Bombana Gelar Gerak Jalan Santai dan Launching Car Free Day HUT RI ke-80

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perhubungan resmi menggelar Gerak Jalan Santai sekaligus Launching Car Free Day dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025. Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan berlangsung di Lapangan A. Rifai, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, disaksikan ratusan warga yang memadati area kegiatan (Bombana, 2025).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian utama HUT RI yang dirancang untuk mendorong pola hidup sehat serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan telah memadati kawasan lapangan untuk mengikuti gerak jalan santai. Antusiasme tinggi terlihat dari ramainya peserta yang datang bersama keluarga, komunitas olahraga, pelajar, dan pegawai pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ruang publik yang lebih sehat dan ramah bagi masyarakat. “Hari ini kita mulai langkah baru untuk menghadirkan ruang bersama yang lebih nyaman melalui Car Free Day. Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum agar warga semakin sadar akan pentingnya kesehatan, lingkungan bersih, dan kebiasaan hidup aktif,” ujar Bupati Burhanuddin.

Peluncuran Car Free Day ditandai dengan dibukanya akses khusus bagi masyarakat untuk menikmati area bebas kendaraan bermotor di sekitar Lapangan A. Rifai. Program ini direncanakan menjadi agenda rutin setiap pekan, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengurangi polusi, mendorong mobilitas ramah lingkungan, serta menyediakan ruang rekreasi yang aman bagi keluarga.

Sejumlah kegiatan turut meramaikan acara, termasuk senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembagian doorprize bagi peserta gerak jalan santai. Kehadiran warga yang memadati kawasan kegiatan menunjukkan bahwa program ini disambut baik dan diharapkan dapat menjadi wadah baru bagi aktivitas sosial, ekonomi, dan olahraga masyarakat Bombana.

Gerak Jalan Santai dan Launching Car Free Day menjadi penanda bahwa peringatan HUT RI di Bombana tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mendorong partisipasi publik dengan kegiatan yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap momentum ini dapat memperkuat semangat kolektif dalam membangun daerah yang lebih sehat dan berkelanjutan.




Bupati Bombana Pimpin Renungan Suci HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Bombana, sultranet.com – Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia digelar khidmat di Tugu Brimob, Kelurahan Kasipute. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si memimpin langsung prosesi tersebut pada Sabtu malam (16/8/2025).

Upacara ini diikuti oleh Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten dan Staf Ahli Setda Bombana, para kepala perangkat daerah, serta Kwarcab Gerakan Pramuka Bombana. Mereka hadir sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa.

Dalam amanatnya, Bupati Burhanuddin menyampaikan rasa hormat mendalam kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Ia mengajak seluruh peserta untuk kembali merenungkan nilai perjuangan yang diwariskan generasi terdahulu. “Malam ini kita berkumpul untuk menundukkan kepala, mengheningkan cipta, dan menyatukan doa bagi arwah para pahlawan. Mereka telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan, dan kita sebagai generasi penerus wajib menjaga, mengisi, dan melanjutkan perjuangan dengan kerja nyata membangun bangsa,” ujar Bupati Burhanuddin.

Suasana hening menyelimuti kawasan Tugu Brimob ketika obor dinyalakan serentak oleh peserta upacara. Cahaya obor tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat abadi atas pengorbanan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Prosesi ini juga mempertegas nilai spiritual dan nasionalisme sebagai landasan moral peringatan kemerdekaan.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Bombana. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sebelum pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus 2025. Melalui momen ini, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin meneguhkan komitmen dalam menjaga persatuan, melanjutkan pembangunan, serta menghidupkan semangat gotong royong yang menjadi warisan bangsa.

Tradisi renungan suci yang digelar setiap tahun ini juga menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat Bombana untuk memperkuat rasa kebangsaan. Dengan menggali kembali nilai-nilai kepahlawanan, pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga penguatan karakter dan semangat kolektif.




