Bupati Bombana Buka Olahraga dan Pentas Seni HUT ke-81 RI di Rarowatu

Bombana, sultranet.com — Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., membuka rangkaian kegiatan olahraga dan pentas seni untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Taubonto, Kecamatan Rarowatu. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Rabu (12/8/2026).

Pembukaan kegiatan dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bombana, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta jajaran pemerintah kecamatan setempat. Masyarakat turut meramaikan kegiatan yang menggabungkan pertandingan olahraga dan pertunjukan seni sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengajak peserta dan masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, dan memperkuat persatuan. Ia mengingatkan bahwa semangat kompetisi seharusnya tidak mengurangi rasa persaudaraan di antara warga.

“Menang dan kalah menjadi bagian dari pertandingan, tetapi menjaga persatuan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujar Burhanuddin.

Pesan tersebut menekankan bahwa kegiatan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan. Lebih dari itu, setiap perlombaan diharapkan dapat membangun sikap saling menghargai, kedisiplinan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Momentum peringatan kemerdekaan, menurut Burhanuddin, juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan sosial melalui kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok usia dan latar belakang. Olahraga dan pentas seni dapat mempertemukan warga dalam suasana yang positif sekaligus menjaga semangat gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Rangkaian kegiatan di Kecamatan Rarowatu tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bombana juga berharap kegiatan itu dapat menghadirkan manfaat ekonomi bagi warga, terutama pedagang dan pelaku UMKM yang memanfaatkan keramaian untuk menawarkan produk serta makanan kepada pengunjung.

Burhanuddin mengatakan, meningkatnya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar. Kehadiran pengunjung diharapkan ikut menggerakkan perdagangan, khususnya usaha kuliner dan produk yang dijajakan masyarakat setempat.

“Dengan kegiatan ini kita harapkan para saudara-saudara kita yang di UMKM bisa berkembang, masyarakat juga dapat menikmati kuliner yang disiapkan oleh saudara-saudara kita,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan kemasyarakatan seperti ini dapat memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usaha. Dukungan terhadap usaha lokal dinilai penting karena kegiatan ekonomi berskala kecil menjadi salah satu bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Selain memberikan kesempatan bagi pedagang untuk memperoleh pembeli, kegiatan yang ramai dikunjungi masyarakat juga dapat mendorong interaksi antara pelaku usaha dan konsumen. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan olahraga dan seni di tingkat kecamatan diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan hiburan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang terlibat.

Bupati juga mengajak masyarakat Kecamatan Rarowatu menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan partisipasi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat di lingkungan masing-masing.

Ia menekankan bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui tindakan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga kebersamaan, saling membantu, dan mengambil bagian dalam pembangunan merupakan bentuk kontribusi masyarakat untuk mendorong kemajuan Kabupaten Bombana.

Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin turut mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan lahan yang tersedia menjadi terbengkalai. Ia mendorong warga untuk memanfaatkan lahan secara produktif sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Pemanfaatan lahan secara optimal, menurutnya, dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Lahan yang dikelola dengan baik berpotensi mendukung kegiatan produktif dan membantu keluarga memperoleh manfaat ekonomi dari sumber daya yang tersedia di lingkungan mereka.

Bupati juga meminta para camat dan kepala desa untuk terus mendorong masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengoptimalkan penggunaan lahan yang ada. Peran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa dinilai penting untuk membangun kesadaran warga serta mendorong partisipasi dalam menjaga lingkungan dan mengembangkan potensi lokal.

Pesan mengenai pemanfaatan lahan tersebut melengkapi ajakan Bupati untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum membangun daerah. Semangat kebersamaan dalam kegiatan olahraga dan seni diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya meningkatkan produktivitas masyarakat serta menjaga lingkungan tempat tinggal.

Di sisi lain, Burhanuddin mengingatkan seluruh pihak agar menjaga keamanan dan kebersihan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Ia berharap penyelenggara, peserta, pedagang, dan pengunjung dapat bersama-sama menciptakan suasana yang tertib sehingga seluruh agenda dapat dinikmati dengan nyaman.

Kebersihan lokasi kegiatan menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan menjaga lingkungan lapangan dan sekitarnya agar tetap bersih selama kegiatan berlangsung maupun setelah acara selesai. Sementara itu, kepedulian terhadap keamanan diharapkan dapat membantu mencegah gangguan yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui olahraga dan pentas seni di Kecamatan Rarowatu menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan hari kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi warga untuk berinteraksi, menunjukkan kreativitas, dan mendukung aktivitas ekonomi di lingkungan mereka.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap nilai-nilai sportivitas, persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada perayaan tahunan, tetapi juga tercermin dalam upaya bersama menjaga keharmonisan dan mendukung pembangunan daerah.

