluarga diseantero Wilayah republik Indonesia.

Dua anak lebih baik kemudian simbolkan dengan salam dua jari tidak henti hentinya disosialisasikan oleh Instansi terkait ke daerah-daerah pedesaan yang miskin, padat penduduk, kurang memiliki akses kesehatan, terpencil, pesisir, serta daerah yang peserta KBnya masih rendah.

Bukan hanya itu, Pemerintah juga telah membuat program Kampung KB agar masyarakat dapat terlibat secara langsung dalam Kesatuan Gerak Pembinaan Kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga-kesehatan (KKBPK-Kes) dengan melibatkan Penggerak PKK di daerah tersebut.

Namun dalam prosesnya, tidak jarang KB menjadi momok yangg menakutkan bagi kelaurga yang belum mengetahui manfaatnya.

Ketua tim penilai lomba penggerak PKK-KKBPK Sulawesi tenggara, Maswati Majid saat mengunjungi desa Longa Kabupaten Wakatobi mengatakan KB yang dicanangkan pemerintah adalah upaya untuk mengendalikan tingkat penduduk agar tercapai masyarakat yang sejahtera.

“terlalu sering melahirkan akan terjadi komplikasi kehamilan persalinan dan masa nifas. yang paling umum terjadi adalah pendarahan dan kercunan hamil. biasanya kalau lagi darah tinggi kemudian hamil akibatnya bisa kejang kejang dan keluar busa pada mulut Ibu” terangnya.

Selain itu, pengangan Gizi terhadap anak juga merupakan alasan diadakannya program keluarga berencana.

“bagaimana bayi bisa diatasi gizinya, baru umur satu satun ibu sudah hamil lagi” ucapnya.

“untuk bisa bisa mendapatkan hasil KB yang maksimal, Kelurga harus mengikuti proser yang benar dengan program metode kontrsepsi jangka panjang” tutupnya (midin).

Sumber: https://www.harapansultra.com/mengapa-harus-kb-ini-penjelasan-ketua-tim-lomba-penggerak-pkk-kkbpk/




Seorang Kakek di Muna Tega Cabuli Cucunya sendiri

MUNA, SultraNET. |  Entah apa yang ada didalam benak IJ Seorang Kakek berusia 52 Tahun warga Jalan Sultan Sjahrir, Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna itu tega melakukan tindakan pencabulan terhadap cucunya sendiri sebut saja Mawar yang masih berusia dibawah umur.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga melalui Kasat Reskrim, AKP Muh. Ogen Sairi saat di temui oleh media ini sabtu 9 maret 2019 membenarkan tindak pidana pencabulan yang di lakukan IJ pada cucunya sendiri itu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap kejadian itu terjadi pada tanggal 6 Maret 2019 Malam dirumah korban.

IJ melakukan perbuatan yang tidak senonoh itu dengan cara mengurut paha korban dan memasukan jari kedalam kemaluan korban.

Lanjut Mantan Kasat Narkoba Polres Muna ini, Perbuatan pelaku diketahui oleh ibu korban ketika anaknya mengeluh merasa nyeri saat hendak buang air kecil.

Ibu korban kemudian mencoba memeriksa kemaluan korban dan benar saja terdapat bercak darah dicelana korban akibat perbuatan pelaku, saat itulah korban menceritakan perbuatan pelaku padanya.

Tak terima dengan perbuatan IJ ibu korban kemudian melaporkan kejadian itu di Polres Muna

“Setelah menerima laporan dari Ibu Korban, kami langsung melakukan penangkapan terhadap IJ,” Beber AKP Muh. Ogen Sairi

Pelaku saat ini telah di amankan di Polres Muna untuk mempertanggung jawabkan perbutannya dan terancam dikenakan pasal 303 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. (Borju)




Kompak, Caleg Demokrat Optimis Raih 1 Kursi DPRD Prov. Sultra dapil Kota Kendari

Kendari, SultraNET. | Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dapil Kota Kendari optimis raih sedikitnya satu kursi pada perhelatan Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Muhammad Yusuf Yahya yang didaulat sebagai juru bicara pasca rapat koonsolidasi bersama lima Caleg Provinsi Partai Demokrat dapil Kota Kendari, Sabtu (9/3) di salah satu Warkop di Kota Kendari.

Dikatakan pria yang akrab disapa Ucup itu, pihaknya khusus dapil Kota Kendari telah bersepakat bekerja total merebut minimal satu kursi, bahkan menurut hasil survey dan polling internal, Demokrat dipastikan telah mengunci satu tiket menuju kursi parlemen.

Apalagi lanjutnya, enam caleg Partai Demokrat rata-rata memiliki basis massa yang signifikan serta teruji secara faktual.

“Insya Allah bukan kita mendahului takdir tuhan, tapi ini soal ikhtiar yang selama ini dibangun, kami para caleg dari dapil Kendari telah bersepakat untuk kerja bersama dan total dilapangan, soal siapa nanti yang duduki tiket itu, sudah kami bahas namun menjadi konsumsi internal, yang pasti semua sesuai mekanisme dan konstitusi partai, ” bebernya.

Guna menciptakan Pemilu yang berintegritas, jujur, bersih dan adil, pihaknya komitmen bakal turut menjaga dan memastikan tidak adanya kecurangan, ujaran kebencian, black campaign dan bahkan money politik.

Ia menegaskan pula, Bawaslu sebagai pengawas yang memiliki struktur sampai tingkatan TPS harus lebih jeli dan sigap dalam mengawal proses dan tahapan Pemilu 2019.

Ia Menambahkan, Kejadian baru-baru ini yang menyeret nama Camat dan Caleg dari salah satu partai penguasa di Kota Kendari merupakan pelajaran penting bagi pihak Bawaslu.

Sebab itu, lanjut ia, semua pihak penting dan sangat perlu turut serta mengawasi, termasuk pers sebagai penyedia informasi, dan sosial control.

“Kita lihat kejadian baru-baru ini, seorang camat tertangkap sedang bersama Caleg Provinsi dapil Kendari serta caleg DPRD Kota Kendari disuatu rumah, ini kan pelajaran, jangan sampai ASN turut serta dan pelanggaran merajalela. Ini tidak bisa dianggap remeh dan harus dikontrol oleh semua pihak, baik para caleg, masyarakat, pers, LSM, lebih-lebih Bawaslu, ” pungkasnya. (AK)