Paripurna DPRD Bombana Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-80 RI

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos serta Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana, Jumat (15/8/2025).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bombana Iskandar, SP dan dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Pj. Sekda Bombana, serta para pejabat pemerintah daerah. Suasana paripurna berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan semangat kebangsaan menjelang peringatan kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pelaksanaan rapat paripurna ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat nilai persatuan, demokrasi, dan kedaulatan rakyat sebagai fondasi pembangunan daerah. “Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia yang akan kita dengarkan sebentar lagi akan menyampaikan arahan dan gambaran perjalanan bangsa, capaian pembangunan, serta tantangan ke depan yang harus kita hadapi bersama-sama,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema peringatan HUT ke-80 RI tahun ini, yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, selaras dengan visi-misi pembangunan Kabupaten Bombana 2025–2029. Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat penting bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci tercapainya kemajuan daerah.

Setelah sambutan, rapat paripurna dilanjutkan dengan penayangan siaran langsung pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dari Gedung MPR/DPR/DPD RI di Jakarta. Seluruh peserta mengikuti jalannya pidato dengan saksama, seiring pemerintah daerah di seluruh Indonesia turut menyaksikan agenda nasional tersebut secara serentak.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan tiga poin utama. Pertama, capaian pembangunan nasional, meliputi pertumbuhan ekonomi yang stabil, peningkatan pembangunan infrastruktur, perluasan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta penguatan ketahanan pangan dan energi sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Kedua, penguatan persatuan bangsa, termasuk ajakan untuk memperkokoh toleransi dan gotong royong serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi dinamika politik dan tantangan global. Ketiga, arah kebijakan ke depan, yang menempatkan pemberantasan korupsi, peningkatan kualitas SDM, transformasi digital, pemerataan pembangunan, dan penguatan pertahanan negara sebagai prioritas strategis.

Melalui agenda paripurna ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat kebangsaan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kebijakan dalam mempercepat pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.




Bombana Ikuti Rakor Nasional Penguatan Fungsi Gubernur dalam Pembinaan Produk Hukum Daerah

Bombana, sultranet.com | Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, bersama Asisten/Staf Ahli Setda Bombana dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting yang membahas Penguatan Fungsi Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dalam Pembinaan dan Pengawasan Produk Hukum Daerah, Kamis, 14 Agustus 2025.

Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Measa Laro Lantai 2 Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan diikuti kepala daerah, wakil kepala daerah, serta pejabat terkait dari seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan pentingnya peran gubernur dalam memastikan setiap produk hukum daerah sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Ia menekankan penguatan fungsi pembinaan dan pengawasan guna mendukung kebijakan nasional, memperkuat sinergi pusat dan daerah, sekaligus mencegah lahirnya regulasi yang dapat menghambat investasi maupun pelayanan publik.

“Produk hukum daerah harus harmonis dengan aturan nasional agar tidak menjadi hambatan bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat. Gubernur memiliki fungsi strategis untuk memastikan sinkronisasi itu berjalan baik,” ujar Mendagri.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyampaikan komitmen daerahnya untuk mendukung langkah penguatan fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan menjadi kunci terwujudnya regulasi yang harmonis.

“Kebijakan yang harmonis antara pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci terwujudnya pemerintahan yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Ahmad Yani.

Rakor juga membahas strategi pendampingan, mekanisme evaluasi, serta langkah percepatan penyelarasan produk hukum daerah dengan kebijakan nasional. Melalui forum ini, diharapkan setiap daerah mampu memperkuat regulasi yang mendorong pembangunan daerah sekaligus menjaga kepastian hukum.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, hasil rakor menjadi acuan penting dalam memastikan setiap regulasi yang diterbitkan benar-benar mendukung pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Pemerintah daerah menilai harmonisasi kebijakan bukan hanya soal kepatuhan pada aturan, tetapi juga wujud komitmen dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berdampak langsung bagi masyarakat.




