RSUD Bombana Jadi Titik Pantau Penilaian Adipura 2025

Bombana, sultranet.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bombana menjadi salah satu titik pantau dalam rangkaian visitasi penilaian Adipura 2025 yang dilakukan oleh Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, dan diterima hangat oleh Kepala Bidang Penunjang Medis dan Non Medis RSUD Bombana, Yuliana, SKM, bersama jajaran manajemen, fungsional kesehatan lingkungan, serta instalasi kebersihan rumah sakit.

Penilaian Adipura merupakan upaya pemerintah pusat untuk mendorong daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup, salah satunya melalui pengelolaan kebersihan pada fasilitas layanan publik. RSUD Bombana menjadi perhatian karena dinilai memiliki peran penting dalam mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap tata kelola lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

“Sebagai salah satu titik pantau penilaian Adipura, kami berupaya mempersiapkan diri sebaik mungkin. Harapannya, RSUD Bombana dapat memberikan kontribusi nilai yang positif bagi pemerintah daerah,” ujar Yuliana saat menerima tim visitasi di ruang manajemen rumah sakit.

Usai sesi penyambutan, tim penilai KLHK bersama jajaran terkait langsung menelusuri sejumlah titik penting di area rumah sakit. Rangkaian peninjauan dimulai dari instalasi farmasi, berlanjut ke ruang tunggu pasien di poliklinik, ruang pemeriksaan, hingga ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tim juga melakukan pengecekan pada area belakang rumah sakit yang menjadi lokasi utama sarana dan prasarana sanitasi. Beberapa di antaranya adalah Tempat Penampungan Sementara (TPS) limbah domestik, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), hingga Tempat Penampungan Sementara limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, yang mendampingi tim KLHK menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar penilaian, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Kami menyambut baik visitasi ini karena menjadi cermin bagaimana daerah, khususnya Bombana, berupaya meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperhatikan aspek lingkungan hidup,” katanya.

Lebih lanjut, Ahmad Yani menekankan bahwa keberhasilan penilaian Adipura bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah semata, melainkan hasil kerja kolektif antara pemerintah, instansi pelayanan publik, dan masyarakat. Ia berharap RSUD Bombana dapat menjadi contoh baik dalam pengelolaan kebersihan lingkungan sehingga mampu memberikan nilai tambah pada penilaian Adipura tahun ini.

Penilaian Adipura sendiri telah menjadi salah satu program nasional yang dinantikan pemerintah daerah karena membawa dampak positif bagi pembangunan berkelanjutan. Dengan masuknya RSUD Bombana sebagai titik pantau, diharapkan dapat memperlihatkan wajah pelayanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada pasien, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan yang sehat.

Kunjungan visitasi diakhiri dengan evaluasi singkat dari tim penilai KLHK terhadap kondisi sarana prasarana kebersihan yang ada di RSUD Bombana. Meski terdapat beberapa catatan teknis untuk perbaikan, secara umum rumah sakit dinilai telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam menghadapi penilaian Adipura 2025.

Bagi RSUD Bombana, keterlibatan sebagai titik pantau penilaian Adipura menjadi kesempatan berharga untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah Bombana dalam membangun daerah yang sehat, bersih, dan ramah lingkungan.




Malam Ramah Tamah HUT RI ke-80 di Bombana Meriah, Pemerintah dan Warga Menyatu dalam Pesta Rakyat

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Malam Ramah Tamah & Pesta Rakyat Berani Merdeka sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kasipute, Minggu malam (17/8).

Acara berlangsung meriah dengan suasana hangat dan penuh kegembiraan. Ratusan warga memadati area alun-alun untuk menikmati rangkaian hiburan sekaligus merayakan momen kebangsaan bersama jajaran pemerintah daerah. Hadir Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Wakil Ketua TP PKK, Ketua DPRD Iskandar, S.P, Forkopimda Bombana, Pj Sekda Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, para asisten, staf ahli, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa peringatan HUT RI ke-80 bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat tekad pembangunan daerah. “Tema HUT RI tahun ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Bombana, yaitu ‘Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan’. Melalui pembangunan yang efektif dan pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan, kita optimis Bombana akan semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya. Ia juga memberi apresiasi kepada Paskibraka 2025 atas keberhasilan menjalankan tugas dengan disiplin dan semangat tinggi.

