Bupati Burhanuddin: HUT RI Momentum Membangun Bombana Berdaya Saing

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Malam Ramah Tamah dan Pesta Rakyat Berani Merdeka sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kasipute, Minggu malam, 17 Agustus 2025. Acara berlangsung meriah dengan suasana penuh kebahagiaan dan kebersamaan warga.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana. Turut mendampingi Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Ketua DPRD Bombana Iskandar, S.P, jajaran Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, serta kepala OPD, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang antusias meramaikan alun-alun.

Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan bahwa peringatan HUT RI harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni. “Tema HUT RI tahun ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Bombana, yaitu Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan. Melalui program pembangunan yang efektif dan pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan, kita optimis Bombana akan semakin maju dan berdaya saing di masa depan. Saya juga memberikan apresiasi khusus kepada anak-anak Paskibraka 2025 yang telah sukses melaksanakan tugas mulia dengan penuh disiplin dan semangat,” ujarnya.

Foto bersama Forkopimda Kabupaten Bombana
Foto bersama Forkopimda Kabupaten Bombana

Rangkaian acara diwarnai penampilan tari kreasi daerah, musik dari Vanilla Stage, lantunan suara Amira Julan, serta petikan gitar khas musisi lokal Indra, gitaris Rain. Suasana menjadi semakin akrab ketika Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda ikut bernyanyi dan berjoget bersama masyarakat, memperlihatkan eratnya hubungan pemerintah dan rakyat.

Malam ramah tamah juga menjadi ajang penyerahan hadiah bagi pemenang lomba yang digelar sebelumnya, seperti Defile, Kebersihan Kantor, Kuliner, Mini Soccer antar OPD, serta gerak jalan antar sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA. Tepuk tangan, sorak-sorai, dan tawa warga mewarnai suasana hingga akhir acara.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi simbolis penekanan lima jari pada layar LED oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK, dan Forkopimda Bombana sebagai tanda ditutupnya seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-80.

Perayaan ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Bombana sekaligus menumbuhkan semangat baru untuk bersama-sama membangun daerah menuju Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan.




Meriah dan Khidmat, Upacara HUT ke-80 RI di Bombana Berlangsung Penuh Makna

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan khidmat di Lapangan RTH/Ex MTQ Bombana, Sabtu (17/8/2025). Sejak pagi, ratusan peserta telah memadati lapangan untuk mengikuti jalannya upacara penuh makna ini.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bertindak sebagai inspektur upacara didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan kerja bersama. “Hari ini kita bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk membangun Bombana yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Pasukan Paskibraka yang berjumlah 74 orang putra-putri terbaik dari seluruh kecamatan di Bombana berhasil mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna. Prosesi ini diiringi lantunan Lagu Indonesia Raya oleh Korsik Pemda Bombana. Suasana semakin khidmat ketika paduan suara Wonuaku Bombana menyanyikan lagu kebangsaan dan hymne perjuangan.

Pembacaan naskah proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar, SP, menjadi momen yang membuat seluruh peserta upacara larut dalam rasa haru dan kebanggaan. Peserta upacara tampak khusyuk, mulai dari jajaran pejabat daerah hingga masyarakat umum.

Sejumlah tokoh hadir dalam upacara ini, di antaranya Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, bersama Wakil Ketua TP PKK, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda, Asisten/Staf Ahli Bupati, kepala OPD, camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Bombana, unsur TNI/Polri, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum termasuk para orang tua anggota Paskibraka. Kehadiran mereka menambah suasana kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah ini.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan berbagai penghargaan dan bantuan sosial. Bupati Bombana menyerahkan piagam penghargaan lomba inovasi OPD, bantuan sosial dari Baznas Bombana, santunan JKM Non ASN Non Kategori dari Dinas Kesehatan, serta penyerahan Jaminan Hari Tua dari PT. Tonia Mitra Sejahtera. “Ini adalah wujud kepedulian pemerintah daerah bersama mitra dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, peserta Paskibraka, dan seluruh tamu undangan. Senyum bangga para peserta Paskibraka dan orang tua mereka menjadi penanda bahwa perayaan HUT RI ke-80 di Bombana meninggalkan kesan mendalam.

Peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum kebersamaan dan harapan baru bagi seluruh masyarakat Bombana. Dengan semangat gotong royong dan komitmen untuk maju bersama, upacara ini diharapkan menjadi inspirasi dalam mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.