Bagi masyarakat Kecamatan Rarowatu, kegiatan olahraga dan pentas seni menjadi kesempatan untuk merayakan kemerdekaan melalui kebersamaan. Dengan menjaga persaudaraan, mendukung pelaku UMKM, memanfaatkan lahan secara produktif, serta merawat kebersihan dan keamanan lingkungan, semangat kemerdekaan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Bombana.




Bupati Bombana Buka Pekan Olahraga dan Seni HUT ke-81 RI, Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

Bombana, Sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan kegiatan dirangkaikan dengan pawai defile di Alun-Alun Kasipute, Kabupaten Bombana, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, para asisten dan staf ahli bupati, serta kepala perangkat daerah. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan jajaran terkait menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang melibatkan berbagai elemen di Kabupaten Bombana.

Pekan Olahraga dan Seni dijadwalkan berlangsung pada 11–17 Agustus 2026, dengan puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus. Sejumlah kegiatan olahraga dan seni akan digelar dengan melibatkan perangkat daerah dan kecamatan. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini diharapkan mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat persatuan di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk mengenang jasa para pendahulu bangsa. Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dihargai dengan melanjutkan cita-cita bangsa melalui kerja nyata.

“Peringatan kemerdekaan ini hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk mengenang kembali perjuangan para pendahulu yang telah berjuang dengan darah dan air mata demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan, penghormatan terhadap jasa para pahlawan tidak cukup diwujudkan melalui upacara atau perayaan tahunan. Nilai perjuangan perlu diteruskan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, dan upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurut Burhanuddin, kemerdekaan memberikan tanggung jawab kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan serta menjalankan peran masing-masing demi kemajuan daerah. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bupati juga menyoroti peran aparatur sipil negara (ASN) dalam mengisi kemerdekaan. Sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan, ASN memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Tugas tersebut harus diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Kabupaten Bombana.

“Kita memiliki tugas sebagai Aparatur Sipil Negara untuk memberikan pengabdian terbaik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bombana,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam pembukaan Porseni tahun ini. Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, aparatur pemerintah diingatkan agar tetap menjalankan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, masyarakat diharapkan dapat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Porseni HUT ke-81 RI di Kabupaten Bombana akan diisi sejumlah perlombaan olahraga dan seni. Berdasarkan agenda yang disampaikan panitia, kegiatan tersebut meliputi pertandingan mini soccer, gerak jalan, serta penampilan lagu bebas yang dijadwalkan mengisi kegiatan pada malam hari.

Berbagai perlombaan itu melibatkan perangkat daerah dan kecamatan sehingga menjadi ruang interaksi bagi peserta dari berbagai lingkungan kerja dan wilayah. Melalui kegiatan olahraga dan seni, peserta tidak hanya berkesempatan menunjukkan kemampuan, tetapi juga belajar membangun kerja sama, menghargai perbedaan, dan menjaga sportivitas.

Sejumlah pertandingan olahraga akan dilaksanakan di wilayah Rumbia dan Rumbia Tengah. Pelaksanaan kegiatan di dua wilayah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang berlangsung hingga menjelang puncak peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus 2026.

Olahraga dan seni memiliki ruang tersendiri dalam perayaan kemerdekaan karena dapat mempertemukan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat partisipatif. Pertandingan olahraga mendorong kedisiplinan, kekompakan, dan sikap saling menghormati, sedangkan kegiatan seni memberi kesempatan bagi peserta untuk menampilkan kreativitas dan menghidupkan suasana perayaan.

Meski berlangsung dalam suasana meriah, setiap perlombaan diharapkan tetap mengedepankan semangat persahabatan. Kemenangan bukan satu-satunya tujuan, karena nilai kebersamaan dan sportivitas juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Dengan demikian, perayaan kemerdekaan dapat menjadi pengalaman positif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan.

Pawai defile yang mengiringi pembukaan Porseni juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI. Kegiatan tersebut menandai dimulainya rangkaian perayaan yang melibatkan jajaran pemerintah daerah dan berbagai unsur di Kabupaten Bombana.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat kemerdekaan tidak hanya hadir dalam bentuk perlombaan dan kemeriahan acara, tetapi juga tercermin dalam sikap sehari-hari. Persatuan, kepedulian, disiplin, dan tanggung jawab perlu terus dijaga agar menjadi landasan dalam membangun daerah.