Pesta rakyat semakin hidup dengan beragam penampilan, mulai dari tari kreasi daerah hingga musik dari Vanilla Stage. Suara merdu Amira Julan dan petikan gitar khas Indra, gitaris Rain, menambah semarak malam kebersamaan tersebut. Suasana menjadi semakin cair ketika Bupati, Wakil Bupati, dan unsur Forkopimda ikut bernyanyi dan berjoget bersama masyarakat.

Selain hiburan, pemerintah daerah juga menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT RI. Lomba tersebut meliputi Defile, Kebersihan Kantor, Kuliner, Mini Soccer antar OPD, serta lomba gerak jalan tingkat SD, SMP, dan SMA. Sorak-sorai penonton mengiringi setiap penganugerahan hadiah yang menandai antusiasme warga mengikuti rangkaian peringatan kemerdekaan tahun ini.

Puncak acara ditutup secara simbolis dengan penekanan lima jari pada layar LED oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, serta jajaran Forkopimda. Penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Bombana, meninggalkan kesan mendalam dan semangat baru untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah menuju Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan.




Bupati Bombana Launching Program “Berani Menabung” untuk Gen Z Cerdas Keuangan

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si resmi meluncurkan Program “Berani Menabung” dalam rangka Hari Indonesia Menabung melalui gerakan Kejar Emas (Satu Rekening, Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan). Launching ini dirangkaikan dengan kegiatan edukasi keuangan dan berlangsung di Auditorium Tanduale, Rabu (20/8/2025).

Program ini menandai langkah besar Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar dan mendorong budaya menabung sejak dini. Launching dilakukan dengan penyerahan simbolis buku tabungan kepada siswa mulai tingkat SD hingga SMA dari Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Bombana, Kepala OJK Provinsi Sultra, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Wilayah Sulawesi–Maluku–Papua, para pimpinan OPD, perbankan wilayah Bombana, kepala sekolah, anggota TPAKD, serta ratusan pelajar.

Sebanyak 8.140 rekening pelajar resmi diserahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari:
– Bank Sultra: 7.220 rekening
– Bank Bahteramas: 748 rekening
– BRI: 60 rekening
– BNI: 60 rekening
– Bank Muamalat: 52 rekening

Selain pembagian rekening, para pelajar juga mengikuti sesi edukasi keuangan yang memberikan pemahaman dasar tentang pentingnya menabung, cara mengelola keuangan, hingga mengenal produk perbankan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa budaya menabung menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

“Program Berani Menabung ini hendaknya menjadi motivasi besar bagi generasi muda Kabupaten Bombana untuk membudayakan kebiasaan menabung. Ke depan, budaya menabung ini diharapkan tidak hanya menjadi sasaran pelajar, tetapi juga mahasiswa, pemuda, guru, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, kelompok tani, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan seluruh perbankan yang bersinergi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Bombana.

Program ini diharapkan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan formal, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya menabung dan merencanakan masa depan yang lebih aman secara finansial.

Melalui Berani Menabung, Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan lahirnya generasi yang lebih melek finansial, mampu mengelola keuangan sejak muda, serta mendukung upaya percepatan inklusi keuangan di daerah.




Burhanuddin Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Bombana 2025–2029

Bombana, sultranet.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) dengan tema “Konsolidasi KONI Bombana Menuju Porprov XV Tahun 2026”. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Grand Lampusui dan dihadiri dua kandidat ketua, yakni Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, Rabu (20/8/2025).

Musorkablub berjalan lancar dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Agenda utama menghasilkan keputusan aklamasi yang menetapkan Bupati Burhanuddin sebagai Ketua KONI Kabupaten Bombana periode 2025–2029, setelah Iskandar menyatakan pengunduran diri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris KONI Provinsi Sulawesi Tenggara La Sawali, Ketua V KONI Sultra H. Asnawati, para ketua cabang olahraga, dan tokoh olahraga Kabupaten Bombana. Musyawarah ini semula dibuka pada 17 Juli 2025 dan kembali dilanjutkan pada 20 Agustus 2025 untuk menetapkan kepengurusan baru.