Bupati H. Burhanuddin Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-80

Bombana, sultranet.com | Suasana khidmat menyelimuti Lapangan RTH/Ex MTQ Bombana saat Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Sabtu, 17 Agustus 2025. Sejak pagi, ratusan peserta upacara memadati lapangan untuk mengikuti jalannya prosesi yang berlangsung tertib dan penuh kebanggaan.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si yang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, bertindak sebagai inspektur upacara. Dengan ketegasan, ia memimpin jalannya peringatan yang menjadi momen sakral setiap tahun. Pasukan Paskibraka, terdiri dari 74 putra-putri terbaik Bombana, sukses mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna, diiringi alunan Lagu Indonesia Raya dari Korsik Pemda Bombana.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin bersama Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani
Bupati Bombana, H. Burhanuddin bersama Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani

Suasana semakin khidmat ketika paduan suara Wonuaku Bombana membawakan lagu kebangsaan dan hymne perjuangan. Seluruh peserta upacara tampak khusyuk, terlebih saat Ketua DPRD Bombana, Iskandar, S.P, membacakan teks proklamasi dengan lantang.

Upacara dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Wakil Ketua TP PKK, jajaran Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, TNI, Polri, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum, termasuk para orang tua anggota Paskibraka 2025.

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan lomba inovasi antar-OPD. Bupati juga menyerahkan bantuan sosial dari Baznas Bombana, santunan JKM Non ASN Non Kategori dari Dinas Kesehatan, serta Jaminan Hari Tua dari PT. Tonia Mitra Sejahtera.

Peringatan HUT RI ke-80 di Bombana ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh peserta upacara. Momentum ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam menjaga nilai perjuangan bangsa.




Pesta Rakyat Meriah Tutup Peringatan HUT RI ke-80 di Bombana

Bombana, Sultranet.com – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bombana berlangsung meriah melalui Malam Ramah Tamah dan Pesta Rakyat “Berani Merdeka” di Alun-Alun Kasipute, Minggu malam (17/8/2025).

Acara yang dihadiri ratusan warga ini diwarnai suasana penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Hadir pula Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Wakil Ketua TP PKK, Ketua DPRD Bombana Iskandar, S.P, jajaran Forkopimda, Pj Sekda Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta undangan resmi lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar seremonial, melainkan juga momentum memperkuat tekad membangun daerah. “Tema HUT RI tahun ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Bombana, yaitu Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan. Melalui program pembangunan yang efektif dan pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan, kita optimis Bombana akan semakin maju dan berdaya saing di masa depan,” ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Bombana 2025 yang telah menunaikan tugas dengan penuh disiplin. “Anak-anak Paskibraka telah menunjukkan semangat kebangsaan dan tanggung jawab yang patut kita banggakan,” tambahnya.

Rangkaian acara malam itu berlangsung semarak dengan penampilan tari kreasi daerah, hiburan musik dari Vanilla Stage, suara merdu Amira Julan, hingga petikan gitar khas musisi lokal Indra dari grup Rain. Suasana menjadi semakin hangat ketika Bupati bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda ikut bernyanyi serta berjoget bersama warga. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat memberi kesan kedekatan tanpa sekat.

Selain suguhan hiburan, malam ramah tamah juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba antar-OPD dan sekolah. Beberapa kategori lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT RI ke-80 antara lain lomba defile, kebersihan kantor, kuliner, mini soccer antar-OPD, serta gerak jalan tingkat SD, SMP, dan SMA. Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai masyarakat menambah semarak acara.

Puncak kegiatan ditutup secara simbolis dengan menekan lima jari pada layar LED oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK, dan jajaran Forkopimda Bombana. Prosesi itu menjadi tanda berakhirnya rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Bombana.

Malam yang dipenuhi kegembiraan itu meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Tidak hanya menampilkan semangat kemerdekaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan rakyat. Perayaan ini menjadi momentum baru untuk terus membangun Bombana menuju daerah yang berdaya saing dengan mengedepankan potensi agrominapolitan yang dimiliki.




Pramuka Bombana Gelar Malam Ulang Janji HUT ke-64, Bupati Tekankan Pembentukan Karakter Pemuda

Bombana, sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bombana menggelar Malam Ulang Janji dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64 di halaman Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu, 13 Agustus 2025.

Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Bombana selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus Kwarcab, kwartir ranting, pembina pramuka, serta anggota pramuka penegak dan pandega dari berbagai gugus depan.