Peringatan kemerdekaan pada akhirnya bukan sekadar mengenang peristiwa sejarah, melainkan juga mengingatkan setiap generasi akan tanggung jawab melanjutkan perjuangan melalui bidang masing-masing. Bagi aparatur pemerintah, hal itu diwujudkan dengan pelayanan yang baik dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi masyarakat, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui partisipasi, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dengan berlangsungnya Pekan Olahraga dan Seni pada 11–17 Agustus 2026, rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Bombana diharapkan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpeserta, menumbuhkan semangat sportivitas, dan memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah. Semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup melalui kebersamaan dan kerja nyata untuk masyarakat Bombana.




Bupati Bombana Kunjungi Korban Kebakaran di Tongkoseng, Lima Orang Meninggal Dunia

Bombana, sultranet.com — Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana mengunjungi keluarga korban kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa, memberikan dukungan kepada keluarga korban, serta memastikan penanganan pascakebakaran berjalan cepat dan terkoordinasi.

Kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut menimbulkan duka mendalam setelah lima orang meninggal dunia, terdiri atas seorang ibu dan empat anak. Peristiwa itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bombana, yang turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi keluarga korban sekaligus memastikan kebutuhan mendesak mereka mendapat perhatian.

Setibanya di Desa Tongkoseng, Bupati Burhanuddin terlebih dahulu mendatangi keluarga korban yang sementara tinggal di rumah saudaranya. Dalam kunjungan itu, ia menyampaikan belasungkawa secara langsung dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah menghadapi kehilangan besar.

Bupati hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana dan jajaran pemerintah daerah. Kehadiran rombongan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah, terutama keluarga yang harus menghadapi masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa kebakaran.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Burhanuddin bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana menyerahkan bantuan uang tunai kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi serta memenuhi sebagian kebutuhan mendesak setelah musibah terjadi.

Di tengah suasana duka, Bupati menyampaikan rasa kehilangan dan dukungan pemerintah daerah kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga korban diberi kekuatan untuk melewati masa sulit tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya memberikan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bombana, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan. Pemerintah daerah akan terus hadir serta berupaya memberikan penanganan dan bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Burhanuddin.

Setelah menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan bantuan, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi rumah yang hangus terbakar. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tempat kejadian serta memperoleh gambaran mengenai dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran.

Kunjungan ke lokasi menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah memahami kondisi warga terdampak. Dengan melihat langsung situasi di lapangan, perangkat daerah terkait diharapkan dapat melakukan penanganan berdasarkan kebutuhan nyata keluarga korban, termasuk dalam penyaluran bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Bupati Burhanuddin juga menginstruksikan perangkat daerah terkait agar segera melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap dampak kebakaran. Pendataan tersebut mencakup kerugian yang dialami keluarga korban dan kebutuhan yang perlu dipenuhi setelah rumah mereka terbakar.

Ia meminta agar proses pendataan dilakukan secara terkoordinasi sehingga bantuan yang diperlukan dapat disiapkan dan disalurkan sesuai ketentuan. Pemerintah daerah juga diminta memastikan kebutuhan dasar keluarga terdampak mendapat perhatian, terutama dalam situasi darurat setelah kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga.

Langkah tersebut diperlukan agar penanganan pascakebakaran tidak berhenti pada kunjungan dan pemberian bantuan awal. Pemerintah daerah perlu memastikan kondisi keluarga korban terus dipantau, sehingga kebutuhan mendesak dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang.

Musibah yang merenggut lima nyawa tersebut juga menjadi pengingat tentang besarnya dampak kebakaran terhadap kehidupan masyarakat. Selain kerusakan tempat tinggal dan kehilangan harta benda, keluarga yang ditinggalkan harus menghadapi beban emosional yang tidak mudah. Dalam keadaan seperti ini, dukungan dari pemerintah, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas menjadi penting untuk membantu keluarga melewati masa berduka.

Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan kepedulian kepada masyarakat yang mengalami musibah. Penanganan terhadap keluarga korban diharapkan dapat dilakukan melalui koordinasi antarpihak, dengan tetap memperhatikan kebutuhan dan kondisi keluarga yang terdampak.

Di sisi lain, pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Kepedulian warga, baik melalui dukungan moril maupun bantuan sesuai kemampuan, dapat menjadi penguat bagi keluarga korban dalam menghadapi masa sulit.