Pengunduran diri Iskandar sebagai kandidat ketua dinilai sebagai langkah dewasa demi menjaga soliditas organisasi. Keputusan itu diapresiasi seluruh peserta musyawarah karena mencerminkan sikap sportif, kebersamaan, dan komitmen untuk memajukan olahraga di Bombana.

Dalam sambutannya usai terpilih, Burhanuddin menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan prestasi atlet Bombana.

“Insyaallah bendera petaka KONI ini akan berkibar di Kabupaten Bombana. Saya mengajak seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk bersama-sama membina atlet kita, sehingga pada Porprov 2026 nanti Bombana dapat menorehkan prestasi terbaik,” ujarnya.

Para peserta Musorkablub menyambut baik terpilihnya Burhanuddin secara aklamasi. Mereka berharap momentum ini menjadi awal baru bagi penguatan pembinaan atlet, peningkatan fasilitas latihan, serta konsolidasi organisasi agar lebih solid menghadapi Porprov XV Tahun 2026.

KONI Bombana di bawah kepemimpinan Burhanuddin diharapkan mampu menggerakkan seluruh potensi olahraga daerah. Dukungan dari berbagai cabang olahraga dinilai sebagai modal penting untuk mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bombana di tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, KONI Bombana menargetkan peningkatan prestasi olahraga yang lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan komitmen untuk menjadikan Bombana sebagai daerah yang kompetitif dalam ajang olahraga resmi.




DPRD Bombana Sahkan RPJMD 2025–2029 sebagai Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

Bombana, sultranet.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana menggelar Rapat Paripurna dengan agenda persetujuan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 menjadi Peraturan Daerah. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana dan dihadiri oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si serta Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Rabu (20/8/2025).

Pengesahan RPJMD menjadi Peraturan Daerah menandai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menetapkan arah pembangunan lima tahun ke depan. Dokumen ini menjadi acuan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah, terukur, dan selaras dengan visi jangka panjang daerah.

Agenda paripurna diikuti unsur pimpinan dan anggota DPRD, Pj. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana. Kolaborasi legislatif dan eksekutif ini menjadi penentu utama dalam menyepakati arah kebijakan pembangunan yang komprehensif.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas kerja sama yang terbangun selama proses penyusunan RPJMD. Ia menyebut penyusunan dokumen tersebut telah melalui berbagai tahapan penting, mulai dari perencanaan, pembahasan, hingga penyesuaian visi pembangunan daerah.

“RPJMD 2025–2029 merupakan pedoman arah pembangunan Kabupaten Bombana untuk lima tahun ke depan, selaras dengan visi Kabupaten yakni ‘Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan’,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa visi tersebut menitikberatkan pada penguatan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan konektivitas desa-kota, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Pengesahan Perda RPJMD 2025–2029 menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program strategis di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dokumen ini juga menjadi instrumen evaluasi agar setiap program pembangunan memiliki orientasi hasil yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui pengesahan ini, pemerintah kabupaten bersama DPRD menyatakan komitmen memperkuat sinergi demi memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan daerah di masa mendatang.

Dengan telah ditetapkannya RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Bombana kini memasuki fase implementasi kebijakan pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing daerah secara menyeluruh.




Bupati Bombana Launching Program “Berani Menabung” untuk Generasi Cerdas Keuangan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi melaunching program “Berani Menabung” yang dirangkaikan dengan kegiatan edukasi keuangan bagi pelajar melalui program Kejar Emas (Satu Rekening, Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si di Auditorium Tanduale, Rabu (20/8/2025).

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda Bombana, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, pimpinan perbankan wilayah Bombana, para kepala OPD, kepala sekolah, anggota TPAKD serta ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah.