Bombana Hadiri Rakor Nasional Penguatan Fungsi Gubernur dalam Pengawasan Produk Hukum Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat nasional yang membahas penguatan fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam pembinaan dan pengawasan produk hukum daerah. Kegiatan yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting ini diikuti Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Asisten/Staf Ahli Setda dan pimpinan OPD terkait. Rakor dipusatkan di Ruang Rapat Measa Laro Lantai 2 Setda Bombana, Kamis (14/8/2025).

Rakor tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Toto Karnavian. Seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, serta pejabat terkait dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia turut mengikuti agenda tersebut secara serentak.

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan urgensi memperkuat peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk memastikan seluruh produk hukum daerah selaras dengan peraturan perundang-undangan. Ia mengingatkan bahwa penyelarasan regulasi merupakan fondasi penting dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan memperkuat layanan publik.

“Pengawasan produk hukum daerah harus dilakukan secara konsisten agar tidak muncul regulasi yang dapat menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Mendagri dalam kesempatan tersebut.

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung langkah penguatan pembinaan dan pengawasan regulasi yang dilakukan pemerintah provinsi. Ia menyampaikan bahwa harmonisasi kebijakan lintas level pemerintahan menjadi kunci penting dalam mewujudkan tata kelola yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kebijakan yang harmonis antara pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci terwujudnya pemerintahan yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Rakor juga membahas strategi pendampingan daerah, mekanisme evaluasi, serta langkah percepatan penyesuaian produk hukum daerah dengan kebijakan nasional. Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas regulasi, memastikan kepatuhan, serta memperkuat koordinasi dalam implementasi kebijakan bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah siap meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memastikan setiap regulasi yang disusun memenuhi prinsip legalitas, efektivitas, dan keberpihakan kepada masyarakat.




Pramuka Bombana Gelar Malam Ulang Janji HUT ke-64, Bupati Tekankan Pembentukan Karakter Pemuda

Bombana, sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bombana menggelar Malam Ulang Janji dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64 di halaman Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu, 13 Agustus 2025.

Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Bombana selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus Kwarcab, kwartir ranting, pembina pramuka, serta anggota pramuka penegak dan pandega dari berbagai gugus depan.

Prosesi diawali dengan pembacaan ulang Janji Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka secara serentak oleh seluruh peserta. Momen ini menjadi pengingat komitmen pramuka untuk mengamalkan nilai-nilai luhur gerakan dalam kehidupan sehari-hari. Dilanjutkan dengan prosesi penyalaan obor oleh Bupati, kegiatan kemudian berlanjut dengan Pawai Obor yang diikuti seluruh peserta. Rombongan bergerak dari halaman Rumah Jabatan Bupati, menyusuri ibu kota Rumbia, dan kembali ke lokasi awal.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat menyalaka obor
Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat menyalaka obor

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, Pramuka bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh dan peduli pada sesama.

“Pramuka bukan hanya belajar tali-temali atau baris-berbaris, tetapi membentuk insan yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan,” kata Burhanuddin.

Ia juga mengajak anggota Pramuka untuk terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Kegiatan Malam Ulang Janji kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud syukur sekaligus harapan agar Gerakan Pramuka terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Bagi masyarakat Bombana, momentum HUT Pramuka ke-64 menjadi pengingat bahwa peran generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan, disiplin, dan kepedulian sosial harus terus dipupuk. Pemerintah daerah menilai Gerakan Pramuka sebagai mitra penting dalam mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter, berdaya saing, dan berjiwa pengabdian.




Porseni Bombana 2025 Resmi Dibuka, Pawai Defile Warnai Semarak HUT ke-80 RI

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana membuka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui pelaksanaan Defile dan Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar perangkat daerah di Alun-Alun Kasipute, Kecamatan Rumbia. Kegiatan dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” itu diikuti seluruh ASN, P3K, dan tenaga honorer dari seluruh perangkat daerah, Selasa (12/8/2025).