Bagi keluarga yang kehilangan lima anggota keluarganya, dukungan tersebut bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga bentuk kepedulian bahwa mereka tidak menghadapi duka sendirian. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat membantu keluarga korban memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama proses pemulihan.

Kunjungan Bupati Bombana ke Dusun Tondopi sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ketika bencana terjadi. Melalui peninjauan langsung, pemberian bantuan awal, serta instruksi pendataan dampak kebakaran, pemerintah daerah berupaya memastikan penanganan terhadap keluarga korban berjalan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.




Maulid Nabi, Bupati Bombana Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Pembangunan

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai landasan moral dalam memperkuat persatuan, menjalankan pembangunan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Burhanuddin saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Bombana yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Iman Kasipute, Senin (31/8/2026).

Menurut Burhanuddin, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai agenda keagamaan yang dilaksanakan setiap tahun. Momentum tersebut perlu menjadi ruang untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menerapkan akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW tetap relevan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam membangun daerah. Sikap jujur, amanah, adil, peduli terhadap sesama, serta mengutamakan persatuan dinilai penting untuk menjadi dasar dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Meneladani Rasulullah SAW: Memaknai Kemerdekaan, Bersatu dalam Ukhuwah, Berdaulat dalam Pembangunan, dan Sejahtera dalam Kebersamaan.”

Tema tersebut, kata Bupati, memiliki keterkaitan erat dengan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Burhanuddin mengatakan, memaknai kemerdekaan berarti memastikan pembangunan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang. Pemerintah bersama masyarakat harus terus berupaya membebaskan masyarakat dari ketertinggalan, kemiskinan, dan kebodohan.

“Memaknai kemerdekaan bukan hanya dengan memperingatinya, tetapi bagaimana kita mengisinya dengan kerja nyata untuk membebaskan masyarakat dari ketertinggalan, kemiskinan, dan kebodohan,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Bombana. Menurutnya, perbedaan latar belakang, suku, agama, maupun kelompok sosial tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun daerah.

Persatuan dan ukhuwah, kata dia, harus terus dirawat agar kehidupan sosial masyarakat tetap aman, damai, dan kondusif. Kondisi tersebut menjadi salah satu modal penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan berbagai program pembangunan.

“Persatuan dalam ukhuwah harus terus kita perkuat di tengah keberagaman masyarakat Bombana. Dengan persatuan, kita dapat menjaga kehidupan yang aman, damai, dan kondusif,” katanya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Burhanuddin menegaskan Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pembangunan tidak hanya diarahkan pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga harus berdampak terhadap kualitas hidup masyarakat.

Sejumlah sektor strategis menjadi perhatian pemerintah, mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penguatan sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Penguatan sektor tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat Bombana. Kebijakan pembangunan juga diarahkan untuk memperkuat potensi daerah sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi dapat menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Arah pembangunan tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Bombana, yakni Bombana yang Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan. Konsep tersebut menempatkan sektor pertanian, kelautan, dan berbagai potensi ekonomi daerah sebagai bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati menegaskan, pembangunan harus dilaksanakan secara adil dan merata. Pemerintah daerah, menurutnya, memiliki tanggung jawab memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih besar.

Ia mengingatkan agar tidak ada wilayah maupun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan. Pemerataan pembangunan menjadi bagian penting dari upaya menciptakan keadilan sosial sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kesejahteraan harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak boleh ada wilayah maupun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan, karena keadilan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan,” tegasnya.

Bagi Burhanuddin, nilai keadilan, kepedulian, dan kebersamaan yang diajarkan Rasulullah SAW dapat menjadi pedoman dalam menjalankan pemerintahan. Nilai tersebut juga diperlukan untuk membangun hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai yang disampaikan dalam peringatan tersebut perlu diterjemahkan ke dalam tindakan nyata, baik oleh aparatur pemerintah maupun masyarakat.

Bupati mengajak aparatur pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, generasi muda, serta seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran sesuai bidang masing-masing. Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, sementara masyarakat membutuhkan pemerintahan yang mampu bekerja secara amanah dan bertanggung jawab.

“Marilah kita jadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai fondasi moral dalam bersikap, bekerja, dan bermasyarakat,” ajaknya.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dapat menjadi momentum untuk memperkuat iman sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial. Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat berjalan seiring dengan semangat pembangunan daerah.

Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Bombana dapat terlaksana dengan baik dan berlangsung khidmat.