Launching ditandai dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis kepada pelajar yang hadir. Total sebanyak 8.140 rekening dibagikan melalui lima perbankan, yaitu Bank Sultra (7.220 rekening), Bank Bahteramas (748 rekening), BRI (60 rekening), BNI (60 rekening), dan Bank Muamalat (52 rekening).

Selain penyerahan rekening, para pelajar juga mendapatkan edukasi keuangan yang dikemas secara interaktif untuk meningkatkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya literasi keuangan dan budaya menabung.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menekankan pentingnya membangun kesadaran menabung bukan hanya bagi pelajar, melainkan seluruh lapisan masyarakat.

“Program Berani Menabung ini hendaknya menjadi motivasi besar bagi generasi muda Kabupaten Bombana untuk membudayakan kebiasaan menabung. Ke depan, budaya menabung ini diharapkan tidak hanya menjadi sasaran pelajar, tetapi juga diterapkan oleh mahasiswa, pemuda, guru, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, kelompok tani, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan seluruh pihak yang bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses keuangan masyarakat Bombana.

Ia menambahkan, budaya menabung yang dibangun sejak dini dapat menjadi bekal penting untuk mempersiapkan masa depan generasi muda. “Dengan menabung, masyarakat tidak hanya belajar mengelola uang, tetapi juga belajar disiplin, merencanakan kebutuhan, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” kata Burhanuddin.

Program ini juga sejalan dengan target nasional untuk mendorong inklusi keuangan hingga ke daerah. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menabung sebagai bagian dari perencanaan hidup, sekaligus mendukung peningkatan literasi keuangan di tingkat lokal.

Di sela acara, para pelajar yang menerima buku tabungan tampak antusias. Beberapa guru yang mendampingi siswa juga menyambut positif langkah pemerintah ini. Mereka menilai program menabung sejak dini dapat mengubah pola pikir anak dalam mengelola keuangan dan membiasakan sikap hemat.

Dengan program “Berani Menabung” melalui Kejar Emas, Kabupaten Bombana meneguhkan komitmen menghadirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran finansial yang kuat.




Bupati Burhanuddin Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80 di Bombana

Bombana, sultranet.com – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bombana resmi ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di Lapangan Eks MTQ/RTH Rumbia Tengah, Minggu sore (17/8/2025).

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dengan penuh wibawa, ia memimpin jalannya prosesi penurunan bendera yang menjadi penutup dari seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di daerah tersebut.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kembali menunjukkan disiplin dan kekompakan saat menurunkan Sang Merah Putih. Setelah pada pagi hari sukses mengibarkan bendera, sore itu mereka menuntaskan tugas mulia dengan langkah tegap, teratur, dan penuh kehormatan.

Suasana sore yang teduh menambah kekhidmatan upacara. Ratusan masyarakat tetap bertahan menyaksikan prosesi hingga akhir, bergabung bersama jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Bombana, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, pejabat pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, organisasi masyarakat, serta tokoh-tokoh yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat aktif menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Bombana. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam membangun daerah.

“Momentum kemerdekaan ini harus menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja, berkarya, dan berkontribusi dalam pembangunan Bombana. Semangat persatuan dan gotong royong adalah kunci menuju kemajuan daerah kita tercinta,” ujar Bupati Burhanuddin.

Peringatan HUT ke-80 RI di Bombana diawali dengan apel kehormatan, dilanjutkan upacara detik-detik proklamasi, pesta rakyat, hingga penurunan bendera. Semua rangkaian berjalan tertib dan penuh rasa nasionalisme. Kehadiran masyarakat yang tetap antusias mengikuti setiap kegiatan menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dalam kebersamaan warga Bombana.

Selain menjadi agenda kenegaraan, upacara tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Bupati Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan para pendiri bangsa dengan menghadirkan karya nyata dalam pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

Ia berharap, semangat peringatan HUT ke-80 RI dapat menjadi energi baru dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, hingga generasi muda. “Dengan kebersamaan, kita bisa melangkah lebih jauh dan menghadirkan Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” tambahnya.

Masyarakat yang hadir pun merasakan kebanggaan tersendiri. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, hingga tokoh-tokoh daerah memberi makna lebih dalam terhadap prosesi penurunan bendera, yang bukan hanya seremoni tahunan, melainkan juga momentum membangun optimisme bersama.