Prosesi diawali dengan pembacaan ulang Janji Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka secara serentak oleh seluruh peserta. Momen ini menjadi pengingat komitmen pramuka untuk mengamalkan nilai-nilai luhur gerakan dalam kehidupan sehari-hari. Dilanjutkan dengan prosesi penyalaan obor oleh Bupati, kegiatan kemudian berlanjut dengan Pawai Obor yang diikuti seluruh peserta. Rombongan bergerak dari halaman Rumah Jabatan Bupati, menyusuri ibu kota Rumbia, dan kembali ke lokasi awal.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat menyalaka obor
Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat menyalaka obor

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, Pramuka bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh dan peduli pada sesama.

“Pramuka bukan hanya belajar tali-temali atau baris-berbaris, tetapi membentuk insan yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan,” kata Burhanuddin.

Ia juga mengajak anggota Pramuka untuk terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Kegiatan Malam Ulang Janji kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud syukur sekaligus harapan agar Gerakan Pramuka terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Bagi masyarakat Bombana, momentum HUT Pramuka ke-64 menjadi pengingat bahwa peran generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan, disiplin, dan kepedulian sosial harus terus dipupuk. Pemerintah daerah menilai Gerakan Pramuka sebagai mitra penting dalam mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter, berdaya saing, dan berjiwa pengabdian.




Bupati H. Burhanuddin Dilantik Pimpin Mabicab Pramuka Bombana

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama jajarannya, resmi dilantik sebagai Ketua dan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bombana untuk masa bakti 2024–2029 oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D.

Pelantikan yang digelar di Gedung Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Kamis (29/5/2025), juga dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Bombana, Edi, S.Ag., M.Si beserta pengurus, serta pengurus lembaga pemeriksa keuangan Kwarcab oleh Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Dalam amanatnya, Asrun Lio menegaskan pentingnya keberadaan Gerakan Pramuka dalam membangun karakter generasi muda serta sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

“Gerakan Pramuka mengajarkan nilai-nilai Pancasila dan kemampuan hidup yang dibutuhkan untuk pembangunan nasional. Kalau ingin mencari manusia yang bertanggung jawab, setia terhadap Pancasila, dan disiplin, maka carilah dari Pramuka,” tegas Asrun Lio.

Foto bersama usai Pelantikan
Foto bersama usai Pelantikan

Ia juga menekankan bahwa Pramuka bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi bagian dari strategi nasional dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman disintegrasi bangsa.

Pemerintah Provinsi Sultra, lanjutnya, memberikan perhatian serius terhadap hal ini, bahkan telah mengalokasikan dana hibah yang jauh lebih besar pada tahun 2025 untuk pembinaan kepramukaan di seluruh daerah.

“Pemerintah Provinsi berkomitmen memberikan yang terbaik untuk Gerakan Pramuka. Tahun 2025, kami sudah alokasikan dana hibah yang cukup besar, karena kami percaya salah satu jalur terbaik membina generasi bangsa adalah melalui Pramuka,” ujarnya.

Asrun juga mengungkapkan bahwa meskipun pelantikan ini sempat tertunda karena pelantikan kepala daerah secara nasional pada Februari lalu, ia bersyukur pelantikan di Bombana dapat terlaksana dengan baik dan menjadi yang pertama di Sulawesi Tenggara.

Selain penguatan karakter dan kepemimpinan, Gerakan Pramuka juga disebut aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, penanggulangan bencana, hingga pendidikan bencana dan kebangsaan.

Pramuka juga memiliki mekanisme pengawasan keuangan internal melalui lembaga pemeriksa keuangan sendiri, yang menjamin akuntabilitas dan transparansi dalam setiap kegiatan.

“Pramuka adalah mitra potensial dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di daerah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pengurus yang baru saja dilantik untuk bekerja sungguh-sungguh dan menjadi pelita bagi generasi muda,” pungkas Asrun Lio.

Sementara itu, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin mengaku siap menjalankan amanah sebagai Ketua Mabicab dan mendukung penuh program-program kepramukaan di Bombana.

“Kami siap menjadi pembina dan mitra aktif dalam menyukseskan kegiatan-kegiatan kepramukaan di Bombana, demi membentuk generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ketua Kwarcab Bombana yang baru dilantik, Edi, S.Ag., M.Si., juga menyatakan kesiapannya memimpin gerakan Pramuka Bombana dengan semangat kolaborasi dan integritas.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara Mabicab, Kwarcab, dan semua gugus depan demi keberhasilan program-program kepramukaan di daerah.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi penguatan gerakan Pramuka di Bombana dan Sulawesi Tenggara secara umum, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam membina karakter bangsa melalui pendidikan nonformal yang terstruktur dan berkelanjutan.




