Bupati Bombana Kukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Wuna Periode 2025–2028

Bombana, Sultranet.com — Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si secara resmi mengukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Wuna (KKW) Kabupaten Bombana untuk masa bakti 2025–2028. Pengukuhan berlangsung di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Sabtu, 10 Mei 2025, menjadi momen penting dalam memperkuat jalinan sosial dan budaya masyarakat Wuna yang merantau di Kabupaten Bombana.

Acara pengukuhan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Anggota DPR RI Komisi IV Jaelani, S.IP., M.Si, Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte, SH., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Bupati Muna, Bupati Muna Barat, Wakil Bupati Bombana, jajaran Forkopimda dan OPD Kabupaten Bombana, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Bombana.

Bupati Bombana dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai momentum penting untuk membangun sinergi dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Hari ini saya merasa bangga dapat mengukuhkan langsung saudara-saudara saya sebagai pengurus baru Kerukunan Keluarga Wuna Bombana. Saya yakin, di bawah kepemimpinan yang baru ini, KKW akan menjadi motor penggerak persatuan, pelestarian budaya, serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana senantiasa membuka ruang untuk kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, khususnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan gotong royong.

“Pemerintah daerah selalu hadir mendukung upaya pelestarian budaya. KKW ini adalah bagian dari kekuatan sosial yang tak ternilai dalam membangun peradaban lokal,” tambahnya.

Anggota DPR RI Komisi IV, Jaelani, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kekeluargaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Wuna di Bombana. Menurutnya, organisasi kekerabatan seperti KKW memiliki peran yang strategis dalam menjaga solidaritas dan membangun daerah.

“Solidaritas seperti ini adalah fondasi kuat bangsa. KKW tidak hanya menjaga hubungan kekeluargaan, tapi juga bisa menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat,” kata Jaelani.

Senada dengan itu, La Ode Umar Bonte yang merupakan anggota DPD RI dan juga putra daerah Wuna, mengajak seluruh pengurus KKW untuk terus menjaga dan merawat budaya di tengah tantangan modernisasi.

“Budaya Wuna adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama. Organisasi ini punya peran penting dalam merawat nilai-nilai luhur sekaligus menyatukan semangat masyarakat Wuna yang tersebar di berbagai wilayah,” ucap Umar Bonte.

Bupati Muna yang turut hadir dalam acara tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan dan semangat masyarakat Wuna di Bombana. Ia berharap kebersamaan itu bisa menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antarwilayah.

“Kami sangat bangga melihat masyarakat Wuna tetap menjaga budaya dan kebersamaan meski berada di luar kampung halaman. Mari terus jalin sinergi lintas daerah untuk membangun daerah kita bersama,” ungkap Bupati Muna.

Sementara itu, Ketua KKW Bombana terpilih menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan KKW sebagai wadah silaturahmi yang aktif, solid, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah.

“Kami siap bekerja, melayani, dan menjaga kehormatan organisasi ini. Bersama-sama, mari kita jadikan KKW sebagai kekuatan sosial yang aktif membangun dan menjadi mitra pemerintah,” kata Ketua KKW.

Acara pengukuhan ditutup dengan penampilan seni budaya khas Wuna yang memukau para tamu undangan. Momen ramah tamah antarwarga dan tokoh yang hadir turut menambah kehangatan suasana, memperlihatkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Wuna meski berada di tanah rantau.

Kehadiran para tokoh penting dan suasana penuh kekeluargaan dalam acara ini mempertegas bahwa Kerukunan Keluarga Wuna bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bersama untuk menjaga jati diri, merawat budaya, dan memperkuat solidaritas antardaerah. Pemerintah dan masyarakat sepakat, sinergi lintas sektor inilah yang akan menjadi modal sosial dalam membangun daerah yang lebih maju dan berbudaya.




Bupati Bombana Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2025

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Top BUMD Awards 2025 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin, 28 April 2025, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dinobatkan sebagai Top Pembina BUMD 2025. Penghargaan ini diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes, yang mewakili Bupati karena berhalangan hadir. (29/4)

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata dari dedikasi Bupati Burhanuddin dalam membina dan mengembangkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bombana secara konsisten dan berkelanjutan sejak awal masa jabatannya.

“Penghargaan ini bukan hanya sebuah pengakuan, tapi menjadi cerminan nyata dari kerja-kerja serius Bapak Bupati dalam memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujar dr. Sunandar Rahim usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan bahwa komitmen Bupati dalam penguatan BUMD tidak hanya pada aspek manajerial, namun juga menyentuh tata kelola, transparansi, hingga inovasi pelayanan publik. “Bupati terus mendorong BUMD Bombana agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman, kompetitif dalam persaingan, dan tetap mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Top BUMD Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada kepala daerah dan BUMD terbaik di Indonesia. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen dari berbagai latar belakang, termasuk kalangan profesional, akademisi, serta praktisi pemerintahan dan keuangan.