Rangkaian kegiatan diawali pawai defile yang menampilkan berbagai perangkat daerah serta dua kecamatan, Rumbia dan Rumbia Tengah. Peserta berjalan dengan pakaian adat, kostum tematik, hingga yel-yel kreatif yang memeriahkan jalannya pawai. Suasana semakin meriah saat barisan defile menampilkan atraksi khas masing-masing instansi yang disambut tepuk tangan warga.

Usai pawai, acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan piala bergilir kepada perwakilan pemenang tahun sebelumnya. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Wakil Ketua TP PKK Bombana Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, perwakilan Forkopimda, Pj. Sekda, para asisten dan staf ahli bupati, serta para kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang memperkuat persatuan dan meningkatkan kontribusi positif dalam pembangunan daerah. “Kita wajib mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dan melanjutkan cita-cita mereka, yaitu tetap bersatu dalam bingkai Negara Republik Indonesia. Walau banyaknya corak perbedaan kita, mari tetap berada dalam satu kesatuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat persaudaraan dan kreativitas harus menjadi landasan perayaan kemerdekaan tahun ini. “Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan semangat persatuan, kedaulatan, kreativitas, dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia,” kata Bupati.

Porseni tingkat kabupaten tahun ini sekaligus menjadi wadah mempererat hubungan antarlembaga pemerintahan, masyarakat, dan pelajar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta baru di bidang olahraga dan seni, serta menjadi ruang pembinaan karakter yang kompetitif dan berdaya saing.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan Porseni dapat menjadi agenda rutin yang semakin berkualitas setiap tahunnya serta mampu memperkuat solidaritas dan kebersamaan pegawai pemerintah daerah.




Pemkab Bombana Bagikan 3.300 Bendera Merah Putih

Bombana, sultranet.com – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bombana membagikan sekitar 3.300 bendera Merah Putih kepada masyarakat. Bertempat di Tugu Munajah, Minggu, 10 Agustus 2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pembagian 10 juta bendera yang digagas Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri.

Peluncuran gerakan ini ditandai dengan pembagian bendera secara simbolis oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM Kes. Bendera diserahkan kepada perwakilan TNI/Polri dan masyarakat.

Tidak hanya secara simbolis, Syahrun dan Sunandar juga turun langsung membagikan bendera kepada warga yang melintas di kawasan Tugu Munajah. Aksi ini menjadi ajakan nyata bagi warga untuk mengibarkan Sang Merah Putih menjelang Hari Kemerdekaan, tanggal 17 Agustus.

“Melalui gerakan ini, kami ingin membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air, khususnya di kalangan masyarakat Kabupaten Bombana,” ujar Sunandar di sela kegiatan.

Hingga saat ini, sekitar 3.300 bendera telah berhasil dikumpulkan melalui sumbangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Bombana, kecamatan, dan sekolah-sekolah. Sebagian besar bendera sudah didistribusikan langsung kepada warga maupun melalui TNI/Polri, yang kemudian diteruskan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas ke pelosok desa.

Badan Kesbangpol sebagai pelaksana teknis program ini memastikan distribusi merata hingga ke wilayah terpencil. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap gerakan ini bukan hanya memenuhi target program nasional, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kemerdekaan ini milik bersama, dan bendera adalah simbol persatuan,” tegas Sunandar. (IS)




Pemkab Bombana Gelar Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai bagian dari Program Nasional Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih. Kegiatan ini dipusatkan di area Tugu Munajah, Kecamatan Rumbia, pada Minggu (10/8/2025).

Gerakan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri tersebut bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air melalui pemasangan bendera Merah Putih secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, khususnya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Penyerahan bendera dilakukan secara simbolis oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, yang didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes, bersama jajaran Kesbangpol serta calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Bombana.

“Kegiatan ini bukan sekadar membagikan bendera, tetapi mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi menghiasi lingkungan dengan Merah Putih. Ini menjadi wujud kebanggaan dan cinta kita pada tanah air,” ujar Syahrun.