123 Jemaah Haji Bombana Dilepas, Bupati Burhanuddin: Jaga Niat dan Kekompakan

Bombana, Sultranet.com – Sebanyak 123 jemaah haji asal Kabupaten Bombana secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam sebuah acara penuh haru yang digelar di pelataran Masjid Agung Nurul Iman, Kasipute, Selasa pagi, 27 Mei 2025.

Dalam momen pelepasan yang dihadiri ratusan keluarga dan kerabat, Bupati Burhanuddin menyampaikan rasa syukur karena tahun ini kembali ada warga Bombana yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.

“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. Jaga niat, jaga kekhusyukan, dan jangan lupa mendoakan daerah kita tercinta Bombana agar selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar Burhanuddin saat memberikan sambutan di hadapan para jemaah dan keluarga yang memadati halaman masjid.

Keberangkatan jemaah haji Bombana tahun ini tergabung dalam kloter 38 bersama jemaah dari Kabupaten Wakatobi, Buton Tengah, dan Kota Baubau. Data dari Kementerian Agama Kabupaten Bombana menyebutkan, total jemaah yang diberangkatkan mencapai 123 orang, terdiri dari 75 jemaah perempuan dan 48 jemaah laki-laki.

Pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan harapan agar para jemaah diberi kelancaran dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah di tanah suci.

“Semoga semua jemaah diberikan kekuatan, kesabaran, dan kesehatan selama menjalankan ibadah. Kami semua mendoakan agar kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, sebagai haji yang mabrur,” ucap Fatmawati dengan penuh haru.

Prosesi seremonial turut dirangkaikan dengan pembacaan doa bersama, pemberian bingkisan simbolis serta perlengkapan haji oleh Pemerintah Kabupaten Bombana kepada perwakilan jemaah. Wajah haru tampak menyelimuti para keluarga yang mengantar, sebagian tak kuasa menahan air mata saat melepas orang terkasih menuju tanah suci.

Selain doa-doa yang mengiringi, suasana semakin hangat dengan pelukan, tangis dan lambaian tangan perpisahan dari keluarga. Banyak yang berharap jemaah tak hanya pulang dalam keadaan sehat, namun juga membawa perubahan positif setelah menunaikan rukun Islam kelima.

Bupati Bombana juga berpesan agar para jemaah tetap menjaga kekompakan selama berada di tanah suci, serta mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan baik oleh pemerintah Indonesia maupun otoritas Arab Saudi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental sepanjang rangkaian ibadah berlangsung.

“Saling membantu dan menjaga satu sama lain itu penting. Kita ini satu keluarga besar, berangkat bersama, pulang pun harus bersama. Jangan lupa, ibadah ini adalah amanah, mari kita tunaikan dengan sebaik-baiknya,” tegas Burhanuddin.

Di akhir sambutannya, ia juga meminta agar seluruh jemaah mendoakan Bombana agar senantiasa dilimpahi berkah dan dijauhkan dari segala bencana.

Suasana haru, hangat dan penuh doa menjadi penanda kuat bahwa momen keberangkatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan juga refleksi atas kerinduan mendalam masyarakat Bombana untuk bertamu ke Baitullah. Harapan besar pun mengiringi langkah para jemaah — menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih bijak, dan membawa keberkahan sepulang dari tanah suci.




Bupati Bombana Serahkan Alsintan ke 19 Kelompok Tani

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus mendorong kemajuan sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani. Rabu, 21 Mei 2025, sebanyak 19 kelompok tani dari berbagai kecamatan menerima bantuan tersebut secara langsung dari Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam seremoni yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati.

Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, jajaran Dinas Pertanian Bombana, serta para penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa bantuan alsintan ini bukan sekadar pengadaan alat pertanian, tetapi bentuk nyata dari keberpihakan pemerintah daerah terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Bantuan ini harus digunakan sebagaimana mestinya. Tidak boleh dijual, tidak boleh ada pungutan atau bayaran sebelum alat digunakan. Ini murni untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kalau ada yang menyalahgunakan, kami akan proses secara hukum,” tegas Bupati dengan nada serius di hadapan para hadirin. (21/5)

 

Adapun jenis alsintan yang dibagikan meliputi traktor roda dua, traktor roda empat, serta handsprayer. Berbagai alat ini diharapkan mampu mempercepat proses tanam dan panen, serta meningkatkan efisiensi kerja kelompok tani di lapangan. Dengan teknologi pertanian yang tepat guna, pemerintah berharap produktivitas hasil tani masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

Bupati Burhanuddin juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap pemanfaatan alsintan tersebut. Ia meminta Dinas Pertanian bersama pihak terkait untuk rutin melakukan pengecekan terhadap alat-alat yang sudah disalurkan.