Ia menilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi berbagai unsur masyarakat. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kehidupan sosial dan keagamaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat secara umum. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat menjadi energi positif dalam menjaga persatuan sekaligus menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Dengan semangat meneladani Rasulullah SAW, pemerintah daerah berharap masyarakat Bombana dapat terus membangun kehidupan yang dilandasi nilai kejujuran, kepedulian, persaudaraan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi penting untuk menjaga persatuan sekaligus memastikan pembangunan berjalan dengan arah yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi pengingat perjalanan kehidupan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Bombana. Persatuan, pembangunan yang berkeadilan, dan kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan dalam semangat kebersamaan.




Bupati Bombana Buka Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Kesadaran Hukum Pelajar

Bombana – sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai upaya membangun kesadaran hukum dan memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda di Kabupaten Bombana. Program yang digagas Kejaksaan Negeri Bombana tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam membentuk pelajar yang berintegritas, disiplin, serta taat terhadap aturan. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan Kabupaten Bombana dan dihadiri Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bombana Aan Riyanto Latama, S.H., M.Kn. beserta jajaran Kejaksaan Negeri Bombana, Bunda PAUD Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Inspektur Daerah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Bombana, kepala sekolah, dewan guru, serta peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA, Selasa (28/7/2026).

Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan salah satu langkah edukatif yang bertujuan menanamkan pemahaman hukum sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, para pelajar memperoleh pengetahuan mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara sekaligus memahami berbagai risiko pelanggaran hukum yang kerap terjadi di lingkungan remaja, seperti perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, hingga penyalahgunaan media sosial.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pendidikan hukum harus menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, kesadaran terhadap hukum tidak cukup dibangun ketika seseorang telah dewasa, tetapi harus mulai ditanamkan sejak masih berada di bangku sekolah.

“Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan langkah nyata untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada generasi muda, sehingga mereka memahami hak, kewajiban, serta mampu menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum, seperti perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, maupun penyalahgunaan media sosial,” ujar Burhanuddin.

Ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Karena itu, pelajar harus dibekali pemahaman hukum yang memadai agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, serta terhindar dari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Bupati menilai sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Selain menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, sekolah juga harus mampu menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, serta sikap saling menghormati yang menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sekolah bukan hanya tempat mencari ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk karakter, disiplin, integritas, dan tanggung jawab. Masa depan Kabupaten Bombana berada di tangan kalian,” tegasnya.

Burhanuddin mengajak seluruh peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari hari. Ia berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan hukum secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perilaku sehari hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, aman, dan ramah anak. Menurutnya, setiap sekolah harus menjadi lingkungan yang nyaman sehingga peserta didik dapat belajar, berprestasi, serta mengembangkan potensi secara maksimal tanpa rasa takut terhadap perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya.

Ia juga mengapresiasi Kejaksaan Negeri Bombana yang terus menghadirkan edukasi hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda yang memiliki karakter kuat, kesadaran hukum yang tinggi, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing masing.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menaati aturan hukum, menghargai hak orang lain, serta mampu menghindari berbagai bentuk perilaku menyimpang. Lebih dari itu, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sosialisasi semata, tetapi menjadi gerakan edukasi yang berkelanjutan dalam membentuk generasi muda Bombana yang cerdas, beretika, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.




Bupati Bombana Perkuat Sinergi Reforma Agraria untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat

Bombana – sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan reforma agraria yang berkeadilan melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Bombana yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah terkait, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, Tim Gugus Tugas Reforma Agraria, serta para pemangku kepentingan lainnya di Ruang Rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, Kamis (30/7/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mempercepat pelaksanaan program reforma agraria, khususnya penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), penyelesaian berbagai persoalan pertanahan, serta penguatan program pemberdayaan bagi masyarakat penerima manfaat. Melalui forum ini, pemerintah daerah ingin memastikan reforma agraria tidak berhenti pada legalisasi aset, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa reforma agraria merupakan program yang memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar redistribusi tanah. Menurutnya, keberhasilan reforma agraria harus mampu membuka akses masyarakat terhadap peluang ekonomi sehingga berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup.

“Reforma agraria bukan hanya tentang penataan aset melalui redistribusi tanah dan legalisasi aset, tetapi juga tentang penataan akses yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi, pemberdayaan, dan peningkatan produktivitas,” tegas Burhanuddin.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong seluruh program reforma agraria berjalan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar setiap kebijakan pertanahan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati juga mengajak seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program TORA. Menurutnya, sinergi antarlembaga sangat diperlukan agar setiap persoalan pertanahan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

“Melalui forum ini, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), menyelesaikan permasalahan pertanahan, serta pengembangan program pendampingan bagi masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.