Upacara penurunan bendera Merah Putih tahun ini menjadi penutup penuh makna dari peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Bombana. Dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa nasionalisme, prosesi tersebut meninggalkan pesan bahwa semangat persatuan tetap menjadi fondasi penting untuk mewujudkan cita-cita pembangunan daerah.




Bupati Burhanuddin: HUT RI Momentum Membangun Bombana Berdaya Saing

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Malam Ramah Tamah dan Pesta Rakyat Berani Merdeka sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kasipute, Minggu malam, 17 Agustus 2025. Acara berlangsung meriah dengan suasana penuh kebahagiaan dan kebersamaan warga.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana. Turut mendampingi Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Ketua DPRD Bombana Iskandar, S.P, jajaran Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, serta kepala OPD, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang antusias meramaikan alun-alun.

Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan bahwa peringatan HUT RI harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni. “Tema HUT RI tahun ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Bombana, yaitu Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan. Melalui program pembangunan yang efektif dan pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan, kita optimis Bombana akan semakin maju dan berdaya saing di masa depan. Saya juga memberikan apresiasi khusus kepada anak-anak Paskibraka 2025 yang telah sukses melaksanakan tugas mulia dengan penuh disiplin dan semangat,” ujarnya.

Foto bersama Forkopimda Kabupaten Bombana
Foto bersama Forkopimda Kabupaten Bombana

Rangkaian acara diwarnai penampilan tari kreasi daerah, musik dari Vanilla Stage, lantunan suara Amira Julan, serta petikan gitar khas musisi lokal Indra, gitaris Rain. Suasana menjadi semakin akrab ketika Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda ikut bernyanyi dan berjoget bersama masyarakat, memperlihatkan eratnya hubungan pemerintah dan rakyat.

Malam ramah tamah juga menjadi ajang penyerahan hadiah bagi pemenang lomba yang digelar sebelumnya, seperti Defile, Kebersihan Kantor, Kuliner, Mini Soccer antar OPD, serta gerak jalan antar sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA. Tepuk tangan, sorak-sorai, dan tawa warga mewarnai suasana hingga akhir acara.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi simbolis penekanan lima jari pada layar LED oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK, dan Forkopimda Bombana sebagai tanda ditutupnya seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-80.

Perayaan ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Bombana sekaligus menumbuhkan semangat baru untuk bersama-sama membangun daerah menuju Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan.




Pawai Merah Putih di Laut Bombana Jadi Tradisi Baru Peringatan HUT RI

Bombana, sultraneet.com — Laut pesisir Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, berubah menjadi lautan merah putih saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Sebanyak 110 perahu nelayan berlayar dengan hiasan bendera merah putih, menciptakan panorama spektakuler di tengah semangat kebersamaan masyarakat pesisir.

Kegiatan ini lahir dari ide sederhana seorang Babinsa, Sertu Amiruddin Abdul Madjid Way, yang sehari-hari bertugas mendampingi warga di Desa Lampata. Setelah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bombana menyalurkan bendera merah putih sebagai bagian dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera, Amiruddin mengajak masyarakat untuk mengibarkannya di laut. Mengingat sebagian besar warga desa berprofesi sebagai nelayan, ajakan itu langsung disambut hangat dan berkembang menjadi sebuah pawai laut.

“Inilah cara sederhana kita mengisi kemerdekaan. Kita tidak lagi berperang, kita hanya diminta meluangkan waktu untuk merayakan kemerdekaan dengan cara kita. Mari kita semarakkan HUT RI ke-80 dengan pawai merah putih di laut,” kata Amiruddin kepada warga saat mempersiapkan kegiatan.

Gagasan itu kemudian dikomunikasikan ke Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, yang segera membawa ide tersebut kepada Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Dukungan penuh pun diberikan, termasuk dari Camat Rumbia Tengah, Yusuf Alison, S.Sos., MM, bersama pemerintah kecamatan, stakeholder terkait, dan tentu saja masyarakat pesisir yang dengan gotong royong menghias perahu mereka.