“Saya minta Dinas Pertanian dan semua pihak untuk melakukan evaluasi minimal tiga bulan sekali. Pemerintah itu bukan hanya sekadar memberi lalu pergi. Kita harus tahu apakah alat-alat ini masih layak digunakan, dimanfaatkan dengan baik, dan apakah benar-benar berdampak pada peningkatan hasil panen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian bantuan harus disertai tanggung jawab untuk memastikan alat-alat pertanian itu memberi manfaat nyata bagi petani. Pemerintah tidak ingin bantuan ini hanya menjadi seremonial tanpa efek positif di lapangan. Oleh karena itu, evaluasi berkala menjadi instrumen penting untuk mengukur dampak bantuan terhadap kesejahteraan petani.

Para kelompok tani penerima bantuan menyambut baik program ini. Mereka menyatakan siap menjaga dan memanfaatkan alsintan yang diterima untuk kepentingan bersama. Bantuan ini menurut mereka sangat dibutuhkan, terutama di tengah tantangan produktivitas dan akses terhadap alat pertanian modern yang masih terbatas.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Bantuan ini akan kami gunakan secara maksimal, dan akan kami rawat dengan baik karena sangat membantu meringankan kerja kami di sawah,” ujar salah satu perwakilan kelompok tani usai menerima bantuan.

Langkah Pemerintah Kabupaten Bombana ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kemandirian sektor pertanian. Sejalan dengan itu, Bupati Burhanuddin terus mendorong pendekatan pembangunan berbasis potensi lokal yang salah satunya adalah sektor pertanian.

Penyerahan bantuan alsintan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus berinovasi dan membangun solidaritas antar petani dalam mengelola sumber daya secara efektif. Pemerintah berharap kelompok-kelompok tani penerima bantuan dapat menjadi contoh praktik pertanian modern yang efisien dan produktif.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat tani, Kabupaten Bombana optimistis mampu mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Pemerintah juga memastikan akan terus memperluas jangkauan program serupa di masa mendatang guna menjangkau lebih banyak kelompok tani yang membutuhkan.

Langkah ini bukan hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun perekonomian masyarakat dari akar rumput.




Bupati Bombana Kukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Wuna Periode 2025–2028

Bombana, Sultranet.com — Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si secara resmi mengukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Wuna (KKW) Kabupaten Bombana untuk masa bakti 2025–2028. Pengukuhan berlangsung di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Sabtu, 10 Mei 2025, menjadi momen penting dalam memperkuat jalinan sosial dan budaya masyarakat Wuna yang merantau di Kabupaten Bombana.

Acara pengukuhan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Anggota DPR RI Komisi IV Jaelani, S.IP., M.Si, Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte, SH., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Bupati Muna, Bupati Muna Barat, Wakil Bupati Bombana, jajaran Forkopimda dan OPD Kabupaten Bombana, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Bombana.

Bupati Bombana dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai momentum penting untuk membangun sinergi dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Hari ini saya merasa bangga dapat mengukuhkan langsung saudara-saudara saya sebagai pengurus baru Kerukunan Keluarga Wuna Bombana. Saya yakin, di bawah kepemimpinan yang baru ini, KKW akan menjadi motor penggerak persatuan, pelestarian budaya, serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana senantiasa membuka ruang untuk kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, khususnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan gotong royong.

“Pemerintah daerah selalu hadir mendukung upaya pelestarian budaya. KKW ini adalah bagian dari kekuatan sosial yang tak ternilai dalam membangun peradaban lokal,” tambahnya.

Anggota DPR RI Komisi IV, Jaelani, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kekeluargaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Wuna di Bombana. Menurutnya, organisasi kekerabatan seperti KKW memiliki peran yang strategis dalam menjaga solidaritas dan membangun daerah.

“Solidaritas seperti ini adalah fondasi kuat bangsa. KKW tidak hanya menjaga hubungan kekeluargaan, tapi juga bisa menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat,” kata Jaelani.

Senada dengan itu, La Ode Umar Bonte yang merupakan anggota DPD RI dan juga putra daerah Wuna, mengajak seluruh pengurus KKW untuk terus menjaga dan merawat budaya di tengah tantangan modernisasi.