Burhanuddin menambahkan, keberhasilan reforma agraria tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga memerlukan komitmen bersama seluruh pihak. Karena itu, keterpaduan program antara pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, pemerintah desa, dunia usaha, hingga masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bombana.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, I Gde Beniyasa, S.Kom., S.ST., M.H., menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan agenda awal pelaksanaan tugas Gugus Tugas Reforma Agraria setelah diterbitkannya Surat Keputusan Bupati Bombana tentang pembentukan gugus tugas.

Menurutnya, pembentukan gugus tugas menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi penyelesaian berbagai persoalan pertanahan yang selama ini membutuhkan penanganan lintas sektor.

“Dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan Gugus Tugas Reforma Agraria yang ditandatangani Bupati Bombana, kami berharap berbagai permasalahan pertanahan di Kabupaten Bombana dapat diselesaikan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan tidak berlarut larut. Melalui gugus tugas ini, setiap potensi permasalahan dapat diidentifikasi sejak dini sehingga dapat diselesaikan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” kata Beniyasa.

Ia menambahkan, rakor tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria dalam mengoptimalkan pelaksanaan program TORA melalui legalisasi aset maupun penataan akses. Dengan demikian, manfaat reforma agraria tidak hanya dirasakan dalam bentuk kepastian hukum atas tanah, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, instansi vertikal, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pertanahan yang berkeadilan, mengurangi ketimpangan penguasaan tanah, mempercepat penyelesaian konflik agraria, sekaligus mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan di Kabupaten Bombana.




Bupati Bombana Buka Diklatsargab PMR 2026, Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Berjiwa Kemanusiaan

Bombana – sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter, peduli, dan memiliki semangat kemanusiaan melalui Pendidikan dan Pelatihan Dasar Gabungan (Diklatsargab) Unit Palang Merah Remaja (PMR) Mula, Madya, dan Wira Kabupaten Bombana Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI Kecamatan Poleang Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Poleang Timur itu secara resmi dibuka oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., yang hadir didampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., di Lapangan Merdeka, Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kamis (30/7/2026).

Pembukaan Diklatsargab menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepalangmerahan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta nilai nilai kemanusiaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana mengapresiasi peran Palang Merah Remaja sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda. Menurutnya, PMR memiliki posisi strategis dalam menanamkan kepedulian sosial, membentuk jiwa kemanusiaan, sekaligus mengembangkan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan para anggotanya.

“Saya berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang kepalangmerahan, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, donor darah, dan kesehatan remaja, tetapi juga mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat pengabdian kepada sesama,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan. Para peserta diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan positif, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing masing.

Bupati juga mengingatkan bahwa seluruh peserta merupakan generasi penerus Kabupaten Bombana yang akan memegang peran penting dalam pembangunan daerah pada masa mendatang. Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan penuh disiplin, semangat, dan rasa tanggung jawab agar ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kemampuan diri sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

“Kalian adalah generasi penerus Kabupaten Bombana. Di tangan kalian akan lahir pemimpin pemimpin masa depan yang memiliki kepedulian, integritas, dan semangat kemanusiaan. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk belajar, berlatih, membangun persahabatan, serta mengembangkan kemampuan dalam memberikan pertolongan kepada siapa pun tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan,” katanya.

Menurut Burhanuddin, nilai nilai kemanusiaan yang ditanamkan melalui PMR merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan saling peduli. Ia berharap para peserta mampu menjadi teladan di lingkungan masing masing dengan mengedepankan semangat sukarela, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus mendukung berbagai program PMI yang berorientasi pada pelayanan kemanusiaan. Dukungan tersebut mencakup peningkatan kapasitas relawan, pembinaan Palang Merah Remaja, pelayanan donor darah, kesiapsiagaan menghadapi bencana, hingga berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, PMI, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal utama dalam membangun generasi muda yang berkualitas. Kolaborasi tersebut dinilai mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.

Menutup sambutannya, Burhanuddin berharap Diklatsargab PMR Tahun 2026 dapat melahirkan kader kader muda yang berkarakter, terampil, berintegritas, dan memiliki semangat kemanusiaan yang tinggi. Ia optimistis para peserta akan menjadi pelopor kebaikan sekaligus agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Bombana melalui aksi aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.