Penghargaan ini diberikan atas dasar evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD, inovasi layanan, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta keberhasilan kepala daerah dalam membina dan mendorong BUMD agar lebih berdaya saing.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bombana dinilai berhasil menunjukkan tata kelola BUMD yang sehat dan produktif. Dalam beberapa tahun terakhir, BUMD Bombana semakin menunjukkan kinerja positif dengan berbagai terobosan yang mampu meningkatkan layanan publik dan mendukung penguatan ekonomi lokal.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes

Bupati Burhanuddin sendiri selama ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif mendorong kolaborasi antar-perangkat daerah dan stakeholder dalam memperkuat posisi BUMD sebagai ujung tombak pembangunan daerah.

“Semoga prestasi ini bisa menjadi pelecut semangat seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan BUMD Bombana agar terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tutup dr. Sunandar dengan penuh harapan.

Keberhasilan ini juga diharapkan mampu menginspirasi daerah lain dalam memperkuat peran strategis BUMD, tidak hanya sebagai penyumbang PAD, tetapi juga sebagai lokomotif kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan bisnis yang sehat dan bertanggung jawab.

Bombana tak hanya menunjukkan kemajuan dalam pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dalam pengelolaan ekonomi daerah berbasis institusi lokal yang kuat. Komitmen kepemimpinan yang ditunjukkan Bupati Burhanuddin menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi positif tersebut.

Konsistensi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui BUMD yang transparan, profesional, dan berdampak luas menjadi pondasi yang terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.




Bombana Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2026

Sultranet.com, Bombana – Kabupaten Bombana semakin mantap mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Bombana terpilih, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, sesaat setelah penutupan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang digelar oleh KPU Bombana di Gedung Tanduale, Rumbia, Kamis, 9 Januari 2025.

Burhanuddin menyampaikan bahwa Bombana memiliki potensi besar untuk menyukseskan ajang olahraga empat tahunan tingkat provinsi tersebut. Infrastruktur yang terus berkembang, aksesibilitas yang memadai, serta kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama yang mendukung kesiapan Bombana sebagai tuan rumah.

“Kami sangat berharap Porprov 2026 dapat digelar di Kabupaten Bombana. Ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga peluang besar untuk mempromosikan potensi daerah, seperti sektor pariwisata dan budaya lokal,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan fasilitas olahraga guna mendukung pelaksanaan Porprov. Menurutnya, Bombana telah memiliki venue yang memenuhi standar dan hanya perlu peningkatan di beberapa sarana olahraga.

“Insya Allah setelah pelantikan, kami akan berupaya maksimal mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan. Venue sudah ada dan memenuhi standar. Tinggal beberapa fasilitas yang perlu ditingkatkan. Di sisi lain, aksesibilitas Bombana cukup baik bagi kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Dukungan masyarakat Bombana juga dinilai menjadi faktor kunci dalam menyukseskan ajang ini. Burhanuddin menilai semangat dan partisipasi masyarakat sangat luar biasa untuk mendukung Bombana menjadi tuan rumah Porprov 2026.

“Kami percaya jika diberi kepercayaan, Bombana mampu memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta dan pengunjung,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Annisa Sri Prihatin, menyambut baik kesiapan Bombana dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov 2026. Ia menyatakan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi momentum penting bagi dunia olahraga, tetapi juga berkontribusi terhadap sektor ekonomi dan pariwisata daerah.

“Porprov bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun ekonomi daerah. Dengan adanya ribuan atlet, ofisial, dan wisatawan yang datang, sektor perhotelan, kuliner, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal akan mendapat manfaat besar,” jelas Annisa.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bekerja sama dengan pelaku UMKM dalam penyediaan suvenir khas Bombana serta pengembangan sentra kuliner di sekitar venue pertandingan.

“Kami ingin menjadikan Porprov sebagai ajang untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan kekayaan kuliner Bombana kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, berbagai persiapan akan kami lakukan, termasuk menggandeng UMKM untuk mendukung ekonomi kreatif lokal,” tambahnya.

Porprov Sulawesi Tenggara merupakan ajang olahraga bergengsi yang bertujuan menjaring atlet berbakat dan meningkatkan prestasi olahraga di tingkat daerah. Kegiatan ini juga berperan dalam mempererat persatuan, mengevaluasi pembinaan olahraga, serta mempersiapkan atlet untuk kompetisi nasional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Bombana optimistis dapat menjadi tuan rumah yang sukses dan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan olahraga di Sulawesi Tenggara. Keputusan resmi terkait lokasi pelaksanaan Porprov 2026 diharapkan dapat segera diumumkan dan berpihak kepada Bombana.