Hasilnya, Minggu siang ratusan perahu berlayar dari berbagai desa di Rumbia Tengah. Bendera merah putih berkibar gagah di tengah laut, menebarkan suasana haru sekaligus kebanggaan. Panorama itu bukan hanya sekadar hiasan, melainkan simbol semangat juang dan cinta tanah air yang tetap hidup di hati masyarakat Bombana.

Bupati Burhanuddin yang membuka resmi kegiatan itu usai memimpin upacara pengibaran bendera di Lapangan eks MTQ Bombana, menyampaikan apresiasi tinggi. “Semangat nasionalisme tidak hanya berkibar di daratan, tetapi juga bergelora dari laut. Ini adalah simbol bahwa seluruh elemen masyarakat Bombana, dari pegunungan hingga pesisir, turut menjaga dan merayakan kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Bupati menegaskan, pawai merah putih di laut akan dijadikan agenda tahunan perayaan HUT RI di Bombana. “Ini bukan sekadar pawai, tapi simbol kuat persatuan dari laut untuk Indonesia. Tahun depan dan seterusnya, kita akan lanjutkan tradisi ini,” tegasnya.

Masyarakat pun antusias. Banyak di antara mereka yang merasa bangga dapat memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan cara yang khas dan menyentuh hati. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa semangat nasionalisme masyarakat Bombana tetap terjaga, hanya saja perlu dorongan dan ruang untuk mengekspresikannya.

Pawai laut yang lahir dari ide sederhana seorang Babinsa dan dukungan berbagai pihak itu kini menjadi ikon baru peringatan kemerdekaan di Bombana. Lebih dari sekadar konvoi perahu, kegiatan tersebut adalah pesan persatuan yang lahir dari laut untuk Indonesia.




Meriah dan Khidmat, Upacara HUT ke-80 RI di Bombana Berlangsung Penuh Makna

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan khidmat di Lapangan RTH/Ex MTQ Bombana, Sabtu (17/8/2025). Sejak pagi, ratusan peserta telah memadati lapangan untuk mengikuti jalannya upacara penuh makna ini.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bertindak sebagai inspektur upacara didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan kerja bersama. “Hari ini kita bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk membangun Bombana yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Pasukan Paskibraka yang berjumlah 74 orang putra-putri terbaik dari seluruh kecamatan di Bombana berhasil mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna. Prosesi ini diiringi lantunan Lagu Indonesia Raya oleh Korsik Pemda Bombana. Suasana semakin khidmat ketika paduan suara Wonuaku Bombana menyanyikan lagu kebangsaan dan hymne perjuangan.

Pembacaan naskah proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar, SP, menjadi momen yang membuat seluruh peserta upacara larut dalam rasa haru dan kebanggaan. Peserta upacara tampak khusyuk, mulai dari jajaran pejabat daerah hingga masyarakat umum.

Sejumlah tokoh hadir dalam upacara ini, di antaranya Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, bersama Wakil Ketua TP PKK, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda, Asisten/Staf Ahli Bupati, kepala OPD, camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Bombana, unsur TNI/Polri, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum termasuk para orang tua anggota Paskibraka. Kehadiran mereka menambah suasana kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah ini.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan berbagai penghargaan dan bantuan sosial. Bupati Bombana menyerahkan piagam penghargaan lomba inovasi OPD, bantuan sosial dari Baznas Bombana, santunan JKM Non ASN Non Kategori dari Dinas Kesehatan, serta penyerahan Jaminan Hari Tua dari PT. Tonia Mitra Sejahtera. “Ini adalah wujud kepedulian pemerintah daerah bersama mitra dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, peserta Paskibraka, dan seluruh tamu undangan. Senyum bangga para peserta Paskibraka dan orang tua mereka menjadi penanda bahwa perayaan HUT RI ke-80 di Bombana meninggalkan kesan mendalam.

Peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum kebersamaan dan harapan baru bagi seluruh masyarakat Bombana. Dengan semangat gotong royong dan komitmen untuk maju bersama, upacara ini diharapkan menjadi inspirasi dalam mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.