“Budaya Wuna adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama. Organisasi ini punya peran penting dalam merawat nilai-nilai luhur sekaligus menyatukan semangat masyarakat Wuna yang tersebar di berbagai wilayah,” ucap Umar Bonte.

Bupati Muna yang turut hadir dalam acara tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan dan semangat masyarakat Wuna di Bombana. Ia berharap kebersamaan itu bisa menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antarwilayah.

“Kami sangat bangga melihat masyarakat Wuna tetap menjaga budaya dan kebersamaan meski berada di luar kampung halaman. Mari terus jalin sinergi lintas daerah untuk membangun daerah kita bersama,” ungkap Bupati Muna.

Sementara itu, Ketua KKW Bombana terpilih menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan KKW sebagai wadah silaturahmi yang aktif, solid, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah.

“Kami siap bekerja, melayani, dan menjaga kehormatan organisasi ini. Bersama-sama, mari kita jadikan KKW sebagai kekuatan sosial yang aktif membangun dan menjadi mitra pemerintah,” kata Ketua KKW.

Acara pengukuhan ditutup dengan penampilan seni budaya khas Wuna yang memukau para tamu undangan. Momen ramah tamah antarwarga dan tokoh yang hadir turut menambah kehangatan suasana, memperlihatkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Wuna meski berada di tanah rantau.

Kehadiran para tokoh penting dan suasana penuh kekeluargaan dalam acara ini mempertegas bahwa Kerukunan Keluarga Wuna bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bersama untuk menjaga jati diri, merawat budaya, dan memperkuat solidaritas antardaerah. Pemerintah dan masyarakat sepakat, sinergi lintas sektor inilah yang akan menjadi modal sosial dalam membangun daerah yang lebih maju dan berbudaya.




Bupati Bombana Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2025

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Top BUMD Awards 2025 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin, 28 April 2025, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dinobatkan sebagai Top Pembina BUMD 2025. Penghargaan ini diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes, yang mewakili Bupati karena berhalangan hadir. (29/4)

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata dari dedikasi Bupati Burhanuddin dalam membina dan mengembangkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bombana secara konsisten dan berkelanjutan sejak awal masa jabatannya.

“Penghargaan ini bukan hanya sebuah pengakuan, tapi menjadi cerminan nyata dari kerja-kerja serius Bapak Bupati dalam memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujar dr. Sunandar Rahim usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan bahwa komitmen Bupati dalam penguatan BUMD tidak hanya pada aspek manajerial, namun juga menyentuh tata kelola, transparansi, hingga inovasi pelayanan publik. “Bupati terus mendorong BUMD Bombana agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman, kompetitif dalam persaingan, dan tetap mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Top BUMD Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada kepala daerah dan BUMD terbaik di Indonesia. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen dari berbagai latar belakang, termasuk kalangan profesional, akademisi, serta praktisi pemerintahan dan keuangan.

Penghargaan ini diberikan atas dasar evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD, inovasi layanan, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta keberhasilan kepala daerah dalam membina dan mendorong BUMD agar lebih berdaya saing.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bombana dinilai berhasil menunjukkan tata kelola BUMD yang sehat dan produktif. Dalam beberapa tahun terakhir, BUMD Bombana semakin menunjukkan kinerja positif dengan berbagai terobosan yang mampu meningkatkan layanan publik dan mendukung penguatan ekonomi lokal.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes

Bupati Burhanuddin sendiri selama ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif mendorong kolaborasi antar-perangkat daerah dan stakeholder dalam memperkuat posisi BUMD sebagai ujung tombak pembangunan daerah.

“Semoga prestasi ini bisa menjadi pelecut semangat seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan BUMD Bombana agar terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tutup dr. Sunandar dengan penuh harapan.

Keberhasilan ini juga diharapkan mampu menginspirasi daerah lain dalam memperkuat peran strategis BUMD, tidak hanya sebagai penyumbang PAD, tetapi juga sebagai lokomotif kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan bisnis yang sehat dan bertanggung jawab.

Bombana tak hanya menunjukkan kemajuan dalam pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dalam pengelolaan ekonomi daerah berbasis institusi lokal yang kuat. Komitmen kepemimpinan yang ditunjukkan Bupati Burhanuddin menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi positif tersebut.

Konsistensi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui BUMD yang transparan, profesional, dan berdampak luas menjadi pondasi yang terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.