Bupati Bombana Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, Siapkan Generasi Berkarakter dan Berintegritas

Bombana – sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi membuka Penerimaan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan apel yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bombana dan menjadi awal pembinaan bagi puluhan pelajar terbaik yang akan mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Danyon Yonif TP 919/Sangia Dowo, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Ir. Syahrun, S.T., M.P.W.K., para asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, unsur TNI dan Polri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bombana, Kepala KCD Kabupaten Bombana, kepala SMA dan SMK sederajat, pelatih, panitia, serta seluruh peserta Pusdiklat Paskibraka Tahun 2026, di Halaman Kantor Bupati Bombana, Rabu (29/7/2026).

Pembukaan Pusdiklat Paskibraka menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Bombana dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa kepemimpinan. Selain mempersiapkan pasukan pengibar bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pendidikan dan pelatihan ini juga diarahkan untuk membentuk pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.

Dalam amanatnya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa Paskibraka memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Menurutnya, Paskibraka merupakan wadah pembinaan karakter yang mampu melahirkan generasi muda berjiwa nasionalis, disiplin, dan memiliki kepemimpinan yang kuat.

“Paskibraka adalah simbol generasi muda yang memiliki kedisiplinan tinggi, semangat nasionalisme, jiwa kepemimpinan dan integritas yang kuat, sehingga Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” tegas Burhanuddin.

Ia menjelaskan, sebanyak 52 putra putri terbaik Kabupaten Bombana berhasil lolos setelah melalui seluruh tahapan seleksi yang berlangsung secara objektif, transparan, dan menjunjung tinggi semangat kompetisi. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 36 peserta putra dan 16 peserta putri yang akan mengikuti Pusdiklat mulai 29 Juli hingga 18 Agustus 2026.

Selama menjalani pendidikan dan pelatihan, para peserta akan memperoleh pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis sebagai pasukan pengibar bendera, tetapi juga penguatan mental, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepemimpinan. Pembinaan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter peserta agar siap menjalankan tugas negara dengan penuh rasa bangga dan tanggung jawab.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan setiap proses pelatihan sebagai kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Menurutnya, keberhasilan tidak pernah datang secara instan, melainkan lahir dari kerja keras, disiplin, dan kesungguhan dalam menjalani setiap tahapan proses.

“Jadikan setiap latihan sebagai kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mengembangkan kemampuan, karena keberhasilan selalu lahir dari proses yang penuh pengorbanan,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Burhanuddin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta panitia pelaksana yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam membina generasi muda daerah.

Ia berharap seluruh proses pendidikan dan pelatihan dilaksanakan secara profesional, humanis, serta tetap mengedepankan kedisiplinan tanpa mengabaikan aspek keselamatan, kesehatan, dan kondisi fisik seluruh peserta. Menurutnya, pembinaan yang berkualitas akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan emosional.

Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis Pusdiklat Paskibraka Tahun 2026 akan menghasilkan calon Paskibraka yang mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan baik. Lebih dari itu, para peserta diharapkan tumbuh menjadi generasi penerus yang memiliki karakter, integritas, jiwa kepemimpinan, semangat nasionalisme, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bombana di masa depan.




Bupati Bombana Serahkan Bantuan BAZNAS untuk 55 Mustahik

Bombana – sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menyerahkan secara simbolis bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bombana Tahap I Tahun 2026 kepada 55 mustahik sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bersama BAZNAS dalam memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bantuan tersebut berasal dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Bombana dan disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria penerima manfaat. Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana, Selasa (28/7/2026).

Pada penyaluran tahap pertama Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bombana menyalurkan bantuan senilai Rp73.250.000 kepada 55 mustahik. Bantuan tersebut mencakup program bedah rumah, bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bantuan biaya pengobatan, bantuan bagi mualaf, serta bantuan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program ini menjadi bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bombana sebagai upaya membantu masyarakat kurang mampu sekaligus mendorong peningkatan taraf hidup melalui program sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN), untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai budaya yang terus tumbuh dalam kehidupan sehari hari. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan bersedekah, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Saya mengajak seluruh kepala perangkat daerah untuk mengajak staf dan lingkungan kerjanya membiasakan berzakat, berinfak, dan bersedekah secara ikhlas melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan zakat,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menghimpun dan mendistribusikan zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Karena itu, dukungan seluruh masyarakat sangat diperlukan agar potensi zakat di Kabupaten Bombana dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu lebih banyak warga yang membutuhkan.

Menurut Bupati, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar dalam mengurangi kesenjangan ekonomi dan memperkuat solidaritas antarsesama. Ia menilai budaya berbagi harus terus dipupuk agar semangat gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat.