Menurutnya, gerakan ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan semangat gotong royong, pemasangan bendera di setiap rumah, kantor, dan fasilitas umum diharapkan mampu menciptakan suasana meriah dan penuh semangat kemerdekaan di seluruh pelosok Bombana.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes, menegaskan pihaknya telah menyiapkan ribuan bendera untuk dibagikan kepada masyarakat. “Bendera ini akan kami distribusikan secara bertahap melalui kecamatan, desa, dan kelurahan agar seluruh wilayah terjangkau,” katanya.

Ia juga menambahkan, pembagian bendera melibatkan partisipasi aktif para calon Paskibraka Bombana. Keterlibatan mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai dan menjaga simbol negara.

Suasana pembagian bendera di Tugu Munajah berlangsung meriah. Warga yang hadir tampak antusias menerima bendera, sebagian langsung memasangnya di rumah masing-masing. Tidak hanya menjadi ajang pembagian atribut, acara ini juga menjadi wadah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun sejak 2022. Tujuannya adalah menggelorakan semangat kemerdekaan di seluruh penjuru negeri, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama menunjukkan rasa bangga dan cinta terhadap simbol negara.

Dengan gerakan ini, Pemkab Bombana berharap masyarakat semakin menghayati makna kemerdekaan dan menjaga persatuan bangsa. Pemasangan bendera di setiap sudut kota dan desa diharapkan menjadi simbol nyata bahwa semangat kemerdekaan terus hidup di hati rakyat.




Bombana Luncurkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih untuk Semarak HUT ke-80 RI

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi meluncurkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai bagian dari program nasional pembagian 10 juta bendera yang diinisiasi Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri. Peluncuran dipusatkan di Tugu Munajah dan ditandai pembagian bendera secara simbolik oleh Penjabat Sekretaris Daerah Bombana, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, bersama Kepala Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, MM Kes, kepada perwakilan TNI/Polri dan masyarakat, Minggu (10/8/2025).

Gerakan tersebut tidak berhenti pada seremoni simbolik. Pj Sekda bersama Kepala Kesbangpol juga turun langsung membagikan bendera kepada warga yang melintas di kawasan Tugu Munajah. Aksi itu menjadi ajakan nyata agar masyarakat mengibarkan Merah Putih menjelang peringatan 17 Agustus.

Hingga saat ini, sekitar 3.300 bendera telah terkumpul dan sebagian besar telah didistribusikan. Pengumpulan dilakukan melalui sumbangan Organisasi Perangkat Daerah, kecamatan, serta sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bombana. Kesbangpol sebagai pelaksana teknis juga menyalurkan bendera secara langsung kepada masyarakat serta bekerja sama dengan TNI/Polri untuk meneruskan pembagian hingga ke pelosok desa melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Kepala Kesbangpol Bombana menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi panggilan kebangsaan. “Melalui gerakan ini, kami ingin membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air, khususnya di kalangan masyarakat Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembagian bendera merupakan upaya memperluas partisipasi publik dalam menyemarakkan HUT ke-80 RI, sekaligus mempertegas identitas nasional di ruang-ruang domestik. Pemerintah daerah berharap warga ikut ambil bagian dengan memasang bendera Merah Putih di rumah, kantor, hingga lingkungan sekitar.

Gerakan ini juga dipandang sebagai simbol kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan. Pemerintah Kabupaten Bombana menekankan pentingnya persatuan di tengah masyarakat, sejalan dengan tema perayaan HUT RI ke-80 tahun ini. Dengan pembagian bendera yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, pemerintah berharap momentum ini mempererat solidaritas sosial dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Kesbangpol memastikan pendistribusian bendera akan terus berlanjut hingga seluruh stok tersalurkan. Aparat kecamatan, sekolah, serta perangkat desa juga dilibatkan agar gerakan ini menjangkau seluruh wilayah secara merata. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk menindaklanjuti semangat ini dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa.