Sambut HUT TNI ke-81, BPBD Bombana Ikut Kerja Bakti di Pasar Sentral Tadoha Mapacing

Bombana, sultranet.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana mengerahkan sejumlah personel untuk mengikuti kerja bakti bersama dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Pasar Sentral Tadoha Mapacing dan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar serta tenaga pendidik, Jumat (11/9/2026).

Kerja bakti tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT TNI ke-81 sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarinstansi dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain personel TNI dan Polri, kegiatan diikuti BPBD Kabupaten Bombana, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta para guru dan siswa-siswi dari sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sekolah dasar (SD) yang berada di sekitar kawasan Pasar Tadoha Mapacing.

Kegiatan diawali dengan apel gelar pasukan. Apel tersebut dilakukan sebelum peserta menuju lokasi pembersihan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan sasaran kerja bakti.

Dalam apel tersebut, peserta menerima arahan mengenai pelaksanaan kegiatan. Pembagian kelompok juga dilakukan untuk menentukan titik-titik yang menjadi sasaran pembersihan masing-masing unsur.

Setelah apel selesai, peserta bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan. Personel dari berbagai instansi kemudian bekerja bersama membersihkan lingkungan di sekitar Pasar Sentral Tadoha Mapacing.

Kegiatan berlangsung dengan semangat gotong royong. Personel TNI, Polri, BPBD, perangkat pemerintah daerah, guru dan pelajar bekerja bersama menangani berbagai bagian lingkungan yang menjadi sasaran pembersihan.

Keterlibatan pelajar menjadi salah satu bagian dari kegiatan tersebut. Para siswa ikut turun langsung bersama personel dan unsur pemerintah untuk membersihkan kawasan di sekitar fasilitas umum.

Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi pelajar untuk terlibat dalam aktivitas sosial sekaligus mengenal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran para guru juga turut mendampingi keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung.

Bagi BPBD Kabupaten Bombana, keterlibatan dalam kerja bakti tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap kegiatan lintas sektor. BPBD tidak hanya menjalankan tugas yang berkaitan dengan penanggulangan bencana, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan bersama yang mendukung kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Kawasan pasar menjadi salah satu ruang publik yang membutuhkan perhatian bersama. Aktivitas masyarakat yang berlangsung di kawasan tersebut membuat kebersihan lingkungan perlu dijaga secara berkelanjutan.

Kerja bakti tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut mengingatkan seluruh pihak bahwa kebersihan fasilitas umum membutuhkan keterlibatan bersama.

Kegiatan menyambut HUT TNI ke-81 juga tidak hanya menjadi momentum peringatan hari ulang tahun institusi. Kerja bakti menjadi sarana memperkuat hubungan dan koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.

Sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan. Setiap instansi memiliki peran yang berbeda, tetapi dapat bekerja bersama ketika menghadapi kepentingan yang menyangkut masyarakat luas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bombana menurunkan sejumlah personel untuk mendukung kegiatan tersebut. Kehadiran personel BPBD menjadi bentuk partisipasi pemerintah daerah dalam kegiatan yang melibatkan berbagai unsur di Kabupaten Bombana.

Kegiatan kerja bakti juga memperlihatkan pentingnya gotong royong dalam menyelesaikan persoalan lingkungan. Pembersihan kawasan pasar dapat dilakukan lebih efektif ketika banyak pihak terlibat secara bersama-sama.

Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi setiap unsur untuk membangun komunikasi di lapangan. Pertemuan dalam kegiatan bersama dapat memperkuat hubungan kerja antarinstansi.

Semangat kebersamaan menjadi salah satu pesan penting dari kegiatan tersebut. TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga pendidik dan pelajar dapat mengambil bagian sesuai dengan peran masing-masing.

Kegiatan yang dilakukan di fasilitas umum seperti pasar juga memiliki dampak langsung terhadap masyarakat. Lingkungan yang lebih bersih dapat mendukung aktivitas warga dan menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Karena itu, menjaga kebersihan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika ada kegiatan kerja bakti. Kebersihan kawasan pasar membutuhkan perhatian secara rutin dari pengelola, pedagang, masyarakat dan pemerintah.

Kerja bakti dalam rangka HUT TNI ke-81 menjadi salah satu momentum untuk mendorong kesadaran tersebut. Keterlibatan berbagai unsur menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Para pelajar yang ikut dalam kegiatan juga mendapat pengalaman langsung mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Aktivitas tersebut dapat menjadi bagian dari pembiasaan untuk menjaga kebersihan di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan lintas sektor seperti ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan berbagai agenda kemasyarakatan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dilanjutkan melalui kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Keterlibatan BPBD juga menunjukkan dukungan terhadap kegiatan yang mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Semangat gotong royong dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.

Pasar Sentral Tadoha Mapacing menjadi lokasi yang dipilih dalam kegiatan tersebut karena merupakan salah satu kawasan fasilitas umum yang menjadi ruang aktivitas masyarakat. Kebersihan di kawasan pasar memiliki kaitan langsung dengan kenyamanan warga yang beraktivitas di dalamnya.

Sebelum pembersihan dilakukan, apel gelar pasukan menjadi tahapan awal untuk mengatur pelaksanaan kegiatan. Pembagian tugas dan titik pembersihan dilakukan agar kegiatan dapat berlangsung secara terarah.

Setelah menerima arahan, seluruh peserta menjalankan tugas di lokasi masing-masing. Kerja bersama tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur yang telah hadir sejak kegiatan dimulai.

Kehadiran TNI dan Polri bersama unsur pemerintah daerah juga memperlihatkan adanya koordinasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Sementara keterlibatan guru dan pelajar memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan menjaga kebersihan lingkungan.

Momentum HUT TNI ke-81 menjadi kesempatan untuk memperkuat soliditas di Kabupaten Bombana. Kegiatan bersama seperti kerja bakti dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih dekat antara aparat, pemerintah dan masyarakat.

Semangat tersebut penting untuk terus dijaga. Hubungan yang baik antarunsur dapat mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan yang membutuhkan kerja bersama di tingkat daerah.

Kerja bakti di Pasar Sentral Tadoha Mapacing juga diharapkan dapat memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan fasilitas umum membutuhkan kepedulian bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan berbagai unsur lainnya.

Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda menyambut HUT TNI. Kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan perlu diteruskan dalam aktivitas sehari-hari.

Masyarakat yang menggunakan fasilitas pasar juga memiliki peran dalam menjaga lingkungan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan kawasan dapat membantu mempertahankan hasil pembersihan yang telah dilakukan.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga memiliki peran dalam memastikan kebersihan fasilitas umum tetap terjaga. Koordinasi dengan masyarakat dan pengelola fasilitas diperlukan agar kebersihan dapat dipelihara secara berkelanjutan.

Kerja bakti tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana berbagai pihak dapat mengambil peran dalam menjaga lingkungan. TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, guru, pelajar dan unsur masyarakat dapat bekerja dalam satu kegiatan dengan tujuan yang sama.

Selain menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan tersebut memperkuat pesan mengenai pentingnya gotong royong. Semangat tersebut menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat yang perlu terus dipelihara.

Dalam rangkaian peringatan HUT TNI ke-81 Tahun 2026, kegiatan kerja bakti di Pasar Sentral Tadoha Mapacing menjadi salah satu bentuk kegiatan yang menyentuh langsung ruang publik. Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan aparat, tetapi juga mengajak unsur pendidikan dan masyarakat untuk berpartisipasi.

BPBD Kabupaten Bombana turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kerja bersama lintas sektor. Kehadiran personel BPBD diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan unsur lainnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kebersihan fasilitas umum seperti pasar membutuhkan komitmen bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kerja bakti di kawasan Pasar Sentral Tadoha Mapacing sekaligus menjadi momentum untuk mempererat soliditas TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bombana. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.




Satpol PP Bombana Gelar Kerja Bakti Dukung Gerakan Berani Bersih Wonuaku

Bombana, sultranet.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bombana menggelar kerja bakti bersama sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Berani Bersih Wonuaku (BBW) yang dicanangkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan pejabat struktural dan seluruh anggota Satpol PP serta difokuskan pada pembersihan area kolam di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Bombana, Jumat pagi (13/02/2026).

Kerja bakti tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut instruksi pemerintah daerah yang mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berpartisipasi aktif dalam program Berani Bersih Wonuaku. Program ini bertujuan membangun budaya hidup bersih serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bombana, H. Pajawa Tarika, S.Pd., M.Pd. Sejak pagi hari, jajaran pejabat eselon hingga anggota Satpol PP terlihat bergotong royong membersihkan area kolam di kawasan Ruang Terbuka Hijau yang menjadi salah satu titik fokus kegiatan kebersihan.

Para anggota Satpol PP membersihkan sampah, mengangkat endapan kotoran di sekitar kolam, serta merapikan lingkungan sekitar agar area tersebut tetap terjaga kebersihan dan keindahannya. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Kasat Pol PP Bombana H. Pajawa Tarika mengatakan bahwa Gerakan Berani Bersih Wonuaku bukan sekadar kegiatan kerja bakti biasa, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk membangun lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.

“Kegiatan Berani Bersih Wonuaku ini bukan hanya sekadar membersihkan area lingkungan yang telah ditentukan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya besar pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bombana,” ujar Pajawa Tarika.

Menurutnya, keterlibatan seluruh OPD dalam kegiatan tersebut menjadi contoh nyata bagi masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari aparatur pemerintah sebagai pelayan publik. Dengan partisipasi aktif dari berbagai instansi, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Ia juga menegaskan bahwa Satpol PP sebagai bagian dari perangkat daerah memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam penegakan peraturan daerah, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Selain membersihkan area yang menjadi tanggung jawabnya, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di lingkungan internal Satpol PP Kabupaten Bombana. Para anggota terlihat bekerja bersama tanpa membedakan jabatan, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari budaya kerja organisasi.

Program Gerakan Berani Bersih Wonuaku sendiri merupakan salah satu inisiatif pemerintah daerah yang bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Melalui gerakan ini, pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan nyaman bagi seluruh warga.

Kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat serta menciptakan ruang publik yang lebih ramah bagi aktivitas sosial. Oleh karena itu, keterlibatan berbagai pihak dalam gerakan ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya hidup bersih di daerah.

Menutup kegiatan tersebut, Pajawa Tarika mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program Berani Bersih Wonuaku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Bombana.

“Mari kita sukseskan Gerakan Berani Bersih Wonuaku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan Kabupaten Bombana yang lebih sehat dan nyaman di masa yang akan datang,” tutupnya.

Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai perangkat daerah dan masyarakat, Gerakan Berani Bersih Wonuaku diharapkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.