“Semakin kuat budaya berbagi tumbuh di tengah masyarakat, semakin besar pula potensi zakat, infak, dan sedekah yang dapat dihimpun untuk mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Burhanuddin juga mengingatkan bahwa setiap bentuk kebaikan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan memberikan manfaat yang luas, baik bagi penerima maupun bagi orang yang menunaikannya. Menurutnya, nilai utama dari zakat dan sedekah bukan hanya terletak pada jumlah yang diberikan, tetapi juga pada niat tulus untuk membantu sesama.

“Apa yang kita lakukan melalui sedekah, infak, dan zakat bukan hanya menjadi bekal di akhirat, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan kita di dunia,” ucapnya.

Ia berharap semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga keberadaan BAZNAS semakin kuat dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi. Dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat, BAZNAS diharapkan mampu menjangkau lebih banyak mustahik dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjaga amanah dalam pengelolaan maupun penyaluran zakat agar setiap bantuan benar benar memberikan dampak positif bagi penerima manfaat.

“Saya berharap segala sesuatu yang baik kita lakukan akan berbuah kebaikan. Jalankan amanah ini dengan ikhlas dan yakinlah bahwa setiap kebaikan akan mendapat balasan yang terbaik,” tutupnya.

Usai penyerahan bantuan secara simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada seluruh mustahik sesuai dengan jenis bantuan yang telah ditetapkan oleh BAZNAS Kabupaten Bombana. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah ini dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu, sekaligus memperkuat peran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan.




Bupati Bombana Lantik Pj Kepala Desa Pongkalaero

Bombana – sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi melantik Mufassir, S.Si., M.M. sebagai Penjabat (Pj.) Kepala Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan. Pelantikan tersebut menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memastikan keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelayanan publik, serta pelaksanaan pembangunan tetap berjalan secara optimal hingga terpilihnya kepala desa definitif. Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, para pejabat eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, Pelaksana Tugas Camat Kabaena Selatan, serta tamu undangan lainnya, Selasa (28/7/2026).

Pelantikan Penjabat Kepala Desa Pongkalaero merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pemerintahan desa agar roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung secara efektif. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kepemimpinan yang baru mampu menjaga kesinambungan program pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pelantikan Penjabat Kepala Desa memiliki makna strategis karena menjadi momentum penting untuk memastikan pemerintahan desa tetap berjalan dengan baik. Menurutnya, desa merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Pelantikan Penjabat Kepala Desa yang kita laksanakan hari ini bukanlah sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah momentum penting dalam menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat di Desa Pongkalaero,” ujar Burhanuddin.

Bupati menjelaskan bahwa seorang Penjabat Kepala Desa dituntut mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan kerja serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh unsur pemerintahan desa. Ia meminta Mufassir segera memperkuat sinergi bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara efektif.

Menurut Burhanuddin, kolaborasi menjadi faktor utama dalam mewujudkan pemerintahan desa yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia berharap Penjabat Kepala Desa mampu merangkul seluruh komponen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan tertentu.

Selain memperkuat sinergi, Bupati juga mengingatkan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menekankan agar pengelolaan Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang undangan sehingga seluruh program pembangunan benar benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Burhanuddin juga meminta Penjabat Kepala Desa memberikan perhatian terhadap berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan kawasan agrominapolitan melalui optimalisasi potensi sektor pertanian dan perikanan yang dimiliki Desa Pongkalaero.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kualitas pelayanan publik, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Dalam kesempatan itu, Bupati kembali menegaskan bahwa tugas utama seorang kepala desa adalah melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara cepat, adil, terbuka, dan tidak diskriminatif.

“Tugas utama seorang kepala desa adalah melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Berikan pelayanan yang cepat, ramah, adil, dan transparan kepada seluruh warga Desa Pongkalaero tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Burhanuddin menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada seorang pemimpin merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh integritas. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat serta dilandasi semangat pengabdian.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak Penjabat Kepala Desa Pongkalaero menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan rasa tanggung jawab demi mewujudkan pemerintahan desa yang semakin maju dan dipercaya masyarakat.

“Ukuran keberhasilan kepemimpinan saudara bukanlah dari seberapa lama saudara menjabat, melainkan dari seberapa besar kebaikan dan perubahan nyata yang saudara tinggalkan di tengah masyarakat,” tutup Burhanuddin.

Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kepemimpinan Penjabat Kepala Desa Pongkalaero mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik, memperkuat pelayanan publik, mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan, serta menciptakan kolaborasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.